p-Index From 2021 - 2026
11.384
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya BAHASA DAN SASTRA Kinesik BAHASANTODEA Jurnal Kreatif Tadulako Online LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Academica Al-Ulum Sinergi Kitektro KEMBARA Jurnal Gramatika JURNAL KONFIKS JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama JOIV : International Journal on Informatics Visualization Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Ranah: Jurnal Kajian Bahasa JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Komputer) Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Humaniora : Jurnal Ilmu Sosial, Ekonomi dan Hukum MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Multilingual Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Sosial Humaniora Sigli Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Moderasi; Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial MALLOMO: Journal of Community Service Jurnal EduHealth Abdimas Langkanae Green Intelligent Systems and Applications Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SI-MEN (AKUNTANSI & MANAJEMEN) STIES Journal of Innovation and Research in Primary Education Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis (JDAB) Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JEPKM) JS (Jurnal Sekolah) Jurnal Rekayasa elektrika TOFEDU: The Future of Education Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL DAN INTERNASIONAL HIMPUNAN SARJANA-KESUSASTRAAN INDONESIA Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Jurnal Polimesin Journal of Social Work and Science Education Indonesian Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Aksara Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics Sawerigading Aksara Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa JENTERA: Jurnal Kajian Sastra
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemertahanan Bahasa Lauje di kalangan Generasi Muda Kabupaten Parigi Moutong (Kajian Sosiolinguistik) Fara Klara Dita; Yunidar Yunidar; Arum Pujining Tyas; Syamsuddin Syamsuddin; Ulinsa Ulinsa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/7c63p366

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkurangnya penggunaan bahasa Lauje di kalangan generasi muda. Dalam kehidupan sehari-hari, generasi muda lebih sering menggunakan bahasa Indonesia dibandingkan bahasa Lauje, baik lingkungan keluarga, bertetangga, maupun ranah umum. Kondisi tersebut menunjukkan adanya gejala pergeseran bahasa yang dapat memengaruhi keberlangsungan bahasa Lauje sebagai bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pemertahanan bahasa Lauje serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemertahanan bahasa pada generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah generasi muda penutur bahasa Lauje berusia 15-28 tahun. Sumber data penelitian ini berupa tuturan dalam berbagai situasi komunikasi yang diperoleh melalui observasi, simak libat catat, dan teknik rekam. Data kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa bahasa Lauje bahwa penggunaan Bahasa Lauje masih ditemukan, tetapi berada dalam kondisi yang terbatas dan tidak dominan. Bahasa Indonesia lebih banyak digunakan, terutama dalam interaksi antar generasi muda dan dalam ranah formal. Hal ini menunjukkan bahwa pemertahanan Bahasa Lauje masih terjadi dalam bentuk terbatas, disertai dengan kecenderungan pergeseran bahasa di kalangan generasi muda. Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut meliputi peran keluarga, kegiatan sosial dan budaya masyarakat, serta lingkungan sosial dan sikap bahasa. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa keberlangsungan Bahasa Lauje berada pada fase transisi antara pemertahanan terbatas dan pergeseran bahasa di kalangan generasi muda.
Vitalitas Sastra Lisan Kayori Yunidar Yunidar; M Asri B; Tamrin Tamrin
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 11, No 2 (2022): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v11i2.5203

