This Author published in this journals
All Journal MEDIA MEDIKA INDONESIANA JURNAL GIZI INDONESIA Nurse Media Journal of Nursing Jurnal Psikologi Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Journal of Nutrition College VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keolahragaan Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Riset Gizi Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia The Indonesian Journal of Public Health Sari Pediatri Universa Medicina Paediatrica Indonesiana Majalah Kesehatan FKUB Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat GIZI INDONESIA Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) Belitung Nursing Journal Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal) ENDOGAMI Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi Holistic Nursing and Health Science Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Al-sihah: The Public Health Science Journal Jurnal Kesehatan Prima Amerta Nutrition Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Jurnal Perawat Indonesia Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang Adi Husada Nursing Journal Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Sport and Nutrition Journal Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Journal of Health and Nutrition Research Berita Kedokteran Masyarakat Eduvest - Journal of Universal Studies Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health Jurnal Riset Gizi Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nutrizione Jurnal Info Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI DAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS BAYI USIA 6-12 BULAN Fitriana, Istiqomah Ramadhan; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 5, No 3 (2016): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.721 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v5i3.16394

Abstract

LatarBelakang: Tahun pertama kehidupan merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Berat badan lahir menggambarkan perkembangan bayi dalam janin yang berpengaruh terhadap perkembangan motorik bayi setelah lahir. Pemberian ASI ekslusif memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan motorik. Hal tersebut berkaitan dengan kandungan gizi di dalam ASI yang berperan dalam perkembangan otak dan saraf bayi. Tujuan : Mengetahui hubungan antara riwayat pemberian ASI dan berat badan lahir dengan perkembangan motorik kasar dan perkembangan motorik halus bayi usia 6-12 bulan.Metode : Desain penelitian cross sectional dengan subyek 52 bayiusia 6-12 bulan dipilih dengan consecutive sampling. Data yang dikumpulkan adalah karakteristk bayi  (nama, usia, jenis kelamin, pengasuh), riwayat pemberian ASI, berat badan lahir, perkembangan motorik kasar, dan perkembangan motorik halus dengan formulir tes Denver II. Analisis bivariat menggunakan ujikorelasi Pearson (chi-square). Hasil : Terdapat 19,2%  subjek diduga mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik kasar dan 21,2% subjek diduga mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Selain itu, 38,5% subjek tidak diberikan ASI ekskusif dan 7,7%% subjek lahir dengan berat badan rendah (BBLR). Riwayat pemberian ASI memiliki hubungan dengan perkembangan motorik kasar subjek (nilai p 0,040) tetapi tidak memiliki hubungan bermakna dengan perkembangan motorik halus subjek (nilai p > 0,05). Tidak terdapat hubungan antara berat badan lahir dengan perkembangan motorik kasar dan halus (nilai p > 0,05)Kesimpulan : Riwayat pemberian ASI memiliki hubungan dengan perkembangan motorik kasar bayiusia 6-12 bula nakan tetapi tidak memiliki hubungan bermakna dengan perkembangan motorik halus. Berat badan lahir tidak memiliki hubungan dengan perkembangan motorik kasar dan halus bayi usia 6-12 bulan. 
Pengaruh Pemberian Sari Ubi Ungu (Ipomea batatas L.) Terhadap KadarHigh Sensitivity C-Reactive Protein(hs-CRP) Pada Tikus Sprague Dawley Dengan Pakan Tinggi Lemak Puspitadewi, Irene Nucifera; Margawati, Ani; Wijayanti, Hartanti Sandi
Journal of Nutrition College Vol 7, No 4 (2018): Oktober
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.506 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v7i4.22274

