Claim Missing Document
Check
Articles

Relationship between maternal knowledge and compliance with measles-rubella immunization Maryati; Salmarini, Desilestia Dwi; Darsono, Putri Vidiasari; Kusvitasari, Hairiana
Health Sciences International Journal Vol. 3 No. 1: February 2025
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v3i1.48

Abstract

Background: Measles and Rubella  are significant health threats to children, which can be prevented through immunization. Despite the availability of the Measles-Rubella (MR) vaccine, its coverage remains insufficient. Lack of maternal knowledge is a major factor contributing to non-compliance with the vaccination schedule. Objective: This study aims to assess the relationship between maternal knowledge and compliance with MR immunization for children under two years old. Method: A quantitative study with a descriptive analysis was conducted, involving 34 mothers with children aged 24-36 months at Long Kali Community Health Center. The total sampling method was used, and data were collected through a validated Guttman-scale questionnaire. Chi-square tests were employed to analyze the relationship between maternal knowledge and immunization compliance. Result: The study found that a significant proportion of mothers had poor knowledge (55.9%) about MR immunization. Furthermore, 70.6% of mothers were non-compliant with the MR immunization schedule. A significant association was identified between maternal knowledge and immunization compliance (p < 0.05). Conclusion: Maternal knowledge significantly influences compliance with the MR immunization schedule. Efforts to increase awareness and understanding of MR immunization are crucial to improve vaccine uptake and protect children from preventable diseases.
Effectiveness of consuming dates in increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia Nurdin, Nur Aini; Meldawati; Mariana, Frani; Darsono, Putri Vidiasari
Health Sciences International Journal Vol. 3 No. 1: February 2025
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v3i1.57

Abstract

Background: Anemia in pregnancy is a major global health issue, affecting maternal and fetal outcomes. It is often caused by iron deficiency due to increased physiological demands and inadequate nutritional intake. Dietary interventions, including consuming dates (Phoenix dactylifera), are gaining attention as complementary strategies to address this issue. Objective: This study aimed to evaluate the effectiveness of consuming dates in improving hemoglobin levels among pregnant women with anemia. Method: A quasi-experimental study with a one-group pre-test and post-test design was conducted. Twenty-two anemic pregnant women from the Tanjung Aru Public Health Center participated, consuming seven tamr dates (approximately 100 g) daily for 14 days. Hemoglobin levels were measured pre- and post-intervention using the Point of Care Testing (POCT) method. Data were analyzed using paired t-tests to determine statistical significance. Results: Before the intervention, 68.2% of participants had mild anemia, and 31.8% had moderate anemia, with no cases of normal hemoglobin levels. Post-intervention, 45.4% of participants achieved normal hemoglobin levels, while cases of mild and moderate anemia decreased to 36.4% and 18.2%, respectively. The mean hemoglobin level increased significantly from 13.81 g/dL pre-intervention to 14.62 g/dL post-intervention (p = 0.013). Conclusion: Consuming dates effectively improved hemoglobin levels in pregnant women with anemia, offering a promising, culturally appropriate dietary intervention. Further research with larger populations is recommended to validate these findings and explore long-term outcomes.
Aktivitas Antibakteri dari Bakteri Tanah Gambut Terhadap Salmonella typhi: Antibacterial activity of peat soil bacteria against Salmonella typhi Yulianingsih, Devi; Mahdiyah, Dede; Tumanggor, Agustina Hotma Uli; Darsono , Putri Vidiasari
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10535

