p-Index From 2021 - 2026
9.059
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Civis: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Metodik Didaktik DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Educatio Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Jurnal Dinamika Sosial Budaya Journal AL-MUDARRIS JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Guru Tua : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Auladuna : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Pantun: Jurnal Ilmiah Seni Budaya JPM (Jurnal Pendidikan Modern) Islamika : Jurnal Agama, Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education Jurnal Budaya Etnika Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP) Indo-MathEdu Intellectuals Journal INDONESIAN JOURNAL OF BASIC EDUCATION DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Basicedu Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Al-Irsyad: Journal of Education Science Jurnal el-Huda: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Joyful Learning Journal Harmony : Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR PERBEDAAN MINAT BACA SISWA PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI KELAS 3 UPTD SDN KAMAL 2 ratnasari, depi ratnasari; Ahmad Sudi Pratikno
Guru Tua : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/gurutua.v7i2.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan minat baca antara siswa perempuan dan laki-laki kelas 3 UPTD SDN Kamal 2. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan 24 siswa sebagai partisipan, terdiri dari 12 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki. data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca siswa perempuan lebih terarah pada bacaan fiksi dan durasi membaca yang lebih penjang dan keterlibatan yang lebih tinggi dalam kegiatan sosial. Sebaliknya, siswa laki-laki lebih cederung tertarik pada bacaan non-fiksi dengan durasi membaca yang lebih pendek dan minat yang dipengaruhi oleh motivasu eksternal. faktor lingkungan sosial, seperti peran guru dan keluarga, juga berkontribusi dalam membantuk minat baca siswa. penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi peningkatan minat baca harus disesuaikan dengan kerakteristik gender dan didukung oleh peran aktif guru dan keluarga.
STRATEGI GURU DALAM MENGHADAPI PERBEDAAN GAYA BELAJAR SISWA KELAS VI A UPTD SDN KAMAL 2 Ramadhani Oktavia Rahma; Ahmad Sudi Pratikno
Guru Tua : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/gurutua.v7i2.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam menghadapi perbedaan gaya belajar siswa kelas VI A UPTD SDN Kamal 2. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah orang sebagai narasumber yaitu guru kelas VI A UPTD SDN Kamal 2. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa siswa memiliki gaya belajar yang beragam, yaitu visual, auditori, dan kinestetik yang diidentifikasi melalui pengamatan kebiasaan siswa di kelas, komunikasi dengan wali kelas sebelumnya, dan serta penggunaan metode tanya jawab secara lisan dan angket. Melalui pendekatan tersebut, memungkinkan guru untuk lebih memahami preferensi belajar siswa yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang efektif. Strategi yang diterapkan oleh guru dalam menghadapi perbedaan gaya belajar meliputi penggunaan video pembelajaran, penciptaan materi berbasis lagu, dan pembuatan suatu karya atau proyek yang menumbuhkan kreatifitas siswa. Strategi ini efektif dalam memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam dan meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mereka terhadap materi.
Penerapan Etika Sopan Santun Siswa Kelas IV dalam Pembelajaran di SDN Gili Anyar Kabupaten Bangkalan Faizi, Moh Nur; Maryani, Nurul; Nurhikmah, Anisa; Sayyaf, Muhammad; Pratikno, Ahmad Sudi
Metodik Didaktik Vol 20, No 2 (2025): Metodik Didaktik Januari 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v20i2.71621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etika dan sopan santun siswa kelas IV selama kegiatan pembelajaran. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan fokus pada observasi kondisi ilmiah objek penelitian, dimana peneliti berperan sebagai tokoh utamanya. Subjek pada penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran dikelas. Teknik pengambilan data dilakukan dengan memberikan lembar angket, observasi kelas, wawancara guru, serta di dukung dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebagian siswa kelas IV SDN Gili Anyar masih kurang dalam penerapan etika sopan santun. Mereka masih sering ramai pada saat guru menjelaskan materi di depan kelas serta masih terdapat bebrapa siswa yang terkadang membantah  nasihat yang diberikan oleh guru. Hal-hal yang terjadi di sekolah ini tentunya di akibatkan oleh faktor yang mempengaruhi, seperti faktor keluarga, lingkungan, teman bermain dan lain sejenisnya. Sekolah serta guru sudah semaksimal mungkin untuk mengajarkan etika sopan santun berperilaku, berbicara, berpakaian, akan tetapi hasil yang di dapatkan kurang maksimal, dikarenakan siswa dalam sehari-hari berada di lingkungan sekolah hanya beberapa jam saja, sisanya siswa melakukan kegiatannya di luar lingkungan sekolah, yang mengakibatkan apa yang sudah di ajarkan oleh guru mengenai etika sopan santun itu terganggu dengan etika sopan santun yang ada di luar lingkungan sekolah.
KEPERCAYAAN MASYARAKAT MADURA TERHADAP BAMBU CINTA DI MAKAM KI AGENG JOKO TARUP PAMEKASAN Mullisi, Farhan Amnan; Pratikno, Ahmad Sudi
Jurnal Budaya Etnika Vol. 9 No. 1 (2025): NASIONALISME GLOBALISASI E-SPORT GAMERS: RESIPROSITAS JEJARING KESENIAN DAN KEP
Publisher : Institute of Indonesia Arts and Culture (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/jbe.v9i1.3493

