Claim Missing Document
Check
Articles

Filosofi Penyakit Hati: Perspektif Filosofis Fahruddin Faiz Metha Abidah Ardelia; Masduki Asbari; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kajian filosofi Dr. Fahruddin Faiz dari channel Youtube M Channel yang berjudul “Penyakit Hati Yang Ditinggalkan”. Dalam studi ini, peneliti menggunakan pedekatan kualitatif dengan metode simak catat karena sumber data yang peneliti peroleh didapatkan melalui menyimak. Hasil telah singkat dari proses menyimak kajian filosofis ini adalah penyakit-penyakit hati yang dipesankan oleh Kanjeng Sunan semoga kita tidak ada di situ jangan dendam semoga kita bisa menahan hawa nafsu dan mari kita selalu “mawas” diri jadi “mawas” diri itu berarti pandangan kita lebih banyak terarah pada diri kita sendiri,jadi seperti orang yang pegang kaca pegang kaca itu kan melihat dirinya sendiri lebih banyak jadi bukan seperti orang yang pegang senter kalo pegang senter melihat keluar kesana dan pegang kaca itu melihat dirinya sendiri ke dalam,jadi kalau ada yang jelek-jelek ada yang hitam ada yang kotor dari wajah kita,kita tahu itu namanya "mawas" diri. Semoga pegang senter kita tidak lebih banyak dari pada pegang kacanya karena orang terlalu banyak pegang kaca itu biasanya mencari-cari salah nya yang lain-lain sampai lupa bahwa dirinya juga banyak salah. Kata kunci: Bahasa Indonesia, Fahruddin Faiz, kajian filosofis, mengenal diri, menyimak.
Cara Hidup Minimalis: Kajian Filosofis Perspektif Fahruddin Faiz Rikky Erlangga Ramadhan; Masduki Asbari; Dewiana Novitasari; Agus Purwanto; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami kajian filosofis Dr. Fahruddin Faiz dalam video Youtube dari Channel “M Channel” yang berjudul “Tapi Yang Engkau Butuhkan Adalah Barang Yang Lebih Sedikit”. Dalam studi ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode simak catat mempertimbangkan sumber data yang peneliti dapatkan hanya dari proses menyimak. Hasil telaah singkat dari proses menyimak kajian filosofis ini adalah bahwa ada sebuah prinsip dari cara hidup minimalis. Seseorang yang hidup minimalis akan memiliki prinsip hidup yang berbeda dengan orang lain. Begitu pula dengan cara mereka memperlakukan barang-barang mereka. Bertolak Belakang dari kebiasaan orang untuk membeli segala hal, minimalis justru hadir dan menawarkan konsep yang menarik untuk diikuti.
Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Literasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Gunawan Santoso; Annisa Damayanti; Ma’mun Murod; Susilahati; Sri Imawati; Masduki Asbari
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dikurikulum merdeka guru harus mengimplementasikan ‘Profil Pelajar Pancasila’ sebagaimana sudah diatur melalui peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 22 tahun 2022 tentang rencana Strategis Kemdikbud tahun 2020-2024. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dibutuhkan penerapan dalam literasi minat baca, tulis siswa khususnya dalam kelas rendah. Sehingga dibutuhkannya SDM yang bagus khususnya para guru agar Projek Profil Pelajar Pancasila dapat berjalan dengan baik dan maksimal. Tidak semua sekolah sudah menjadi sekolah penggerak walaupun sudah menerapkan kurikulum merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Lokusnya di daerah Jakarta salah satu sekolah yang telah menerapkan kurikulum merdeka dan menjadi sekolah penggerak adalah SDN JOGLO 10 Pagi. Sampel penelitian ini meliputi siswa kelas 1 yang berjumlah 10 orang, guru kelas 1, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai literasi dalam penerapan Proyek Profil Pelajar Pancasila, di sekolah tersebut sudah diterapkan dan dilaksanakan dengan adanya pembiasaan yang dibuat oleh sekolah. Dari kegiatan tersebut dapat membentuk siswa sesuai dengan enam dimensi yang terdapat pada Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Update Kecanggihan Google di Abad 21 Untuk Menjadikan Civic Digital Gunawan Santoso; Mamun Murod; Widia Winata; Siska Kusumawardani; Solehudin; Imam Muhtadin
