p-Index From 2021 - 2026
11.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Kajian Manajemen Bisnis JSTT Rekayasa Mesin Sosial Budaya Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Sari Pediatri ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) UMBARA Indonesian Journal of Anthropology JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Jurnal Ilmiah Peuradeun JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Jurnal Elementer (Elektro dan Mesin Terapan) JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora EKONOMIS : Journal of Economics and Business Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al-Hikmah Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Gelar : Jurnal Seni Budaya Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen JURNAL REFORMASI ADMINISTRASI Jurnal Ilmiah untuk Mewujudkan Masyarakat Madani Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia) Jurnal MEBIS (Manajemen dan Bisnis) Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Serambi Tarbawi Jurnal Ecogen Idarotuna: Jurnal Kajian Manajemen Dakwah Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Aceh Anthropological Journal Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Journal De Facto Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Jurnal Cahaya Mandalika Jurnal Budaya Etnika Jurnal Sosial dan Teknologi FOCUS: Journal of Social Studies Journal of Rural and Urban Community Empowerment ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah ALACRITY : Journal Of Education Human Resource Management Studies Waniambey: Journal of Islamic Education Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Journal of Pragmatics and Discourse Research Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Jurnal Social Library Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Menara Pengabdian Proceeding Applied Business and Engineering Conference All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Aceh Sanitation Journal (ASjo) ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Fleksibel: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage el-Moona: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Journal Geuthee of Engineering and Energy RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat International Journal of Economics, Management and Accounting Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Blantika : Multidisciplinary Journal AHDÃF: Jurnal Pendidikan Agama Islam Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Jurnal Mahasiswa Antropologi dan Sosiologi Indonesia(JuMASI) EDUKASI TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat PESHUM Teewan Journal Solutions
Claim Missing Document
Check
Articles

Hipertensi dengan Katarak pada Peserta Skrining Gangguan Penglihatan Hasriani, Resti Dwi; Syahrizal, Syahrizal; Misti, Misti
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i4.38745

Abstract

ABSTRAK Prevalensi katarak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai 4% dengan proporsi 78% sebagai penyebab utama kebutaan pada penduduk usia diatas 50 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara hipertensi dengan katarak pada peserta skrining gangguan penglihatan dalam rangka upaya percepatan eliminasi kebutaan akibat katarak di Provinsi NTB Tahun 2017. Penelitian ini adalah studi cross-sectional menggunakan data sekunder formulir skrining gangguan penglihatan dan rekam medis operasi katarak dengan jumlah sampel 816 peserta skrining gangguan penglihatan dan operasi katarak yang dilaksanakan pada tahun 2017 di Provinsi NTB. Uji statistik analisis bivariat menggunakan chi square test dan analisis multivariat menggunakan cox regression. Analisis multivariat memperoleh asosiasi bermakna antara hipertensi dengan katarak (p=0,0001), adjusted PR 1,49 (95%CI:1,24-1,81). Responden dengan hipertensi lebih berisiko 1,49 kali terhadap katarak dibandingkan responden normotensi setelah dikontrol faktor jenis kelamin dan umur. Deteksi dini hipertensi dan skrining gangguan penglihatan penting dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko katarak. ABSTRACT Cataracts prevalence in Nusa Tenggara Barat ( NTB ) Province reaches 4% and contributing 78% of proportion as the main cause of blindness in people aged over 50 years. The aim of this study is to determined association between hypertension with cataract among participants of visual impairment screening in NTB province year 2017. The research design was a cross-sectional study using secondary data from visual impairment screening formulirs and medical records of cataract surgeries with total sample of 816 screening participants. The statistical test was using chi-square test and multivariate analysis using cox regression. This study obtained significant association between hypertension and cataract (p = 0.0001) and adjusted PR 1,49 (95%CI:1,24-1,81). Respondents with hypertension have 1.49 higher risk of cataract compared to respondents with normotension after controlled by gender and age factors. Early detection of hypertension and screening of visual impairment are important to increase public awareness in risk of cataract.
Hubungan Obesitas Sentral Terhadap Kejadian Hiperglikemi Pada Pegawai Di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar Tiurma, Junita Rosa; Syahrizal, Syahrizal
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021 (Article in Press)
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.39786

