p-Index From 2021 - 2026
15.918
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Pedagogia: Jurnal Pendidikan Ngayah: Majalah Aplikasi IPTEKS International Research Journal of Management, IT & Social Sciences Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal AL-MUDARRIS Etika Demokrasi Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran WIDYA LAKSANA International Journal of Social Science and Business Journal on Education JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Academy of Education Journal JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) CERMIN: Jurnal Penelitian Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek (JASINTEK) Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan GANESHA CIVIC EDUCATION JOURNAL Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Komunitas Yustisia Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Didaktika: Jurnal Kependidikan Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Pendidikan PKn Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Cokroaminoto Journal of Primary Education Dharmas Education Journal (DE_Journal) Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Journal of Basic Education Research Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Education and Counseling Journal Indonesian Journal of Instruction Indonesian Journal Of Educational Research and Review Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Journal of General Education and Humanities Journal of Educational Sciences Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Profesi Pendidikan (JPP) SocioEdu: Sociological Education Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Ilmu Hukum Sui Generis Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Strategi Pembelajaran Proceeding of the International Conference on Global Education and Learning Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran PKN Berbasis Role Play Learning sebagai Upaya Meningkatkan Sikap Anti-Kekerasan Dina Fitri Rahayu; Dewa Bagus Sanjaya; Nengah Swastika
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.98325

Abstract

Kasus kekerasan dan perundungan di sekolah dasar terus meningkat dan menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan, terutama dalam hal kegagalan pembelajaran karakter yang seharusnya ditanamkan sejak dini. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), yang idealnya menjadi media internalisasi nilai moral, demokrasi, dan kemanusiaan, masih diajarkan secara kognitif dan normatif, sehingga tidak menyentuh aspek afektif siswa secara mendalam. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah kesenjangan antara nilai-nilai ideal PKn dan realitas perilaku siswa yang masih menunjukkan kecenderungan agresif, khususnya pada jenjang kelas tinggi sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode Role Play Learning dalam meningkatkan sikap anti-kekerasan dan anti-perundungan siswa kelas VI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-shot case study, melibatkan 27 siswa tanpa kelompok kontrol. Perlakuan berupa pembelajaran PKn melalui simulasi peran diberikan, lalu dilakukan pengukuran sikap menggunakan angket berbasis domain afektif Bloom. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan peningkatan sikap positif siswa terhadap nilai-nilai anti-kekerasan, dengan rata-rata skor total 51,4 dari 60. Ketiga aspek yang diukur kesadaran, empati, dan komitmen menunjukkan kategori tinggi, meskipun empati masih menjadi aspek yang paling lemah. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode role play mampu mendorong siswa mengalami, merasakan, dan memahami nilai-nilai kemanusiaan secara lebih otentik dibanding metode konvensional. Penelitian ini merekomendasikan adopsi pembelajaran berbasis pengalaman ke dalam kurikulum PKn untuk mendorong pembentukan karakter siswa yang lebih kontekstual dan berdampak jangka panjang.
Pembelajaran PKn Berbasis Discovery Learning sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara Surata, I Nyoman; Sanjaya, Dewa Bagus; Swastika, Nengah
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.98327

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh pentingnya menanamkan nilai-nilai kewarganegaraan sejak dini, khususnya pada jenjang pendidikan dasar, agar siswa tidak hanya memahami secara kognitif, tetapi juga mampu menginternalisasi dan mengamalkan hak serta kewajiban mereka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) berbasis Discovery Learning dalam meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban sebagai warga negara pada siswa kelas VI Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) jenis one shot case study. Subjek penelitian siswa kelas VI B SD. Hasil belajar siswa diukur melalui posttest serta angket dan observasi. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest mencapai 87,50, lebih tinggi dari Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 75. Uji one sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti peningkatan tersebut signifikan secara statistik. Data angket dan observasi juga mendukung bahwa siswa menunjukkan pemahaman yang lebih baik, sikap aktif, dan keterlibatan tinggi dalam proses pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran PKn berbasis Discovery Learning mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara secara efektif. Implikasi penelitian ini dalam pengembangan metode pembelajaran PKN yang lebih kontekstual, partisipatif, dan membentuk karakter kebangsaan pada peserta didik.
Civic Education as a Development of Character Education for Elementary School Students Ni Putu Adi Utami; Dewa Bagus Sanjaya
Indonesian Journal of Instruction Vol. 6 No. 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v6i1.95784