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warga negara yang baik tentunya sangat dipengaruhi oleh ideologi nasional masing-masing negara. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang mengemban misi menjadikan warga negara yang cerdas, baik, dan warga negara yang demokratis melalaui prilaku nasionalisme, patriotisme, profesional, dan illmuwan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan PTK penelitian tindakan kelas. Populasi penelitian adalah mahasiswa PGSD FIP UMJ. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, dan hasilnya dianalisis dengan menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang signifikan kompetensi pedagogik terhadap hasil belajar berada pada katagori efektif, (2) terdapat hubungan yang signifikan dan positif kompetensi pedagogik dan muatan profesional secara simultan terhadap hasil belajar PKn mahasiswa. Hasilnya telah memberikan pengalaman yang berharga tentang manfaat teknologi google Berbasis Aplikasi Meet, Google form, Classroom, Breakout Room, Jamboard, recoording, Drive, Docs, Gmail, dan whiteboarding di mahasiswa/i Prodi PGSD FIP Universitas Muhammadiyah Jakarta tahun 2022 sebesar 88%, untuk hambatan ada pada aplikasi jamboard, resolusi terbaik yang tepat efektif, efesien sesuai keadaan yang ada, adalah dengan memberikan sosialisasi, pelatihan, dan monitoring evaluasi berulang-ulang pada bebrapa mahasiswa/i yang belum memiliki pengalaman di kecanggihan Google Berbasis Aplikasi Meet,
Kurikulum Merdeka dan Keunggulannya dalam Penciptaan Perubahan di Dunia Pendidikan Raihan Arsyad Firdausy Asbari; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan menjelaskan opini tentang kurikulum merdeka serta keunggulan dan perbedaannya dengan kurikulum sebelumnya. Artikel ini berfokus pada pembahasan keunggulan kurikulum merdeka sebagai kurikulum baru yang membantu banyak guru dan sekolah dalam belajar dan mengajar para peserta didik sesuai bakat, keterampilan, dan minatnya. Kesimpulan dari artikel ini adalah bahwa program merdeka belajar membawa banyak perubahan positif dalam dunia pendidikan di Indonesia. Artikel ini mengajak pembaca untuk lebih paham mengenai kurikulum merdeka sebagai kurikulum baru serta keunggulan dan manfaatnya bagi satuan pendidikan juga bagi para peserta didik.
Kajian Identitas Nasional melalui Misi Bendera Merah Putih, dan bahasa Indonesia Abad 21 Gunawan Santoso; Aim Abdulkarim; Bunyamin Maftuh; Sapriya; Ma'mun Murod
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan dalam memahami evolusi dan perubahan bahasa Indonesia dan bagaimana bahasa ini memainkan peran penting dalam membentuk identitas nasional Indonesia pada abad 21. Kajian identitas nasional melalui bahasa Indonesia Abad 21 harus memperhitungkan adanya perubahan-perubahan dalam bahasa yang terjadi seiring dengan perkembangan zaman. Metode penelitinnya menggunakan metode kualitatif tipe deskriptif melalui kajian literatur, observasi dan studi dokumentasi secara komprehensif. Hasil penelitian secara singkatnya yaitu pengkajian identitas nasional melalui misi bendera merah putih dan bahasa Indonesia abad 21 membutuhkan beberapa keterampilan abad 21 bagi mahasiswa. Dalam hal ini, mahasiswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis, keterampilan riset dan pengumpulan data, keterampilan komunikasi verbal dan nonverbal, kemampuan kerja sama dan kepemimpinan, serta keterampilan digital dan literasi teknologi. Selain itu, penting juga memiliki keterampilan antarbudaya, emosional, spiritual, pemecahan masalah, dan inovasi. Dengan memperoleh keterampilan-keterampilan tersebut, mahasiswa akan lebih siap dan mampu menghadapi tantangan dan perubahan di era globalisasi dan teknologi informasi yang semakin maju. Acuan pada identitas bangsa Indonesia dengan memperhatikan perbedaan dan persamaan budaya dan bahasa serta memahami sejarah dan filosofi bangsa, dapat menciptakan kebanggaan dan rasa cinta pada tanah air. Mahasiswa diharapkan menjadi pelaku perubahan dan mampu berkontribusi dalam membangun identitas nasional dan bahasa Indonesia yang kuat dan relevan di era yang semakin kompleks ini. Melalui pengkajian identitas nasional dan bahasa Indonesia abad 21, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan kepekaan terhadap perkembangan global yang semakin pesat dan memahami pentingnya kerja sama antarbangsa dalam membangun identitas nasional yang berkarakter.
