p-Index From 2021 - 2026
20.862
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEDIA PETERNAKAN - Journal of Animal Science and Technology Buletin Peternakan AGRISAINS Jurnal Peternakan Integratif Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Jurnal Ilmu Ternak Veteriner JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) Buletin Penelitian Sosek Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan JURNAL GALUNG TROPIKA JURNAL LENTERA : Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi Animal Production : Indonesian Journal of Animal Production Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Agricultural Research PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS Jurnal Agribest JURNAL PengaMAS Jurnal Peternakan Nusantara Journal of Saintech Transfer Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia INCARE Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Triton International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Jurnal Terapan Manajemen dan Bisnis Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS) Jurnal Agrisistem Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum. Ekonomi Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien AGRIEKSTENSIA International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan JAS (Journal of Animal Science) Jurnal Peternakan Integratif Chalaza Journal of Animal Husbandry Joong-Ki Jurnal Riset Multidisiplin : Agrisosco Indonesian Journal of Community Services Zoologi: Jurnal Ilmu Peternakan, Ilmu Perikanan, Ilmu Kedokteran Hewan Journal of Sustainable Agriculture Extension Joong-Ki Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Claim Missing Document
Check
Articles

Derajat Keasaman dan Rendemen Sosis Daging Sapi Berbagai Macam Tepung sebagai Bahan Pengisi Asep Indra; Nuraini Nuraini; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18039

Abstract

Berbagai cara ditempuh untuk menekan biaya produksi dalam produk pangan. Salah satualternatif adalah menggunakan bahan-bahan tepung yang tersedia disuatu daerah. penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung tapioka, tepung terigu dan tepung aren dantepung maizena terhadap kualitas fisik dan organoleptiksosis daging sapi. Variable penelitian terdiriatas uji kualitas fisik dan uji organoleptik. Data yang diperoleh kemudian ditabulasi dan dianalisisdengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitianmenunjukkanbahwa uji kualitas fisik tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap pH, namunberpengaruh nyata (p<0,05) terhadap randemen sosis daging sapi. Sedangkan uji organoleptikmemiliki pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap aroma, dan tidak berpengaruh nyata (p>0,05)terhadap warna, rasa, tekstur keempukan sosis daging sapi.
Carcass Percentation, Boneless Meat, Bone, and Meat-to-Bone Ratio with Different Body Weights in Broiler Chickens: Persentase Karkas, Daging Tanpa Tulang, Tulang dan Rasio Daging-Tulang dengan Bobot Badan Yang Berbeda pada Ayam Broiler Hafid, Harapin; Jinan Fadila, Zahra; Ananda, Siti Hadrayanti; Kimestri, Asma Bio
Jurnal Agrisistem Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v21i2.495

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji perbedaan bobot potong memengaruhi persentase dari daging tanpa tulang (boneless) pada ayam broiler. Hasil penelitian diharapkan memberikan informasi bagi peternak serta konsumen mengenai hubungan antara bobot potong dan proporsi boneless. Kegiatan penelitian berlangsung di peternakan ayam Perdos, Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Mei 2025. Materi dan peralatan yang digunakan meliputi 14 ekor ayam broiler, pisau, timbangan analitik, kertas isap, water bath, tisu, baskom, serta alat tulis. Penelitian terdiri atas lima kelompok perlakuan berdasarkan rentang bobot tubuh. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan jumlah ulangan berbeda. Parameter yang diamati adalah bobot potong, bobot karkas, persentase karkas, persentase boneless, persentase tulang, serta rasio daging terhadap tulang. Hasil menunjukkan bahwa bobot potong tidak berpengaruh signifikan (p>0,05) terhadap persentase karkas, dengan nilai masing-masing 63,81% untuk bobot 650–850 g, 54,40% (851–1050 g), 57,10% (1051–1250 g), 58,97% (1251–1450 g), dan 58,26% (1451–1700 g). Sebaliknya, bobot potong memberikan pengaruh sangat signifikan (p<0,01) terhadap persentase boneless, yaitu 73,98%, 69,73%, 74,72%, 79,96%, dan 77,51%. Persentase tulang tidak menunjukkan perbedaan nyata antar kelompok (p>0,05), masing-masing 22,02%, 30,27%, 25,28%, 25,04%, dan 22,49%. Bobot potong juga tidak berpengaruh nyata terhadap rasio daging-tulang, dengan nilai 2,84%, 2,31%, 3,01%, 3,07%, dan 3,48%. Secara umum dapat disimpulkan bahwa bobot potong hanya memberikan pengaruh sangat nyata pada persentase daging tanpa tulang, tetapi tidak pada persentase karkas, tulang, maupun rasio daging-tulang. Semakin besar bobot potong, semakin tinggi proporsi daging dalam karkas. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan rentang bobot yang lebih terperinci serta variabel pendukung lainnya.
Kualitas Organoleptik Bakso Daging Entok dengan Penambahan Tepung Biji Nangka pada Level Berbeda Harapin Hafid; Cici Puspitasari; Fadli Ma’mun Pancar; Siti Hadrayanti Ananda
JURNAL TRITON Vol 16 No 2 (2025): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v16i2.1375