Abstract

Vitality of Kayori oral literature was conducted with purpose to know the vitality or the health level of Kayori oral literature. This research was planned as qualitative and quantitative research which contained study of vitality of Kayori oral literature. The qualitative data of study of vitality of Kayori oral literature was analyzed by using analyzing method which consisted of three main activities which covered (1) data reduction, (2) data display, and (3) conclusion drawing. Furthermore, the quantitative data which was gotten through questioner technique was analyzed by quantitative descriptive based on calculation of frequency and percentage. The calculation was started by calculating the frequency and percentage the respondent characteristic. The advanced calculation was calculation of frequency and percentage from each question items which was part of testing indicator of literature vitality. The respondents of this research were 30 people from several of age level, education level, and job level. The data was gotten from the observation and questionnaire. Quantitative descriptive analysis based on calculating of frequency and percentage to determine the vitality criteria of Kayori oral literature. The result to determine the vitality or the health level of Kayori oral literature was based on eight indicators that were (1) inheriting in circle of young generation, (2) proportion of Kayori speaker in population, (3) transition of Kayori realm, (4) switch of Kayori vehicle, (5) Learning Kayori in the school, (6) Government attitude, (7) Society attitude, and (8) number and quality of documentation. Based on these results, it could be stated that Kayori oral literature had in endangered condition. AbstrakVitalitas sastra lisan Kayori dilaksanakan dengan tujuan mengetahui daya hidup atau tingkat kesehatan sastra lisan Kayori. Penelitian ini berancangan kualitatif dan kuantitatif yang memuat kajian vitalitas sastra lisan Kayori. Data kualitatif kajian vitalitas sastra lisan Kayori dianalisis dengan menggunakan model analisis yang terdiri atas tiga kegiatan utama yang meliputi (1) reduksi data (data reduction), (2) penyajian data (data display), dan (3) penarikan simpulan atau verifikasi (conclution drawing). Selanjutnya, data kuantitatif yang diperoleh melalui teknik kuesioner dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan penghitungan frekuensi dan persentase. Penghitungan diawali dengan menghitung frekuensi dan persentase karakteristik responden. Perhitungan lanjutan adalah menghitung frekuensi dan persentase setiap item pernyataan yang merupakan bagian indikator pengujian vitalitas sastra. Responden dalam kajian ini berjumlah 30 orang dari berbagai jenjang umur, pendidikan, dan pekerjaan. Data diperoleh dari hasil pengamatan dan kuesioner. Untuk menentukan kriteria vitalitas sastra lisan Kayori digunakan analisis deskriptif kuantitatif berdasarkan penghitungan frekuensi dan persentase. Hasil perhitungan untuk menentukan daya hidup atau tingkat kesehatan sastra lisan Kayori didasarkan pada delapan indikator, yaitu (1) pewarisan di kalangan generasi muda, (2) proporsi penutur Kayori dalam populasi penduduk, (3) peralihan ranah Kayori, (4) alih wahana Kayori, (5) Kayori dalam pembelajaran di sekolah, (6) sikap pemerintah terhadap Kayori, (7) sikap masyarakat terhadap Kayori, serta (8) jumlah dan kualitas dokumentasi. Berdasarkan hasil itu, dapat dikemukakan bahwa sastra lisan Kayori sudah dalam kondisi terancam punah (endangered).
Kritik Sosial dalam Novel Padang Bulan Karya Andrea Hirata (Kajian Sosiologi Sastra Sastra) Ulinsa Ulinsa; Gazali Lembah; Yunidar Nur; Nuraedah Nuraedah; Nur Fadilah
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 12, No 1 (2023): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v12i1.6058

Abstract

The disclosure of literary criticism on the novel by Andrea Hirata does not merely look at it clearly. Still, it refers to the social aspect as an outline of the conflict in the storyline. The study aims to reveal and describe the social criticism forms in the novel Padang Bulan by Andera Hirata using the sociology of literature study. The method used in this research is descriptive method and this type of research is qualitative research. The results of the analysis of this study indicate that there are five social criticisms in the novel Padang Bulan, such as moral criticism, political criticism, educational criticism, economic criticism, and cultural criticism. AbstrakPengungkapan kritik sastra pada novel karta Andrea Hirata tidak semata-mata hanya melihat secara gamblang, melainkan berpatokan pada aspek sosial sebagai garis besar konflik pada alur cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan bentuk-bentuk kritik sosial dalam novel Padang Bulan karya Andera Hirata menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada lima kritik sosial dalam novel Padang Bulan, yaitu kritik moral, kritik politik, kritik pendidikan, kritik ekonomi, dan kritik kebudayaan.
Keragaman Kultur Film Kartun “Adit & Sopo Jarwo” dalam Perspektif Analisis Multimoda Ida Nuraeni; Yunidar Yunidar; Ulinsa Ulinsa
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 11, No 2 (2022): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v11i2.5316

