Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Aktivitas Antioksidan Kombucha Bawang Tiwai (Eleutherine palmifolia) dan Kombucha Pasak Bumi (Eurycoma longifolia jack) Kiki Vera Yasmina; Wisnu Cahyo Prabowo; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.449 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.178

Abstract

Kombucha adalah minuman hasil fermentasi dari teh, gula, dan kultur kombucha yang memiliki khasiat sebagai antioksidan karena mengandung vitamin B, vitamin C, dan asam glukoronat. Bawang tiwai (Eleutherine palmifolia) dan pasak bumi (Eurycoma longifolia jack) adalah dua tanaman khas Kalimantan yang memiliki potensi sebagai antioksidan yang dapat dibuat menjadi minuman kesehatan dalam bentuk teh kombucha. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada teh kombucha bawang tiwai dan kombucha pasak bumi. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dilakukan pada teh kombucha bawang tiwai dan kombucha pasak bumi dengan variasi konsentrasi 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30% pada waktu fermentasi 8 dan 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teh kombucha bawang tiwai memiliki aktivitas antioksidan yang paling baik dengan waktu fermentasi 14 hari dengan nilai IC50 sebesar 0,2%.
Pengaruh Pemberian Fraksi Etil Asetat Buah Libo (Ficus Variegata B.) terhadap Waktu Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Wistar Maileh Toding; Aditya Fridayanti; Welinda Dyah Ayu; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.334 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.181

Abstract

Buah Libo merupakan salah satu tumbuhan di Indonesia yang telah dilakukan penelitian dan terbukti berpotensi sebagai sumber bahan antioksidan, sitotoksik atau antikanker, pembasmi larva Aedes aegypti dan sebagai antibakteri. Penyembuhan luka merupakan proses yang kompleks sehingga usaha untuk menemukan suatu agen penyembuhan luka yang efektif terus dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi fraksi etil asetat buah libo dalam proses penyembuhan luka sayat. Fraksi etil asetat buah libo diperoleh dari proses maserasi dengan -heksan lalu dilanjutkan maserasi dengan pelarut metanol. Ekstrak yang didapatkan dilanjutkan dengan proses fraksinasi menggunakan pelarut etil-asetat. Fraksi diberikan secara topikal dalam tiga tingkatan konsentrasi yaitu 1%, 5%, dan 10%. Fraksi diujikan terhadap luka sayat sepanjang 2 cm pada punggung tikus. Kontrol positif yang digunakan adalah Povidone Iodine, sedangkan kontrol negatif diberikan air suling sebagai plasebo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat buah libo dapat mempercepat menyembuhkan luka sayat pada tikus putih. Kelompok uji dengan konsentrasi 10% memiliki efek terbaik dalam mempercepat proses penyembuhan luka sayat.
Isolasi Jamur Endofit Daun Jahe Merah (Zingiber officinale) Nilam Cahaya; Arsyik Ibrahim; Adam M. Ramadhan; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.869 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.186

Abstract

Jamur endofit adalah jamur yang terdapat dalam sistem jaringan tumbuhan. Jamur endofit dapat diisolasi dari akar, batang dan daun tumbuhan. Penelitian ini bertujuan mengisolasi jamur endofit dari daun jahe merah (Zingiber officinale) menggunakan medium Potato Dextrose Agar Chloramphenicol (PDAC), Yeast Extract Agar Chloramphenicol (YEAC), dan Malt Extract Agar Chloramphenicol (MEAC). Setelah isolat jamur endofit diperoleh dan dimurnikan, lalu dilakukan karakterisasi untuk mendapatkan profil isolat jamur endofit dengan metode makroskopik dan mikroskopik. Hasil penelitian adalah diperoleh tiga isolat jamur endofit yang tumbuh pada daun jahe merah. Tiga isolat jamur endofit yang diperoleh memiliki karakteristik berwarna hijau kehitaman 1, hitam dan hijau kehitaman 2.
Kajian Penggunaan Leaflet Terhadap Kepatuhan pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di RSUD Islam Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Nur Rohmah Noviati Budiarto; Victoria Yulita Fitriani; Hanggara Arifian; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.099 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.190

