p-Index From 2021 - 2026
6.928
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jurnal Elemen JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA) Jurnal Gantang Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Desimal: Jurnal Matematika Jurnal SOLMA Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Journal of Honai Math JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) JCES (Journal of Character Education Society) Jurnal Pendidikan Matematika (Jupitek) Majalah Kedokteran Andalas AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Journal of Authentic Research on Mathematics Eduacation (JARME) Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Science Midwifery At-Tarbawi : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan SEPREN: Journal of Mathematics Education and Applied Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat TIN: TERAPAN INFORMATIKA NUSANTARA Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial STUDI PELAKSANAAN SELFMEDICATION PADA PENDERITA DIARE BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT PESISIR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Akuntansi Bisnis Pelita Bangsa Scientific Journal Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Progresif Journal on Mathematics Education Affection: Journal of Psychology and Counseling Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak
Claim Missing Document
Check
Articles

The construct validity of self-regulated learning questionnaire for senior high school students: a Rasch model analysis Rahmi Ramadhani; Edi Syahputra; Elmanani Simamora
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 13, No 3: June 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v13i3.26816

Abstract

Self-regulated learning (SLR) is a condition in which students actively participate in the process of acquiring knowledge, and it closely relates to students’ metacognitive, motivational, and behavioral aspects. In order to measure this variable, an instrument was developed by referring to the Zimmerman cycle in the form of a questionnaire. Therefore, this study aims to analyze the construct validity of SLR questionnaires designed for high school students through Rasch model analysis. The method employed was descriptive quantitative research. The analyzed questionnaire consists of 50 positive statements, rated on 4-point Likert scale, and arranged of forethought, performance, and self-reflection phases. Furthermore, the construct validity was conducted on 235 third grade (XII) high school students in Gunungsitoli City (Indonesia), with a gender distribution of 58.29% female and 41.70% male. The results showed that the questionnaire with 4-rating scales satisfied the criteria for validity, gender inclusiveness, and unidimensionality based on Rasch model analysis for 25 statements. The implication of this research shows that the SLR questionnaire developed is valid and can be used in wider field research, especially in mathematics learning.
Implementasi Aplikasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Keterampilan Mengajar Guru untuk Mendukung Kurikulum Merdeka. Rahmi Ramadhani; Abdul Meizar; Titim Eliawati; Nuraini Sri Bina; Hida Ratu Nisa
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i2.4406

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum pendidikan nasional yang memfokuskan pada pemenuhan kebutuhan belajar siswa yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Integrasi teknologi dalam pendidikan merupakan poin utama dalam mendukung pemenuhan belajar siswa sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Namun, integrasi teknologi dalam pendidikan belum optimal dilakukan, khususnya yang disesuaikan dengan pembelajaran berdiferensiasi. Integrasi teknologi yang belum optimal disebabkan karena rendahnya keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi pembelajaran berdiferensiasi yang mendukung Kurikulum Merdeka. Merujuk permasalahan tersebut, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru menggunakan aplikasi pembelajaran berdiferensiasi. Aplikasi pembelajaran berdiferensiasi yang digunakan merupakan aplikasi yang dikembangkan dan disesuaikan dengan komponen pembelajaran berdiferensiasi. Mitra kegiatan merupakan guru-guru di SMP Swasta Letjen Jamin Ginting's Berastagi yang berjumlah 20 orang. Metode pelaksananaan kegiatan dilakukan dengan tiga cara, yakni sosialisasi, demonstrasi, dan pendampingan. Angket keterampilan digunakan baik sebelum pelaksanaan kegiatan dan setelah pelaksanaan kegiatan dan dievaluasi serta dijabarkan secara kuantitatif. Evaluasi angket menghasilkan temuan dimana terdapat peningkatan keterampilan mengajar guru dengan menggunakan aplikasi pembelajaran berdiferensiasi sebesar 75,16% (kategori Baik). Berdasarkan hasil analisis, maka kegiatan penerapan aplikasi pembelajaran berdiferensiasi direkomendasikan untuk dilanjutkan dalam skala yang lebih luas melalui kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Karo
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGAJAR GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Meizar, Abdul; Eliawati, Titim; Ramadhani, Rahmi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 4 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i4.16294

