Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva Terhadap Minat Dan Hasil Belajar IPAS Siswa UPT SDN 9 Bujung Tangaya Kabupaten Pangkep Ramlah, Ramlah; Yunus, Muhammad Yunus; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6147

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di UPT SDN 9 Bujung Tangaya selama ini masih didominasi oleh penggunaan media pembelajaran konvensional, seperti papan tulis dan buku cetak. Kondisi ini menyebabkan siswa cenderung pasif dan kurang tertarik mengikuti proses pembelajaran, yang pada akhirnya berdampak pada rendahnya hasil belajar mereka. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan inovasi dalam pemilihan media pembelajaran yang mampu menarik perhatian siswa serta meningkatkan keterlibatan mereka secara aktif. Salah satu alternatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah media pembelajaran interaktif berbasis Canva. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan efektivitas penggunaan Canva dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental jenis One Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian berjumlah 14 siswa kelas V. Instrumen pengumpulan data berupa angket minat belajar dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Canva mampu meningkatkan minat belajar secara signifikan, yang tercermin dari keterlibatan aktif dan sikap antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran IPAS. Peningkatan nilai posttest juga membuktikan efektivitas media ini dalam memperkuat pemahaman siswa terhadap materi IPAS. Dengan demikian, Canva terbukti menjadi media yang efektif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna bagi siswa. The teaching of Natural and Social Sciences (IPAS) at UPT SDN 9 Bujung Tangaya has traditionally relied on conventional instructional media, such as textbooks and chalkboards. This method has led to limited student engagement and a general lack of enthusiasm, resulting in suboptimal academic outcomes. To address this issue, innovative approaches are required to enhance students’ learning interest and active participation. This study explores the implementation and effectiveness of interactive learning media using Canva as a digital tool to support the IPAS learning process. The research employed a quantitative approach using a pre-experimental design with the One Group Pretest-Posttest model. The sample consisted of 14 fifth-grade students. Data were collected using a learning interest questionnaire and pretest-posttest assessments to measure academic performance. The results, analyzed through descriptive and inferential statistics, revealed a significant increase in student interest after the integration of Canva-based media. Students demonstrated higher levels of enthusiasm and participation during lessons. Moreover, there was a marked improvement in posttest scores, indicating enhanced comprehension of the subject matter. In conclusion, the use of interactive media through Canva proves to be an effective method to foster student interest and improve academic performance, offering a more engaging and meaningful learning experience in the classroom.
Pengaruh Komunitas Belajar Caraddek Terhadap Efektivitas Kinerja Dan Kompetensi Guru Di UPT SPF SD Inpres Bira 1 Kota Makassar Sukmawati, Sukmawati; Muhammadiah, Mas'ud; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6160

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh komunitas belajar Caraddek terhadap kinerja dan kompetensi guru di UPT SPF SD Inpres Bira 1 Makassar. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasi-Experimental, dua kelompok terlibat: kelompok eksperimen mengikuti komunitas belajar dan kelompok kontrol tidak. Sampel terdiri dari 18 guru, dibagi menjadi 9 untuk masing-masing kelompok. Data dikumpulkan melalui angket dengan skala Likert untuk menilai kinerja dan kompetensi sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan uji one way ANOVA.F-ratio. