Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MUHASABAH DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL MAHASISWA PROFESI DOKTER Aisyah Palo, Nurul; Royan, Ida; Julyani, Sri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.28176

Abstract

Manusia merupakan makhluk paling sempurna yang diciptakan Tuhan. Memiliki kesempurnaan baik dalam raga, jiwa, dan pikiran perlu untuk disyukuri dan digunakan manusia dalam menjalani kehidupan.Muhasabah adalah sebuah aktifitas untuk diri sendiri yaitu dengan introspeksi. Kecerdasan spiritual, yang dikenal sebagai spiritiual quotient (SQ), adalah kecerdasan dengan memahami fungsi jiwa sebagai bagian alat pengenal diri. Muhasabah adalah untuk memfasilitasi perkembangan individu secara optimal dan komprehensif dalam berbagai aspek perkembangan diri salah satunya untuk meningkatkan kecerdasan spiritual. Pengembangan kecerdasan spiritual dapat diterapkan pada pembelajaran pendidikan profesi dokter melalui strategi pembelajaran metode muhasabah. Metode muhasabah juga dapat diterapkan pada pembelajaran profesi dokter, dengan cara mengintropeksi diri peserta didik agar memiliki hubungan yang baik dengan Allah Swt. dan antara sesama manusia.
PENGARUH INTENSITAS MENGHAFAL AL-QURAN TERHADAP INDEKS PRESTASI KUMULATIF MAHASISWA KEDOKTERAN Karina Isnaeny N, A.; Julyani, Sri; Alwi, M. Khidri; Royani, Ida; Mokhtar, Shulhana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31269

Abstract

Pendidikan merupakan haI yang sangat penting bagi setiap anak. Untuk meningkatkan kecerdasan anak diperlukan pendidikan sejak dini, ini sejalan dengan peran pendidikan sebagai sarana pemberdayaan individu dan masyarakat untuk menghadapi tantangan masa depan. Menghafal Al-Qur'an selain untuk ibadah sangat besar pengaruhnya bagi kesehatan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat mempengaruhi Kecerdasan Intelektual (IQ) dan Kecerdasan Emosional (EQ). Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) adalah hasil nilai akhir yang diterima oleh mahasiswa berupa himpunan dari nilai pada semester awal hingga semester akhir. Intensitas menghafal Al-quran berpengaruh terhadap indeks prestasi kumulatif Mahasiswa Kedokteran, menghafal Al-quran dapat meningkatkan daya ingat, karena dengan menghafal otak terus menerus, mudah untuk konsentrasi karena dengan menghafal sering di asah
Integration Of Islamic Values Relating To The Doctor’s Profession Curriculum Dwi Hikmah; Sri Julyani; M. Khidri Alwi
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal eduHealt, 2023, December
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Science integration is a process to perfect dichotomous knowledge so as to produce a complete scientific concept. Curriculum objectives contain competency standards to be achieved from ongoing learning or in simpler language, curriculum objectives, namely what student output will result from learning. A medical education curriculum that integrates Islamic content is a necessity for Muslim doctors. The importance of integrating Islam into the medical education curriculum is to provide provisions for Muslim doctors when facing ethical issues related to the Islamic religion. In order not to stop at just philosophical discourse, the implementation of Islamic integration in medical science must be reflected in curriculum development and learning.
HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN PERILAKU KESEHATAN TERHADAP KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH KEC. MAMASA, SULAWESI BARAT Pratama, Delfi Putra; Julyani, Sri; Rasfayanah, Rasfayanah; Nasruddin, Hermiaty; Anggita, Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26055

