Claim Missing Document
Check
Articles

Aktivitas Antioksidan Kulit Batang Libo (Ficus variegata Blume) Dewi Noorjannah Utami; Agung Rahmadani; Jaka Fadraersada; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.143 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.98

Abstract

Tumbuhan libo merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki potensi sebagai obat tradisional dan kandungan dari tumbuhan ini salah satunya dapat digunakan sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dari kulit batang libo sebagai tanaman obat dengan melakukan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut metanol yang selanjutnya difraksinasi dengan metode fraksinasi cair-cair dengan menggunakan tiga pelarut yaitu n-heksan, etil asetat dan n-butanol. Hasil penelitian menunjukkan fraksi n-butanol memiliki aktivitas antioksidan tertinggi diikuti oleh fraksi etil asetat, ekstrak metanol dan fraksi n-heksan, dengan nilai IC50 berturut-turut adalah sebesar 12,05 ppm, 14,10 ppm, 26,70 ppm, dan 47,54 ppm. Kandungan metabolit sekunder kulit batang libo adalah alkaloid, fenol dan tannin.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Libo (Ficus variegate Blume) dengan Berbagai Metode Ekstraksi Dian Dwi Cahyadi; Lizma Febrina; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.889 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.99

Abstract

Tumbuhan Libo (Ficus variegate Blume) merupakan salah satu tumbuhan liar, dan bagian daunnya tidak pernah dimakan oleh ulat. Pada tahap ini dilakukan kajian aktivitas antioksidan ekstrak daun libo dari berbagai metode ekstraksi. Penelitian ini mengkaji perbedaan aktivitas antioksidan dari metode ekstraksi maserasi (cara dingin) dan refluktasi (cara panas). Hasil IC50 dari masing-masing metode dengan DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) 0,04% adalah 46,3 ppm untuk maserasi dan 120,9 ppm untuk refluktasi. Dapat disimpulkan bahwa suhu pemanasan mempengaruhi aktivitas antioksidan.
Analisis Asam Lemak Ekstrak N-Heksan Buah Libo (Ficus variegata Blume) Diana Ntowe; Agung Rahmadani; Aditya Fridayanti; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.189 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.101

Abstract

Libo (Ficus varieagata Blume) merupakan tumbuhan liar yang belum termanfaatkan dalam bentuk apapun, termasuk secara tradisional karena tumbuhan ini memiliki latex pada buah dan kulit batangnya dan jika latex tersebut mengenai kulit menimbulkan gatal-gatal bahkan terjadi iritasi. Simplisia buah libo diekstraksi dengan pelarut n-heksan. Hasil ekstraksi kemudian ditambahkan dengan NaOH 1% dan dilanjutkan dengan HCl 5% untuk menghasilkan asam lemak dari buah libo. Asam lemak diekstraksi dengan kloroform. Analisis kandungan asam lemak pada ekstrak dilakukan melalui penetapan angka asam, angka penyabunan, dan angka peroksida diperoleh berturut-turut sebesar 8,79 mg/g KOH, 2,8 mg/gKOH,dan 312 mgO2/g.
Aktivitas Ekstrak Metanol Kulit Pisang (Musa paradisiaca L.) sebagai Antitukak Lambung Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Ekwan Prasetyo Azlin; Risna Agustina; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.714 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.104

