Claim Missing Document
Check
Articles

Keragaman Morfologi dan Kandungan Tanin pada Tanaman Leunca [Solanum nigrum (L.)] Nadila, Dea; ,, Sobir; Syukur, dan Muhamad
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 47 No. 1 (2019): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.751 KB) | DOI: 10.24831/jai.v47i1.19554

Abstract

Black nightshades [Solanum nigrum (L.)] is an indigenous vegetable originatied from tropical and subtropical regions. In Indonesia, black naightshades widely spread in Java, especially West Java. Black nightshades has a bitter taste caused by the content of tannins. The objective of this study was to identify and analyze the morphological and tannin content of 20 black nightshades accessions. The research was started with germplasm exploration in November 2015-February 2016, followed by planting and analysis until September 2016 at a laboratory of the Center for Tropical Horticultural Studies (PKHT) IPB. The experiment was arranged in a single-factor randomized complete block design with three replications. The results from cluster analysis based on morphological variability showed that the accessions of black nightshades can be grouped into two groups. The accessions had different fruit tannin contents, and some accessions can be selected for breeding material.Keywords: group analysis, indigenous vegetable, qualitative character, quantitative character
Kendali Genetik Stay Greenness dan Hasil serta Identifikasi Segregan Transgresif pada Empat Populasi F2 Sorgum Munarti; Trikoesoemaningtyas; Muhamad Syukur; Sobir; Wirnas, Desta; Didy Sopandie
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 1 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.453 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i1.39067

Abstract

Karakter stay greenness pada sorgum berkaitan dengan kemampuan mempertahankan kehijauan daun dan laju fotosintesis pada kondisi cekaman. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi kendali genetik karakter agronomi, stay greenness serta identifikasi segregan transgresif empat populasi F2 sorgum. Penelitian telah dilaksanakan bulan Februari sampai Mei 2020 di Kebun Percobaan IPB University Leuwikopo, Dramaga, Bogor, dengan ketinggian 250 m di atas permukaan laut (dpl). Bahan genetik yang digunakan adalah populasi Numbu x Samurai 2, Kawali x Pahat, Kawali x B69, Super 2 x PI-150-20-A, dan tujuh genotipe tetuanya. Setiap populasi terdiri atas 300 tanaman F2 dan masing-masing tetua sebanyak 60 tanaman. Pendugaan kendali genetik berdasarkan nilai skewness dan kurtosis. Identifikasi segregan transgresif menggunakan karakter terpilih berdasarkan nilai parameter genetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter bobot biji per tanaman dikendalikan banyak gen aditif pada populasi Numbu x Samurai 2 dan Kawali x Pahat, sedangkan karakter stay greenness pada semua populasi dikendalikan banyak gen aditif. Semua karakter yang diamati memiliki nilai heritabilitas arti luas sedang sampai tinggi. Delapan belas individu dari persilangan Kawali x B69 dan Super 2 x PI-150-20-A diduga sebagai segregan transgresif berdasarkan karakter bobot biji per tanaman dan stay greenness. Segregan yang diperoleh digalurkan dengan menerapkan metode pedigree. Kata kunci: aksi gen, aditif, indeks transgresif, keragaman genetik
Respons Ketahanan Sumberdaya Genetik Lokal Cabai (Capsicum frutescens L. dan Capsicum annuum L.) terhadap Infeksi Virus Daun Keriting Kuning Andarwening, Freestina; Sobir; Deden Derajat Matra
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 1 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.094 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i1.39780

