Claim Missing Document
Check
Articles

Urgensi Penguatan SLB di Indonesia (Studi Kasus pada Peningkatan Kompetensi SDM melalui Pelatihan di SLB Swasta Sasmi Gunungsitoli) Edita Erni Kristiani Gea; Ayler Beniah Ndraha; Heseziduhu Lase; Sukaaro Waruwu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi regulasi pendidikan serta tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pembelajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB) Swasta Sasmi Gunungsitoli. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan di SLB Sasmi masih jauh dari standar regulasi yang ditetapkan pemerintah. Dari aspek kompetensi guru, sebagian besar pendidik tidak memiliki latar belakang Pendidikan Luar Biasa (PLB), sehingga pemahaman dan keterampilan dalam menangani anak berkebutuhan khusus masih terbatas. Dari aspek pembagian kelas, siswa dikelompokkan berdasarkan jenjang pendidikan, bukan berdasarkan kebutuhan individual, sehingga layanan pembelajaran belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip pendidikan inklusif. Selain itu, keterbatasan sarana prasarana, seperti ruang terapi dan media pembelajaran khusus, turut menjadi hambatan signifikan dalam menunjang proses belajar. Meskipun demikian, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa program terapi yang diterapkan memberikan dampak positif terhadap perkembangan keterampilan komunikasi, sosial, dan kemandirian siswa. Dengan demikian, peningkatan kualitas pendidikan di SLB Sasmi membutuhkan penguatan kompetensi guru, penyediaan sarana prasarana yang memadai, serta penerapan model pembelajaran berbasis kebutuhan individual.
Pengaruh Kompensasi terhadap Turnover intention Karyawan di Museum Pusaka Nias Lestari Masa Derita Hulu; Ayler Beniah Ndraha; Delipiter Lase; Meiman Hidayat Waruwu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi terhadap turnover intention karyawan di Museum Pusaka Nias. Fenomena tingginya turnover intention menjadi permasalahan penting karena dapat mengganggu stabilitas organisasi dan keberlangsungan fungsi museum dalam pelestarian budaya Nias. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Museum Pusaka Nias sebanyak 45 orang, yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert serta dokumentasi arsip internal museum. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh signifikan terhadap turnover intention karyawan dengan arah hubungan negatif. Semakin baik sistem kompensasi, maka semakin rendah kecenderungan karyawan untuk meninggalkan organisasi. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,435 mengindikasikan bahwa kompensasi mampu menjelaskan 43,5% variasi turnover intention, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain seperti kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja. Penelitian ini menegaskan pentingnya perbaikan sistem kompensasi, baik finansial maupun non-finansial, guna menekan tingkat turnover intention dan meningkatkan loyalitas karyawan pada organisasi non-profit seperti Museum Pusaka Nias.
Peran Kepemimpinan Kepala Puskesmas Pembantu dalam Meningkatkan Program Pencegahan Prevalensi Stunting di Desa Mazingo Tabaloho Vorti Karuniat Harefa; Ayler Beniah Ndraha; Sukaaro Waruwu; Meiman Hidayat Waruwu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1587

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) dalam pencegahan stunting di Desa Mazingo Tabaloho. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam dengan Kepala Pustu, bidan desa, kader posyandu, dan tokoh masyarakat, serta observasi langsung terhadap pelaksanaan program kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Pustu berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program pencegahan stunting. Kepemimpinan yang ditunjukkan cenderung transformasional, ditandai dengan keterlibatan langsung dalam penyuluhan gizi, pemantauan tumbuh kembang balita, dan pelatihan kader. Namun, implementasi program masih menghadapi berbagai hambatan, antara lain keterbatasan tenaga kesehatan, sarana prasarana, logistik, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Kepala Pustu menerapkan strategi adaptif seperti pendekatan personal pada keluarga berisiko, penguatan kapasitas kader, dan kemitraan lintas sektor. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan yang partisipatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap kondisi lokal.
Analisis Kebijakan Disiplin Waktu dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Desa Loloana’a Lolomoyo Kecamatan Gunungsitoli Utara Zega, Vonce Alexon; Ayler Beniah Ndraha; Maria Magdalena Bate'e; Meiman Hidayat Waruwu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1598

