Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI ETNOFARMAKOLOGI PENGOBATAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS DI KELURAHAN BALOCCI BARU KECAMATAN BALOCCI KABUPATEN PANGKAJENE KEPULAUAN admin; NURUL HIDAYAH BASE; RAYMOND ARIEF
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.606 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Studi etnofarmakologi pengobatan penyakit Diabetes Mellitus di Kelurahan Balocci Baru Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep. Teknik pengambilan sampel secara Accidental Sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 10 jenis Tanaman yang dimanfaatkan dalam pengobatan Diabetes mellitus yaitu daun Salam, daun Sirsak, daun Binahong, daun Kersen, Buah Jambu Biji, daun Srikaya, daun Bila, daun sukun, daun Kelor, Kulit Kayu manis. Cara penggunaan bagian tanaman tersebut tersebut dengan cara diseduh menggunakan air panas atau direbus kemudian airnya diminum. Keywords: Etnofarmakologi, Balocci, Diabetes Melitus
EVALUASI WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP OBAT PADA PASIEN RAWAT JALAN DI APOTEK MINA MEDIKA (KLINIK RATULANGI MEDICAL CENTRE) MAKASSAR admin; TAUFIQ TAUFIQ
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.017 KB)

Abstract

Lama waktu tunggu pelayanan resep dapat mencerminkan suatu proses kerja dari tenaga farmasi dalam melakukan pelayanan yang disesuaikan dengan situasi dan harapan pasien. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan resep obat berdasarkan waktu tunggu di Apotek Mina Medika Makassar ( Klinik Ratulangi Medical Centre ) pada bulan April tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif observatif yaitu penelitian dengan melakukan pengamatan secara langsung di tempat penelitian untuk mendapatkan data. Sampel penelitian adalah resep racikan dan non racikan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat, waktu tunggu pelayanan resep obat berdasarkan jenis resep yaitu resep obat racikan dan obat jadi dapat dikatakan baik, karena masih memenuhi standar pelayanan minimal dibidang kesehatan pelayanan farmasi tahun 2008 yaitu dibawah 30 menit dengan waktu tunggu obat jadi 10,3 menit dan obat racikan 20,1 menit. Waktu tunggu pelayanan resep obat berdasarkan jumlah item obat berkualitas baik dengan waktu tunggu jumlah item obat lebih dari satu 13,6 menit, dan resep dengan jumlah satu item obat membutuhkan waktu tunggu 3,1 menit . Keywords: Kualitas Pelayanan, Waktu Tunggu, Apotek Mina Medika
EFEKTIVITAS SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN ANDONG MERAH(Cordylinefruticosa (L.) A.Cheval)TERHADAP PENYEMBUHANLUKA SAYAT PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus). admin; ZAKIAH THAHIR; TAUFIQ TAUFIQ
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.787 KB)

Abstract

Daun andong merah (Cordyline fruticosa) (L) A Chev merupakan salah satu tanaman khas indonesia yang diketahui berkhasiat sebagai obat yang bekerja dalam proses penyembuhan luka. Daun andong merah mengandung saponin, sterioda, polisakarida. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh ekstrak daun andong merah (Cordyline fruticosa) (L) A Chev terhadap kecepatan penyembuhan luka secara topikal pada kelinci (Oryctolagus Cuniculus), sampel penelitian adalah 3 ekor kelinci (Oryctolagus Cuniculus) jenis kelamin jantan berat badan 3 kg. Penelitian ini menggunakan 2 konsentrasi ekstrak 10% dan 15% serta kontrol negatif basis salep. Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh diameter rata rata penyembuhan luka pada konsentrasi salep 10% pada hari ke 7 adalah 0,7cm dengan persentase penyembuhan luka5% dilihat dalam fase penyembuhan luka pada fase maturasi pada konsentrasi 15% pada hari ke 7adalah 1,06cm denan presentase penyembuhan luka 47% dilihat dalam fase penyembuhan luka pada fase poliferasi sehingga dapat disimpulkan bahwa salep ekstrak daun andoong merah dapat membantu menyembuhkan luka sayat dengan efek terbesar pada konsentrasi 10% Keywords: Andong merah, Salep, Luka sayat kelinci
PENGARUH KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN PARE HIJAU (Momordica charantia L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA PUNGGUNG KELINCI (Oryctolagus cuniculus) admin; ANANDA RAMADANI
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.508 KB)