Abstract

Latarbelakang : Hiperglikemia adalah suatu kondisi medik berupa peningkatan kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal. Hiperglikemia merupakan salah satu tanda khas penyakit diabetes mellitus (DM), meskipun juga mungkin didapatkan pada beberapa keadaan yang lain. Berdasarkan laporan International Diabetes Federation (IDF) tahun 2019, sekitar 88 juta orang dewasa berusia 20-79 tahun menderita diabetes di Asia Tenggara. Ini adalah total tertinggi kedua setelah wilayah Pasifik Barat (sekitar 163 juta orang). Menurut WHO tahun 2014 proporsi kematian akibat diabetes melitus tipe 2 di Indonesia menduduki posisi tertinggi kedua setelah Srilangka yaitu sebesar 6%. Sementara itu, Data Sample Registration System Indonesia pada tahun 2014 juga menunjukkan bahwa Diabetes Melitus tipe 2 dan komplikasinya merupakan penyebab kematian nomor 3 (tiga) di Indonesia yaitu sebesar 6,7%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan obesitas sentral terhadap kejadian hiperglikemi pada pegawai SKPD di Kota Makassar tahun 2015. Desain penelitian adalah desain cross sectional dengan populasi sumber adalah pegawai yang bekerja di enam SKPD Kota Makassar tahun 2015. Variabel independen yaitu obesitas sentral dan variabel dependen adalah hiperglikemia (kadar glukosa darah kapiler ≥ 200 mg/dl). Analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian : Distribusi frekuensi obesitas sentral pada responden lebih tinggi pada yang tidak obesitas sentral yaitu sebesar 258 orang (65,0%). Pada penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara obesitas sentral terhadap kejadian hiperglikemia dengan p-value = 0,232; PR= 1,04 (95% CI= 0,99-1,10). Sedangkan faktor risiko untuk umur ≥ 40 tahun, jenis kelamin perempuan dan riwayat DM pada keluarga memiliki prevalensi lebih tinggi untuk mengalami hiperglikemi. Kesimpulan : obesitas sentral tidak berhubungan terhadap kejadian hiperglikemi. Keyword: Obesitas Sentral, Hiperglikemia, Pegawai, Makassar
Hipertensi dengan Katarak pada Peserta Skrining Gangguan Penglihatan Hasriani, Resti Dwi; Syahrizal, Syahrizal; Misti, Misti
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i4.38745

Abstract

ABSTRAK Prevalensi katarak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai 4% dengan proporsi 78% sebagai penyebab utama kebutaan pada penduduk usia diatas 50 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara hipertensi dengan katarak pada peserta skrining gangguan penglihatan dalam rangka upaya percepatan eliminasi kebutaan akibat katarak di Provinsi NTB Tahun 2017. Penelitian ini adalah studi cross-sectional menggunakan data sekunder formulir skrining gangguan penglihatan dan rekam medis operasi katarak dengan jumlah sampel 816 peserta skrining gangguan penglihatan dan operasi katarak yang dilaksanakan pada tahun 2017 di Provinsi NTB. Uji statistik analisis bivariat menggunakan chi square test dan analisis multivariat menggunakan cox regression. Analisis multivariat memperoleh asosiasi bermakna antara hipertensi dengan katarak (p=0,0001), adjusted PR 1,49 (95%CI:1,24-1,81). Responden dengan hipertensi lebih berisiko 1,49 kali terhadap katarak dibandingkan responden normotensi setelah dikontrol faktor jenis kelamin dan umur. Deteksi dini hipertensi dan skrining gangguan penglihatan penting dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko katarak. ABSTRACT Cataracts prevalence in Nusa Tenggara Barat ( NTB ) Province reaches 4% and contributing 78% of proportion as the main cause of blindness in people aged over 50 years. The aim of this study is to determined association between hypertension with cataract among participants of visual impairment screening in NTB province year 2017. The research design was a cross-sectional study using secondary data from visual impairment screening formulirs and medical records of cataract surgeries with total sample of 816 screening participants. The statistical test was using chi-square test and multivariate analysis using cox regression. This study obtained significant association between hypertension and cataract (p = 0.0001) and adjusted PR 1,49 (95%CI:1,24-1,81). Respondents with hypertension have 1.49 higher risk of cataract compared to respondents with normotension after controlled by gender and age factors. Early detection of hypertension and screening of visual impairment are important to increase public awareness in risk of cataract.
Hubungan Obesitas Sentral Terhadap Kejadian Hiperglikemi Pada Pegawai Di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar Tiurma, Junita Rosa; Syahrizal, Syahrizal
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 5 No 3 (2021): HIGEIA: Juli 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v5i3.39786