Abstract

Latar Belakang: Komposisi makanan tinggi lemak dapat menjadi faktor terjadinya obesitasyang menyebabkan oksidasi lemak. Oksidasi lemak dapat menyebabkan inflamasi yang dikarakterisasikan dengan tingginya kadar High Sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP). Ubi ungu kaya akan antioksidan terutama antosianin yang mungkin dapat menurunkan kadar hs-CRP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sari ubi ungu terhadap kadar hs-CRP tikus sprague dawley dengan pakan tinggi lemak.Metode: Jenis penelitian ini adalah true experimental dengan  pre-post test control group design. 24 tikus sprague dawley jantan dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan 1 dan perlakuan 2. Perlakuan 1 dan 2 diberikan sari ubi ungu dengan dosis 2 gram/200grBB dan 3 gram/200grBB berturut-turut selama 6 hari. Sebelum dan sesudah perlakuan, kadar hs-CRP dianalisis dengan menggunakan metode ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay).Hasil: Selisih kadar  hs-CRP pada keolompok kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan 1 dan perlakuan 2 adalah 0.4±0.20, -0.07±4.70, -4.3±0.79 dan -8.1±0.45. Terdapat perbedaan signifikan kadar  hs-CRP antar kelompok sesudah intervensi (p=<0.001). Pada kelompok perlakuan 2 terdapat penurunan yang paling tinggi (persen delta 33,33% dengan nilai p=<0.001).Simpulan: Sari ubi ungu dapat menurunkan kadar  High Sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP) secara signifikan.
HUBUNGAN KECACINGAN DENGAN STATUS GIZI DAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK SEKOLAH DASAR KELAS IV DAN V DI KELURAHAN BANDARHARJO SEMARANG Kamila, Annida Dini; Margawati, Ani; Nuryanto, Nuryanto
Journal of Nutrition College Vol 7, No 2 (2018): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.066 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v7i2.20826

Abstract

Latar Belakang : Kecacingan merupakan salah satu dari 10 besar penyakit anak di Indonesia. Kejadian kecacingan terbanyak disebabkan oleh infeksi cacing STH (Soil Transmitted Helminths). Dampak kecacingan yang terjadi pada anak usia sekolah yaitu dapat mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan dan produktifitas penderitanya. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kecacingan dengan status gizi dan prestasi belajar pada anak sekolah dasar kelas IV dan V di Kelurahan Bandarharjo Semarang.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional yang dilakukan di seluruh sekolah dasar di Kelurahan Bandarharjo Semarang dengan jumlah subjek 68 siswa. Pemeriksaan STH dilakukan dengan metode Koato-Katz, penilaian status gizi dengan pengukuran antropometri IMT/U, dan prestasi belajar menggunakan nilai rapor. Data dianalisis menggunakan Uji Chi Square dan  Uji Fisher’s Exact.Hasil : Terdapat 2 anak (2,9%) positif terinfeksi Ascaris lumbricoides dengan kategori ringan, persentase anak dengan status gizi kurang (30,9%) dan (50%) anak memiliki prestasi belajar kurang. Berdasarkan uji statistik tidak terdapat hubungan antara kecacingan dengan status gizi (p=1,00) dan prestasi belajar siswa (p=0,49) serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan prestasi belajar (p=0,431).Simpulan : Tidak ada hubungan antara kecacingan dengan status gizi maupun dengan prestasi belajar. Serta tidak ada hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar pada anak SD di Kelurahan Bandarharjo Semarang.
HUBUNGAN FREKUENSI SARAPAN DAN KONSUMSI JAJAN DENGAN Z-SCORE IMT/U PADA SISWA SEKOLAH DASAR Lani, April; Margawati, Ani; Fitranti, Deny Yudi
Journal of Nutrition College Vol 6, No 4 (2017): Oktober
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.462 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v6i4.18250