Abstract

Daun pare hijau (Momordica charantia L.) mengandung senyawa-senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, alkaloid, steroid dan terpenoid yang berpotensi untuk menyembuhkan luka.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyembuhan luka bakar sediaan krim ekstrak etanol daun pare hijau (Momordica charantia L.) pada punggung kelinci (Orytolagus cuniculus). Metode yang digunakan adalah pengujian luka bakar derajat dua dimana pada penelitian ini menggunakan kelinci jantan yang dibuat menjadi tiga area luka bakar pada punggung kelinci, luka pertama diberikan konsentrasi krim ekstrak 5% b/b, area luka kedua diberikan basis krim dan area luka ketiga diberikan obat Burnazin. Pengamatan dilakukan selama 2x sehari selama 10 hari, dengan melihat perubahan diameter luka bakar. Diameter penurunan luka bakar dengan menggunakan konsentrasi 5% b/b adalah 1,63 mm konsentrasi yang efektif karena mampu mendekati diameter luka mencapai nol atau telah terbentuk jaringan baru yang menutupi luka Keywords: Cream extract pare, Momordica charantia L, Rabbits, burns
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK N-BUTANOL DAUN RAMBUTAN (Nephelium Lappaceum Linn) DENGAN METODE DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl) admin; MUHAMMAD SAHARUDDIN
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.604 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji aktivitas antioksidan Fraksi n-butanol daun rambutan (Nephelium Lappaceum L.) dengan menggunakan pereaksi DPPH (1,1-diphenyl-2-pycrylhydrazyl). Tujuan penelitian ini untuk mengukur daya aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 yang terdapat dalam Fraksi n-butanol daun rambutan menggunakan metode DPPH. Ekstrak dihasilkan dengan cara maserasi menggunakan metanol, Kemudia difraksinasi dengan n Butanol. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan penambahan DPPH (1,1-diphenyl-2-pycrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukan daun rambutan dengan nilai IC50 86,1334 µg/mL memiliki aktifitas antioksidan yang kuat, sedangkan kuersetin yang digunakan sebagai pembanding memiliki nilai IC50 13,419 µg/mL memiliki aktivitas sangat kuat. Keywords: Daun Rambutan, Radikal bebas, Antioksidan, DPPH
OPTIMASI KOMBINASI HPMC DAN PVP SEBAGAI POLIMER TERHADAP MUTU FISIK PATCH EKSTRAK RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale Var. rubrum) admin; ARIYANI BUANG
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.78 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi Hidroksipropilmetil selulosa (HPMC) dan Polivinil Pirolidon (PVP) sebagai polimer yang menghasilkan patch ekstrak Jahe Merah.yang memenuhi syarat mutu fisik. Jahe Merah diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Patch dibuat dalam tiga variasi konsentrasi polimer yaitu : Patch A ( HPMC 600 mg - PVP 200 mg), Patch B (HPMC 500 mg - PVP 500 mg) dan Patch C (HPMC 200 mg - PVP 600 mg). Pengujian mutu fisik yang dilakukan meliputi uji organoleptik, uji keseragaman bobot, uji ketebalan, uji ketahanan lipat, dan uji susut pengeringan. Hasil penelitian dinalisis menggunakan uji t pada taraf kepercayaan 95% didapatkan bahwa Patch A dengan konsentrasi HPMC 600 mg - PVP 200 mg memiliki mutu fisik yang lebih baik berdasarkan parameter organoleptik, keseragaman bobot, ketebalan, ketahanan lipat dan susut pengeringan. Keywords : HPMC, PVP, patch, physical stability Zingiber officinale Var. rubrum
SKRINING ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUAH BUNI (Antidesma bunius (L) Spreng.) ASAL KABUPATEN ENREKANG DENGAN METODE PEREDAMAN RADIKAL DPPH admin; ZULFAHMI HAMKA
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.107 KB)

Abstract

Skrining antioksidan ekstrak buah buni (antidesma bunius (L) Spreng) asal kabupaten enrekang dengan menggunakan metode peredaman radikal DPPH,.Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal ketidakseimbangan antara pro-oksidan dan antioksidan didalam tubuh. Tubuh manusia mempunyai mekanisme pertahanan antioksidan, namun asupan antioksidan juga diperlukan untuk mencegah radikal bebas yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan pada ekstrak buah buni (antidesma bunius (L) Spreng). Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol dengan nilai rendamen pada ekstrak etanol buah buni (antidesma bunius (L) Spreng) 9,3 %. Uji fitokimia menunjukkan, pada ekstrak buah buni (antidesma bunius (L) Spreng.) mengandung senyawa fenol, flavanoid, tanin, dan alkaloid. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal DPPH, menunjukkan ekstrak buah buni (antidesma bunius (L) Spreng.) memiliki aktivitas antioksidan yaitu 32,397. yang relatif lebih besar dibandingkan standar kuersetin yang memiliki aktivitas antioksidan sebesar 1,052 .
UJI MUTU FISIK DAN AKTIVITAS KRIM MINYAK ATSIRI RIMPANG LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K.Schum) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans admin; RUSMIN RUSMIN
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.922 KB)