Abstract

Abstrak: Pembelajaran berdiferensiasi berbasis profil pelajar pancasila adalah pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam penerapan kurikulum merdeka saat ini. Guru diharapkan dapat menerapkan pembelajaran berdiferensiasi untuk memfasilitasi kebutuhan belajar siswa sesuai dengan level kemampuan yang mereka miliki dan membantu pencapaian visi pendidikan nasional, yakni pelajar yang memiliki profil pancasila. Oleh sebab itu, penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis profil pelajar pancasila sangat penting untuk dimaksimalkan oleh para guru, sehingga implementasi kurikulum merdeka dapat tercapai sesuai dengan tujuan dari kurikulum merdeka. Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) ini bertujuan untuk (1) memberikan pelatihan dan pendampingan terkait penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis profil pelajar pancasila untuk meningkatkan pemahaman mitra; dan (2) meningkatkan keterampilan mengajar mitra dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi berbasis profil pelajar pancasila. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan 3 cara, yakni workshop, demonstrasi dan pendampingan. Peserta kegiatan PBM berjumlah 20 orang guru yang terdiri dari 17 guru perempuan, dan 3 orang guru laki-laki. Evaluasi kegiatan PBM dilakukan melalui pemberian angket/kuisioner terkait pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi berbasis profil pelajar pancasila. Hasil angket/kuisioner dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Analisis hasil angket/kuisioner menemukan bahwa: (1) terdapat peningkatan pemahaman guru sekolah menengah terkait pembelajaran berdiferensiasi berbasis profil pelajar pancasila sebesar 87,37% (kategori sangat baik); dan (2) terdapat peningkatan keterampilan mengajar guru mitra dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi berbasis profil pelajar pancasila sebesar 77,97% (kategori baik).Abstract: Differentiated learning based on the Pancasila learner profile is a learning approach used in the implementation of the current independent curriculum. Teachers are expected to apply differentiated learning to facilitate students' learning needs according to their ability levels and to help achieve the vision of national education, namely students who have a Pancasila profile. Therefore, the application of differentiated learning based on the Pancasila learner profile is very important to be maximized by teachers so that the implementation of the Independent Curriculum can be achieved in accordance with the objectives of the Independent Curriculum. This Community-Based Empowerment Program (PBM) aims to (1) provide training and mentoring related to the application of differentiated learning based on the Pancasila Student Profile to enhance partners' understanding; and (2) improve partners' teaching skills in implementing differentiated learning based on the Pancasila Student Profile.The method of implementing activities is carried out in 3 ways, namely workshops, demonstrations, and mentoring. The total number of participants in PBM activities is 20 teachers, consisting of 17 female teachers and 3 male teachers. The evaluation of PBM activities is carried out through the provision of questionnaires related to the understanding and skills of teachers in implementing differentiated learning based on the Pancasila student profile. The results of the questionnaire were analyzed quantitatively and descriptively. The analysis of the questionnaire results revealed that: (1) there is an increase in secondary school teachers' understanding of differentiated learning based on the Pancasila learner profile of 87.37% (very good category); and (2) there is an increase in junior high school teachers' teaching skills in implementing differentiated learning based on the Pancasila learner profile of 77.97% (good category).
Exploration of The Preservation of Kamali Baadia Museum and The Philosophical Value of The Dignity of The Seven Buton Sultanes Ramadhani, Rahmi; Putra, Zulfikar; Sopiandy, Dede; Anastasia, Anastasia
At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Vol 11 No 2 (2024): At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : the Faculty of Education and Teacher Training of the Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/tarbawi.v11i2.9715

Abstract

The Kamali Baadia Museum in Bau-Bau City serves as a key institution in the preservation of cultural heritage and public education. This study aims to analyze the physical preservation of the museum's buildings and collections and highlight the philosophical values contained in its history. Data collection methods used in this study include interviews with museum managers, direct observation of collections and buildings, and review of related documentation. The study results indicate that this museum serves as a place to store artifacts and as an educational vehicle that encourages public awareness of the importance of cultural and historical identity. The concept of Martabat Tujuh reflects the harmony between Islamic teachings and the local culture of the Buton community. Martabat Tujuh emphasizes universal values such as justice, humanity, and local wisdom, which are the basis for social and cultural interactions in the region. Community involvement in the process of preserving cultural heritage is the key to success in maintaining the authenticity of local culture. Through the promotion of the values of Martabat Tujuh, the Kamali Baadia Museum strengthens the community's sense of ownership of their cultural heritage and supports the balance between worldly and afterlife needs. This study provides important insights into the role of museums in educating the public and internalizing cultural values as part of a broader national identity
Proyeksi Dampak Pertumbuhan Penduduk Provinsi Sumatera Utara di Tahun 2035: Analisis Geometri dan Eksponensial Ramadhani, Rahmi; Siagian, Pargaulan
Sepren Vol 6 No 01 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sepren.v6i01.1706