Abstract

Civic Education (PKn) at the elementary school level holds a strategic role in instilling essential character values from an early age. This study aims to explore the role of Civic Education in shaping students' character through the integration of values such as discipline, responsibility, patriotism, and social awareness. Employing a qualitative approach with a case study method, data were collected through classroom observations, in-depth interviews, and document analysis of the PKn learning process. Data were analyzed using descriptive qualitative techniques, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that PKn learning, when linked to contextual activities such as classroom discussions, social projects, and extracurricular engagements, significantly enhances students' understanding of citizenship concepts and encourages prosocial behavior. However, limited instructional time, insufficient teacher training in character education, and lack of supporting resources pose major challenges to effective implementation. The study concludes that the effectiveness of Civic Education in character development largely depends on holistic learning approaches and systemic support from curriculum design and professional teacher development. The implications of these findings highlight the urgency of revising the Civic Education curriculum and implementing continuous teacher training programs to fully realize the potential of character education within this subject.
Civic Education as the Embodying of National Identity for Students in Elementary Schools Ni Putu Suparmini; Dewa Bagus Sanjaya; I Nengah Suastika
Indonesian Journal of Instruction Vol. 6 No. 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v6i1.95921

Abstract

Civic Education (PKn) holds a crucial role in shaping and manifesting students’ national identity from an early age. However, a notable discrepancy exists between the normative expectations (das sollen) and the practical realities (das sein) of its implementation in elementary schools. While the PKn curriculum is ideally designed to instill national values such as Pancasila, the spirit of unity in diversity (Bhinneka Tunggal Ika), and patriotism, its application in classrooms often remains conventional, less engaging, and disconnected from students’ real-life contexts. As a result, students struggle to internalize the intended values meaningfully. This study aims to analyze Civic Education as a medium for fostering national identity among elementary school students through a comprehensive literature review. Utilizing a qualitative library research approach, this study draws on scholarly journals, academic books, and official documents relevant to the topic. The findings reveal that PKn can effectively strengthen national identity when implemented through interactive and contextual learning strategies, such as integrating national values into the curriculum, adopting innovative teaching methods, and promoting extracurricular activities that reinforce national character. With appropriate pedagogical approaches, Civic Education can serve as a transformative tool to cultivate students’ critical awareness, deepen their understanding of national values, and empower them to uphold unity and national integrity amid the challenges of globalization.
PENERAPAN MODEL LESSON STUDY UNTUK MENIGKATKAN CRITICAL THINKING DAN COLLABORATION PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PKN DI SMK NEGERI 2 TABANAN Cahyadi, I Made Riyan; Sanjaya, Dewa Bagus; Sunu, I Gusti Ketut Arya
Ganesha Civic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5134

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peningkatan kemampuan critical thinking peserta didik setelah dilaksanakan model lesson study di SMK Negeri 2 Tabanan, (2) Mengetahui peningkatan kemampuan colaboration peserta didik setelah dilaksanakan model lesson study di SMK Negeri 2 Tabanan, dan (3) Mengatahui hambatan yang dialami dalam melaksanakan model lesson study di SMK Negeri 2 Tabanan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai alat untuk mengumpulkan data. Lokasi penelitian ini bertempat di SMK Negeri 2 Tabanan, Kecamatan Marga, Provinsi Bali. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah kelas X SMK Negeri 2 Tabanan dan objek penelitian yakni 86 peserta didik yang terdiri dari kelas X Jasa Boga 5 yang berjumlah 42 peserta didik dan kelas X Akuntansi yang berjumlah 44 peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi “Penerapan Pancasila dalam Konteks Berbangsa”. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Terjadi peningkatan kemampuan critical thinking pada peserta didik setelah dilaksanakan model lesson study dibandingkan dengan pertemuan pada open class pertama, (2) Terjadi peningkatkan kemampuan collaboration peserta didik secara signifikan setelah dilaksanakan model lesson study dibandingkan dengan pertemuan pada saat open class yang pertama, dan (3) Hambatan yang dialami penulis yakni dalam hal sarana dan prasarana yakni tidak semua peserta didik mempunyai akses jaringan ke internet serta penulis juga mengalami sedikit kendala dalam hal pengamatan di kelas karena kelas yang diteliti tergolong kelas “gemuk” yang terdiri lebih dari 40 peserta didik.
VALIDITAS MODUL BERBASIS FLIPBOOK DALAM MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS X Sari, Ni Made Widya; Sujana, I Putu Windu Mertha; Sanjaya, Dewa Bagus
Ganesha Civic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5135

