Articles
Kompetensi Pedagogik Di Era Society 5.0: Sebuah Tinjauan Dalam Perspektif Pedagogik Kritis
Sindi Ladya Baharizqi;
Tatang Muhtar;
Yusuf Tri Herlambang;
Fazrul Prasetya Nur Fahrozy
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 2 (2023): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/esjpgsd.v13i2.46286
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan bagaimana Kompetensi Pedagodik di era society 5.0: Sebuah tinjauan dalam perspektif Pedagogik Kritis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat studi literatur (library research). Tujuan dari penulisan artikel ini mengkaji mengenai pedagogi kritis dalam pendidikan, pedagogi kritis ini diartikan sebagai teori pendidikan dan praktik pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran kritis siswa terhadap situasinya sendiri, sehingga memperoleh kebebasan untuk belajar. Karena pedagogi kritis membimbing guru untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna. Guru harus menguasai berbagai jenis pengetahuan, seperti pengetahuan akademik, pedagogik, sosial dan budaya. Guru harus mampu berpikir kritis, merespon perubahan dan memecahkan masalah. Adapun artikel yang digunakan merupakan artikel keluaran 10 tahun terakhir dan berindeks. Berdasarkan hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa pedagogik kritis penting bagi guru dalam mencapai tujuan pembelajaran serta berdasarkan studi pustaka pedagogik kritis dapat mencapai tujuan pendidikan.Keywords:Â Kompetensi Pedagogik, Era Scociety 5.0, Pedagogik Kritis.
Pemanfaatan ChatGPT di Kalangan Mahasiswa: Sebuah Tinjauan Etika Teknologi dalam Perspektif Filsafat
Rachmi Nursifa Yahya;
Silsi Nur Azizah;
Yusuf Tri Herlambang
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Vol.1 No. 2 Februari 2024
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Bumigora
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30812/upgrade.v1i2.3481
ChatGPT merupakan sebuat teknologi buatan atau seringkita kenal Artical Inteligence (AI) yang dapat melayani dengan menjawab berbagai pertanyaan penggunanya, bahkan lebih dari itu ChatGPT ini dapat membantu kalangan pelajar dalam membuat karya-karya ilmiah. Sehingga keberadaan ChatGPT ini perlu untuk disikapi dengan serius dan bijak, karena jika dibiarkan para pelajar dapat semakin ketergantungan terhadap penggunaan ChatGPT tersebut. Maka dari itu, tujuan penelitian ini melihat bagaimana pemanfaatan AI dalam bentuk ChatGPT di kalangan mahasiswa berdasaran tinjauan etika digital. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan studi literatur dengan mencari sumber artikel yang relevan dengan judul penelitian. Hasil penelitian menunjukan dimana dalam upaya mengintegrasikan ChatGPT dalam proses pembelajaran, penting bagi pendidik dan mahasiswa untuk memahami pentingnya menjaga etika komunikasi, menghormati privasi dan keamanan data, serta menyadari keterbatasan teknologi AI. Penerapan prinsip-prinsip moral dan hukum yang berlaku juga perlu diperhatikan agar penggunaan ChatGPT tidak menimbulkan dampak negatif, seperti penyebaran konten tidak etis, pelanggaran privasi, atau ketergantungan berlebihan pada teknologi.
Problematika Teknologi Deepfake sebagai Masa Depan Hoax yang Semakin Meningkat: Solusi Strategis Ditinjau dari Literasi Digital
Anti Mutmainnah;
Awalia Marwah Suhandi;
Yusuf Tri Herlambang
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Vol.1 No. 2 Februari 2024
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Bumigora
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30812/upgrade.v1i2.3702
Kemajuan teknologi mengubah cara pandang manusia menuju kemudahan dalam menghadapi berbagai permasalahan tantangan global. Banyaknya perkembangan teknologi ini menimbulkan berbagai manfaat yang besar seperti kemudahan mencari informasi dan alat komunikasi tanpa batas wilayah. Permasalahan yang muncul dengan adanya perkembangan teknologi ini adalah adanya sebuah teknologi yang disalahgunakan untuk kepentingan dan kepuasan semata, seperti teknologi deepfake. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalisir permasalahan teknologi deepfake ditinjau dari perspektif literasi digital. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur. Hasil penelitian ini adalah teknologi deepfake ini merupakan teknologi AI (artificial intelligence) yang digunakan untuk memanipulasi gambar atau video untuk tujuan tertentu, misalnya adalah menimbulkan dan menyebarkan berita bohong (hoax) di kalangan masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah salah satu tindakan preventif atau pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan mendalami dan mempelajari literasi digital. Dengan adanya kemampuan literasi digital masyarakat dapat mengakses, memilah dan memilih serta memahami berbagai jenis informasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungannya dengan baik.