Abstract

Children's cartoons are television shows that are an alternative for children to watch. This audiovisual presentation contains a lot of educational value. This paper aims to describe the cultural diversity contained in the children's cartoon film “Adit & Sopo Jarwo from the perspective of multimodal analysis. The method used in analyzing this cartoon is a qualitative method using content analysis. The content analysis model used is the multimodal analysis model proposed by Teo van Leeuwen. The results showed that the multimodal content in the ASJ film can be seen from the actors, characteristics, social relations, action and reaction, property, and criticality. AbstrakFilm kartun anak merupakan sajian pertelevisian yang menjadi alternatif tontonan bagi anak. Sajian audiovisual ini banyak mengandung nilai edukasi. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan keragaman kultur yang terdapat dalam film kartun anak “Adit & Sopo Jarwo dalam perspektif analisis multimoda. Metode yang digunakan dalam menganalisis film kartun ini adalah metode kualitatif, yaitu analisis konten.  Model analisis konten yang digunakan adalah model analisis multimoda yang dikemukakan oleh Teo van Leeuwen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimoda yang terdapat dalam film ASJ dapat ditinjau dari pelaku, karakterisasi, hubungan sosial, aksi reaksi, properti, dan kekritisan.
Campur Kode Bahasa Melayu Malaysia Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Di Wilayah Perbatasan Pulau Sebatik Kalimantan Utara Sarmin Sarmin; Ali Karim; Yunidar Nur
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v8i1.1351

Abstract

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu bagaimana bentuk dan penyebab campur kode bahasa melayu Malaysia terhadap penggunaan bahasa Indonesia di wilayah perbatasan pulau Sebatik Kalimantan Utara. Sedangkan, tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan bentuk dan penyebab campur kode. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu (1) Teknik observasi, (2) Teknik wawancara, (3) Teknik perekaman dan (4) Catatan lapangan. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk campur kode melayu Malaysia adalah bentuk kata dasar, kata ulang, bentuk frasa dan bentuk klausa. Kemudian penyebab terjadinya campur kode yaitu keterbatasan penggunaan kode, penggunaan istilah yang lebih populer, pembicara dan pribadi pembicara, mitra bicara, modus pembicara, topik, fungsi dan tujuan, ragam dan tingkat tutur bahasa, hadirnya penutur ketiga, pokok pembicara, untuk membangkitkan rasa humor.
Pendampingan Penulisan Puisi Ekologi melalui Media Tiktok bagi Remaja di Desa Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala Yunidar Yunidar; Ulinsa Ulinsa; Andi Bismawati; Nur Halifah
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.492

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ekologis, kemampuan literasi kreatif, dan literasi digital remaja di Desa Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala melalui pelatihan penulisan puisi ekologi yang dikemas secara menarik dengan memanfaatkan platform media sosial TikTok. Permasalahan yang mendasari kegiatan ini adalah rendahnya minat remaja terhadap isu lingkungan serta terbatasnya media ekspresi yang sesuai dengan gaya hidup digital mereka. Metode kegiatan terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu: (1) Tahap Persiapan, yang meliputi koordinasi internal dan eksternal, penyusunan instrumen pelatihan, serta kesiapan teknis; (2) Tahap Pelaksanaan, yang mencakup sosialisasi isu ekologi, pelatihan penulisan puisi bertema lingkungan dengan pendekatan kreatif, pelatihan produksi video puisi berbasis TikTok, serta pendampingan intensif dalam produksi konten digital; dan (3) Tahap Evaluasi, dilakukan melalui pretest dan posttest, observasi, serta refleksi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga aspek utama. Rata-rata skor peserta meningkat dari 52,3 menjadi 82,7 dalam pemahaman isu ekologi dan sastra; dari 49,8 menjadi 85,1 dalam kemampuan menulis puisi tematik; dan dari 44,2 menjadi 84,6 dalam kemampuan memanfaatkan TikTok sebagai media edukasi. Secara kualitatif, peserta menunjukkan perubahan sikap, rasa percaya diri, serta keberanian mengekspresikan kepedulian terhadap lingkungan melalui media digital. Peserta juga berhasil menghasilkan video puisi yang dikemas kreatif dan memperoleh respon positif dari audiens di media sosial. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis sastra dan media digital mampu menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi ekologis dan digital remaja. Model ini dapat direplikasi sebagai upaya edukatif berbasis komunitas yang relevan dengan kebutuhan generasi muda masa kini.
PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF BAGI KOMUNITAS PEMUDA PALINDO OFFICIAL DALAM MENYAMPAIKAN ASPIRASI PADA MASYARAKAT BALUASE KABUPATEN SIGI yunidar yunidar; Gusti Ketut Alit Suputra; Muh Tahir; Efendi Efendi; Nur Halifah
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2396

