Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Medik Veteriner

Efektivitas Ekstrak Daun Afrika (Vernonia amygdalina) Secara Topikal Terhadap Kepadatan Kolagen dalam Penyembuhan Luka Insisi Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Rachmanita, Rona Taufiqul; Primarizky, Hardany; Setiawan, Boedi; Agustono, Bodhi; Saputro, Amung Logam
Jurnal Medik Veteriner Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.591 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.36-41

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak daun Afrika (Vernonia amygdalina) secara topikal terhadap kepadatan kolagen dalam penyembuhan luka insisi pada tikus putih (Rattus norvegicus). Dua puluh ekor tikus putih dibagi secara acak ke dalam lima kelompok, yaitu kontrol negatif (K-) yang diberi basis salep, kontrol positif (K+) yang diberi salep povidone iodine 10%, kelompok perlakuan (P1, P2, P3) yang diberi perlakuan dengan salep ekstrak daun Afrika 16,8%, 28%, dan 39,2%. Perlakuan diberikan secara topikal pada lokasi luka insisi sebanyak dua kali sehari selama empat belas hari. pada hari keempat belas tikus dieuthanasi dan daerah insisi dieksisi untuk preparasi histopatologi. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis dengan SPSS 20. Hasil uji menunjukkan p=0,077 yang berarti tidak terdapat perbedaan yang nyata (p>0,05) antara keseluruhan perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut rata-rata P1 menunjukkan hasil skoring kepadatan kolagen tertinggi dibandingkan perlakuan yang lain. Kesimpulan penelitian ini yaitu bahwa daun Afrika (Vernonia amygdalina) tidak efektif meningkatkan kepadatan kolagen dalam penyembuhan luka insisi pada tikus putih (Rattus norvegicus).
Pengaruh Perendaman Daging Sapi dalam Larutan Rimpang Kunyit (Curcuma domestica val.) dengan Kombinasi Konsentrasi dan Lama Waktu Penyimpanan Terhadap Total Jumlah Bakteri Lestari, Tri; Setiawan, Boedi; Praja, Ratih Novita; Damayanti, Ratna; Prastiya, Ragil Angga; Wibawati, Prima Ayu
Jurnal Medik Veteriner Vol. 2 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.481 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.55-59

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antibakteri dari larutan rimpang kunyit (Curcuma domestica Val.) terhadap total jumlah bakteri pada sapi dengan kombinasi antara konsentrasi dan lama penyimpanan. Sampel daging sapi dibagi menjadi 60 buah dan masing-masing sampel adalah 25 gram. Metode penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan menggunakan 4 konsentrasi larutan rimpang kunyit 0 gr 100 ml-1, 20 gr 100 ml-1, 40 gr 100 ml-1, 60 gr 100 ml-1 dan disimpan dalam waktu berdurasi 0 jam, 3 jam, 6 jam. Data yang diperoleh dianalisis oleh menggunakan Anava. Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara kontrol dan perlakuan pada total jumlah koloni bakteri. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa larutan rimpang kunyit berpengaruh pada penurunan jumlah koloni bakteri.
Efek Ekstrak Metanol Daun Ketapang (Terminalia catappa L.) Terhadap Kepadatan Kolagen dalam Penyembuhan Luka Bakar Derajat II pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Yulianto, Rangga; Triakoso, Nusdianto; Saputro, Amung Logam; Setiawan, Boedi; Yudhana, Aditya; Agustono, Bodhi
Jurnal Medik Veteriner Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.591 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.82-88

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ekstrak metanol daun ketapang (Terminalia catappa L.) untuk meningkatkan kepadatan serabut kolagen dalam penyembuhan luka bakar derajat II pada tikus putih (Rattus norvegicus). Sebanyak dua puluh ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan yaitu K- luka dengan pemberian basis salep, K+ luka dengan pemberian Bioplacenton®, P1 luka bakar dengan pemberian salep ekstrak daun ketapang 25%, P2 luka bakar dengan pemberian salep ekstrak daun ketapang 50% dan P3 luka bakar dengan pemberian salep ekstrak daun ketapang 100%. Terapi diberikan sehari sekali selama tujuh hari. Hasil data rata-rata jumlah kepadatan serabut kolagen menunjukkan K- 83.57%, K+ 84.52%, P1 90.32%, P2 86.77% dan P3 83.36%. Kelompok P1 dan P2 tidak memiliki perbedaan yang nyata, tetapi berbeda nyata dengan kelompok K+, K- dan P3. Kesimpulan dari penelitian ini ekstrak metanol daun ketapang berpengaruh dalam meningkatkan kepadatan serabut kolagen pada proses penyembuhan luka bakar derajat II.
Pengaruh Kitosan Udang Secara Topikal Terhadap Kepadatan Kolagen dalam Penyembuhan Luka Eksisi pada Tikus Putih Prastika, Dinda Dwi; Setiawan, Boedi; Saputro, Amung Logam; Yudaniayanti, Ira Sari; Wibawati, Prima Ayu
Jurnal Medik Veteriner Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.412 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol3.iss1.2020.101-107

