p-Index From 2021 - 2026
7.329
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal RAP AL-TA´LIM Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan JPM : Jurnal Pendidikan Matematika AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Menara Ilmu Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Math Educa Journal Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam An-Nuha : Jurnal Pendidikan Islam Mathematics and Applications (MAp) Journal Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Journal Of Human And Education (JAHE) Mauriduna : Journal of Islamic studies Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal International Inspire Education Technology (JIIET) YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan El-Rusyd Innovative: Journal Of Social Science Research International Journal of Educational Narratives Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Edukatif Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Jurnal Pendidikan Dasar
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Siswa Pada Kegiatan Tahfidz Alqur’an Dengan Metode Jibril di SMPN 44 Padang: Ruri Albersa; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.3163

Abstract

Pendampingan ini dilakukan bertujuan untuk untuk memudahkan siswa dalam menghafal alqurang. pendampingan ini dilatarbelakangi karena masih banyak kekurangan peserta didik dalam melafalkan ayat Al-Qur’an yang tidak sesuai dengan kaidah tajwid yang benar. pendmpingan ini untuk membantu peserta didik dalam menghafal ayat Al-Qur’an dalam program ekstrakurikuler Tahfidz terutama juz 30. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini strategi Participatory Action Research (PAR). Metode pelaksanaan pendampingan ini adalah Metode Jibril. Metode Jibril merupakan metode yang tepat dari sekian banyak metode menghafal Al-Qur’an. Metode jibril adalah talqin-taqlid (menirukan), siswa menirukan bacaan gurunya dimana posisi guru sebagai sumber belajar, dilaksanakan dengan guru memulai membaca sepotong ayat kemudian dilanjutkan dengan siswa mengulang kembali bacaan yang dibaca oleh guru terlebih dahulu. Hasil dari pendampingan dengan menggunakan metode jibril ini menunjukan bahwa: (1) Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menghapal Al-Qur’an. (2) Meningkatkan pemahaman peserta didik dalam dalam mengingat hafalannya. (3) Meningkatkan semangat peserta didik dalam mengulangi hafalannya.
Pengaruh Kegiatan Bina Keluarga Remaja Terhadap Akhlak Remaja Di Kelurahan Bukit Gado-Gado Kota Padang Debi Yandrizal; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.3169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh kegiatan Bina Keluarga Remaja dalam Membina Remaja di Kampung KB Pesona Indah Bukit Gado-Gado Kecamatan Padang Selatan. Jenis penelitian adalah kualitatif, Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian Lurah Kelurahan Bukit Gado-Gado, Kelompok Bina Keluarga Remaja, Orang tua yang mempunyai Remaja dan Remaja. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini mengungkap bahwa Peran Kelompok BKR dalam membina remaja dilakukan melalui 3(Tiga) tahapan peran yaitu penyuluhan, pembinaan, dan bimbingan kepada orangtua remaja yang kemudian dilanjutkan kepada remaja. Kata kunci: Bina Keluarga Remaja, Akhlak Remaja, Bukit Gado-Gado Kota Padang
Pemanfaatan Botol Bekas Sebagai Media Tanaman Hidroponik Bersama Ibu-Ibu PKK Ampek Nagari Hayati, Rifdha; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana; Hardianto, Romi
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.3173

Abstract

The assistance provided to PKK mothers aims to introduce hydroponic plants to PKK mothers, increase the mothers' insight into hydroponic plants and build a sense of concern for plastic bottle waste. The methods used are the PAR (Participatory Action Research) method and the lecture method for delivering material directly. This assistance has resulted in increasing the enthusiasm of housewives to implement the knowledge gained and building a sense of concern for plastic waste. The material in this assistance is collaboration with hydroponic plant owners in the field to obtain detailed and accurate information.
Revitalisasi Pendidikan Karakter dalam PAI sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme pada Remaja Kurnia, Asraf; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana; Aisyah, Siti; Oviensy, Vegia
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 5 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, December 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i2.1172