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi efektif pemuda di Desa Baluase, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, khususnya anggota Komunitas Palindo Official. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah keterbatasan kemampuan komunikasi pemuda dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah maupun masyarakat. Kondisi ini menghambat kontribusi pemuda dalam menyuarakan isu-isu sosial, ekonomi, dan budaya yang berkembang di desa. Urgensi kegiatan ini memperkuat kapasitas pemuda sebagai agen perubahan sosial melalui penguasaan keterampilan komunikasi yang efektif. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari pelatihan, diskusi, bimbingan, dan evaluasi, Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan komunikasi pemuda. Hasil penilaian terhadap kemampuan menguasai prinsip 7C sebelum pelatihan yaitu sebagian besar peserta masih berada pada kategori Cukup, yang menunjukkan bahwa penguasaan aspek penilaian belum optimal. Hanya 20% yang masuk kategori Baik, sementara kategori rendah (Kurang dan Sangat Kurang) masih cukup signifikan (20%). Sedangkan penilian pada kemampuan peserta setelah pelatihan yaitu menunjukkan peningkatan kemampuan dengan capaian pada kategori Baik (53,3%) dan Sangat Baik (33,3%). Hanya sebagian kecil yang berada pada kategori Cukup (13,3%), sementara kategori rendah (Kurang dan Sangat Kurang) tidak muncul sama sekali. Dampak dari kegiatan ini adalah terbangunnya sinergi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah dalam mendorong pembangunan desa yang lebih inklusif dan partisipatif.
IMPOLITENESS IN THE ONLINE GAME FREE FIRE HIGH CLASS STUDENTS OF SDN KURISA PRAGMATIC STUDIES Dina Karina; Yunidar; Mohammad Tahir; Ulinsa; Juniati
JURNAL KONFIKS Vol 13 No 2 (2026): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/dwjwc873

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed online games into new spaces for social interaction among children, including elementary school students. One of the most popular online games is Free Fire, which provides real-time communication features through voice chat and text chat. Such interactions potentially encourage language use that deviates from norms of politeness. This study aims to describe the forms of linguistic impoliteness and to identify the factors influencing impolite language use among upper-grade students at SDN Kurisa in their engagement with the online game Free Fire. The research employed a qualitative descriptive approach within a pragmatic framework. The data consisted of students' utterances collected through voice chat recordings, screenshots of in-game text chats, classroom and field observations, and semi-structured interviews with students, teachers, and parents. Data analysis was conducted using Culpeper's theory of impoliteness, encompassing strategies such as bald on record impoliteness, positive impoliteness, negative impoliteness, sarcasm or mock politeness, and withhold politeness. The findings indicate that students frequently produced impolite utterances in the form of insults, profanity, direct commands without mitigation, sarcastic remarks, and the use of harsh slang and gaming jargon. These practices were influenced by internal factors, including limited emotional control and insufficient awareness of politeness norms, as well as external factors such as the competitive nature of the game, peer group influence, and weak social control in digital environments. The study also reveals a tendency for language practices from the gaming context to transfer into everyday school interactions. This research contributes to pragmatic studies on impoliteness in children's digital communication and offers practical implications for teachers and parents in fostering polite language use in the digital era.
Diksi dalam Syair Dero Tradisional “Kajian Stilistika” Siti Aminah Lapangandong; Moh. Tahir; Yunidar Yunidar; Ruhaliah Ruhaliah
SAWERIGADING Vol 32, No 1 (2026): Sawerigading, Edisi Juni 2026
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v32i1.1710

