p-Index From 2021 - 2026
12.996
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENDIDIKAN DASAR TARBIYA : Journal Education in Muslim Society JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA) Journal Of Human And Education (JAHE) Journal Research in Islamic Education Journal Evidence Of Law PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Pendidikan Transformatif Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Al-Irsyad: Journal of Education Science Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Journal of Modern Islamic Studies and Civilization Journal of Progressive Law and Legal Studies Journal of Education Method and Learning Strategy Socius: Social Sciences Research Journal Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Enigma in Education Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Journal of Innovative and Creativity kawanad Jurnal Ikhtibar Nusantara Journal of Elementary School EDUTREND: Journal of Emerging Issues and Trends in Education EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran MADAKO ELEMENTARY SCHOOL
Claim Missing Document
Check
Articles

Student-Student Interaction: Upaya Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Abad Ke-21 Peserta Didik Okta Rosfiani; Cecep Maman Hermawan; Putri Ratu Bilqis El Amini
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i3.740

Abstract

Keterampilan abad ke-21 terdiri dari keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas dan inovasi, kolaborasi, dan komunikasi yang harus dimiliki peserta didik agar mampu menghadapi tantangan masa depan. Student-student interaction merupakan strategi pembelajaran yang diharapkan memajukan pemahaman siswa dan berdampak pada kepuasan siswa. Ada kekurangan penelitian empiris untuk model pembelajaran student-student interaction dalam meningkatkan keterampilan abad ke-21 siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan keterampilan abad ke 21 pada siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumen yang dilakukan kepada partisipan guru dan siswa kelas V MI. Data dianalisis menggunakan analisis teks, dan divalidasi melalui triangulasi. Temuan menunjukkan, strategi student-student interaction dapat diadopsi untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 siswa, namun perbedaan karakteristik, latar belakang, serta kesiapan belajar siswa perlu dipertimbangan.
Hubungan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP IT Al Madany Parung Panjang Kab. Bogor Okta Rosfiani; Denia Agustina Putri; Novi Roismiati; Shafa Faizani Nurhaliza; Sabina Nur Ghofiya
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i3.743

Abstract

Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh anak setelah melalui kegiatan belajar. Belajar itu sendiri merupakan suatu proses dari seseorang yang berusaha untuk memperoleh suatu bentuk perubahan perilaku yang relatif menetap. Dalam kegiatan pembelajaran atau kegiatan instruksional, biasanya guru menetapkan tujuan belajar. Motivasi adalah adanya penggerak dalam diri sesorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi mencapai suatu tujuan tertentu. Pengertian ini bermakna jika seseorang melihat suatu manfaat dan keuntungan yang akan diperoleh, maka ia akan berusaha keras untuk mencapai tujuan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa SMPIT kelas VIII di Smpit Al Madany Parung Panjang Kab. Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis korelasional. Salah satu metode yang bertujuan untuk mencari hubungan antara dua buah variabel. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu Motivasi Belajar dan variabel terikat yaitu Hasil Belajar. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPIT dengan jumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data ini menggunakan test dan dokumen dan untuk teknik analisis data menggunakan Uji Normalitas, Homogenitas dan Hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar Bahasa Indonesia diperoleh koefisien sebesar r = 0.482 dan koefisien determinasi sebesar R = r2 = 0.010. Pengujian signifikansi terhadap korelasi rhitung 0.102 < rtabel 0.482. perhitungan ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar Bahasa Indonesia.
PERSEPSI GENERASI Z TERHADAP NILA-NILAI MODERASI BERAGAMA DARI DAKWAH MEDIA SOSIAL TIKTOK Okta Rosfiani; Vina Aulia; Muhammad Rizky Fadhillah; Hikmatussalmah Nur A'zizah; Rijal Maulana; Muhammad Ridwan Al Islami; Alfia Zahra Zamany
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i1.8861

