p-Index From 2021 - 2026
9.692
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) LAW REFORM JURNAL ILMU SOSIAL Ilmu Administrasi Publik Journal of Public Policy and Management Review VISIKES Dia: Jurnal Administrasi Publik Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA PSYMPATHIC The Indonesian Journal of Planning and Development Jurnal Kesehatan Gigi Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Journal of Governance and Public Policy Policy & Governance Review Journal of Governance Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal HAM Administratio : Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Unnes Journal of Public Health Proceeding of World Conference Jurnal Public Policy Journal of Public Administration and Local Governance Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram JPSI (Journal of Public Sector Innovations) PERSPEKTIF Politea : Jurnal Politik Islam Jurnal Desentralisasi International Journal of Demos Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences International Journal of Social Science and Religion (IJSSR) Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik BISNIS & BIROKRASI: Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi International Journal of Social Science Interdisciplinary Social Studies International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Indonesian Journal of International Law Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kebijakan Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa Pada Inspektorat Kabupaten Demak Sutardi, Sutardi; Warsono, Hardi; Astuti, Retno Sunu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.592 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i11.1771

Abstract

Lahirnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa ibarat pisau bermata dua. Disatu sisi, melahirkan eksistensi Desa dalam bentuk otonomi yang lebih luas, disisi lain perluasan kewenangan tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas aparat desa. Salah satu dampaknya adalah muncul persoalan-persoalan dibidang pengelolaan keuangan desa, baik bersifat administrative maupun dugaan tindak pidana korupsi. Inspektorat menjadi salah satu organisasi perangkat daerah yang berperan dalam pengawasan pengelolaan keuangan desa. Studi ini dimaksudkan untuk meneliti peran Inspektorat dalam (1) pengawasan penyelenggaraan pemerintah desa, (2) pemantauan tindaklanjut hasil konsultasi, (3) pemeriksaan berdasarkan laporan masyarakat, dan (4) pemantauan tindaklanjut hasil pembinaan dan pengawasan. Hasilnya antara lain menunjukan (1) Inspektorat telah menjalankan fungsi pengawasan dan pemeriksaan atas dugaan pengaduan yang terencana dan didukung ketersediaan personil yang berpengalaman, (2) memberikan kewenangan kepada tim pemeriksa untuk secara mandiri menyusun tujuan dan strategi pemeriksaan, dan (3) menyederhanakan prosedur pengawasan melalui aplikasi Desawaskita. Namun demikian, Inspektorat masih mengalami kendala, antara lain terkait (1) pelaksanaan pemantauan tindaklanjut hasil konsultasi, pembinaan dan pengawasan yang tidak terdokumentasi, sehingga tidak dapat dipantau, (2) keterbatasan jumlah personil auditor dibanding banyaknya entitas yang diperiksa, dan (3) kelemahan aplikasi yang belum menampilkan informasi yang dibutuhkan. Permasalahan tersebut didentifikasi menggunakan faktor pendukung dan penghambat, meliputi (1) komunikasi, (2) kecenderungan, (3) sumber-sumber, dan (4) struktur birokrasi. Disimpulkan antara lain bahwa implementasi kebijakan pengawasan oleh Inspektorat (1) berjalan pada fungsi pengawasan dan pemeriksaan atas aduan masyarakat, namun (2) belum optimal berfungsi pada pemantauan tindaklanjut hasil konsultasi, pembinaan dan pengawasan. Terhadap permasalahan tersebut, direkomendasikan antara lain agar (1) dilakukan sinkronisasi regulasi yang mengatur tentang tupoksi personil Inspektorat untuk mendukung tugas Inspektorat dalam Perbup Nomor 34 Tahun 2018, (2) dikembangkan konsultasi, pembinaan dan pengawasan yang terdokumentasi untuk kemudian dipantau tindaklanjutnya, (3) pemilihan desa yang diperiksa berdasarkan basis risiko dan mekanisme diseminasi hasil pemeriksaan sebagai sarana pembelajaran pada entitas desa yang tidak diperiksa, (4) pengembangan aplikasi Desawaskita untuk dapat menghasilkan informasi yang lebih komprehensif.
KEPATUHAN PENGGUNAAN KANTONG PLASTIK OLEH PELAKU USAHA DI PASAR KRANJI BARU KOTA BEKASI Alifya Salsabila; Hardi Warsono; Retno Sunu Astuti
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 2: April 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i2.38457