Abstract

Virus daun keriting kuning merupakan penyakit utama pada cabai dan menjadi penyebab kehilangan hasil cukup besar. Penggunaan genotipe tahan menjadi salah satu cara efektif untuk mengendalikan penyakit ini. Perakitan genotipe tahan penyakit dilakukan melalui serangkaian proses pemuliaan tanaman, diawali dengan identifikasi terhadap sumber materi genetik potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi respons ketahanan 10 genotipe cabai rawit (C. frutescens L.) dan 4 genotipe cabai besar (C. annuum L.) koleksi Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT) untuk memperoleh kandidat tanaman tahan. Penanaman dan inokulasi dilakukan di rumah kaca kebun percobaan Tajur, dan deteksi keberadaan virus dilakukan di laboratorium molekuler PKHT dengan metode amplifikasi DNA menggunakan degenerate primers Begomovirus SPG1 dan SPG2. Konfirmasi molekuler menunjukkan bahwa genotipe tanaman yang diuji terinfeksi virus daun keriting kuning. Berdasarkan nilai keparahan penyakit (KP), genotipe CB-EL dikategorikan tanaman tahan dengan nilai KP sebesar 8.89% dan periode inkubasi terlama, 21-50 hari. Genotipe CB-BA dan CB-BJ dengan nilai KP sebesar 13.33%, CB-CA dan PKHT-1 (15.56%), CR-SA dan PKHT-7 (17.78%) dan PKHT-6 (20.00%) masuk pada kategori tanaman agak tahan. Tingkat keparahan penyakit dan insidensi penyakit memiliki nilai duga heritabilitas arti luas sebesar 0.47 dan 0.61, masing-masing termasuk kategori sedang dan tinggi. Kata kunci: Bemisia tabaci, genotipe, heritabilitas, keparahan penyakit, seleksi
Preferensi Bemisia tabaci Genn. dan Kaitannya dengan Karakter Anatomi dan Morfologi Daun pada Cabai (Capsicum annuum L.) Tengku Laila Kamaliah; Purnama Hidayat; Awang Maharijaya; Sobir; Muhamad Syukur
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 50 No. 3 (2022): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.358 KB) | DOI: 10.24831/jai.v50i3.40312

Abstract

Identifikasi karakter seleksi yang tepat diperlukan dalam pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas cabai yang tahan terhadap kutu kebul Bemisia tabaci Genn. Tujuan penelitian untuk menentukan preferensi kutu kebul Bemisia tabaci pada berbagai genotipe cabai, mengidentifikasi karakter morfologi daun terkait seleksi ketahanan terhadap kutu kebul, melihat korelasi antara respon kutu kebul, dalam hal jumlah telur dan jumlah nimfa instar awal, dengan morfologi daun. Penelitian ini dilaksanakan bulan Agustus-Oktober 2018. Genotipe cabai yang digunakan C00265, CM334, C12, Bara, Ayesha, Ungara, Kastilo, Laris, Cilibangi-2, Landung, dan Yuni. Tanaman yang digunakan berumur 4 MST. Kutu kebul diambil dari tanaman terong di Kecamatan Kersana, Brebes, Jawa Tengah lalu diperbanyak pada tanaman tembakau dan terong. Kutu kebul yang diinfestasikan tidak membawa virus. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan kelompok lengkap teracak 1 faktor yaitu faktor genotipe. Setiap genotipe terdiri atas dua tanaman dan tiga ulangan. Jumlah telur dan jumlah nimfa instar awal per tanaman memiliki korelasi positif yang signifikan dengan dengan jumlah trikoma, sedangkan epidermis tidak berkorelasi. Panjang dan kerapatan palisade berkorelasi negatif signifikan dengan jumlah telur dan jumlah nimfa instar awal tanaman. Ketebalan daun berkorelasi negatif signifikan dengan jumlah nimfa instar awal tanaman. Warna daun mempengaruhi ketertarikan kutu kebul terhadap cabai.Kata kunci: jumlah nimfa instar awal, jumlah telur, palisade, tebal daun, trikhoma
Genetic variability and stability analysis of chili in three environments Inayah Yasmin Kamila; Maharijaya, Awang; Sobir
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 51 No. 2 (2023): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/ija.v51i2.47134