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu kontributor paling penting untuk penyakit jantung dan stroke yang keduanya menjadi penyebab kematian dan kecacatan nomor satu di dunia. Berdasarkan survei dari WHO hipertensi memberi kontribusi 9,4 juta kematian akibat penyakit kardiovaskuler setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari intervensi berupa leaflet yang telah dimodifikasi pada pasien penyakit hipertensi yang dirawat diinstalasi rawat jalan RSUD Islam Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, pada priode bulan September - Oktober 2016. Analisis data selanjutnya dilakukan secara deskriptif dari data kuisioner morisky dan data tekanan darah pada rekam medik. Penelitian ini merupakan pre dan post eksperiment sebelum dan sesudah pemberian leaflet. Hasil Penelitian menunjukkan kepatuhan pasien baik yang diberikan intervensi leaflet meningkat dari 25,92% menjadi 44,44%. Tekanan darah menurun dengan rata-rata dari 142/85 mmHg menjadi 134/84 mmHg pada lntervensi leaflet.
Aktivitas Penurunan Gula Darah Kombinasi Ekstrak Daun Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus) dan Ekstrak Daun Insulin (Tithonia diversivolia) terhadap Mencit (Mus musculus) Ragil Dwi Atmojo; Hanggara Arifian; Arsyik Ibrahim; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.36 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.193

Abstract

Tanaman Kumis Kucing dan Insulin merupakan tanaman yang secara tradisional digunakan secara tunggal sebagai antihiperglikemik. Kandungan polifenol dan flavonoid pada kedua tanaman tersebut diduga mampu memberikan aktivitas sebagai antihiperglikemik. Untuk itu dilakukan penelitian secara ilmiah dengan menguji aktivitas penurunan gula darah dengan mengkombinasikan ektrak daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus) dan ekstrak daun insulin (Tithonia diversifolia) terhadap mencit (Mus musculus). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui aktivitas penurunan gula darah Mencit (Mus musculus) Ekstrak Etanol Daun Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus) dan Ekstrak Etanol Daun Insulin (Tithonia diversivolia). Uji penurunan gula darah dilakukan dengan metode toleransi glukosa oral dan diukur dengan glukometer. Mencit dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kontrol negatif, pembanding glibenklamid, kelompok uji ekstrak kombinasi perbandingan Ekstrak daun insulin (300 mg/kgBB):Ekstrak daun Kumis kucing (750 mg/kg) dengan perbandingan masing-masing 1:1, 2:1 dan 1:2. Data diperoleh dari pemeriksaan kadar glukosa darah pada menit ke 15, 30, 60, 90, 120, 150, 180 dan 210 menit. Pemberian sediaan uji dilakukan setelah diberikan pembebanan sukrosa 5 g/kgBB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak dengan perbandingan 1:1, 1:2 dan 2:1 memiliki aktifitas dalam menurunkan gula darah dengan dosis 2:1 dapat menurunkan kadar gula darah secara optimum dan efek yang dihasilkan berbeda dengan Glibenklamid.
Kajian Pola Pengobatan Tuberkulosis Paru di Puskesmas Rapak Mahang Yuriska Yudistia Ningrum; Arsyik Ibrahim; Mirhansyah Ardana; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.305 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.198