Kajian Konstitusi di Indonesia: Kembali pada UUD 1945 Asli atau Tetap dalam UUD NRI 1945 di Abad 21 Gunawan Santoso; Aim Abdul Karim; Bunyamin Maftuh; Sapriya; Ma'mun Murod
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya perlindungan hukum yang memadai bagi masyarakat di Indonesia, ketidakadilan Sosial, dan masih adanya ketimpangan sosial dan ekonomi antara wilayah dan golongan masyarakat, yang mengakibatkan ketidakadilan dalam distribusi sumber daya dan jasa serta kesejahteraan masyarakat, dan terbatasnya Hak Asasi Manusia. Metode penelitiannya kualitatif deskriptif, yang biasa digunakan dalam penelitian konstitusi meliputi: Studi literatur,Analisis dokumen, melakukan diskusi kepada para ahli dan pelaku politik yang terkait dan selanjutnya melakukan Analisis isi. Hasil telaah singkatnya yaitu Kajian Konstitusi di Indonesia menjadi sangat penting dalam memahami dasar hukum dan politik negara Indonesia. Mahasiswa Kajian Konstitusi harus memiliki keterampilan abad 21 seperti pemahaman tentang konsep-konsep dasar dalam konstitusi, kemampuan untuk menganalisis isu-isu yang berkaitan dengan konstitusi, kemampuan untuk mengidentifikasi kelemahan dalam dokumen konstitusi dan kemampuan untuk mengusulkan perubahan yang diperlukan demi kemajuan negara Indonesia. Dalam kontroversi memilih kembali pada UUD 1945 Asli atau tetap dalam UUD NRI 1945, penting bagi kita untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang dokumen konstitusi dan isu-isu yang terkait dengannya serta kemampuan untuk berpikir kritis untuk mempertimbangkan argumentasi setiap pihak. Penting bagi kita untuk menerapkan dan menjalankan UUD yang saat ini berlaku sesuai dengan semangat dan kaidah yang terkandung di dalamnya demi kemajuan negara Indonesia. Kata kunci: Konstitusi di Indonesia; UUD 1945 Asli, UUD NRI 1945, Abad 21.
Kajian Dinamika Demokrasi di Indonesia untuk Menjadi Tokoh Pahlawan Daerah dan Nasional RI Abad 21 Gunawan Santoso; Aim Abdul Karim; Bunyamin Maftuh; Sapriya; Ma'mun Murod
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa tokoh dan masyarakat memiliki keresahan terkait dengan perkembangan demokrasi di Indonesia dan keterlibatan tokoh pahlawan dalam mendorong perbaikan sistem demokrasi di Indonesia. Metode penelitiannya kualitatif deskriptif, yang biasa digunakan dalam penelitian meliputi: Studi literatur,Analisis dokumen, melakukan diskusi kepada para ahli dan pelaku yang terkait dan selanjutnya melakukan Analisis isi. Hasil telaahnya yaitu; Kajian Dinamika Demokrasi di Indonesia adalah sebuah studi tentang perjalanan demokrasi di Indonesia dalam menghadapi tantangan dan perubahan di abad 21. Studi ini menunjukkan bagaimana proses demokrasi telah mempengaruhi perkembangan sosial, politik, dan ekonomi Indonesia pada masa kini dan dapat memberikan implikasi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di masa depan. Salah satu implikasi dari dinamika demokrasi di Indonesia adalah munculnya tokoh-tokoh pahlawan daerah dan nasional yang melalui perjuangan, komitmen, dan konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda Indonesia di abad 21. Penelitian ini akan menguraikan profil serta jejak perjuangan tokoh-tokoh pahlawan daerah dan nasional RI abad 21 melalui berbagai sumber data yang akurat dan reliabel. Selain itu, penelitian ini juga akan membahas tentang dampak dari perjuangan dan kiprah tokoh-tokoh pahlawan daerah dan nasional RI abad 21 terhadap demokrasi di Indonesia, khususnya dalam menjaga keberlangsungan dan konsolidasi demokrasi.