Abstract

Menurut Marc Prensky (dalam Majir, 2020) generasi yang terlahir di era serba modern disebut dengan digital native. Oleh karena itu, sudah semestinya proses pendidikan di Indonesia dilakukan secara optimal dengan mengintegrasikan teknologi digital dalam kegiatan pembelajaran. Pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib dan penting dalam mewariskan system nilai dan filsafat bangsa Indonesia haruslah diajarkan dengan optimal melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu media yang bisa dimanfaatkan guru Pendidikan Pancasila dalam pembelajaran di abad 21 yaitu melalui modul berbasis flipbook. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas atau kelayakan modul berbasis flipbook. Penelitian ini adalah jenis penelitian Research and Development. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang ahli yang merupakan dosen prodi PPKn dan PTI di Undiksha, guru Pendidikan Pancasila dan 36 siswa kelas X RPL di SMK Negeri 2 Tabanan. Hasil penelitian ini adalah sebesar 84% modul digital dinilai layak untuk digunakan.
Pengembangan Media Pembelajaran Digital pada Materi Gaya Berbasis Web untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPAS Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Octavyanti, Ni Putu Liana; Sanjaya, Dewa Bagus; Candiasa, I Made
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 3 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.1843

Abstract

Rendahnya prestasi belajar peserta didik terjadi karena kurang tersedianya media penunjang pembelajaran yang dapat menyenangkan dan meningkatkan semangat peserta didik untuk meningkatkan kemampuannya. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran digital berbasis web yang memenuhi validitas, kepraktisan, dan efektivitas dalam rangka meningkatkan prestasi belajar IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) siswa kelas IV SD. ADDIEnalysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) merupakan model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini. Learning Object Review Instrument (LORI) dipakai guna menguji validitas media dan konten. Selain itu, alat User Experience Questionnaire (UEQ) dipakai guna melaksanakan uji kepraktisan. Efektivitas dianalisis dengan uji-t satu ekor. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran digital dalam bentuk tautan yang berisi berbagai sumber, seperti permainan, film pembelajaran, dan soal penilaian, dalam format berbasis web. Nilai rerata untuk nilai validitas materi dan validitas media masing-masing ialah 4,6 dengan kategori sangat valid. Kepraktisan media pembelajaran digital berbasis web mendapat kualifikasi sangat praktis dengan guru mendapatkan skor rerata 2,80, sedangkan siswa mendapatkan skor rerata 2,29. Dampak implementasi media pembelajaran digital berbasis web efektif meningkatkan prestasi belajar sains siswa kelas IV SD, terbukti dari thitung sejumlah 76,636, yang lebih tinggi dari ttabel sejumlah 2,051 pada uji efektivitas. Berdasarkan temuan berikut, bisa dikatakan bahwasannya media pembelajaran digital pada materi gaya berbasis web yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan prestasi belajar IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar.
Use of wordwall in learning models discovery learning in science subjects to create pancasila student profile Mursalin, Muhammad; Sanjaya, Dewa Bagus; Suma, Ketut
Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 6, No 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppkn.v6i2.96517

Abstract

This study aims to describe the application of Wordwall media in the Discovery Learning model in Natural and Social Sciences (IPAS) subjects and analyze its contribution in shaping the Pancasila Student Profile. The Discovery Learning model was chosen because it can encourage students to actively discover concepts independently, while Wordwall is used as an interactive medium to support this process. The research method used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that the integration of Wordwall in each stage of Discovery Learning can improve learning activities and shape student character, especially in the dimensions of critical thinking, mutual cooperation, and independence. This media also strengthens student learning interest and creates a fun and meaningful learning atmosphere. Thus, the strategic use of Wordwall in IPAS learning has the potential to be an effective tool to support the implementation of the Independent Curriculum and strengthen the values of the Pancasila Student Profile
Integration Of Pancasila Values In Ppkn Learning In Primary School Through Football Games Adi Winata, I Made Oka; Lasmawan, I Wayan; Suastika, Nengah; Bagus Sanjaya, Dewa
Jurnal Pendidikan PKN (Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 6, No 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppkn.v6i2.94421