Abstract

Ekstrak metanol kulit pisang diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang cukup baik dan secara empiris kulit pisang terkadang dikonsumsi untuk mengatasi gangguan pada lambung sehingga penelitian ini akan menguji aktivitas ekstrak metanol kulit pisang sebagai antitukak lambung. Induksi tukak lambung dilakukan dengan menggunakan etanol secara oral pada tiap hewan uji. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok secara acak yaitu kelompok kontrol negatif yang diberi NaCMC 0,5%; kelompok kontrol positif yang diberi Sukralfat 80 mg/200 g BB; kelompok uji 1, 2, 3 dan 4 diberi ekstrak metanol kulit pisang dengan dosis 60 mg/200 g BB, 70 mg/200 g BB, 80 mg/200 g BB dan 90 mg/200 g BB. Pengamatan kondisi tukak lambung dinilai dengan menggunakan Indeks Tukak (IT) dan Daya Pencegahan (DP). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ketiga dosis uji memiliki aktivitas yang berbeda bermakna (p < 0,05) dengan kelompok kontrol negatif. Ekstrak metanol kulit pisang memiliki potensi sebagai antitukak lambung dengan dosis efektif sebesar 80 mg/200 g BB.
Karakteristik Fisikokimia Eksipien Tablet dari Pati Sukun (Artocarpus communis) Gayuk Kalih Prasesti; Mirhansyah Ardana; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.652 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan rendemen dan karakteristik fisikokimia pati buah sukun yang berasal dari buah sukun masa panen 1 bulan (MP1) dan 2 bulan (MP2). Pati sukun diperoleh dengan cara dekantasi dan pengeringan. Evaluasi karakteristik fisikokimia serbuk pati meliputi pengukuran kadar amilosa dan amilopektin, organoleptis, pH, bentuk, indeks kompresibilitas, densitas dan laju alir. Rendemen pati sukun yang diperoleh adalah 10,62% (MP1) dan 12,29% (MP2). Kadar amilosa dan amilopektin adalah 4,087% dan 81,637% (MP1) serta 10,213% dan 85,673% (MP2). Nilai pH pati untuk MP1 dan MP2 sama yaitu 3,99. Granula pati memiliki hilus berdasarkan pengamatan mikroskopik. Organoleptis pati MP1 adalah tidak berbau, tidak berasa berwarna putih dan memiliki bentuk serbuk halus sedangkan pati MP2 adalah berbau khas buah sukun, tidak berasa, putih kecoklatan, dan bentuk serbuk agak kasar. Indeks kompresibilitas pati sukun adalah 65,77% (MP1) dan 62,09% (MP2). Nilai bulk density (g/mL) sebesar 0,34 (MP1) dan 0,42 (MP2), sedangkan nilai tapped density (g/mL) sebesar 0,57 (MP1) dan 0,68 (MP2). Kedua pati tidak memiliki laju alir maupun sudut istirahat. Analisis independent sample t-test (?=0,05) menunjukkan bahwa kadar amilopektin, pH, dan indeks kompresibilitas tidak memiliki perbedaan yang signifikan, sedangkan kadar amilosa, bulk density, dan tapped density memiliki perbedaan yang signifikan.
Pengaruh Ekstrak Etanol Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) terhadap Penyembuhan Luka Pada Tikus Putih (Rattus novergicus) Josanti Pitri Sagala; Wisnu Cahyo Prabowo; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.978 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.114

Abstract

Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) adalah tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman ini termasuk ke dalam Zingiberaceae. Umumnya masyarakat menggunakan bunga kecombrang sebagai bumbu masakan, mengobati sakit telinga dan daunnya juga dapat digunakan untuk menyembuhkan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol bunga kecombrang terhadap penyembuhan luka pada tikus putih. Pengujian ini menggunakan 18 ekor tikus yang dibagi menjadi 6 kelompok. Luka sayat dibuat pada bagian punggung tikus dengan panjang 2 cm dan kedalaman 2 mm, kemudian diberikan perlakuan sesuai dengan kelompoknya masing-masing 2 kali sehari. Hasilnya adalah pada konsentrasi 15% terlihat efek penyembuhan luka yang paling cepat yaitu 8 hari sedangkan pada kelompok Povidone Iodine penyembuhan luka terjadi pada hari ke-10, sehingga ekstrak bunga kecombrang berpotensi sebagai obat luka.
Pengaruh pH terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Miana (Coleus atropurpureus L. Benth) Fitri Eka Giuliana; Mirhansyah Ardana; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 1 (2015): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.24 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v1i1.115

Abstract

Ekstrak etanol daun miana memiliki aktivitas antioksidan yang baik dengan nilai IC50 48,04 ppm. Stabilitas dari antioksidan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti oksigen, cahaya, pH, dan suhu. Pengaruh pH terhadap aktivitas antioksidan dilihat dengan menggunakan buffer Sitrat pH 3, 4 dan 5,3 serta buffer Sitrat – Fosfat pH 3; 4; 5,3; 6; 7; dan 8. Uji terhadap aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) menggunakan spektrofotometer UV-Vis menghasilkan nilai IC50 yang paling baik pada pH 4 dengan buffer Sitrat (IC50 29,97 ppm) dan dengan buffer Sitrat – Fosfat (IC50 30,88 ppm).
Aktivitas Antioksidan Fraksi N-Butanol Tanaman Libo (Ficus variegate Blume) Olvira Esa Nurtiwi; Dewi Rahmawati; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.054 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.127

