Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Dosis Kemoterapi Terhadap Perubahan Leukosit Dan Status Gizi Anak Penderita Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) Di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Wolley, Zulfikra Amin; Julyani, Sri; Rasfayanah, Rasfayanah; Bamahry, Aryanti; Natsir, Pratiwi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9974

Abstract

Latar Belakang: Leukemia limfoblastik akut (LLA) adalah transformasi ganas dan proliferasi sel progenitor limfoid berupa sel T atau B di sumsum tulang dan darah yang banyak ditemukan pada anak. Penyakit ini memiliki tanda dan gejala malnutrisi pada beberapa fase perjalanan penyakit hingga 50-60% kasus. Salah satu pengobatan utama LLA pada anak adalah kemoterapi yang diberikan untuk mengeliminasi sel-sel kanker dalam tubuh. Berdasarkan status gizi pasien LLA bervariasi sesuai dosis dan fase kemoterapi yang diberikan. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh dosis kemoterapi terhadap perubahan leukosit dan status gizi anak LLA di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin. Metode Penelitian ini menggunakan observasional retrospektif dengan pendekatan cross sectional, menggunakan data rekam medik. Hasil penelitian didapatkan distribusi karakteristik pasien leukimia limfoblastik akut (LLA) anak yang menjalani kemoterapi, distribusi terbanyak di usia 5 – 10 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Distribusi karakteristik pasien leukimia limfoblastik akut (LLA) memiliki status gizi normal diserta kadar leukosit yang normal, sedangkan distribusi karakteristik pasien (LLA) menggunakan dosis pengobatan kemoterapi dengan dosis tinggi. Kesimpulan Terdapat hubungan signifikan antara dosis kemoterapi dengan status gizi dan kadar leukosit pada anak dengan (LLA).
Hubungan Kadar Hba1c Dan Jumlah Leukosit Dengan Derajat Keparahan Kaki Diabetik Di RS. Ibnu Sina Kota Makassar Tahun 2023 Sulaiman, Nurkhasanah; Irmayanti, Irmayanti; Irwan, Andi Alamanda; Hasbi, Berry Erida; Julyani, Sri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21094

Abstract

Kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi serius dari diabetes melitus (DM) yang disebabkan oleh hiperglikemia kronis, infeksi, dan gangguan vaskular. Kadar HbA1c yang tinggi mencerminkan kontrol glukosa darah jangka panjang yang buruk, sedangkan peningkatan jumlah leukosit mengindikasikan adanya infeksi atau inflamasi, yang keduanya berperan dalam memperburuk kondisi luka diabetik. RS Ibnu Sina Kota Makassar mencatat DM tipe 2 sebagai penyakit dengan kunjungan terbanyak sepanjang tahun 2023 yang menunjukkan tingginya beban komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar HbA1c dan jumlah leukosit dengan derajat keparahan kaki diabetik di RS Ibnu Sina Kota Makassar periode Januari–Desember 2023. Jenis penelitian yang digunakan analitik observasional dengan desain potong lintang menggunakan data sekunder rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 41 pasien. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berusia lanjut dengan kadar HbA1c tidak terkontrol dan mengalami leukositosis. Derajat keparahan luka terbanyak ditemukan pada derajat 4 berdasarkan klasifikasi Wagner. Uji Korelasi Spearman menunjukkan hubungan yang cukup kuat, searah, dan signifikan antara jumlah leukosit dengan derajat keparahan kaki diabetik (r = 0,486; p = 0,001), serta antara kadar HbA1c dengan derajat keparahan kaki diabetik (r = 0,349; p = 0,025). Uji regresi linear menunjukkan jumlah leukosit merupakan variabel yang paling berpengaruh secara signifikan (p = 0,008). Dapat disimpulkan bahwa kadar HbA1c dan jumlah leukosit memiliki hubungan signifikan dengan derajat keparahan kaki diabetik, dengan jumlah leukosit sebagai faktor yang paling berpengaruh.
Hubungan Status Gizi Dengan Kendali Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Minasa Upa Makassar 2024 Arafah, Mufidah Nurfadilah; Kanang, Indah Lestari Daeng; Fattah, Nurfachanti; Julyani, Sri; Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i5.57976