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit demam akut yang disebabkan bakteri Salmonella Enterica khususnya turunannya Salmonella typhi. Demam tifoid menjadi penyebab angka modibilitas dan mortalitas pada banyak negara. Terapi yang digunakan pada demam tifoid adalah antibiotik kloramfenikol, akan tetapi saat ini banyak terjadi resistensi terhadap antibiotik. Tanah gambut merupakan tanah yang kaya akan bahan organik yang berasal dari tanaman yang membusuk kemudian terdekomposisi di dalam tanah. Potensi tanah gambut yang dapat dimanfaatkan misalnya senyawa metabolit sekunder yang memungkinkan memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri tanah gambut yang berpotensi sebagai antibakteri dan menguji aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan tanah gambut yang diproses dengan cara isolasi bakteri kemudian dilanjutkan dengan skrining aktivitas antibakteri, uji konsentrasi hambat minimum dan konsentrasi bunuh minimum. Hasil penelitian terdapat 7 isolat bakteri tanah gambut yang berhasil diisolasi. Semua isolat tanah gambut termasuk jenis bakteri gram positif dan berbentuk batang. Supernatan bakteri tanah gambut memiliki aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi dengan zona hambat 20, 91 mm dan 26,93 mm serta memiliki KHM pada konsentrasi 12,5% dan KBM 25% terhadap Salmonella typhi. Hasil statistik terdapat perbedaan bermakna dengan nilai p value 0,021 pada Kruskal-Wallis Test dan 0,025 pada Mann Rhitney Test.
Pengurangan Intensitas Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester 3 Di Puskesmas Beruntung Raya Izzatul Afifah; Meldawati; Putri Vidiasari Darsono; Frani Mariana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.568

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung pada ibu hamil trimester 3 merupakan keluhan umum akibat perubahan postur tubuh. Relaksasi napas dalam adalah salah satu asuhan kebidanan di mana bidan mengajarkan teknik menarik napas perlahan, menahan inspirasi, lalu menghembuskan secara pelan. Teknik ini dapat meningkatkan oksigenasi, melancarkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, menurunkan aktivitas saraf simpatis, dan meningkatkan endorfin sebagai analgesik alami. Jika tidak ditangani, nyeri punggung dapat berdampak pada mobilitas, aktivitas sehari-hari, dan perawatan anak. Tujuan: Mengetahui pengaruh relaksasi napas terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester 3. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Sampel 20 responden dipilih dengan teknik quota sampling. Analisis menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil: Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri sedang (4–6) sebanyak 11 orang (55%). Setelah intervensi, mayoritas mengalami nyeri ringan (1–3) sebanyak 10 orang (50%), dan nyeri sedang (4–6) sebanyak 10 orang (50%). Uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (<0,05), yang artinya ada pengaruh relaksasi napas dalam terhadap pengurangan intensitas nyeri punggung. Kesimpulan: Relaksasi napas berpengaruh signifikan dalam mengurangi intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester 3. Disarankan semua tenaga medis menerapkan teknik ini sebagai intervensi nonfarmakologis.
KESEHATAN MENTAL IBU PASCA ABORTUS DI RUANG VK BERSALIN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PANGERAN JAYA SUMITRA KOTABARU Rahmadhalena, Ade; Sismeri Dona; Putri Vidiasari
Midwifery And Complementary Care Vol 2 No 2 (2023): Midwifery and Complementary Care
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/mcc.v2i2.380

Abstract

Background:Mental health is a condition in which an individual is free from all symptoms of mental disorders. The psychological state of women during pregnancy who experience abortion can be traumatic, often resulting in anxiety, emotional disturbances, and depression. About 50% of women experience psychological disorders within weeks to months following an abortion. Objective:To identify the mental health condition of mothers after experiencing abortion. Method:This is a descriptive qualitative study with frequency distribution. Sampling was conducted using purposive sampling technique, and the research instrument used was a questionnaire. Results:The results showed that 12 out of 13 respondents reported experiencing mental health disturbances after abortion, with suspected depression being the most prevalent (92%). Other reported conditions included self-harm tendencies (8%), anxiety (8%), and psychosis (8%). The most common symptoms were sadness/depressed mood, followed by lack of interest or pleasure in enjoyable activities, sleep disturbances, and feelings of fatigue, digestive issues, headaches, or other prolonged physical complaints. Among the 13 respondents, the timing of abortion varied (7 respondents were 1–2 days post-abortion, and 6 respondents were 2–3 weeks post-abortion), resulting in varied psychological symptoms and recovery periods. Conclusion:The mental health condition of mothers post-abortion in the maternity ward of Pangeran Jaya Sumitra Regional Hospital, Kotabaru, is categorized as disturbed mental health, predominantly depression. This condition requires support not only from medical professionals but also the involvement of husbands, families, and the surrounding environment in efforts to prevent mental health disorders. Keywords: Mental Health, Psychological, Abortion
FAKTOR -FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PELAIHARI KABUPATEN TANAH LAUT virgianti, risa; Dewi Iswandari, Novita; Vidiasari Darsono, Putri; Lestari, Yayuk Puji
Midwifery And Complementary Care Vol 3 No 2 (2024): Midwifery and Complementary Care
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/mcc.v3i2.472