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa variasi antara kelompok jauh lebih besar daripada variasi di dalam kelompok. Ini mengindikasikan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Berdasarkan hasil analisis, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p < 0.05) Nilai p (Sig.) = 0.000, yang jauh lebih kecil dari 0.05. Temuan ini menegaskan bahwa partisipasi dalam komunitas belajar Caraddek meningkatkan kinerja dan kompetensi guru, serta pentingnya kolaborasi dalam pendidikan. Research This study analyzes the effect of the Caraddek learning community on teacher performance and competence. and teacher competence at UPT SPF SD Inpres Bira 1 Makassar. Using the Quasi-Experimental design, two groups were involved: the experimental group followed the learning community and the control group did not. The sample consisted of 18 teachers, divided into 9 for each group. Data were collected through a questionnaire with a Likert scale to assess performance and competence before and after treatment. before and after treatment. Data were analyzed using the one way ANOVA test. The results showed that the variation between groups was much greater than the variation within groups within groups. This indicates a significant difference between the experimental and control groups. Based on the results of the analysis, there was a significant difference between the experimental group and control groups (p < 0.05) The p value (Sig.) = 0.000, which is much smaller than 0.05. smaller than 0.05. This finding confirms that participation in the learning community improves teacher performance and competence, as well as the importance of collaboration in education. the importance of collaboration in education.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran STEAM Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar IPAS SD Inpres Cambaya I Makassar Mayasari, Eka; Patandean, Agustinus Jarak; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran STEAM terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS peserta didik di UPT SPF SD Inpres Cambaya I Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan  jenis penelitian eksperimen yang dilakukan dalam bentuk quasi eksperimental design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV-A sebanyak 25 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV-B sebanyak 29 orang sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dan non-tes. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis uji-t (uji paired sample t-test) maka diperoleh kesimpulan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan berpikir kritis peserta didik yang belajar menggunakan pendekatan STEAM dengan mereka yang belajar menggunakan metode konvensional, (2) ada perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara peserta didik yang belajar dengan pendekatan STEAM dan metode pembelajaran konvensional, dan (3) berdasarkan hasil analisis multivariate test pendekatan STEAM tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kritis, tetapi juga berperan dalam meningkatkan hasil belajar secara bersamaan. Demikian juga secara bersamaan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS, terjadi peningkatan secara signifikan, ditunjukkan oleh skor tes pada posttest. Pendekatan  pembelajaran STEAM efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS peserta didik UPT SPF SD Inpres Cambaya I Kota Makassar. Pendekatan STEAM tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kritis, tetapi juga berperan dalam meningkatkan hasil belajar secara bersamaan. This research aims to determine the effect of the STEAM learning approach on students' critical thinking skills and science learning outcomes at UPT SPF SD Inpres Cambaya I Makassar. The research uses a quantitative approach with an experimental research type conducted in the form of a quasi-experimental design. The sample in this study consisted of 25 students in class IV-A as the experimental group and 29 students in class IV-B as the control group. Data collection techniques in this research were test and non-test techniques. The data analysis techniques used were descriptive statistics and inferential statistical analysis. Based on the t-test analysis (paired sample t-test), the following conclusions were drawn: (1) there is a significant difference between students' critical thinking skills who learn using the STEAM approach and those who learn using conventional methods, (2) there is a significant difference in learning outcomes between students learning with the STEAM approach and conventional learning methods, and (3) based on multivariate test analysis, the STEAM approach not only improves critical thinking skills but also plays a role in simultaneously improving learning outcomes. Simultaneously, the posttest scores demonstrated that critical thinking skills and science learning outcomes increased significantly. The STEAM learning approach effectively improves critical thinking skills and science learning outcomes of students at UPT SPF SD Inpres Cambaya I Makassar. The STEAM approach not only enhances critical thinking skills but also plays a role in simultaneously improving learning outcomes.
