This Author published in this journals
All Journal Attoriolong El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Al-Ulum Farabi Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Al-Hikmah Jurnal Diskursus Islam Jurnal Adabiyah JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Intizar Rihlah Jurnal Sejarah dan Kebudayaan JICSA Journal of Honai Math JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Al-Qalam MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender Pusaka : Jurnal Khazanah Keagamaan Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi ISTIQRA: JURNAL HASIL PENELITIAN Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Borneo : Journal of Islamic Studies El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JEPKM) Jurnal Sarjana Ilmu Budaya Carita : Jurnal Sejarah dan Budaya Jurnal Nirta: Studi Inovasi Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Ilmiah Falsafah Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Sejarah Peradaban Islam Archipelago Journal of Southeast Asia Islamic Studies International Journal of Islamic Studies Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Muwazah: Jurnal Kajian Gender ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora JUTEQ (JURNAL TEOLOGI & TAFSIR)
Claim Missing Document
Check
Articles

Perkembangan Islam di Sinjai Melalui to ‎Panrita Kitta Abad-XVII Wahyu; Syukur, Syamzan
Al-Hikmah Journal for Religious Studies Vol 27 No 01 (2025): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-hikmah.v27i01.56666

Abstract

This study aims to describe and analyze the development of Islam through the role of To Panrita Kitta after Islam was accepted in the Sinjai region. This study is a historical study with a qualitative descriptive analysis method using a sociological and anthropological approach. The stages of the study consist of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The results of the study indicate that after the acceptance of Islam in the 17th century, a number of figures or scholars in Sinjai, known as To Panrita Kitta, played an important role in developing Islamic teachings and its sharia. The role of To Panrita Kitta is not only limited to religious aspects, but also in shaping the cultural identity, moral values, and character of the Sinjai community. Through a historical approach and cultural studies, this study reveals the main contribution of To Panrita Kitta to the development of local civilization based on science, spirituality, and traditional wisdom. The presence of Islam in Sinjai is not only as a belief system, but also as a way of life that is implemented in the socio-cultural order of society. This creates a process of acculturation between local culture and Islamic values ​​that continues to develop to current days.
WESTERN COLONIZATION AND POLITICAL RESISTANCE IN THE ISLAMIC WORLD: A HISTORICAL STUDY OF THE INDEPENDENCE STRUGGLES OF MUSLIM COUNTRIES Rizkayadi; Nurhayati; Syukur, Syamzan; Rahmawati; Fatmal, Abd. Bashir
Jurnal Diskursus Islam Vol 13 No 1 (2025): Sejarah Islam, Perpustakaan dan Informasi Islam, Pemikiran Islam, Dakwah
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v13i1.58905

Abstract

Western colonization of the Islamic world from the 16th century to the mid-20th century is a historical phenomenon that had a profound impact on the socio-political, economic and cultural order of Muslims. This study aims to critically examine the dynamics of Western colonization and the various forms of political resistance that emerged in the Islamic world as a response to colonial domination. Using a historical-comparative approach, this study traces the diverse patterns of struggle, ranging from armed jihad, elite diplomacy, to social and intellectual movements that later shaped national consciousness and religious identity in various Islamic regions. The study reveals that the struggle for independence of Muslim countries was not only a political effort against foreign rule, but also a process of reconstructing cultural and religious identities that played an important role in the formation of post-colonial nation-states. The study also highlights how the legacy of these struggles has strategic relevance in facing the challenges of neocolonialism, political fragmentation and foreign intervention in the contemporary era. In addition, this study affirms the importance of the role of Muslims in building the future of civilization that is inclusive, sustainable, and based on Islamic spiritual and social values. The findings are expected to provide a comprehensive conceptual and historical contribution in understanding the relationship between colonialism, political resistance and religious identity in the Islamic world.
Arus Balik Kekuasaan di Sulawesi Selatan Abad ke-17 Anawagis, Fian; Syukur, Syamzan; Makkelo, Ilham Daeng
JURNAL JAWI Vol 6 No 2 (2023): Islam dan Budaya Lokal
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/00202361865000