Abstract

Abstrak: Cerita rakyat adalah cerita yang asal mulanya berasal dari masyarakat lampau yang diwariskan pada generasi selanjutnya melalui lisan. Latar belakang melakukan penelitian ini adalah mengembangkan hasil penelitian lain yang mempelajari mitos atau kepercayaan serta upaya mengungkap kepercayaan masyarakat terhadap bambu cinta pada kawasan makam Ki Ageng Joko Tarup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah atau histori. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara kepada juru kunci makam serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat Madura percaya jika menuliskan nama seseorang yang dicintai pada bambu di kawasan makam Ki Ageng Joko Tarup menjadi jodoh. Masyarakat juga percaya bahwa bambu tersebut tumbuh karena Ki Ageng Joko Tarup adalah seorang ulama ternama yang menancapkan tusuk sate pada tanah sehingga menjadi sebuah bambu. Masyarakat Madura menyebutnya sekarang sebagai bambu cinta.  Kata kunci: Bambu Cinta, Cerita Rakyat, Kepercayaan Masyarakat, Sejarah Lampau   Abstract: Folklore is a story that originates from past societies and is passed down through generations orally. The background for conducting this research is to expand on previous studies focusing on myths or beliefs, and to uncover the community's belief in 'bambu cinta' (love bamboo) at the gravesite of Ki Ageng Joko Tarup. The method used in this research is historical or historiographical. Data collection techniques include observation, interviews with caretakers of the grave, and documentation. Data analysis employs the Miles and Huberman method, involving data reduction, data display, and drawing conclusions The research findings indicate that the Madurese community believes that writing the name of a loved one on bamboo at Ki Ageng Joko Tarup's grave site can determine one's fate. They also believe that the bamboo grows there because Ki Ageng Joko Tarup, a renowned Islamic scholar, planted a skewer in the ground which later grew into bamboo. The Madurese now refer to it as 'bambu cinta' or love bamboo. Keywords: Bamboo Love, Folklore, Public Beliefs, historical past
PUDARNYA EKSISTENSI KESENIAN TRADISIONAL LUDRUK AKIBAT GLOBALISASI BUDAYA Pratikno, Ahmad Sudi; Hartatik, Astri
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 12, No 2 (2023): JULI 2023
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v12i2.10623