Abstract

The research aims to describe the classification of diction and to explain the linguistic, social, spiritual, and philosophical meanings reflected in Dero poetry. This study employed a stylistic approach using a descriptive qualitative method. The data consisted of 30 Dero poetry texts collected through interviews, observation, documentation, and note-taking from Pamona community informants. Data were analyzed through the stages of data reduction, classification, interpretation, and conclusion drawing. The findings show that the diction in Dero poetry can be classified into several categories, namely religious diction, kinship and brotherhood, nature and agriculture, romantic and affectionate expression, praise and respect, advice and wisdom, struggle and life spirit, sorrow and separation, customs and rituals, as well as symbolic and metaphorical diction. These word choices contain denotative, connotative, and philosophical meanings that reflect the Pamona worldview concerning the relationship between humans, God, fellow human beings, nature, and customary values. In addition, Dero poetry functions as a medium of moral education, reinforcement of social solidarity, emotional expression, and a marker of local cultural identity. Therefore, Dero poetry represents a cultural heritage that integrates language, art, and the life values of the Pamona people. AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan klasifikasi ragam diksi serta menjelaskan makna linguistik, sosial, spiritual, dan filosofis yang tercermin dalam syair Dero. Penelitian menggunakan pendekatan stilistika dengan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa 30 teks syair Dero yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan pencatatan dari informan masyarakat Pamona. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diksi dalam syair Dero terbagi ke dalam beberapa kategori, yaitu religius, kekerabatan dan persaudaraan, alam dan pertanian, romantis dan kasih sayang, pujian dan penghormatan, nasihat dan kebijaksanaan, perjuangan dan semangat hidup, kesedihan dan perpisahan, adat dan upacara, serta simbolik dan metaforis. Diksi-diksi tersebut mengandung makna denotatif, konotatif, dan filosofis yang mencerminkan pandangan hidup masyarakat Pamona tentang hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, alam, dan adat. Selain itu, syair Dero berfungsi sebagai media pendidikan moral, penguat solidaritas sosial, ekspresi emosional, dan penanda identitas budaya lokal. Dengan demikian, syair Dero merupakan warisan budaya yang memadukan bahasa, seni, dan nilai kehidupan masyarakat Pamona.