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang persaingan antara dua kekuatan politik (Gowa-Tallo dan Bone) yang melahirkan persekutuan dan perseteruan di Sulawesi Selatan pada abad ke-17. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang mencakup heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber yang digunakan adalah sumber lokal dan sumber asing untuk menjawab fokus kajian ini. Hasil penelitian menemukan bahwa arus balik kekuasaan di Sulawesi Selatan dipicu oleh persekutuan dan perseteruan antara kerajaan-kerajaan di Makassar dan Bugis, serta diperparah oleh keterlibatan Belanda yang mengakibatkan terjadinya perang Makassar (1666-1669). Perang ini menjadi titik balik kekuasaan di Sulawesi Selatan, yang mengakhiri supremasi politik Makassar dan bangkitnya kekuatan baru di bawah Kerajaan Bone pimpinan Arung Palakka. Selain mengungsian penduduk secara besar-besaran ke luar Sulawesi Selatan, dampak persaingan itu masih eksis sampai sekarang, ketika akhir tahun perang itu (1669) dijadikan tonggak hari jadi Sulawesi Selatan. Cara ini kurang tepat sebagai acuan momen kebangkitan kelompok tertentu dan kehancuran kelompok lain, sehingga perlu ditinjau kembali agar tidak mengekalkan primordialisme dalam sejarah Sulawesi Selatan.  
Dari Kesadaran ke Tindakan: Sosialisasi Pencegahan Stunting Pada Masyarakat Kayuloe Timur, Kabupaten Jeneponto Zahrani, Gina; Rasyid, Surayah; Nurhijrah, Nurhijrah; Syukur, Syamzan
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v3i2.243

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang berdampak serius pada pertumbuhan dan perkembangan anak, yang disebabkan oleh kekurangan gizi dan infeksi yang berulang. Berdasarkan Keppres Nomor 72 Tahun 2021, stunting ditandai dengan tinggi badan di bawah standar ideal berdasarkan usia, dengan prevalensi di Indonesia mencapai 36,4%, menjadikannya salah satu negara dengan angka stunting tertinggi di Asia Tenggara. Tulisan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting melalui sosialisasi di Desa Kayuloe Timur, dengan sasaran ibu hamil, bayi balita, dan remaja putri. Metode yang digunakan meliputi ceramah, tanya jawab, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa sosialisasi pencegahan stunting memberi pemahaman dan menambah pengetahuan masyarakat tentang dampak serius akbiat adanya stunting. Berkaca dari sosialisasi yang telah dilakukan, perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan dalam pendekatan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Strategi baru, seperti penggunaan media sosial dan penjadwalan yang lebih fleksibel, perlu dipertimbangkan untuk mencapai tujuan jangka panjang dalam pencegahan stunting.
Sultan Abil Khair Sirajuddin sebagai Pelopor Perkembangan Budaya Islam di Bima NTB Abad ke-17: Sebuah Kajian Historis dan Kultural Sumirah, Sumirah; Syukur, Hj. Syamzan; G, Wahyuddin
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.48645