Abstract

Background: Puskesmas as one of the health service facilities has a strategic role in efforts to improve the degree of public health at large. The main role of Puskesmas is to provide quality services to individuals, families, groups and communities to achieve maximum health status. Purpose: Knowing the factors that affect the visit of pregnant women in the working area of the Pelaihari Health Center, Tanah Laut Regency. Methods: Type of quantitative research with a crosssectional approach. Sample of 68 pregnant women. The sampling technique uses accidental sampling. The instrument used univariate and bivariate Chi-square analyzed questionnaires. Result: Univariate results of maternal age 98.5% of the non-risk category, low category education as much as 61.8%, remote home category 52.9%, the most knowledge of the less category is 54.4%, and the husband category supports 75%. The results of the study statistically factor age (p value 0.324) was not related to visits of pregnant women, education (p value 0.007) was related to visits of pregnant women, distance from home (p value 0.799) was not related to visits of pregnant women. Knowledge (p value 0.615) is not related to visits by pregnant women, and husband support (p value 0.385) is not related to visits by pregnant women in the Working Area of Pelaihari Health Center. Conclusion: Factors that are not related to pregnant women's visits are age, home distance, knowledge and husband support. While the related factor is the mother's education. So that health workers can innovate by means of education to adjust maternal education. Keywords: Husband Support, Home Distance, Education, Knowledge, Age.
Application Of Feeding Rules And Tui Na Massage To Overcome Eating Difficulties In Toddlers Yuliana, Fitri; Rahmah, Elfa Olivia; Darsono, Putri Vidiasari; Kusvitasari, Hairiana
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 8 (2025): Volume 11 Nomor 8 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i8.20950