Abstract

Luka eksisi adalah luka yang permukaan kulit dan lapisan bawahnya akan terpotong sampai kedalaman yang bervariasi dapat terjadi secara sengaja atau tidak sengaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh chitosan kulit udang terhadap kepadatan kolagen dalam proses penyembuhan luka eksisi pada tikus putih. Sebanyak dua puluh ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan yaitu K- luka eksisi dengan pemberian basis salep, K+ (luka eksisi+10% povidone iodine), P1 (luka eksisi+salep chitosan kulit udang 1.5%), P2 (luka eksisi+udang salep kulit kitosan 2.5%), dan P3 (luka eksisi+kitosan kulit udang 5%). Hasil perhitungan persentase kepadatan kolagen dianalisis oleh Kruskal-Wallis yang menunjukkan perbedaan signifikan (p<0.05) dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney U. Kelompok K+, K- dan P1 memiliki perbedaan signifikan dalam kepadatan kolagen pada P2, dan kelompok P3 (p<0.05). Kesimpulan dari penelitian ini kitosan berpengaruh terhadap kepadatan kolagen dengan dosis 5%.
Strategic Infectious Diseases in Beef Cattle in Balongpanggang during 2023 Yuniarti, Wiwik Misaco; Lukiswanto, Bambang Sektiari; Setiawan, Boedi; Yudaniayanti, Ira Sari; Triakoso, Nusdianto; Hisyam, Mirza Atikah Madarina; Susanti, Lina; Niken Hastuti, Apriliwiyani; Sudjono, Budi Santoso
Jurnal Medik Veteriner Vol. 7 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmv.vol7.iss2.2024.362-369

Abstract

Strategic infectious animal diseases have a great impact on the national economy as they may cause great economic loss, public anxiety, and high mortality. In Indonesia, among the diseases considered as strategic infectious animal diseases is foot and mouth disease (FMD). This study reported the incidence of strategic infectious animal diseases in Balongpanggang district during 2023. Throughout 2023, FMD only accounted for 4% of the total diseases of the year and was the only strategic infectious animal disease reported that year. Meanwhile, bovine ephemeral fever (BEF) incidence reached 57% (876/1546) of the total diseases in beef cattle in 2023. In addition to BEF, official veterinary services reported a total case of 1546 throughout 2023 that comprises; diarrhea (99), limping (24), helminthiasis (91), ectoparasite (11), hematochezia (3), wound (3), mastitis (4), allergy (1), dystocia (28), vaginal prolapse (11), dermatitis (45), enteritis (27), tympani (11), scabiosis (122), arthritis (67), ophthalmic problem (11), endometritis (1), uterine retention (13), indigestion (2), pneumonia (21), hypoglycemia (5), abscess (21), ovariohysterectomy (1), orchitis (1), intoxication (1), and papilloma (1). In conclusion, the only strategic infectious animal disease reported in 2023 in Balongpanggang was FMD with the incidence as high as 3% as compared to the non-strategic infectious animal diseases, BEF, which reached 54% of the total cases during 2023.
Evaluation and Its Impact of SARS-CoV-2 Inactivated Vaccine Candidate in K18-hACE2 Mice A'la, Rofiqul; Rantam, Fedik Abdul; Wijaya, Andi Yasmin; Susilowati, Helen; Kuncorojakti, Suryo; Diyantoro, Diyantoro; Aswin, Ahmad; Rahmahani, Jola; Suwanti, Lucia Tri; Lukiswanto, Bambang Sektiari; Yudaniayanti, Ira Sari; Setiawan, Boedi
Jurnal Medik Veteriner Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmv.vol8.iss1.2025.54-62