Abstract

Disiplin waktu merupakan salah satu faktor fundamental yang menentukan efektivitas pelayanan publik, khususnya di tingkat pemerintahan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kebijakan disiplin waktu dalam meningkatkan kinerja aparatur di Kantor Desa Loloana’a Lolomoyo, Kecamatan Gunungsitoli Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan disiplin waktu mulai diterapkan secara konsisten sejak tahun 2023 melalui sistem absensi manual dan pengawasan langsung oleh kepala desa. Kebijakan ini terbukti berdampak positif terhadap peningkatan ketepatan pelayanan masyarakat, meskipun masih menghadapi kendala berupa lemahnya pengawasan internal, keterbatasan sarana pendukung, serta rendahnya kesadaran sebagian pegawai terhadap pentingnya kedisiplinan. Faktor motivasi, budaya kerja, dan keteladanan pimpinan juga ditemukan berpengaruh signifikan dalam mendukung keberhasilan kebijakan ini. Untuk memperkuat implementasi, diperlukan sistem reward and punishment yang lebih terstruktur, pelatihan berkala mengenai etos kerja, serta pengembangan sarana absensi berbasis teknologi. Dengan demikian, disiplin waktu tidak hanya berfungsi sebagai aturan administratif, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan profesionalisme aparatur desa dan kualitas pelayanan publik.
Pengaruh Tingkat Upah dan Lapangan Kerja terhadap Migrasi Penduduk di Wilayah Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara Welisman Kristianto Telaumbanua; Ayler Beniah Ndraha; Eliagus Telaumbanua; Serniati Zebua
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1821

Abstract

Fenomena migrasi penduduk di Kecamatan Sawo, Kabupaten Nias Utara, terus meningkat seiring rendahnya tingkat upah dan terbatasnya lapangan kerja di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat upah dan lapangan kerja terhadap migrasi penduduk dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada 50 responden, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat upah berpengaruh positif dan signifikan terhadap migrasi penduduk, yang berarti semakin besar perbedaan upah antara daerah asal dan tujuan, semakin tinggi kecenderungan penduduk untuk bermigrasi. Demikian pula, variabel lapangan kerja menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, mengindikasikan bahwa semakin beragam dan luas kesempatan kerja di luar daerah, semakin besar dorongan bagi penduduk usia produktif untuk berpindah. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,621, yang menunjukkan bahwa 62,1% variasi migrasi penduduk dijelaskan oleh tingkat upah dan lapangan kerja, sedangkan 37,9% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kebijakan peningkatan upah dan perluasan lapangan kerja guna mengurangi arus migrasi keluar di daerah pedesaan.
Gaya Kepemimpinan Kolaboratif Partisipatif, Transformasional, Dan Delegatif Dalam Mendukung Kinerja Asn (Studi Kasus Di Bagian Tapem Dan Kesra Sekretriat Daerah Kabupaten Nias Utara) Peringata Harefa; Ayler Beniah Ndraha; Odaligoziduhu Halawa; Eliagus Telaumbanua
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1841