Abstract

Bakso adalah produk olahan daging yang terknenal di Indonesia, memiliki tekstur kenyal, cita rasa yang gurih, terbuat dari kombinasi daging giling, tepung dan bumbu yang dibentuk bulat, direbus hingga matang dengan variasi bahan dasar seperti daging ayam, sapi, ikan hingga daging entok. Upaya meningkatkan kualitas dan nilai gizi bakso yaitu dengan memanfaatkan bahan potensial yang mengandung bahan pengikat pati amilosa yakni tepung biji nangka. Tujuan studi ini yaitu untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kualitas organoleptik bakso entok yang ditambahkan tepung biji nangka dengan level yang berbeda-beda. Pelaksanaan studi ini yaitu di Laboratorium Unit Teknologi Hasil Ternak pada bulan Mei - Juni 2024. Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan pada studi ini, melalui 4 perlakuan dan 4 ulangan. P0= tanpa penambahan tepung biji nangka; P1= 10% penambahan tepung biji nangka; P2= 15% penambahan tepung biji nangka; P3= 20% penambahan tepung biji nangka. Temuan studi menunjukkan bahwasanya penambahan tepung biji nangka pada kualitas organoleptik bakso daging entok mempengaruhi (P<0,05) bentuk, warna, tekstur, aroma, kekenyalan, rasa dan penerimaan umum secara nyata. Hal tersebut terlihat dari perlakuan terbaik pada uji kualitas organoleptik terdapat pada perlakuan P1 yang merupakan campuran 10% tepung tapioka dan 10% tepung biji nangka. Kualitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan nilai gizi produk akhir serta memberikan variasi baru yang dapat diterima oleh konsumen.
EDUKASI CERDAS CARA BETERNAK AYAM BURAS YANG MENGUNTUNGKAN DAN RAMAH LINGKUNGAN Hafid, harapin; Ananda, Siti Hadrayanti; Fadilla, Zahra Jinan; Dedu, La Ode Arfan; Pancar, Fadli Mamun
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v8i2.10622

Abstract

Masyarakat di Kelurahan Anggoeya merupakan salah satu kelompok masyarakat yang gemar memelihara ternak ayam buras namun sistem pemeliharaan yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya masih tradisional dan  belum memadai, akibatnya produksi rendah dan mudah terserang penyakit. Kegiatan penerapan ipteks ini yang bertujuan untuk mengoptimalkan pemberdayaan potensi masyarakat di Kelurahan Anggoeya, khususnya dengan memberikan bimbingan teknis tentang cara beternak ayam buras secara intensif. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia Kota Kendari pada bulan Juli 2025. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan cara: (1) ceramah dan diskusi mengenai potensi, prospek dan manfaat beternak ayam buras, (2) demonstrasi dan pembimbingan pembuatan kandang ayam, cara menyusun ransum dan cara vaksinasi tetelo serta pemilihan bibit yang baik, (3) bimbingan cara beternak ayam buras, teknik pasca panen dan pemasaran, dan (4) pembentukan kelompok peternak untuk memudahkan mereka berdiskusi dalam rangka mengembangkan usaha dan mengatasi permasalahan mereka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa materi penyuluhan yang disajikan mendapat respon positif dan cukup memuaskan dari para peserta mengingat selama ini belum pernah dilakukan kegiatan serupa. Umumnya para peserta ingin mengadopsi materi penyuluhan dan mereka sangat aktif dalam demonstrasi tentang pemilihan bibit, penyusunan ransum ternak, pencegahan penyakit, tatalaksana pemeliharaan, pembuatan kandang dan peralatan, teknik pasca panen dan cara pemasaran yang menguntungkan. Disimpulkan bahwa para khalayak sasaran yang terdiri dari para masyarakat di Kelurahan Anggoeya sangat antusias dan aktif dalam kegiatan pelatihan/bimbingan penerapan paket teknologi ayam buras (Intab). Secara umum para peserta pelatihan berkeinginan untuk menjadikan usaha beternak ayam buras sebagai mata pencaharian pokok disamping kegiatan usaha tani mereka.
Edukasi Tatalaksana Kesehatan Hewan Kepada Peternak Sapi di Desa Pombulaa Jaya Kecamatan Konda Harapin Hafid; Pancar, Fadli Ma'mun; La Malesi; Fadilla, Zahra Jinan
Journal of Sustainable Agriculture Extension Vol 4 No 1 (2026): Journal of Sustainable Agriculture Extension
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/josae.v4i1.1735