Abstract

ABSTRACT The social media platform TikTok has become a significant medium for Islamic  preaching (dakwah), particularly among Generation Z. This quantitative study aims to analyze Generation Z's perceptions of religious moderation values conveyed through dakwah content on TikTok. Religious moderation in this study is understood as an attitude emphasizing balance, tolerance, non-violence, and harmony in religious life. The research uses a descriptive quantitative approach with a survey method. Data was collected through an online questionnaire distributed to 100 Generation Z respondents (born 1997-2012) who actively use TikTok and have been exposed to dakwah content on the platform. The results show that, in general, Generation Z's perceptions of the religious moderation values conveyed through TikTok dakwah tend to be positive. Most respondents view that the dakwah content they encounter emphasizes values of compassion, interfaith tolerance, and the rejection of radicalism. However, the findings also reveal variations in perception. On one hand, dakwah content presented creatively and in an accessible manner is considered effective in conveying messages of moderation. On the other hand, some respondents expressed skepticism regarding the depth of the material and concerns about the potential for oversimplified delivery or even the existence of dakwah content with exclusive nuances. The implication of this research is the importance for digital religious communicators to pay more attention to source credibility, depth of substance, and communication strategies that are creative yet comprehensive in spreading religious moderation values, so that the messages conveyed are not only viral but also foster a complete and balanced understanding for Generation Z. ABSTRAK Media sosial TikTok telah menjadi platform dakwah yang signifikan, terutama di kalangan Generasi Z. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis persepsi Generasi Z terhadap nilai-nilai moderasi beragama yang disampaikan melalui konten dakwah di TikTok. Moderasi beragama dalam studi ini dipahami sebagai sikap yang menekankan keseimbangan, toleransi, anti-kekerasan, dan keselarasan dalam kehidupan beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 100 responden Generasi Z (kelahiran 1997-2012) yang aktif menggunakan TikTok dan pernah terpapar konten dakwah di platform tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, persepsi Generasi Z terhadap nilai moderasi beragama dari dakwah TikTok cenderung positif. Sebagian besar responden memandang bahwa konten dakwah yang mereka temui lebih banyak menekankan pada nilai-nilai kerahmatan, toleransi antarumat beragama, dan penolakan terhadap radikalisme. Namun, temuan juga mengungkap adanya variasi persepsi. Di satu sisi, konten dakwah yang disajikan secara kreatif dan ringan dinilai efektif dalam menyampaikan pesan moderasi. Di sisi lain, sebagian responden menyatakan skeptisisme terhadap kedalaman materi dan kekhawatiran terhadap potensi penyampaian yang terlalu simplistik atau bahkan adanya konten dakwah yang justru bernuansa eksklusif. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya para pendakwah digital untuk lebih memperhatikan kredibilitas sumber, kedalaman substansi, dan strategi komunikasi yang kreatif namun tetap menyeluruh dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama.
Efektivitas Metode Demonstrasi dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Bangun Datar Siswa Kelas III SDN Tanjung Barat Okta Rosfiani; Wa Ode Adelia Citra Viallo; Dhea Safitri; Ayatullah Said Abdullah
FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2025): FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/farabi.v8i1.995

Abstract

According to preliminary findings, class III mathematics instruction at SDN Tanjung Barat 09 that uses lecture and Q&A formats is less successful in producing the best learning results when it comes to flat geometry content. Just 42.3% of pupils have finished studying this content. By using the demonstration technique, this study seeks to address this issue and enhance student learning outcomes. Two cycles of Classroom Action Research (CAR) were conducted. To boost students' active engagement in learning, the demonstration technique was used in conjunction with instructional aids and learning materials like movies in each cycle. and it achieved a really satisfactory 92.31% in the second cycle. This improvement in learning outcomes demonstrates how well the demonstrative method works for teaching flat geometry content. This is because kids may learn visually and kinesthetically through the presentation approach, which makes the concept more tangible and simpler to recall. Additionally, using a variety of instructional resources and learning materials can boost students' willingness to learn.
Strategi Sekolah dalam Mencegah dan Menangani Kekerasan Seksual Berbasis Perspektif Feminis Kritis: Studi Etnografi Kebijakan Okta Rosfiani; Ahmad Najihan Maulana; Muhamad Farhan; Zakki An Nafis; Ammara Lutfatunnisa; Cecep Maman Hermawan
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2026): August 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21536643

