p-Index From 2021 - 2026
6.967
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEDIA MEDIKA INDONESIANA JURNAL GIZI INDONESIA Nurse Media Journal of Nursing JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Psikologi Journal of Nutrition College VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keolahragaan Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) Jurnal Riset Gizi Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia The Indonesian Journal of Public Health Sari Pediatri Universa Medicina Paediatrica Indonesiana Majalah Kesehatan FKUB Kesmas Indonesia: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat GIZI INDONESIA Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) Belitung Nursing Journal Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia AcTion: Aceh Nutrition Journal ENDOGAMI Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi Journal of Applied Food Technology Holistic Nursing and Health Science Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Al-sihah: The Public Health Science Journal Jurnal Kesehatan Prima Amerta Nutrition Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Jurnal Perawat Indonesia Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang Adi Husada Nursing Journal Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Sport and Nutrition Journal Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Journal of Nursing and Health (JNH) Akper Yakpermas Banyumas Journal of Health and Nutrition Research Berita Kedokteran Masyarakat Eduvest - Journal of Universal Studies Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health Jurnal Riset Gizi Jurnal Bidan Cerdas Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Info Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH EDUKASI GIZI DENGAN METODE CERAMAH BERBASIS BAHASA ISYARAT INDONESIA (BISINDO) DAN BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK GIZI PADA REMAJA TULI SLB DI SEMARANG Ayumar, Duena Firsta Sridiasti; Margawati, Ani; Wijayanti, Hartanti Sandi
Journal of Nutrition College Vol 8, No 3 (2019): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.061 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v8i3.25804

Abstract

Latar Belakang   : Sebanyak 73,6% siswa remaja Tuli SLB Negeri Semarang tidak mengonsumsi sayur dan buah sesuai anjuran. Edukasi gizi dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap gizi, dimana keduanya memiliki peran dalam perubahan perilaku gizi remaja. Metode ini memanfaatkan indera Tuli yang bekerja dengan optimal yaitu penglihatan. Akan tetapi Tuli memiliki perbendaharaan kata yang cukup terbatas. Metode ceramah yang diterapkan di sekolah (lip-reading) diharapkan meningkatkan kemampuan Tuli menyesuaikan diri dalam kelompok sosial. Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa lip-reading akan lebih optimal apabila dibersamai dengan penggunaan isyarat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi gizi dengan metode ceramah berbasis BISINDO dan booklet terhadap pengetahuan, sikap dan praktik gizi pada remaja Tuli SLB di Semarang.Metode : Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan rancangan pre-post test group design. Subjek penelitian adalah 27 siswa SMP dan SMA LB di Semarang, yang dibagi menjadi kelompok booklet dan ceramah. Edukasi gizi diberikan oleh orang Dengar dengan bantuan juru bahasa isyarat.  Hasil : Tidak ada beda pengetahuan (p=0,359), sikap (p=0,063), dan praktik konsumsi sayur dan buah (p=0,692) antara kedua kelompok perlakuan setelah pemberian edukasi gizi. Median nilai pengetahuan mengalami peningkatan. Walaupun kecenderungan hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan, nilai kelompok ceramah lebih baik dibandingkan kelompok booklet kecuali pada praktik konsumsi sayur dan buah.Simpulan : Tidak ada pengaruh edukasi gizi dengan metode ceramah berbasis bahasa isyarat Indonesia (BISINDO) dan booklet terhadap pengetahuan, sikap dan praktik konsumsi sayur dan buah pada remaja Tuli SLB di Semarang
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM MEMILIH MAKANAN JAJANAN DENGAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP NEGERI 2 BREBES Sukma, Devi Cahya; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.479 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v3i4.6892

