Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) Untuk Meningkatkan Kreativitas Seni Rupa Tentang Karya Seni dari Kertas Bekas Arum Banarsari; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Tri Saptuti Susiani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.90582

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini, yaitu mendeskripsikan langkah PjBL untuk meningkatkan kreativitas tentang karya seni dari kertas bekas, meningkatkan kreativitas tentang karya seni dari kertas bekas melalui penerapan model PjBL, dan menganalisis dampak pengiring penerapan model PjBL. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah guru dan siswa SD Negeri 1 Karangsari yang dikumpulkan dengan teknik non tes berupa observasi, wawancara, dan tes hasil belajar. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik melalui pembuatan produk, observasi, dan wawancara dan triangulasi sumber, yaitu informasi yang diperoleh dari dokumen, guru, dan siswa kelas V SD Negeri 1 Karangsari.Hasil penelitian menunjukan langkah model PjBL meliputi pertanyaan penting sesuai topik, perencanaan penyelesaian proyek, penyusunan jadwal, penyelesaian dengan fasilitas dan monitoring guru, penyusunan laporan dan presentasi hasil, serta evaluasi hasil. Persentase kreativitas siswa dengan aspek fleksibilitas, originalitas, fluensi dan elaborasi pada siklus I= 73,55% siklus II=79,08%, dan siklus III=85,57%. Dampak pengiring siswa dalam penerapan model PjBL dapat menjadikan siswa berantusias dalam pembelajaran, memiliki kepercayaan diri yang baik, dan dapat berkerja sama dengan teman lain. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan kreativitas tentang karya seni dari kertas bekas pada siswa kelas V SD Negeri 1 Karangsari tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dengan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Kreativitas dalam Membuat Karya Dekoratif Mata Pelajaran Seni Rupa pada Siswa Kelas IV SD Alya Zuhdiyanti; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Tri Saptuti Susiani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.88010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan model PjBL dengan media audiovisual, (2) meningkatkan kreativitas melalui penerapan model PjBL dengan media audiovisual, dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi pada penerapan model PjBL dengan media audiovisual. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas IV SDN 1 Klapasawit berjumlah 14 siswa yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penerapan model PjBL dengan media audiovisual dapat dilakukan dengan (a) menentukan pertanyaan mendasar dengan media audiovisual, (b) membuat perencanaan proyek dengan media audiovisual, (c) menyusun jadwal pelaksanaan, (d) monitoring perkembangan proyek, (e) penilaian hasil proyek, dan (f) evaluasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kreativitas dalam membuat karya dekoratif di mana pada siklus I sebesar 81,89%, siklus II sebesar 89,33%, dan siklus III sebesar 91,18%. Kendala dalam penerapan model PjBL dengan media audiovisual yaitu (a) guru belum memberikan motivasi kepada siswa karena waktu pembelajaran habis dan (b) siswa tidak tertib dalam menyampaikan pendapatnya. Adapun solusi yang dapat diterapkan yaitu (a) guru sebaiknya memberikan motivasi selama pembelajaran berlangsung dengan afirmasi positif dan (b) guru memberikan peringatan tegas kepada siswa yang tidak tertib dalam menyampaikan pendapatnya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan model PjBL dengan media audiovisual dapat meningkatkan kreativitas dalam membuat karya dekoratif pada siswa kelas IV SD.
Pembelajaran penelitian tindakan kelas melalui model project-based learning pada calon guru sekolah dasar Wahyudi Wahyudi; Dewi Indrapangastuti; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 8, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v8i3.90773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan langkah penerapan Project-Based Learning (PjBL), (2) meningkatkan keterampilan menyusun proposal PTK, dan (3) meningkatkan hasil belajar metodologi PTK. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek 116 mahasiswa PGSD FKIP UNS yang menempuh mata kuliah metodologi PTK Tahun 2023. Sumber data yang digunakan adalah mahasiswa teman sejawat dosen, dan dokumen. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah penerapan Project-Based Learning (PjBL) meliputi (a) penyajian masalah, (b) penyusunan rencana projek, (c) penyusunan jadwal projek, (d) monitoring pelaksanaan projek, (e) presentasi hasil projek, (f) evaluasi hasil projek; (2) penerapan PjBL dapat meningkatkan keterampilan menyusun proposal PTK, dan (3) penerapan model Project-Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar metodologi PTK bagi mahasiswa PGSD. Learning classroom action research through project-based learning model for prospective elementary school teachers Abstract: The aims of this study were (1) to describe the steps for implementing Project-Based Learning (PjBL), (2) to improve skills in preparing Classroom Action Research (CAR) proposals, and (3) to improve learning outcomes of the CAR methodology. This study used a Classroom Action Research design, with 116 PGSD FKIP UNS students taking the CAR methodology course in 2023 as subjects. The data sources used were students, fellow lecturers, and documents. Data collection techniques with observation, interviews, and tests. Data validity uses source and technique triangulation. The results of the study show that (1) the steps for implementing Project-Based Learning (PjBL) include (a) presenting the problem, (b) preparing a project plan, (c) preparing a project schedule, (d) monitoring project implementation, (e) presenting project results, (f) evaluating results project; (2) the application of PjBL can improve the skills of preparing CAR proposals, and (3) the application of the PjBL model can improve the learning outcomes of the CAR methodology for PGSD students.
STEM Learning in Higher Education: A Comparative Study of Science Curriculum in Singapore and Indonesia Siti Fatimah; Ani Rusiolwati; Edy Cahyono; Rokhmaniyah
International Journal of Scientific Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijsmr.v2i8.11048