Abstract

Sexual violence in educational environments, including Islamic boarding schools (pesantren), is a serious issue that requires appropriate and timely prevention and response strategies. However, research on policy implementation in pesantren that apply complete gender segregation remains limited, particularly studies employing a critical feminist approach to uncover the power relations underlying such policies. This study aims to examine the prevention and response mechanisms for sexual violence at Madrasah Aliyah Ummul Qura Pondok Cabe and to analyze how the institution addresses patronal power relations within its existing policy framework. This ethnographic study was conducted through direct observation, in-depth interviews with madrasah principals, teachers, dormitory administrators, and students, as well as an analysis of institutional policy documents. The main findings reveal that complete gender segregation effectively reduces heterosexual violence but simultaneously creates new vulnerabilities in the form of same-sex violence within homogeneous dormitory environments. In response to this issue, the institution established Student Regulations and a Student Code of Ethics that are gender-neutral. The theoretical significance of this study lies in the deconstruction of the doctrine of students’ absolute obedience to teachers or kiai through the internalization of the principle la tha'ata li mahlukin fi ma'shiyatil khaliq, which empowers students to reject and report abuse committed by authority figures. In terms of response mechanisms, the institution implements a zero-tolerance policy through sanctions such as expulsion and direct reporting to the police in cases involving serious criminal offenses, prioritizing victims’ justice over institutional reputation. The limitation of this study lies in its single-site scope; therefore, broader generalizations should be made with caution.
PENGALAMAN GURU MERANCANG ASESMEN DIAGNOSTIK UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA PAI SEKOLAH DASAR Okta Rosfiani; Batara Giflan Khairan; Gina Azizah; Khayla Adhani; Cecep Maman Hermawan
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.674