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik, dikenal sebagai silent killer karena penyakit ini dapat menyerang setiap organ dalam tubuh, jika tidak segera ditangani akan menimbulkan berbagai komplikasi. Dengan prevalensi yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kendali gula darah pasien DM tipe 2 di puskesmas Minasa Upa Makassar 2024. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 26 pasien diabetes mellitus tipe 2 yang memenuhi persyaratan inklusi menjadi sampel penelitian. Analisis hubungan menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi antara IMT (p=0.640), RLPP (p=0.620), LiLA (p=0.562), dan TLK (p=0.420) dengan kadar glukosa darah sewaktu (GDS), tidak terdapat korelasi antara IMT (p=0.134), RLPP (p=0.492), LiLA (p=0.070), dan TLK (p=0.648) dengan HbA1c. Sebaliknya, ditemukan hubungan antara durasi menderita DM dengan status gizi, IMT (p=0.003), RLPP (p=0.022), LiLA (p=0.021), dan TLK (p=0.034) serta kadar HbA1c (p=0.019), tetapi tidak dengan kadar GDS (p=0.265).
Analysis of Neutrophil-Lymphocyte Ratio and Platelet-Lymphocyte Ratio in Dengue-Infected Patients Sari, Nurul Adha; Julyani, Sri; Harahap, Muhammad Wirawan; Bima, Irmayanti Haidir; Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i2.1375

Abstract

Dengue infection, caused by the dengue virus and transmitted by Aedes mosquitoes, remains a significant public health issue in Indonesia. The ability to identify reliable biomarkers for assessing disease severity is critical for improving clinical management. This study aimed to evaluate the relationship between the Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR) and Platelet-to-Lymphocyte Ratio (PLR) as potential biomarkers of severity in dengue infection. An observational cross-sectional design was employed, analyzing 76 dengue cases at RSAU dr. Dody Sardjoto. Data were collected from medical records of patients during the critical fever period (days 4-7). The majority of patients were male and adult, with a higher incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). Statistical analysis showed no significant correlation between NLR and PLR with disease severity (p-value >0,05), although a positive correlation between NLR and PLR was observed. However, neither NLR nor PLR effectively predicted hospitalization duration. These results suggest that while NLR and PLR reflect immune responses in dengue infection, they are not suitable biomarkers for assessing disease severity. Further research is needed to identify more reliable biomarkers for better management of dengue infection.
The Relationship Between Social Media Education and Donor Motivation and the Prevalence of Voluntary Blood Donors in Makassar City Sodeali, Naufal Imtimad; Julyani, Sri; Pramono, Sigit Dwi; Irmayanti, Irmayanti; Khalid, Nur Fadhillah
Syifa'Medika Vol 16, No 2 (2026): Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i2.10732