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberkulosis yang sebagian besar menyerang paru-paru.Berdasarkan data organisasi kesehatan dunia (WHO, 2021) kasus Tuberkulosis di Indonesia menempati urutan kedua (9,2).Selain melalui droplet atau dahak yang ada di udara, Faktor lingkungan rumah yang tidak memenuhi syarat dan perilaku yang tidak sehat juga merupakan salah satu faktor risiko penyebaran Tuberkulosis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui hubungan lingkungan fisik rumah dan perilaku kesehatan terhadap kejadian TB paru di wilayah Kec.Mamasa, Sulawesi Barat. Penelitian observational analitik  dengan metode retrospektif untuk mendapatkan gambaran dengan mempelajari hubungan lingkungan fisik rumah dan perilaku terhadap kejadian TB paru di wilayah Kec.Mamasa, Sulawesi Barat. Sampel penelitian ini sebanyak 60 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara luas ventilasi (p=o,033), Kepadatan hunian (p=0,037),Etika Batuk p=(0,001), Perilaku Merokok (p=0,001), Kebiasaan mencuci tangan (p=0,009) dan Perilaku tidur sekamar (p=0,004) dengan kejadian TB paru.Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis lantai (p=0,085),0020Jendela (p=0,305), Perilaku membuka jendela (p=0,633), dan Perilaku memakai masker (p=0,757) dengan kejadian TB paru. Kesimpulan penelitian didapatkan faktor paling dominan yang menyebabkan tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Mamasa adalah Luas ventilasi, Kepadatan hunian, Etika batuk, Perilaku merokok, kebiasaan mencuci tangan dan Perilaku tidur sekamar (Kontak serumah).
Pengaruh Dosis Kemoterapi Terhadap Perubahan Leukosit Dan Status Gizi Anak Penderita Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) Di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Wolley, Zulfikra Amin; Julyani, Sri; Rasfayanah, Rasfayanah; Bamahry, Aryanti; Natsir, Pratiwi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9974

Abstract

Latar Belakang: Leukemia limfoblastik akut (LLA) adalah transformasi ganas dan proliferasi sel progenitor limfoid berupa sel T atau B di sumsum tulang dan darah yang banyak ditemukan pada anak. Penyakit ini memiliki tanda dan gejala malnutrisi pada beberapa fase perjalanan penyakit hingga 50-60% kasus. Salah satu pengobatan utama LLA pada anak adalah kemoterapi yang diberikan untuk mengeliminasi sel-sel kanker dalam tubuh. Berdasarkan status gizi pasien LLA bervariasi sesuai dosis dan fase kemoterapi yang diberikan. Tujuan Untuk mengetahui pengaruh dosis kemoterapi terhadap perubahan leukosit dan status gizi anak LLA di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin. Metode Penelitian ini menggunakan observasional retrospektif dengan pendekatan cross sectional, menggunakan data rekam medik. Hasil penelitian didapatkan distribusi karakteristik pasien leukimia limfoblastik akut (LLA) anak yang menjalani kemoterapi, distribusi terbanyak di usia 5 – 10 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Distribusi karakteristik pasien leukimia limfoblastik akut (LLA) memiliki status gizi normal diserta kadar leukosit yang normal, sedangkan distribusi karakteristik pasien (LLA) menggunakan dosis pengobatan kemoterapi dengan dosis tinggi. Kesimpulan Terdapat hubungan signifikan antara dosis kemoterapi dengan status gizi dan kadar leukosit pada anak dengan (LLA).
Hubungan Kadar Hba1c Dan Jumlah Leukosit Dengan Derajat Keparahan Kaki Diabetik Di RS. Ibnu Sina Kota Makassar Tahun 2023 Sulaiman, Nurkhasanah; Irmayanti, Irmayanti; Irwan, Andi Alamanda; Hasbi, Berry Erida; Julyani, Sri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21094

Abstract

Kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi serius dari diabetes melitus (DM) yang disebabkan oleh hiperglikemia kronis, infeksi, dan gangguan vaskular. Kadar HbA1c yang tinggi mencerminkan kontrol glukosa darah jangka panjang yang buruk, sedangkan peningkatan jumlah leukosit mengindikasikan adanya infeksi atau inflamasi, yang keduanya berperan dalam memperburuk kondisi luka diabetik. RS Ibnu Sina Kota Makassar mencatat DM tipe 2 sebagai penyakit dengan kunjungan terbanyak sepanjang tahun 2023 yang menunjukkan tingginya beban komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar HbA1c dan jumlah leukosit dengan derajat keparahan kaki diabetik di RS Ibnu Sina Kota Makassar periode Januari–Desember 2023. Jenis penelitian yang digunakan analitik observasional dengan desain potong lintang menggunakan data sekunder rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 41 pasien. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berusia lanjut dengan kadar HbA1c tidak terkontrol dan mengalami leukositosis. Derajat keparahan luka terbanyak ditemukan pada derajat 4 berdasarkan klasifikasi Wagner. Uji Korelasi Spearman menunjukkan hubungan yang cukup kuat, searah, dan signifikan antara jumlah leukosit dengan derajat keparahan kaki diabetik (r = 0,486; p = 0,001), serta antara kadar HbA1c dengan derajat keparahan kaki diabetik (r = 0,349; p = 0,025). Uji regresi linear menunjukkan jumlah leukosit merupakan variabel yang paling berpengaruh secara signifikan (p = 0,008). Dapat disimpulkan bahwa kadar HbA1c dan jumlah leukosit memiliki hubungan signifikan dengan derajat keparahan kaki diabetik, dengan jumlah leukosit sebagai faktor yang paling berpengaruh.
Hubungan Status Gizi Dengan Kendali Gula Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Minasa Upa Makassar 2024 Arafah, Mufidah Nurfadilah; Kanang, Indah Lestari Daeng; Fattah, Nurfachanti; Julyani, Sri; Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i5.57976