Abstract

The Merdeka Curriculum positions diagnostic assessment as the starting point for designing differentiated instruction, yet how teachers actually build this practice from field experience—particularly in Islamic Religious Education (PAI) at the elementary level—remains underexplored. This study aims to describe and interpret teachers' experiences in designing cognitive and non-cognitive diagnostic assessments to support differentiated learning at SD Rawa Buntu 03. A qualitative approach with an instrumental case study design was employed. Data were collected through semi-structured interviews with three teachers whose teaching experience ranged from eight to more than fifteen years, complemented by field notes and observation results. Data were analyzed using the reduction, display, and conclusion-drawing model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings show that teachers developed informal non-cognitive assessments based on spontaneous behavioral observation to map student character, alongside cognitive assessments using rotating oral tests to map students' Qur'anic reading and writing abilities. These mapping results were followed up through learning grouping, peer tutoring, intensive out-of-class guidance, and flexible task deadlines. A notable anomaly emerged: the most effective non-cognitive assessment arose from the teacher's spontaneous improvisation rather than from a pre-designed formal instrument. This study contributes to strengthening the concept of contextual non-cognitive diagnostic assessment within PAI instruction and recommends developing a systematic, replicable informal observation guideline.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Fiqih Ibadah Kelas XI di sekolah MA Bait Qurany Okta Rosfiani; Mely Ismiati; Dewi Sukma; Naila Syafa; Aqila Zulfa; Marwatu Saidah; Galang Rafly Yus Saputra; Dimas Lutfi Avisena; Ataya Thalita Fawaz; Muhammad Randy Islami; Sahid Muhammad Razaq
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v4i4.1297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Fiqih Muamalah siswa melalui penerapan modul pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw di kelas XI MA Bait Qurany. Metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru menyebabkan rendahnya partisipasi siswa dan terbatasnya pemahaman konsep Fiqih Muamalah yang kompleks. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kurt Lewin, yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dalam satu siklus tindakan. Subjek penelitian adalah delapan siswa kelas XI. Data dikumpulkan melalui pre test dan post-test, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan setelah penerapan model Jigsaw. Siswa menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan bertanggung jawab melalui kegiatan kelompok ahli dan rumah, serta bimbingan sejawat dan pembelajaran berbasis kasus. Seluruh siswa mencapai ketuntasan belajar pada post-test, melebihi kriteria keberhasilan yang telah ditentukan. Temuan ini menunjukkan bahwa modul pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif meningkatkan aspek kognitif, sosial, dan aktivitas belajar dalam pembelajaran Fiqih Muamalah tingkat madrasah. This study aims to improve students’ learning outcomes in Muamalah Fiqh through the implementation of a Jigsaw-type cooperative learning module in class XI of MA Bait Qurany. Conventional, teacher-centered learning methods have led to low student participation and limited understanding of complex Muamalah Fiqh concepts. This research employed Classroom Action Research (CAR) based on Kurt Lewin’s model, consisting of planning, action, observation, and reflection in a single action cycle. The subjects were eight class XI students. Data were collected through pre-tests and post-tests, observations, and documentation. The results showed a significant improvement in students’ learning outcomes after the application of the Jigsaw model. Students became more active, collaborative, and responsible through expert and home group activities, as well as peer tutoring and case-based learning. All students achieved learning mastery in the post-test, exceeding the predetermined success criteria. These findings indicate that the Jigsaw-type cooperative learning module is effective in improving cognitive, social, and learning activity aspects in Muamalah Fiqh learning at the madrasah level.
OPTIMALISASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA: STUDI KASUS DI SMPIT MANARUL ICHSAN Okta Rosfiani; Muhammad Naufal Rifaldi; Mochammad Riza Ali Najmul Muttaqien; Ghaizalfa Humairoh Naqiya; Zahra Ahlia; Tasya Hanifa; Cecep Maman Hermawan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.60750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila pada jenjang Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT). Latar belakang penelitian ini adalah perlunya pemahaman mendalam mengenai bagaimana sekolah berbasis keislaman mengintegrasikan kerangka kurikulum nasional dengan nilai-nilai keagamaan dalam membentuk enam dimensi profil pelajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal yang dilaksanakan di SMPIT Manarul Ichsan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi Kurikulum Merdeka dilakukan secara berjenjang kepada guru, siswa, dan orang tua melalui in house training, pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar, serta seminar parenting. Dimensi bergotong royong dioptimalkan melalui pembelajaran berbasis proyek berupa bakti sosial, sedangkan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia diperkuat melalui kegiatan tahfiz dan salat duha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi Kurikulum Merdeka di sekolah Islam terpadu memerlukan integrasi epistemologis antara nilai keislaman dan kerangka profil pelajar Pancasila yang didukung kepemimpinan visioner dan keterlibatan orang tua.
PRAKTIK DIFERENSIASI KONTEN, PROSES, DAN PRODUK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Okta Rosfiani; Muhamma Dzaky Izzuddin; Muhammad Bintang; Ryan Hidaytullo; Afifah Nurul Natwarlan; Najwa Hanifah Sidik; Cecep Maman Hermawan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.60816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dalam konteks Kurikulum Merdeka dengan menggali tiga perspektif utama, yaitu kepala sekolah, guru, dan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan kebijakan pembelajaran berdiferensiasi yang diawali dengan asesmen diagnostik dan pemetaan karakteristik siswa. Guru telah mengimplementasikan diferensiasi konten melalui variasi format bahan ajar, diferensiasi proses melalui pemberian peran mentor dan pendampingan bertahap, serta diferensiasi produk melalui pemberian pilihan tugas yang beragam. Siswa merasakan manfaat pembelajaran berdiferensiasi melalui pengalaman belajar yang bervariasi dan pemberian pilihan tugas. Namun, implementasi masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan waktu, jumlah siswa yang besar, kurangnya pelatihan profesional yang mendalam, dan keterbatasan sarana prasarana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pembelajaran berdiferensiasi sangat bergantung pada dukungan sistemik yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas guru, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan pendidikan.
PENGARUH MANAJEMEN KELAS MAKE EVERY MINUTE COUNT TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IV DI MI TAUFIQURRAHMAN 2 KUKUSAN Cecep Maman Hermawan; Okta Rosfiani; Rani Sheilla; Siti Nur Elizah; Putri Ratu Bilqis El-Amini; Sulthan Hawari
Madako Elementary School Vol. 3 No. 1 (2024): JUNE
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/mes.v3i1.223