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SD Inpres Tangkala 1 Makassar Andriani, Andi Rezki; Patandean, Agustinus J.; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6072

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperiment dengan desain Treatment by Level 2x2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional, (2) perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar tinggi, dan (3) perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar rendah,. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SD Inpres Tangkala 1 Makassar. Teknik pengambilan sampel adalah Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional, (2) untuk siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional, dan (3) untuk siswa yang memiliki motivasi belajar rendah terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional. The study is Quasi Experiment research with Treatment by Level 2x2 design. The study aims at analysing (1) the difference of Mathematics learning outcomes between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media, (2) the difference of Mathematics learning outcomes between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media for student who have high learning motivation, and (3) the difference of Mathematics learning outcomes between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media for student who have low learning motivation. The research population is the entire students of SD Inpres Tangkala 1 in Makassar city. Samples of the study were selected by employing Simple Random Sample technique. The result of the study reveal that (1) there is difference of Mathematics learning outcomes between between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media, (2) there is a difference of Mathematics learning outcomes between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media for student who have high learning motivation, and (3) there is a difference of Mathematics learning outcomes between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media for student who have low learning motivation.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD Inpres Mannuruki I Makassar Rahmawati, Ema; Bakri, Muhammad; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6102

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap motivasi dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I Kota Makassar. Penelitian ini merupakan quasi eksperimental design dengan pendekatan metode kuantitatif, dimana terdapat kelas eksperimen dan kelas kontrol yang akan dilihat perbedaan hasil belajar dan motivasi belajarnya.  Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki 1 Kota Makassar, kelas IV-A sebanyak 33 siswa sebagai kelas eksperimen, dan kelas IV-B sebanyak 31 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi angket dan soal posttest. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan analisis statistik, penerapan model pembelajaran tipe TGT pada siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I secara signifikan meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, memberikan pengalaman belajar yang menarik dan relevan, selain itu mendorong peserta didik untuk terlibat aktif dalam pembelajaran sehingga hasil belajar dan motivasi belajar siswa yang meningkat. This study aims to analyze the effect of TGT type cooperative learning model on the motivation and learning outcomes of Indonesian language students in class IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I Makassar. This research is a quasi-experimental design with a quantitative method approach, where there are experimental classes and control classes that will see differences in learning outcomes and learning motivation.  The sample in this study were fourth grade students of UPT SPF SD Inpres Mannuruki 1 Makassar, class IV-A as many as 33 students as the experimental class, and class IV-B as many as 31 students as the control class. The instruments used include questionnaires and posttest questions. The data analysis techniques used were descriptive statistics and inferential statistics. Based on statistical analysis, the application of the TGT type learning model in class IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I significantly improved student learning outcomes and motivation. The application of the TGT type cooperative learning model, provides an interesting and relevant learning experience, besides encouraging students to be actively involved in learning so that student learning outcomes and motivation increase.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Berbantuan Media Flash Card Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Pada Gugus XV Wilayah III Kota Parepare Ernianty, Nur Ernianty; Yunus, Muhammad Yunus; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6142

Abstract