Abstract

Latarbelakang : Hiperglikemia adalah suatu kondisi medik berupa peningkatan kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal. Hiperglikemia merupakan salah satu tanda khas penyakit diabetes mellitus (DM), meskipun juga mungkin didapatkan pada beberapa keadaan yang lain. Berdasarkan laporan International Diabetes Federation (IDF) tahun 2019, sekitar 88 juta orang dewasa berusia 20-79 tahun menderita diabetes di Asia Tenggara. Ini adalah total tertinggi kedua setelah wilayah Pasifik Barat (sekitar 163 juta orang). Menurut WHO tahun 2014 proporsi kematian akibat diabetes melitus tipe 2 di Indonesia menduduki posisi tertinggi kedua setelah Srilangka yaitu sebesar 6%. Sementara itu, Data Sample Registration System Indonesia pada tahun 2014 juga menunjukkan bahwa Diabetes Melitus tipe 2 dan komplikasinya merupakan penyebab kematian nomor 3 (tiga) di Indonesia yaitu sebesar 6,7%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan obesitas sentral terhadap kejadian hiperglikemi pada pegawai SKPD di Kota Makassar tahun 2015. Desain penelitian adalah desain cross sectional dengan populasi sumber adalah pegawai yang bekerja di enam SKPD Kota Makassar tahun 2015. Variabel independen yaitu obesitas sentral dan variabel dependen adalah hiperglikemia (kadar glukosa darah kapiler ≥ 200 mg/dl). Analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian : Distribusi frekuensi obesitas sentral pada responden lebih tinggi pada yang tidak obesitas sentral yaitu sebesar 258 orang (65,0%). Pada penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara obesitas sentral terhadap kejadian hiperglikemia dengan p-value = 0,232; PR= 1,04 (95% CI= 0,99-1,10). Sedangkan faktor risiko untuk umur ≥ 40 tahun, jenis kelamin perempuan dan riwayat DM pada keluarga memiliki prevalensi lebih tinggi untuk mengalami hiperglikemi. Kesimpulan : obesitas sentral tidak berhubungan terhadap kejadian hiperglikemi. Keyword: Obesitas Sentral, Hiperglikemia, Pegawai, Makassar
KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR ISLAM ERA KLASIK: Komparasi Pemikiran Ibnu Suhnūn dan al-Qābisi S Syahrizal
Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : IAIN Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/epis.2016.11.2.435-463