Abstract

Penyakit tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri tuberkulosis (Mycobacterium tuberculosis). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, pola pengobatan dan keberhasilan pengobatan pada pasien TB paru di Puskesmas Rapak Mahang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan retrospektif 57 data pasien TB paru. Hasil penelitian menunjukkan 58% laki-laki dan 42% perempuan penderita TB. Berdasarkan usia 61,5% terjadi pada usia dewasa, 35% pada usia lansia, dan 3,5% pada usia remaja. Berdasarkan kategori pengobatan 96% pasien termasuk dalam kategori 1 dan 4% termasuk dalam kategori 2. Berdasarkan hasil pengobatan sebanyak 84% pasien sembuh, 11% pasien gagal, dan 5% pasien meninggal. Pasien meninggal tidak dilakukan observasi lanjutan mengenai penyebab kematiannya.
Profil Penggunaan Antibiotik pada Pasien Ispa di Beberapa Puskesmas Kota Samarinda Rizki Khairunnisa; Hajrah Hajrah; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.914 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.199

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit saluran pernapasan atas atau bawah yang berlangsung hingga 14 hari dan biasanya menular. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan penyakit dengan prevalensi yang tinggi. Sebagian besar ISPA yang terjadi disebabkan oleh virus dan tidak memerlukan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik serta pola penggunaan antibiotik pada pasien ISPA. Penelitian ini di lakukan secara retrospektif dengan mengambil data dari rekam medik pasien penderita ISPA sebanyak 221 pasien. Karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin diperoleh persentasi pasien laki-laki dan perempuan berturut-turut (45,25%) dan (54,75%). Pasien penderita ISPA paling banyak terjadi di usia 36-45 tahun (29,41%), 18-25 tahun (28,96%), 26-35 tahun (25,34%) dan 46-55 tahun (19,29%). Hasil diagnosa dokter meliputi influenza oleh virus (4,22%), influenza (virus tidak teridentifikasi) (18,99%), faringitis akut (45,15%), tonsillitis akut (24,48%), nesofaringitis akut (4,22%), bronkitis akut (0,42%), laringitis akut (0,42%), ISPA tidak dispesifikasi (1,26%) dan sinusitis akut (0,84%). Antibiotik yang digunakan adalah amoksisilin 500 mg (83,71%), amoksisilin 250 mg (0,45%), kotrimoksazol 480 mg (8,15%), kloramfenikol 250 mg (0,45%), siprofloksasin 500 mg (4,07%), sefadroksil 500 mg (2,72%) dan eritromisin 250 mg (0,90%). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa penderita ISPA lebih banyak terjadi pada perempuan dan antibiotik yang banyak digunakan sebagai terapi ISPA adalah amoksisilin 500 mg.
Penentuan Sifat Fisika, Kimia, dan Biologi Ekstrak Buah Libo (Ficus variegate Blume) Tirza Jeli Ping; Rolan Rusli; Sabaniah Indjar Gama
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.212 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.205

Abstract

Tumbuhan Libo (Ficus variegate Blume) memiliki kandungan kimia yaitu alkaloid, saponin dan Polifenol yang berpotensi sebagai antioksidan, sitotoksik, antibakteri dan, larvasida. Penentuan sifat fisika, kimia, dan biologi dari ekstrak tumbuhan Libo dilakukan untuk mengetahui baik atau tidaknya kualitas suatu bahan dan kegunaan atau manfaat dari bahan tersebut juga penerimaan dari masyarakat akan bahan tersebut menjadi baik atau tidak. Penentuan sifat fisika, kimia, dan biologi meliputi parameter penentuan organoleptik, penentuan kadar senyawa dalam pelarut tertentu (air/etanol), penentuan kadar air, penentuan kadar abu total, penentuan abu tidak larut asam, penentuan bobot jenis, penentuan total bakteri dan total kapang serta penentuan kadar logam berat dengan metode AAS. Hasil penentuan sifat fisika, kimia, dan biologi diperoleh sebagian besar nilai parameter telah sesuai dengan standar yang berlaku.
Uji Aktivitas Antidiare Fraksi Etil Asetat Buah Libo (Ficus variegata Blume) pada Mencit (Mus musculus) Utari Sugipratiwi; Vina Maulidya; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.415 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.207

