p-Index From 2021 - 2026
16.909
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Pengajaran MIPA Journal on Mathematics Education (JME) Jurnal Infinity Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Journal on Mathematics Education (JME) Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurnal Riset Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Elemen Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Journal of Research and Advances in Mathematics Education JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA) JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) AKSIOMA Jurnal Gantang Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika International Journal of Artificial Intelligence Research Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Pedagogik Pendidikan Dasar AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Analisa DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik PAEDAGOGIA PRISMA Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) IndoMath: Indonesia Mathematics Education Journal of Honai Math JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Beta: Jurnal Tadris Matematika Teorema: Teori dan Riset Matematika Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika AT-TA`DIB JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) MEJ (Mathematics Education Journal) JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JE (Journal of Empowerment) Gema Wiralodra Integral : Pendidikan Matematika JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) (JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Jurnal Absis : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Attadib: Journal of Elementary Education Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Range : Jurnal Pendidikan Matematika Southeast Asian Mathematics Education Journal Journal of Didactic Mathematics Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS Unnes Journal of Mathematics Education Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Badranaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat IndoMath: Indonesia Mathematics Education JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education) SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika Kreano, Jurnal Matematika Kreatif Inovatif Jurnal Elementaria Edukasia Jurnal Infinity Journal on Mathematics Education Research Jurnal Pendidikan MIPA Journal on Mathematics Education Jurnal Pedagogi dan Inovasi Pendidikan Differential: Journal on Mathematics Education Jurnal Didaktik Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Cara Berpikir Kritis Mahasiswa pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Irena Puji Luritawaty; Tatang Herman; Sufyani Prabawanto
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1178.405 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.1536

Abstract

Kemampuan berpikir kritis penting dimiliki mahasiswa calon guru matematika. Fakta menunjukkan bahwa perhatian pada cara berpikir kritis mahasiswa masih kurang. Hal ini berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis. Penelitian bertujuan menganalisis bagaimana cara berpikir kritis mahasiswa calon guru matematika dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Desain yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, dengan partisipan 16 mahasiswa semester III program studi pendidikan matematika di salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui uji instrumen berbentuk tes uraian kemampuan berpikir kritis matematis. Analisis data dilakukan dalam tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa cara berpikir kritis yang dilakukan oleh partisipan dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Pada bagian membuktikan, variasi cara berpikir yang dilakukan partisipan terdiri dari tiga cara; pada bagian menggeneralisasi terdiri dari dua cara; pada bagian mempertimbangkan alternatif jawaban terdiri dari tiga cara; dan pada bagian memecahkan masalah terdiri dari tiga cara. Cara berpikir kritis tersebut diharapkan menjadi titik awal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis.Critical thinking skills are important for pre-service mathematics teachers. The facts show that attention to pre-service mathematics teachers ' critical thinking is still lacking. It has an impact on the low ability to think critically. This study aims to analyze how pre-service mathematics teachers think critically about mathematics in solving the problems given. The design used is descriptive qualitative, with 16 third semester students participating in the mathematics education study program at a private university in Indonesia. Data collected through an instrument test in the form of a description test of mathematical critical thinking skills. Data analysis was in three steps, reduction, data presentation, and concluding. The results show that there are several ways of thinking critically by the participants in solving a problem. In the proving section, the variation in the way participants think consists of three ways; in the generalization, section consists of two ways; in the section considering alternative answers consists of three ways, and in the problem-solving section consists of three ways. This critical thinking is expected to be a starting point that needs to be considered to improve critical thinking skills.
Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik Berbantuan GeoGebra untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Dian Nopiyani; Turmudi Turmudi; Sufyani Prabawanto
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.899 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v5i2.259