Abstract

The COVID-19 pandemic caused by SARS-CoV-2 requires effective vaccines to be developed. This study aimed to assess the impact of a SARS-CoV-2 inactivated vaccine candidate in k18-hACE2 mice by monitoring their body weight, immune activation, and inflammatory cytokines including IL-4, IL-6, TNF-α, and IFN-γ. The study utilized k18-hACE2 mice expressing the human angiotensin-converting enzyme 2 (hACE2) receptor. The mice were administered the inactivated vaccine candidate compared with sham and vehicle. Body weight was monitored, and serum samples were collected to measure IL-4, IL-6, TNF-α, and IFN-γ levels using ELISA. Data were evaluated using SPSS statistical analysis software. The administration of the SARS-CoV-2 inactivated vaccine candidate in k18-hACE2 mice did not result in significant changes in body weight compared to the control group. Furthermore, the levels of IL-4, IL-6, TNF-α, and IFN-γ were significantly reduced in the vaccinated mice compared to the control group, suggesting a dampening effect on the inflammatory response. This study demonstrates that the SARS-CoV-2 inactivated vaccine candidate has a minimal impact on the body weight of k18-hACE2 mice. Nevertheless, it successfully regulates the levels of IL-4, IL-6, TNF-α, and IFN-γ, suggesting its safety and beneficial impact. These findings contribute to understanding the vaccine's efficacy and safety profile in vaccine development.
Co-Authors A'la, Rofiqul Abdul Samik, Abdul Agus Wijaya Agustono, Bodhi Ahmad Herdianto Wicaksono Aksono HP., Eduardus Bimo Aldin Akbar Rahmatullah Alfina Azkiana Ana Rohmatul Laili Aprinda Ratna Lovela Arimbi Arum Puspitasari Aswin, Ahmad Azami D Azinar Azizah Bilqis Nurkarimah Bambang Poernomo Bambang Sektiari Lukiswanto Budi I Santoso Budi Santoso Budi Utomo Dadik Rahardjo, Dadik Daniel Leonardo Darmawan, Moch. Rizky Dellavia, Yolanda Diyantoro Diyantoro, Diyantoro Djoko Legowo Djoko Legowo Doohan Mahendra Edward Yonas Kristijanto Eighty M Kurniawati Eka Pramyrtha Hestianah, Eka Pramyrtha Eka Pramyrtha Hestinah Emmanuel Djoko Poetranto Endang Suprihati Endang Suprihati Epy Muhammad Luqman Erma Safitri Faisal Fikri Faizah, Ayu Nur Febriyatin, Fierdausi Nur’Aini Fedik A Rantam Fedik Abdul Rantam Fianti Nufinda Rachma Gatut Hardianto, Gatut Ghifari Lutfi Fauzi Hani Plumeriastuti Hari Paraton Hartiningsih - Helen Susilowati, Helen Hendarti, Gracia Angelina Heni Puspitasari Hidajati , Nove Hidayatik, Nanik Hisyam, Mirza Atikah Madarina Indasari, Elly Nur Indriyanti, Astrid Ira Sari Yudaniayanti Ismudiono Ismudiono Ismudiono, Ismudiono Istiana, Izzatul Iwan Sahrial Hamid Kadek Rachmawati Kadek Rachmawati Kamilah Nurizza Kartika Aditiya Amelia Khairunnisa, Anindita Koesdarto , Setiawan Kuncorojakti, Suryo Kurniawan, Muhammad ‘Ahdi Kusnoto Kusnoto Kusnoto Kusnoto, Kusnoto Lastuti , Nunuk Dyah Retno Legowo, Djoko Lestari, Dewi Sri Lilik Maslachah LINA SUSANTI Lucia Tri Suwanti, Lucia Tri Mafruchati, Maslichah Melda Mufidatul Ifqiyyah Mochamad Lazuardi Mohamad Safri Sauqi Mufasirin Mustofa Helmi Effendi Nidom, Chairul Anwar Niken Hastuti, Apriliwiyani Nove Hidajati Nur AR Widiatmoko Nusdianto Triakoso Pinayungan, Probo Probo Warih Tatag Poedji Hastutiek Praja, Ratih Novita Prastika, Dinda Dwi Prastiya, Ragil Angga Pratama, Ponasari Galuh Primarizky, Hardany Pudji Srianto Puput Ade Wahyuningtyas Purbowati, Tri Endah Rachmanita, Rona Taufiqul Rahaju Ernawati Rahmahani, Jola Rahmandari, Dina Agylia Ramadhanty, Miladhiyah Nabila Ratna Damayanti Ratna Damayanti Retno Wulansari Rochmah Kurnijasanti Saputro, Amung Logam Sari, Fifin Kurnia Sesa Puput Febriyanti Setiawan Koesdarto Soeharsono Soeharsono Soeharsono Soeharsono Sofyan, Miyayu Soneta Sri Hidanah Sri Mulyati Srimaryanto, Leonardo Reza Sudarminto - Sudjono, Budi Santoso Sugihartuti , Rahmi Sunarso, Agus Syahraini Adhiya Lathifah Tatik Hernawati Tita Damayanti Lestari Tjuk Imam Restiadi Tri HS Hadi Tri Lestari Tri Wahyu Suprayogi Triagil, Annisa Lita Tyasningsih, Wiwiek Tyasningsih, Wiwiek Wardhana, Dhandy Koesoemo Warsito, Sunaryo Hadi Wibawati, Prima Ayu Widiyatno, Thomas Valentinus Widjiati Widjiati Wijaya, Andi Yasmin Wiwik Misaco Yuniarti Wiwik Misaco Yuniarti Yeni Dhamayanti Yeni Dhamayanti Yonatan Dimascahyo Budianto Yudhana, Aditya Yulianto, Rangga