Abstract

This study aims to compare STEM education in higher education institutions in Indonesia and Singapore. This research is a systematic literature review with a PRISMA approach. Document searches were conducted using the PoP application in the Google Scholar database. Documents were analyzed from 2020-2024, resulting in 500 documents from the Google Scholar database. Further analysis based on research focus yielded 40 relevant documents. The analysis results show that STEM education in higher education institutions in Indonesia and Singapore has similarities and differences in terms of objectives, aspects, and implementation. The goal of STEM education is directed towards enhancing individual skills to face challenges and meet the demands of the workforce related to 21st-century skills. STEM education in Singapore and Indonesia includes similar aspects, such as support from government and non-government institutions, teaching aspects related to the integration of teaching with other learning models/techniques, efficacy aspects in terms of educators' confidence in their ability to implement STEM, and material aspects concerning the availability of facilities that support learning. The implementation of STEM education in Singapore and Indonesia has been optimally carried out by educators and students through clear learning frameworks and the integration of courses with STEM
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair sebagai Bentuk Pemberdayaan Limbah Rumah Tangga di Desa Wonokromo, Alian, Kebumen Bunayya Nisa Rahma Fathika; Yusuf Khoiril Nur Pratama; Salma Oktavia Hening Puspita; Arifatul Falasif Salsabila; Evi Fitriyani Mungarofah; Galuh Kharisma Rinata; Nida’ Nafisa Aliffatin; Perwira Prya Pringgasakti; Risa Alrahmadani; Ristiani Ristiani; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan program kerja ini yaitu untuk melatih pembuatan pupuk organik cair dengan bahan utama yaitu air bekas cucian beras. Kegiatan pelatihan dilakukan di Kebun KWT “Wono Lestari” Desa Wonokromo, Alian, Kebumen. Kegiatan ini ditargetkan untuk ibu-ibu KWT. Pembuatan pupuk organik cair dilatarbelakangi oleh penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus sebagai pupuk tanaman dan banyaknya biaya penggunaan pupuk kimia tidak sebanding dengan perolehan hasil pertanian. Adapun, limbah rumah tangga yaitu air cucian beras yang dihasilkan hampir setiap hari oleh masyarakat. Penggunaan pupuk kimia dalam jangka waktu yang lama akan mengurangi tingkat kesuburan tanah. Penggunaan pupuk organik cair secara berkelanjutan akan memperbaiki sifat dan tekstur tanah. Pembuatan pupuk organik dilakukan melalui 3 sesi utama, yaitu sesi sosialisasi, sesi praktik pembuatan, dan sesi monitoring dan evaluasi. Teknik pengumpulan data melalui pelatihan langsung. Hasil yang diharapkan adalah pupuk organik cair dari air bekas cucian beras dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia. Untuk itu, sosialisasi dan praktik ini diberikan supaya dapat menjadi salah satu solusi untuk mengembalikkan kesuburan tanah pertanian masyarakat Desa Wonokromo dan memanfaatkan limbah rumah tangga secara bijak.
Exploring Students' Mathematical Creative Thinking in the Context of Social Arithmetic Dewi Indrapangastuti; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Wahyudi Wahyudi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.5980