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta bahwa kemampuan komunikasi matematis di Indonesia tergolong rendah. Model maupun pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajaran menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan pembelajaran matematika di kelas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa SMP dengan pembelajaran matematika realistik berbantuan GeoGebra. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen. Penelitian dilakukan di sebuah SMP Negeri di Lembang, Bandung. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen tes valid dan reliabel sehingga dapat digunakan untuk pretes dan postes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran matematika realistik berbantuan GeoGebra lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran matematika realistik tanpa GeoGebra. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat respon yang positif dari siswa terhadap pembelajaran matematika realistik dengan GeoGebra.ABSTRACTThe research was taken because the fact shows that the mathematical communication skill in Indonesia is weak. Models and approaches which are used in learning process being one of the factors that supports the success of mathematical learning. The purpose of this study is to analyze the mathematical communication skill of students in Junior High School by using Realistic Mathematics Education with GeoGebra. This study used a quasi-experiment method. It was held in a Junior High School in Lembang, Bandung. The result of this study showed that mathematical communication of students who learned mathematics using Realistic Mathematics Education with GeoGebra are better than students who learned mathematics using Realistic Mathematics Education with no GeoGebra. The result also indicated that there are positive responses from students toward Realistic Mathematics Education with GeoGebra.
Kesulitan dan Learning Obstacle Siswa dalam Menyelesaikan Permasalahan Matematis berdasarkan Pemahaman Konsep Matematis Ramli Ramli; Sufyani Prabawanto
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.802 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i3.9999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan dan hambatan belajar yang dialami siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematis yang dibahas berdasarkan pemahaman konsep matematis. Metode penenlitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif. Data diambil dari 26 orang siswa kelas VIII SMPN 29 Bandung tahun pelajaran 2018/2019 melalui teknik tes secara tertulis dan wawancara dengan menggunakan instrumen soal tes pemahaman konsep matematis dan pedoman wawancara. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melakukan kesalahan fakta, konsep dan prinsip yang dibahas berdasarkan indikator pemahaman konsep matematis. Hambatan belajar yang dijumpai dalam menyelesaikan masalah tersebut berupa hambatan yang bersifat epistemologis (keterbatasan pemahaman) dan ontogenik (kesiapan mental).
Learning Obstacle Siswa dalam Pembelajaran Barisan dan Deret Aritmetika Bambang Hariyomurti; Sufyani Prabawanto; Al Jupri
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.692 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i3.10118

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran tentang learning obstacle siswa pada pembelajaran barisan dan deret Aritmatika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan teknik wawancara. Peneliti yang merupakan instrumen utama berperan dalam segala proses kegiatan penelitian, mulai dari menetapkan fokus penelitian, mengumpulkan data, menganalisis data sampai membuat kesimpulan. Di samping itu, peneliti juga menggunakan instrumen soal tes learning obstacle dan panduan wawancara. Data dianalisis dengan mengikuti serangkaian kegiatan berupa mereduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami learning obstacle pada pembelajaran barisan dan deret aritmetika. Learning obstacle yang terjadi meliputi ontogenic obstacle, didactical obstacle, maupun epistemological obstacle.
KEMAMPUAN BERPIKIR PESERTA DIDIK PADA MATERI ALJABAR Nandang Arif Saefuloh; Wahyudin Wahyudin; Sufyani Prabawanto; Usep Kosasih
Teorema: Teori dan Riset Matematika Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/teorema.v5i2.3625

Abstract

Dua kutub persepsi terkait pembelajaran berbasis konstruktivisme dan pembelajaran berbasis behaviorisme melahirkan variasi pada jenis model pembelajaran dengan argumen kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang berpengaruh secara langsung terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir peserta didik berdasarkan klasifikasi dari Hillocks dan Shulman yakni substantive, mechanical-syntactic, formal-rhetorical, dan combine mechanical-formal, metode penelitian melalui studi kualitatif dengan menganalisis jawaban peserta didik yang telah melalui pembelajaran aljabar dasar dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori. Hasil analisis diperoleh temuan kemampuan berpikir peserta didik yang ditinjau dari jenis kemampuan berpikir, peserta didik menggunakan kemampuan berpikir substantive dan mechanical-syntactic dalam menyelesaikan masalah/soal yang diberikan oleh pendidik, kemudian permasalahan pengetahuan awal (prior knowledge) muncul dalam tahapan penyelesaian soal peserta didik, ketiadaan (lupa/tidak tahu) pengetahuan awal menjadikan beberapa soal yang diberikan menemui hasil yang keliru meskipun peserta didik menggunakan salah satu dari dua kemampuan berpikir tersebut (substantive, mechanical-syntactic). Implikasi dari masalah tersebut, peserta didik harus diupayakan melakukan peninjauan ulang (looking back) atas uraian jawaban yang telah dia kerjakan, dengan menganalisis jawaban dari pengetahuan lain (pengetahuan awal) yang mungkin ada dalam tahapan jawabannya.
MATHEMATICAL THINKING ABILITY OF 7th GRADE STUDENTS IN SOCIAL ARITHMETIC LEARNING THROUGH DISCOVERY LEARNING MODEL Nandang Arif Saefuloh; Wahyudin Wahyudin; Sufyani Prabawanto
PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) 2020: PROCEEDINGS ICTESS
Publisher : PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The ability of students is obtained through the learning process of school subject matter in their classes. In particular, learning mathematics has an important role in facilitating students in obtaining various abilities, one of which is ability to think mathematically, an ability that has an important role for students in their lives, both in class and in their daily lives. This study aims to describe the mathematical thinking ability of 7th grade junior high school students in mathematics through a discovery learning model based on Stacey's classification, namely specialization, conjecture, generalization, and convincing. The research method is through qualitative studies by analyzing the answers of students who have gone through social arithmetic learning using discovery learning models. The results of the analysis obtained the findings of students' mathematical thinking ability in terms of specialization, conjecture, generalization, and convincing abilities, students were only identified using the conjecture, generalization, convincing abilities in solving problems/questions given by the educator, it does not appear that specialization ability are seen in all students, then there are problems in taking conjectures, where students are wrong in giving conjectures, this is due to the absence of errors in processing word/sentence information in the questions (word problem). The implication of this problem is that students must be trained in processing the information contained in story problems that involve interpreting words into mathematical symbols. Keywords: Discovery Learning, Mathematical thinking ability, social arithmetic, Word Problem.
The Development of Calculus Teaching Materials using Geogebra Ari Septian; Darhim Darhim; Sufyani Prabawanto
IndoMath: Indonesia Mathematics Education Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/indomath.v4i1.7831