Abstract

Background: Decreased appetite or difficulty eating in toddlers can have an impact on the growth and development stages because during this period nutrition is very much needed for daily activities. Symptoms of difficulty eating can occur in around 60.3% of toddlers aged 2-3 years so that to overcome this problem, structured eating rules are needed so that parents have guidance in feeding their children, in addition toddlers also need to get touch in the form of massage to facilitate digestion and blood circulation so that appetite increases and nutrient absorption in the body becomes more optimal.Objective: Analyzing the application of feeding rules and tui na massage to eating difficulties in toddlers aged 2-3 years.Methods: This type of research is Pre-experimental with a one group pretest posttest design, the target of this research is 15 toddlers who have difficulty eating, the instruments used are questionnaires and checklists, then the data is analyzed using the Wilcoxon test.Signed Rank Test.Results: The nutritional status of toddlers who experience eating difficulties is on average in the normal category (80%), the application of feeding rules and tui na massage has a significant effect on reducing eating difficulties in toddlers with test resultsWilcoxon Signed Rank Testobtained a Sig. value (2-tailed) of 0.001 which is smaller than 0.05, after being given treatment, eating difficulties in toddlers decreased by 80%.Conclusion: Based on the research results, it can be concluded that the combination of optimal application of feeding rules by parents and tui na massage can be used as an alternative solution in overcoming eating difficulties in toddlers, because toddlers' meal schedules become more structured, helping to train proper eating regulation and helping toddlers become more relaxed and sleep better. Keywords: Difficulty Eating, Feeding Rules, Tui Na Massage  ABSTRAK : PENERAPAN FEEDING RULES DAN PIJAT TUI NA UNTUK MENGATASI KESULITAN MAKAN PADA BALITA Latar Belakang: Penurunan nafsu makan atau kesulitan makan pada balita dapat berdampak pada tahapan tumbuh kembang karena pada periode tersebut nutrisi sangat diperlukan untuk aktivitas sehari-hari. Gejala kesulitan makan dapat terjadi sekitar 60,3% pada balita usia 2 – 3 tahun sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu aturan makan terstruktur agar orangtua memiliki panduan dalam memberikan makan pada anak, selain itu balita juga perlu mendapatkan sentuhan dalam bentuk pijat agar memperlancar pencernaan dan peredaran darah agar nafsu makan meningkat dan serapan nutrisi dalam tubuh menjadi lebih optimal.Tujuan: Menganalisis penerapan feeding rules dan pijat tui na terhadap kesulitan makan pada balita usia 2-3 tahun.Metode: Jenis penelitian ini adalah Pre-experimental dengan rancangan one group pretest posttest, sasaran penelitian ini yaitu balita yang mengalami kesulitan makan sebanyak 15 orang, instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan daftar tilik, kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil: Status gizi balita yang mengalami kesulitan makan rata-rata dalam kategori normal (80%), penerapan feeding rules dan pijat tui na berpengaruh signifikan terhadap penurunan kesulitan makan pada balita dengan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05, setelah diberikan perlakuan kesulitan makan pada balita mengalami penurunan sebesar 80%.Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi penerapan feeding rules oleh orangtua secara optimal dan pijat tui na dapat dijadikan sebagai alternatif solusi dalam mengatasi kesulitan makan pada balita, karena jadwal makan balita menjadi lebih terstruktur, membantu melatih regulasi makan yang tepat dan membantu balita menjadi lebih rileks, serta tidur lebih nyenyak. Kata Kunci: Feeding Rules, Kesulitan Makan, Pijat Tui Na 