Abstract

Mathematics education aims to develop students' logical and creative thinking skills, which are essential for solving complex and non-routine problems. Creativity in mathematics is particularly important for problem-solving and critical reasoning. This study analyzes students' mathematical creative thinking abilities in social arithmetic, focusing on fluency, flexibility, originality, and elaboration. This study employed a descriptive qualitative method with a case study approach to explore the complexity of mathematical creative thinking. The research involved 40 second-semester students from the Elementary School Teacher Education program at the Faculty of Teacher Education and Educational Sciences, UNS. Participants were categorized into high, medium, and low academic ability groups. Data collection techniques included a validated test instrument (assessed using the Aiken index), with reliability determined by Cronbach’s Alpha coefficient. Interviews were conducted to supplement the test results. Data analysis followed a process of data reduction, presentation, interpretation, and verification. The findings revealed that students’ mathematical creative thinking abilities varied by indicator: fluency (57.5%, moderately creative), flexibility (75%, creative), originality (60%, moderately creative), and elaboration (52.5%, moderately creative). The overall average score was 61.25%, categorizing students as creative. The dominant indicator was flexibility, which fell into the creative category. These results suggest that students demonstrate adaptability in problem-solving but may require further development in originality and elaboration. Students' mathematical creative thinking abilities are strongest in flexibility. It is recommended that mathematics educators implement innovative learning models to enhance technological, pedagogical, content knowledge (TPCK) and scientific reasoning.
Enhancing Pancasila Student Profiles Through Differentiated Learning with Understanding by Design Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Dewi Indrapangastuti; Muhamad Chamdani
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.5498

Abstract

Education in Indonesia has yet to fully accommodate the diverse interests, talents, and abilities of students, limiting the development of their creativity and character. This study aims to (1) examine the effectiveness of differentiated learning using the Understanding by Design (UbD) framework in enhancing aspects of the Pancasila Student Profile, and (2) explore student responses to this instructional approach. The research employed a mixed-methods design, specifically a sequential exploratory strategy, combining qualitative and quantitative data. The quantitative component followed a quasi-experimental design with a non-equivalent control group using a pretest-posttest format. Data were gathered through observations, interviews, tests, and questionnaires. The findings indicate a significant improvement in the Pancasila Student Profile in the treatment group after the implementation of UbD-based differentiated instruction. The normalized gain score (N-Gain) was 0.82, categorized as high, while the effect size (Cohen’s d) was 0.49, indicating a moderate impact. Additionally, student responses measured via Likert-scale questionnaires showed a very strong positive perception of the learning experience, particularly in aspects of engagement, relevance, and collaboration. These results suggest that differentiated instruction designed through the UbD framework is effective in promoting the core competencies of the Pancasila Student Profile—independence, mutual cooperation, and critical thinking. This approach provides a practical pathway for educators to implement learner-centered instruction aligned with the goals of the Kurikulum Merdeka, fostering both academic and character development among elementary students.
Implementasi Model Contextual Teaching and Learning dengan Media Konkret dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas III Sekolah Dasar Mentari Ayuningtyas; Rokhmaniyah Rokhmaniyah
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.100193