Abstract

Plastic waste is a very well-known problem because it has a long decomposition time limit, which is 100-500 years and can release a toxic substance (methane) when exposed to sunlight and if not decomposed immediately it can clog waterways and cause flooding. The step taken by the Bekasi City government is to create Bekasi Mayor Regulation No. 61 of 2018 which regulates the use of plastic bags, was made with the aim that people get used to using personal shopping bags. This study aims to describe and analyze the results of the implementation of Bekasi Mayor Regulation No. 61 of 2018 which has been running for 3 years at Pasar Kranji Baru Bekasi, as well as finding out the factors in the business actors. The research method used in this research is descriptive through a qualitative approach and uses primary data through questionnaires, as well as secondary data through journals, books, literature, etc. The research was then analyzed using Microsoft Excel and showed a low adherence rate of 44.8%. As for the inhibiting factors, namely the knowledge that business actors are still low, the habit of business actors using conventional plastic bags, and there are no sanctions for violators.
Work-Life Balance dan Work Engagement untuk Mengatasi Stress dan Burnout Anggota Kepolisian Resort Demak Selama dan Pasca Pandemi Covid-19 Johan Valentino Nanuru; Hardi Warsono; Retno Sunu Astuti; Teuku Afrizal
PERSPEKTIF Vol. 12 No. 2 (2023): PERSPEKTIF, April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v12i2.8574

Abstract

Since the corona virus entered Indonesia in early March 2020, this virus has spread very quickly. So that the government determines the status of a pandemic situation in the territory of this country. In particular, Polri has the duty to maintain public order and security, carry out law enforcement functions and provide protection, protection and service to the community. This study aims to obtain an overview of; (i) work-life balance that is formed in the work environment of the Demak Resort Police; (ii) work engagement that develops among members of the Demak Resort Police; (iii) work-life balance and work engagement built in the work environment. This research is a descriptive qualitative research with the research locus at the Demak Police Resort. There are two sources of data in this study. Primary data sources were obtained from interviews with seven police officers who were determined by purposive sampling. Secondary data sources are data obtained from electronic journals, reports and e-books. This study found that although members of the Demak Resort Police experienced stress and burnout during the pandemic, all subjects stated that family support and understanding shown by the leadership were factors that greatly assisted the subjects in overcoming the stress and burnout they experienced. Families and leaders have provided support for research subjects to develop a work-life balance in their daily work. The work-life balance that they feel makes police officers give a strong commitment to the tasks assigned to them (work-engagement is built).
Monitoring Pengelolaan Dana Desa di Desa Kesesirejo Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang Kowam Syaiful Kalam; R Slamet Santoso; Hardi Warsono
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 3: Juli 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i3.39954

Abstract

The Village Fund itself is used to finance governance, community development, and community empowerment. Priority is given to community empowerment and development using village funds. In order to improve the welfare of rural communities, the quality of human life, and poverty alleviation, this provision is prioritized in financing development and community empowerment. The Central Government provides a sizable budget to Regional Governments, even increasing every year. Kesesirejo Village is a village in Bodeh District, Pemalang Regency, a village located in Central Java, which administratively receives Village Funds from the state expenditure budget from the central government. This study aims to describe monitoring in managing Village Funds in Kesesirejo Village, Bodeh District, Pemalang Regency and to analyze the obstacles faced by Village Fund managers in Kesesirejo Village, Bodeh District, Pemalang Regency. This study uses qualitative methods, data collection techniques with interviews, observation, and documentation, data sources using primary data and secondary data. The results of the study show that Monitoring of Village Fund Management in Kesesirejo Village, Bodeh District, Pemalang Regency has been good in terms of obedience, inspection, reports, accountability. However, there are still several monitoring sections that are not good internally and in human resources.
MANAJEMEN PENGADUAN BERBASIS APLIKASI SISTEM BERBAGI INFORMASI ADUAN DAN SARAN (SiBadra) PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA BOGOR Albir Lukmansyah,; R. Slamet Santoso; Hardi Warsono
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 3: Juli 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i3.39938