Abstract

Background:Nutritional status is a measure of a person's body condition that can be seen from the food consumed and the use of nutrients in the body. Skipping breakfast and consuming high calorie snack foods can lead to overweight and obesity. The aim of this research was to know the correlation between frequency of breakfast and snack consumption with BMI-for-age Score in elementary school children. Confounding variables in this research are physical activity and energy intake.Method:This was an observational research with cross-sectional study design. The research was conducted in SDN Tancep 1 Gunungkidul Regency  involving 67 subjects with Simple Random Sampling method. Frequency of breakfast data was obtained through interviews and was calculated based on  subject’s frequency of  breakfast in a week. Snack consumption and energy intake data obtained through food frequency questionnaire (FFQ). BMI-for-age score were obtained from the measurement of body weight and height, and physical activity data using physical activity record form. Data were analyzed by rank Spearman.Result:Median for frequency of breakfast was 4.00 times/week. Median for snack consumption and physical activity were 315 and 2030 kcal. The mean BMI-for-age score was -0.23±1.52. There were significant correlations between frequency of breakfast (p=0,021), snack consumption (p=0,001), physical activity (p=0,001), and energy intake (p=0,001)  with BMI-for-age score. Multivariate analysis showed that 57,3% BMI-for-age score was influenced by snack consumption,  physical activity, and energy intake.Conclusion: BMI-for-age score was described as 57,3% by snack consumption, physical activity, and energy intake.
Studi kualitatif pengaruh pemberian konseling gizi terhadap perubahan sikap dan pemilihan makan pada remaja putri overweight Iriantika, Khory Afifah; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 6, No 1 (2017): Januari
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.347 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v6i1.16887

Abstract

Latar Belakang : Overweight merupakan suatu kondisi yang diakibatkan dari kelebihan asupan energi dibandingkan dengan energi yang digunakan. Faktor penyebab overweight antara lain perilaku makan, genetik, dan aktivitas fisik. Salah satu cara menangani overweigth dengan melakukan perubahan terhadap sikap dan pemilihan makan pada remaja melalui program konseling gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling gizi terhadap perubahan sikap dan pemilihan makan pada remaja putri overweight.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview, observasi partisipasi, dan data sekunder. Jumlah subyek sebanyak 11 orang. Model konseling yang digunakan adalah transtheoritical model. Konseling dilakukan 1 kali tiap minggu selama 4 minggu. Subjek penelitian adalah remaja dengan status gizi overweightHasil : Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan sikap dan perilaku pemilihan makan setelah dilakukan konseling gizi. Perubahan perilaku pemilihan makan pada remaja menjadi lebih baik, ditunjukkan hampir seluruh responden menerapkan anjuran yang diberikan oleh konselor. Terdapat perbedaan antara sikap dan perilaku pemilihan makan remaja sebelum dan setelah dilakukan konseling gizi.Kesimpulan : Konseling gizi mempengaruhi perubahan sikap dan pemilihan makan pada remaja overweight.
Hubungan asupan zat gizi dan aktivitas fisik dengan status gizi dan kadar hemoglobin pada pekerja perempuan Setyandari, Renny; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 6, No 1 (2017): Januari
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.842 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v6i1.16894

Abstract

Latar belakang:Tenaga kerja perempuan sangat rentan mengalami masalah gizi. Keadaan khas yang mendorong terjadinya masalah gizi pada tenaga kerja perempuan  adalah haid, kehamilan, masa nifas dan menopause menjadi salah satu pendorong terjadinya defisiensi gizi apabila dalam keadaan tersebut tidak diimbangi dengan konsumsi gizi yang seimbang dan aktivitas fisik yang cukup. Asupan gizi dan aktivitas fisik dapat berpengaruh terhadap status gizi dan kejadian anemia pada pakerja perempuan yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja.Metode:Jenis penelitian obeservasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi (energi, protein, besi, vitamin C) dan aktivitas fisik dengan status gizi dan kadar hemoglobin pada pekerja perempuan. Besar subjek 77 sampel yang dipilih secara consecutive sampling. Kadar hemoglobin diukur dengan metode cyanmethemoglobin. Asupan energi, protein, zat besi dan vitamin C diperoleh melalui Food Frequency Semi Quantitative. Aktivitas fisik diperoleh melalui pengisian form aktivitas fisik. Analisis hubungan menggunakan uji Rank Spearman.Hasil: Asupan energi 64,9% tergolong baik, asupan protein 70,2%  tergolong baik, asupan besi 58,4% tergolong baik, 72,7 % tergolong baik dan 67,5% tergolong aktif.  Hasil data status gizi menunjukkan terdapat gizi kurang 20,7% dan lebih 10,4%. Status anemia pekerja menunjukkan bahwa sebesar 38,9% mengalami anemia. Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada tidak ada hubungan antara asupan energi dan aktivitas fisik dengan status gizi (p=0,412)(r=0,095), (p=0,055)(r=-0,220) dan ada hubungan antara asupan gizi (energi, protein, zat besi,vitamin C) dengan kadar hemoglobin (p=0,043)(r=0,232), (p=0,006)(p=0,309),(p=0,020)(r=0,265) (p=0,045) (r=-0,229)dan tidak ada hubungan aktivitas fisik dengan kadar hemoglobin (p=0,105) (r=0,186)Kesimpulan:Tidak ada hubungan antara asupan energi dan aktivitas fisik dengan status gizi dan ada hubungan antara asupan gizi (energi,protein,zat besi dan vitamin C) dengan kadar hemoglobin dan tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar  hemoglobin.
ANALISIS KEAMANAN MIKROBIOLOGI DAN LOGAM BERAT (AS) KETUPAT AIR TANJUNG Fadhilah, Eva; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 5, No 3 (2016): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.201 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v5i3.16375