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan langkah-langkah, (2) peningkatan hasil belajar IPAS, dan (3) kendala solusi terhadap penerapan model CTL dengan media konkret. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas III SDN 1 Kutosari. Teknik triangulasi penelitian ini adalah triangulasi sumber yang meliputi guru, siswa kelas III SDN 1 Kutosari, dan dokumen, serta triangulasi teknik berupa observasi, wawancara dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) langkah-langkah penerapan model CTL dengan media konkret yaitu: (a) membangun pemikiran siswa melalui media konkret, (b) inkuiri melalui media konkret, (c) tanya jawab, (d) sistem belajar kelompok, (e) pemodelan, (f) refleksi pada akhir pembelajaran, (g) penilaian nyata. (2) penerapan model CTL dengan media konkret dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III SDN 1 Kutosari pada ranah kognitif yaitu siklus I = 79,19%, siklus II = 87,56%, dan siklus III = 91,65%. Ranah afektif yaitu siklus I = 75,00%, siklus II = 83,33%, dan siklus III = 88,89%. Ranah psikomotor yaitu siklus I = 73,61%, siklus II = 83,33%, siklus III = 97,16. (3) kendala dalam pembelajaran siswa sulit dikondisikan, namun setiap siklus menunjukkan peningkatan.
Pendampingan pengolahan limbah kotoran sapi menjadi biogas menggunakan instalasi biodigester biogas dengan inovasi absorber di Desa Kebakalan Kabupaten Kebumen Suhartono Suhartono; Joko Riyanto; Dimas Rahadian Aji Muhammad; Muji Rahayu; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Ari Prasetyo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27706

Abstract

Abstrak Desa Kebakalan, Kecamata Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu desa yang banyak memiliki peternak sapi. Permasalahan yang dihadapi masyarakat peternak adalah minimnya pemahaman dan keterampilan peternak dalam pengelolaan limbah kotoran sapi. Tujuan pengabdian ini adalah mewujudkan Desa Kebakalan Kabupaten Kebumen sebagai desa mandiri bioenergi biogas sehingga kesejahteraan masyarakatnya meningkat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kebakalan Kabupaten Kebumen dengan peserta adalah peternak sapi yang berjumlah 78 peternak. Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan yaitu bulan Januari sampai Juni 2024. Pelaksanaan dilakukan dengan menggunakan tiga tahapan yiatu persiapan, pelaksaan, dan evaluasi. Pelaksanaan memfokuskan kepada penggunaan IPTEK dalam melakukan pengelolaan limbah kotoran sapi.  Selain itu dilakukan pula (1) instruksional dan dialog melalui kegiatan program penyuluhan menggunakan teknik FGD (Focus Group Disscusion) disertai dengan evaluasi kemajuan tingkat pengetahuan dan pemahaman materi, (2) pelatihan dengan peragaan pembuatan digester biogas skala rumah tangga dan produksi biogas, (3) metode percontohan pembuatan dan penerapan penggunaan biogas skala rumah tangga, (4) monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peternak memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan dan pengelolaan limbah kotoran sapi menjadi energi biogas. Kata kunci: absorber; biodigester; biogas; limbah kotoran sapi Abstract The village of Kebakalan, located in the Karanggayam Subdistrict, Kebumen Regency, Central Java Province, is one of the villages with a significant number of cattle farmers .The issue faced by livestock farmers is their limited understanding and skills in managing cow manure waste. The purpose of this community service program is to make Kebakalan Village in Kebumen Regency an independent bioenergy biogas village, thereby improving the welfare of its community. The program is carried out in Kebakalan Village, Kebumen Regency, with participants being cattle farmers there are 78 cattle farmers. The activities will be conducted over six months, from January to June 2024. The implementation includes three stages: preparation, execution, and evaluation. The focus is on utilizing science and technology in managing cow manure waste. In addition, the program includes (1) instructional and dialog sessions through extension programs using Focus Group Discussion (FGD) techniques, accompanied by evaluations of participants' knowledge and understanding progress, (2) training on household-scale biogas digester construction and biogas production, (3) demonstration of household-scale biogas production and application, and (4) ongoing monitoring and evaluation. The results indicate that farmers gained knowledge and skills in utilizing and managing cow manure waste into biogas energy. Keywords: absorber; biodigester; biogas; cow manure waste
Bahasa Inggris Kartika Chrysti Suryandari; Wahyudi; Rokhmaniyah; M. Chamdani; Dewi Indrapangastuti; Murwani Dewi Wijayanti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.13588