Sosial Media dalam Masyarakat sebagai Konsep Nyata Determinisme Teknologi
Noviani Arum Sari Nur Hidayat;
Ratih Novi Septian;
Yusuf Tri Herlambang
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Vol.1 No. 2 Februari 2024
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Bumigora
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30812/upgrade.v1i2.3715
Kemajuan teknologi telah melahirkan platform media baru di masyarakat, menghasilkan kecenderungan serta gaya hidup yang berbeda dalam budaya serta komunikasi sebelumnya. Sosial media, sebagai salah satu hasil perkembangan ini, mengubah cara kita berinteraksi dan mengubah budaya masyarakat menjadi lebih terbuka, penuh inovasi, dan kreatif. Tujuan penelitian ini adalah menjabarkan perkembangan determinisme teknologi pada kehidupan manusia serta apa yang membuat teknologi memberikan dampak pada kehidupan manusia. Metode peneltian yang digunakan adalah pendekatan literature review sebagai metode penelitian yang dilakukan secara kualitatif atau deskriptif melalui literasi literatur yang didapatkan dari banyak sumber seperti buku, artikel, serta jurnal yang berhubungan dengan materi yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinisme teknologi dalam media sosial mencerminkan kuatnya pengaruh perkembangan teknologi komunikasi terhadap budaya, komunikasi, dan interaksi sosial masyarakat.
Urgensi Penguatan Etika Teknologi sebagai Upaya Preventif terhadap Dampak Negatif Media Sosial Youtube Shorts bagi Siswa Sekolah Dasar
Auli Ihza Ahyati;
Nayla Rizqiyah;
Yusuf Tri Herlambang
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Vol.1 No. 2 Februari 2024
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Bumigora
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30812/upgrade.v1i2.3722
Seiring berkembangnya teknologi di era saat ini tentunya mempengaruhi berbaga macam aspek dalam kehidupan manusia. Berkembangnya teknologi membawa berbagai macam dampak baik positif maupun negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan urgensi penguatan etika teknologi pada siswa untuk mengatasi dampak negatif dari penggunaan media sosial youtube shorts. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik dan instrumen pengumpulan data menggunakan studi literatur, dan teknik analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, masih ditemukannya pelanggaran etika digital disebabkan kurang pahamnya siswa dalam menggunakan teknologi dengan tepat. Kedua, literasi teknologi merupakan salah satu Gerakan serta upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan terkait etika teknologi. Ketiga, memperkuat etika digital untuk menangani dampak negatif youtube shorts melalui literasi digital dimana orang tua dan guru melakukan upaya preventif dalam pencegahannya menunjukkan bahwa penting sekali pemahaman beretika dalam menggunakan teknologi upaya preventif tersebut dilakukan dalam kehidupan sehari-hari siswa. berdasarkan hasil literatur menunjukan bahwa upaya-upaya preventif yang dilakukan dapat mencegah dari dampak negatif youtube shorts pada siswa dan memberikan pemahaman terkait etika teknologi. Implementasi yang dilakukan guru untuk memperkuat etika digital siswa dilakukan secara beragam dengan menggunakan metode pembelajara, mencanangkan program literasi teknologi, menjadi role model, serta adanya program kelas cyber.
Tantangan dan Peluang Teknologi dalam Dinamika Kehidupan di Era Teknologi
Chica Awailiyah;
Dinda Oktaviana;
Yusuf Tri Herlambang
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Vol.1 No. 2 Februari 2024
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Bumigora
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30812/upgrade.v1i2.3729
Dalam era teknologi yang terus berkembang, masyarakat marginal menghadapi tantangan signifikan terkait akses terbatas ke teknologi, yang dapat memengaruhi aspek-aspek seperti pendidikan, kesempatan kerja, perawatan kesehatan, dan partisipasi sosial. Tujuan penelitian ini membahas tentang pentingnya memahami dampak teknologi pada masyarakat marginal serta mencari cara untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam teknologi melalui investasi dan regulasi yang mendukung inklusi digital. Metode penelitian ini adalah studi literatur atau penelitian kepustakaan, peneliti memanfaatkan berbagai literatur untuk memperoleh data penelitian serta menggunakan pendekatan kualitatif karena data yang dihasilkan berupa deskripsi. Hasil penelitian ini tantangan dan peluang dalam dinamika kehidupan di era teknologi dapat dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan teknologi, dalam hal ini keamanan dan tantangan inklusi digital juga menjadi fokus penekanan pada peran pemerintah dan LSM dalam mempromosikan inklusi digital dan perlunya implementasi etis dalam memastikan keselamatan dan keadilan.