Abstract

Latar belakang : Pengetahuan berpengaruh terhadap sikap  dalam  memilih makanan jajanan. Pengetahuan yang baik diharapkan mempengaruhi  konsumsi makanan yang baik sehingga  dapat menuju status gizi yang baik pula. Kurang cukupnya pengetahuan tentang gizi dan kesalahan dalam memilih makanan jajanan akan berpengaruh terhadap status gizi seperti obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dalam memilih makanan jajanan dengan obesitas di SMP Negeri 2 BrebesMetode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Subyek penelitian ini adalah remaja kelas VII-IX di SMP Negeri 2 Brebes. Pengambilan sampel sebanyak 66 anak dilakuan dengan simple random sampling. Data yang dikumpulkan meliputi pengetahuan dan sikap dalam memilih makanan jajanan yang diperoleh berdasarkan hasil wawancara dengan kuesioner, dan perhitungan IMT berdasarkan hasil pengukuran berat badan dan tinggi badan. Uji normalitas menggunakan Kolmogorof- Smirnov. Data berdistribusi tidak normal pengujian menggunakan uji korelasi Chi-Square.Hasil:. Hampir seluruh responden memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 63 orang (95,5%), dan memiliki sikap yang baik sebanyak 57 orang (86,4%). Subyek dalam kategori non obesitas sebanyak 50 orang (75,8%), pre obesitas  sebanyak 7 orang (10,6%), dan obesitas  sebanyak 9 orang (13,6%).  Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap dalam memilih makanan jajanan dengan obesitas pada remaja (p>0,05)Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap dalam memilih makanan jajanan dengan obesitas pada remaja di SMP Negeri 2 Brebes.
HUBUNGAN KONSUMSI ASAM LEMAK OMEGA-3, AKTIVITAS FISIK DAN PERSEN LEMAK TUBUH DENGAN TINGKAT DISMENORE PADA REMAJA Famimah, Famimah; Margawati, Ani; Fitranti, Deny Yudi
Journal of Nutrition College Vol 6, No 4 (2017): Oktober
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.449 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v6i4.18249

Abstract

Background: Dysmenorrhea or menstrual pain was a gynecological complaint due to an imbalance of progesterone in the blood resulting in pain. A woman with dysmenorrhea should consume food rich in omega-3 fatty acids such as fish oil, fish (salmon, tuna, mackerel, herring), soybeans and fruits. Low fish consumption was related with severity of dysmenorrhea. In addition, physical activity and percent body fat were also associated with severity of dysmenorrhea.Objective : To determine the correlation between consumption of omega-3 fatty acids, physical activity and percent body fat to the classification of dysmenorrhea in adolescents.Methods : Cross sectional study of 90 adolescentsselected by purposive sampling. This research was conducted in SMA N 15 and SMA N 9 Semarang. Menstrual history was measured by direct interviews and level of dysmenorrhea was measured using Numerical Rating Scale Questionnaire. Omega-3 fatty acids were measured using Food Frequency Questionnaire (FFQ) and analyzed using a nutritional software program. Physical activity was measured using A short questionnaire for the measurement of habitual physical activity in epidemiological studies. Percent body fat was measured using Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Data were analyzed by Independent T test/Mann Whitney. Result : There were significant correlation in omega-3 fatty acid (p= 0,015), and percent body fat (p= 0,026). While in physical activity there was no significant correlation (p= 0,394).Conclusion : Consumption of omega-3 fatty acids and percent body fat were associated with the classification of dysmenorrhea.
HUBUNGAN ANTARA DERAJAT SINDROM PRAMENSTRUASI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN PERILAKU MAKAN PADA REMAJA PUTRI Pratiwi Putri, Rosa Pratita Dwi; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 2, No 4 (2013): Oktober 2013
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.892 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v2i4.3826