Abstract

Latar belakang: Desa Pombulaa Jaya sebagai salah satu sentra produksi sapi pedaging yang ada di Sulawesi Tenggara. Permasalahan tatalaksana manajemen kesehatan ternak sangat penting dalam upaya mendukung produksi dan reproduksi pada ternak sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan peternak melalui edukasi tata laksana kesehatan ternak sehingga diharapkan peternak dapat mengambil tindakan preventif yang efektif dalam mencegah kejadian penyakit pada sapi. Metode: Metode yang digunakan dalam pengambilan sampling adalah purposive sampling dengan kriteria peternak memiliki sapi minimal 2 ekor dan telah beternak minimal lebih dari 1 tahun. Jumlah peternak dalam kegiatan ini adalah sebanyak 20 peserta. Sumber data berdasarkan diskusi dan wawancara kepada peternak. Desain kegiatan meliputi survei awal kondisi pemeliharaan dan kesehatan, penyuluhan berbasis materi biosekuriti, sanitasi, vaksinasi, pengendalian parasit, dan manajemen pakan, serta pelatihan praktik. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pretest dan posttest berdasarkan hasil scoring dari kuisioner. Hasil: Hasil pemetaan menunjukkan 75 persen peternak menerapkan sistem intensif dan 25 persen semi intensif. Pola pakan mengandalkan hijauan cut and carry berbasis rumput gajah dan odot yang dilengkapi ampas tahu, dengan air minum ad libitum. Masalah kesehatan yang dominan mencakup gangguan reproduksi seperti kawin berulang dan kelahiran prematur, serta penyakit pencernaan akibat infestasi cacing, disertai laporan kasus klinis yang mengarah pada bovine ephemeral fever dan ancaman jembrana. Intervensi edukasi meningkatkan skor pengetahuan rata-rata dari 45,5 pada pretest menjadi 85,5 pada posttest. Kesenjangan pemahaman yang tersisa terkait program pencegahan penyakit, prosedur sanitasi kandang yang benar, dan langkah biosekuriti pintu masuk ternak. Kesimpulan: Edukasi tatalaksana manajemen kesehatan ternak sapi dapat meningkatkan pengetahuan peternak dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit pada sapi sehingga dapat meningkatkan produktivitas ternak sapi di Desa Pombulaa Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.
Edukasi Promosi Online kepada Peternak Kambing di Kecamatan Poasia Kota Kendari Harapin Hafid; Dedu, La Ode Arfan; Ananda, Siti Hadrayanti
Journal of Sustainable Agriculture Extension Vol 4 No 1 (2026): Journal of Sustainable Agriculture Extension
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/josae.v4i1.1741