Abstract

Radikalisasi di kalangan remaja semakin menjadi perhatian di Indonesia, terutama dengan dampak besar dari perkembangan teknologi digital yang memfasilitasi penyebaran ideologi radikal. Dalam hal ini, pendidikan karakter dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat menjadi solusi efektif untuk mencegah radikalisasi. Artikel ini mengulas pentingnya revitalisasi pendidikan karakter dalam PAI sebagai upaya untuk mencegah pengaruh radikal pada remaja. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai seperti toleransi, keadilan, dan moderasi beragama, pendidikan karakter dalam PAI tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku yang selaras dengan nilai-nilai kebangsaan. Pendidikan karakter yang berbasis pada nilai dan kontekstual diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang penuh toleransi, berintegritas, dan memiliki rasa cinta tanah air. Selain itu, pentingnya kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat juga perlu ditekankan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan karakter positif pada remaja. Dengan pendekatan ini, revitalisasi pendidikan karakter dalam PAI dapat memperkuat ketahanan remaja terhadap radikalisasi dan membentuk individu yang memiliki akhlak mulia serta tanggung jawab terhadap bangsa dan negara. Radicalism among teenagers has become an increasingly pressing issue in Indonesia, especially with the significant influence of digital technology that facilitates the rapid spread of radical ideologies. In this context, character education within Islamic Religious Education (PAI) can be an effective solution to prevent radicalization. This article discusses the importance of revitalizing character education in PAI as an effort to prevent radical influences on teenagers. By integrating values such as tolerance, justice, and religious moderation, character education in PAI not only focuses on cognitive aspects but also on the formation of attitudes and behaviors that align with national values. Value-based and contextual character education is expected to shape a generation of young people who are tolerant, have integrity, and love their country. Furthermore, the collaboration between schools, families, and communities is essential to create an environment that supports the development of positive character in teenagers. With this approach, revitalizing character education in PAI can strengthen teenagers' resilience against radicalization and help shape individuals with noble character and responsibility toward the nation and the state.
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Nilai-Nilai Moderasi Beragama: Tinjauan Literatur Bustari; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana; Kurnia, Asraf; Enjoni
Mauriduna: Journal of Islamic Studies Vol 5 No 2 (2024): Mauriduna: Journal of Islamic Studies, November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v5i2.1194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji rekonstruksi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis nilai-nilai moderasi beragama. PAI memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik, baik dalam aspek moral, spiritual, dan sosial. Kurikulum PAI yang berbasis moderasi beragama diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai seperti toleransi, empati, keadilan, dan penghargaan terhadap perbedaan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk menganalisis tantangan yang dihadapi dalam pendidikan agama dan merumuskan tujuan kurikulum yang mengintegrasikan pengembangan karakter dan pemahaman keberagaman. Selain itu, penelitian ini membahas pentingnya pengembangan konten kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman, termasuk penggunaan teknologi dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan membuat pembelajaran lebih efektif dan menarik. Profesionalisme guru menjadi aspek penting dalam implementasi kurikulum ini, yang dicapai melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi. Evaluasi dan pemantauan kurikulum perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan efektivitas dan relevansi kurikulum yang diterapkan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam membentuk generasi muda yang toleran, berpengetahuan luas, dan memiliki karakter yang kuat untuk berkontribusi positif dalam kehidupan sosial. This study aims to examine the reconstruction of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum based on the values of religious moderation. PAI plays a significant role in shaping students' character in moral, spiritual, and social aspects. The curriculum based on religious moderation is expected to instill values such as tolerance, empathy, justice, and respect for differences. This research uses a literature review method to analyze the challenges faced in religious education and to formulate curriculum objectives integrating character development and understanding of diversity. Furthermore, the study discusses the importance of developing curriculum content that aligns with current trends, including the use of technology in learning to enhance student engagement and make learning more effective and enjoyable. Teacher professionalism is a key element in the curriculum's implementation, achieved through training and competency development. Curriculum evaluation and monitoring should be conducted continuously to ensure its effectiveness and relevance. The findings of this study are expected to contribute to the formation of a knowledgeable, tolerant generation with strong character capable of positively contributing to society
REKONSTRUKSI IDENTITAS GENDER DALAM ISLAM: MENJEMBATANI TRADISI DAN MODERNITAS Hidayat, Ajat; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 12 No 2 (2024): Article
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/al-afkar.v12i2.689