Co-Authors . Melinda . Roslidar Abdul Kamaruddin Ade Nurul Izatti G. Yotolembah Agustan Akbar Akbar Akbar, Muhazir Al Bahri Ali Karim Ali Karim Ali Karim Alit Suputra, Gusti Ketut Amalia Amalia Aman Aman Amrie Firmansyah Andi Bismawati Andi Safutra Suraya Anizar, Lis Anjar Kusuma Dewi Anjar Kusuma Dewi Arfan Fauzan Arini Nurazizah Arjia Arum Pujining Tyas Arum Pujining Tyas Arum Pujiningtyas Asniar Asniar Asrianti, Asrianti Azhari, Rizki Aziz, Zulfadli Abdul Azra, Ery Bashir, Nurlida Basir, Nurlida Christi L., Rita Cindy Afitasari D Acula, Donata Darmawan Darmawan Daud, Bukhari Dian Safitri Dina Karina Efendi Efendi Efendi Elizar Elizar, Elizar Fara Klara Dita Farhan Fathur Rahman, Imam Fathurrahman Fathurrahman Fatmawati Fatmawati Fauzan, Arfan Fauziah Gusvita Syarah Femmy Jacoba Ferdi Nazirun Sijabat, Ferdi Nazirun Ferdinand, Frans Fitri Arnia Gazali Lembah Gazali, Syahrul Golar Golar Gopal Sakarkar Gusti Alit Saputra Gusti Alit Suputra Gusti Ketut Alit Suputra Gusti Ketut Alit Suputra Harisa, Sitti Hasan, Hafidh Hasan, Vania Pratama Hasriani Muis Heltha, Fahri Herlina Dimiati, Herlina Herman Nirwana Hidayat Hidayat I Gusti Ketut Alit Saputra I Ketut Agung Enriko I Made Sukanata Ida Nur'aeni Ida Nuraeni Indarwati , Retno Indra Indra Indriani Rais, Fajrin Irdawati Irdawati Islamy, Fajrul Jayanti Puspita Dewi Jumeil, T Muhammad Juniati Juniati Karlisa Priandana Khairia, Syaidatul Khairunnisa Bakari Khairunnisa Bakari Laguliga, Syapril A. Lailatul Qadri Zakaria Lantuba, Yanis Men Luluk Khusnul Dwihestie M Asri B M. Asri B Mahfuzha, Raudhatul Malahayati, M. Maulida, Zenitha Maulisa, Oktiana Miftahujjannah, Rizka Moh Tahir Moh. Tahir Moh. Tahir Moh. Tahir Mohammad Tahir Mohammad Tahir Mohd. Syaryadhi Muh Tahir Muhammad Irhamsyah Muhammad Muhammad Muhammad Ridwan Muna, Lia Aulial Mursidin . Muthia Aryuni Nabila, Nissa Hasna Nasaruddin Nasaruddin Nazilla, Izza NFN Nursyamsi NFN TAMRIN Ningsih, Wirdaningsih Nirmayanti, Nirmayanti Nizam Salihin Nur Ahyani Nur Eva Nur Fadilah Nur Halifah Nur Halifah, Nur Nur'aeni, Ida Nuraedah Nurbadriani, Cut Nanda Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurbismi, Nurbismi Nurlida Basir Nurrahmad, Nurrahmad Nursyamsi Nursyamsi Nur’aeni, Ida Paesani, Arham Pandaleke, Alex Y. Pertiwi, Rizqina Wahyu Laras Pratama Bayu Santosa Putry Damayanti Qadri Zakaria, Lailatul Rafiqi, Ashaf Rahmatika, Laily Raihan, Siti Ramadani, Nurhaliza Ramadhani, Hanum Aulia Ramdhana, Rizka Rhamdhani, Rhamdhani Rin Koffia Fajrawani Rin Koffia Fajrawani Rini Safitri Roslawa, Roslawa Ruhaliah Ruhaliah Sabiran, Sabiran Sadia, Fachrudin Saharudin Barasandji Sahrul Saehana Sakarkar, Gopal Salsabila, Unik Hanifah Samad, Muhammad Ahsan Sarmin Sarmin Satria Satria, Satria Setiawan, Verdy Siti Aminah Lapangandong Siti Fatinah Siti Rusdiana Sitti Harisah Sri Jelis Suci Rahayu Suharja, Anggi Auliyani Sukma Sukma Sukma, Sukma Suyanda, Arya Syahyadi, Rizal Syakir, Fakhrus Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syarifah Mauli Masyithah Tahir, MUH Tamrin Tamrin Tamrin Tamrin Tiara Artamefia Ulfa Ulfa Ulfah Ulfah Ulfah Ulfah Ulinsa Ulinsa, Ulinsa Ulinsa, Ulinsa Ulul Azmi Vilzati, Vilzati Wachidi, Achmad Wahyuni, Silvya Dwi Waladah, Buleun Wardana, Surya Wong, W.K Wong, W.K. Yazid Yaskur Yudha Nurdin Yusni, Y Yuwaldi Away Zainab Zulfikar Taqiuddin Zulhelmi, Zulhelmi Zulianto, Sugit