Penelitian ini menyelidiki Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan Media Flash Card terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Siswa kelas IV Sekolah Dasar di Gugus XV Kota Parepare. Latar belakang Penelitian didasari oleh rendahnya hasil belajar IPAS (*rata-rata nilai harian di bawah KKM 65*) dan dominasi metode ceramah Konvensional yang menyebabkan pasivitas siswa (hanya 30% partisipasi aktif). Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu Nonequivalent Control Group Design. Sampel terdiri atas 26 siswa kelas eksperimen (UPTD SD Negeri 35 Parepare) dan 25 siswa kelas kontrol (UPTD SD Negeri 79 Parepare). Instrumen pengumpulan data meliputi tes hasil belajar pretest-posttest, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial (uji normalitas, homogenitas, dan uji-t independen) dengan bantuan SPSS 30. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan hasil belajar kelas eksperimen (*rata-rata posttest 87,69*) dibanding kelas kontrol (*74,60*), dengan selisih rata-rata 13,09 poin (*t = -6,127; p < 0,001*). Aktivitas siswa meningkat dari 75% (pertemuan I) menjadi 93,75% (pertemuan III), sementara aktivitas guru mencapai 95,83% pada pertemuan akhir. Temuan ini membuktikan efektivitas integrasi model TPS dan Flash Card dalam meningkatkan dimensi Kognitif (penguasaan konsep transformasi energi), Afektif (motivasi), dan Psikomotorik (keterampilan presentasi). Simpulan penelitian menegaskan bahwa model ini menciptakan pembelajaran kolaboratif berbasis Interaksi sosial dan Stimulasi visual, selarasdengan prinsip Kurikulum Merdeka. Implikasinya, model TPS-Flash Card direkomendasikan sebagai Strategi Inovatif Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. This study investigates the effect of the Think Pair Share (TPS) learning model assisted by flash card media on Natural and Social Sciences (IPAS) learning outcomes for fourth-grade elementary students in Cluster XV, Parepare City. The research background is motivated by low IPAS learning outcomes (daily average scores below the Minimum Mastery Criteria of 65) and the dominance of conventional lecture methods causing student passivity (only 30% active participation). The quantitative approach employed a Nonequivalent Control Group Design quasi-experiment. The sample comprised 26 experimental class students (UPTD SD Negeri 35 Parepare) and 25 control class students (UPTD SD Negeri 79 Parepare). Data collection instruments included pretest-posttest learning outcome tests, observation sheets for teacher and student activities, and documentation. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics (normality test, homogeneity test, and independent t-test) with SPSS 30. Results indicated a significant improvement in experimental class learning outcomes (posttest average 87.69) compared to the control class (*74.60*), with a mean difference of 13.09 points (*t = -6.127; p < 0.001*). Student activity increased from 75% (session I) to 93.75% (session III), while teacher activity reached 95.83% in the final session. These findings prove the effectiveness of integrating TPS and flash cards in enhancing cognitive (mastery of energy transformation concepts), affective (motivation), and psychomotor (presentation skills) dimensions. The study concludes that this model fosters collaborative learning through social interaction and visual stimulation, aligning with the Merdeka Curriculum principles. As an implication, the TPS-flash card model is recommended as an innovative IPAS learning strategy in elementary education.
Implementasi Pembelajaran Guru Penggerak Di Kelas VI SDN 16 Laikang Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan Ridwan, Ridwan; Bakri, Muhammad Bakri; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkalibrasi data penelitian terkait dengan:(1) Implementasi  Pembelajaran Guru Penggerak  di Kelas  VI  SDN 16  Laikang  Kecamatan  Ma’rang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan. (2) menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi  Pembelajaran Guru Penggerak  di Kelas  VI  SDN 16  Laikang  Kecamatan  Ma’rang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi  Pembelajaran Guru Penggerak  di Kelas  VI  SDN 16  Laikang  Kecamatan  Ma’rang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan yakni: Mengispirasi peserta didik, Memotivasi peserta didik, Pemimpin Pembelajaran peserta didik, Membawa Perubahan mindset peserta didik, dan Menjadi contoh teladan bagi peserta didik. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi Implementasi  Pembelajaran Guru Penggerak  di Kelas  VI  SDN 16  Laikang  Kecamatan  Ma’rang Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan, yaitu: (a) Faktor penghambat Faktor belajar internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri peserta didik itu sendiri, meliputi kondisi biologis, fisiologis, dan psikologis peserta didik, mulai dari minat, bakat, kecerdasan hingga motivasi belajar, praktik peserta didik. Hambatan dalam belajar yang berasal dari peserta didik itu sendiri memang sulit untuk diatasi, karena yang mampu mengubahnya hanyalah peserta didik itu sendiri. (b) Faktor pendukung:  Manajemen sekolah:  Sekolah sudah menyediakan anggaran untuk alat Teknologi-Informasi-Komunikasi (TIK). Sekolah sangat