p-Index From 2021 - 2026
14.427
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dakwah Tabligh Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan penelitian ke-Islaman Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman PeTeKa Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam Journal on Education Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) FONDATIA JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Tabyin; Jurnal Pendidikan Islam Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Piwulang: Jurnal Pendidikan Agama Islam AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan Islam Rabbani Wahana Karya Ilmiah Pendidikan At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam EDU RILIGIA: Journal of Islamic and Religious Education Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Jendela Pendidikan Sivitas : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat International Journal of Science and Society (IJSOC) INVENTION: Journal Research and Education Studies Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research Communautaire: Journal of Community Service Az-Zakiy: Journal of Islamic Studies Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Blaze: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Pengembangan Kurikulum Model Ralph Tyler pada Pembelajaran Al-Qur’an Hadist di Tingkat Madrasah Ibtida’iyah Karnia Karnia; Elsa Rafika; Achmad Junaedi Sitika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengembangan atau memperluas kurikulum model Ralph Tyler pada mata pembelajaran Al-Qur'an Hadist di tingkat Madrasah Ibtida’iyah. Penelitian pengembangan (research and development) adalah metode yang dipilih untuk penelitian ini yang mana terdiri dari empat tahapan, yaitu pendefinisian masalah, perencanaan, pengembangan, dan evaluasi. Pengumpulan data berupa studi literatur, observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pada kurikulum model Ralph Tyler dapat diterapkan pada mata pembelajaran Al-Qur'an Hadist di tingkat Madrasah Ibtida’iyah. Kurikulum tersebut terdiri dari empat komponen, yaitu tujuan pembelajaran, pengalaman belajar, evaluasi, dan materi pembelajaran. Tujuan pembelajaran disusun berdasarkan pada kemampuan siswa dalam mengetahui atau memahami Al-Qur'an dan Hadist. Pengalaman belajar meliputi metode pembelajaran, strategi pembelajaran, dan media pembelajaran. Evaluasi dilakukan secara formatif dan sumatif. Materi pembelajaran disusun berdasarkan kurikulum yang telah disepakati oleh pemerintah dan lembaga pendidikan Islam. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengembangan pada kurikulum model Ralph Tyler pada mata pembelajaran Al-Qur'an Hadist di tingkat Madrasah Ibtida’iyah, efektif dan efisien dalam meningkatkan hasil pembelajaran siswa. Oleh sebab itu, disarankan bagi lembaga pendidikan Islam untuk menerapkan pengembangan pada kurikulum model Ralph Tyler dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadist di tingkat Madrasah Ibtida’iyah.
Aktualisasi Literasi Digital dalam Mengembangkan Kurikulum Pendidikan Islam Ayu Riski Lestari; Leli Alawiyah; Achmad Junaedi Sitika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital saat ini sangat banyak melahirkan kemajuan dalam ilmu pengetahuan teknologi (IPTEK), khususnya dalam bidang pendidikan. Kemudian pengaruh IPTEK terdapat beberapa unsur positif dan negatif bagi yang menggunakannya, khususnya dalam pendidikan agama islam. Namun untuk saat ini, pendidikan Islam harus melek akan Literasi digital. Peserta didik dituntut untuk mengenal akan literasi digital, sebagai pra syarat untuk menggunakan teknologi saat ini dalam pendidikan. Adanya literasi didgital menjadi sebuah solusi untuk sebuah masalah. Maka dalam penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji Aktualisasi Literasi Digital Dalam Pendidikan Islam, beserta tantangan dan solusinya. Aktualisasi literasi digital dalam pendidikan Islam menghadapi berbagai tantangan yaitu tantangan sosial, seperti adanya kesadaran yang rendah, hoax, buliying, penipuan, kecanduan internet dan cyber crime. Selain itu terdapat pula tantangan kurikulum dan teknis, solusinya yaitu adalah menjadikan literasi digital sebagai media pembelajaran, penguatan infrastuktur dan teknologi, penyusunan kurikulum literasi digital yang tepat dan pengembangan metode pembelajaran dan peningkatan kopentensi guru dan tenaga pendidik dalam konteks pendidikan agama islam.
Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Hana Niswatus Salamah; Amirudin Amirudin; Achmad Junaedi Sitika
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.042 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7021

Abstract

Mutu pendidikan Islam adalah terpenuhinya harapan semua pihak yaitu pengelola pendidikan, pimpinan, guru,dosen, masyarakat maupun kepada peserta didik, karena diintegrasikannya pendidikan agama dan keagamaan, teknis peningkatan mutu melalui penetapan standar nasional pendidikan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN S/M), serta Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), penjaminan mutu pendidikan, sertifikasi guru dan dosen, sekolah/madrasah berbasis internasional, dan pengelolaan pendidikan yang berbasis pada mutu terpadu yang unggul ke dalam UUD Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 sebagai suatu strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan di bawah naungan kementerian pendidikan nasional maupun di bawah naungan kementerian agama secara lebih merata. Maka penelitian ini menjadi sebuah gambaran bahwasannya Pendidikan agama tidak tertinggal atau ditinggalkan begitu saja oleh pemerintah. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif.
Model Pengembangan Kurikulum Di Madrasah Achmad Junaedi Sitika; Aan Sumiyati; Ahmad Muhyidin; Alleanena Asysyura; Berlian Hanum Salsabilah; Chania Tanara; Endang Siti Amalia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pengembangan kurikulum yang ada di madrasah. Seperti yang kita ketahui bahwa Madrasah Sebagai lembaga pendidikan Islam, dalam proses pengembangan kurikulumnya tentu saja muncul dari dasar kurikulum yang bersifat religius sesuai dengan tujuan agama, yaitu siswa memiliki moral yang baik dan juga mereka menerima pendidikan yang layak terhadap nilai-nilai ajaran Islam. Pengembangan kurikulum tetap harus dilaksanakan mengingat tuntutan zaman yang semakin maju dan membawa banyak ancaman bagi dunia pendidikan. Hal tersebut menjadi alasan yang sangat jelas kenapa sekolah atau madrasah harus mengembangkan kurikulum, disamping agar bisa bersaing di dunia pendidikan yang semakin maju juga untuk mempertahankan nilai-nilai agama agar tidak hilang. Adapun metode pada penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis kajian pustaka atau library research dengan mengumpulkan berbagai sumber yang relevan mulai dari buku ataupun jurnal-jurnal internet. Berdasarkan hasil analisis dari berbagai sumber, didapatkan hasil mulai dari model alternatif pengembangan kurikulum di madrasah sampai dengan prosedur pengembangan kurikulum di madrasah.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Sebagai Upaya Memperkuat Nilai-Nilai Keagamaan Achmad Junaedi Sitika; Mifa Rezkia Zanianti; Mita Nofiarti Putri; Muhamad Raihan; Hurul Aini; Illa Nur’Aini; Kedwi Walady Sobari
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3792

Abstract

Abstract Curriculum is one of the important tools in education. The curriculum has a central position in realizing the educational goals and objectives that are aspired to. The curriculum itself is a set of plans and arrangements regarding objectives, content and learning materials, to achieve certain educational goals. The Islamic education curriculum must start from the preparation or formulation of educational goals according to Islam. The aim of education according to Islam is the realization of kaffah Muslims, namely Muslims who (1) are physically healthy and strong; (2) his mind is smart and clever: (3) his heart is filled with faith in Allah. The development of these aspects must be balanced. The development of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum has undergone a paradigm shift, although some of the previous paradigms have been maintained until now. Values in Islam contain two categories of meaning from a normative perspective, namely considerations of good and bad, right and wrong, right and wrong, blessed. and cursed by Allah SWT. This research can provide concrete recommendations to improve the Islamic Religion education curriculum, so that students can have a deeper understanding of Islamic teachings and are able to practice religious values in everyday life.