Abstract

Globalisasi sebagai wujud berkembangnya kehidupan manusia melalui hadirnya teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Budaya yang ada di masyarakat Indonesia adalah bentuk keanekaragaman masyarakat yang dapat diekspresikan melalui kesenian. Kesenian ludruk yang dipertunjukan dengan mengambil cerita kehidupan rakyat sehari-hari dan diselingi dengan lawakan serta diiringi gamelan musik. Adapun pengaruhnya dalam budaya misalnya: hilangnya budaya asli suatu daerah, lunturnya nilai-nilai budaya, menurunnya rasa nasionalisme serta menurunnya rasa cinta terhadap budaya daerah. Dapat mengantisipasi lunturnya budaya kesenian dengan mempertahankan, melestarikan, menjaga, serta mewarisi budaya lokal serta peran serta semua kalangan seperti pemerintah dan generasi muda berpartisipasi aktif dalam bidang budaya serta bangga terhadap produk dalam negeri. Kata Kunci: kesenian, ludruk, globalisasi, budaya Abstract Globalization is a manifestation of the development of human life through the presence of information technology and communication technology. The culture that exists in Indonesian society is a form of community diversity that can be expressed through art. Ludruk art is performed by taking stories from everyday people's lives and interspersed with jokes and accompanied by gamelan music. As for its influence in culture, for example: the loss of the original culture of a region, the loss of cultural values, a decrease in the sense of nationalism and a decrease in love for regional culture. Can anticipate the fading of artistic culture by maintaining, preserving, preserving, and inheriting local culture as well as the participation of all parties such as the government and the younger generation actively participating in the cultural field and being proud of domestic products. Keywords: art, ludruk, globalization, culture
Pengembangan Media Pembelajaran Engklek Pada Mata Pelajaran IPAS untuk Siswa Kelas IV SDN Kesek 1 Kabupaten Bangkalan Jaza, Khoiron; Mutmainnah, Mutmainnah; Nurfadila, Ukhtul Izza; Arifin, Angeli; Maghfiroh, Siti; Pratikno, Ahmad Sudi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29801

Abstract

Media pembelajaran engklek PETA (peraturan daerah ) pada pembelajaran IPAS khususnya materi IPS di kelas IV SDN Kesek I Bangkalan, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi IPS berdasarkan permasalah yang ditemukan. Permasalahannya yaitu kurangnya penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar IPAS. Kurangnya penggunaan media dipengaruhi oleh peran guru yang kurang maksimal dan kurang mampu membuat media yang sesuai dengan materi yang ada pada pelajaran IPAS. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran engklek, sebagai solusi sehingga siswa dapat antusias dalam belajar dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia pada siswa SD. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode yang digunakan R&D dengan desain ADDIE. Hasilnya pada penelitian ini media pembelajaran engklek layak dikembangkan dan mendapat hasil validasi 0,9 menggunakan rumus aiken v, dan mendapatkan nilai tinggi. Artinya media pe,belajaran engklek layak dikembangkan di kelas IV SDN Kesek I Bangkalan. Respond an antusias siswa saat demonstrasi penggunaan sangan baik, dan dapat disimpulkan media engklek PETA layak digunakan.
Penerapan Metode Tilawati Terhadap Kemampuan Belajar Santri di Rumah Belajar Al-Qur’an Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember Sudi Pratikno, Ahmad; Wati, Lilis Kurnia
Jurnal el-Huda Vol 16 No 01 (2025): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/el-huda.v16i01.171