Abstract

Latar Belakang : Masa remaja merupakan masa terjadinya pubertas. Pubertas pada remaja putri ditandai dengan terjadinya menstruasi. Menstruasi yang disertai sindrom pramenstruasi akan mempengaruhi kualitas hidup remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat sindrom pramenstruasi dan aktivitas fisik dengan perilaku makan pada remaja putri.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Subjek terdiri dari 63 siswi kelas VII dan VIII SMP PL Domenico Savio yang dipilih secara consecutive. Data sindrom pramenstruasi diperoleh dari SPAF (Shortened Premenstrual Assessment Form). Data aktivitas fisik diperoleh dari kuesioner aktivitas fisik 24jam dari WHO. Data perilaku makan diperoleh melalui kuesioner frekuensi makanan semi kuantitatif dengan beberapa pertanyaan tambahan. Data dianalisis menggunakan uji chi-square.Hasil : Sebagian besar (96.8%) subjek memiliki sindrom pramenstruasi ringan, 66.7% subjek memiliki aktivitas sedang dan 52.4% subjek memiliki perilaku makan yang baik. Tidak terdapat hubungan antara derajat sindrom pramenstruasi dengan perilaku makan pada remaja putri (p=0.132). Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan perilaku makan pada remaja putri (p=0.593)Simpulan : Tidak terdapat hubungan antara derajat sindrom pramenstruasi dengan perilaku makan pada remaja putri. Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan perilaku makan pada remaja putri.
HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI DAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS BAYI USIA 6-12 BULAN Fitriana, Istiqomah Ramadhan; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 5, No 3 (2016): Juli
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.721 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v5i3.16394

Abstract

LatarBelakang: Tahun pertama kehidupan merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi. Berat badan lahir menggambarkan perkembangan bayi dalam janin yang berpengaruh terhadap perkembangan motorik bayi setelah lahir. Pemberian ASI ekslusif memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan motorik. Hal tersebut berkaitan dengan kandungan gizi di dalam ASI yang berperan dalam perkembangan otak dan saraf bayi. Tujuan : Mengetahui hubungan antara riwayat pemberian ASI dan berat badan lahir dengan perkembangan motorik kasar dan perkembangan motorik halus bayi usia 6-12 bulan.Metode : Desain penelitian cross sectional dengan subyek 52 bayiusia 6-12 bulan dipilih dengan consecutive sampling. Data yang dikumpulkan adalah karakteristk bayi  (nama, usia, jenis kelamin, pengasuh), riwayat pemberian ASI, berat badan lahir, perkembangan motorik kasar, dan perkembangan motorik halus dengan formulir tes Denver II. Analisis bivariat menggunakan ujikorelasi Pearson (chi-square). Hasil : Terdapat 19,2%  subjek diduga mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik kasar dan 21,2% subjek diduga mengalami keterlambatan dalam perkembangan motorik halus. Selain itu, 38,5% subjek tidak diberikan ASI ekskusif dan 7,7%% subjek lahir dengan berat badan rendah (BBLR). Riwayat pemberian ASI memiliki hubungan dengan perkembangan motorik kasar subjek (nilai p 0,040) tetapi tidak memiliki hubungan bermakna dengan perkembangan motorik halus subjek (nilai p > 0,05). Tidak terdapat hubungan antara berat badan lahir dengan perkembangan motorik kasar dan halus (nilai p > 0,05)Kesimpulan : Riwayat pemberian ASI memiliki hubungan dengan perkembangan motorik kasar bayiusia 6-12 bula nakan tetapi tidak memiliki hubungan bermakna dengan perkembangan motorik halus. Berat badan lahir tidak memiliki hubungan dengan perkembangan motorik kasar dan halus bayi usia 6-12 bulan. 
Pengaruh Pemberian Sari Ubi Ungu (Ipomea batatas L.) Terhadap KadarHigh Sensitivity C-Reactive Protein(hs-CRP) Pada Tikus Sprague Dawley Dengan Pakan Tinggi Lemak Puspitadewi, Irene Nucifera; Margawati, Ani; Wijayanti, Hartanti Sandi
Journal of Nutrition College Vol 7, No 4 (2018): Oktober
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.506 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v7i4.22274