Abstract

SiBadra merupakan aplikasi yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bogor yang sebagai media dalam menampung laporan pengaduan. Meskipun begitu manajemen pengaduan yang dilakukan masih belum optimal dimana terjadi penurunan tingkat penyelesaian pelaporan pada tahun 2021 hanya mencapai angka 50% jika dibandingkan pada tahun 2020 yang mencapai angka 68%. Tercatat angka pengunduhan SiBadra hanya mencapai 10.000 unduhan dari jumlah masyarakat di Kota Bogor yang mencapai angka 1,04 juta penduduk. SiBadra memperoleh nilai ulasan 2 dari skala 1 – 5 serta SiBadra menuai komentar buruk dari pengguna pada kolom ulasan di Google Play Store. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengaduan melalui aplikasi SiBadra oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bogor serta menganalisis kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Manajemen pengaduan masyarakat melalui SiBadra dilihat dari fenomena sumber atau asal pengaduan, isi pengaduan, unit penanganan pengaduan, respon pengaduan, umpan balik, dan laporan penanganan pengaduan. Sedangkan dalam melihat kendala yang dihadapi dalam manajemennya menggunakan penelitian terdahulu dari Ni Luh Yuni Lestari yang terdiri dari alur penyaluran pengaduan, pemeliharaan aplikasi, jaringan internet, kesiapan sumber daya manusia, tim pengawas tindak lanjut penanganan, kemudahan akses aplikasi, serta kritik dan saran masyarakat. Pengelolaan pengaduan masyarakat melalui SiBadra masih memiliki beberapa kekurangan pada aspek pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Kendala dalam manajemennya yaitu alur penyaluran pengaduan kepada Perangkat Daerah belum efisien, anggaran yang belum mencukupi, infrastruktur listrik yang kurang memadai, aparatur yang kurang kompeten, dan tidak terdapatnya tim pengawas tindak lanjut penanganan. Namun begitu, secara umum SiBadra memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kota Bogor dalam menyampaikan pengaduan pelayanan publik.
DIFUSI INOVASI SI D’NOK DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KOTA SEMARANG Deo Budhi Anggitlistio; Hardi Warsono; R. Slamet Santoso
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 3: Juli 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i3.39992

Abstract

The need for public services that are easy and fast, especially in 2020 the Covid-19 pandemic occurred which caused all offline services to be closed. SI D'nOK innovations are created and disseminated. However, people's knowledge of the D'nOK SI application and the operation of the D'nOK SI application are still very poor. This is the background of this research. This study aims to analyze the diffusion of innovations and the obstacles that occur in the diffusion of innovations in D'nOK SI applications in providing population administration services in the city of Semarang. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques of interviews, observation and documentation. This study uses the theory of innovation diffusion according to Everett M. Rogers, namely innovation, communication channels, timeframe, and social systems to obstacles in the diffusion of innovations. The results of the study show that the diffusion of D'nOK SI innovations has been going well. This is supported by convenience and benefits in the form of effective, efficient and in accordance with community needs. The community knows SI D'nOK based on interpersonal channels and mass media channels. The timeframe for receiving is long and influenced by authority figures. However, the lack of human resources and operators doing double duty causes the service to take longer. From this past experience, it will influence the deployment of SI D’nOK innovations in the future.
Implementasi Kebijakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Unit Pengelola PTSP Kecamatan Cakung Kota Administrasi Jakarta Timur David Dwi Prasetyo; Hardi Warsono; R. Slamet Santoso
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 4: Oktober 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i4.41362