Abstract

Population growth is an essential factor in community development in an area. The Sustainable Development Goals (SDGs) state that a country can achieve economic development and a significant demographic bonus by considering the rate of population growth. This study aims to analyze the results of projections related to the impact of population growth in the province of North Sumatra from 2020-2035 using geometric and exponential analysis approaches. This study uses geometric and exponential analysis, which has a good significance level and does not have a significant difference bias compared to other investigations. The research method used is qualitative research with a descriptive case study type. The data used is secondary data originating from the Central Statistics Agency of North Sumatra Province and the Ministry of Education and Culture. The data is analyzed using a geometric and exponential approach from 2021-2035. The results showed that the population growth rate of North Sumatra from 2020-2035 using both geometric and exponential analysis did not have a significant difference and had an increase. This study also found that the impact of population growth in North Sumatra has the potential for a sizeable demographic bonus by taking into account population density to equitable distribution of education. This study provides recommendations to policymakers to make policy improvements related to the rate of population growth in dealing with the ageing population and maximizing the demographic bonus obtained in 2035.
Implementasi Collaborative Learning Community dalam Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Guru Berbasis Digital. Ramadhani, Rahmi; Meizar, Abdul; Eliawati, Titim; Bina, Nuraini Sri; Pakpahan, Ramadani Br; Purba, Ika Oktavia
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.5302

Abstract

Keterampilan kolaborasi merupakan bagian dari kompetensi sosial yang harus dimiliki oleh seorang guru. Guru melakukan kolaborasi untuk mencapai peningkatan kualitas pembelajaran yang berfokus pada kebutuhan belajar siswa. Komunikasi efektif, pengorganisasian tugas, hingga inisiatif berkontribusi untuk mencapai tujuan bersama dalam peningkatan pembelajaran menjadi sub-indikator kompetensi sosial yang harus dicapai oleh seorang guru. Namun, keterampilan kolaborasi yang dilakukan guru saat ini masih belum mencapai sub-indikator yang diharapkan dalam model kompetensi sosial. Oleh sebab itu, dilakukan sebuah kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi guru berbasis digital melalui implementasi collaborative learning community. Guru SMP Swasta Letjen Jamin Gintings' Berastagi merupakan mitra kegiatan dengan jumlah partisipan sebanyak 15 orang guru. Kegiatan dilaksanakan dengan tiga metode, yakni sosialisasi dan workshop, observasi dan pendampingan praktik, serta refleksi. Angket keterampilan kolaborasi digunakan sebelum dan setelah kegiatan, serta dianalisis secara kuantitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan terdapat peningkatan keterampilan kolaborasi guru sebesar 81,25% (kategori sangat baik). Hasil kegiatan merekomendasikan bahwa penerapan collaborative learning community meningkatkan keterampilan kolaborasi guru dengan sangat baik dan dapat dilanjutkan pada kegiatan yang lebih luas dengan fokus pada kegiatan refleksi yang berkelanjutan
Measuring students’ statistical reasoning abilities using flipped classroom model with SPSS and STATCAL Ramadhani, Rahmi; Evans, Brian
Journal of Honai Math Vol. 5 No. 1 (2022): Journal of Honai Math
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/jhm.v5i1.246

Abstract

The development of Technology, Information and Communication (ICT) in education has been growing considerably. Use of technologies contribute to supporting student learning and play a vital role in the learning process. The Covid-19 pandemic, since early 2020, has impacted the implementation of the learning process, especially in higher education. The learning instruction has shifted from face-to-face to online learning (e-learning). It is undeniable that the learning process experiences disruptions, resulting in significant changes in the learning environment. Thus, the flipped classroom model is likely to be on model for educators in higher education. This study aims to investigate an increase in the statistical reasoning abilities of engineering students taught using the flipped classroom model assisted by SPSS and STATCAL applications analyzed based on gender. Participants involved 55 first-year informatics engineering students. Data were collected using a test in the form of essay questions and then analyzed using the stacking method of the Rasch measurement model. The results showed that the statistical reasoning abilities of students improved after being taught using the flipped classroom model with the SPSS and STATCAL applications. This finding implies that the flipped classroom model assisted by SPSS and STATCAL applications is effectively implemented in technology-integrated statistics learning.
Lesi Litik Punched-Out pada Tengkorak: Laporan Kasus Granuloma Eosinofilik dengan Temuan Radiologi dan Histopatologi Musyarifah , Zulda; Oktora, Meta Zulyati; Ramadhani, Rahmi; Febrina, Tiara
Scientific Journal Vol. 4 No. 2 (2025): SCIENA Volume IV No 2, March 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v4i2.199