mengoptimalkan perpustakaan. Guru menerapkan pembelajaran sesuai karakteristik pedagogi mata pelajaran. Keterlibatan orang tua: Orang tua berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan orang tua lain untuk dukung pembelajaran anak dan orang tua terlibat dalam kegiatan nonakademik sekolah. This study aims to calibrate research data related to: (1) Implementation of Leading Teacher Learning in Class VI of SDN 16 Laikang, Ma’rang District, Pangkajene and Islands Regency. (2) find factors that influence the Implementation of Leading Teacher Learning in Class VI of SDN 16 Laikang, Ma’rang District, Pangkajene and Islands Regency. The results of the study indicate that: (1) Implementation of Leading Teacher Learning in Class VI of SDN 16 Laikang, Ma’rang District, Pangkajene and Islands Regency, namely: Inspiring students, Motivating students, Learning Leaders for students, Bringing Changes in students’ mindsets, and Being role models for students. (2) Factors that influence the Implementation of Leading Teacher Learning in Class VI of SDN 16 Laikang, Ma'rang District, Pangkajene and Kepulauan Regency, namely: (a) Inhibiting factors Internal learning factors are factors that come from within the students themselves, including biological, physiological, and psychological conditions of students, ranging from interests, talents, intelligence to learning motivation, student practice. Obstacles to learning that come from students themselves are indeed difficult to overcome, because only the students themselves can change them. (b) Supporting factors: School management: The school has provided a budget for Information-Communication-Technology (ICT) tools. The school greatly optimizes the library. Teachers apply learning according to the characteristics of the subject's pedagogy. Parental involvement: Parents share knowledge and experience with other parents to support children's learning and parents are involved in non-academic school activities.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS UPT SPF SDN Baddoka Kota Makassar Assagaf, S. Risma Purnamayanti Assagaf; Mislia, Mislia; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match terhadap motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS UPT SPF SDN Baddoka Kota Makassar. Model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dikenal sebagai model yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik serta memfasilitasi kolaborasi antar peserta didik untuk memecahkan masalah bersama. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian eksperimen, sampel penelitian ini terdiri dari peserta didik kelas V UPT SPF SDN Baddoka Kota Makassar. Kelas eksperimen yang menerapkan model Make a Match terdiri dari 30 peserta didik, sedangkan kelas kontrol terdiri dari 29 peserta didik yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket untuk mengukur motivasi belajar dan tes untuk mengukur hasil belajar IPS. Data dikumpulkan melalui pre test dan post test untuk melihat perbedaan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji t untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Peserta didik yang terlibat dalam pembelajaran menggunakan model Make a Match menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aspek motivasi serta hasil belajar mereka pada mata pelajaran IPS. Penerapan model ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, aktif, dan kolaboratif bagi peserta didik. This study aims to analyze the effect of Make a Match cooperative learning model on students' learning motivation and learning outcomes in Social Studies subjects UPT SPF SDN Baddoka, Makassar City. The Make a Match cooperative learning model is known as an effective model in increasing student involvement and facilitating collaboration between students to solve problems together. By using a quantitative approach and experimental research design, the sample of this study consisted of class V students of UPT SPF SDN Baddoka, Makassar City. The experimental class that implemented the Make a Match model consisted of 30 students, while the control class consisted of 29 students who used conventional learning methods. The instruments used in this study were a questionnaire to measure learning motivation and a test to measure social studies learning outcomes. Data were collected through pretest and posttest to see the differences in student learning outcomes before and after the implementation of the learning model. The data analysis techniques used were descriptive statistical analysis and t-test to determine significant differences between the experimental and control groups. The results showed that the implementation of the Make a Match cooperative learning model can significantly increase student learning motivation and learning outcomes. Students involved in learning using the Make a Match model showed significant improvements in their motivational aspects and learning outcomes in social studies. The implementation of this model provides a fun, active, and collaborative learning experience for students.