Formulasi Hair Tonic Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Dan Aktivitas Antioksidan Rahmawati, Siti; Audina, Mia; Vidiasari Darsono, Putri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerontokan dapat terjadi akibat paparan sinar matahari seperti radikal bebas. Radikal bebas dapat diatasi dengan antioksidan. Bunga telang memiliki kandungan antioksidan. Sehingga ekstrak bunga telang dibuat menjadi sediaan hair tonic. Hair tonic merupakan produk perawatan yang digunakan untuk mengatasi rambut rontok. Mengetahui perbedaan evaluasi dan kandungan antioksidan hair tonic pada variasi konsentrasi 5%,10% dan 15%. Pada penelitian ini dilakukan menggunakan jenis experimental dengan dengan one group post-test only yang bertujuan untuk membandingkan variasi konsentrasi sediaan hair tonic ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.). Terdapat perbedaan evaluasi fisik pada tiap sediaan hair tonic dengan variasi konsentrasi 5%,10% dan 15%. Dan terdapat perbedaan kandungan antioksidan pada sediaan hair tonic dengan variasi konsentrasi variasi 5%,10% dan 15%. Pada sediaan hair tonic ekstrak bunga telang didapatlan hasil bahwa evaluasi dan kandungan antioksidan pada variasi konsentrasi 5%,10% dan 15% tidak memiliki perbedaan yang signifikan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen Dalam Pengambilan Keputusan Penggunaan Produk Suplemen Penambah Berat Badan di Banjarmasin Timur Estyqomah, Estyqomah; Melviani, Melviani; Vidiasari Darsono, Putri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fase remaja pada perkembangan fisik, mental, emosional dan sosial paling tinggi. Pada masa ini remaja menjadi lebih memperhatikan penampilan dirinya, terutama dengan bentuk tubuh yang dimiliki. Remaja rentan terpengaruh oleh penggambaran media tentang bentuk tubuh yang ideal. Usaha yang paling umum dilakukan para remaja untuk mencapai bentuk tubuh idaman mereka adalah dengan berolahraga dan mengkonsumsi suplemen. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan menggunakan suplemen penambah berat badan diantaranya adalah faktor budaya, faktor stosial, faktor pribadi dan faktor psikologis. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pengambilan keputusan penggunaan produk suplemen penambah berat badan di Banjarmasin Timur. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan menggunakan studi cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dimana responden yang dipilih berdasarkan kriteria. Sampel yang digunakan sebanyak 100 orang. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Pemurus Luar pada Bulan Juni 2023. Responden yang menggunakan suplemen penambah berat badan dalam satu bulan terakhir memiliki pengetahuan baik sebanyak 34%, pengetahuan cukup sebanyak 1%. Sedangkan responden yang tidak menggunakan suplemen penambah berat badan sebagian besar memiliki pengetahuan yang cukup sebanyak 54% dan pengetahuan yang kurang sebanyak 11%. Responden yang mengetahui suplemen penambah berat badan melalui media promosi TV sebanyak 10%, melalui keluarga sebanyak 21%, melalui sosial media sebanyak 49% dan melalui brosur sebanyak 20%. Pengetahuan memiliki pengaruh terhadap pengambilan keputusan penggunaan suplemen dengan nilai p-value 0,000, sedangkan media promosi tidak memiliki pengaruh terhadap pengambilan keputusan penggunaan suplemen dengan nilai p-value 0,177.
Deteksi Dini Masalah Kesehatan Jiwa di Masyarakat Desa Paku Alam Kecamatan Sungai Tabuk Rahman, Subhannur; Al Kahfi, Rina; Herawati, Anita; Mahdiyah, Dede; Vidiasari Darsono, Putri; F. Talang, Jessica
Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : SMART SCIENTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/smartdedication.v1i1.6