Abstract

Latar Belakang: Granuloma eosinofilik (EG) adalah bentuk terlokalisasi dari Langerhans Cell Histiocytosis (LCH), suatu kelainan langka yang ditandai oleh proliferasi klonal sel Langerhans. Tengkorak merupakan salah satu tulang yang paling sering terkena, di mana EG muncul sebagai lesi litik berbatas jelas ("punched-out") yang dapat menyerupai kondisi patologis lainnya. Diagnosis yang akurat memerlukan korelasi antara temuan klinis, radiologis, dan histopatologis. Laporan Kasus : seorang anak perempuan berusia 8 tahun yang datang dengan massa tidak nyeri di tengkorak. Pasien menjalani pemeriksaan radiologi, termasuk CT-scan dengan kontras, yang dilanjutkan dengan biopsi bedah dan pemeriksaan histopatologi. Pemeriksaan imunohistokimia (IHC) dilakukan untuk mengonfirmasi diagnosis, dengan penekanan pada ekspresi Cyclin D1 sebagai penanda alternatif dalam kondisi dengan keterbatasan sumber daya. Pemeriksaan CT-scan dengan kontras menunjukkan lesi litik punched-out dengan komponen jaringan lunak di tulang frontal kiri, yang meluas hingga ke atap orbita. Pemeriksaan histopatologi menunjukkan infiltrasi padat sel Langerhans, dengan ukuran 12–15 mikron, sitoplasma eosinofilik pucat yang melimpah, inti tidak teratur dan memanjang dengan lekukan dan lipatan nukleus yang menonjol, kromatin halus, serta nukleolus yang tidak mencolok. Latar belakang inflamasi mengandung banyak eosinofil, sel raksasa multinukleasi, dan pembentukan tulang reaktif. Pemeriksaan IHC menunjukkan ekspresi positif Cyclin D1, yang mendukung diagnosis granuloma eosinofilik. Kesimpulan : Kasus ini menyoroti pentingnya integrasi antara temuan radiologis dan histopatologi untuk memastikan diagnosis yang akurat pada lesi tengkorak pediatrik akibat granuloma eosinofilik. Korelasi antara gejala klinis, pemeriksaan radiologi, dan histopatologi sangat diperlukan. Mengenali morfologi sel Langerhans merupakan aspek krusial dalam diagnosis histopatologi. Pemeriksaan IHC diperlukan untuk mengonfirmasi asal sel tumor, dan Cyclin D1 dapat digunakan sebagai penanda alternatif yang berguna. Penilaian terpadu ini memungkinkan klasifikasi yang lebih akurat, sehingga dapat membimbing penatalaksanaan klinis yang tepat.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II SD INPRES BTN IKIP II Ramadhani, Rahmi
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i1.62643

Abstract

Rendahnya hasil belajar belajar siswa dalam pembelajaran matematika cenderung disebabkan oleh kurang bervariasinya penggunaan model-model pembelajaran yang digunakan oleh guru. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah diterapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT pada mata pelajaran Matematika. Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus penelitian. Pada masing-masing siklus terdapat empat tahapan yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini yakni siswa kelas II yang berjumlah 30 orang siswa dengan 19 orang siswa laki-laki dan 11 orang siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan metode tes dengan instrumen penelitian berupa soal isian yang berjumlah 20 soal. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yaitu pengolahan data melalui angka rata-rata (mean) dan persentase. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 71,03 % berada pada kategori sedang. Sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa sebesar 88,26 % berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II SDI BTN IKIP II.
Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Coffe Shop Menggunakan Metode CSI Rahmi Ramadhani; Muhazir, Abdullah; Elfitriani
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 4 No. 2 (2025): EDISI MARET 2025
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v4i2.9649