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan gaya kepemimpinan kolaboratif yang terdiri dari gaya partisipatif, transformasional, dan delegatif (P–T–D) dalam mendukung kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Nias Utara. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pimpinan serta ASN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan kolaboratif belum berjalan seimbang. Gaya transformasional lebih dominan, sedangkan aspek partisipatif dan delegatif masih lemah akibat budaya birokrasi hierarkis, komunikasi satu arah, dan terbatasnya pemahaman tentang konsep kolaboratif. Kondisi ini berdampak pada rendahnya pelibatan ASN dalam pengambilan keputusan, minimnya pemberdayaan pegawai berpotensi, serta terbatasnya inovasi kerja. Meskipun demikian ditemukan indikasi positif bahwa penerapan gaya kepemimpinan kolaboratif mampu meningkatkan motivasi, rasa memiliki, dan akuntabilitas ASN terhadap tugasnya. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan gaya P–T–D melalui budaya kerja kolaboratif, peningkatan kompetensi, serta perbaikan mekanisme komunikasi internal diperlukan untuk mendorong kinerja ASN yang lebih efektif dan responsif terhadap tuntutan pelayanan publik.
Retensi Sumber Daya Manusia Honorer di Lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Gunungsitoli: Studi Kasus Perspektif Pegawai Harefa, Ewin Berkat Syahputra; Ndraha, Ayler Beniah; Waruwu, Robin Markus Putra; Zai, Kurniawan Sarototonafo
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Permasalahan kinerja aparatur masih menjadi isu strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya yang berkaitan dengan kompetensi, motivasi kerja, budaya kerja, serta sistem pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap aparatur pemerintah sebagai responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial untuk menguji hubungan antara variabel pengembangan sumber daya manusia dan kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi, peningkatan motivasi kerja, serta penerapan sistem manajemen sumber daya manusia yang efektif berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja aparatur. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam menentukan daya saing dan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, diperlukan komitmen kelembagaan yang kuat dalam merancang program pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan, terarah, dan berbasis kebutuhan organisasi guna mendukung terwujudnya pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Evaluasi Pengangkatan Perangkat Desa di Desa Talafu Kecamatan Botomuzoi Kabupaten Nias Lase, April Yanto Teodores; Ndraha, Ayler Beniah; Lahagu, Palindungan; Waruwu, Meiman Hidayat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1899