Abstract

The cultivation of Pancasila values from a young age is a very important basis for building the character of Indonesia's younger generation. This study aims to examine how the game of soccer can serve as an integrative medium in learning Pancasila and Civic Education (PPKn) at the elementary school level. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews with teachers, and documentation of activities that integrate soccer activities with Civics materials. The research findings revealed that the dynamics in soccer games, such as team collaboration, sportsmanship, adherence to rules, and respect between players, naturally reflect the values of Pancasila, especially the 2nd (humanity), 3rd (unity), and 5th (social justice) precepts. Teachers play an important role in helping students reflect on their playing experiences and relate them to the application of Pancasila values in daily life. In conclusion, integrating soccer games in Civics lessons can be a relevant, fun, and effective teaching method to instill noble Pancasila values in students in elementary schools
The Implementation of Tri Hita Karana in Civics Education Learning Based on the Petik Laut Madura Culture for Fifth Grade Elementary School Students Romli, Muhammad; Lasmawan, I Wayan; Sanjaya, Dewa Bagus
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5305

Abstract

Integration of Tri Hita Karana (THK), a Balinese philosophy emphasizing harmony between humans, God, others, and the environment, into Civics Education (PKN) is an innovative approach to character development in elementary schools. This study explores the application of THK values through the local tradition of Petik Laut Madura, focusing on its impact on students’ teamwork, social responsibility, and environmental awareness. The research aims to understand how THK and Petik Laut can enhance students' understanding of cultural identity and character building in a relevant and engaging manner. A qualitative descriptive method was employed, involving 35 fifth-grade students from SDN Parsanga II. Data collection techniques included classroom observations, interviews, and analysis of students’ projects. The findings revealed that integrating THK principles with the Petik Laut tradition significantly improved students’ collaboration and engagement in learning. Students demonstrated increased empathy, social responsibility, and a stronger connection to cultural and environmental values. This research concludes that THK-based learning, contextualized within local traditions, is effective in fostering character development and cultural awareness in students. The study highlights the potential of local wisdom as a foundation for developing civic-minded, socially responsible, and environmentally conscious young citizens.
Co-Authors ., Ni Made Purnamita Sari Adi Winata, I Made Oka Aiman, Ummu Akrom, Akrom Amin, Jumiati Anak Agung Gede Sugianthara Andi Wapa Anggariyana, I Kade Angriyani, Ni Nyoman Yusi Apeles Lexi Lonto, Apeles Lexi Arifin arisandhi, Pipit Arthaningsih, Ni Kadek Juni Bertolomeus Belang Cahyadi, I Made Riyan Desak Made Dwipayani Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Nyoman Sudana Dewantara, Putu Mas Dewi Fortuna Aldriyanti Dewi, I Gusti Agung Ayu Kirana Diah Puspitasari, Anak Agung Dina Fitri Rahayu Divayanti, Ni Putu Nilam Emanuel Deon Emanuel Deon Fajriani, Anida Firstia Wirabrata, Dewa Gede Fransiskus Aknar Gamu Gede Yudiarta Wiguna Gusti Ayu Sri Mahartini Gusti Ayu Sri Martini . hanifah hanifah Hasyda, Suryadin Hawa