Abstract

Tumbuhan libo bermanfaat sebagai obat karena mengandung senyawa aktif golongan flavonoid. Flavanoid dapat menghambat gerakan peristaltik usus sehingga dapat menghambat frekuensi defekasi, mengurangi sekresi cairan dan elektrolit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas fraksi etil asetat buah libo (Ficus variegata Blume) sebagai antidiare pada mencit (Mus musculus). Untuk memberikan kondisi diare, hewan coba diinduksi oleum ricini (minyak jarak) secara oral. Metode yang digunakan adalah metode proteksi terhadap minyak jarak. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa fraksi etil asetat buah libo memiliki aktivitas sebagai antidiare.
Isolasi dan Karakterisasi Jamur Endofit Akar Merung (Captosapelta tomentosa) Yunaedi Yunaedi; Victoria Yulita Fitriani; Lisna Meylina; Rolan Rusli
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 4 (2016): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.264 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v4i1.210

Abstract

Jamur endofit merupakan sekelompok jamur yang sebagian atau seluruh hidupnya berada dalam jaringan tumbuhan hidup dan biasanya tidak merugikan inangnya. Tumbuhan merung (Coptosapelta tomentosa) oleh masyarakat kutai Kartanegara, Kalimantan Timur sudah digunakan sebagai obat encok atau sakit pinggang, menambah stamina, obat hipertensi, diabetes melitus, afrodisiaka, serta antikanker. Jamur endofit diisolasi dari akar merung dan menghasilkan 5 isolat yang diberi kode isolat JE1, JE2, JE3, JE4, dan JE5. Isolat jamur endofit JE1, JE2, JE3, JE4, dan JE5 memiliki karakteristik berturut-turut adalah hitam, hijau tua dengan tepi orange, merah kehitaman, hijau kekuningan, dan hijau dengan tepi putih.
Co-Authors Abdul Malik Abdul Rahim Absharina Qisthi Azhari Adam M. Ramadhan Ade Purnama Septiani Aditya Fridayanti Afif Ruchaemi Agata Tika Sari Agus Setiawaty Almeida, Maria Alviera Rifka Mahmudyah Alya Ramadhani Amanuddin Amanuddin Anak Agung Gede Prawira Yuda Anasda Amal Fathullah Anggara Joko Pratama Annida Rifaya Annisa Nismaul Husna Arifian, Hanggara Arifuddin, M Arifuddin, Muhammad Arsyik Ibrahim Arwin Widi Astutik Aryanti Aryanti Asni Asni Atria Kent Ayu Kusumah Dewi Ayu Lestari Ayu Nursidah Azka Rafia Azmi, Fatur Rahman Bambang Prijamboedi Basir, Nindya Yolanda Baso Didik Hikmawan Basri Hasan Bayu Heris Apriyanto Bela Apriliana Ningsih Bone, Mahfuzun Bravo Prisukarno Brigita Olivia Intan Kinam Cahayani, Mega Citra Deliana Dewi Sundari Costansia Clara Dedy Rani Saputra Desta Winanda Desten Prima Desy Apriati Ningsih Deva Ayudhia Septiani Dewi Mayasari Dewi Noorjannah Utami DEWI RAHMAWATI Dewi Rahmawati Deya Apriliana Dian Dwi Cahyadi Diana Ntowe Didi Fadilla Dwi Agustina Dwi Elfira Kurniati Dwi Sri Handayani Ekwan Prasetyo Azlin Elisa Elisa Elsa Edita Elsha Wiguna Sumanti Ema Via Mawadah Erwin Samsul Fairul Muflihah Faisal Ramdani Faisal Riyanda Fajar Prasetya