Abstract

Penelitian ini berfokus mencari dan menganalisis Sultan Abil Khair Sirajuddin sebagai Pelopor Perkembangan Islam di Bima. Pada Pemerintahan Sultan Abil Khair Sirajuddin, telah ditemukan beberapa kebijakan dalam mengembangkan budaya Islam di Bima, dan karena kebijakannya sehingga mampu menjadikan Kesultanan Bima sebagai salah satu pusat perkembangan Islam di Nusantara. metode pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah metode menghimpun data dari sumber primer berupa kitab Bo` dan sumber sekunder berupa buku terjemahan kitan Bo`, buku-buku lain, jurnal, dan tesis. Kemudian, setelah itu dilanjutkan dengan menganalisis data yang ada sesuai dengan metode analisis data dalam bidang sejarah. Dari jenis penelitian pustaka (library research) yang telah dibaca, maka ditemukan hasil bahwa kebijakan Sultan Abil Khair Sirajuddin yaitu penyempurnaan sturuktur pemerintahan, penguatan peran ulama dan dakwah Islam, pendidikan Islam, dan hubungan dengan kerajaan-kerajaan Islam lain melawan Belanda. Adapun wujud kebudayaan Islam yang dipelopori oleh Sultan Abil Khair Sirajuddin yaitu, transformasi penulisan Kitab Bo`, pelaksanaan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, upacara hanta ua pua, dan busana rimpu sebagai identitas Islami perempuan Bima.
Sejarah Pergerakan Nasional: Melacak Jejak Sarekat Islam (SI) dari Perdagangan Hingga Kemerdekaan Nurwahidah, Nurwahidah; Rahmi Damis; Syamzan Syukur
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.10785

Abstract

Penelitian ini membahas perjalanan Sarekat Islam (SI) sebagai salah satu organisasi perintis pergerakan nasional Indonesia. Berawal dari Sarekat Dagang Islam (SDI) yang didirikan Samanhudi pada 1905 untuk melindungi pedagang batik Muslim dari dominasi pedagang Tionghoa, organisasi ini berkembang pesat hingga menjadi SI pada 1912. Dalam perjalanannya, SI bertransformasi menjadi Partai Sarekat Islam (PSI) pada 1923 dan kemudian menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII) pada 1929. SI menjadi pelopor organisasi politik yang secara terbuka menyuarakan aspirasi kemerdekaan, melahirkan banyak tokoh yang kelak aktif di partai besar seperti PNI, PKI, Masyumi, dan kelompok nasionalis lain. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan data utama berupa buku, literatur klasik, jurnal ilmiah, dan dokumen relevan. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran SI meluas dari isu ekonomi dan agama ke ranah sosial, budaya, dan politik. Islam menjadi unsur pemersatu masyarakat pribumi di tengah minimnya kesadaran nasional pada masa itu. Pada masa Orde Baru, PSII diintegrasikan ke dalam Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sehingga perannya menurun. Upaya menghidupkan kembali PSII pada era Reformasi tidak berhasil menembus ambang batas pemilu. Meski demikian, SI tetap aktif sebagai kelompok sosial yang berkontribusi bagi kemajuan masyarakat dan negara
Sejarah Pergerakan Nasional: Peran Nahdlatul Ulama dalam Dinamika Sosial-Politik dan Pembentukan Identitas Kolektif Bangsa Indonesia Nana Aprilia; Rahmi Damis; Syamzan Syukur
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i1.253

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami kontribusi Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga tradisi keagamaan dan memperkuat identitas bangsa di tengah dinamika sosial-politik sejak masa penjajahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan peran strategis NU dalam perjuangan nasional, pembentukan solidaritas sosial, dan konstruksi identitas kolektif bangsa Indonesia. Metode yang digunakan adalah library research dengan pengumpulan data melalui buku, literatur klasik, jurnal ilmiah, dan dokumen relevan. Analisis data dilakukan melalui langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NU, yang lahir pada 31 Januari 1926 di Surabaya atas inisiatif para ulama pesantren seperti KH Hasyim Asy'ari dan KH Abdul Wahab Hasbullah, merupakan respon terhadap ancaman praktik keagamaan tradisional akibat pengaruh Wahabi serta kondisi kolonial Belanda. Melalui pembentukan Komite Hijaz dan pendirian NU, para ulama berupaya mempertahankan ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) dan menjaga keberagaman Islam di Indonesia dengan organisasi yang terstruktur. Dalam perjalanannya, NU berperan signifikan dalam pergerakan nasional melalui penolakan Volksraad, keterlibatan di MIAI dan Masyumi pada masa Jepang, serta Resolusi Jihad 1945 yang memotivasi perjuangan kemerdekaan. NU juga berkontribusi pada pembentukan solidaritas sosial, penanaman nasionalisme, penyusunan UUD 1945, dan penguatan Pancasila. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa NU tidak hanya berjasa di bidang keagamaan, tetapi juga menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun identitas nasional dan kesejahteraan sosial-politik Indonesia.
Exploring the Medieval Relationship between Islam and Christianity: Historical Context, Cultural Exchange, Religious Conflicts, and Significance Barella, Yusawinur; Hasaruddin; Syukur, Syamzan
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v10i1.2469