Abstract

Latar belakang: Tujuan dari kegiatan abdimas ini adalah memberikan pelatihan dan bimbingan teknis pembuatan media promosi secara online menggunakan Canva serta Meningkatkan pengetahuan kelompok ternak dalam menyusun konten visual yang menarik seperti poster, flyer, infografis, banner, hingga katalog produk untuk media sosial. Metode: Kegiatan pelatihan Canva ini dilaksanakan di Kecamatan Poasia Kota Kendari pada Hari Sabtu tanggal 14 Juni 2025. Mitra Kegiatan ini adalah masyarakat Kecamatan Poasia Kota Kendari. Indikator keberhasilan kegiatan ini adalah masyarakat mengenal, mengetahui dan menggunakan aplikasi Canva dengan mengevaluasi pengetahuan peserta dengan melaksanakan pretest dan posttest. Hasil: Hasil kegiatan Pengabdian menunjukkan bahwa mayoritas peserta belum pernah mendengar aplikasi Canva yaitu 19 orang atau 86,36% dan hanya 3 atau 13,63% orang yang pernah mendengar informasi tentang Canva, setelah pelatihan semua peserta sudah mendengar aplikasi Canva. Semua peserta belum pernah menggunakan aplikasi Canva tetapi setelah pelatihan peserta sudah merasakan dan mencoba sendiri penggunaan aplikasi Canva. sebelumnya peserta belum pernah mengikuti pelatihan aplikasi Canva tetapi setelah mengikuti kegiatan pengabdian ini peserta sudah mengalami pengalaman mengikuti pelatihan aplikasi Canva. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa semua anggota kelompok ternak kambing di Kecamatan Poasia, Kota Kendari, yang berjumlah 22 orang sudah mendengar, menggunakan dan mengikuti pelatihan aplikasi canva serta dapat mengerti dan menguasai penggunaan aplikasi Canva. Hal ini didukung oleh fakta bahwa anggota kelompok tersebut tergolong mudah menerima inovasi baru dan sudah terbiasa menggunakan handphone.
Pengaruh Jenis Unggas Terhadap Kualitas Organoleptik Abon Harapin Hafid; Nurul Ardianti; Fitrianingsih Fitrianingsih
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 24 No. 2 (2025): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v24i2.3066

Abstract

Jenis unggas ditengarai memiliki serat otot yang berbeda karena adanya perbedaan pola pemeliharaan, umur potong, dan jenis pakan sehingga jika diolah menjadi abon diduga memberikan hasil produk yang berbeda kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh jenis daging unggas terhadap kualitas organoleptik abon. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancanngan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 5 ulangan pada uji kualitas fisik dan 25 panelis untuk uji organoleptik. Perlakuan yang digunakan adalah P1: daging ayam kampung, P2: daging entok, dan P3: daging itik alabio. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah kualitas organoleptik meliputi warna, aroma, tekstur, rasa, kerenyahan, dan penerimaan umum. Data yang diperoleh dianalisis ragam. Selanjutnya apabila perlakuan menunjukkan pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) dari jenis unggas yang berbeda terhadap tekstur abon dengan nilai 2,56±0,82 (P1), 2,84±0,69 (P2) dan 2,28±0,68 (P3), namun tidak berpengaruh nyata dengan peubah warna, aroma, rasa, kerenyahan, dan penerimaan umum.  Disimpulkan bahwa abon dari daging jenis unggas ayam kampung lebih baik dibandingkan dengan yang berasal entok dan itik alabio.
Karakteristik Peternak dan Penampilan Karkas Sapi Bali di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara Harapin Hafid; Zahra Jinan Fadilla
JURNAL TRITON Vol 17 No 1 (2026): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v17i1.1565

Abstract

Sapi Bali merupakan ternak lokal Indonesia yang unggul dalam adaptasi lingkungan serta berperan penting dalam penyediaan protein hewani dan peningkatan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik peternak dan produksi karkas sapi Bali di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik purposive sampling, dengan mengambil 40% wilayah yang memiliki populasi sapi lokal terbesar, yaitu Kecamatan Uepay, Tonggauna, Abuki, dan Wonggeduku. Dari masing-masing wilayah, dipilih 40% desa dengan populasi sapi tertinggi, dengan syarat responden memiliki minimal satu pasang sapi potong.Parameter yang diamati meliputi karakteristik peternak (lama beternak, umur ternak, asal-usul ternak, dan data penjualan) serta performa karkas (bobot karkas, persentase karkas, dan bobot non karkas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengalaman beternak berkisar 3–5 tahun, kepemilikan awal ternak umumnya 2 ekor, dan mayoritas ternak berumur dara. Penjualan ternak berkisar 2–4 ekor per peternak. Total populasi sapi potong dari empat kecamatan mencapai 14.750 ekor, dengan populasi tertinggi di Kecamatan Tonggauna sebanyak 4.872 ekor. Hasil analisis karkas menunjukkan bahwa sapi jantan memiliki bobot potong, bobot tulang, dan bobot karkas yang lebih tinggi dibanding betina. Namun, sapi betina menunjukkan bobot total daging dan rasio daging terhadap tulang yang lebih baik. Secara keseluruhan, produktivitas sapi Bali di Kabupaten Konawe tergolong baik, didukung oleh karakteristik peternak dan populasi ternak yang cukup besar, meskipun terdapat perbedaan performa karkas antara jantan dan betina.
The Physicochemical Properties of Dendeng from Rejected Laying Hens Meat with Giving Basil Leaves Harapin Hafid
Jurnal Peternakan Integratif Vol. 13 No. 02 (2025): Jurnal Peternakan Integratif
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jpi.v13i2.22891