Abstract

Latar Belakang: Di Tasikmalaya, ketupat merupakan makanan sumber karbohidrat yang dikonsumsi setiap hari. Di wilayah tersebut, ketupat dimasak menggunakan air tanjung. Berdasarkan hasil oleh Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Tasikmalaya, Bandung, dan Jakarta tahun 2007 dan 2013, air tanjung dilarang digunakan karena kandungan mikrobiologi dan logam arsen diatas ambang batas. Berdasarkan hasil oleh laboratorium tersebut, peneliti ingin menguji keamanan ketupat air tanjung dari aspek mikrobiologi dan logam arsen.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik. Sampel penelitian adalah ketupat yang menggunakan air tanjung sebagai bahan pengolahannya. Data yang dikumpulkan meliputi total mikroba, Escherichia coli, kapang dan arsen. Data diperoleh dari pengujian di Laboratorium FTIP Universitas Padjadjaran dan Laboratorium Kesehatan Daerah Ciamis. Metode laboratorium untuk total mikroba dengan metode hitung cawan (Total Plate Count), Escherichia coli dengan metode MPN Escherichia coli (Most Probable Number), dan kapang dengan metode TPC (Total Plate Count) Koloni Kapang, sedangkan untuk kandungan arsen menggunakan metode Absorption Atomic Spectrophotometer (AAS).Hasil:  Rata –rata kandungan total mikroba, Escherichia coli, kapang dan arsen pada ketupat air tanjung adalah 4x103 cfu/g, ˂3 APM/g, 2,3x102 cfu/g, dan 0,02 mg/kg. Kandungan total mikroba, Escherichia coli, kapang, dan arsen pada air tanjung tidak melebihi ambang batas cemaran mikrobiologi dan logam menurut SNI mie basah matang dan Badan Pengawas Obat dan Makanan.Simpulan: Berdasarkan uji yang dilakukan, ketupat air tanjung terbukti aman dari cemaran mikrobiologi dan logam arsen.
PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN TRIGLISERIDA PADA WANITA VEGETARIAN TIPE VEGAN DAN NON-VEGAN Pamungkas, Mira Rizky; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.562 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v2i1.2097