Abstract

This research delves into the historical context, cultural exchange, religious conflicts, and significance of the relationship between Islam and Christianity during the Medieval. The study aims to gain an understanding of the complex dynamics, alliances, misunderstandings, and transformations that characterized this important era. By exploring primary sources, scholarly analysis, and historical records, this research uncovers the mutual influences, cultural exchanges, intellectual dialogues, and tensions arising from the coexistence and interaction of Islam and Christianity during the medieval period. The research contributes to a broader understanding of the historical legacies of Islam and Christianity, both separately and in relation to each other, highlighting the enduring consequences of their interaction on the development of religious traditions, intellectual thought, and cultural practices that continue to shape our world today. The author uses qualitative methods with literature study and documentation to collect historical information using historiography techniques. The results of the research show that this fluctuative relationship means that the relationship between the two religions cannot be fully generalized. There have been periods of cooperation and peace, but there have also been periods of tension and conflict between these two religions.
CONSIDERING TOLERANCE EDUCATION BETWEEN RELIGIOUS SECTS: A Case Study of Sunni-Syi'ah Sects in Karang Gayam and Blu'uran Villages of Sampang Wasik, Wasik; Rahman, Rahman; Syukur, Syamzan; Rohman, Moh. Mujibur
AL-TAHRIR Vol 23 No 2 (2023): Islamic Studies
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/altahrir.v23i2.5271