Abstract

The purpose of this study is to find out the calculus teaching material using GeoGebra, knowing the results of expert validation in terms of multimedia and material, and knowing the effectiveness of using calculus teaching material using GeoGebra. The research method used is research and development. The research subjects were 155 students in Departement of Mathematics Education at Universitas Suryakancana. The results of the validation of media experts using the Kendall test, sig. = 0.062 > 0.05 (Ho accepted) means that the calculus teaching material using GeoGebra is feasible to use. The results of the validation of the material using the Kendall test, sig. = 0.065 > 0.05 (Ho accepted) means that the material content is appropriate. The results of tests on 155 students in Departement of Mathematics Education at Universitas Suryakancana, an average percentage of 78% of students answered strongly agree and 15% answered agreed, meaning that calculus teaching material using GeoGebra is effectively used.
Pola matematis dan sejarah batik Sukapura: Sebuah kajian semiotika Eko Yulianto; Sufyani Prabawanto; Jozua Sabandar; Wahyudin Wahyudin
JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jp3m.v5i1.658

Abstract

Batik Sukapura merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia yang melambangkan budaya masyarakat Sunda. Batik Sukapura digunakan masyarakat Sunda sebagai pakaian yang formal dan bernilai sakral. Sejumlah penelitian tentang batik telah banyak berkembang, namun lebih kepada pengembangan teknologi membatik. Tujuan penelitian ini membahas tentang teori semiotika yang diterapkan pada Batik Sukapura untuk mencari makna filosofis dari motif-motifnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Peneliti mengobservasi beberapa pengusaha batik senior yang masih bertahan dengan industrinya di daerah Sukaraja Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batik Sukapura memiliki banyak konsep geometri dan sejumlah keteraturan. Sejarah batik Sukapura dimulai dari para pengrajin batik dari Jawa Tengah yang pindah ke Jawa Barat akibat terjadinya peperangan. Saat ini batik tulis semakin terdistorsi akibat perkembangan jaman yang berpindah ke batik cetak bahkan batik digital-printing. Ciri khas batik Sukapura adalah bermotif alam. Dari sudut pandang semiotika, tanda-tanda dari motif ini bukan sekedar pola dan keteraturan matematis namun memiliki makna dan pesan moral yang sangat sesuai dengan falsafah hidup masyarakat Sunda. Penggabungan kajian semiotika dan matematika ini dianggap mampu memberikan penguatan kepada para siswa dalam memaknai nilai-nilai etnomatematika sebagai upaya mengembalikan status matematika yang saat ini dipandang terpisah dari budaya (culturally-free).Kata kunci: sejarah batik sukapura, semiotika
Critical Thinking of Female Students in Solving Mathematical Problems Riny Arviana; Sufyani Prabawanto
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2019): September - December
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.543 KB) | DOI: 10.30605/jsgp.2.3.2019.1392