Abstract

Loyalitas pelanggan tidak terlepas dari kepuasan yang sudah dirasakan oleh pelanggan tersebut. Semakin baik kepuasan pelanggan maka akan semakin tinggi loyalitas pelanggan yang disebabkan kepuasan yang dirasakan. Namun, yang terjadi di Kalani Coffe Shop Tanjung Morawa adalah belum adanya sebuah sistem komputerisasi ataupun aplikasi yang digunakan sebagai tolak ukur kepuasan pelanggan, sehingga pihak Kalani Coffe Shop terkendala dalam mengukur tingkat kepuasan pelanggan ataupun kualitas pelayanan yang telah diberikan terhadap pelanggan tersebut. Hal tersebut dinilai tidak efektif dari segi waktu karena akan menimbulkan proses penilaian yang lama apabila hasil kuisioner yang tadinya diisi oleh pelanggan harus dihitung secara satu-persatu untuk mencari kesimpulan tingkat kepuasan dari pelanggan tersebut Maka dari itu dibangunlah sebuah Sistem Pendukung Keputusan yang dapat melakukan penilaian dalam menentukan tingkat kepuasan pelanggan terhadap Coffe Shop. Sistem ini nantinya akan menggunakan metode CSI sebagai metode komputasi. Customer Satisfaction Index (CSI) digunakan untuk menentukan tingkat kepuasan pelanggan secara menyeluruh dengan pendekatan yang mempertimbangkan tingkat kepentingan dari atribut-atribut kualitas jasa yang diukur. Hasil yang diperoleh adalah terciptanya sebuah sistem yang akan memberikan output (keluaran) berupa nilai tingkat kepuasan pelanggan terhadap sebuah Coffe Shop serta nilai skor GAP pada setiap indikator, hasil tersebut diharapkan dapat membantu pihak Kalani Coffe Shop Tanjung Morawa dalam mengukur tingkat kepuasan pelanggan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Manaf ABDUL MANAF Abdul Meizar Abdullah Muhazir, Abdullah Afandi, Kiki Agnesentia, Yola Ainil Mardhiyah Alfa Saleh, Alfa Ali Muhtadi Amir Machmud Amir Machmud, Amir Anak Agung Gede Sugianthara Anastasia Anastasia Andhany, Ella Andika Eko Prasetiyo Andika Eko Prasetiyo, Andika Eko Annisa Nurhuda Romadhona Ardiyanti, Dwi Ariyadi Wijaya Aswiyanti Asri Azzahra, Bunga Surya Azzahra, Herlita Bagus Purnomo Bina, Nuraini Sri Bunga Surya Azzahra Delmi Sulastri Devianti, Loli Dian Armanto Dwi Ardiyanti Dwi Ardiyanti E. Elvis Napitupulu, E. Elvis Edi Syahputra Elfitriani Eliawati, Titim Elmanani Simamora Elmatris Sy Emmy Syafitri Ermayanti Astuti Evans, Brian Fajri Farid Farid, Fajri Febrina, Tiara Firmansyah, Mu'min Fitria Lestari Fitria Lestari Hasan Said Tortop Haykal Ikhsanul Hasan henny Mulyani Herlita Azzahra Hida Ratu Nisa Ika Purnama Sari Ika Purnama Sari Ilma Ridhona Irma Risdiyanti Julham Hukom Kamsurya, Marwa Astriani Kiki Afandi Lahilote, Abqoriy Hisan Lawita, Nadia Fathurrahmi Marlya Fatira AK Marwa Astriani Kamsurya Masythah Fauziah Rahmah Mayorita, Pamelia Mazaly, Muhammad Rizky Meizar, Abdul Mesran, Mesran Mónica Arnal-Palacián Mu'min Firmansyah Muhamad Syazali Muhammad Rizky Mazaly Muhammad Rizky Mazaly Munifah Munifah Munifah Munifah, Munifah Musyarifah , Zulda Nasution, Siti Suaibah Niami, Tamama Alvin Nisa, Hida Ratu Novianti, Hera Noza Hilbertina, Noza Nur Robiah Nofikusumawati Peni Nuraini Sri Bina Nuraini Sri Bina Nuraini Sribina Nurva Dillatul Vatin O ktora, Meta Zulyati Oktora, Meta Zulyati Pakpahan, Ramadani Br Pargaulan Siagian Purba, Ika Oktavia Purnomo, Bagus Rahayu, Indah Tri Rahmah, Masythah Fauziah Ramadhan Nasution Ridhona, Ilma Risdiyanti, Irma Ristiana, Novita Rizki Maulida, Rizki Rofiqul Umam Romadhona, Annisa Nurhuda RR. Ella Evrita Hestiandari Rully Charitas Indra Prahmana Rusmini Rusmini Sahat Saragih Saputra, Ridwan Harish Sembiring, Ribka Kariani Br. Septiyani, Windi Simanjuntak, Sinta Makito Br Siti Aisyah Siti Fatimah Sihotang Sitompul, Pardomuan Soeharto Sopiandy, Dede Suci Dahlya Narpila, Suci Dahlya Suwanto, Fevi Rahmawati Sya'dian, Triadi Syahputra, Fikry Prastya Syahputri, Nita syahrul, muhammad Syamsul Huda Syamsul Huda Titim Eliawati Titin Setiawati Titin Setiawati Tofrizal Tortop, Hasan Said Vatin, Nurva Dillatul Wahyuni, Linda Wardani, Hizmi Yenita . Yola Agnesentia Yulia Fitri Yulia Fitri Zulfikar Putra