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik, dikenal sebagai silent killer karena penyakit ini dapat menyerang setiap organ dalam tubuh, jika tidak segera ditangani akan menimbulkan berbagai komplikasi. Dengan prevalensi yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kendali gula darah pasien DM tipe 2 di puskesmas Minasa Upa Makassar 2024. Penelitian ini menggunakan total sampling dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 26 pasien diabetes mellitus tipe 2 yang memenuhi persyaratan inklusi menjadi sampel penelitian. Analisis hubungan menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi antara IMT (p=0.640), RLPP (p=0.620), LiLA (p=0.562), dan TLK (p=0.420) dengan kadar glukosa darah sewaktu (GDS), tidak terdapat korelasi antara IMT (p=0.134), RLPP (p=0.492), LiLA (p=0.070), dan TLK (p=0.648) dengan HbA1c. Sebaliknya, ditemukan hubungan antara durasi menderita DM dengan status gizi, IMT (p=0.003), RLPP (p=0.022), LiLA (p=0.021), dan TLK (p=0.034) serta kadar HbA1c (p=0.019), tetapi tidak dengan kadar GDS (p=0.265).
Analysis of Neutrophil-Lymphocyte Ratio and Platelet-Lymphocyte Ratio in Dengue-Infected Patients Sari, Nurul Adha; Julyani, Sri; Harahap, Muhammad Wirawan; Bima, Irmayanti Haidir; Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i2.1375

Abstract

Dengue infection, caused by the dengue virus and transmitted by Aedes mosquitoes, remains a significant public health issue in Indonesia. The ability to identify reliable biomarkers for assessing disease severity is critical for improving clinical management. This study aimed to evaluate the relationship between the Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR) and Platelet-to-Lymphocyte Ratio (PLR) as potential biomarkers of severity in dengue infection. An observational cross-sectional design was employed, analyzing 76 dengue cases at RSAU dr. Dody Sardjoto. Data were collected from medical records of patients during the critical fever period (days 4-7). The majority of patients were male and adult, with a higher incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). Statistical analysis showed no significant correlation between NLR and PLR with disease severity (p-value >0,05), although a positive correlation between NLR and PLR was observed. However, neither NLR nor PLR effectively predicted hospitalization duration. These results suggest that while NLR and PLR reflect immune responses in dengue infection, they are not suitable biomarkers for assessing disease severity. Further research is needed to identify more reliable biomarkers for better management of dengue infection.
Analisis Hubungan Jenis dan Grading Histopatologi dengan Pemberian Kemoterapi Penderita Kanker Payudara di RS. Ibnu Sina Makassar Tahun 2022-2024 Nirmalasari, Desi; Julyani, Sri; Rahmawati, Rahmawati; Rijal, Syamsu; Hasbi, Berry Erida
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19882