Peran Kurikulum PAI dalam Membina Akhlak Siswa di Era Digital Achmad Junaedi Sitika; Putri Mutmainah; Miftah Fariz Sodikin; Husny Fauzy; Nanda Salma Melawati; Nia Nurarofah; Muhammad Alfian Syach
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum senantiasa mengalami perkembangan maupun perubahan dari waktu ke watu sesuai dengan konteks dan tuntutan zaman. Saat ini dunia sudah memasuki era digital yang perkembangannya semakin pesat, maju dan canggih, yang mana segala sesuatu hal di kehidupan sehari-hari dapat dilakukan dengan secara mudah bahkan instan melalui pemanfaatan teknologi digital tersebut. Pemanfaatannya pun digunakan dalam dunia pendidikan, hal inilah yang menjadi tantangan bagi setiap guru. Kurikulum PAI diharapkan dapat menjawab tantangan di era digital dalam membina akhlak siswa, tidak hanya mengenai materi-materi saja namun diikuti dengan praktek nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dalam membina akhlak siswa, tentu perlu adanya interaksi langsung antara siswa dengan guru, sehingga guru bisa dapat menegur atau mengoreksi tingkah laku siswa yang tercela karena konsep pendidikan akhlak adalah bagaimana siswa dapat menerapkan pelajaran akhlak di kehidupan nyata bukan hanya teori saja. Artikel ini ditulis bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kurikulum PAI dalam membina akhlak siswa di era globalisasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif melalui book riset.
Landasan–landasan Pengembangan Kurikulum Muhamad Nur Thowaf; Syarif Wahyuddin; Achmad Junaedi Sitika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum dalam pendidikan merupakan suatu aspek yang penting karena kurikulum dapat mempengaruhi keberhasilan belajar siswa. Pada kurikulum terdapat beberapa landasan diantaranya ada landasan filsafat, iptek dan psikologi, ketiga landasan ini perlu diperhatikan oleh seorang guru sebagai bentuk usahanya dalam mewujudkan keberhasilan belajar pada siswa. Karena pada dasarnya yang lebih besar pengaruhnya pada siswa adalah potensi yang dimiliki oleh seorang guru ketika berada langsung dilapangan pada saat proses pembelajaran berlangsung. Karena dalam dunia pendidikan, antara kurikulum dengan guru haruslah memiliki keselarasan agar terciptanya keberhasilan belajar pada siswa. Kurikulum yang baik akan dianggap tidak berhasil jika guru itu sendiri tidak memiliki potensi yang baik sebagai guru yang kompeten, dan juga sebaliknya. Maka dari itu dapat dikatakan bahwa gurulah yang menjadi kunci utama akan keberhasilan belajar siswa.
Pengembangan Kurikulum PAI di Tengah Sosial Budaya Masyarakat Yuni Dwi Oktaviani; Salsabilla Hariyanti Fitri; Julaeha Julaeha; Achmad Junaedi Sitika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum pada dunia pendidikan adalah hal yang penting. Tanpa adanya kurikulum maka pendidikan tidak akan berjalan dengan baik, karena kurikulum merupakan program untuk mencapai tujuan. Untuk mencapai tujuan yang tertulis pada UU No. 20 Tahun 2003 pasal 3 tentang Sistem Pendidikan Nasional, tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk menuju tujuan tersebut, maka pendidikan agama Islam menjadi solusi dalam menjawab tantangan dimasa yang akan datang. Pengembangan budaya religius di sekolah sangat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi. Penciptaan suasana religius merupakan upaya untuk mengkondisikan suasana sekolah dengan nilai- nilai dan perilaku religius. Hal tersebut dapat dilakukan dengan: (1) kepemimpinan, (2) skenario penciptaan suasana religius, (3) wahana perdebatan atau tempat ibadah, (4) dukungan warga masyarakat.
Modernisasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Indonesia Alpina Putri Damayanti; Amalia Febrianingsih; Siti Sabila Hidayah; Achmad Junaedi Sitika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu bentuk pendidikan yang sangat dipengaruhi oleh batasan politik suatu bangsa. Sebelum kemerdekaan, praktik dualisme diatur secara ketat dan kurang berkembang dalam pendidikan Indonesia. Era kedua adalah orde lama, di mana pemerintah mulai menguasai semua lembaga negara, termasuk sistem pendidikan. Fase ketiga, yang dikenal sebagai Orde Baru, menyaksikan perluasan pendidikan Islam yang luar biasa. Pesantren yang sebelumnya eksklusif mempelajari agama, mulai memasukkan ilmu-ilmu umum dalam kurikulumnya selama ini. Siswa harus mengikuti pelajaran agama saat ini, dari sekolah dasar hingga pendidikan tinggi. Periode keempat adalah reformasi, di mana pendidikan agama Islam mendapat prioritas khusus dan disamakan dengan pendidikan umum. Tujuan dari artikel jurnal ini adalah untuk menyelidiki modernisasi kurikulum pendidikan agama Islam. Penelitian ini digunakan bersamaan dengan penelitian kepustakaan. Berdasarkan temuan artikel ini, telah terjadi pergerakan atau perubahan kurikulum Pendidikan Agama Islam pada setiap periodenya.