Abstract

Latar Belakang : Wanita vegetarian non-vegan berisiko memiliki kadar kolesterol total dan trigliserida yang tinggi dibandingkan dengan vegan. Hal tersebut berkaitan dengan vegetarian non-vegan masih mengkonsumsi produk hewani antara lain susu, telur dan produk olahannya. Selain itu, faktor usia, lama menjadi vegetarian, indeks massa tubuh (IMT), aktivitas fisik menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan. Metode : Desain  penelitian cross sectional dengan pendekatan kuantitatif kualitatif.  Jumlah sampel  terdiri dari 19 vegetarian vegan dan 19 non-vegan yang dipilih secara consecutive sampling. Data yang diambil adalah IMT, asupan zat gizi, aktivitas fisik, kadar kolesterol total dan trigliserida serta data kualitatif perilaku makan. Analisis bivariat menggunakan uji independent t-test untuk variabel usia, IMT, asupan karbohidrat dan lemak total sedangkan uji Mann-Whitney untuk variabel lama menjadi vegetarian, aktivitas fisik, asupan lemak jenuh, kolesterol, MUFA, PUFA serta serat total. Analisis multivariat menggunakan uji ANCOVA (Analysis of Covariance). Hasil : Tidak terdapat perbedaan yang signifikan kadar kolesterol total (p=0,073) dan trigliserida (Z=-0.146; p=0,884) antara wanita vegan dan non-vegan. Berdasarkan uji ANCOVA perbedaan kolesterol total dan trigliserida antara kelompok vegan dan non-vegan lebih bermakna berdasarkan variabel usia (p<0,05), sedangkan kolesterol total dan trigliserida tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan berdasarkan tipe vegetarian (p>0,05). Simpulan : Tidak terdapat perbedaan yang signifikan kadar kolesterol total dan trigliserida antara wanita vegetarian vegan dan non-vegan tetapi terdapat perbedaan yang signifikan IMT antara vegan dan non-vegan. Usia merupakan satu-satunya variabel kontrol yang berpengaruh pada kadar kolesterol total dan trigliserida baik pada vegan maupun non-vegan. Kadar kolesterol total dan trigliserida pada kelompok vegan lebih rendah dibandingkan non-vegan. Sejak menjadi vegetarian, baik pada kelompok vegan maupun non-vegan menyatakan tidak pernah dan tidak ingin lagi mengkonsumsi produk hewani dengan berbagai alasan antara lain merasa lebih sehat tanpa makan produk hewani, merasa bahwa produk hewani tersebut bukanlah makanannya dan merasa mual serta ingin muntah saat mencium bau amis dari produk hewani tersebut.
PENGARUH PEMBERIAN YOGHURT SINBIOTIK TANPA LEMAK DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG GEMBILI (DIOSCOREA ESCULENTA) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL TIKUS HIPERKOLESTEROLEMIA Saputra, Surya; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 4, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.468 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v4i2.10052

Abstract

Latar belakang: Hiperkolesterolemia merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskuler, yang menjadi penyebab utama kematian di dunia. Yoghurt merupakan susu yang difermentasi bakteri asam laktat (BAL) dan telah terbukti dapat menurunkan kolesterol. Penambahan prebiotik, seperti inulin dapat menunjang efek penurunan kolesterol pada yoghurt. Gembili (Dioscorea esculenta) merupakan bahan makanan tinggi inulin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian yoghurt sinbiotik tanpa lemak dengan penambahan tepung gembili terhadap penurunan kolesterol total pada tikus hiperkolesterolemia.Metode: Penelitian eksperimental murni dengan pre-post test yang diterapkan pada 24 tikus Wistar jantan terinduksi hiperkolesterolemia yang dikelompokkan menggunakan sistem acak sederhana menjadi 1 kelompok kontrol dan 3 kelompok intervensi. Subjek diberikan yoghurt sinbiotik tanpa lemak dengan penambahan tepung gembili sebanyak 2 ml, 3 ml, dan 4 ml selama 14 hari. Kadar kolesterol total ditentukan melalui metode CHOD-PAP.Hasil: Kelompok P1 menunjukkan penurunan kadar kolesterol total 11,28% (p=0.077), kelompok P2 mengalami penurunan kadarkolesterol total 12,16% (p=0.102), dan kelompok P3 mengalami penurunan kolesterol total 17,89% (p=0.002). Simpulan: Pemberian dosis yoghurt sinbiotik tanpa lemak dengan penambahan tepung gembili dengan dosis 4 ml/hari dalam waktu 2 minggu dapat menurunkan kadar kolesterol total darah tikus  hiperkolesterolemia secara signifikan (p<0.05).
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang) Wijaya, Natalia Yohana; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 2, No 4 (2013): Oktober 2013
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v2i4.3828