Abstract

The Make Every Minute Count (MEMC) pattern is the focus of classroom management implementation which is considered effective in designing educational experiences that encourage active participation in student learning, so that it is in line with the purpose of this research through the involvement of 42 MI Taufiqurrahman 2 Steamer students as samples divided into control classes and experiments (purposive sampling) from 457 research results by applying through methods quasi-experiment. In testing samples using questionnaires as the main instrument, the feasibility test results of the instrument 0.836 (Cronbach's Alpha) are known. The population variance of the two homogeneous class groups is seen from the comparison of t-count and t-table (0.198 &gt; 0.05). The post-test MEMC (Experiment) result of 86.00 is greater than the post-test Classroom Meeting (Control) of 82.29. The meaning of the results of this test proves that MEMC class management affects student learning activity in MI Taufiqurrahman 2 Kukusan. The results of these findings, contributing to realizing classroom management oriented to student learning activity, but its effectiveness may not be generalizable to students outside the sample subjects studied.
Co-Authors A'zizah, Hikmatussalmah Nur AA Sudharmawan, AA Abdullah, Ayatullah Said Abdultawab, Mohamed Metwaly Abidzar Algifari Abrar-ul-Hassan, Shahid Achie, Nisbun Achmad Abdur Rozaq Adlan Fauzi Lubis Aeni , Syafrina Zahratul Afandy Muharrom Afifah Nurul Natwarlan Agil, Pujoseno Agustin, Cahya Lestari Ahmad Fauzan Ahmad Harlan Fahrurozi Ahmad Miftahfarid Ahmad Najihan Maulana Ain, Siti Qurrotul Aina Mardiyah Aini, Mutia Nur Aini, Zahratul Akbar, Ma’ruf Al-Fajry, Moh Faiz Al-Fikri, M. Abdu Al-Ghifari, Abizar Al-Iklatussolehah, Dwi Putri Al-Kafi, Muhammad Caesar Alamsyah, Najwa Aqiylah Putri Alfarisi, Usman Alfia Zahra Zamany Alfian, Nabil Alimah Zaini Saidah Amatillah, Afifah Afra Amelia Fitri Aminah, Nur Amiruddin, Nurannisa Rahmadani Ammara Lutfatunnisa Amos Neolaka Amraini , Iqra Ananda, M. Rizqi Ananda, Rizky Mulya Andri, Eldrida Andriyansyah, Muhammad Angellika, Putri Anggreini, Novita Angkasa Putra Mandala Guna Anisa Anggraeni, Anisa Anjani, Lalita Shafa Aprilliano, M. Ravito Atmajaya Aqila Zulfa Ardiyanti, Heni Ariansyah Ariansyah Ariel, Muhammad Aripin, Bustamil Assyifa Kamila Astri Sutisnawati Ataya Thalita Fawaz Atmaja, Julia Vikri Dwi Aulia, Hasanah Aulia, Muhammad Hanif Aulia, Suci Syakila Aulia, Vina Ayatullah Said Abdullah Azaly, Intan Azis, Muhamad Faisal King Abdul Azkiya, Silvy Nada Bakry, M. Haikal Basyarahil, Ammar Muhzim Batara Giflan Khairan Cahya Lestari Agustin Cecep Maman Hermawan Cecep Rahman Hermawan Chaerani, Hana Chairil Raddin Cika Auliya Nurrohmah Daffa, Tajaufa Maulitaj Danisa Amalia Sidqi Dasyani , Anita Daulay, Raju Gusti Denia Agustina Putri Denia Agustina Putri Denis Ramadhan Devanita Novia Ardana Devansyah, Azriel Dewi Sukma Dewi Sukma Dhea Safitri