Abstract

Artikel ini membahas tentang rekonstruksi identitas gender dalam Islam sebagai upaya memperbarui pemahaman dan praktik keagamaan yang inklusif serta memperkuat posisi perempuan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode deskriptif analitis yang meliputi pengumpulan data, klasifikasi data, dan analisis data. Pengumpulan data dilakukan dengan mempelajari literatur dari buku, jurnal, artikel, dan sumber lain yang relevan dengan topik yang dibahas. Metode yang digunakan peneliti adalah dengan mengintegrasikan data yang telah dikumpulkan dengan konteks sosial, budaya, dan agama masyarakat muslim. Dari artikel tersebut peneliti menyimpulkan bahwa rekonstruksi identitas gender dalam Islam harus dilakukan dengan mempertimbangkan konteks lokal dan memadukan nilai-nilai tradisional dengan nilai-nilai modern yang inklusif. Artikel ini menyoroti beberapa pendekatan yang dapat dilakukan dalam rekonstruksi identitas gender dalam Islam, seperti pendekatan inklusif terhadap perempuan dalam praktik keagamaan, pendidikan dan kesadaran tentang hak-hak perempuan di masyarakat, serta reformasi undang-undang perkawinan dan warisan yang adil dan inklusif. . Upaya rekonstruksi identitas gender dalam Islam harus terus dilakukan agar masyarakat Muslim dapat menciptakan ruang yang lebih inklusif dan memperkuat posisi perempuan dalam masyarakat.
PENAFSIRAN AL-SYA’RAWI TENTANG FASIK DALAM SURAT AL-BAQARAH Saputra, Dedek; Ikhsan, Ramadhanul; Hanum, Latipah; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 12 No 2 (2024): Article
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/al-afkar.v12i2.702

Abstract

Latar belakang penulis untuk mengkaji fasik dalam surah al-Baqarah karena al-Baqarah merupakah surah yang terpanjang di dalam al-Qur’an dengan jumlah ayat 281 yang termasuk dalam kategori surah madaniyah kecuali ayat 281, mempunyai beberapa keutamaan yang terkandung di dalam surah ini. Adapun yang menjadi batasan penulisan skripsi ini adalah, Bagaimana karakteristik orang fasik dalam surah al-Baqarah menurut al-Sya’rawi, bagaimana dampak perbuatan fasik menurut al-Sya’rawi dalam surah al-Baqarah. Dengan tujuan penelitian sebagai berikut, Untuk menjelaskan penafsiran fasik menurut al-Sya’rawi dalam surah al-Baqarah.Untuk menjelaskan karakteristik orang fasik dalam surah al-Baqarah menurut al-Sya’rawi. Untuk menjelaskan dampak perbuatan fasik menurut al-Sya’rawi dalam surah al-Baqarah. Dalam menjawab masalah tersebut, penulis menggunakan metode library reseach yaitu penelitian kepustakaan, bersifat deskriptif-kualitatif, dan menggunakan metode tafsir maudhu’i. Dalam melacak ayat terkait fasik penulis menggunakan Mu’jam al-Mufahras li al-Fazh al-Qur’an karya Muhammad Fu’ad Abdul Baqi, selanjutnya data-data yang terkumpul tersebut di analisa dengan pendekatan tafsir maudhu’i. Berdasarkan hasil penelitian tentang penafsiran ayat-ayat fasik dalam surah al-Baqarah menurut penafsiran al-Sya’rawi yang meliputi tema-tema tentang penafsiran fasik, karakteristik orang fasik, dan dampak perbuatan fasik, dapat disimpulkan fasik menurut Muhammad Mutawalli al-Sya’rawi adalah manusia yang telah melakukan perbuatan mendurhaikai Allah dan jauh dari ajaran-ajaran Allah SWT, karakteristik orang fasik, manusia yang mudah disesatkan karena telah keluar dari perintah Allah SWT, orang-orang yang disesatkan oleh Allah SWT dan tidak mau mengerjakan perintah Allah SWT, mengganti-ganti perintah Allah SWT. Dampak perbuatan fasik, mendapat azab dari Allah SWT.
Inovasi dalam Pengajaran Nilai-Nilai Islam untuk Generasi Alpha: Pendekatan Digital dan Kontekstual Aulia Mufti, Zaki; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana
Rayah Al-Islam Vol 8 No 4 (2024): Rayah Al Islam November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v8i4.1166