Abstract

The purpose of this research is: to describe the science learning experience in terms of creative thinking and to describe the level of students' ability to think creatively using the SRBP model. This study used Design-Based Research (DBR) to investigate the efficacy of hands-on experiments in science learning, combining qualitative and quantitative research methods. Participants were Elementary School Teacher Education students who had taken science lessons, with a total of 105 students. We have developed and examined how this approach might direct creative educational activities. This study uses the Scientific Reading-Based Project (SRBP) conceptual framework. Data collection techniques include questionnaires, observations, interviews, and student portfolios. The results showed that students' learning experience from the creativity aspect increased with each cycle. The learning participants' responses were enjoyable, stimulating students to think creatively. Students performed better because they learned and recalled information through practical experiences. This research recommends applying an innovative learning model that incorporates the principles of discovery and observation, which can stimulate students to think creatively.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Noerkhaerin Putra Adam Rizky Fuadhi Ade Yurika Isti Megawati Adib Nurul Huda afrida conniestia ikhsani Agil Handayani Agnesia Fransisca Wahyuningsih Agustin Kharisma Dewi Alfian Zainul Akmal Aliffah Aliffah Alya Zuhdiyanti Alzaura, Faza Amalia, Melita Khusnul Andhiena Rizka Camalia Andriani Andriani Anggi Setiyaningsih Anggun Larasati Hasyim Ani Rusiolwati Anis Hidayah Anjar Wijiatmiko Annisa Fajar Rahmawati Annisa Salsabila Ardiatama, Ghazi Inzanul Ari Prasetyo Ari Prasetyo Arifatul Falasif Salsabila Arifin, Muhammad Husni Arina Ati Khusana Arina Firdaningrum Arum Banarsari Astuti Prasetyaningsih Atika Dwi Nursanti Ayuningtyas, Mentari Azahro, Anisa Indah Azhar, Ervin Azzahra Qotrunnada Bening Brilianty Pamungkas Besar Arthagunantika Budiyanto, Muhammad Bunayya Nisa Rahma Fathika Cahyani, Rida Yulia Chalisa Nurul Ilmi Chamdani, Muh. chamdani, muhamad Chamdani, Muhammad Cita Ainun Rahmi Cut Nurul Zara Vonna Darsono Darsono Darsono Darsono Daryati, Daryati Dewi Astuti Dewi Indrapangastuti Dewi Indrapangastuti Dewi, Aprilina Kusuma Dewi, Tira Sari Diah Rahma Sulistiani Diky Zulkarnain AS Syarif Dimas Rahadian Aji Muhammad Dwi Budi Nurcahyaningsih Dwi Indah Suryani Dwi Puji Lestari, Dwi Puji Edy Cahyono Ega Listianingsih Eka Putri Aprilia Elfrida Restuana Janti Endar Nunik Cahyawati Erika Safira Almas Khaerani Erlin Wahyuningasti Erna Masroah Ervin Azhar Evi Fitriyani Mungarofah Fadila Sabrina Khusnandi Faedoni, Bangkit Yogi Faiza Arifin Febriana Setyowati Febriyanti Umi Khabibah Febriyanti Umi Khabibah Fenti Retnoningrum Fenti Retnoningrum Fitri Ayu Febrianti Frida Noor Afifah Galuh Kharisma Rinata Gasti Alfata Ghany Puspita Gusti Fauza, Gusti Hamidah, Silviana Nur Hamidah, Ulfatul Handayani, Siwi Hani, Himmah Ummi Hanif Imadudin Heni Rahmawati Herra Safari Putri Apriliana Hidayat Cahya Pamungkas Hikmawati, Alfiya Husni Marhaini Ibnu Hakim Idarotun Musyarofah Iis