Abstract

Chili is an important vegetable crop consumed by most Indonesian people. Chili production is affected by the limited varieties and low adaptability to growing in different environments. This study aimed to identify the variability of 22 chili pepper on morphology, the genotype x environment interaction, and the stability of 10 chili pepper genotypes in 3 different environments. The study was conducted from July 2020 to February 2022 in Sleman DIY, Bogor, and Blitar. The experimental design used a single-factor randomized complete block design, each consisting of three replicates. The genotypes evaluated were HCR 17-003, HCR 17-004, HCR 17-007, HCR 17-008, HCR17-012, HCR 17-013, HCR 17-014, HCR 17-017, F7-1, F7-2, F7-3, Ca011, Ca013, Ca020, Ca021, Cf002, Cf005, Cf007, Cf010, Cf015, Bonita, and Loblita. Ten genotypes were evaluated in stability analysis, i.e., PKHT A, PKHT B, Bara, Genie, Centil, PKHT C, PKHT D, Bonita, Sona, and Tunduk. The biplot analysis for genetic diversity study showed a total diversity was 40.5% for the two main components. The genotype x environment interaction had a significant effect on productivity. PKHT C and Sona were identified as stable based on the Francis-Kannenberg method. PKHT C, Sona, PKHT B, and Bonita were stable based on the Wricke method. PKHT A and Bonita were stable based on Finlay-Wilkilson methods. PKHT B, PKHT C, Sona, and Bonita were identified as stable based on the AMMI method. The genotype which is stable based on all stability methods was PKHT C. Keywords: AMMI; GxE interaction; parametric stability; variety.
Aksi Gen Epistasis Duplikat pada Karakter Terkait Toleransi Naungan di Tanaman Tomat Ritonga, Arya W; Syukur, Muhamad; Chozin, Muhammad Achmad; Maharijaya, Awang; Sobir, Sobir
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 2 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i2.56491

Abstract

Informasi tentang karakter seleksi dan pewarisan sifatnya sangat penting bagi program pemuliaan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh karakter seleksi dan informasi pewarisan sifatnya terhadap cekaman naungan pada tanaman tomat. Populasi persilangan Biparental SSH3 x 4979 (tetua, F1, backcross dan F2) ditanam pada kondisi tanpa naungan (N0) dan kondisi cekaman naungan paranet 50% (N50) di Kebun Percobaan Pusat Kajian Hortikultura Tropika – Institut Pertanian Bogor, Pasir Kuda, Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa karakter kehijauan daun, fruit set, jumlah buah dan bobot buah per tanaman merupakan karakter seleksi toleran naungan pada tanaman tomat. Terdapat aksi gen dominan dan epistasis duplikat pada karakter-karakter tersebut baik pada kondisi normal maupun kondisi cekaman naungan kecuali karakter fruit set pada kondisi tanpa naungan. Dominansi pada karakter-karakter tersebut bersifat over dominan pada kondisi tanpa naungan, namun dominan parsial pada kondisi cekaman naungan. Ragam aditif lebih berperan dibandingkan ragam non aditif pada karakter kehijauan daun, fruit set, jumlah dan bobot buah per tanaman pada kondisi normal namun sebaliknya dimana ragam non aditif lebih berperan dibandingkan ragam aditif pada karakter-karakter tersebut saat kondisi cekaman naungan. Seleksi pada generasi awal seperti generasi F2 dapat efektif dilakukan pada karakter-karakter tersebut pada kondisi tanpa naungan, namun seleksi pada kondisi cekaman naungan terhadap karakter-karakter tersebut lebih baik dilakukan pada generasi lanjut. Kata kunci: agroforestri, berkelanjutan, tumpang sari, varietas unggul
Profile of Nonvolatile Compounds and Their Correlation to the Flavor of Fried Shallots Yofananda, Olivia; Wijaya, Christofora Hanny; Lioe, Hanifah Nuryani; Sobir, Sobir
Indonesian Food Science and Technology Journal Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Number 1, December 2025 |IFSTJ|
Publisher : Department of Technology of Agricultural product (THP) Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ifstj.v9i1.41456