Dasar – Dasar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Achmad Junaedi Sitika; Bunga Yuliana Zahrotul Afiah; Donna Amalia Hasanah; Ditya Attala Syabila Rosad; Rokayah Sarmila Dewi; Farhah Azizah; Hafidz Syahreza Auditya
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2943

Abstract

Kurikulum direncanakan dengan segala sesuatu yang sistematis dan komprehensif Pengembangan dan pengajaran siswa harus dipersiapkan Sebelum hidupnya, tentu saja hasil pendapatan pendidikannya bisa bertahan mewujudkan harapan. Tapi jika tidak, akan terus ada bug demi bug membayangi dunia pendidikan. Kurikulum adalah inti dari pendidikan dan itu mempengaruhi semua kegiatan pendidikan, memperhatikan pentingnya kurikulum pendidikan dan kehidupan manusia, penciptaan kurikulum tidak bisa. melakukan itu Persiapan kurikulum diperlukan konsep yang kuat berdasarkan hasil pemikiran dan penelitian mendalam Pengembangan kurikulum yang tidak berbasis Konsepsi yang kuat dapat menyebabkan kegagalan pendidikan.
Co-Authors Aan Sumiyati Abdul Fatah Husna Abidin, Jaenal Adinda Lestari Afgha Nisya Nurani Afifah, Afah Afifah, Putri Nur Agus Susanto Agus Susanto Agustin, Cindy Ahmad Faisal ahmad farid Ahmad Muhajir, Ahmad Ahmad Muhyidin Ahmad Syahid Ajat Rukajat Aji, Ahmad Akil Akil Akil, Akil Alandes, Pirdaus Alfa Briyan Nudin Aliyah Salsabila Putri Alleanena Asysyura Alpina Putri Damayanti Amal, Nailah Syahidah Amalia Febrianingsih Amalia Khoiriyah Amirudin Amirudin Amirudin Amirudin Anjar Dwi Ariani Annastasya, Sabrina Annisa Laras Sandi April liana Citra Imanniar Aprilia Esa Gustiana Astuti Darmiyanti Atikah, Nabilah Nur Aulia Nurpratiwi Awaliah, Dede Siti Ayasis Aulia Hanif Ayu Riski Lestari Ayuning Nurul Khasanah Balya, Babay Bariah, Oyoh Berlian Hanum Salsabilah BK, Muhamad Taufik Bunga Yuliana Zahrotul Afiah Ceceng Syarief Ceceng Syarief H Chaeriansyah, Muhammad Azrial Chania Tanara Cucu Darojatun Ajria Cucu Khoeriyah Debibik Nabilatul Fauziah Debibik Nabilatul Fauziah Dede Sarim Desi Novalina Devi Rahmi Fuadah Devi Septiani Diana, Shinta Didah Maolida Dina Maryana Dinda Nurul Azkiya Dinda Putri Somantri Dini Dimyati Ditya Attala Syabila Rosad Donna Amalia Hasanah Ega Najwa Ismail Elsa Rafika Endang Siti Amalia Fadhilah, Nusha Farhah Azizah Farhan Fatah , Ahmad Farid Farid, Farid Fatah, Ahmad Farhan Fathin Kusumardani Fathur Rahman Fauzi Tamami, Hanif Fauziah Salsabila Waraow Fauziah, Debibik Nabilatul Fauziyah, Hana Ferianto Ferianto Ferianto Fhajri, Jihan firdaus, taufan Fitriani Dewi Ghina Oktavia Nurbaeti Gustian, Rafi Dwi H. Ceceng Syarief Habibah, Elia Nur Hafidz Rifqi Hafidz Syahreza Auditya Hafipah, Yustiara Hakim, Robiah Umi Hana Niswatus Salamah Hana Niswatus Salamah Hanif, Ayasis Aulia Hanifah Surachmawardani