Claim Missing Document
Check
Articles

RELATIONSHIP BETWEEN OCCUPATION AND REACTIVE HBSAG TTI SCREENING IN DONORS AT THE INDONESIAN RED CROSS IN MAKASSAR CITY IN 2022-2023 Amal, Muhammad Ikhlasul; Sri Julyani; Dirgahayu Lantara, Andi Millaty Halifah; Irmayanti; Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/q12n4x42

Abstract

Hepatitis B is a major global health problem that is deadly, with the risk of transmission being through blood. Therefore, blood safety efforts are carried out by screening for Transfusion-Transmitted Infections (TTI). This study aims to analyze the relationship between occupational type and reactive TTI screening results for HBsAg in donors at the Indonesian Red Cross Blood Transfusion Unit in Makassar City in 2022–2023. This study used a cross-sectional analytical descriptive design utilizing secondary data from 665 voluntary donors whose TTI screening results were reactive to HBsAg at the Indonesian Red Cross Blood Transfusion Unit in Makassar City in the period 2022–2023. Data analysis to examine the relationship between occupational variables and reactive TTI results was performed using the Chi-Square Test. The results showed a significant relationship between occupation and reactive TTI results of HBsAg donors with a p-value of 0.018 (p < 0.05). These findings suggest that occupational type may act as a risk factor for possible exposure to or infection with the hepatitis B virus.
Hubungan Kadar Hematokrit dengan Angka Kejadian Stroke Albaab, Muh. Ulil; Muchsin, Achmad Harun; Juliana, Anastasia; Julyani, Sri; Pancawati, Erni
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 5 No. 1 (2026): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Februari 2
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah kelainan pada sistem serebrovaskular (pembuluh darah otak), yang ditandai dengan berkurang atau terhambatnya aliran darah dan oksigen ke otak. Hematokrit merupakan jumlah sel darah merah di dalam darah oleh karena itu dilakukan pemeriksaan hematokrit untuk mengetahui hasil perbandingan jumlah sel darah merah (eritrosit) terhadap volume darah yang ditulis dengan satuan persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar hematokrit dengan angka kejadian stroke. Penelitian menggunakan studi kepustakaan atau literature review. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistematik literatur review mengenai hubungan kadar hematokrit dengan angka kejadian stroke. 10 jurnal dikumpulkan untuk ditelaah oleh peneliti dan disintesis menjadi satu data yang komprehensif untuk dilaporkan. Hasil yang didapatkan berdasarkan artikel-artikel penelitian yang dikumpulkan menunjukkan bahwa hematokrit merupakan parameter yang penting dalam evaluasi risiko, prognosis, dan manajemen pasien stroke. Kadar hematokrit yang abnormal baik tinggi maupun rendah, dapat mempengaruhi hasil klinis melalui mekanisme yang berkaitan dengan viskositas darah, oksigenasi jaringan, dan gangguan mikrosirkulasi. Kesimpulan dari penelitian ini mengenai hubungan antara kadar hematokrit dan risiko stroke bersifat non-linear, di mana kadar terlalu tinggi maupun terlalu rendah sama-sama meningkatkan risiko. Faktor seperti usia, jenis kelamin, hipertensi, merokok, dan komorbiditas turut memengaruhi hubungan tersebut. Pemantauan kadar hematokrit secara rutin dan upaya menjaga nilainya dalam batas normal dinilai penting untuk pencegahan dan deteksi dini stroke.
The Relationship Between Social Media Education and Donor Motivation and the Prevalence of Voluntary Blood Donors in Makassar City Sodeali, Naufal Imtimad; Julyani, Sri; Pramono, Sigit Dwi; Irmayanti, Irmayanti; Khalid, Nur Fadhillah
Syifa'Medika Vol 16, No 2 (2026): Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i2.10732