Abstract

Higher order thinking skill is a topic which attracts more attention of researchers in education field. Critical thinking belongs to higher order thinking skills. This kind of thinking should be had by everyone. Critical thinking belongs to 21st century skills Solving real world-mathematical problem regularly is assumed as one of ways encouraging one to grow and to enhance his critical thinking. A person who has good critical thinking skill in solving mathematical problems is considered to also think critically well in living his daily life. This study aims to investigate the critical thinking skill of female students consisting of ability in giving argument, drawing conclusion, and evaluating conclusion. A case study was carried out to four female students who were recruited based on their volunteering. Their critical thinking skills were evaluated by using essay test and interview. Participants’ critical thinking in solving mathematical problems is classified into high, medium, or low level. FS-1 and FS-4 are classified as low-level critical thinker. FS-2 and FS-3 are classified as high-level critical thinker. It is recommended to conduct similar study with larger sample involving both male and female students to compare their critical thinking in solving mathematical problems.
A didactical design for introducing the concepts in algebraic forms using the theory of praxeology Nadya Syifa Utami; Sufyani Prabawanto; Nanang Priatna
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol. 15 No. 1 (2022): Beta May
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/betajtm.v15i1.508

Abstract

[English]: This phenomenological study aims to thoroughly investigate the meaning of concepts in algebraic forms developed by students, both in the past learning process and in the didactical design implementation, as well as a teacher's instructional experiences as the basis for preparing a didactical design. Six seventh-grade students and a mathematics teacher participated in the study, comprising three phases: (1) analyzing students’ learning obstacles through a test and teacher’s interview, (2) preparing hypothetical learning trajectory (HLT) and didactical design based on the identification of the obstacles and in-depth interviews with the teacher, and (3) implementing the didactical design. This study revealed that students have a didactical obstacle because the teacher delivers formal definitions of algebraic form concepts followed by examples of problems. It results in epistemological obstacles, as students' understanding of the concepts is limited according to what the teacher explains. Furthermore, an HLT was developed that bridges students' arithmetic knowledge with algebra. The series of tasks were organized referring to the theory of praxeology by taking the daily-life context Let's Save. During the learning process, students use different representations, such as symbols and letters, to demonstrate the variable, reason for using a particular representation, and state the definition of a variable based on their work. The procedure was also applied to the remaining four concepts. Through the tasks, students can actively construct their conceptual understanding of the concepts in the algebraic forms. [Bahasa]: Penelitian fenomenologi ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pemaknaan siswa terhadap konsep-konsep dalam bentuk aljabar, baik pada proses belajar sebelumnya maupun pada implementasi desain didaktis, serta pengalaman mengajar guru sebagai landasan dalam membuat desain didaktis. Enam siswa kelas 7 dan seorang guru matematika menjadi partisipan pada penelitian ini, yang terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) analisis hambatan belajar siswa melalui uji tes dan wawancara guru, (2) menyiapkan lintasan belajar hipotetik (HLT) siswa dan desain didaktis berdasarkan identifikasi hambatan belajar siswa dan wawancara mendalam dengan guru, dan (3) mengimplementasikan desain didaktis kepada siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami hambatan didaktis yang disebabkan oleh cara guru mengajar. Guru cenderung memberikan definisi formal pada konsep-konsep bentuk aljabar dilanjutkan dengan contoh-contoh soal. Hal ini mengakibatkan siswa mengalami hambatan yang bersifat epistemologis, dimana