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan dan persamaan antara kurikulum pendidikan dasar Islam yang dipaparkan Ibnu Suhnūn dengan kurikulum pendidikan dasar Islam yang dikemukakan al-Qābisi dan menganalisis implementasi pemikiran keduanya dalam rangka pengembangan pendidikan dasar Islam dalam konteks keindonesiaan. Berdasarkan metode deskriptif, content analysis, analisis komparatif dan analisis sintesis maka hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Ibnu Suhnūn dan al-Qābisi tentang kurikulum pendidikan dasar Islam memiliki perbedaan dan persamaan. Perbedaannya mencakup aspek klasifīkasi isi kurikulum pendidikan dasar Islam dan rincian mata pelajaran al-Qur’an. Sedangkan persamaannya meliputi aspek pengertian, klasifīkasi, keseimbangan, kategori, tujuan dan corak kurikulum pendidikan dasar Islam. Kurikulum pendidikan dasar Islam versi Ibnu Suhnūn dan al-Qābisi memungkinkan untuk diimplementasikan dalam rangka pengembangan kurikulum pendidikan dasar Islam di Indonesia. Hal ini karena kurikulum pendidikan dasar Islam yang didesain oleh kedua tokoh pendidikan Islam klasik tersebut masih relevan hingga dewasa ini. Meskipun ada beberapa kekurangan lantaran faktor lini masa, kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan sebagainya, namun tetap bisa disempurnakan sesuai dengan tuntutan dan kemajuan zaman.This study aimed to analyzing the differences and the similarities between Islamic elementary school curriculum of Ibnu Suhnūn and al-Qābisi, and to analyze the implementation both of them in the Islamic elementary school of Indonesia. Based on descriptive, content, comparative, and synthesis analysis, the result of study showed that Ibnu Suhnūn and al-Qābisi’s thought on Islamic elementary school curriculum has the differences and the similarities.The differences include classifying contain of it and detailing Qur’anic subject aspect. While the similiarities include the defīning, classifying, balancing, categorizing, purposing and patterning of Islamic elementary school curriculum aspect. Ibnu Suhnūn and al-Qābisi’s thought was enabled to be implementated in order to develop the curriculum of Islamic elementary school in Indonesia. Because the concept of them are still relevant in contemporary era. Eventhough any weaknesses because some factors, such as different in term of time, the progress of sciences and technology, etc, but can be enhanced in accordance with the demands and the progress of time.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM IBN SAHNÛN: Analisis Kritis Kurikulum Pengajaran di Institusi Pendidikan Dasar Islam Syahrizal Syahrizal; Rabiatul-Adawiah Ahmad Rashid
MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Vol 36, No 1 (2012)
Publisher : State Islamic University North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/miqot.v36i1.112

Abstract

Abstrak: Tulisan ini bertujuan mengungkapkan relevansi pemikiran Ibn Sahnûn mengenai kurikulum pengajaran pendidikan dasar Islam dengan praktik kurikulum pengajaran pada institusi-institusi pendidikan dasar Islam masa kini. Berdasarkan analisis deskriptif, analisis isi, dan analisis kritis, penulis berargumen bahwa kurikulum pengajaran pendidikan dasar Islam menurut Ibn Sahnûn masih relevan dengan praktik kurikulum pengajaran pendidikan dasar Islam masa kini. Hal tersebut setidaknya berdasarkan: 1) aspek prinsip penyusunannya, yaitu prinsip tawâzun (keseimbangan) antara materi-materi ukhrawi dengan duniâwi, intelektual dengan spiritual, materi- materi teoretis dengan praktis, dan prinsip relevansi, yaitu kesesuaian kurikulum pengajaran dengan kebutuhan masyarakat, dan 2) dari aspek dasar utama yang menjadi landasan penyusunan kurikulum pengajaran, yaitu dasar agama dan sosial.Abstract: Ibn Sahnûn’s Islamic Educational Thought: Critical Analysis of Teaching Curriculum in the Institution of Islamic Elementary Education. This paper aims to reveal the relevance of Ibn Sahnûn thought on teaching curriculum of Islamic primary education to the practice of the current teaching curriculum in Islamic primary education institutions. Based on descriptive, content, and critical analysis to form a reflective thought, the results of present study showed that the teaching curriculum of Islamic elementary education of Ibn Sahnûn still relevant to the practice of it nowadays, especially from (1) the principles of it composition aspects, the principle of tawâzun (equilibrium) between the materials of the hereafter with worldly ones or (intellectual with the spiritual aspect), the theoretical material with practical, and the principle of relevance, the suitability of the teaching curriculum to the needs of the community, and (2) the primary basis on which the teaching curriculum is developed, which is the basis of religion and social issues.Kata Kunci: Ibn Sahnûn, kurikulum pengajaran, pendidikan dasar Islam
Metode Pengajaran di Sekolah Dasar Islam Perspektif Ibnu Sahnun Tabrani ZA; Syahrizal Syahrizal