Abstract

Latar Belakang: Komposisi makanan tinggi lemak dapat menjadi faktor terjadinya obesitasyang menyebabkan oksidasi lemak. Oksidasi lemak dapat menyebabkan inflamasi yang dikarakterisasikan dengan tingginya kadar High Sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP). Ubi ungu kaya akan antioksidan terutama antosianin yang mungkin dapat menurunkan kadar hs-CRP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sari ubi ungu terhadap kadar hs-CRP tikus sprague dawley dengan pakan tinggi lemak.Metode: Jenis penelitian ini adalah true experimental dengan  pre-post test control group design. 24 tikus sprague dawley jantan dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan 1 dan perlakuan 2. Perlakuan 1 dan 2 diberikan sari ubi ungu dengan dosis 2 gram/200grBB dan 3 gram/200grBB berturut-turut selama 6 hari. Sebelum dan sesudah perlakuan, kadar hs-CRP dianalisis dengan menggunakan metode ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay).Hasil: Selisih kadar  hs-CRP pada keolompok kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan 1 dan perlakuan 2 adalah 0.4±0.20, -0.07±4.70, -4.3±0.79 dan -8.1±0.45. Terdapat perbedaan signifikan kadar  hs-CRP antar kelompok sesudah intervensi (p=<0.001). Pada kelompok perlakuan 2 terdapat penurunan yang paling tinggi (persen delta 33,33% dengan nilai p=<0.001).Simpulan: Sari ubi ungu dapat menurunkan kadar  High Sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP) secara signifikan.
HUBUNGAN KECACINGAN DENGAN STATUS GIZI DAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK SEKOLAH DASAR KELAS IV DAN V DI KELURAHAN BANDARHARJO SEMARANG Kamila, Annida Dini; Margawati, Ani; Nuryanto, Nuryanto
Journal of Nutrition College Vol 7, No 2 (2018): April
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.066 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v7i2.20826

Abstract

Latar Belakang : Kecacingan merupakan salah satu dari 10 besar penyakit anak di Indonesia. Kejadian kecacingan terbanyak disebabkan oleh infeksi cacing STH (Soil Transmitted Helminths). Dampak kecacingan yang terjadi pada anak usia sekolah yaitu dapat mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan, gizi, kecerdasan dan produktifitas penderitanya. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kecacingan dengan status gizi dan prestasi belajar pada anak sekolah dasar kelas IV dan V di Kelurahan Bandarharjo Semarang.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional yang dilakukan di seluruh sekolah dasar di Kelurahan Bandarharjo Semarang dengan jumlah subjek 68 siswa. Pemeriksaan STH dilakukan dengan metode Koato-Katz, penilaian status gizi dengan pengukuran antropometri IMT/U, dan prestasi belajar menggunakan nilai rapor. Data dianalisis menggunakan Uji Chi Square dan  Uji Fisher’s Exact.Hasil : Terdapat 2 anak (2,9%) positif terinfeksi Ascaris lumbricoides dengan kategori ringan, persentase anak dengan status gizi kurang (30,9%) dan (50%) anak memiliki prestasi belajar kurang. Berdasarkan uji statistik tidak terdapat hubungan antara kecacingan dengan status gizi (p=1,00) dan prestasi belajar siswa (p=0,49) serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan prestasi belajar (p=0,431).Simpulan : Tidak ada hubungan antara kecacingan dengan status gizi maupun dengan prestasi belajar. Serta tidak ada hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar pada anak SD di Kelurahan Bandarharjo Semarang.
HUBUNGAN FREKUENSI SARAPAN DAN KONSUMSI JAJAN DENGAN Z-SCORE IMT/U PADA SISWA SEKOLAH DASAR Lani, April; Margawati, Ani; Fitranti, Deny Yudi
Journal of Nutrition College Vol 6, No 4 (2017): Oktober
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.462 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v6i4.18250