Abstract

This study aimed to evaluate the relationship between the nonvolatile compounds detected in fried shallots and their sensory characteristics. Six shallot varieties were used: Bima Brebes, Bauji, Tajuk, Super Philip, Batu Ijo, and Rubaru. Each variety was assessed using the rate-all-that-apply (RATA) and hedonic rating tests for the taste and aroma of fried shallots. All fried shallots were prepared in a laboratory under homogeneous frying conditions. The chemical compounds in the water extracts of the six fried shallots with molecular weights less than 3 kDa were identified using LC-MS/MS instrument. Additionally, the correlation between the chromatographic peak intensities of the chemical compounds and sensory intensities was examined through multivariate orthogonal partial least squares (OPLS) analysis. The PCA result revealed two distinct groups of samples. Batu Ijo fried shallot, which received the highest overall hedonic score and showed a strong correlation between its fragrant sulfury aroma and savory taste, was categorized separately from the others. Although 18 compounds were identified in fried shallots, a significant correlation was observed only with salty taste, primarily due to glutamyl-phenylalanine, a known kokumi compound.
Dugaan Nilai Daya Gabung dan Keragaan Progeni DxT Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Fadhilah Sitepu, Annisa; Sobir, Sobir; Bayuardi Suwarno, Willy
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 33 No 3 (2025): Jurnal Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.jur.jpks.v33i3.296