Abstract

ABSTRACT Breast cancer is one of the cancers with the highest incidence among women worldwide and often requires chemotherapy. The type and histopathological grading of breast cancer play an important role in determining the choice and effectiveness of chemotherapy. This study aims to analyze the relationship between histopathological type and grading with the administration of chemotherapy in breast cancer patients at Ibnu Sina Hospital Makassar from 2022 to 2024. The research method used was observational with a cross-sectional approach through medical record data. The results showed that the majority of patients had invasive ductal carcinoma histopathological type (86.3%) with poorly differentiated grading (56.2%). Bivariate analysis showed no significant relationship between histopathological type and age with the type of chemotherapy administered (p>0.05). Keywords: Breast Cancer, Histopathology, Chemotherapy, Grading.  ABSTRAK Kanker payudara merupakan salah satu kanker dengan insidensi tertinggi pada wanita di dunia dan sering kali memerlukan kemoterapi. Jenis dan grading histopatologi kanker payudara berperan penting dalam menentukan pilihan dan efektivitas kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis dan grading histopatologi dengan pemberian kemoterapi pada pasien kanker payudara di RS. Ibnu Sina Makassar tahun 2022-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross-sectional melalui data rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien memiliki jenis histopatologi invasive ductal carcinoma (86,3%) dengan grading poorly differentiated (56,2%). Analisis bivariat menunjukkan tidak adanya hubungan signifikan antara jenis histopatologi dan usia dengan jenis kemoterapi yang diberikan (p>0,05). Kata Kunci: Kanker Payudara, Histopatologi, Kemoterapi, Grading.
Analisis Kejadian Kardiomegali pada Pasien Hipertensi dan Indeks Massa Tubuh (IMT) Berlebih di RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar Mursyidin, Farhani Amaliyah; Julyani, Sri; Rahmawati, Rahmawati; Nurhikmawati, Nurhikmawati; Tahir, Akina Maulidhany
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i12.19776