Abstract

In Islamic character education, tolerance is one of the values that must be grown as a person's primary virtue or exemplary character. This study aims to determine (1) the concept of tolerance character formation, (2) the process of applying tolerance values, and (3) supporting and inhibiting factors in the formation of tolerance. The method used in this research is a qualitative approach with a case study type. The research results are (1) Forming a community devoted to Allah SWT. based on the al-Quran and Hadith of the Prophet Muhammad and reviving da'wah and ukhuwah Islamiyah in their friendship interactions. (2) Providing understanding through tausiyah or Islamic studies from mu'allim, attending and actively participating in recitation events. (3) The supporting factors are public awareness of religion, support from the local apparatus, and the charismatic kiai. At the same time, the inhibiting factors are the busyness of each resident's work and the fanaticism of the Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah sect.
Metamorfosa Perahu Sandeq Sebagai Amriadi, Amriadi; Syukur, Syamzan; Sahabuddin, Wasilah
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 1 No 01 (2024): Transformasi Nilai-Nilai Islam dalam Era Digital: Harmoni Tradisi dan Wahyu
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perahu Sandeq adalah transportasi tradisonal masyarakat yang ada di Mandar khususnya yang bermukim di wilayah pesisir, dengan struktur dan bentuknya yang khas. Perahu Sandeq diperkirakan masuk di Mandar sudah ribuan tahun lalu dengan warisan bangsa Austronesia. Kontribusi perahu Sandeq bagi masyarakat di Mandar mempermudah orang-orang Mandar dalam aktivitas penangkapan ikan, transportasi dan kepariwisataan sebagai minat khusus karena perahu Sandeq hanya ada di Mandar. Kedua Adapun model perubahan perahu Sandeq atau perkembangan bentuk perahu Sandeq diantaranya adalah olang mesa, Pakur kemudian Sandeq yang selanjutnya hasil penelitian ini melihat perkembangan perahu tersebut diatas lebih kepada fungsionalnya. Proses pembuatan perahu Sandeq memiliki serangkaian konstruksi yang dimulai dengan lambung Sandeq sampai dengan pemasangan sobal. Aktivitas syiar Islam dengan transportasi perahu Sandeq telah digunakan para ulama dalam melakukan dakwah Islam di abad ke-19 hingga abad ke-20. Implikasi dari penelitian ini, yaitu dapat dijadikan sebagai khazanah sejarah lokal yang memuat eksistensi Perahu Sandeq dalam perananya mendukung syiar Islam di Mandar. Selanjutnya dengan adanya penelitian ini semakin memperkokoh identitas orang-orang Mandar sebagai rumpun masyarakat yang piawai, kreatif, dan pelaut ulung. Dengan hasil cipta rasa dan karsa menjadikan perahu Sandeq sebagai warisan budaya untuk selalu dijaga serta dapat menjadi rujukan para penulis.
Co-Authors Abd Rizal Abd. Bashir Fatmal Abd. Rahim Yunus Abdulkahar Agri Arisa Ahmad M Sewang Aidil Akbar Syarif Aili Liila Alamshah, Anisah Amhardianti Amhardianti Amriadi, Amriadi Amrudin Amrudin Ana Fergina Anawagis, Fian Andi Alif Afwan Andi Alif Afwan Andriani, Hesti Anisah Alamshah Asnawi Hidayatullah Astaman Astaman Ayu Nuraeni Sunggu Dahlan M Desi Yuniarti Enik Sartika Fatmal, Abd. Bashir Ferdhiyadi N Haerani Nur Hafsah Harisa, Rahmawati Hasaruddin Hasaruddin Hasaruddin Hutagaluh, Oskar Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ismail Hannanong Jurrahmah AB. Yasin Jusmiati Jusmiati Jusmiati Juwika Afrita Kadril, Kadril Kamariah Kamariah, Kamariah Kholifatun, Umi Nur M. Dahlan M. Dahlan M. Dahlan M M. Dahlan. M Makkelo, Ilham Daeng masniati masniati Mastanning, Mastanning Mauizatul Hasanah Melinea Putri, Ilma Moh Mujibur Rohman Muh. Idris Muh. Idris Muh. Kaswin Muhammad Andi Syarifuddin Muhammad Arif Muhammad Idris Murniati . Musafir Pababbari Musdalifah Musdalifah Muslimah Muslimah Nana Aprilia Nasaruddin Nasaruddin Nuraeni Nuraeni Nurhayati Nurhijrah, Nurhijrah Nurlisa Nurlisa Nurul Fadilah, Nurul NURWAHIDAH NURWAHIDAH Paewai, Rusman Pathuddin, Hikmawati Permata, Srianti Rahman Rahman Rahman Rahman Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmatul Yushar Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rahmi Damis Rasyid, Surayah Reynaldo Reynaldo Rizkayadi Ruslan Ruslan Sahabuddin, Wasilah Saidin Hamzah Saripah Saripah, Saripah Sera Yuliantini Setiawan, Ahmad Siddiq Sri Nilawati Sri Rezky Meiliana, Sri Rezky Meiliana st. hajar hajar Sumiati Tomadehe Sumirah Sumirah Mira Sumirah Sumirah Supratman Supratman, Supratman Suraya Rasyid Susmihara Syakur, Nur Aksan Syamhi Muawwan Djamal Syamsudduha Saleh Syarifah Fauziah Tarhan, Raden Muhammad Teguh Murdianto Umar Sulaiman Wa Ode Zalmatin Wa Ode Zalmatin Wahyu Wahyuddin G, Wahyuddin Wahyuddin Gudang Wardiah Hamid wasik Wasik Yunus, Abdul Rahim Yusawinur Barella Yusdiansyah, Yusdiansyah Zahrani, Gina ZulFiqar Busrah