pengetahuan siswa terhadap konsep-konsep bentuk aljabar terbatas berdasarkan apa yang dijelaskan oleh guru. Kemudian, dirancang HLT yang menjembatani pengetahuan aritmatika siswa dengan aljabar. Rangkaian tugas disusun berdasarkan teori praxeology dengan mengambil konteks kehidupan sehari-hari bertema Ayo Menabung. Selama proses pembelajaran, siswa menggunakan berbagai macam representasi seperti simbol dan huruf, untuk menunjukkan variabel, mengemukakan alasan dari penggunaan representasi tertentu, dan mengungkapkan definisi variabel sesuai dengan hasil pekerjaannya. Hal ini juga berlaku pada keempat konsep lainnya. Melalui tugas yang diberikan, siswa dapat berpartisipasi aktif dalam membangun pengetahuan tentang konsep-konsep dalam bentuk aljabar.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W ABDUL MUJIB Abdul Mujib Aflich Yusnita Fitrianna Agung Wicaksono Ahmad Arifuddin Ahmad Nizar Rangkuti Ahmad Tafsir Ahmad Tafsir, Ahmad Ahmad Zulfa Khotimi Ahmad Zulfa Khotimi Ahmatika, Deti Aiyub Aiyub Alfitri, Putri Armania Agustina Alman Alman Alman Alman, Alman Aneu Pebrianti Anwar, Agus Saeful Asep Syarif Hidayat Asfar, A.M.Irfan Taufan Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar Aswin Aswin Atep Sujana Augie, Kintan Tyara Bambang Eko Susilo Bambang Hariyomurti Bariyah, Nusrotul Cece Kustiawan Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa Cecep Anwar Santosa Christina Monika Samosir Citra Utami, Citra Dadan Dasari Dadan Hermawan, Dadan Dadang Juandi Darhim Darhim Dela Ambarwati Desy Lusiyana, Desy Dian Cahyawati Dian Nopiyani Dian Usdiyana Didi Suryadi Didi Suryadi Didi Suryadi Doni, Petrus Kanisius Nama Edi Irawan Ejen Jenal Mutaqin Eka Novarina EKO YULIANTO Eko Yulianto Eko Yulianto Elah Nurlaelah Elizanti, Desi Encum Sumiaty, Encum Endang Cahya Mulyaning A. Eyus Sudihartinih Fardian, Dilham Fathiyah, Ifa Fatimah, Siti Febriani, Winarti Dwi Fitri Ayu Febrianti Fitriana Lestari Fitriani Fitriani Fujiarti, Ari Ginda M.A.Siregar Gita Rani Putri Mangiri Gumpita, Melly Terry Gunadi, Farid Hadi Haeruddin, Haeruddin Hani Nurhasanah Hayuningrat, Silfia Herizal Herizal Heryanti Jufri, Lucky Hutkemri Zulnaidi Iden Rainal Ihsan Ifa Fathiyah Inayah, Sarah Indiana Marethi Indiana Marethi, Indiana Indra Nurhidayat Irena Puji Luritawaty Istikomah, Endang Itoh Masitoh Jarnawi Afgani Dahlan Jozua Sabandar Jurpri, Al Jusniani, Nia Kartika Yulianti Kholipah, Nuzuliah Khotimah, Wonadesma Dwi Kintan Tyara Augie Kurniawati, Ririn Laelasari Laelasari, Laelasari Lina Siti Nurwahidah Lukman Lukman M Akbar Gulvara M Candra Nugraha Deni Mangiri, Gita Rani Putri Masitoh, Lisda Fitriana May Nisa Istiqomah Mefiana, Syifa Ananda Meicindy Jeny Klorina Meilani, Rini Melani, Rini Mimi Hariyani Mohamad Gilar Jatisunda Mustika Fauziah, Hilma Nabila Cynthia Rayhan Nadya Syifa Utami Nanang Priatna Nandang Arif Saefuloh Nazla Nurul Aulia Panggabean Nelvita Febrina Hasan ningrum, yunia jumita Nopiyani, Dian Nopiyani, Dian Novi Andri Nurcahyono Nti, Seth Junior Nuaini, Intan Nuke Fitri Yanuari Nur Qamariah Nurannisa, Andi Nurdiyah Kurniati Nurfiqih, David Nurhanifah, Nova Nurkamilah, Milah Permani, Kania Dewi Pertiwi, Saffanah PRASETYAWAN, ENGGAR Prihandhika, Aditya Putra R, Andika Putri, Amelia Defrianti Raisya Hizkiya Syabina Ramli Ramli Rani Sugiarni Rini Sulastri Riny Arviana Riza Fatimah Zahrah Rizki, Raihan Ahmil Rizky Rosjanuardi Rohimah, Siti Maryam Rosmayasari Rosmayasari Rosmayasari, Rosmayasari Saefuloh, Nandang Arif Saefuloh, Nandang Arif Samosir, Christina Monika Sandra Sukmaning Adji Santi, Eneng Sanusi Sanusi Saputra, Samnur Sarassanti, Yumi Sarnav Ituga, Almuhaimin Sendi Ramdhani Septian, Ari Simanjuntak, Sinitta Marito Siregar, Rama Nida Sitanggang, Damra Ali Siti Fatimah Siti Zakiyah Sofa, Rostika Nurlaela Nova Maya Suhendra, S Sukma Murni Sukri Sukri suparni Syamsuri Syamsuri Syarifah, Mufarrahatus Syarifah, Mufarrahatus Syifa Ananda Mefiana Tata Frarisia Tatang Herman, Tatang Tin Lam, Toh Trisna Nugraha Trisnowali MS, Andi Turmudi Umbara, Uba Umbara, Uba Usep Kosasih Wafa Islamiyah Wahyu Hidayat Wahyu Sopandi Wahyudi, Dwi Arisma Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wardani, Ambarsari Kusuma Wenda Alifulloh Widdy Sukma Nugraha Yasin, Muhamad Yaya S. Kusumah Yeni Dwi Kurino Yeni dwi Kurino Yusuf Adhitya Zulnaidi, Hutkemri