Abstract

Pengangkatan perangkat desa merupakan elemen strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang efektif, profesional, dan akuntabel. Namun, dalam praktiknya, proses pengangkatan perangkat desa masih sering diwarnai oleh kepentingan personal, kedekatan sosial, dan lemahnya penerapan prinsip good governance. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pengangkatan perangkat desa di Desa Talafu, Kecamatan Botomuzoi, Kabupaten Nias, serta menganalisis kesesuaiannya dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dampaknya terhadap kualitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta masyarakat. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengangkatan perangkat desa di Desa Talafu belum sepenuhnya memenuhi prinsip kompetensi, transparansi, dan akuntabilitas. Pengangkatan masih didominasi oleh kewenangan Kepala Desa dengan minimnya seleksi terbuka dan lemahnya pengawasan BPD. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kualitas pelayanan publik serta menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan sistem rekrutmen perangkat desa agar lebih profesional, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Co-Authors A. Buulolo, Nanny AMIRSAN PUTRA CANIAGO Animan Harefa Ardianus Berkat Saleh Waruwu Asokhiwa Zega Bate'e, Maria Magdalena Berlian Telaumbanua Bobi mante Gulo Buulolo , Nanny A. Buulolo, Nanny Artatina Bu’ulolo, Nanny A Darwis Robinson Manalu Dedy Pribadi Uang Dedy Pribadi Uang Deki Alfianus Buulolo Delipiter Lase Dermawan Zebua Destri Natalis Harefa Dodi Roni Yanto Waruwu Ediman Hulu Edita Erni Kristiani Gea Eliagus Telaumbanua ELIYUNUS WARUWU EMANUEL ZEBUA Emanuel Zebua Ernidar Mendrofa Erwin Better Pembaharuan Hulu Erwin Jaya Waruwu , Hervis Ester Agustin Kasih Damai Gulo Fanahadodo Dakhi, Petrus Fandi Zulfian Zebua Fatolosa Hulu Ferida, Yolanda Fetriaman Telaumbanua Gea, Christian Yasaro Gea, Desman Gea, Jeliswan Berkat Iman Jaya Gea, Rika Permata Gea, Riskiaman Gea, Wilfrida Witeri Gea, Yosua Victorada Giawa, Jun Fajar Krisman Gulo, Iwannda Vortatema Gusmanto Gea Haezer Zebua, Eben Halawa, Ignasia Hastuti Halawa, Pinta Ayuningsih Halawa, Setiaman Harefa, Animan Harefa, Ewin Berkat Syahputra Harefa, Idarni Harefa, Peringatan Harefa, Septyn Putriani Hasan Toyib Helmin Parida Zebua Heseziduhu Lase Heseziduhu Lase Heseziduhu Lase Hulu, Amelia Rimagawati Hulu, Fatolosa Hulu, Nidarwati Hulu, Perlindungan Hulu, Perlindungan F. Ida Astina Laia Iman Ridho Purnama Mendrofa Iman Telaumbanua, Tekun Incar Maximilian Hia Indah Cahyani Zega Jefri Damai Zai Jeliswan Berkat Iman Jaya Gea Kurniawan Telaumbanua, Elisati Laia, Asni Natallia Laia, Otanius Lase , Julni Grace Fransiska Lase , Natalius Lase, April Yanto Teodores Lase, Delipiter Lase, Heseziduhu Lase, Yusnidar Lawolo, Junius Lestari Masa Derita Hulu Lisbet Rostiani Laoli Lukas Lisman Gulo Magdalena Bate'e, Maria Maria Indah Kasih Ndraha Maria Magdalena Bate'e Maria Magdalena Bate’e Marni Putri Gea Martha Surya Dinata Mendrofa Mei Jum Sadik Hulu Meiman Hidayat Waruwu Mendrofa, Syah Abadi Mendrofa, Yarman Mendrofa, Yupiter Michael Boiman Zokho Lase Minta Indah Laoli Nanny A Bu’ulolo Nanny Artatina Buulolo Natalius Lase Nofita Tafonao Odaligoziduhu Halawa Odaligoziduhu Halawa Odaligoziduhu Halawa Odaligoziduhu Halawa Odalioziduhu Halawa Ofelius Laia Palindungan Lahagu Peringata Harefa Peringatan Harefa Peringatan Harefa Peringatan Harefa Putera Ndraha, Marlansyah Putra Hidayat Telaumbanua Putri Khide Talenta Mendrofa Regina Ndruru Regina Tilikan Zebua Restu Jaya Zendrato Ridho Hardi Putra Harefa Riska Ratna Putri Lase Rizal Ananda Alwi Zebua Robin Markus Putra Waruwu Sadarman Laia Seiman Jaya Halawa Selvin Septiani Warwu Septian Oktani Telaumbanua Serniati Zebua Serniati Zebua Suarni Mei Fenti Gea Sukaaro Waruwu Sukaaro Waruwu Syah Abadi Mendrofa Telaumbanua, Aferiaman Telaumbanua, Ardin Telaumbanua, Elisati Kurniawan Telaumbanua, Lestariani Telaumbanua, Sadar Kurnia Theozanolo Zebua, Mauritius Tolona Gea Vandi Falentino Telaumbanua Viat Murni Mendrofa Vorti Karuniat Harefa Wansyah Putra Harefa, Ider Waruwu, Marta Julian Alponsa Waruwu, Meiman Waruwu, Niska Walfiatni Waruwu, Pikir Sadar Waruwu, Robin Markus Putra Waruwu, Suka'aro Waruwu, Suka’aro Waruwu, Vikar Fisratna Welisman Kristianto Telaumbanua Wince Amsyah Natalia Zai Yamolala Zega Yamolala Zega Yanris Trisyana Mendrofa Yarman Mendrofa Yasminar Amaerita Telaumbanua Yoel Melsaro Larosa Yupiter Mendrofa YUPITER MENDROFA Yupiter Mendrofa Yupiter Telaumbanua Yusnidar Lase Zai, Agusdarmawati Zai, Kurniawan Sarototonafo Zai, Lucky Fiktori Zalukhu, Yuterlin Zebua, Emanuel Zebua, Evi Trisanti Zebua, Faevman Buala Zebua, Fendra Raymon Putra Zebua, Fransiska Septania Zebua, Mey Kristo Zebua, Mitra Setia Zebua, Parta Junius Zebua, Regina Tilikan Zebua, Vernika Zebua, Yunus Sarofati Zega, Evi Pebriani Zega, Melitinus Zega, Vonce Alexon Zega, Yamolala