Abstract

ABSTRACT Enlargement of the heart organ, known as cardiomegaly, develops as a compensatory response to pressure overload and volume overload, which causes increased tension in the muscular walls of the heart. The onset of cardiomegaly can be triggered by hypertension and obesity. During prolonged high blood pressure conditions, the heart is forced to perform extra work in distributing blood to various parts of the body. Obesity leads to increased TNF-alpha produced by adipose cells. TNF-alpha then forms bonds with receptors in the myocardium and results in a series of myocyte apoptosis and fibrosis processes that lead to cardiomegaly. This study was conducted to observe the incidence of cardiomegaly in patients with hypertension and excessive Body Mass Index (BMI) who were treated at Ibnu Sina YW-UMI Hospital Makassar. The method applied was descriptive observational through a cross-sectional design. Sample collection was conducted through secondary data. Data analysis was performed using univariate and bivariate approaches. From a total of 119 samples, it was found that 32 samples (26.9%) had cardiomegaly with hypertension, 30 samples (25.2%) had cardiomegaly with excessive BMI, and 57 samples (47.9%) had cardiomegaly with both hypertension and excessive BMI. The research results showed a significant relationship between hypertension and excessive BMI with the incidence of cardiomegaly (p= 0.01). Based on observations, the largest number of samples was found in the group of patients with hypertension who had excessive BMI, reaching 57 samples for cardiomegaly cases. Keywords: Cardiomegaly, Hypertension, Body Mass Index (BMI)  ABSTRAK Pembesaran organ jantung yang disebut kardiomegali timbul sebagai respon kompensatoris akibat pressure overload maupun volume overload, yang menyebabkan bertambahnya ketegangan pada dinding muskular jantung. Munculnya kardiomegali dapat dipicu oleh kondisi hipertensi serta kegemukan. Saat kondisi tekanan darah tinggi berlangsung lama, organ jantung dipaksa melakukan kerja ekstra dalam mendistribusikan darah ke berbagai bagian tubuh. Kondisi kegemukan mengakibatkan peningkatan TNF alfa yang diproduksi sel adiposa. TNF alfa kemudian membentuk ikatan dengan reseptor di miokard dan mengakibatkan rangkaian proses apoptosis miosit dan fibrosis yang berujung pada kardiomegali. Penelitian ini dilaksanakan guna mengamati jumlah kejadian kardiomegali pada pasien hipertensi dan Indeks Massa Tubuh (IMT) berlebih yang dirawat di RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar. Metode yang diterapkan ialah observasional deskriptif melalui desain cross sectional. Teknik pengumpulan sampel dilakukan melalui data sekunder. Analisis data secara univariat dan bivariat. Diketahui dari total 119 sampel, yang mengalami kardiomegali dengan hipertensi sebanyak 32 sampel (26,9%), kardiomegali dengan IMT berlebih sebanyak 30 sampel (25,2%), dan kardiomegali dengan hipertensi dan IMT berlebih sebanyak 57 sampel (47,9%). Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan dalam keterkaitan hipertensi dan IMT berlebih dengan kejadian kardiomegali (p= 0,01). Berdasarkan pengamatan, jumlah sampel terbesar ditemukan pada kelompok pasien dengan hipertensi yang memiliki IMT berlebih, mencapai 57 sampel untuk kejadian kardiomegali. Kata Kunci: Kardiomegali, Hipertensi, IMT Berlebih
Co-Authors A Hasrawati A.Nabila Nurinayah Abdul Gafur Abdul Mubdi Ardiansar Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim Agung Dirgantara Ahmad Ardhani Pratama Aisyah Palo, Nurul Aisyah, Windy Nurul Akib, Marlyanti Nur Rahmah Alamanda Irwan, Andi Albaab, Muh. Ulil Alwi, H. M. Khidri Alwi, M. Khidri Alwi, Muhammad Khidri Amal, Muhammad Ikhlasul Amalia, St. Rahmatul Amir, Suliati Paduppai Andi Husni Esa Darussalam Andi Mappaware, Nasrudin Andi Masdipa Andi Sitti Fahirah Arsal Anggita, Dwi Antariksa Putra Arafah, Mufidah Nurfadilah Arfah, Arni Isnaini Arina Fathiyyah Arifin Arni Isnaini Arfah Aswan, Ahmad Naufal Aswiranti Putri Muhlis, Murni Atika Jamal, Rahmatul Aulia, Aulia Aztriana Aztriana, Aztriana Bamahry, Aryanti Bima, Irmayanti Haidir Briliany Rahman, Dinda Darma, Sidrah Dian Amelia Abdi Dirgahayu Lantara, Andi Millaty Halifah Dwi Hikmah Dwi Hikmah Erida Hasbi, Berry Faisal Syamsu, Rachmat Fattah, Nurfachanti Hadi, Santriani Hamzah, Wafi Ramadhan Harahap, Muhammad Wirawan Hasbi, Berry Erida Hermalia Fathna Safitri Hermiaty Nasruddin Ida Royani Ida Royani Imran Safei Imran Safei, Imran Irmayanti Irmayanti Haidir Bima Irmayanti Haidir Bima Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Kamaluddin Irwan, Andi Alamanda Jayalangkara, Jayalangkara Juliana, Anastasia Junaid, Nurul Maghfirah Kanang, Indah Lestari Daeng Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim, Marzelina Karina Isnaeny N, A. Khalid, Nur Fadhillah Lisa Yunianti Lisa Yuniati M Hamsah M. Erwin Rachman M. Khidri Alwi Makmun, H. Armanto Marendengi, Syafira Ananda Marliyanti N.R Akib Miftahul Jannah Mochammad Erwin Rachman Moh. Reza Zainal Abidin Mokhtar, Shulhana Muchsin, Achmad Harun Muhammad Saleh Tajuddin Muhiddin, Rachmawati A. Mursyidin, Farhani Amaliyah Mustari, Ikhsanul Fauzi Nadia, Farah Namirah, Hanna Aulia Nasruddin Syam Nasruddin, Hermiaty Nasrudin Andi Mappaware Natsir, Pratiwi Ningsi, Iin Widya Nirmalasari, Desi Nur Nur Nurfachanti Fattah Nurhikmawati, Nurhikmawati Nurmadilla, Nesyana Nurman Said Nurul Hikmah Pancawati, Erni Pramono, Sigit Dwi Pratama, Delfi Putra Prema Hapsari Primadita, Cherylia Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmawati Adiputri Muhiddin Raehana Samad Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rasfayanah , Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah, Rasfayanah Rezky Putri Indarwati Abdullah Riski Astriani Putri Riski Astriani Putri Rizki Rizki Royan, Ida Safitri, Asrini Sari, Nurul Adha Selin Iriana Pasombak Shulhana Mocktar Shulhana Mokhtar Sidrah Darma Sodeali, Naufal Imtimad Sri Irmandha Sri Vitayani Sri Wahyu Sri Wahyuni Gayatri Sulaiman, Nurkhasanah Syamsu Rijal Syamsu Rijal Syarifuddin Wahid Tahir, Akina Maulidhany Taufik, Muhammad Akram Ulfa Sulaeman Utomo Andi Pangnguriseng Wolley, Zulfikra Amin Yusriani Mangarengi Zarah Alifani Dzulhijjah Zulfitriani Murfat Zulfitriani Murfat Zulfiyah Surdam Zulhijjah, A. Nurul Aimmah