Kajian Penegakan Hukum di Indonesia untuk Membentuk Perdamian dalam Bhinneka Tunggal Ika Indonesia Abad 21 Gunawan Santoso; Aim Abdul Karim; Bunyamin Maftuh; Sapriya; Ma'mun Murod
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak ketidakadilan, terjadinya diskriminasi, maupun intoleransi yang dapat merusak kerukunan dan perdamaian yang ada. Masih banyaknya praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh para pejabat pemerintah dan aparat penegak hukum. Metode penelitiannya kualitatif deskriptif, yang biasa digunakan dalam penelitian meliputi: Studi literatur,Analisis dokumen, melakukan diskusi kepada para ahli dan pelaku yang terkait dan selanjutnya melakukan Analisis isi. Hasil telaahnya yaitu; kajian penegakan hukum di Indonesia merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga perdamaian dan keamanan di masyarakat. Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika Indonesia abad 21, diperlukan upaya penegakan hukum yang efektif dan transparan, serta menerapkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam setiap kebijakan dan tindakan penegakan hukum. Dalam kajian ini, disimpulkan bahwa kolaborasi antar lembaga hukum dan masyarakat, serta penggunaan teknologi dan inovasi, menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas penegakan hukum. Selain itu, aparat penegak hukum juga harus memiliki kemampuan dan keterampilan abad 21 yang diperlukan, seperti kemampuan berpikir kritis, memanfaatkan teknologi, serta memahami nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dan masalah-masalah sosial dan kultural di masyarakat. Diharapkan dapat terwujud penegakan hukum yang efektif dan berkeadilan, serta menciptakan keadaan perdamaian dan keamanan di Indonesia abad 21. Dalam kajian penegakan hukum di Indonesia, ditemukan bahwa pentingnya memperkuat pemahaman dan kesadaran hukum di kalangan masyarakat, khususnya tentang nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dan penerapannya dalam penegakan hukum.
Kajian Ketahanan Nasional melalui Geopolitik dan Geostrategi Indonesia Abad 21 Gunawan Santoso; Aim Abdul Karim; Bunyamin Maftuh; Sapriya; Ma'mun Murod
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kondisi global yang cepat membuat situasi menjadi tidak stabil dan mempengaruhi ketahanan nasional. Metode penelitiannya deskriptif kualitatif, metode penelitian yang digunakan adalah gabungan antara studi literatur, wawancara, dan analisis kualitatif. Hasil telaahnya yaitu Kajian ketahanan nasional melalui geopolitik dan geostrategi Indonesia pada abad ke-21 menjadi topik penting dalam menghadapi tantangan dan perubahan yang terus berkembang di dunia global. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia harus mampu mengelola wilayahnya dengan strategi geostrategi yang tepat agar mampu menangani ancaman baik dari dalam maupun dari luar. Selain itu, geopolitik dan geostrategi juga menjadi faktor penting dalam pembangunan nasional dan hubungan internasional. Dalam menghadapi tantangan abad 21, Indonesia harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika global dan membangun strategi ketahanan nasional yang terintegrasi. Kajian ketahanan nasional melalui geopolitik dan geostrategi Indonesia pada abad ke-21 menjadi topik yang sangat penting dalam menghadapi tantangan dan perubahan global yang terus berkembang. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia harus mampu mengelola wilayahnya dengan strategi geostrategi yang tepat agar mampu menangani ancaman baik dari dalam maupun dari luar. Selain itu, geopolitik dan geostrategi juga menjadi faktor penting dalam pembangunan nasional dan hubungan internasional. Dalam menghadapi tantangan abad 21, Indonesia harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika global dan membangun strategi ketahanan nasional yang terintegrasi dan holistik.