Abstract

Berdasarkan hasil obervasi, diperoleh data bahwa beberapa santri belum menguasai dan memahami ilmu tajwid, makhorijul huruf, menulis, dan menghafal Al-Qur’an secara benar, tepat, serta belum dapat belajar secara mandiri. Permasalahan ini juga dipicu dari latar belakang serta karakter dan psikologi santri yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan dan pemahaman cara membaca Al-Qur’an dengan ilmu tajwid dan makhorijul huruf yang baik dan benar serta meningkatkan kemampuan menulis dan menghafal ayat Al-Qur’an santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Empowerment-Based-Research (EBR). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar wawancara. Sampel penelitian yakni 25 santri rumah belajar Al-Qur’an di desa Wonorejo, Kencong, Jember. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 25 santri memiliki kemamuan dalam mengembangkan, menguasai, dan meningkatkan kemamuan belajar membaca Al-Qur’an dari 20% menjadi 50% baik secara mandiri maupun dengan bantuan ustadzah.
ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATERI BANGUN DATAR DALAM MENINGKATKAN ANTUSIASME SISWA Ardiansyah, Syaikhan Aufi; Fadilah, Qoriatul; Fatha, Sofiatul Adawiyah; Hasanah, Mauidatul; Zakia, Nabila Maula; Anisa, Nur; Pratikno, Ahmad Sudi
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v4i2.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Division) dalam meningkatkan antusiasme belajar siswa kelas IV SDN Tanjung Jati 2 pada materi bangun datar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan yang diperoleh dari observasi para pendidik, yang mengindikasikan bahwa meskipun model pembelajaran STAD telah diterapkan, tingkat partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran masih menunjukkan variasi yang signifikan. Penenlitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, metode ini diterapkan dengan sampel 20 siswa menggunakan teknik sensus sampling. Pengumpulan data meliputi observasi partisipatif pasif, wawancara semi-terstruktur, dan angket berbasis skala Likert 4 poin. Analisis data mengacu model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan mayoritas siswa mengalami peningkatan antusiasme: 65% senang belajar, 70% terbantu oleh teman sekelompok, dan 75% menikmati kerja sama kelompok. Namun, terdapat ketidakmerataan partisipasi (20–40% siswa belum merasakan manfaat optimal) akibat dominasi anggota tertentu, dinamika kelompok kurang harmonis, dan perbedaan gaya belajar. Simpulan penelitian membuktikan STAD efektif meningkatkan antusiasme, tetapi memerlukan strategi pendukung seperti pembagian peran adil, pendampingan guru intensif, dan fleksibilitas metode sesuai karakter siswa untuk optimalisasi hasil yang merata.
Analisis Kedisiplinan Siswa terhadap Kepatuhan Tata Tertib di SDN Keleyan 2 Bangkalan Hidayat, Mid’hat; Devi, Mufida Sasi; Jihat, Diah Ayu Hafidah Nur Halisah Nurul; Maulita, Nita; Miswari, Dewi Anggi; Fadya, Amalia Risqa; Pratikno, Ahmad Sudi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.28770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kedisiplinan siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah di SDN Keleyan 2 Bangkalan. Permasalahan mengenai kedisiplinan menjadi sorotan utama karena masih ditemukan sejumlah siswa yang datang terlambat ke sekolah, tidak segera masuk kelas setelah jam istirahat, serta mengganggu jalannya proses pembelajaran di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi langsung di lingkungan sekolah, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi terkait aturan dan pelaksanaan tata tertib sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tata tertib belum berjalan secara optimal, disebabkan oleh kurangnya sosialisasi peraturan, tidak adanya pembiasaan sikap disiplin yang konsisten, serta lemahnya pengawasan dari pihak sekolah. Selain itu, pengaruh lingkungan sekitar dan karakter siswa juga menjadi tantangan dalam membentuk perilaku disiplin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen sekolah untuk membentuk budaya disiplin, melalui keteladanan, pembinaan yang berkesinambungan, serta pendekatan yang mampu menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab siswa terhadap aturan sekolah.
Pengaruh Over Capacity Terhadap Tingkat kefokusan Pembelajaran di SDN Gili Barat Bangkalan: Penelitian Isham Husain; Marsha Amelia Putri; Dimas Agung Saputro; Naila Dwi Maulidia; Hikmah, Mamlu'atul; Gandy Asmara; Ahmad Sudi Pratikno
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1420