Abstract

Rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) memiliki kandungan minyak atsiri yang berkhasiat sebagai antijamur. Senyawa eugenol dalam minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) terbukti dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis jamur. Hasil uji mutu fisik krim minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) pada FI konsentrasi 12% v/b, FII 14% v/b, dan FIII 16% v/b memenuhi syarat untuk uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH dan viskositas namun tidak memenuhi syarat untuk uji daya lekat. Hasil penelitian menunjukkan krim minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) memiliki kemampuan sebagai antijamur terhadap pertumbuhan Candida albicans. Aktivitas tersebut ditunjukkan dengan adanya zona bening dengan diameter daya hambat pada FI konsentrasi minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) 12% v/b adalah 9,67mm, FII 14% v/b adalah 8,33mm, dan FIII 16% v/b adalah 11,67mm. Dari hasil uji One Way Anova p=0,009 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,05) menyatakan bahwa adanya perbedaan daya hambat yang signifikan antar konsentrasi yang berbeda dari pengujian krim minyak atsiri rimpang lengkuas merah (Alpinia purpurata K.Schum) terhadap pertumbuhan Candida albicans.
Uji Efek Antihiperglikemik Ekstrak Etanol Buah Pepino (Solanum muricatum Alt) Pada Mencit (Mus musculus). admin; ARIEF AZIS
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.145 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Uji Efek Anti Hiperglikemik Ekstrak Etanol Buah Pepino (Solanum muricatum)terhadap Mencit (Mus musculus)dengan tujuan untuk mengetahui efek antihiperglikemik ekstrak etanol buah pepino terhadap mencit.Penelitian ini menggunakan metode uji toleransi glukosa 25 ekor mencit jantan yang hiperglikemia akibat induksi glukosa dan dilakukan dengan pemberian suspensi ekstrak etanol buah dalam konsentrasi 5,1% b/v10,2% b/v, dan 15,3% b/v pada mencit secara oral.Sebanyak 25 ekor mencit yang digunakan yang terbagi dalam 5 kelompok. Tiga kelompok untuk perlakuan dengan suspensi ekstrak etanol Buah Pepino, satu kelompok sebagai kontrol larutan koloidal Na. CMC 1% b/v dan satu kelompok sebagai pembanding menggunakan suspensi Glibenclamid. Hasil penelitian setelah dianalisis secara statistik menggunakan uji anova menunjukan bahwa Suspensi Ekstrak Etanol Buah Pepino memberikan efek penurunan glukosa darah pada mencit dimana konsentrasi 15,3%b/v memiliki efek penurunan yang lebih baik dibanding konsentrasi 5,1% b/v dan 10,2% b/v. Untuk suspensi kontrol positif glibenklamide memberikan efek penurunan glukosa darah sedangkan untuk suspensi kontrol negatif Na.CMC tidak memberikan efek penurunan glukosa darah. Perhitungan yang diperoleh dengan menggunakan program SPSS memperlihatkan adanya perbedaan yang bermakna (p > 0,05) yang berarti ekstrak etanol buah pepino berpengaruh signifikan terhadap penurunan glukosa darah mencit
UJI EFEKTIVITAS LOSIO EKSTRAK DAUN KEMBANG SORE (Abutilon indicum L) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus. admin; DZULASFI DZULASFI
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.724 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas losio Daun Kembang Sore terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Sediaan losio yang diformulasikan dengan variasi konsentrasi 0,5% b/v, 1% b/v, 2% b/v dan kontrol negatif. Pengujian losio yang dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar untuk menentukan diameter hambatan terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan menggunakan paperdisc pada medium Nutrien Agar (NA). Setelah inkubasi selama 24 jam didapatkan rata-rata zona hambatan untuk formula I konsentrasi 2% b/v yaitu sebesar 11,6 mm, konsentrasi 1% b/v diameter 10,83 mm dan konsentrasi 0,5% diameter 9,6 mm dan untuk formula kontrol 6 mm. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun Kembang Sore yang digunakan dalam penelitian ini maka semakin besar daya hambat.