Co-Authors 29Neneng Aan Supiati Aan Supiati Aat Nurhayati Aay Aisiyah Abdillah Abdul Aziz Abdul Aziz Hatapayo Abdul Aziz Hatapayo Abih Gumelar Acep Achda Fitriah Ade Surya Erofiana Adelia Angelia Gultom Adelia Septa Kusuma Adellia Rosita Aulia Adhisty septia hidayat Adilah Syafiyah Adilah Syafiyah Ramadhani Adilla Cahya Yuniar adilla cahya yuniar adinda Adinda Herlia Putri adinda putri darmanto Adinda Putri Darmanto Adinda Rizkyta Dinda adit kurniyawan Ageng Puji Pangestu Agitha Rizky Aldiansyah Agung Purwanto Agung purwanto Agus Purwanto Agus Suradika Agus Suradika Agus Suradika Agustina Ahmad Azhar azhar Ahmad Fadly Ahmad Fikrie Azmi Ahmad Japar Sodik Ahmad Muzakki Ahmad Muzaqi Zaqi Ahmad Razan Ahmad Suryadi Ahmad Susanto Ahmad Suyudi Ahmad Suyudi Ahmad Syamsuadi Ahmad Syariuddin Ahmad Yani Aida Sumardi Aim Abdul Karim Aim Abdulkarim aisyah tania amanda Ajmah Najibah Akhyumita Dea Suminar Alfi Fadliya Putri Mahya alfi fadliya putri mahya alfi Alia Zulfa Ramadanti Alia Zulfa Ramadanti Alia Alika Atha Amani Allya Azizatul Fadhilah Almaira Putri Almaira Putri Almirah Nur Sakiinah Almirah nur sakiinah mira Alustri Darmawati Alvira Prasasti Vira Alya Nurul Aeny Alya Amalia Ambo Tuo Amril Ananda Nur Aulia Ananda Nur Aulia Andi Afif Alwajih Andi Sukri Adam Angela Alya Rachman Rachman Anita Bosawer Annis Fitria Annisa Damayanti Annisa Qotrunnada Sofyana Hamzah Annisa Tsamratul Fuadah Annisah Nabilah Ari Metalin Eka Puspita Ari Metalin Ika Puspita Ari Metalin Ika Puspita Arif Aprilia Kartini Arif Aziz Firmansyah Arifin Djati Arsyadina Trishna Marsella Asep Hendrayana Astari Zahra Aulia Safira Septiana Aulia Sartika Aura Wijayanti ayu dwi ayu dwi zam zam khumairo Ayu Metalin Ika Puspita Santoso Ayu Yuniar Anggo Ayub Gunawan Ayub Gunawan Gunawan Azmi Ramadhania Azmi Ramadhania Azra Alya Sakinah Baiq Dina Erika Wardiningtias Baqiyatul Fakhmi Bobi Erno Rusadi Bunga Seftya Nur Indah Bunyamin Maftuh Chantika Mukti Ardi Cholichul Hadi Dadi Mulyadi Nugraha Darmita Wuriani Dea Permata Dela safitri Desi Rahmayani Ihsan Nulfadli Desi Rahmayani Nurul Aifha Desiana Duwith Destira Ayu Permana Deswita Kartika Devi Marlita Anggraini Dewi Puji Lestari Dewi Puji Lestari Dewi Dewiana Novitasari Dhilla Adhika Prawesti Diana Septyawati Difa Rafidatul Aisy Dina Dwi Fatmawati Dina dina ichsanurrahmah Dina Ichsanurrahmah Dinda Apriliyani Dinda Khomsaini Syawhas Dinda Putri Kamilah Esih Sukaesih Dira Lestari Dita Putri Agustiyarini Dwi Ajeng Prasasti Dwi Fitriani Dwi Meliyana Dwi Susanti Eddy Irsan Siregar Edi Kusnaedi Edi Ribowo Edi Ribowo eka bella anindia Eka Puteri Ramadhanti Eka Septi Hartiyani Eka Sunarsih Elfirza Elva Susanti Erik Kurniawan Eta Yunilestari Etik Murtini Eva Monalisa Vebri Kusuma Eva Monalisa Vebry Kusuma Fadlian Rafa Prawira Faisal Aljundi Faiz Muharrom Falikah Hayatun Nufus Farah Addina Syafa Farcham Mulloh farcham muloh Farrasya Zubaer Fatharani Zahrah Fatimah Febiansyah Febri Prihatin Febri Prihatin Ferdinal Lafendry Ferdy Eka Putra Fikri Nurfajri Filosophia Azzahra Filosophia Azzahra Azzahra Finna Fidyah Ramadhani Firly Audia Futeri Firna Afifatun Nuha Mahruroji Fitri