Abstract

Background:Nutritional status is a measure of a person's body condition that can be seen from the food consumed and the use of nutrients in the body. Skipping breakfast and consuming high calorie snack foods can lead to overweight and obesity. The aim of this research was to know the correlation between frequency of breakfast and snack consumption with BMI-for-age Score in elementary school children. Confounding variables in this research are physical activity and energy intake.Method:This was an observational research with cross-sectional study design. The research was conducted in SDN Tancep 1 Gunungkidul Regency  involving 67 subjects with Simple Random Sampling method. Frequency of breakfast data was obtained through interviews and was calculated based on  subject’s frequency of  breakfast in a week. Snack consumption and energy intake data obtained through food frequency questionnaire (FFQ). BMI-for-age score were obtained from the measurement of body weight and height, and physical activity data using physical activity record form. Data were analyzed by rank Spearman.Result:Median for frequency of breakfast was 4.00 times/week. Median for snack consumption and physical activity were 315 and 2030 kcal. The mean BMI-for-age score was -0.23±1.52. There were significant correlations between frequency of breakfast (p=0,021), snack consumption (p=0,001), physical activity (p=0,001), and energy intake (p=0,001)  with BMI-for-age score. Multivariate analysis showed that 57,3% BMI-for-age score was influenced by snack consumption,  physical activity, and energy intake.Conclusion: BMI-for-age score was described as 57,3% by snack consumption, physical activity, and energy intake.
Studi kualitatif pengaruh pemberian konseling gizi terhadap perubahan sikap dan pemilihan makan pada remaja putri overweight Iriantika, Khory Afifah; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 6, No 1 (2017): Januari
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.347 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v6i1.16887

Abstract

Latar Belakang : Overweight merupakan suatu kondisi yang diakibatkan dari kelebihan asupan energi dibandingkan dengan energi yang digunakan. Faktor penyebab overweight antara lain perilaku makan, genetik, dan aktivitas fisik. Salah satu cara menangani overweigth dengan melakukan perubahan terhadap sikap dan pemilihan makan pada remaja melalui program konseling gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling gizi terhadap perubahan sikap dan pemilihan makan pada remaja putri overweight.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan indepth interview, observasi partisipasi, dan data sekunder. Jumlah subyek sebanyak 11 orang. Model konseling yang digunakan adalah transtheoritical model. Konseling dilakukan 1 kali tiap minggu selama 4 minggu. Subjek penelitian adalah remaja dengan status gizi overweightHasil : Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan sikap dan perilaku pemilihan makan setelah dilakukan konseling gizi. Perubahan perilaku pemilihan makan pada remaja menjadi lebih baik, ditunjukkan hampir seluruh responden menerapkan anjuran yang diberikan oleh konselor. Terdapat perbedaan antara sikap dan perilaku pemilihan makan remaja sebelum dan setelah dilakukan konseling gizi.Kesimpulan : Konseling gizi mempengaruhi perubahan sikap dan pemilihan makan pada remaja overweight.
Hubungan asupan zat gizi dan aktivitas fisik dengan status gizi dan kadar hemoglobin pada pekerja perempuan Setyandari, Renny; Margawati, Ani
Journal of Nutrition College Vol 6, No 1 (2017): Januari
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.842 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v6i1.16894