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Heads Together Terhadap Hasil Belajar Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Peserta Didik Di Sekolah Dasar Regina, Angri; Patandean, Agustinus Jarak; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) terhadap hasil belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan model NHT dan kelompok kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data terdiri atas tes hasil belajar pilihan ganda dan tes uraian untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah, masing-masing diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol, baik dalam hasil belajar maupun kemampuan pemecahan masalah. Penerapan model NHT mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran, meningkatkan interaksi antar siswa, dan memperkuat pemahaman konsep melalui diskusi kelompok. Selain itu, model ini juga membentuk tanggung jawab individu dalam kelompok, yang berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan analitis siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis kolaboratif seperti NHT efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Model NHT tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil belajar, tetapi juga secara signifikan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. This study aims to analyze the effectiveness of the Numbered Heads Together (NHT) learning model on elementary school students’ mathematics learning outcomes and problem-solving skills. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design involving two groups: the experimental group using the NHT model and the control group using conventional learning methods. Data collection instruments included multiple-choice tests to assess learning outcomes and essay tests to evaluate problem-solving skills, both administered as pretests and posttests. Data analysis revealed significant differences between the experimental and control groups in terms of both learning outcomes and problem-solving abilities. The implementation of the NHT model encouraged active student engagement, enhanced peer interaction, and strengthened conceptual understanding through group discussions. Furthermore, the model fostered individual accountability within groups, contributing to the development of students' critical and analytical thinking skills. These findings affirm that collaborative learning models such as NHT are effective in improving the quality of mathematics instruction at the elementary level. The NHT model not only enhances academic achievement but also significantly improves students’ problem-solving competencies.
Pengaruh Metode Pembelajaran Outing Class Terhadap Motivasi Belajar dan Keterampilan Sosial Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS Di UPT SPF SD Negeri Baddoka Kota Makassar Arief, Asnawaty; Mislia, Mislia; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran Outing Class terhadap motivasi belajar dan keterampilan sosial peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di UPT SPF SD Negeri Baddoka, Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, baik secara kognitif maupun afektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental design) tipe non-equivalent control group design. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan metode Outing Class dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi belajar dan lembar observasi keterampilan sosial. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan metode Outing Class terhadap motivasi belajar dan keterampilan sosial peserta didik. Peningkatan motivasi belajar ditunjukkan melalui antusiasme, ketekunan, serta kemandirian peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran luar kelas. Sementara itu, keterampilan sosial meningkat melalui kolaborasi, komunikasi efektif, dan kemampuan manajemen diri dalam interaksi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Outing Class merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar, khususnya dalam aspek motivasi dan keterampilan sosial. This study aims to analyze the effect of the Outing Class learning method on students' learning motivation and social skills in Social Studies subjects at UPT SPF SD Negeri Baddoka, Makassar City. The background of this research is rooted in the need for innovative learning strategies that can enhance active student engagement, both cognitively and affectively. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group design model. The sample consisted of two classes: an experimental class applying the Outing Class method and a control class using conventional learning methods. The instruments used included a learning motivation questionnaire and a social skills observation sheet. The results of the Independent Sample T-Test showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of the Outing Class method on students' learning motivation and social skills. Increased learning motivation was observed through students' enthusiasm, persistence, and independence during the outdoor learning activities. Meanwhile, social skills improved through collaboration, effective communication, and self-management in social interactions. The study concludes that the Outing Class method is an effective instructional strategy to enhance the quality of learning processes and outcomes, particularly in terms of motivation and social skills development.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Agustinus Jarak Patandean Agustus Sani Nugroho & Ema Rahmawati Heryaman, Agustus Sani Nugroho & Ahmad Suriansyah Alamsyah, Muh. Nur Alfiannoor, Imam Aliasra, A Fany Amaluddin Amaluddin, Amaluddin Amelia, Fitra Amirin Kusmiran Andi Syam Rizal Andriani, Andi Rezki Angraini, Nurvadillah Anisa Dwirizky Abdullah Apriatama, Dony arham, ihsan Arief, Asnawaty Arif Rahman Asdar Asdar Asdawati, Asdawati Aslamiah Aslamiah Asriani Asriani, Asriani Assagaf, S. Risma Purnamayanti Assagaf Assam, Abdul Aswira, Dhani Ayupratiwi, Gita Bakri, Muhammad Bakri Budirman, Budirman Chairina Chairina, Chairina Da’te, Nurhidayah Desianti, Ika Eka Yunita, Eka Ernianty, Nur Ernianty Fansury, Andi Hamzah Faridh, Miftah Fauziah Fauziah Fikri Fuadi Azmy Fitriani, ita Fitriyanti Fitriyanti Hadiansyah, Hadiansyah Hamid, Sundari Hamsiah, Andi handayani, mei Hani, Sheila Herman, Sudirman Hernawati Hernawati Hiya, Nirmadarningsih Hutagaol, Jarungjung Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Zulfida, Ida Ihsan Ihsan Ihsan Ihsan Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Isdar, Edysul Ismayani Ismayani Janna, Nur Jasdar Agus Jeferson, Angga Jufri Jufri julian, julian Juliana Juliana Kahdijah, Titin Kasma, Andi Sri Rahayu Khatimah, Husnul Khatimah Kurniati Abidin Lahsmin, Yulia Kirana Lapi, Sulaiha Lorna, Lorna LUKMAN ANAS Makdalena, Makdalena Manullang, Marihot Marasabessy, Nafsia Mas'ud Muhammadiah Mayasari, Eka Megawati, Andi Meriana, Annisa Misdawati, Misdawati Mislia, Mislia Misnawati Misnawati Mudinillah, Adam Muh Said Lanto Muh. Said L MUHAMMAD BAKRI Muhammad Basir Muhammad Yunus Muhammad Yunus Yunus, Muhammad Yunus Muhammad Zaini Muis, Andi Abd. Mulia, Ayu Munafri, Yusuf Muniardi, Muniardi Murni Murni Muslimin, Nur Hijriyanah Muthiah K, Iin Muzdalifah, Elva Naldi, Anggun Na’iem, Muharrir Nordiansyah, Nordiansyah Norsafitri, Azizah Novi Dwi Yuliani nur subiantoro Nurhalima, Nurhalima Nurul Amalia Nurul Fuadi Oktarina, Angela Parinduri, Ramadha Yanti Patandean, Agustinus J. Prasepvianto Estu Broto Priono, Joko PURWANTI PURWANTI Purwanti, Ratna Puteri, Erlin Nur Rizky Amalia Rahmi, Isnaini Rahmiyati Rahmiyati, Rahmiyati Ramadhan, Fitriyadi Ramlah Ramlah Rani, Sefrilita Risqi Adikaning Rani, Sefrilita Risqi Adikaning Rani ratih ratih Razali, Muhammad Refnizuida, Refnizuida Regina, Angri Reza Nurul Ichsan Ridwan, Ridwan Ridwang Ridwang, Ridwang RINI RINI Riska Safitri, Riska Rizky Amelia Rosdiana Rosdiana Rosmiati Rosmiati Roswita Oesman Ruga, Ritbey Rusidah, Siti Rusvini, Rusvini Saharuddin, Nurjayanti Sahriana, Sahriana Sahruddin, Alphian Samah, Eri Saparuddin Latu Sari, Riska Mayang Sibuea, Nunti Siregar, Imanuddin Siswahyudianto Siti Aminah Situmeang, Mahyudin Soleh, Nursanti Stevandy, Matias Suhelmi, Suhelmi Sukmawati Sukmawati Sukuria, Sukuria SYAFAR, A. MUHAMMAD Syah, Justiyulfah SYAHYADI, ASEP INDRA Tajudin, Suaib Tampubolon, Manner Taruna Syah, Ikrar Tulim, Anto Ustar, Nur Aisyah Wahyuni, Ayusari Wahyuni, Irmah Winni Astuti, Winni Yani, Lusi Yeriana, Yeriana Yoga Yuniadi Zaid, Muhammad Zakiah, Nur Zamriyetti, Zamriyetti Zelviani, Sri