Awaliyah Fitri Yati Fitria Wulansari Fitriani Rumelan Frischa Amalia Imanda Ghaitsa Geifira Ghaitsa Geifira Sofa Gunawan Wibisono habiba maruapey Hadi Haryanto Haevina Aulia Rizqy hafaz fazlur hafazfazlur Haikal Azrasabiy Hajar Hamidah Hajirah Halimah Hana Nurhasanah Hani Alifa Muhammad Mansyur Hanif Fadli Yanuar Hanif Fadli Yanuar Hanif Padli Yanuar Hanifah Adibah Rahmah Hany Aulia Syahada Syahada Hendra Setyawan Henni Mikawati herdhianto galuh saputro galuh Hermawan, Cecep Maman Hidriana Hidriana Hilda Dwi Cahyani Hilda Novianti Hilmiyatu Zahra Hilwa Hidayah Assaadih Hodijah safitri ida royana Iftiyah Safitri Iim Abdul Karim Iin Ikhsan Muhamad Mudjenan Ikhwatul Mujahadah Imam Muhtadin Imam Wahyudin imam wahyudin wahyu Imas Yulistia Imelda Miftahul Syarof Inah Inayah Adhani Khoirroni Indah Cicilia Inrayani Inrayani Intan Arsyah Utami Bitan Intan Khairasyani Intan Maharani Intan Nisrina Kamilah Intan Nisrina Kamilah Intan Trisila  Iran Purnawan Irega Gelly Gera Irham Mahfud Irhamni Irhamni Irmi Yunika Irsyam Fajar Attaulah Irsyam Fajar Attaulloh Irsyam Ismah Ismalia Eka Ismiatul Hasanah Istibsarotul Amalia Iswadi Ishak Alwi Iswan Iswan Ivan Mahdavikia Iwan Syah Jalinus Jarmi Jarmi Jelita Ayu Melani Jelita Ayu Melani Jernih Wati Zai jihan alifah hind jihan Jodi Wahyudi Jodi Wahyudi Joko Pramono Joswin Simaremare Juani Prianti Juriah Juryati Kania Novaliani Ahmad ibrahim Karsono Kasno Kayla Syifa Syabilla Keysa Najmi Salma Herdani Keysa Najmi Salma Herdani Klara Iswara Sukmawati Kunto Wijaya kurniawan - Kuswantoro La Dauwi Laila Ningtyas Laila Nurhidayah Larasati Ramadhana Lathifah Wahyu Rahmadhani Lativa Qurrotaini Lestari, Mas roro Diah Wahyu Lilis Handayani Lilis Handayani N Riyanti Lilis Handayani N. Listari Widodo Liya Pransiska Liya Pransiska Lutfi Lutfia Gunarsih M. Ripan Jamil Maghrifa Kafka Razaqa Kafka Majenih Mamun Murod Mansyur Hidayat Mardiani Marfa Azzahra Tyara Latifa Mariska Dwi Amanda Marselina Consita Bete Fahik Marsidi Marsiyah MARTINI Marwiyatul Atfal Marwiyatul Atfal Masduki Asbari Masduki Asbari Masngud kudori Matlahu Chahyadi Maulida Lia Rahmah Maya Zahra Aulia Ma’mun Murod Mei Riska Indriana Meilanta Rantina Meizir Akhmadi Akhmadi Melanie Dwi Metha Abidah Ardelia Milda Nur Risma Abdah Mira Mariani Mochamad Fikri Baihaqi Mochammad Ja’far Sodiq Mohammad Syaifuddin Mohammed El-Abid Muhamad Afriza Aprilian Muhamad Chairudin Muhamad Fauzan Muhamad Sofian Hadi Muhamad Sugiono Muhammad Dava dava Muhammad Fadli Maulana Maulana Muhammad Guntur Muhammad Guntur Himawan Muhammad Lutfi Hasan Muhammad Nuur Fauzaan Muhammad Raihan Muhammad Raihan Raihan Muhammad Rifai Ramadhani Muhammad Saddam Fahrezi Muhammad Usman Munawar Mutiara Wijayanti Nabila Febiyanti Nabila Hapsari Nabila nabilah chairunisah nabilahmaya nabilla kairunisa Nada Hurriyah Nadia Dewi Firdaus Nadisya Rachelia Hatta Nadya Amelia Putri Firman Naila Fairuza Fairuza Nanik Natiqotul Istiqomah Natiqotul Istiqomah Naufal Naura Ghazia Apriatna Naura Izzah Mustika Nia Octavia Rachmadani Nidar Yusuf Nifin Abdullah Al Jabri Nisa Destiana Nisa Niswah Zahrotul Jannah Noer Adila Azzahra Nova Aulia Choerunnisa