Abstract

Ketersediaan darah sangat bergantung pada partisipasi pendonor darah sukarela, namun di Indonesia, termasuk Kota Makassar, pasokan darah masih menghadapi tantangan keberlanjutan. Di era digital, media sosial berpotensi menjadi sarana edukasi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi donor darah, tetapi efektivitasnya dalam konteks lokal belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi melalui media sosial terhadap motivasi pendonor darah sukarela, hubungan motivasi pendonor dengan prevalensi pendonor darah sukarela, serta distribusi pemanfaatan media sosial oleh pendonor darah di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 98 pendonor darah dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur efektivitas edukasi media sosial dan tingkat motivasi pendonor, sedangkan data sekunder prevalensi pendonor diperoleh dari UTD PMI Kota Makassar dan UDD PMI Provinsi Sulawesi Selatan. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Prevalensi pendonor darah sukarela di Kota Makassar sebesar 4,17%, melebihi standar minimal WHO. Sebagian besar responden memanfaatkan media sosial secara sering hingga sangat sering, dengan Instagram sebagai platform utama. Mayoritas responden menilai media sosial efektif sebagai sumber edukasi donor darah, dan tingkat motivasi pendonor berada pada kategori tinggi hingga sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara efektivitas penggunaan media sosial dan tingkat motivasi pendonor darah sukarela (p = 0,038). Edukasi melalui media sosial berperan penting dalam meningkatkan motivasi pendonor darah dan berkontribusi terhadap tingginya prevalensi pendonor darah sukarela di Kota Makassar.
Analisis Kejadian Kardiomegali pada Pasien Hipertensi dan Indeks Massa Tubuh (IMT) Berlebih di RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar Farhani Amaliyah Mursyidin; Sri Julyani; Rahmawati Rahmawati; Nurhikmawati Nurhikmawati; Akina Maulidhany Tahir
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19776