Abstract

Artikel ini membahas berbagai inovasi dalam pengajaran nilai-nilai Islam untuk Generasi Alpha melalui pendekatan digital dan kontekstual. Dalam menghadapi era digital, pemanfaatan media interaktif seperti permainan edukasi, animasi Islami, dan aplikasi hafalan Al-Quran menjadi langkah strategis untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Di samping itu, pendekatan kontekstual yang menghubungkan ajaran Islam dengan kehidupan sehari-hari serta budaya lokal telah terbukti sebagai metode yang efektif dalam pengajaran. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, termasuk keterbatasan sumber daya teknologi dan kurangnya keterampilan pendidik dalam mengoptimalkan teknologi. Untuk menjawab tantangan ini, beberapa solusi diusulkan, seperti memperkuat kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas; mengembangkan aplikasi Islami berbasis lokal; mengadopsi metode hybrid yang mengombinasikan pengajaran konvensional dengan teknologi; serta menerapkan evaluasi berbasis data untuk mengukur efektivitas berbagai inovasi. Melalui langkah-langkah tersebut, pendidikan Islam diharapkan tetap relevan dan mampu secara efektif membentuk karakter serta moral Generasi Alpha di tengah pesatnya perkembangan era digital. This article explores various innovations in teaching Islamic values to Generation Alpha through digital and contextual approaches. In the digital era, utilizing interactive media such as educational games, Islamic animations, and Quran memorization apps has become a strategic step to enhance student motivation. Additionally, a contextual approach linking Islamic teachings to daily life and local culture has proven to be an effective teaching method. However, several challenges need to be addressed, including limited technological resources and the lack of educators' skills in optimizing technology. To overcome these challenges, proposed solutions include strengthening collaboration between schools, families, and communities; developing locally-based Islamic applications; adopting hybrid methods that combine conventional teaching with technology; and implementing data-driven evaluations to measure the effectiveness of various innovations. These steps aim to ensure that Islamic education remains relevant and effectively shapes the character and morals of Generation Alpha amidst the rapid development of the digital era.
Analisis Pembelajaran Haji dan Umrah pada Mata Pelajaran Fiqh di Sekolah Dasar Putra, Elfi; Rahman, Ikhwan; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i2.5797

Abstract

Pembelajaran haji dan umrah pada mata pelajaran fiqh di sekolah dasar (SD) merupakan aspek penting dalam menanamkan pemahaman dan kecintaan terhadap ibadah rukun Islam kelima sejak dini. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran haji dan umrah di SD berdasarkan literatur yang tersedia. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka (literature review) dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan buku teks. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran haji dan umrah di SD masih perlu ditingkatkan dalam beberapa aspek, seperti penggunaan metode pembelajaran yang variatif, pemanfaatan media pembelajaran yang menarik, dan pengintegrasian nilai-nilai pendidikan karakter. Artikel ini dapat menjadi rujukan untuk peneliti selanjutnya dengan tema yang sama dan untuk Pembelajaran haji dan umrah di SD perlu dioptimalkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif dan bermakna bagi siswa.       
Religious Morality as a Pillar of Social Stability in Facing the Modern Ethical Crisis (Case Study of Ma'had Ibnu Zubair Padang) Amanah, Tegu Reski; Zulfikar, Kartolo; Kustati, Martin; Sepriyanti, Nana
Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2024): Islamic Educational Studies
Publisher : Graduate Program, Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36667/jppi.v17i2.1846