Abstract

Kebutuhan serta tuntutan dari masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di setiap daerah. Kebijakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah di DKI Jakarta berpedoman pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 47 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Pelaksanaan PTSP dengan membentuk unitunit pengelola PTSP tingkat kecamatan. Unit Pengelola PTSP Kecamatan Cakung merupakan unit dengan jumlah permohonan masuk terbanyak di Jakarta Timur namun dalam implementasinya masih terdapat permsalahan seperti tidak adanya standar kepastian waktu penyelesaian pelayanan, jumlah pegawai yang tidak sebanding dengan jumlah permohonan masuk, kurangnya kesiapan pelaksana dalam keterbukaan informasi, kejelasan prosedur persyaratan yang berbeda-beda, serta kurangnya koordinasi dan pengawasan dengan SKPD teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan PTSP di Unit Pengelola PTSP Kecamatan Cakung, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori lima ketepatan implementasi Riant Nugroho serta teori dua faktor utama implementasi Zainal Abidin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan PTSP di Unit Pengelola PTSP Kecamatan Cakung belum tepat. Hal ini dikarenakan masih terdapat permasalahan seperti kebijakan yang mengatur belum memuat standar kepastian waktu penyelesaian pelayanan non-perzinan dan belum mengatur posisi atau wewenang Unit Pengelola PTSP Kecamatan Cakung dalam pelayanan online, jumlah pegawai yang tidak sebanding dengan jumlah permohonan masuk, dan tidak adanya pelimpahan tenaga ahli dari SKPD teknis sehingga menyebabkan kesalahan penerbitan. Masyarakat juga masih merasakan persyaratan yang berbeda-beda pelayanan registrasi umum non perizinan dikarenakan media infromasi yang belum sesuai regulasi.
EVALUASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH PADA BANK SAMPAH NGUDI LESTARI DI KELURAHAN TINJOMOYO KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG Vierona Situmeang; R. Slamet Santoso; Hardi Warsono
Journal of Public Policy and Management Review Vol 12, No 4: Oktober 2023
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v12i4.41393

Abstract

Permasalahan sampah yang semakin kompleks membutuhkan tindak lanjut yang harus melibatkan berbagai aktor dengan segala kebijakannya. Kebijakan pengelolaan sampah pada bank sampah menjadi salah satu kebijakan yang dibutuhkan untuk menjawab permasalahan sampah. Bank Sampah Ngudi Lestari merupakan bank sampah yang dikelola secara mandiri dan sudah mendapatkan bantuan CSR dari Pegadaian. Dalam pelaksanaannya bank sampah ini masih mengalami beberapa kendala yang menyebabkan kurang optimalnya pelaksanaan kebijakan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengelolaan sampah pada Bank Sampah Ngudi Lestari di Kelurahan Tinjomoyo Kecamatan Banyumanik Kota Semarang dan mendeskripsikan faktor yang menjadi kendala di dalamnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam Penelitian ini menggunakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kebijakan pengelolaan sampah pada Bank Sampah Ngudi Lestari di Kelurahan Tinjomoyo Kecamatan Banyumanik Kota Semarang sudah terlaksana dengan cukup baik, hal ini dibuktikan dengan adanya dukungan anggaran, kegiatan pelatihan serta pendampingan yang dilakukan dan difasilitasi baik dari Pegadaian maupun Dinas Lingkungan, namun demikian sumber daya manusia dan sarana prasarana masih memiliki keterbatasan dalam mencapai tujuan secara optimal. Pelaksanaannya sendiri sudah mengacu pada aspek tata kelola sampah dan bank sampah seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor 14 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Sampah pada Bank Sampah yaitu yang berfokus pada pengurangan dan penanganan sampah. Kendala dalam evaluasi ini adalah kepengurusan yang sudah mulai redup, kesadaran masyarakat yang mulai naik turun, serta kendala lain berupa aksesibilitas yang sulit dijangkau. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah perlunya koordinasi dan sosialisasi secara aktif serta perhatian intens dari berbagai pihak yang terlibat dalam kebijakan pengelolaan sampah pada bank sampah ini.
SILaK Sebagai Model E-Government Berbasis Smartphone: Suatu Inovasi BPKAD Kabupaten Lombok Tengah Agus M.Si.; Hardi Warsono; S Sukmajaya
Politea : Jurnal Politik Islam Vol. 3 No. 1 (2020): Politik Indonesia : Eleksi, Kebijakan Publik dan Dinamika Kelompok
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/politea.v3i1.2071