Abstract

This study aims to determine and evaluate the effect of basil leaf extract (Ocimum basilicum L) on the physicochemical properties of dendeng made from rejected laying hens meat. Rejected laying hen meat was treated with basil leaves at various concentrations, namely 0%, 10%, 15%, and 20%. The data were analyzed using analysis of variance based on a completely randomized design with 4 treatments and 4 replicates. The variables observed in the physicochemical test included tensile strength, yield, pH, and moisture content. The results showed that the addition of basil leaves to  dendeng had a significant effect (p<0.05) on the physicochemical properties of dendeng. It was concluded that basil leaves could reduce tensile strength, yield, and moisture content, and affect pH
The Growth and Development of Non Carcass Organ's of Bali Cattle Harapin Hafid; Juliadin
Indonesian Journal of Agricultural Research Vol. 3 No. 3 (2020): InJAR, Vol. 3, No. 3, November 2020
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/injar.v3i3.4336

Abstract

This study aims to determine the pattern of growth and development of non carcass organs in Bali cattle males and females. And this research is expected to provide information to the public and farmers about biological phenomena organ growth and development of non carcass Bali cattle males and females, as well as basic data in making estimates, the production of non carcass organs as well as information for research selanjutnuya. Samples of this research data is withheld Bali cattle (slaughter) in Slaughterhouse Kendari. Observations were carried out on cattle by 28 head with 2-3 years of age and body weight between 90-300 kg. The method used in this research is Huxley allometric equation Y = axb transformed into logarithms log equation is Y = log a + b log x and the real difference test with a test -student, the observed variables is slaughter weight, non carcass weight and the weight of the non carcass parts of Bali cattle male and female as the head, front legs, hind legs, skin, lungs, liver, intestines and stomach. The results showed that the coefficient of growth of non carcass organs (offal) Bali cattle male and female is as follows (b = 0.25 and 0.40). The coefficient of non carcass organ growth clearly different one (p<0.05), which means non carcass weights have time to cook early development when compared to the overall body growth. While the pattern of growth and development of non-organ parts of Bali cattle carcass relative male and female alike, with the growth coefficient b<1. The conclusion of this study is the growth of non carcass organs and parts non organ Bali cattle carcass of males and females have a pattern of rapid growth/early ripe with weight. It is advisable to do further research with a sample of cattle that more and consider cutting in series (serial slaughter) at certain ages
Co-Authors . Darwis . Hasnudi . Inderawati . Nuraini . Rahman . Rahman A Napirah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Slamet Aku Ade Ratna Sari Adnan Syam Agung Santoso, Agung Ahmad Bayu Ariawan Ahmad Bayu Ariawan Ahmad Bayu Ariawan Aka, R Alvirna Wati Amiluddin Amiluddin, Amiluddin Amiluddin Indi Amiluddin Indi Amiludin Indi Ananda, S H Ananda, S.H. Ananda, Siti Hadrayanti Andi Murlina Tasse Andi Satna Sari Andini Sulfitrana Andini Sulfitrana Andini Sulfitrana Andri Ananta Anfas, Anfas Annisa Monthalea DzulFebiyanti Napirah Annisa Monthalea DzulFebiyanti Napirah Apriliana Dewi Kartini Arby&#039;in Pratiwi Arby.in Pratiwi Ari Fridayanto Arif Efendi Arni Arni Arwan Arwan AS Aku, AS Asep Indra ASEP SAEFUDDIN Aslan, L.M. Aslan, La Ode M. Asma Bio Kimestri Asma Bio Kimestri