Abstract

Ketersediaan darah sangat bergantung pada partisipasi pendonor darah sukarela, namun di Indonesia, termasuk Kota Makassar, pasokan darah masih menghadapi tantangan keberlanjutan. Di era digital, media sosial berpotensi menjadi sarana edukasi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi donor darah, tetapi efektivitasnya dalam konteks lokal belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi melalui media sosial terhadap motivasi pendonor darah sukarela, hubungan motivasi pendonor dengan prevalensi pendonor darah sukarela, serta distribusi pemanfaatan media sosial oleh pendonor darah di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 98 pendonor darah dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur efektivitas edukasi media sosial dan tingkat motivasi pendonor, sedangkan data sekunder prevalensi pendonor diperoleh dari UTD PMI Kota Makassar dan UDD PMI Provinsi Sulawesi Selatan. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Prevalensi pendonor darah sukarela di Kota Makassar sebesar 4,17%, melebihi standar minimal WHO. Sebagian besar responden memanfaatkan media sosial secara sering hingga sangat sering, dengan Instagram sebagai platform utama. Mayoritas responden menilai media sosial efektif sebagai sumber edukasi donor darah, dan tingkat motivasi pendonor berada pada kategori tinggi hingga sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara efektivitas penggunaan media sosial dan tingkat motivasi pendonor darah sukarela (p = 0,038). Edukasi melalui media sosial berperan penting dalam meningkatkan motivasi pendonor darah dan berkontribusi terhadap tingginya prevalensi pendonor darah sukarela di Kota Makassar.
Co-Authors A Hasrawati A.Nabila Nurinayah Abdul Gafur Abdul Mubdi Ardiansar Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim Agung Dirgantara Ahmad Ardhani Pratama Aisyah Palo, Nurul Aisyah, Windy Nurul Akib, Marlyanti Nur Rahmah Alamanda Irwan, Andi Albaab, Muh. Ulil Alwi, H. M. Khidri Alwi, M. Khidri Alwi, Muhammad Khidri Amal, Muhammad Ikhlasul Amalia, St. Rahmatul Amir, Suliati Paduppai Andi Husni Esa Darussalam Andi Mappaware, Nasrudin Andi Masdipa Andi Sitti Fahirah Arsal Anggita, Dwi Antariksa Putra Arafah, Mufidah Nurfadilah Arfah, Arni Isnaini Arina Fathiyyah Arifin Arni Isnaini Arfah Aswan, Ahmad Naufal Aswiranti Putri Muhlis, Murni Atika Jamal, Rahmatul Aulia, Aulia Aztriana Aztriana, Aztriana Bamahry, Aryanti Bima, Irmayanti Haidir Briliany Rahman, Dinda Darma, Sidrah Dian Amelia Abdi Dirgahayu Lantara, Andi Millaty Halifah Dwi Hikmah Dwi Hikmah Erida Hasbi, Berry Faisal Syamsu, Rachmat Fattah, Nurfachanti Hadi, Santriani Hamzah, Wafi Ramadhan Harahap, Muhammad Wirawan Hasbi, Berry Erida Hermalia Fathna Safitri Hermiaty Nasruddin Ida Royani Ida Royani Imran Safei Imran Safei, Imran Irmayanti Irmayanti Haidir Bima Irmayanti Haidir Bima Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Irna Diyana Kartika Kamaluddin Irwan, Andi Alamanda Jayalangkara, Jayalangkara Juliana, Anastasia Junaid, Nurul Maghfirah Kanang, Indah Lestari Daeng Karim, Abdul Mubdi Ardiansar Arifuddin Karim, Marzelina Karina Isnaeny N, A. Khalid, Nur Fadhillah Lisa Yunianti Lisa Yuniati M Hamsah M. Erwin Rachman M. Khidri Alwi Makmun, H. Armanto Marendengi, Syafira Ananda Marliyanti N.R Akib Miftahul Jannah Mochammad Erwin Rachman Moh. Reza Zainal Abidin Mokhtar, Shulhana Muchsin, Achmad Harun Muhammad Saleh Tajuddin Muhiddin, Rachmawati A. Mursyidin, Farhani Amaliyah Mustari, Ikhsanul Fauzi Nadia, Farah Namirah, Hanna Aulia Nasruddin Syam Nasruddin, Hermiaty Nasrudin Andi Mappaware Natsir, Pratiwi Ningsi, Iin Widya Nirmalasari, Desi Nur Nur Nurfachanti Fattah Nurhikmawati, Nurhikmawati Nurmadilla, Nesyana Nurman Said Nurul Hikmah Pancawati, Erni Pramono, Sigit Dwi Pratama, Delfi Putra Prema Hapsari Primadita, Cherylia Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmawati Adiputri Muhiddin Raehana Samad Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rasfayanah , Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah, Rasfayanah Rezky Putri Indarwati Abdullah Riski Astriani Putri Riski Astriani Putri Rizki Rizki Royan, Ida Safitri, Asrini Sari, Nurul Adha Selin Iriana Pasombak Shulhana Mocktar Shulhana Mokhtar Sidrah Darma Sodeali, Naufal Imtimad Sri Irmandha Sri Vitayani Sri Wahyu Sri Wahyuni Gayatri Sulaiman, Nurkhasanah Syamsu Rijal Syamsu Rijal Syarifuddin Wahid Tahir, Akina Maulidhany Taufik, Muhammad Akram Ulfa Sulaeman Utomo Andi Pangnguriseng Wolley, Zulfikra Amin Yusriani Mangarengi Zarah Alifani Dzulhijjah Zulfitriani Murfat Zulfitriani Murfat Zulfiyah Surdam Zulhijjah, A. Nurul Aimmah