Abstract

Antioksidan adalah bahan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari efek buruk radikal bebas. Tanaman Libo (Ficus variegate Blume) merupakan salah satu jenis tanaman liar yang memiliki potensi sebagai salah satu bahan antioksidan. Namun, penelitian antioksidan tanaman Libo pada tingkatan fraksi belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas antioksidan dari fraksi n-butanol. Daun tanaman Libo yang telah dikeringkan diekstraksi dengan pelarut metanol. Ekstrak metanol tanaman Libo yang dihasilkan, kemudian difraksinasi dengan pelarut n-heksana, kemudian etil asetat, dan diakhiri dengan n-butanol, sehingga didapatkan fraksi n-butanol. Fraksi kemudian dibuat variasi konsentrasi dengan tiga replikasi dan direaksikan dengan larutan DPPH dengan waktu inkubasi selama 30 menit. IC50 fraksi n-butanol tanaman Libo diperoleh sebesar 36,30 ppm.
Aktivitas Antibakteri Kulit Batang Libo (Ficus variegate Blume) Rizka Amelia Saleh; Agung Rahmadani; Lizma Febrina; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.069 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.133

Abstract

Bahan antimikroba merupakan komponen alam semisintesis atau sintesis yang dapat mengganggu metabolisme dan menghambat pertumbuhan atau membunuh mikroba. Bahan antimikroba dapat berasal dari senyawa kimia sintesis atau dari tumbuhan. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan antimikroba adalah kulit batang libo yang mengandung fenol, tanin dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan konsentrasi efektif dari ekstrak metanol dan fraksi n-butanol kulit batang libo menggunakan metode disc-diffusion dengan mengamati Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Bakteri yang diujikan adalah Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Bakteri yang diujikan adalah Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Konsentrasi ekstrak metanol yang digunakan adalah 1%, 5%, 10% dan 15% sedangkan konsentrasi fraksi n-butanol yang digunakan adalah 0,25%, 0,5%, 1%, 1,5% dan 2%.. Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi antibakteri pada kulit batang libo yang ditunjukkan dengan adanya zona bening di sekitar paperdisk. Hasil uji kemudian dianalisis menggunakan ANAVA satu arah serta uji lanjutan Beda Nyata Jujur Duncan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan (p > 0,05) konsentrasi uji pada fraksi n-butanol dalam menghambat pertumbuhan bakteri E.coli maupun S.aureus namun terdapat perbedaan signifikan (p < 0,05) untuk ekstrak metanol dalam menghambat pertumbuhan bakteri S.aureus. Konsentrasi efektif ekstrak metanol kulit batang libo sebagai antibakteri adalah 10%.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya L.) yang Diekstraksi dengan Metode Refluks Rizki Duratul Hikma Sambiri; Mirhansyah Ardana; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 3 (2016): Spesial Issue of Mulawarman Pharmaceuticals Conference Proceeding (Prosiding Semnas T
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.205 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v3i2.134