Asma Bio Krimesti Asrifal Asrifal Astiana Napirah Astriana Napirah Asyraful Rijal Awal Awal Bio Kimestri, Asma Bio Kimestri Boy Arya Sena Bukit Aprilliawan Cici Puspitasari Dedem Sutopo Dedu, La Ode Arfan Deki Zulkarnain Desi Ulpa Anggraini, Desi Ulpa Dian Agustina Dian Agustina Dika Damalia Dauri Djumadil Djumadil Edhy Mirwandhono Eko Harianto Eko Harianto, Eko Elvanuddin Elvanuddin Emelda Emelda Engki ENGKIZELPINA Engki Zelpina Esi, Wa Ode Fadilla, Zahra Jinan Fadli Ma'mun Pancar Sm Fadli Ma’mun Pancar Fadli Ma’mun Pancar Fanny Yulia Irawan Fanny Yulia Irawan Fathir Muhamad Alfath Febi Febrianingsih Febrianti Lestari Fera Rosita Firman Nasiu Firman Nasiu Firmansyah Firmansyah Periansya Fitria Dewi Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fuji Astuty Auza Gustina Gustina H. R. Eddie Gurnadi Hadrayanti Ananda, Siti Hamdan Has Hapzi Ali Hariani Hariani Harliani, Wa Ode Hasmiarni Aris Heriyawan Heriyawan I Nengah Riko I Putu Yeci Ibrahim, Anita Mustika Ika Rakhmalina Ilmi Emilia Ilmi Emilia Inderawati, Inderawati INDRAYANI INDRAYANI Irawati Irawati Isran Husain Izzul Islam, Jihad Izzul Islam Jinan Fadila, Zahra Juliadin Julianto, Muhammad Andri Riswa Kadek Purnama Anti Kandanglangi, Reynold Aprilius Kemistri, Asma Bio Kiki R Hasana Kimestri, A B La Malesi La Ode Arsad Sani La Ode Baa La Ode Ba’a La Ode Ba’a La Ode Halylu La Ode Jabuddin La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Rianda LaOde Abdul Rajab LaOde Muhamad Basri Leesi, Wa Ode Nurullah Lija Numriah Nullah M Jaya M Midranisiah M. Agung. A M. Aslan, La Ode Made Riojuna Masrah Masrah Midranesiah Midranisiah Midranisiah Milasari Milasari Mita Lestari Mita Lestari Moh. Hadrin Muh Lutfi Aldo Faldani Muh. Alsere Bardian Sahaba Muh. Rusdin Muh. Zuhdy Hamzah Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Andri Riswa Julianto Muhammad Fachrul Mubaraq Muhammad Rusli Muhammad Sawadi Munadi Munadi Muntia, La Ode Musram Abadi N Nuraini Nasution, Annio Indah Lestari Natsir Sandiah Neni Marlina Ningsih Ningsih Ninin Andini Nita Nita Nita Nita Novi Rahayu Nur Santy Asminaya Nur, Nurholis Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Sandiah Nurhayu NURHIDAYATI, FITRI Nurhinaya, I Nurlia, Sitti Nursani Naani Nurul Ardianti Nurwijayanti Nyoman Purwanta Oktaviani, Dea Nanda Owen Afriansyah Pancar, Fadli Ma'mun Peni Patriani Periansya Periansya Pratiwi, Arby.in Pratiwi, Arby’in Putri Melani Joni Putu Nara Kusuma Prasanjaya R Priyanto R. Oktovian Rachmita Dewi S Toba Rachmita Dewi S. Toba Rachmita Dewi Sibaidi Toba Rachmita Dewi ST Rara Julfiana Rasdianah, Rasdianah Rasman Rasman Rasman Rasman Resa Pahlevi Resky Jayanti Resky Jayanti Restu Libriani Reynold Aprilius Kandanglangi Rika Anggraini Rikes Taruk Allo Rina Astarika, Rina Riska Kartika Riska Kartika Rizal Rizal Rosanti Rosanti Rosanti Rosanti Rosy Datul Umma Rosyidah, Aulia Rudy Priyanto Rully Alamsyah, Rully Rusli Badaruddin S Syafrullah S. Suparman S. Toba, Rachmita Dewi Sandi Ariswara Putra Sandia, Natsir Sari Sari Sari, Renny Nirwana Sembiring, Iskandar Sherina Sherina Sherina Sherina, Sherina Siti Hadrayanti Ananda Siti Hadrayanti Ananda Siti Hadrayanti Ananda Siti Hadrayanti Ananda Siti Hadrayanti Ananda Sitti Rahma Ratu Pujian SM Sarifu Sri Bintang St Nur Anggraeni St Nur Anggraeni S Suhilmiati, Endhang Suparman Suparman Surahmanto Syafrullah Syafrullah Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syuhada, Wahyuni TAKDIR SAILI Toba, R D S Toba, Rachmita Dewi Subaedi Tri Hesti Wahyuni Tuwo, Muhammad Akib Umasugi, Mohbir Variani Variani W. Kurniawan Wa Ode Esi Wa Ode Fatmawati Wa Ode Harmini Wahyuni Milna Wati, Alvirna Yamin Yaddi Yana Wati Yulianti Yulianti Yuyun Saputra Zahra Jinan Fadilla