Abstract

Dampak dari paska bencana banjir yang masih dirasakan oleh masyarakat Desa Paku Alam Kecamatan Sungai Tabuk masih dirasakan sampai dengan saat ini. Beberapa permasalahan kesehatan jiwa yang ditemukan dari hasil pemeriksaan deteksi dini kesehatan jiwa (SRQ 29) ditemukan sebagian besar masyarakat setempat mengalami masalah kesehatan jiwa seperti kecemasan dan depresi, sebagian kecil ada yang mengalami gejala psikotik akut dan PTSD. Pihak Desa masih belum menemukan cara ataupun solusi yang tepat yang bisa mereka gunakan untuk mengendalikan dan mencegahan masalah kesehatan jiwa yang muncul paska bencana banjir. Rasa ketakutan dan kecemasan terkadang sering muncul dari setiap warganya. Sehingga mereka merasa perlu adanya upaya yang tepat yang bisa dilakukan antara Pihak Penyedia Bantuan  dan Aparat Desa Paku Alam untuk bisa bersama-sama menanggulangi permasalahan jiwa yang mereka tidak sadari. Deteksi  dini  kesehatan  jiwa pada individu yang beresiko penting  untuk  dilakukan dalam  rangka  meningkatkan  derajat  kesehatan mental  individu  dan upaya pencegahan permasalahan kesehatan jiwa sedini mungkin. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Fokus Group Discussion (FGD) dengan memberikan edukasi, deteksi dini dan simulasi pencegahan masalahan kesehatan jiwa pen kepada Masyarakat Desa Paku Alam Kecamatan Sungai Tabuk. Jumlah Masyarakat yang dijadikan sasaran kegiatan ini berjumlah 30 orang. Secara keseluruhan hasil dari kegiatan ini didapatkan masyarakat Desa Paku Alam mengerti tentang tata cara pencegahan masalah kesehatan jiwa.
Co-Authors Achmad Jaelani Achmad Jaelani Adriana Palimbo Akik, Try Rahayu Al Kahfi, Rina Alghafiqy Harya Evan Maulana Ali Rakhman Hakim Anggrita Sari Anita Herawati, Anita Arbayanti Arbayanti Aryzki, Saftia Astuti Rizki Perdana Aulia Rahmah Aulia Rahmah Triastanti Ayin, Anisa Putri Ayu M. Barliyani, Dianti Bayu Hari Mukti Bayu Hari Mukti Dang Meka, Aderia Darini Kurniawati Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah, Dede Dewi Iswandari, Novita Dewi Pusparani Sinambela Dewi Pusparani Sinambela Dwi Salmarini, Desilestia Dwi Sogi Sri Redjeki Dyan Fitri Nugraha EKA RIA SAFITRI EKA RIA SAFITRI Elvine Ivana Kabuhung Estyqomah, Estyqomah F. Talang, Jessica Fahrianti Fahrianti Fahrianti Fahrianti, Fahrianti Fajriannor.TM, M. Fatimah Azzahra Fauzi Nurdin Fitri Yuliana Fitri Yuliana, Fitri Fitriani, Dyah Frani Mariana Friskila Friskila Gita Nurahmi Gumarus, Ellora Griselda Hairiana Kusvitasari Hairiana Kusvitasari, Hairiana Hamidah Rasyida Hastika, Febby Yulia Hesty Wulandari I Ketut Purnama Putra Ika Friscila Ilhamiyah Intan Intan Istiqamah Istiqamah Istiqamah Istiqamah, Istiqamah Istiqomah Istiqomah Izzatul Afifah Januriah Januriah Jayanti, Tri Dewi Kamalia, Hasna Karina Karina Kunti Nastiti L. Lisnawati Latifah Latifah Lestari, Yayuk Puji Lisda Handayani M Sobirin Mahdalena Mahdalena Mahmudah Mahmudah Malahayati, Siti Mariana, Frani Mariatul Janah Mariatul Janah, Mariatul Marisa Marisa Marselino, Doni Irawan Prancisco Maryati Meldawati Meldawati Meldawati Melviani Melviani Melviani Melviani Melviani, Melviani Mia Audina, Mia Mohamad Rafi Munawarah Fuaddah Mustaqimah Mustaqimah Muti’ah Nastiti, Kunti Neni Widaningsih Ngongo, Marselina Ningrum, Novalia Widiya Nita Hestiyana Noor Hasanah Noval Noval Noval Noval Noval Novalia Widiya Ningrum Novita Novita Nur Azizah Nur Hidayah Nur Syifa Nurdin, Nur Aini Paul Joae Brett Nito Pertiwi, Pransiska Cahaya Pusvita, Shela Putri Yuliantie Putri, Trias Sofia Rachman, Muhammad Rezki Rahimah, Asri Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadani Rahmadhalena, Ade Rahmah, Elfa Olivia Ramadhani, Rizki Adhie Reni Puspita Ratu Rina Al Kahfi Rina Saputri Risky Amelia Risyda Komaliya Rohama Rohama Rohama Rohama Rohama Rohama, Rohama Saftia Aryzki Saftia Aryzki Saputri, Nur Arida Satria, Romi Setia Budi Sinambela, Dewi Pusparani Sinta Dewi Sismeri Dona Sismeri Dona Sismeri Dona, Sismeri Siti Aisyiyah, Siti Siti Fatimah Siti Malahayati Siti Rahmawati Siti Sarah, Siti Sri Wahyu Vita Subhannur Rahman Subhannur Rahman, Subhannur Susanti Suhartati Suwarni Suwarni Suwarni Suwarni Tumanggor, Agustina Hotma Uli Tuti Alawiyah Vidi, Gabriella Cantika virgianti, risa Yayuk Puji Lestari Yayuk Puji Lestari Yulia Puteri Rahmida Yulianingsih, Devi Yustian, Alifira Adhany Yuwindry, Iwan Zulfa Putri Salsabila