Abstract

Latar Belakang: Obesitas adalah keadaan dimana terjadi peningkatan massa jaringan lemak dalam tubuh. Pencegahan obesitas pada masa remaja dianggap lebih mudah dilakukan daripada menanggulangi obesitas pada usia dewasa. Persepsi remaja mengenai kejadian obesitas memegang peran penting dalam pengendalian obesitas pada remaja karena dapat menjadi faktor pendorong dalam diri remaja untuk melakukan kebiasaan yang sehat.Tujuan: Menganalisis persepsi siswa obesitas dan non obesitas mengenai obesitas pada remaja yang di dalamnya meliputi persepsi mengenai berat badan aktual, penyebab obesitas, kemampuan bergaul remaja, dan ancaman penyakit yang menyertai kejadian obesitas.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan diskusi kelompok terarah (focus group discussion). Sampel dipilih secara purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel dikelompokan dalam 4 kelompok diskusi berdasarkan kelas dan status gizi (obesitas dan non obesitas). Tiap kelompok diskusi berisi 8 orang siswa.Hasil: Kedua kelompok memiliki persepsi yang benar mengenai berat badan mereka, tidak ada anak obesitas yang merasa diri mereka kurus ataupun sebaliknya. Semua informan memiliki gambaran yang benar mengenai penyebab obesitas, antara lain karena banyak makan dan kurang olah raga. Semua informan baik dari kelompok obesitas maupun non obesitas merasa mudah mendapat teman dan memiliki beberapa teman dekat. Beberapa informan baik dari kelompok obesitas maupun non obesitas merasa bahwa obesitas tidak berbahaya. Kesimpulan: Siswa sudah memiliki persepsi yang benar mengenai berat badan mereka, penyebab obesitas, dan efek psikologis yang menyertai obesitas. Namun, persepsi siswa mengenai ancaman penyakit yang menyertai obesitas masih kurang tepat karena remaja lebih mementingkan penampilan daripada kesehatan.
Co-Authors A Fahmy Arif Tsani Achadi Nugraheni, Sri Adhimah, Ayu Fauziyyah Aditya Kusumawati, Aditya Adriyan Pramono Afriani, Adilla Eka Af’idatul Latifah Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Alamsyah, Dedi Alamsyah, Dedi Alfan Afandi Ali Khomsan Ali Rosidi Amadeaputri, Agapita Ivanne Anak Agung Gede Sugianthara Andriani, Rika Anggriany, Nissa Anjani, Gemala Annastasia Ediati Annisa Wijayanti Antono Suryoputro Any Setyarini, Any Apoina Kartini Apoina Kartini Aras Utami Ardian Candra Mustikaningrum Ari Liendy Rachmawati Arisanti, Yohanete Novita Aritonang, Eta Aprita Arrum Firda Ayu Maqfiroch, Arrum Firda Ayu Arwinda Nugraheni Arwinda Nugraheni Aryu Candra Astiti, Rosiana Dwi Astuti, Astri Mei Atik Mawarni Avionita Latuihamallo Ayu Rahadiyanti Ayu Rahadiyanti Ayumar, Duena Firsta Sridiasti Bagoes Widjanarko Bambang Sulistyo Budi Bancin, Ratnawati Banun Lentini Besar Tirto Husodo Billy, Roland Budi Laksono Budiyono Budiyono Damayanti, Yuliana Kusuma Darmono SS Deny Yudi Fitranti Deny Yudi Fitranti Deny Yudy Fitranti Devi Cahya Sukma Dewi Marfu'ah Kurniawati Dewi Marfu'ah Kurniawati Dewi Marfu’ah Kurniawati Dewi, Claudia Fariday Dewi, Sonia Kurnia Diah Rahayu Wulandari Diana Nur Afifah, Diana Nur Dodik Pramono Dwi Safitri, Dwi Dwiantoro, Luky Edi