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/tarbawi.v10i2.5088

Abstract

This paper aims to discuss the thoughts of Ibn Sahnun's Islamic education, which was critically analyzed related to teaching methods in Islamic Elementary Schools. Islamic Elementary Schools are essentially schools that implement the concept of Islamic education based on the Qur'an and Sunnah. The operational idea of Islamic Elementary School is an accumulation of the process of civilizing, inheriting, and developing Islamic teachings, culture, and civilization from generation to generation. Ibn Sahnun's thoughts on education have been mentioned, among others, in his book Adab al-Mu'allimin. This book has become a maestro and reference for many scholars. It is considered the first book to discuss education separately from other branches of science, such as schools and philosophy. Ibn Sahnun's educational concept consists of two parts; The first is compulsory education, and the second is non-binding or voluntary education. Ibn Sahnun's thoughts in the education field were complete and programmed, especially for classical times, because only a few figures were engaged in the field of education at that time. We can find some things that are still relevant today from these concepts.
Peningkatan Nilai-Nilai Demokrasi dan Nasionalisme Pada Mahasiswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Asril*, Asril; Jaenam, Jaenam; Syahrizal, Syahrizal; Armalena, Armalena; Yuherman, Yuherman
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan dan memperteguh jiwa demokrasi dan nasionalisme yang kuat di dalam diri setiap mahasiswa. Ketika jiwa demokrasi dan nasionalisme telah mereka miliki, maka rasa cinta terhadap bangsa dan semangat melakukan perjuangan untuk bangsa ini akan kuat dan besar. Salah satu upaya dalam penanaman jiwa demokrasi dan nasionalisme terhadap generasi penerus adalah dengan pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan.Jenis metode yang digunakan dalam artikel ini adalah literatur review. Penulisan literatur review ini mengadopsi artikel-artikel nasional yang dimuat pada berbagai platform penyedia jurnal dengan skala nasional yang membahas tentang pentingnya peningkatan nilai-nilai demokrasi dan nasionalisme pada mahasiswa melalui pembelajaran pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan nilai-nilai demokrasi dan nasionalisme pada mahasiswa melalui pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraanmenunjukkan ke arah positif. Artinya, mahasiswa yang telah mendapatkan materi pendidikan pancasila dan kewarganegaraan sikap demokrasi dan rasa nasionalisnya mengalami peningkatan yang baik. 
KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR ISLAM ERA KLASIK: Komparasi Pemikiran Ibnu Suhnūn dan al-Qābisi S Syahrizal
Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/epis.2016.11.2.435-463