Novi Mega Lestari Novia Azzahra Nugraha, Dadi Mulyadi Nur Asiah Nur Avifah Dwi Apriliani Nur Halimah Nur Indah Hermayanti Nur Kholifah Alviana Nur Laili Nur Pangesti Utami Putri Nur Wahidah Nuraini indah putri Nurfajriyanti Nurlela Warwey Nursafa Azzahra Safa Azzahra Nursalim Nurul Dwi Tsoraya Nurwahidah OKTA ROSFIANI Pingkan Setia Handayani Prasetya, Agus Prizka Ade Aulia Purwati Wulandari Putri Adelia Putri Ayu Romadhotin Putri Nur Ainni Putri Rizky Apriani Putri Sa'adah Rachmania Naura Adysti Rachmawati Fauziyatul Putri Radita Ayudya Rafi Arvansyah Rafli Firdaus Rafli Mochammad Rafli Firdaus Rafzan Rahmaleli Sakinah Rahmaleli sakinah Rahman Rahman Rajab Rahmita Nurul Muthmainnah Raihan Arsyad Firdausy Asbari Raihan Qodri Raisyal Fiqri Perdana Sasmita Rd. Heri Solehudin Resinta karimah Resti Nuraeni restu lestari lestari Restu M Hasbylah Retno Primantiko Retno Primantiko Rida Wulandari Ridho Salyo Ridwan toro Rifda Choirunnisa Rika Okta Muthmainnah Rikky Erlangga Ramadhan Rivaldy Hermansyah Rizka Amalia Bintang Rizka Aulia Rizki Makhfud Nur’ atsani Rizky Budi Prasetyo Rizky Meilia Junsap Roni Patinasarani Ronius Pirade Rosa Nilla Nurjannah Roudlotul Jannah Sabilah Amelia safira aulia adisti Safira Az Zahra Safira Az Zahra Safira Az Zahra Sakha Dzikrullah Salamah Hujaimah Salismiati Ghozali Salma Putri Amanda Salma Sabika salma sabika salma Salwa Azzahrah Salwa Azzahrah Sapriya Sari Lenita Christi Sasa Fiolanisa Sasa Fiolanisa Sasa Satiya Fadil Mahesa Satiya Fadil Mahesa Fadil septi aulia fadli Setiawati setiyaningsih, dewi Shafira Nurul Shara Ayu Pramitha Shayla Ayuningtias Sheila Anindita Sheila Martasya Shella Meiliza Shella Meiliza Satar Shella Meiliza Sri Wartati Shinta Listiani Shofi Nisrina Amani Silma Kafia Elsaif Silvi Lestari Silvia Silvia Damayanti Sinta Ayu Siska Kusumawardani Siti Aminah Saing Siti Aminah Saing Siti Barkah Siti Juriyatun Toyibah Siti Maisaroh Siti Nur Kharunissa Siti Rohanah Siti Tasniah Herniati Siti ‘Aisah Sodikin Sodikin Sodikin Solehun Sonia Firnanda Supatmi Sri Imawati Sri Imawati Sri Immawati Sri Sunarti Sri Utami Srianah Sriyanti Rahmatunisa Supadmi Supatmi Supry Hariyanti Suratno Suryadi Nomi Susilahati Susilahati Sutini Suwardono Suwardono Syahira Shinta Hanjani Syahira Shinta Hanjani Hendro Mustofa Syarifah Nur Aini Syifa Galih Syifa Maghfira Azzahra Tantri Wenny Sitanggang Tato Saputro Tevian Edi Candra Tia Artika Mul'aini Tiara Fitri Nalindra Alia Choirunnisa Tiara Nur sabila Titin Sujanah Tri Atiiqoh Agus Salim tri endang Tri Laksono Tri Ulan Dari Tri Wahyuningtias Tugiman Tuti Lestari Tuti Lestari Tya Ayu Erianti Ulfiatul Muizzah Unik Setianingsih valia niswa dzahrotudina Vera Dwi Apriliani Vera Dwi Apriliani Acep Virda Nurlita Vita Alawiyah Wawan Widiyasari, Ririn Winarsih winarsih winarsih WINATA, WIDIA Wisnu Winata wisra linda Yayuk Purwati Yoga Aditia Ragil Yosea Bagus Armando Yusrina Nadiya Zahira Zahra Syafitri Atmadja Zahra Tsaniyatun Naafi'i Jamiil Jamiil Zahrah Rizka Wulandari Zahratul Aini Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyah Zahrotul Fitriyyyah Zahro Zen Zen, Muhammad ‘Aisyah Naurah Salsabila