Siswanto Eka Cahyaningsih Wulandari Eka Putri Rahmadhani Endrinikapoulos, Ariana Eny Widiyasari Erika Dewi Noorratri Etika Ratna Noer Fadhila, Farah Rosyihana Fadhilah, Eva Faizah, Nur Azkiyati Famimah, Famimah Farid Agung Rahmadi, Farid Agung Farid Farid Agushybana Febriana Ramadhani Fitry Fillah Fithra Dieny Fillah Fitra Dieny Firdaus Wahyudi Firdaus Wahyudi Fitriah Fitriah Fitriana, Istiqomah Ramadhan Fitriyani Wijayanti Fitriyono Ayustaningwarno Galuh Chandra Irawan, Galuh Chandra Habibah Abidin Hadi Riyadi Handayani, Novia Hani Tuasikal Hartanti Sandi Wijayanti Hasan Mustofa Amirudin, Hasan Mustofa Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Hertanto W Subagio, Hertanto W Hidayati Hidayati Hikmah, Kholisotul Holyness Nurdin Singadimedja Ihat Hatimah Ike Puspitaningrum Ilmiati, Fatia Iriantika, Khory Afifah Irma Aryati Octaviani Jaleha, Jaleha Jayawarsa, A.A. Ketut Kamila, Annida Dini Kartika Febriani Kedang, Veronika Merika Keyasa, Magnalia Morena Ruth Khoirin Nida Kumala, Anandita Mega Kurniawati, Dewi Marfu’ah Lani, April Latifah, Nandita Nury Lia Awwalia Majida Lucia Anniversary Simarmata Luky Dwiantoro Mahmudah Khurotul Aini Makruf, Hafizul Manehat, Maria Fridolina Maretha, Febrina Yollanda MARIA BINTANG Maria Martiani Maria Mexitalia Martha Irene Kartasurya Meidiana Dwidiyanti Mexitalia Setiawati E, Mexitalia Mina Yumei Santi Mira Rizky Pamungkas Miratul Haya Mohammad Zen Rahfiludin Mohammad Zen Rahfiludin Mu’in, Muhammad Muchlis Achsan Udji Sofro Muflihatul Muniroh Muhammad Arsyad Subu Mursid Tri Susilo Natalia Yohana Wijaya nFN Jumiyati, nFN Ninik Rustanti Nissa, Choirun Noer, Etika Notesya Astri Amanupunnyo Notesya Astri Amanupunnyo Novita Milda Susanty Nugrahaeni S A, Nugrahaeni S Nugraheni, SA. Nur Indah Kurniawati Nur Wulandari Nurlian Ramadhanty Nurmasari Widyastuti Nurmasyita Nurmasyita, Nurmasyita Nuryanto Nuryanto Nuryanto Priyadi Nugraha P Puspitadewi, Irene Nucifera Qurrota Ayun R. Trikoriyanto E. Koritelu Rachma Purwanti Ratih Indraswari Ratmawati Ratmawati Retnaningsih Retnaningsih Retni Retni Retno Wahyuningsih Rika, Erlia Rosita Risti Kurnia Dewi Rita Hadi W Rizqiawan, Angga Robi Andoyo Rosa Pratita Dwi Pratiwi Putri Roudhotun Nasikhah Rubyanti, Septiana Dwi Salsa Bening Samsidar Samsidar Septo Pawelas Arso Setyandari, Renny Siti Aisah Siti Fatimah Muis Soeharyo Hadisaputro Sorpiyani Munthe SP, Sri Hapsari Sri Ramadayanti Sri Winarni Sudarmono sudarmono Sudiro Sudiro Sugiharto Suhartini Ismail Suhartini Ismail, Suhartini Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Surya Saputra, Surya Sutanti Murti Handayani Sutopo Patria Jati Syahadah, Muti'ah Mustaqimatusy Syaher, Miladita Ilmanda Syamsulhuda Budi Mustofa Syarifah Asyura Taradipa, Priska Tamara Teddy Wahyu Nugroho, Teddy Wahyu TRI HARTITI Trixie Leunupun Tsani, A Fahmy Arif Tyas Setiyo Yuniarti Untung Sujianto Usfinit, Paskalis Malafu Utami, Aras Waisaktini Maragareth Wanda Lestari, Wanda Widaryati Widaryati Widjarnarko, Bagoes Wulansari Yefi Marliandiani Yulia Rizki Maulina Yulia Vanda Editia Yulia Vanda Editia Zahroh Shaluhiyah Zelyn Damayanti Zulfa Safitri K