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan dan persamaan antara kurikulum pendidikan dasar Islam yang dipaparkan Ibnu Suhnūn dengan kurikulum pendidikan dasar Islam yang dikemukakan al-Qābisi dan menganalisis implementasi pemikiran keduanya dalam rangka pengembangan pendidikan dasar Islam dalam konteks keindonesiaan. Berdasarkan metode deskriptif, content analysis, analisis komparatif dan analisis sintesis maka hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Ibnu Suhnūn dan al-Qābisi tentang kurikulum pendidikan dasar Islam memiliki perbedaan dan persamaan. Perbedaannya mencakup aspek klasifīkasi isi kurikulum pendidikan dasar Islam dan rincian mata pelajaran al-Qur’an. Sedangkan persamaannya meliputi aspek pengertian, klasifīkasi, keseimbangan, kategori, tujuan dan corak kurikulum pendidikan dasar Islam. Kurikulum pendidikan dasar Islam versi Ibnu Suhnūn dan al-Qābisi memungkinkan untuk diimplementasikan dalam rangka pengembangan kurikulum pendidikan dasar Islam di Indonesia. Hal ini karena kurikulum pendidikan dasar Islam yang didesain oleh kedua tokoh pendidikan Islam klasik tersebut masih relevan hingga dewasa ini. Meskipun ada beberapa kekurangan lantaran faktor lini masa, kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan sebagainya, namun tetap bisa disempurnakan sesuai dengan tuntutan dan kemajuan zaman.This study aimed to analyzing the differences and the similarities between Islamic elementary school curriculum of Ibnu Suhnūn and al-Qābisi, and to analyze the implementation both of them in the Islamic elementary school of Indonesia. Based on descriptive, content, comparative, and synthesis analysis, the result of study showed that Ibnu Suhnūn and al-Qābisi’s thought on Islamic elementary school curriculum has the differences and the similarities.The differences include classifying contain of it and detailing Qur’anic subject aspect. While the similiarities include the defīning, classifying, balancing, categorizing, purposing and patterning of Islamic elementary school curriculum aspect. Ibnu Suhnūn and al-Qābisi’s thought was enabled to be implementated in order to develop the curriculum of Islamic elementary school in Indonesia. Because the concept of them are still relevant in contemporary era. Eventhough any weaknesses because some factors, such as different in term of time, the progress of sciences and technology, etc, but can be enhanced in accordance with the demands and the progress of time.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN TAHFIZH PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR MELALUI TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET Syahrizal, Syahrizal
el-Moona: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2023): el-Moona: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Agama Islamm (STAI) Fatahillah Serpong, Tangerang Selatan-Banten, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimizing tahfizh learning in elementary school age children carries Jean Piaget's theory of cognitive development. In this case, learning tahfizh al-Qur'an emphasizes understanding the verses to be memorized and avoids rote learning (without understanding). And then, teachers are required to translate abstract memorized material into things that are concrete and real and related to the child's daily life. If the verse to be memorized can be interpreted with concrete items, it will be easier, for verses that cannot be interpreted with meaning. Specifically, teachers can provide special characteristics through special movements so that children can easily understand them. Another interesting thing found in this research is that in optimizing tahfizh learning with this theory, in the process of memorizing the Koran, children are given individual opportunities to be independent in memorizing. To make optimal use of the social environment, children must involve people around them to receive mutual contributions or known as peer mentors as a forum for strengthening memorization. The method used in this research is: the comparative method (Constant Comparative Method) or more commonly known as Grounded Research. Meanwhile, the approach used is a qualitative approach.