Fitrianingsih Ika Rahmawati Ilham Insani Firdos Indah Novita Sari Indhi Mars Baramukti Indi Anggraeni Indri Novianti Indrianingsih, Novia Inke Oktafiani Intan Diennanti Intan Permatasari Irma Kumala Sari Izzatul Ma'rifah Jamhari Jamhari Jayanti, Miftah Jilla Welinda Joharman Joharman Joharman Joharman Joharman Joharman Joharman Joharman Joko Riyanto Karenina Shalshal Agsari Kartika Christy Surandari Kartika Chrysti Suryandari Khasanudin Arrifa'i Kuni Aminati Laili Anjani Lestari, Rachma Dinda Liviana, Sandy Lutfi Asy’ari Lutfia Islahati Luthfi Adhiningsih M. Chamdani M. Chamdani Mahesti Pertiwi Mardiyana, Sefa Mashuri Mashuri Masitha, Widya Salis Mayang Kusumaning Rahady Mentari Ayuningtyas Miftah Jayanti Mita Eka Amalia Agustin Moh Salimi Mugiono, Mugiono Muh Chamdani Muhamad Chamdani Muhamad Chamdani Muhamad Chamdani Muhamad Chamdani Muhammad Chamdani Muhammad Chamdani Muhammad Husni Muhammad Husni Arifin Muhammad Irsyad Abidin Murwani Dewi Wijayanti Murwani Dewi Wijayanti, Murwani Dewi Muthmainnah, Ghina Nabila Hilda Fatikha Nadya Vera Wibowo Nashri Maulidah Neni Dewi Anggraeni Ngaenu Rofiqoh Ngatman, Ngatman Nida’ Nafisa Aliffatin Novia Indrianingsih Novita Riana Sari Nur Widia Ningsih Nurul Maulida, Nurul Okid Parama Astirin Okty Widyarti Orlin Isa Syahendra Pangesti, Ria Tikha Pangesti, Verliana Puji Permatasari, Nurul Dwi Perwira Prya Pringgasakti Prahastiwi, Linda Pratama, Debby Aditya Wisnu Puan Rafida Mahira Puji Dwi Rahayu PUJI LESTARI Purwaka Atmaja Pusaka, Semerdanta Puspita, Julia Dwi Puspitarani, Rahma Putri, Septina Cipta Rahayu, Ria Muji Rahayu, Shiva Ayusa Kusumaning Rahma Arifah Ludfiani Rahma Futri Aulia Rahmah Karuniawati Rahmasari, Hanidya Rahmat Ardianto Rahmawati, Heni Ramadhan Putra Pratama Ratih Sekar Handayani Ratna Hidayah Rida Nuriyah Phasa Rifki Anggriawan Rina Resiana Dewi Risa Alrahmadani Riskiana, Jana Risma Mila Ardila Ristanti Ristanti Ristiani Ristiani Riyanti, Aprillia Dewi Rizki Setiawan Rizky Nur Afifah Rosyidah, Cut Dede Diah Rumentah, Endah S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Salma Oktavia Hening Puspita Salsabila, Arifatul Falasif Santoso, Ramadhini Rudi Saputra, Aprilia Eka Sari, Apriliani Indah Sary Nafila Sely Hanifah Septania, Dominica Putri Septyanengyas, Mentari Sharas Adelia Sherly Yahrotul Mutimah Shofwatul Fikriya Siti Aminah Lestari Siti Fatimah Siti Fatimah SITI FATIMAH Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Kamsiyatun Siti Muslimah Siti Rofi'ah Sivani Fitrianingrum Solly Aryza Sosiawi, Zulma Raisa Suci Permatasari suhartono - Suhartono Suhartono Suhartono, Suhartono Sukoco, Arvrian Supriyanto, Iklas Suripto, Suripto Suryandari, Kartika Christy Susilailiy Rahmawati Susilo, Trio Wahyu Suyanto, Imam Syamsul Hadi Tasyakuriana, Rizky Fauzi Tri Saptuti Susiani Tunjung Darmastuti Ulfah Fauziah Umi Mahmudah Utami, Hening Tyas Wahyu Khasanah Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wibowo, Nadya Vera Widia Indra Kartika Widia Indra Kartika Widodo, Tri Hari Wijayanti, Indah Wahyu Wijiatmiko, Anjar Windarningsih, Farida Wiwit Widiana Yoga Yuniadi yogi suprayogi Yosua Adven Theo Yulia Sri Latifah Yusuf Khoiril Nur Pratama Zauhjatun Solikhah Zuleha Tri Setyaningsih Zyahra Rinjani