Abstract

Latar belakang:Tenaga kerja perempuan sangat rentan mengalami masalah gizi. Keadaan khas yang mendorong terjadinya masalah gizi pada tenaga kerja perempuan  adalah haid, kehamilan, masa nifas dan menopause menjadi salah satu pendorong terjadinya defisiensi gizi apabila dalam keadaan tersebut tidak diimbangi dengan konsumsi gizi yang seimbang dan aktivitas fisik yang cukup. Asupan gizi dan aktivitas fisik dapat berpengaruh terhadap status gizi dan kejadian anemia pada pakerja perempuan yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja.Metode:Jenis penelitian obeservasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi (energi, protein, besi, vitamin C) dan aktivitas fisik dengan status gizi dan kadar hemoglobin pada pekerja perempuan. Besar subjek 77 sampel yang dipilih secara consecutive sampling. Kadar hemoglobin diukur dengan metode cyanmethemoglobin. Asupan energi, protein, zat besi dan vitamin C diperoleh melalui Food Frequency Semi Quantitative. Aktivitas fisik diperoleh melalui pengisian form aktivitas fisik. Analisis hubungan menggunakan uji Rank Spearman.Hasil: Asupan energi 64,9% tergolong baik, asupan protein 70,2%  tergolong baik, asupan besi 58,4% tergolong baik, 72,7 % tergolong baik dan 67,5% tergolong aktif.  Hasil data status gizi menunjukkan terdapat gizi kurang 20,7% dan lebih 10,4%. Status anemia pekerja menunjukkan bahwa sebesar 38,9% mengalami anemia. Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada tidak ada hubungan antara asupan energi dan aktivitas fisik dengan status gizi (p=0,412)(r=0,095), (p=0,055)(r=-0,220) dan ada hubungan antara asupan gizi (energi, protein, zat besi,vitamin C) dengan kadar hemoglobin (p=0,043)(r=0,232), (p=0,006)(p=0,309),(p=0,020)(r=0,265) (p=0,045) (r=-0,229)dan tidak ada hubungan aktivitas fisik dengan kadar hemoglobin (p=0,105) (r=0,186)Kesimpulan:Tidak ada hubungan antara asupan energi dan aktivitas fisik dengan status gizi dan ada hubungan antara asupan gizi (energi,protein,zat besi dan vitamin C) dengan kadar hemoglobin dan tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar  hemoglobin.
Co-Authors A Fahmy Arif Tsani Achadi Nugraheni, Sri Adhimah, Ayu Fauziyyah Aditya Kusumawati, Aditya Adriyan Pramono Afriani, Adilla Eka Af’idatul Latifah Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Aini, Mahmudah Khurotul Alamsyah, Dedi Alamsyah, Dedi Alfan Afandi Ali Rosidi Amanupunnyo, Notesya Astri Anak Agung Gede Sugianthara Andriani, Rika Anggriany, Nissa Anjani, Gemala Annastasia Ediati Annisa Wijayanti Antono Suryoputro Any Setyarini, Any Apoina Kartini Aras Utami Ardian Candra Mustikaningrum Ari Liendy Rachmawati Arisanti, Yohanete Novita Aritonang, Eta Aprita Arrum Firda Ayu Maqfiroch, Arrum Firda Ayu Arwinda Nugraheni Arwinda Nugraheni Aryu Candra Astiti, Rosiana Dwi Astuti, Astri Mei Atik Mawarni Avionita Latuihamallo Ayu Rahadiyanti Ayumar, Duena Firsta Sridiasti Bagoes Widjanarko Bambang Sulistyo Budi Bancin, Ratnawati Banun Lentini Besar Tirto Husodo Billy, Roland Budi Laksono Budiyono Budiyono Damayanti, Yuliana Kusuma Darmono SS Deny Yudi Fitranti Deny Yudi Fitranti Deny Yudy Fitranti Devi Cahya Sukma Dewi