Abstract

Social transitions and changes in the modern era include a number of aspects and dynamics that influence the way a person or society interacts. Morals are a set of principles or values ​​that govern human behavior and decisions, helping determine what is considered good or bad, right or wrong in the context of everyday life. Morality includes ethical norms and standards of behavior that develop in a society or individual. Social stability refers to balance in society, social stability covers various aspects, including security, justice, social cohesion, and prosperity. The research method used is qualitative from observation data which is demonstrated by the process of recording student behavior patterns as subjects through exploration and analysis related to statements, reports, from sources, the results of the research contained will be analyzed based on several relevant theories and literature. The results of this research explain that Mahad Ibnu Zubair Padang is an educational institution that integrates Islamic values ​​in the form of a religious spirit, integrity, empathy and caring, as well as moral independence in order to form a generation that is Islamic, intellectual and has morality in ensuring social stability in the modern era.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdul Basit Abdul Kadir Abrar, Kairul Adelina, Rida Afnita, Nora Amanah, Tegu Reski Amris, Firda Khairati Andi Susanto Anisa, Syafira Yunita Aniswita Apriliani, Wilda Asfa’ani, Ezhari Aulia Mufti, Zaki Azahra, Amertya Aziz, Ahmad Azizah, Tuti Azmiyah, Azmiyah Bustari Chahnia, Juwi Christina Khaidir Damayanti, Nur Yeka Darma, Sadra Debi Yandrizal Delvia, Melda Eldarifai, Eldarifai Enjoni Fairuz, Ahmad Fajri, Ilal Fauza Masyhudi, Fauza Fekrat, Izzi Gema Hista Medika Hadeli Hadeli, Hadeli Hanum, Latipah Hardianto, Romi Hasanah, Rizatul Hasnah, Radhiatul Hayati, Rifdha Hidayat, Ajat Hidayati Husniyah, Ulfah Ikhsan, Ramadhanul Iskandar, M. Yakub Jamiat, Ahmad Jannah, Riadil Juliana Batubara julisra, Wenny Kamalasari, Dikriati Khairunnisa Khairunnisa Kurnia Illahi, Rilci Kurnia, Asraf Kustanti, Martin Marhamah Marhamah Martin Kustati Milya Sari Misra Misra Misra MUHAMMAD KOSIM, MUHAMMAD Muhammad Zalnur Musthofa Musthofa Nashiruddin, Nashiruddin Nasikhin, Nasikhin Nelwati, Sasmi Noprijon, Noprijon novita, yanti Novrianti Nur Munawaroh, Nur Nurhasnah Nurhasnah Nuri, Latifa Nurkhasanah, Ani Fitria Olivia Olivia Oviensy, Vegia Pohan, Abdul Hakim Pratiwi, Sekar Harum Putra, Elfi Rahman, Ikhwan Rahmi, Miftah Aulia Reflianto, Reflianto REMISWAL REMISWAL Rivdya Eliza Ruri Albersa Saputra, Dedek Sarbaini Sarbaini Sari, Lisa Candra Sarmila, Anita Shantika Ahya, Clara Siregar, Rika Arnita Sisri Wahyuni Siti Aisyah Suhaili, Hidayati Suryani Suryani Susanti, Devi Elsi Syafruddin Nurdin Ulfa, Fadillah Ulfah, Maulidani Wahida, Deni Wahyuna, Fitra Wandi, Joni Indra Wandrianto, Wandrianto Yafi, Salman Yulia Yulia Zahrah, Fatimah Zainal Asril Zulfikar, Kartolo Zulmuqim Zulmuqim, Zulmuqim Zulvia Trinova