Hasan Hidayah, Yuni Nuryanti Putri Hidayat Hidayat I Dewa Ketut Indra Mahendra I Dewa Putu Surya Wardana I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gusti Ayu Kade Wulandari I Gusti Ayu Priyanthi Pratiwi Ayu Priyanthi Pratiwi I Gusti Ketut Arya Sunu I Gusti Ngurah Kade Mudiana I Kade Anggariyana I Kadek Sukadana Putra I Ketut Gading I Ketut Sudita I Made Candiasa I Made Darmada I Made Dimas Arta Wiguna I Made Riyan Cahyadi I Made Yudana I Made Yudi Candra Negara I Negah Suastika I Negah Suastika I Nengah Suandi I Nengah Suastika I Nengah Suastika I Nengah Suastika³ I Nyoman Jampel I Nyoman Sudianta I Nyoman Widi Gita Kesawa I Putu Windu Mertha Sujana i w. heru sanjaya I Wayan Indra Wirawan I Wayan Kertih I Wayan Landrawan I Wayan Lasmana I Wayan Lasmawan I Wayan Pardi I Wayan Suastra I Wayan Widiana I Wayan Wita Ida Ayu Agung Kriszika Putri . Ida Ayu Gede Mirah Saskarayani Ida Ayu Putu Yuni Pramita Dewi Ida Bagus Indra Bhaskara Ida Bagus Indra Bhaskara Ida Bagus Putrayasa Indah Lestari Indahwati, Christine Indra Wirawan, I Wayan Ira Octaviyani . Jamaah Jamaah Julhidayat Muhsam Kadek Gesa Ananda Jati Utama Kadek Gesa Ananda Jati Utama Kadek Selamet, Nengah Kadek Widiantika Kalalo, Griszelda E. Kesawa, I Nyoman Widi Gita Ketut Lia Padma Dewi Ketut Suma Ketut Susiani Komang Febrinayanti Dantes Komang Sri Wahyun Krismapera Kusuma, Putu Riski Ananda Ledwina Ajung Ledwina Ajung Lesta Pradika, Putu Listyani, Ni Putu Diana Liyana Pranita Sari M.Si Drs. Ketut Sudiatmaka . Made Sugi Hartono Mahendra, I Dewa Ketut Indra Meidiani, Ni Made Mila Sari, Ni Komang Moch. Toha Syamsul Arifin Moch. Toha Syamsul Arifin Monika, Ketut Ayu Lola Mudiana, I Gusti Ngurah Kade Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Mukarramah Mukarramah, Mukarramah Muliani, Putu Lia Mursalin, Muhammad Musdalifah Syahrir Mustakim Mustakim Nengah Arnawa Nengah Suastika Nengah Suastika, I Nengah Swastika Ni Ketut Sari Adnyani Ni Ketut Sari Adnyani, S.Pd., M.Hum. . Ni Luh Made Sriariani Ni Made Ari Dwijayanti Ni Made Purnamita Sari Ni Made Purnamita Sari . Ni Made Widya Sari Ni Nyoman Asri Sidaryanti Ni Nyoman Suantini Ni Nyoman Yusi Angriyani Ni Putu Adi Utami Ni Putu Ratna Febriani Ni Putu Suparmini Ni Wayan Arini Nice Maylani Asril Nopiani, Putu Nuris Hidayat Nyoman Maesha Bramanda Octavyanti, Ni Putu Liana Permadi, Made Widnyani Yogi Pratiwi, I Gusti Ayu Priyanthi Pratiwi Ayu Priyanthi Pratiyaksi, Ni Made Diantari Purwanti, Camelia Istiqomah Putra, I Komang Tri Mega Rastika Putu Adinda Aneira Adnyana Putri Putu Agus Ariana Putu Desika Suryantini Putri Putu Indah Sintya Dewi Putu Lesta Pradika Putu Nopiani Putu Yuni Pramita Dewi, Ida Ayu Qalina, Assifa Rahayu, Ni Komang Suri Ratna Artha Windari Ratna Febriani, Ni Putu Ricky Simarmata Rizki Maulana, Rizki Romi Mesra Rosyidah, Ferdiana Rukmana, Gede Weda Ruth Sriana Umbase Sadeva, Tia Aulia Putri Sari, Liyana Pranita Sari, Ni Made Purnamita Sari, Ni Made Widya Saverinus Darmin Saverinus Darmin Sharah Adriani Jafar Sidariyanti, Ni Nyoman Asri Sinta Ainayah Putri1 Sinta Ainayah Putri1 Siswanto Bukit Siswanto Bukit Suantara, Kadek Agus Suarnadi, Ketut Sudianta, I Nyoman Sukadi Sukadi . Sukadi . Surata, I Nyoman Swastika, Nengah Syafruddin Syafruddin Syudirman, Syudirman Titi Chandrawati Venny Rika Venny Rika Wahyu Aolia Wahyu Aolia Wahyudi, Ni Putu Putri Audi Vebi Widyaningsih, Ni Wayan Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wua, Telly D. Wulandari, I Gusti Ayu Kade Ya’kub Ya’kub Yohana Fatima Hibur Yohana Fatima Hibur Yuliastri, Ni Nyoman Ayu