Abstract

Perkembangan teknologi informasi komunikasi salah satunya android smart-phone telah menjadi model baru prkatik e-government dalam inovasi layanan publik di negara-negara maju dan negara berkembang.E-government juga tengah berkembang pesat dalam birokrasi di Indonesia dari pusat hingga daerah. Adopsi e-government sejalan dengan pergeseran paradigma manajemen publik dari Old Public Administration (OPA) menuju New Public Management (NPM), bahkan saat ini telah masuk pada New Public Service (NPS). NPM merupakan paradigma yang memfokuskan layanan publik secara efisien, efektif, ekonomis, akuntabel, dan kompetitif.Oleh karenanya, NPM dimanifestasikan melalui berbagai inovasi birokrasi. Tulisan ini mendiskusikan sistem informasi layanan asset dan keuangan (SILaK) sebagai model praktik e-government pada kantor BPKAD Kabupaten Lombok Tengah. Hasil analisis menunjukkan SILaK telah masuk kategori inovasi birokrasi yang mencakup tiga bentuk; menciptakan barang atau layanan baru yang lebih baik, mengembangkan cara baru dalam layanan publik, dan menciptakan cara baru untuk organisasi. SILaK juga menggambarkan pergeseran praktik paradigma birokrasi pemerintah daerah dari OPA menjadi NPM, melalui e-government.
Factors the Development of Region Promotion Activities Centre (PKWp) in Lebak District Banten Province Sierfi Rahayu; Hardi Warsono; Budi Puspo Priyadi
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.8 KB) | DOI: 10.26858/jiap.v9i1.9352