Fajar Prasetya Farah, Harra Ismi Farrah, Harra Ismi Fathiah Olpah Siara Fatimah Az-Zhahra Febrina, Lizma Fika Aryati Firmansyah Firmansyah Fitri Eka Giuliana Fridya Maulitha Fritlyanti Mappapa Gama, Sabaniah Indjar Ganjar Firmansyah Gayuk Kalih Prasesti Gusti Alamsyah Abdil Almajid Hadi Kuncoro Haeruddin Haeruddin Hajrah Hajrah Halimatu Sadiyah Hanggara Arifian Hawa Ode Liya Wati Hendy Kesuma Pribady Henny Hidayah Herlina Argantari Basuki Herlina Ekapratama Dewi Herman Herman Hidayat, G.A Hidayat, G.A Husnul Khatimah Ibrahim, Arsyik Ihdina Aulia Ika Wardani Ilimu, Edi Indah Puspitasari Ingwe Violenneofita Cheiya Islamudin Ahmad Islamudin Ahmad Ismah Nuri Ismunandar Ismunandar Ismunandar Ismunandar ISWAHYUDI ISWAHYUDI Jaka Fadraersada Jannah, Raodhatul Jeryanti Tandi Datu Jessie Elviasari Josanti Pitri Sagala Junaidin, Junaidin Jusmiati Jusmiati Khoirunnisa Khoirunnisa Khoirunnisa Wal Hazimah Kiki Vera Yasmina Laksono Trisnantoro Laode Rijai Laode Rijai Laras Indah Wulandari Lisna Meylina Lithiflika, Ghinaa Fairuuz Liza Kartika Lizma Febrina M Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin M. Arifuddin, M. M. Rizky Zakaria B.A. Mahdyya Afiana Ramadani Mahfuzun Bone Mahmudah, Febrina Maileh Toding Maulida, Faizatun Media Yutika Mega Cahayani Mega Rizky Novitasari Miftachul Ainin Chambali Mirhansyah Ardana Mi’atu Khabbah Monang P.S Marpaung Mufti Shofia Amrillah MUHAMMAD AMIR MASRUHIM Muhammad Faisal Muhammad Irfan Mukti Priastomo Mukti Priastomo Mukti Priastomo Mulia Indah Kusuma Dewi Myra Puspha Hardina Ni Made Sesari Aswinda Niken Indriyanti Nilam Cahaya Nisa Naspiah Nor Yasin Al Amin Norhalimah Norhalimah Novan, Fikri Novianty Indjar Gama Nur Anggreani Nur Mita Nur Rifka Rahmadini Nur Riska Safitri Nur Rohmah Noviati Budiarto Nur Zakiyah Darajat Abdurrahman Nurlansi Nurlansi Nurul Annisa Nurul Fatirah Nurul Fitriani Nurul Handayani Olvira Esa Nurtiwi Onny Ziasti Fricillia Prasetyani, Reyni Ragil Dwi Atmojo Rahmadani, Agung Rahmat Nur Hidayat Ramadhani, Agung Restu Harisma Damayanti Rija'i, Hifdzur Rashif Rijai, Hifdzur Rashif Rija’i, Hifdzur Rashif Riki RIKI RIKI, RIKI Rimba Hamid RISKA OKTAVIANI Risna Agustina Rizka Amelia Saleh Rizki Duratul Hikma Sambiri Rizki Khairunnisa Rosniah Rosniah Rosniar Rosniar Rusman, Arman Setyowati, Widiastuti Agustina Eko Sheny Clarin Ananta Shinta Christiani Sinta Octaviana Siti Julaicha Sukartiningsih Sukartiningsih Sulistiarini, Riski Sulton Ulfadha Supriatno Supriatno Salam Syamsidar Syamsidar Tirza Jeli Ping Uswatun Hasanah Utari Sugipratiwi VICTORIA YULITA FITRIANI Vidia Prajna Lakhsita Vina Maulidya Vita Olivia Siregar Wahyu Widayat Welinda Dyah Ayu Welinda Dyah Ayu Whenny Whenny Winiaksa Tri Asdini Wisnu Cahyo Prabowo Yelfiani Li'lak Todingan Yolanda Pratiska Yosefin Ida Saptana Yulistian Rindiani Yunaedi Yunaedi Yuni Dwi Anjarwati Yuniar Firsty Oktavia Lantika Yuriska Yudistia Ningrum Zamruddin, Nur Masyithah