Marfu'ah Kurniawati Dewi Marfu’ah Kurniawati Dewi Ratnasari Dewi, Claudia Fariday Dewi, Sonia Kurnia Diah Rahayu Wulandari Diana Nur Afifah, Diana Nur Dodik Pramono Dwi Pudjonarko Dwi Safitri, Dwi Dwiantoro, Luky Edi Siswanto Eka Cahyaningsih Wulandari Eka Putri Rahmadhani Endrinikapoulos, Ariana Eny Widiyasari Erika Dewi Noorratri Etika Ratna Noer Fadhila, Farah Rosyihana Fadhilah, Eva Faizah, Nur Azkiyati Famimah, Famimah Farid Agung Rahmadi, Farid Agung Farid Farid Agushybana Fillah Fithra Dieny Fillah Fitra Dieny Firdaus Wahyudi Firdaus Wahyudi Fitriah Fitriah Fitriana, Istiqomah Ramadhan Fitriyani Wijayanti Fitriyono Ayustaningwarno Fitry, Febriana Ramadhani Galuh Chandra Irawan, Galuh Chandra Habibah Abidin Handayani, Novia Hani Tuasikal Hartanti Sandi Wijayanti Hasan Mustofa Amirudin, Hasan Mustofa Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Herinawati, Herinawati Hertanto W Subagio, Hertanto W Hidayati Hidayati Hikmah, Kholisotul Holyness Nurdin Singadimedja Ihat Hatimah Ike Puspitaningrum Ilmiati, Fatia Iriantika, Khory Afifah Irma Aryati Octaviani Jaleha, Jaleha Jayawarsa, A.A. Ketut Kamila, Annida Dini Kartika Febriani Kedang, Veronika Merika Keyasa, Magnalia Morena Ruth Khoirin Nida Kumala, Anandita Mega Kusyogo Cahyo Lani, April Latifah, Nandita Nury Luky Dwiantoro Mahmudah Khurotul Aini Majida, Lia Awwalia Makruf, Hafizul Maretha, Febrina Yollanda MARIA BINTANG Maria Martiani Maria Mexitalia Martha Irene Kartasurya Meidiana Dwidiyanti Mexitalia Setiawati E, Mexitalia Mina Yumei Santi Mira Rizky Pamungkas Miratul Haya Miratul Haya, Miratul Mohammad Zen Rahfiludin Mohammad Zen Rahfiludin Mu’in, Muhammad Muchlis Achsan Udji Sofro Muniroh, Muflihatul Natalia Yohana Wijaya nFN Jumiyati, nFN Ninik Rustanti Nissa, Choirun Noer, Etika Notesya Astri Amanupunnyo Novita Milda Susanty Nugrahaeni S A, Nugrahaeni S Nugraheni, SA. Nur Indah Kurniawati Nur Wulandari Nurhidayanti, Sitti Nurmasari Widyastuti Nurmasyita Nurmasyita, Nurmasyita Nuryanto Nuryanto Nuryanto Priyadi Nugraha P Purnamasari, Gilang Puspitadewi, Irene Nucifera Qurrota Ayun Rachma Purwanti Ratih Indraswari Ratmawati Ratmawati Retni Retni Retno Wahyuningsih Rika, Erlia Rosita Rita Hadi W Rizqiawan, Angga Robi Andoyo Rosa Pratita Dwi Pratiwi Putri Roudhotun Nasikhah Rubyanti, Septiana Dwi S. Sugiharto Salsa Bening Samsidar Samsidar Setyandari, Renny Siti Aisah Siti Fatimah Muis Soeharyo Hadisaputro Sorpiyani Munthe SP, Sri Hapsari Sri Achadi Nugraheni Sri Ramadayanti Sri Winarni Sri Winarni Sudarmono sudarmono Sudiro Sudiro Sugiharto Suhartini Ismail, Suhartini Suharyo Hadisaputro Suharyo Hadisaputro Surya Saputra, Surya Sutanti Murti Handayani Sutopo Patria Jati Syahadah, Muti'ah Mustaqimatusy Syaher, Miladita Ilmanda Syarifah Asyura, Syarifah Taradipa, Priska Tamara Teddy Wahyu Nugroho, Teddy Wahyu Tri Hartiti Tri Prapto Kurniawan Trixie Leunupun Tsani, A Fahmy Arif Tyas Setiyo Yuniarti Untung Sujianto Usfinit, Paskalis Malafu Utami, Aras Waisaktini Maragareth Wanda Lestari, Wanda Widjarnarko, Bagoes Wulansari Yefi Marliandiani Yulia Rizki Maulina Yulia Vanda Editia Yulia Vanda Editia Zahroh Shaluhiyah Zelyn Damayanti Zulfa Safitri K