Co-Authors Adista, Muhammad Ansari Afrizal Tanjung Agus Sulaeman Ahmad Fikri Ahmad, Aisah Aini, Zaharatul Aini, Zahratul Aisyah Maawiyah, Aisyah Alek, A Alfani, Harun Alfia, Susi Alfizah, Alfizah Alhidayatillah, Nur Alisa, Cici amia, Refsi Amia, Refsi Amia Anggraeni, Riski Anggraini, Hafidah Novi Anggreiny, Cut Dini Anindito Purnowidodo Arif Gunawan Arifin, M Yusuf Armalena, Armalena Aspendi, Ronal ASRIL ASRIL Asril*, Asril Aula, Darul Aulia Ramadhani, Nabila Aurhariyani, Nisha Azzahra Humaira Fatin Berliana Dara Safitri Burhani, Muhammad Luthfi Munzir Abdul Muthalib Burrahman, Inal Buto , Zulfikar Ali Castrawijaya, Cecep Damayanti Damayanti Dhani, Ilham Edi Indrizal Ediwarman Ediwarman, Ediwarman Emka, Erifa Ananda Erianza, Dava Erni Masdupi Erniwati Erniwati Erwin Erwin Fajar Rizki, Fajar Fathurrachman, M Febrina Riska Putri, Febrina Riska Fifi Yasmi Fitria B, Fadhilatul Fitria, Yuliana Fuada, Nurul Gianty, Jauza Aqilla Gumilang, Rizqa Gusmail, Sabri Hairul Anwar, Hairul Hasan, Fauzan Hasibuan, Reina Rizqia Muharrami Hasibuan, Zainuddin Hasriani, Resti Dwi Hati, Putri Seni Hayati, Mardhatillah HELFITRI, Della Helfitri Helmy, Herlina Helta, Fahri Hendra Kurniawan Hendra Kurniawan Herdiansah , Yudi Heri setiawan Herianto Manurung, Canra Herlina Dimiati, Herlina Husaini Husaini Husnah Husnah Ihsan, Shahibul Irenia, Audrey Nada Iskandar Iskandar Ismy, Jufitriani Jaenam Jaenam Jannah, Zahratul Jendrius Jendrius Jumat Barus Junaidi Junaidi Karim, Isnan Ibnu Kartini Kartini Khaerunnisa, Dwi Rani Liza Yulia Sari Lucky Zamzami Mahdalena Mahdalena Manurung, Ade Karunia Rizky Marisaa, Poetri Mauizhah, Miftahul Maulana, Alfito Mesta, Hendri Andi Misnan, Misnan Misti, Misti Mitra, Robi Moneta, Lily Rezky Muarofah Ghofur, Muarofah Muffadillah, Rehan Muhammad fauzan Muhammad Haykal Aulia Muhammad Husaini Muhammad Sugihartono, Muhammad Murni, Richy Restia Musdar, Musdar Muthia Roza Linda, Muthia Roza Muttaqin, Asyrofi Nasrulah, Nasrullah NAZ, Wise Neolaka, Aglom Mel Yoksam Nisa Salsabila Nisyra, Mailani Novia Syamsir, Hendri Nugra, Prasika Dewi Nurhayati AR Nurhayati AR Nurhayati Nurhayati Nurwijayanti Nurzi Sebrina Panigoro, Novita Perengki Susanto Purnama, Kiki Riiski Purnama, Padel Purnama, Rizal Putra, Indra Madan Putri, Chintya Kharisma Putri, Nadya Melati Qaid Alfayyad Haris Rabiatul-Adawiah Ahmad Rashid Ramdesta, Andry Rani Salsabila Efendi Ravisya Hamudda Fahlevi Razali Razali Ria Ariany Riani, Anita Eva Riani, Mareta Rianto, Arauf Ridha Ulfah Rifqatunnisak, Rifqatunnisak Rini Sarianti Rio Nardo RISA WAHYUNI EDT Rizqi, Hani Amelia Rosmanida Keumala Putri Rosyeni Rasyid Roziqin, Roziqin Rudy Soenoko Safratilofa Safratilofa, Safratilofa Sahar, Muzni Sekensend, Angga Siregar, Tika Rahma Yani Sri Meiyenti Sri Setiawati, Sri Sura, Genta Susi Evanita Susi Yusrianti, Susi Syamsul Amar B Syukriyadin, Syukriyadin Tabrani ZA Tara, Intan Tri Cahaya Theresia Koyansow , Regina Thomson Mary, Thomson Tiurma, Junita Rosa Tri Prabowo Ulya, Nura Us, Lasmiana Vera Novianti Vitamagistra, Siti Wahyu Wahyudin, Dian Wanayumini Weni Yulastri Wijaya, Nanda Wijaya, Selfi Atma Yasri, Afif Yatim, Yenita Yolandafitri Zulvia Yonita, Riza Yuherman Yuherman Yuki Fitria Yulfiperius, Yulfiperius Yulia, Regina Yulintine, Yulintine Yunarti Yunarti Yunita Engriani Yusnaini Yusnaini Yusuf Hasibuan, Muhammad Zannah, Nur Silvia Zubir, Zubir