Diah Gita Cahyani Dimas Lutfi Avisena Dzakira, Abidah Elfia Zahra Elfirza Elfirza, Elfirza Ernawan, Reyhan Fachrezy Faatihah Oktavia Priislami Fadhilah, Sahra Fadhillah, Muhammad Rizky Fadil, Labib Faizhikam Arham Fajar, Muhamad Fajriani, Nurul Fakhrurazi Fakhrurazi, Fakhrurazi Fardhan Zahid Musyaffa Farida, Zulpa Fashila, Shifa Annazwa Fatayaturrohmah, Naila Syafa Fatimah Azzahra Fatimah Azzahra Faturrahman, Radja Fauza Rizqiya Fauzi, Muhammad Akmal Fauziah, Iven Nabila Febriansyah, Malika Febriansyah, Vicky Feliana Pramesdita Amelia Fikriyah, Nur Firdaus, Kesha Irsyad Firliansyah, Farhan Fitrha Ramadhan Fuadah, Syifa Fitri Fuadah Furqon, Sayyid Ali Galang Rafly Yus Saputra Gani, Irfan Abdul Ghaizalfa Humairoh Naqiya Ghufron Syakaril Gina Azizah Gula, Rajiv Nazry Faizullah Sina Gunawan Santoso Gunawan Santoso Gunawan Santoso Habib, Izzul Habibi, Ilyas Hafnida, Tri Widya Haidir, Narulita Kinandhani Hakim, Muhammad Roby Hanif, Farhan Nur Hasan, Nailah Najwa Hasbi Ramadhan Hawari, Sulthan Helmi Fathurrahman, Helmi Hendrayani, Dini Hermawan, Cecep Maman Hermawan, Cecep Maman Hermawan Hermawan, M Cecep Maman Heryana, Rafi Muzaki Heryawan, Zaidan Nur Hesti Hesti Hibrizi Adzin Hikmatussalmah Nur A'zizah Hizrian Nugraha Husain, Fajar Nur Husni Mubarok Husnul Hanifah Kamawi Putri Ibnu Azie Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Farida Ikbal Story, Khairunisa Ikhwan, Rafi Ilham Asyam Fajariyanto Wisnu Ilham Nur Rifqi Intan Aprillia Iqbal, Ros Muhammad Irawan, Miko Dwi Irfan Abdul Gani Irma Saraswati Irma Srirantika Irmanika, Ananta Islami, Muhammad Ridwan Al Ismiati, Mely Itsnaini, Muhammad Fahmi Jakarta, Universitas Muhammadiyah Jalalludin, Imam Kamil, Moh Nizham Kartika, Rini Fatma Kevin Dilly Junior Khaerani, Najwa Putri Khairunnisa, Hafidzah Khamdi Iskandar Khayla Adhani Khiyarannahari, David Kirana, Andi Ade Diandra Komala, Vivi Kuswiyanti, Tanti Sri Lalita Shafa Anjani Lestari, Lisa Puji Lestari, Selvia Lukman Effendy, Lukman Lutfiyanti, Azizah M Ridwan Al Islami M. Abdul Halim M. Ardiansyah M. Ashar M. Azzami, Andi M. Fadhlurrahman M. Mu’thasim Billah Mahmudin Sudin Manal, Muhammad Sahlul Mandala Guna, Angkasa Putra Mansyuroh, Lailatul Mardiyah Mardiyah Marshinta, Adlia Marthazilla Febby Ahmad Marthazilla Febby Ahmad Marwatu Saidah Maryatih, Maryatih Maulana, Azkiya Maulana, Rijal Ma’ruf Akbar Mely Ismiati Miftah Farid Miko Dwi Irawan Mochammad Riza Ali Najmul Muttaqien Mohamed Metwaly Abdultawab Mubarak, M. Abdul Muchtar, Ahmad Dedi Muhamad Farhan Muhamma Dzaky Izzuddin Muhammad Anjas Lapiatul Purnama Muhammad Bintang Muhammad Fachri Muhammad Farhan Muhammad Farhan Muhammad Fikram Alif Muhammad Iqbal Fahrezi Muhammad Juan Alfaridzi Muhammad Naufal Rifaldi Muhammad Randy Islami Muhammad Randy Islami Muhammad Ridho Muhammad Ridwan Muhammad Ridwan Al Islami Muhammad Rizky Fadhillah Muhammad Rozaktana Muhayyar, Matlaul Mustofa, Miftakhul Ilmi Nabila, Putri Syifa Nabilla, Raysha Nadia Nadia Nadiah