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi aktivitas suatu senyawa antioksidan adalah pemanasan. Oleh karenanya, untuk mengetahui efek pemanasan dalam proses ektraksi terhadap aktivitas antioksidan maka dilakukan penelitian aktivitas antioksidan ekstrak biji pepaya dengan metode refluks. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picryl Hydrazyl) menggunakan Spektrotometer UV-Vis. Nilai IC50 ekstrak biji pepaya hasil ekstraksi refluks adalah 462,7 ppm. Nilai IC50 ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan IC50 hasil ekstraksi dengan metode maserasi, yang berarti bahwa panas dalam metode ekstraksi dapat mempengaruhi aktivitas antioksidan biji pepaya.
Co-Authors Abdul Malik Abdul Rahim Absharina Qisthi Azhari Adam M. Ramadhan Adam M. Ramadhan Ade Purnama Septiani Aditya Fridayanti Afif Ruchaemi Agata Tika Sari Alviera Rifka Mahmudyah Alya Ramadhani Amanuddin Amanuddin Anak Agung Gede Prawira Yuda Anasda Amal Fathullah Anggara Joko Pratama Annida Rifaya Annisa Nismaul Husna Arifuddin, Muhammad Arsyik Ibrahim Arwin Widi Astutik Aryanti Aryanti Aryanti Aryanti Asni Asni Atria Kent Ayu Kusumah Dewi Ayu Lestari Ayu Nursidah Azka Rafia Bambang Prijamboedi Basir, Nindya Yolanda Baso Didik Hikmawan Basri Hasan Bayu Heris Apriyanto Bela Apriliana Ningsih Bone, Mahfuzun Bravo Prisukarno Brigita Olivia Intan Kinam Cahayani, Mega Citra Deliana Dewi Sundari Costansia Clara Dedy Rani Saputra Desta Winanda Desten Prima Desy Apriati Ningsih Deva Ayudhia Septiani Dewi Mayasari Dewi Noorjannah Utami DEWI RAHMAWATI Dewi Rahmawati Deya Apriliana Dian Dwi Cahyadi Diana Ntowe Didi Fadilla Dwi Agustina Dwi Elfira Kurniati Dwi Sri Handayani Ekwan Prasetyo Azlin Elisa Elisa Elsa Edita Elsha Wiguna Sumanti Ema Via Mawadah Erwin Samsul Fairul Muflihah Faisal Ramdani Faisal Riyanda Fajar Prasetya Fajar Prasetya Fathiah Olpah Siara Fatimah Az-Zhahra Febrina, Lizma Fika Aryati Firmansyah Firmansyah Fitri Eka Giuliana Fridya Maulitha Fritlyanti Mappapa Gama, Sabaniah Indjar Ganjar Firmansyah Gayuk Kalih Prasesti Gusti Alamsyah Abdil Almajid Hadi Kuncoro Haeruddin Haeruddin Hajrah Hajrah Halimatu Sadiyah Hanggara Arifian Hawa Ode Liya Wati Hendy Kesuma Pribady Henny Hidayah Herlina Argantari Basuki Herlina Ekapratama Dewi Herman Herman Hidayat, G.A Hidayat, G.A Husnul Khatimah Ibrahim, Arsyik Ihdina Aulia Ika Wardani Ilimu, Edi Indah Puspitasari Ingwe Violenneofita Cheiya Islamudin Ahmad Islamudin Ahmad Ismah Nuri Ismunandar Ismunandar Ismunandar Ismunandar Jaka Fadraersada Jannah, Raodhatul Jeryanti Tandi Datu Jessie Elviasari Josanti Pitri Sagala Junaidin, Junaidin Jusmiati Jusmiati Khoirunnisa Khoirunnisa Khoirunnisa Wal Hazimah Kiki Vera Yasmina Laksono Trisnantoro Laode Rijai Laode Rijai Laras Indah Wulandari Lisna Meylina Lisna Meylina Lithiflika, Ghinaa Fairuuz Liza Kartika Lizma Febrina Lizma Febrina Lizma Febrina M Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin M. Rizky Zakaria B.A. Mahdyya Afiana Ramadani Mahfuzun Bone Mahmudah, Febrina Maileh Toding Maulida, Faizatun Media Yutika Mega Cahayani Mega Rizky Novitasari Miftachul Ainin Chambali Mirhansyah Ardana Mi’atu Khabbah Monang P.S Marpaung Mufti Shofia Amrillah MUHAMMAD AMIR MASRUHIM Muhammad Faisal Mukti Priastomo Mukti Priastomo Mukti Priastomo Mulia Indah Kusuma Dewi Myra Puspha Hardina Myra Puspha Hardina Ni Made Sesari Aswinda Niken Indriyanti Nilam Cahaya Nisa Naspiah Nor Yasin Al Amin Norhalimah Norhalimah Novianty Indjar Gama Nur Anggreani Nur Masyithah Zamruddin Nur Mita Nur Rifka Rahmadini Nur Riska Safitri Nur Rohmah Noviati Budiarto Nur Zakiyah Darajat Abdurrahman Nurlansi Nurlansi Nurul Nurul Annisa Nurul Annisa Nurul Fatirah Nurul Fitriani Nurul Fitriani Nurul Handayani Olvira Esa Nurtiwi Onny Ziasti Fricillia Ragil Dwi Atmojo Rahmadani, Agung Rahmat Nur Hidayat Restu Harisma Damayanti Rija'i, Hifdzur Rashif Rijai, Hifdzur Rashif Riki RIKI RIKI, RIKI Rimba Hamid Rimba Hamid RISKA OKTAVIANI Risna Agustina Rizka Amelia Saleh Rizki Duratul Hikma Sambiri Rizki Khairunnisa Rosniah Rosniah Rosniar Rosniar Rusman, Arman Samsul, Erwin Setyowati, Widiastuti Agustina Eko Sheny Clarin Ananta Shinta Christiani Sinta Octaviana Siti Julaicha Sukartiningsih Sukartiningsih Sulistiarini, Riski Sulton Ulfadha Supriatno Salam Syamsidar Syamsidar Tirza Jeli Ping Uswatun Hasanah Utari Sugipratiwi VICTORIA YULITA FITRIANI Vidia Prajna Lakhsita Vina Maulidya Vina Maulidya Vita Olivia Siregar Wahyu Widayat Welinda Dyah Ayu Welinda Dyah Ayu Whenny Whenny Winiaksa Tri Asdini Wisnu Cahyo Prabowo Yelfiani Li&#039;lak Todingan Yolanda Pratiska Yosefin Ida Saptana Yulistian Rindiani Yunaedi Yunaedi Yuni Dwi Anjarwati Yuniar Firsty Oktavia Lantika Yuriska Yudistia Ningrum