Abstract

Lebak Regency as one of the districts that is still lagging behind in Banten Province, does not rule out the possibility of having the potential to be developed so that it can compete with other districts / cities in Banten Province. PKWp is the center of activities that are promoted later to be designated as Regional Activity Centers. There are two sub-districts included in the PKWp in Lebak Regency, namely Maja and Bayah. The problem that occurs is that it still relies on the agricultural sector so that it needs to be developed in the non-agricultural sector, limited supervision of spatial utilization, not yet supporting infrastructure facilities in the development of PKWp, and regional disparities between districts in Lebak Regency. The purpose of this study was to find out and analyze the development of PKWp in Lebak Regency and analyze the driving or inhibiting factors in developing PKWp in Lebak Regency. This study used qualitative research methods. The results of this study the driving factors in regional development, namely physical (education, health, economy and infrastructure) and investment, while inhibiting factors in regional development, namely social, productive population migration, government policies, trade patterns and trade activities.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Hakim Pranata Putra Adang Aldhila Addeli Addeli Ade Putri Febriandini, Ade Putri Adi Nugroho Afif Fauziyani Sholiha Afrizal, Teuku AG, Munzir Agus M.Si. Al Adly Darniyus Al-Adly Darniyus Albir Lukmansyah, Alfian, Muhammad Faizal Alfina Handayani Alifya Salsabila Aloysius Rengga Alvissukri Anni ami Amalia Hani Rahmawati Amaliyah, Anita Andika Maharani, Andika Anila Primadara Anton Keliat Arif Sofyandi Asih Widi Lestari Audia Arsyad Nurwinendra Aufarul Marom Augusin Rina Herawati Ayu Atika Ayun Sriatmi Azlansyah, Sultan Syarief Bambang Pujiyono Billah, Muhammad Naufal Mu’tashim Bisri, Devitasari Nur Fadzilah Budi Puspo Priyadi Budi Puspo Priyadi Budi Puspo Priyadi Bunga Rismaya Riantika Cahya, Alfhi Fusvita Cynthia Cynthia Dari, Diah Wulan Darniyus, Al Adly Daru Bailovan, Kevin David Dwi Prasetyo Deo Budhi Anggitlistio Desti Relinda Qurniawati Devi Nur Puspitasari Devira Nabila Yumanda Dewi Bulan Azizah Dewi Erowati, Dewi Dewi Rostyaningsih Dharmawan, Eka Wira Dyah Hariani Dyah Lituhayu Dyah Lituhayu Edy Susanto EKO EDDYA SUPRIYANTO EKO EDDYA SUPRIYANTO Eko Putri Septyani Ellisa Vikalista Ellys Kusuma Wardani Elzina De Fretes Endang Larasati Endang Larasati Endang Larasati Endang Larasati Endang Larasati Setianingsih Endang Larasati Setianingsih, Endang Larasati Erni Irawati Fajar S., Soni Mukhammad Fajar S., Soni Mukhammad Faris Ridho Fastyaningsih, Aridyah Fatharini, Anjani Tri Fathir Adhitya Hidayat Fatmala Resti Harmoko Fitri Handayani Gama Maula Rahman Gede Pasek Muliadnyana Hadi, Dedi Abdul Hari Priyono Hartuti Purnaweni Hasyem, Muhammad Hayu Dwimawanti, Ida Herawati, Agustin Rina Herawati, Augusin Rina Herbasuki Nurcahyanto Herman Herta Sitorus Herta Sitorus Hesti Lestari Hidayani, Hanifatul Hilmi Arminta, Muhammad Hudaya, Maula Iannone, Aniello Ida Hayu DM Ida Hayu Dwimawanti Ika Puji Rahayu Ika Riswanti Putranti Ilham Wicaksono Indah Susilowati Indarti Dewi Jayanti Istyadi Insani Jafron Wasiq Hidayat Jeff Gracendrei, Giosia Johan Valentino Nanuru Juliandari, Rhisma Kamila, Rulla Hasna Kandung Sapto Nugroho Khakim, Imron Kiki Oktaviana Kismartini Kismartini Kowam Syaiful Kalam Krisantus Lou Musu Kristiana Lina Dewi Kunto Wibisono Kushandayani Kushandayani Kushandayani, Kushandayani Kwarta, Helmi Laode Hishar Noto Susanto Laras, Dena Larasati Setianingsih, Endang M.Si., Agus Margaretha Suryaningsih Margaretha Suryaningsih Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Maya Rumantir Melly Anggraeni Moch. Mustam Mochamad Mustam Mochammad Mustam Mochammad Mustam Mohammad Nurul Huda Muhammad Adnan Muhammad Adnan Muhammad Alif Muhammad Irsyad Fadoli Muhammad Mustam Muhammad Sofyan Gutama Muhammad Subhan Mujaddid Khoirunnas Murtadho Yusuf, Irfan Muryali Nadila Olivia Intan Putri Nahari Ratu Cempaka Wilis Naili Farida Najwa Hilalia, Nela Natalia Kusuma Dewi Niken Septihandini Puspaningtyas Nikmatul Afiyah Nita Haryanti Nopiyanti Nopiyanti, Nopiyanti Novanis, Ria Novia Dwi Kurniawati Novliza Eka Patrisia Nur Handayani, Aisyiah Nurhanifah, Alisa Octaviana, Rica Oktarina, Venny Rosiana Paganizza, Valeria Panji Gedhe Prabawa Phytaloka Gayatri, Nyken Ayu Pramono, Anggun Budi Praria Laharu, Rizky PRASETYO, SIDIQ Pratisto Nugroho Pratiwi, Nina Galih Priyadi, Budi Puspo Puguh Adi Nugroho Puspitasari, Lifia Putri Oktaviana, Prita Veronica Putri Prissilia Pramitha, Putri Prissilia Qurniawati, Desti Relinda Qurniawati, Desti Relinda R. Slamet Santoso Rahayu Grahadyastiti Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu, Hevearita G. Rahma, Arini Alfia Rahmad Aji Maulana Rahmawati, Rahmawati Reni Shinta Dewi Retna Hermana Retno Sunu Astuti Rihandoyo Rihandoyo Rina Ade Saputri Rina Kurniati Rina Martini Rizal Aditias RM Mahendradi Robby, Uchaimid Biridlo’I Roestyaningsih, Dewi S Sukmajaya setiyaningsih, dewi Sherina Hanifah, Nanda Shinta Dewi, Reni Sierfi Rahayu Sintha, Dewi Sipayung, Arfan Zulkan Slamet Santoso Soni Mukhammad Fajar S. Sri Puryono Sri Suwitri Sri Suwitri Sri Suwitri Suharto Suharto Suharto Suharto Sujarwanto Dwiatmoko Sukmajaya, S Sundarso Sundarso Susi Sulandari Sutardi Sutardi Sutiyani Yoga Iswari Sutopo Patria Jati Syifa Azmy Khoirunnisa Taufik Taufik Zaenal Abidin Teuku Afrizal Teuku Afrizal Titik Djumiarti Tri Yuniningsih Triastuti, Akyuning Triyuniningsih, Triyuniningsih Uchaimid Biridlo'i Robby Venny Rosiana Oktarina Vera Marlia Puspita Vierona Situmeang Wahsyati, Anis Wahyu Iriani Yoga Yuanitia Pratiwi Youke Faradhilla Nasution Yuliana Kristanto Yuni Kurniasih, Yuni Yuniningsih Yuniningsih Yuwono, Dhiarbima Adi Zainal Hidayat Zuliyan, Muhammad Arief