Haq, Jamilah Qiyaafatul Harahap, Hendra Asri Hasyim, Adam Hilmi Maulidi, Muhammad Hurul Aini Hurul Aini Husna, Abdul Fatah Husny Fauzy Iddah Fukhoiroh Iis Isti Rahmawati Illa Nur’Aini Ilyas, Dwi Intan Febriyanti Ine Nirmala Irwanto Firmansyah Jamaludin, Helwah Mufthiri Jeani Rida Dwi Lestari Julaeha Julaeha Karhali, Ahmad Karnia Karnia Karyawati, Lilis Kedwi Walady Sobari Kharismasita Viska Putri Krisnayansyah Krisnayansyah Kurniasih, Suci Dwi Kusumah, Aris Fajar Leenen Dilla Leli Alawiyah Lilis Karyawati Lukman Agung Maehi, Emay Ahmad Mahira Allaida Putri A. Rizal Maulani, Dinda Fadhilah Maulida, Najmi Maulidya, Wihdatul Maya Aprida Riani Meida, Evi Mely Agustine Mifa Rezkia Zanianti Miftah Fariz Sodikin Mila Siti Hazizah Mimi Mutiara Mita Nofiarti Putri Muflihah, Pipih Mufti Abdul Malik Muhamad Nur Thowaf Muhamad Raihan Muhammad Alfian Syach Muhammad Arrfatkhur Rizky Muhammad Miftah Fauzan Mulyani, Defi Tri Mumtahanah, Hauna Aprilia Muslim, Rahmat Azid Mustika, Nida Lydia Muszalika Azahra Nada, Fadya Shofa Nadila Agustin Nadila Azzahra Nanda Salma Melawati Nia Nurarofah Nindya, Nindya Nisa Ulviyah Niyah Lutfi Novariyanti, Vani Novia Khaerunisa Nunung Kurniasih, Nunung Nur Afra Maulida Listiana Nur Annisa Nur'aeni, Nur'aeni Nurbaiti, Dini Nurfadillah, Nuke Nurhadi Muhammad Ramdani NURHASAN Nurhasan Nurhasan Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Nurhasanah Nurkeisa Virani, Nadia Nurseha, Pipih Nurul Azkiya Nuryani Nuryani Paramida, Cici pengelola, pengelola Puti Sahara Putri Amelia Dwiyanti Putri Mutmainah Putri Nur Afifah Putri Umairoh Umayah Putri, Aanisah Qolby, Hafshoh Robi’a Qolby, Hafshoh Robi’a Rahayu Purnamaningsih, Ine Rahmadian, Alia Rahmadina, Firda Rahmah, Elda Fadlia Rahman, Rosita Rahmatulloh, Bobi Mahbobi Rahmawati, Rif’ah Fitri Ramadhani, Naura Zakia Ramdan, Firman Muhamad Ratna Swari, Dewi Ratu Nisa Shafira Hermawan Reza Zulki Pratama Ricky Nugraha Sartono Ridho, Fikra Arsyad Riska Puji Lestari, Riska Puji Rokayah Sarmila Dewi Rukajat , Ajat Saefina, Khaila Najwa Sahara, Puti Sahrurrpmadhon, hikmatiyar Salsabila Salsabila Salsabilla Hariyanti Fitri Sa’adah, Zahratus Shidiq, Muhammad Aziz Ash Siti Lathifah Siti Maryani SITI MARYANI Siti Sabila Hidayah Suaidah, Annida Suhada, Encang Sukria Nengsih Sumiyati, Lilis Syahrir Akil Syam, Ilyas Syarief, Ceceng Syarif Wahyuddin Syifa Fauziah Tafriji, Ilham Tariq Aziz, Tariq Tarlam, Alam Tiara Khaerani Hasibuan Titik Ayu Kartika Tri Mega Utami Ulum, Muhamad Bahrul Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Widiyanto, Firman Hadi Winarti, Wiwin Wiwin Winarti Wulandari, Dewi Wulandari, Elisa Yadi Fahmi Arifudin Yadi Fahmi Arifudin Yayu Rukmini Yeni Yeni Yuliana, Tina Yuni Dwi Oktaviani Yunisa Ratna Dewi Yusuf Sutejo Zia Achmalia Adela