Co-Authors A. Tenriugi Daeng Pine Adriani Adryanti Kastriandana Afrializa Agnes Dwi Minasi Agust Dwi Djajanti AHMAD ARIF Ahmad Majidun Ahmad Mustofa Akhmad Sobrun Jamil Al Ma'arif Alfian Riski Prihastanto Aminah Maya ANDI HASISAH Andi Nurilmi Adriana Anggi Alfira Yunita Anggri Alfira Yunita Assa Ani Syafriati Ani Syafriati Arianti, Ni Wayan Dewinda Arief Azis Arifa Pratami Arista Lestari Ariyani Buang Ariyani Buang Assa , Anggi Alfira Yunita Ayu Asmarani Base, Nurul Hidayah Bela Purnama Dewi Bela Purnama Sari Debiana Fransiska Dewi Dedeh Sumiati Dedi Pahrul Delfia Krisanti Pombarani Denny Susanto Denny, Denny Susanto Desi Oktariza Desi Ulandari Devi Cynthia Anggraini Devina Anggrainy Dencik Dewi Aprilia Sari Dewi Novitasari Dewi Sumdika Sari DZULASFI DZULASFI Eka Rora Suci Wisudawati Eka Trismiyana Elsa Mayora Elsadai Tantanasa Eni Mustika Erin Octaviany Ermawati Ermawati Ernawati Ervi Suci Estelle Lilian Mua Estikomah . Evi Epriyanti Farid Fani Temarwut Fatriansari, Asih Faulia Mauluddina Febri Fitriani Feda Rifandhana, Raditya Fera Siska Fika Minata Firmansyah, M. Ramadhani Fitriana freny rafika mbaloto Geby Stevani Gethy Wirananti Gilda Natania Trixie Gae Guna Phantiasa Gustini Gustini Gyatri F Hajiawati HalimahTusyadiah Hamka, Zulfahmi Harina Fitriyani Helsy Desvitasari Herawati Hernawati Basir HERU LISTIONO I Gede Restawan Ida Yanriatuti Indah Yunita Intan Permata Sari Intan Ria Sari Irdan Irwan Masduqi Italia Janice Sepang Jasuli Jasuli Jeshica, Jeshica Juliana NR Sarman Junawalia Mayang Sari Krishna Wistara, Agantoro Krisna Delita Kundimang, Rayhand Valdian Laili Syarifah Laras Miftahul Janaty Lely Meriaya Sari LENI NOVIANTI Leni Wijaya Lidya Fransisca Lisma Sari Love My For Yous Mirna M Fikri Ramadhan M Iman Tarmizi Thaher M. Romadhon Madude, Meilin Anggreyni Maslina Maslina Maulana Zulkarnain Maulana Zulkarnain Imansyah Meilani Meilin Anggreyni Meli Sri Yanti Melitina Tecoalu Meta Rosdiana MINARTI Mir'atun Nisa Mua, Estelle Lilian Muhammad Arif Fadhillah Lubis Muhammad Aufa Muhammad kumaini MUHAMMAD SAHARUDDIN Muhammad Tahir Mujahidin Muliati, Oktaviani Mutmainah H.S Mutmainnah.HS Nadia Nadia Neni Riyanti Ni Luh Emilia ni luh, Ni Luh Emilia Ni Nyoman Magda Pascalytha Ponema Nova Natalia Beba Noviani Elsira Noviliya Hawati Noviliya Hawati Novita Anggraini Nurbaity Oscar Ari Wiryansyah Ovi Anggraini Prautami, Erike Septa Puji Setiana R.A. Fadila R.A. Fadila R.A. Fadilah RA Fadilla Ra. Aminah Maya Rahmalia Afriyani Ramadani, Ananda Raymond Arief N Noena Reni Saswita Riawati RIZKI AMALIA Riztia Rahmadini Robi Adikari Sekeon Rohani Rohmaniyah Rostika Flora Royani, Evi Rusmin Rusmin Sabarulin Tarigan Sagita Darma Sari Sandra Sandra Sari Octarina Piko Sari, Arissona Dia Indah Sarman, Juliana NR Sekeon, Robi Adikari Septi Viantri Kurdaningsih Septi Viantri Kurdaningsih Sherly Widianti Silvia Ramadhani Saputri Sitti Ratih Hardyanty Soegeng Wahyoedi Sri Emilda Sri Handayani Sri Purwiningsih Sri Rahayu Sri Wulandari , Maulidia Suhartini Sukirawati Sukirawati Sulaiman Sumartono Sunarmi Sutriyati Syafei, Abdul Syaiful Hakim Taufiq Taufiq Theodorus Theodorus Untari Anggeni Uston Gunawan Dikke U’Un Sintia Vebriansyah Vera Yuanita Veradilla Vivi Oktari Wahcyu Amelia Wicaksono, Rizky Rahadian Widya Septiani Wildan Rifqy, Mohammad Wilson Bangun Wininatin Khamimah Yandriatuti, Ida Yanriatuti , Ida Yayah Atmajawati Yoan Marini Yora Nopriani Yorpina Yudha Bramantyo, Rizki Yuli Suryanti Yulia Rahmi YULIAN H. MATONGKA Yulian Heiwer Matongka Yulian Matongka Yuliska Putri Yusriani Yusriani Yusriyani Yusriyani Yuyun Sri Wahyuni Zakiah Thahir Zakiah Thahir Zakinah Arlina Zakinah Arlina