Articles
Analisis Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
Mei Nur Rusmiati;
Riswati Ashifa;
Yusuf Tri Herlambang
Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2023): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v7i2.2203
Latar belakang dari penelitian ini adalah kondisi pendidikan Indonesia yang hingga saat ini belum menemukan jati diri. Perubahan kurikulum terus dilakukan hingga kini tiba pada kurikulum merdeka belajar. Berbagai problematika bahkan mulai dirasakan, terlebih oleh tenaga pendidik yang berperan penting di dalam proses pembelajaran. Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan untuk menganalisis berbagai problematika yang ada dalam pengimplementasian kurikulum merdeka di tingkat sekolah dasar. Metode yang dilakukan, yaitu jenis pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Setelah dilakukan penelitian, terlihat bahwa implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar mengalami berbagai problematika, salah satunya ialah kurangnya tingkat pemahaman guru dalam menyusun RPP merdeka belajar. Selain itu, kurangnya inovasi guru dalam mengajar juga menjadi hambatan tersendiri dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar.
ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING DAN PENGARUHNYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA
Mira Juliya;
Yusuf Tri Herlambang
Jurnal Genta Mulia Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61290/gm.v12i2.206
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis problematika pembelajaran daring dan pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur atau kepustakaan dengan menggunakan sumber data sekunder yang dikumpulkan melalui buku teks, e-book, jurnal ilmiah, berita dan lain sebagainya. Pengujian validitas data menggunakan tahapan yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika pembelajaran daring dialami baik oleh guru maupun siswa dapat berpengaruh pada motivasi belajar siswa. Beberapa problematika pembelajaran daring diantaranya keterbatasan penguasaan teknologi, kesulitan mengakses jaringan internet, ketiadaan fasilitas penunjang belajar, dan kondisi lingkungan belajar yang kurang kondusif. Problematika pembelajaran daring tersebut dapat berpengaruh pada motivasi belajar siswa, yaitu jika dilihat dari unsur-unsur yang mempengaruhi motivasi belajar. Solusi dalam mengatasi problematika yang dapat mempengaruhi motivasi belajar ini diantaranya peningkatan kompetensi guru, penggunaan metode pembelajaran yang efektif, pemberian bantuan kuota internet dari kemdikbud, dan kolaborasi antara guru dan orang tua siswa.
ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING DAN PENGARUHNYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA
Mira Juliya;
Yusuf Tri Herlambang
Jurnal Genta Mulia Vol. 12 No. 1 (2021): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61290/gm.v12i1.400
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis problematika pembelajaran daring dan pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur atau kepustakaan dengan menggunakan sumber data sekunder yang dikumpulkan melalui buku teks, e-book, jurnal ilmiah, berita dan lain sebagainya. Pengujian validitas data menggunakan tahapan yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika pembelajaran daring dialami baik oleh guru maupun siswa dapat berpengaruh pada motivasi belajar siswa. Beberapa problematika pembelajaran daring diantaranya keterbatasan penguasaan teknologi, kesulitan mengakses jaringan internet, ketiadaan fasilitas penunjang belajar, dan kondisi lingkungan belajar yang kurang kondusif. Problematika pembelajaran daring tersebut dapat berpengaruh pada motivasi belajar siswa, yaitu jika dilihat dari unsur-unsur yang mempengaruhi motivasi belajar. Solusi dalam mengatasi problematika yang dapat mempengaruhi motivasi belajar ini diantaranya peningkatan kompetensi guru, penggunaan metode pembelajaran yang efektif, pemberian bantuan kuota internet dari kemdikbud, dan kolaborasi antara guru dan orang tua siswa.
Penerapan Model Project Based Learning dalam Meningkatkan Kreatifitas Siswa melalui Entrepreneurship Day di Kelas V SD Negeri Jamali
Raisa Ayu Luthfia;
Yusuf Tri Herlambang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Suatu bangsa dapat dikatakan maju dan berhasil apabila memiliki sumber daya manusia yang siap dengan segala tantangan yang akan terjadi dikemudian hari. Modal utama dalam menjawab segala tantangan ini diperlukannya kemampuan diri dalam menyelesaikan persoalan hidup. Cara yang ditempuh untuk berhasil melalui segala persoalan hidup itu tentu diperlukannya pemikiran yang kreatif guna memiliki cadangan penyelesaian. Pendidikan menjadi pedoman dan jalan utama untuk sampai pada tujuan yang diharapkan yakni memiliki kreatifitas dan keterampilan hidup. Berbagai keterampilan hidup bisa dituangkan dalam sebuah pembelajaran yang terencana dengan baik. Untuk membuat suatu pembelajaran yang terencana perlu adanya pembelajaran menggunakan suatu model yang tepat sasaran, dalam hal ini, menumbuhkan kreatifitas siswa dapat berupa proyek yang dilakukan dalam membuat karya atau produk disebuah pembelajaran. model project based learning menjadi jembatan dalam meningkatkan kreatifitas anak. Peneliti bermaksud mencari informasi yang lebih mendalam mengenai penerapan model PJbl terhadap peningkatan kreatifitas siswa dalam kegiatan enterpreneurship day. Enterpreneurship day merupakan salah satu implementasi dari model PJbl itu sendiri. Hasil yang terlihat secara signifikan peningkatan kreatifitas anak benar-bener mengalami perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif guna menjelaskan secara sistematis penelitian ini.