Abstract

Best linear unbiased prediction (BLUP) adalah metode yang dirancang untuk menduga nilai genetik dari data yang tidak seimbang. Analisis BLUP yang memanfaatkan informasi kekerabatan dapat mengurangi bias akibat ketidakseimbangan data. Penelitian ini bertujuan untuk estimasi parameter genetik dan daya gabung umum tetua melalui pengujian progeni dan validasi model prediksi persilangan-persilangan yang tidak diuji (untested crosses). Progeni ditanam tahun 2008 dalam rancangan kelompok lengkap teracak dengan 5 ulangan. Pengamatan dilakukan pada 10 karakter pada tahun 2015 - 2017. Hasil analisis ragam menunjukkan karakter mesokarp/buah dan inti/buah lebih dikendalikan oleh tetua tenera. Berdasarkan pendugaan nilai daya gabung tetua dura, BJ5686D dan BJ5678D dapat digunakan untuk merakit varietas dengan karakter unggul produktivitas dan rendemen yang baik. Tetua tenera AP141T dapat digunakan untuk merakit varietas unggul yang memiliki kandungan oil related trait yang baik. Tetua BJ5819T dan BJ5817T dapat digunakan untuk menghasilkan varietas dengan laju pertumbuhan meninggi yang lambat dan oil related trait tinggi. Daya gabung khusus tidak nyata untuk semua karakter. Hasil 2-fold cross-validation menunjukkan ketepatan untuk jumlah tandan, tandan buah segar, hasil CPO, panjang rachis, inti/buah, minyak/mesokarp kering, dan minyak/tandan sebesar 0,52 – 0,88. Informasi ini dapat dimanfaatkan dalam program pemuliaan berikutnya.
Co-Authors , Kisman , Santoso Achmad Baihaki Agung Wahyu Susilo Agus Purwito Ahmad Dadang Ahmad Satori Ahmad Yunus Aji Hermawan ALEX HARTANA Alex Hartana Alex Hartana ALFRED P. MANAMBANGTUA Alifiya Herwitarahman Anas Dinurrohman Susila Andarwening, Freestina Andika Septiana Suryaningsih Aris Purwanto Arisanti, Tiffani Nindya Astri W Wulandari Astri Windia Wulandari Wulandari Awang Maharijaya Azhari, Andi Baiq Arriyadul Badi'ah Bonjok Istiaji Budi Santosa C Hanny Wijaya Chesaria, Nanda DADANG, AHMAD Deden Derajat Matra Delvi Maretta Desta Wirnas Didy Sopandie Diny Dinarti Diyah Martanti, Diyah DONATA S. PANDIN Edi Santosa Edi Santosa Edi Santosa Efendi, D. Efendi, Darda Eka Fatmawati Tihurua Eko Priyantono Ellina Mansyah Entit Hermawan Eny Widajati Erni Suminar Evalina C. Pandia Fadhilah Sitepu, Annisa Fusao Motoyoshi Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hafizah, Rumaisha Afifatul HAJRIAL ASWIDINNOOR Hanifah Nuryani Lioe Harmi Andrianyta Harti, Heri Haryanti, Dyra Helmi, Susan Hendrastuti Hidayat, Sri Herry Suhardiyanto Hidayat , Sri Hendrastuti I Wayan Budiastra Ika Roostika Imam Widodo Iman Rusmana Imas Sukaesih Sitanggang Inayah Yasmin Kamila Indah Kurniasari Irvan Faizal Is Helianti Islah Hayati J. K. J. Laisina Joko Prasetiyono Juliati S. Darsa Juliet M.E. Mamahit Ketty Suketi Khairiyah, Hayat Khamidi, Thamrin Kisman Kisman Kristianto Nugroho Kurniawan Rudi Trijatmiko Kuswandi Kuswandi La Ode Safuan Laksono Trisnantoro Lilik Pujantoro Lina Herlina Lina Herlina Lina Herlina Lizawati . M A Chozin M. Syamsul Maarif Machfud Machfud Maharijaya, dan Awang Mahat Magandhi MANAMBANGTUA, ALFRED P. Mardiana - MARIA BINTANG Marlin Marlin Marlina Mustafa, Marlina Mas’ud, Zainal Alim MATHIUS, NURITA TOURAN Matra, Deden Derajat Meddy Rachmadi Memen Surahman Mien A. Rifai Miftahudin Miftahudin . Muchlis . Muhamad Syukur Muhammad Arif Nasution Muhammad Syukur Mukelar Amir Munarti Nadila, Dea Nazli, Rizal Sjarief Sjaiful Nazly Aswani Nettyani, Naipospos Ni Made Armini Wiendi Nining, Euis Nobuo Sugiyama Noorrohmah, Siti Nurita Toruan-Mathius Nurul Khumaida Nurwahyuningsih Nurwahyuningsih Olivia Yofananda, Olivia OTIH ROSTIANA PANDIN, DONATA S. Parjanto Parjanto Poetri Agustine Aryawati PRASETIYONO, JOKO Prawestri, Apriliana Dyah Priyanti Priyanti Priyanti Priyanti Priyantono, Eko PURNAMA HIDAYAT Purwono Purwono Putra, Fiqhri Mulianda Putri, Faradila Danasworo Rahmadara, Gemilang Ramadhani Dwi Santoso Ramadhani Dwi Santoso Rd. Selvy Handayani Reflinur Reflinur Reflinur Reflinur Rerenstradika T. Terryana Ria Rif’atunidaudina Ridwan Setiamihardja Risa Aryantri Ritonga, Arya W Ritonga, Arya Widura Roberdi ,, Roberdi Robi'ah, Hanik Rohmah Roedhy Poerwanto Rosmaina Rosmaina S H Hidayat S Noorrohmah Santosa, Budi Santosa, Budi Sarsidi S astrosumarjo Sekar Wulan Prasetyaningtyas Siti Hafsah Soaloon Sinaga SOLIN, NIDA W.N.M. SRI HENDRASTUTI HIDAYAT SRIANI SUJIPRIHATI Sriani Sujiprihati Sudarmono Sudirman Yahya Sujiprihati, Sriani Sulistijorini Sunyoto Sunyoto Suparjo Suprayanti Martia Dewi, Suprayanti Martia Surjono Hadi Sutjahjo Suryo Wiyono SYAFRIDA MANUWOTO Syarifah Iis Aisyah Syukur, M Tamami, Djoko TARUNI SRI PRAWAST MIEN KAOMINI ANY ARYANI DEDY DURYADI SOLIHIN TATIK CHIKMAWATI Tengku Laila Kamaliah Teuku Tajuddin Tias Arlianti Tony Liwang Toruan-Mathius, dan Nurita Tri Budiyanti Tri Handayani Tri Muji Ermayanti Trijatmiko, Kurniawan Rudi Trikoesoemaningtyas Undang, Undang Utami Prawati Wida W. Khumaero Widodo Widodo Willy Bayuardi Suwarno Winarso D. Widodo Winda Nawfetrias Witjaksono Wulan Septiningtyas Kurniajati Wuriandani, Adinda Yoko Mine Yono, Dwi Yudiwanti Wahyu E. Kusumo Yukarie Ayu Wulandari Yukarie Ayu Wulandari Yusnita Sari, Yusnita Zumaidar Zumaidar