Rohadatul Aisy Shabri Nadillah, Lulu Naila Syafa Najwa Hamid Najwa Hanifah Sidik Nesya Azzahra Nisa, Nur Azka Aulia Nisrina Maisun Ni’mah Fauziah Ni’mah Fauziah Novi Roismiati Novi Roismiati Nur Elizah, Siti Nuraini, Aisyah Nuraini, Tri Nurcahyati, Ai Nurdianto, Wahyu Panduwardana, Syahputra Pohan, Fela Dewita Prasetya, Johan Ade Pratama, Ruchlan Putra Prawira, Azka Putra Putra, Putra Putri Ratu Bilqis El Amini Putri Ratu Bilqis El Amini Putri Ratu Bilqis El-Amini Putri Ratu Bilqis El-Amini Putri, Alviana Putri, Husnul Hanifah Kamawi Putri, Nayaka Zahrani Rachman , Muhammad Rafly Nur Rachmawati, Anida Rahayu, Ade Ratna Putri Rahayu, Lisda Rahmah, Aqila Azizah Rahman, Putri Aulia Rahman, Ridwan Nur Rajab, Farazy Ramadhan, Agiel Ramadhan, M. Rizki Ramadhanti, Elsa Rani Sheilla Rani Sheilla Ray, M. Hapis Razaq, Fidi Rifaldi, Rafly Purnama Rifqi Garibaldi Khamaini Rihadatu Alifia Rijal Maulana Riki Rinaldi Riswandi, Fajar Rizka Putri Salsabila Rizky Ramadhan, Rizky Rizky, Marsyah Qoriatul Rizqiya, Fauza Robbi, Abdan Sabili Rojaq, Sahid Muhammad Romlah Roswati, Siti Ryan Hidaytullo Sabila, Salsa Sabili, Kholil Ahmad Sabina Nur Ghofiya Sabina Nur Ghofiya Saddam, Anargya Safitri, Dhea Safitri, Farah Sani Sahara, Allma Sahid Muhammad Razaq Saidah, Marwatu Saidah, Rafika Kauna Saiidah, Rihlah Salsabiila, Syifa Salsabila, Ratih Salsabila Sani Syafitri, Farah Santoso, Nisrina Azizah Sapitri, Intan Saputra, Levi Elo Saskia Rachman Saskia Rachman Satrio Anugrah, Satrio Saumi Sumanior Sayyida nafisa Selfiani Selvita, Amanda Sendi, Rama Putra Arya Shafa Faizani Nurhaliza Shafa Faizani Nurhaliza Shahid Abrar-ul-Hassan Shaputra, Rizki Sheilla, Rani Sidqi, Danisa Amalia Silvia Fitriani Sinta Bella Siti Nur Elizah Siti Nur Elizah Siti Roswati Sofiyah Sofiyah Sofiyurrahman, Muhammad Sri Mulyani Maisaroh Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni Story, Siti Asmarwah Abd Sudin, Mahmudin Sukmana, Bayu Sulthan Hawari Sulthan Hawari Suparjo, Kemal Fauzan Syafi, Muhammad Syahputra, Muhammad Faizal Ilham Ryannico Syahro, Alfiansyah Syaikhoni, Muhammad Aril Syamsudin Syamsudin Syamsudin Abdullah Syamsudin Abdullah, Syamsudin Syarifah, Nanda Zakiyah Syifa Fitri Fuadah Fuadah Tajaufa Maulitaj Daffa Tanjung Essa Tanti Sri Kuswiyanti Tanti Sri Kuswiyanti Tasya Hanifa Thoharroh, Ridho Nur Tu Zahroh, Siti Fatimah Turiskia, Fitra Ubaidillah, Muhammad Adhib Umaliah, Hiffatul Viallo, Wa Ode Adelia Citra Vina Aulia Wa Ode Adelia Citra Viallo Wafa, Nurul Wafi, Muhammad Zaim Wahyu Nurdianto Wardoyo, Verrel Attarik Wawan Setiawan Windu Syaeful Ridwan Wisnu, Ilham Asyam Fajariyanto Wulan, Dewi Yanti Oktaviani Yaqutah, Akmal Yelviani, Desya Asyifa Yoga, Aldian Yusup Zulfikar Zahra Ahlia Zahraningtyas, Firda Zahraningtyas, Firdha Zahratul Aini Zahroh, Siti Fatimah Tu Zakki An Nafis Zaky, Fauzan Zalsa Amalia Putri Zamany, Alfia Zahra Zaqyatul Fitri Zidni, Zahwa Zihni, Kayla Yusrina Zulfikar, Ahmad Farhan Zulfikar, Yusup ‘Azzah Amirah, Liza