Kompetensi Pedagogik Di Era Society 5.0: Sebuah Tinjauan Dalam Perspektif Pedagogik Kritis
Sindi Ladya Baharizqi;
Tatang Muhtar;
Yusuf Tri Herlambang;
Fazrul Prasetya Nur Fahrozy
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 2 (2023): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/esjpgsd.v13i2.46286
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta mendeskripsikan bagaimana Kompetensi Pedagodik di era society 5.0: Sebuah tinjauan dalam perspektif Pedagogik Kritis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat studi literatur (library research). Tujuan dari penulisan artikel ini mengkaji mengenai pedagogi kritis dalam pendidikan, pedagogi kritis ini diartikan sebagai teori pendidikan dan praktik pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran kritis siswa terhadap situasinya sendiri, sehingga memperoleh kebebasan untuk belajar. Karena pedagogi kritis membimbing guru untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna. Guru harus menguasai berbagai jenis pengetahuan, seperti pengetahuan akademik, pedagogik, sosial dan budaya. Guru harus mampu berpikir kritis, merespon perubahan dan memecahkan masalah. Adapun artikel yang digunakan merupakan artikel keluaran 10 tahun terakhir dan berindeks. Berdasarkan hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa pedagogik kritis penting bagi guru dalam mencapai tujuan pembelajaran serta berdasarkan studi pustaka pedagogik kritis dapat mencapai tujuan pendidikan.Keywords:Â Kompetensi Pedagogik, Era Scociety 5.0, Pedagogik Kritis.
Pemanfaatan ChatGPT di Kalangan Mahasiswa: Sebuah Tinjauan Etika Teknologi dalam Perspektif Filsafat
Rachmi Nursifa Yahya;
Silsi Nur Azizah;
Yusuf Tri Herlambang
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Vol.1 No. 2 Februari 2024
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Bumigora
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30812/upgrade.v1i2.3481
ChatGPT merupakan sebuat teknologi buatan atau seringkita kenal Artical Inteligence (AI) yang dapat melayani dengan menjawab berbagai pertanyaan penggunanya, bahkan lebih dari itu ChatGPT ini dapat membantu kalangan pelajar dalam membuat karya-karya ilmiah. Sehingga keberadaan ChatGPT ini perlu untuk disikapi dengan serius dan bijak, karena jika dibiarkan para pelajar dapat semakin ketergantungan terhadap penggunaan ChatGPT tersebut. Maka dari itu, tujuan penelitian ini melihat bagaimana pemanfaatan AI dalam bentuk ChatGPT di kalangan mahasiswa berdasaran tinjauan etika digital. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan studi literatur dengan mencari sumber artikel yang relevan dengan judul penelitian. Hasil penelitian menunjukan dimana dalam upaya mengintegrasikan ChatGPT dalam proses pembelajaran, penting bagi pendidik dan mahasiswa untuk memahami pentingnya menjaga etika komunikasi, menghormati privasi dan keamanan data, serta menyadari keterbatasan teknologi AI. Penerapan prinsip-prinsip moral dan hukum yang berlaku juga perlu diperhatikan agar penggunaan ChatGPT tidak menimbulkan dampak negatif, seperti penyebaran konten tidak etis, pelanggaran privasi, atau ketergantungan berlebihan pada teknologi.
Problematika Teknologi Deepfake sebagai Masa Depan Hoax yang Semakin Meningkat: Solusi Strategis Ditinjau dari Literasi Digital
Anti Mutmainnah;
Awalia Marwah Suhandi;
Yusuf Tri Herlambang
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Vol.1 No. 2 Februari 2024
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Bumigora
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30812/upgrade.v1i2.3702
Kemajuan teknologi mengubah cara pandang manusia menuju kemudahan dalam menghadapi berbagai permasalahan tantangan global. Banyaknya perkembangan teknologi ini menimbulkan berbagai manfaat yang besar seperti kemudahan mencari informasi dan alat komunikasi tanpa batas wilayah. Permasalahan yang muncul dengan adanya perkembangan teknologi ini adalah adanya sebuah teknologi yang disalahgunakan untuk kepentingan dan kepuasan semata, seperti teknologi deepfake. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalisir permasalahan teknologi deepfake ditinjau dari perspektif literasi digital. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur. Hasil penelitian ini adalah teknologi deepfake ini merupakan teknologi AI (artificial intelligence) yang digunakan untuk memanipulasi gambar atau video untuk tujuan tertentu, misalnya adalah menimbulkan dan menyebarkan berita bohong (hoax) di kalangan masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah salah satu tindakan preventif atau pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan mendalami dan mempelajari literasi digital. Dengan adanya kemampuan literasi digital masyarakat dapat mengakses, memilah dan memilih serta memahami berbagai jenis informasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungannya dengan baik.