Abstract

This study aims to determine the effect of over capacity conditions on the level of student learning focus at Elementary School of Gili Barat Bangkalan. This study uses a descriptive quantitative approach with data collection techniques in the form of a questionnaire distributed to 37 students. The results showed that the majority of students felt that the large number of classmates caused the learning atmosphere to become unconducive, difficult to concentrate, and disrupted interactions with teachers. In addition, teachers also experience difficulties in managing crowded classes and providing individualized attention to each student. Limited space and infrastructure also worsen learning conditions in the classroom. Based on these findings, it is recommended that schools and policy makers reorganize the number of students per class and improve the quality of learning facilities to create a more conducive and effective learning environment.
Co-Authors Ainurrohman, Danil Altaf Fayzul Haq, Titansyah Amalia, Ihda Amelia Putri, Arnetta Andini, Desiana Ani Setianingsih Annisa Yulistia Anwar Senen Ardiansyah, Syaikhan Aufi Argatya Abid Nur Fadhlurrahman Arifin, Angeli Arofani, Lita Avisenna, Emilda Shofiyah Bahreizy, Max Faisal Bina Roosita Cahyani, Indah Wahyu Nur Clodia Cindi Aurora Danu Pratama Putra Devi, Mufida Sasi Diana Susilowati Dimas Agung Saputro Dwi Jayanti, Sahgita Dwiyanto, Febri Endang Sulistianingsih Fachrur Rozie, Fachrur Fadilah, Qoriatul Fadya, Amalia Risqa Fahmi, Zainal Faizi, Moh Nur fariska, firza dea Fatha, Sofiatul Adawiyah Fatinah, Titin Febriyanti, Dewi Firah, Malidina Firdaus, Farah Gita Firdausiyah, Naura Fransiska Rahmawati Fuadah, Dhakiyatul Gandy Asmara Hakim, Banun Haidzir Amirul Hamida, Rika Nur Hani, Roukhil Ummu Hardhini, Gesti Kinasih Hardiana, Hardiana Hartatik, Astri Hasanah, Alfiatul Hasanah, Mauidatul Hidayat, Mid’hat hidayati, alvina Hidayati, Gita Mukrin Hija, Qois Masholichul Hikmah, Mamlu'atul Husnul Khotimah Isham Husain Isna Ida Mardiyana Isnaeni, Widyana Nurfajar Izzah Muyassaroh Jaza, Khoiron Jihat, Diah Ayu Hafidah Nur Halisah Nurul Juliyanti, Eka Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kamila, Aura Nada Kurniawati, Salsabila Indah Kusumawardani, Tri Nidia Laily Mar’atul Maghfiroh Lestari, Dwi Putri Lidia, Maulidia Nifa Marsha Amelia Putri Maryani, Nurul Maulita, Nita Medita Ayu Wulandari Miranda, Angelina Dea Miswari, Dewi Anggi Mohamad Alvian Hadi Arahman Muhammad Hermanto Mullisi, Farhan Amnan Mutmainnah Mutmainnah Muyessaroh, Aris Muyessaroh, Asri Istiqomaturrobiah Naila Dwi Maulidia Nanda Amelia Naufal, Bayu Sabilha Ngatmini Nihayatul Wafiroh Nina Rosiana, Nina Novasari, Novasari Noviyanti Supriliyanti Nur Afni Choirunisya Nur Anisa Nur Prasojo, Rizky Sarsyah Nurfadila, Ukhtul Izza Nurfurqon, Faridillah Fahmi Nurhalisa, Nurhalisa Nurhikmah, Anisa Parrisca Indra Perdana Pertiwi, Dewi Sinta Kusuma Puspita, Julia Ayu Rajabi, Dania Putri Ramadani, Reskiya Ramadhan, Muhamad Zakhi Ramadhani Oktavia Rahma Rania, Nabila Putri ratnasari, depi ratnasari Raudatul Mangfiroh Robbah, Idz Nada Rohman, Achmad Habibur Rohmaniyah, Ninik Zahrotur Salsabila, Zela Samak, Nur Laili Saputra, Ilham Widiyanto Saputri, Rieke Dyah Ramadhani Sayyaf, Muhammad Sa’adah, Siti Apriliya Lailatus Siti Fatimah Siti Maghfiroh Sofiati, Rina Stevani, Oky Ayu Suciati, Dwi Maulidia Sulistia, Nadia Eka Sulistiana Sulistiana Sumantri Sumantri Sumantri Sumantri Sumantri Sumantri Sumantri Sumantri Syailil Aliyah Tamalla, Maulidina Umi Hanik Valentina, Ajeng Kartika Wati, Lilis Kurnia Widianti, Yunike Widiyanto Saputra, Ilham Wulandari, Medita Ayu Yanuardana, Mohammad Dimas Yinda Shevia Yundayana, Hendra Charinta Zafira, Liyana Zakia, Nabila Maula Zakiyah, Ahmaddah Nur Alfiatuz Zia, Dewi Lafayza Khaleda Zumrotus Solikhah, Putri