Abstract

ABSTRACT Enlargement of the heart organ, known as cardiomegaly, develops as a compensatory response to pressure overload and volume overload, which causes increased tension in the muscular walls of the heart. The onset of cardiomegaly can be triggered by hypertension and obesity. During prolonged high blood pressure conditions, the heart is forced to perform extra work in distributing blood to various parts of the body. Obesity leads to increased TNF-alpha produced by adipose cells. TNF-alpha then forms bonds with receptors in the myocardium and results in a series of myocyte apoptosis and fibrosis processes that lead to cardiomegaly. This study was conducted to observe the incidence of cardiomegaly in patients with hypertension and excessive Body Mass Index (BMI) who were treated at Ibnu Sina YW-UMI Hospital Makassar. The method applied was descriptive observational through a cross-sectional design. Sample collection was conducted through secondary data. Data analysis was performed using univariate and bivariate approaches. From a total of 119 samples, it was found that 32 samples (26.9%) had cardiomegaly with hypertension, 30 samples (25.2%) had cardiomegaly with excessive BMI, and 57 samples (47.9%) had cardiomegaly with both hypertension and excessive BMI. The research results showed a significant relationship between hypertension and excessive BMI with the incidence of cardiomegaly (p= 0.01). Based on observations, the largest number of samples was found in the group of patients with hypertension who had excessive BMI, reaching 57 samples for cardiomegaly cases. Keywords: Cardiomegaly, Hypertension, Body Mass Index (BMI)  ABSTRAK Pembesaran organ jantung yang disebut kardiomegali timbul sebagai respon kompensatoris akibat pressure overload maupun volume overload, yang menyebabkan bertambahnya ketegangan pada dinding muskular jantung. Munculnya kardiomegali dapat dipicu oleh kondisi hipertensi serta kegemukan. Saat kondisi tekanan darah tinggi berlangsung lama, organ jantung dipaksa melakukan kerja ekstra dalam mendistribusikan darah ke berbagai bagian tubuh. Kondisi kegemukan mengakibatkan peningkatan TNF alfa yang diproduksi sel adiposa. TNF alfa kemudian membentuk ikatan dengan reseptor di miokard dan mengakibatkan rangkaian proses apoptosis miosit dan fibrosis yang berujung pada kardiomegali. Penelitian ini dilaksanakan guna mengamati jumlah kejadian kardiomegali pada pasien hipertensi dan Indeks Massa Tubuh (IMT) berlebih yang dirawat di RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar. Metode yang diterapkan ialah observasional deskriptif melalui desain cross sectional. Teknik pengumpulan sampel dilakukan melalui data sekunder. Analisis data secara univariat dan bivariat. Diketahui dari total 119 sampel, yang mengalami kardiomegali dengan hipertensi sebanyak 32 sampel (26,9%), kardiomegali dengan IMT berlebih sebanyak 30 sampel (25,2%), dan kardiomegali dengan hipertensi dan IMT berlebih sebanyak 57 sampel (47,9%). Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan dalam keterkaitan hipertensi dan IMT berlebih dengan kejadian kardiomegali (p= 0,01). Berdasarkan pengamatan, jumlah sampel terbesar ditemukan pada kelompok pasien dengan hipertensi yang memiliki IMT berlebih, mencapai 57 sampel untuk kejadian kardiomegali. Kata Kunci: Kardiomegali, Hipertensi, IMT Berlebih
Co-Authors A Hasrawati A.Nabila Nurinayah Abdul Gafur Abdul Mubdi Ardiansar Agung Dirgantara Ahmad Ardhani Pratama Aisyah Palo, Nurul Aisyah, Windy Nurul Akib, Marlyanti Nur Rahmah Akina Maulidhany Tahir Alamanda Irwan, Andi Alwi, H. M. Khidri Alwi, M. Khidri Alwi, Muhammad Khidri Amalia, St. Rahmatul Amir, Suliati Paduppai Andi Husni Esa Darussalam Andi Mappaware, Nasrudin Andi Masdipa Andi Sitti Fahirah Arsal Anggita, Dwi Antariksa Putra Arafah, Mufidah Nurfadilah Arfah, Arni Isnaini Arni Isnaini Arfah Aswiranti Putri Muhlis, Murni Atika Jamal, Rahmatul Aztriana Aztriana, Aztriana Bamahry, Aryanti Bima, Irmayanti Haidir Briliany Rahman, Dinda Darma, Sidrah Dian Amelia Abdi Dwi Hikmah Dwi Hikmah Faisal Syamsu, Rachmat Farhani Amaliyah Mursyidin Fattah, Nurfachanti G. Gunawan Hadi, Santriani Hamzah, Wafi Ramadhan Handayani, Prema Hapsari Harahap, Muhammad Wirawan Hasbi, Berry Erida Hermalia Fathna Safitri Hermiaty Nasruddin Ida Royani Imran Safei Imran Safei, Imran Irmayanti Haidir Bima Irmayanti Haidir Bima Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Kamaluddin Irwan, Andi Alamanda Jayalangkara, Jayalangkara Junaid, Nurul Maghfirah Kanang, Indah Lestari Daeng Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim, Marzelina Karina Isnaeny N, A. Khalid, Nur Fadhillah Lisa Yunianti Lisa Yuniati M Hamsah M. Erwin Rachman M. Khidri Alwi Makmun, H. Armanto Marendengi, Syafira Ananda Marliyanti N.R Akib Moh. Reza Zainal Abidin Mokhtar, Shulhana Muhammad Saleh Tajuddin Muhiddin, Rachmawati A. Mustari, Ikhsanul Fauzi Nasruddin, Hermiaty Nasrudin Andi Mappaware Natsir, Pratiwi Ningsi, Iin Widya Nur Nur Nurhikmawati Nurhikmawati Nurmadilla, Nesyana Nurman Said Nurul Hikmah Pramono, Sigit Dwi Pratama, Delfi Putra Primadita, Cherylia Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmawati Adiputri Muhiddin Raehana Samad Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rasfayanah , Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah, Rasfayanah Rezky Putri Indarwati Abdullah Riski Astriani Putri Riski Astriani Putri Rizki Rizki Royan, Ida Safitri, Asrini Sari, Nurul Adha Selin Iriana Pasombak Shulhana Mocktar Shulhana Mokhtar Sidrah Darma Sodeali, Naufal Imtimad Sri Irmandha Sri Vitayani Sri Wahyuni Gayatri Sulaiman, Nurkhasanah Syamsu Rijal Syarifuddin Wahid Taufik, Muhammad Akram Ulfa Sulaeman Utomo Andi Pangnguriseng Wolley, Zulfikra Amin Yusriani Mangarengi Zarah Alifani Dzulhijjah Zulfitriani Murfat Zulfitriani Murfat Zulfiyah Surdam Zulhijjah, A. Nurul Aimmah