Sosial Media dalam Masyarakat sebagai Konsep Nyata Determinisme Teknologi
Noviani Arum Sari Nur Hidayat;
Ratih Novi Septian;
Yusuf Tri Herlambang
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Vol.1 No. 2 Februari 2024
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Bumigora
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30812/upgrade.v1i2.3715
Kemajuan teknologi telah melahirkan platform media baru di masyarakat, menghasilkan kecenderungan serta gaya hidup yang berbeda dalam budaya serta komunikasi sebelumnya. Sosial media, sebagai salah satu hasil perkembangan ini, mengubah cara kita berinteraksi dan mengubah budaya masyarakat menjadi lebih terbuka, penuh inovasi, dan kreatif. Tujuan penelitian ini adalah menjabarkan perkembangan determinisme teknologi pada kehidupan manusia serta apa yang membuat teknologi memberikan dampak pada kehidupan manusia. Metode peneltian yang digunakan adalah pendekatan literature review sebagai metode penelitian yang dilakukan secara kualitatif atau deskriptif melalui literasi literatur yang didapatkan dari banyak sumber seperti buku, artikel, serta jurnal yang berhubungan dengan materi yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinisme teknologi dalam media sosial mencerminkan kuatnya pengaruh perkembangan teknologi komunikasi terhadap budaya, komunikasi, dan interaksi sosial masyarakat.
Urgensi Penguatan Etika Teknologi sebagai Upaya Preventif terhadap Dampak Negatif Media Sosial Youtube Shorts bagi Siswa Sekolah Dasar
Auli Ihza Ahyati;
Nayla Rizqiyah;
Yusuf Tri Herlambang
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Vol.1 No. 2 Februari 2024
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Bumigora
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30812/upgrade.v1i2.3722
Seiring berkembangnya teknologi di era saat ini tentunya mempengaruhi berbaga macam aspek dalam kehidupan manusia. Berkembangnya teknologi membawa berbagai macam dampak baik positif maupun negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan urgensi penguatan etika teknologi pada siswa untuk mengatasi dampak negatif dari penggunaan media sosial youtube shorts. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik dan instrumen pengumpulan data menggunakan studi literatur, dan teknik analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, masih ditemukannya pelanggaran etika digital disebabkan kurang pahamnya siswa dalam menggunakan teknologi dengan tepat. Kedua, literasi teknologi merupakan salah satu Gerakan serta upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan terkait etika teknologi. Ketiga, memperkuat etika digital untuk menangani dampak negatif youtube shorts melalui literasi digital dimana orang tua dan guru melakukan upaya preventif dalam pencegahannya menunjukkan bahwa penting sekali pemahaman beretika dalam menggunakan teknologi upaya preventif tersebut dilakukan dalam kehidupan sehari-hari siswa. berdasarkan hasil literatur menunjukan bahwa upaya-upaya preventif yang dilakukan dapat mencegah dari dampak negatif youtube shorts pada siswa dan memberikan pemahaman terkait etika teknologi. Implementasi yang dilakukan guru untuk memperkuat etika digital siswa dilakukan secara beragam dengan menggunakan metode pembelajara, mencanangkan program literasi teknologi, menjadi role model, serta adanya program kelas cyber.
Tantangan dan Peluang Teknologi dalam Dinamika Kehidupan di Era Teknologi
Chica Awailiyah;
Dinda Oktaviana;
Yusuf Tri Herlambang
Upgrade : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Vol.1 No. 2 Februari 2024
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Bumigora
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30812/upgrade.v1i2.3729
Dalam era teknologi yang terus berkembang, masyarakat marginal menghadapi tantangan signifikan terkait akses terbatas ke teknologi, yang dapat memengaruhi aspek-aspek seperti pendidikan, kesempatan kerja, perawatan kesehatan, dan partisipasi sosial. Tujuan penelitian ini membahas tentang pentingnya memahami dampak teknologi pada masyarakat marginal serta mencari cara untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam teknologi melalui investasi dan regulasi yang mendukung inklusi digital. Metode penelitian ini adalah studi literatur atau penelitian kepustakaan, peneliti memanfaatkan berbagai literatur untuk memperoleh data penelitian serta menggunakan pendekatan kualitatif karena data yang dihasilkan berupa deskripsi. Hasil penelitian ini tantangan dan peluang dalam dinamika kehidupan di era teknologi dapat dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan teknologi, dalam hal ini keamanan dan tantangan inklusi digital juga menjadi fokus penekanan pada peran pemerintah dan LSM dalam mempromosikan inklusi digital dan perlunya implementasi etis dalam memastikan keselamatan dan keadilan.