Relevansi Kurikulum Merdeka Dengan Konsepsi Ki Hadjar Dewantara: Studi Kritis Dalam Perspektif Filosofis-Pedagogis
Pitri Maharani Efendi;
Tatang Muhtar;
Yusuf Tri Herlambang
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 2 (2023): juni
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/jee.v6i2.5487
ABSTRACT This study aims to explore the scope of the independent curriculum, Ki Hadjar Dewantara's conception, and the relevance of the independent curriculum to Ki Hadjar Dewantara's conception based on critical studies in a philosophical-pedagogical perspective. The independent curriculum is a policy program in the field of education that emphasizes giving freedom to schools including teachers and students to innovate and learn independently. The background of this study is to analyze the alignment between the independent curriculum itself and Ki Hadjar Dewantara's conception. The research method used is literature study. The stages carried out in this literature study are 1) choosing the source material that comes from journals; 2) browse the reference literature; 3) reading references; 4) write notes; and 5) present the results of the journal review. Based on the study of the journal, the results show that there is relevance and interrelationship between the independent curriculum and Ki Hadjar Dewantara's conception of education from a philosophical and pedagogical perspective. So it can be concluded that the independent learning curriculum concept is relevant to the conception of education initiated by Ki Hadjar Dewantara where the principle of independence is very important for students so that the concept of acquiring learning is not only in the process of imparting knowledge to students, but students are given the freedom to develop independently but with teacher supervision. along with parents.
Teknologi Pendidikan: Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Di Era Digitalisasi
Belva Saskia Permana;
Lutvia Ainun Hazizah;
Yusuf Tri Herlambang
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/khatulistiwa.v4i1.2702
Education in the era of digitalization has undergone significant changes with the use of technology-based learning media. This study aims to evaluate the effectiveness of using technology-based learning media in the context of education in the digital era. The results of the analysis show that the use of technology-based learning media can increase student engagement, understanding of concepts, and learning motivation. In addition, this approach allows easier access to a wide range of learning resources and allows for more adaptive learning according to individual needs. However, the results also reveal several challenges, including the need for proper training for teachers and students, as well as the need to mitigate security and privacy-related risks in the use of technology. The study concludes that, while recognizing the positive potential of technology-based learning media, it is important to design and implement effective strategies to ensure that technology is used optimally in educational contexts.
Peran Orang Tua Dalam Pengawasan Penggunaan Teknologi Digital Pada Anak
Ervina Anatasya;
Linda Cibya Rahmawati;
Yusuf Tri Herlambang
Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2024): Februari : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61132/sadewa.v2i1.531
Technological developments have a significant impact on users, technological advances can make it easier to collect all information. The presence of technology is used by various age groups, including teenagers, adults and children. Safeguarding children against the potential adverse effects of digital technology and social media necessitates parents with a profound comprehension of the ramifications of social media. The objective of this study is to impart insight into the significance of supervising children's utilization of digital technology. Employing the literature review approach, this research delves into pertinent articles related to the research title. The pivotal role played by parents remains crucial in shielding children from the detrimental impacts of digital technology.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Sebuah Orientasi Baru Pendidikan dalam Meningkatkan Karakter Siswa Indonesia
Safitri, Andriani;
Wulandari, Dwi;
Herlambang, Yusuf Tri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3274
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk memahami mengenai profil pelajar pancasila sebagai orientasi baru pendidikan dalam meningkatkan karakter siswa Indonesia. Dalam penulisan penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data dan sumber data yang relevan. Subjek dari penulisan penelitian ini adalah karakter yang dimiliki siswa Indonesia. Adapun hasil penelitian ini menunjukan bahwa kurikulum merdeka menjadi kurikulum yang paling optimal dalam mengembangkan karakter peserta didiknya melalui pengembangan profil pelajar pancasila. Dimana pada pengembangan profil pelajar pancasila ini melakukan kegiatan pembelajaran dengan berbasis proyek. Sehingga, diharapkan kedepannya peserta didik menjadi masyarakat yang mempunyai nilai karakter yang sesuai dengan nilai-nilai karakter yang tertanam di tiap butir sila-sila pada pancasila.