Claim Missing Document
Check
Articles

Workshop Pembuatan Nugget Dari Olahan Sawi Dan Ikan Nila Sebagai Alternatif Pangan Bernilai Tambah Royanti, Royanti; Almaliya, Alya; Serli, Serli; Ratna, Ratna; Fadillah, Mauliya; Attoriq, Ridho; Laga, Tuezma; Ramadhan, Ahmad
Jurnal Serambi Abdimas Vol 6 No 02 (2025): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/sa.v6i02.15564

Abstract

Diversifikasi pangan menjadi salah satu langkah strategi untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus memperpanjang masa simpan produk segar. Di Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, banyak warga yang berprofesi sebagai petani dan pembudidaya ikan. Sawi menjadi salah satu hasil pertanian utama, sementara ikan nila banyak dibudidayakan oleh warga setempat. khususunya anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), yang membudidayakan sawi. Namun, karena masa simpannya yang singkat, sawi sering kali hanya dikonsumsi dalam bentuk segar, sehingga belum dimanfaatkan secara optimal. Untuk itu, kegiatan ini bertujuan mengenalkan inovasi pengolahan sawi menjadi nugget (SAGET – Sawi Nugget) sebagai alternatif konsumsi dan peluang usaha bagi masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah Action Research (AR), yang diawali dengan penelitian terhadap potensi pengolahan sawi, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan nugget bersama Ibu-ibu KWT, dan diakhiri dengan evaluasi hasil. Dalam workshop ini, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahap pembuatan mulai dari persiapan bahan, pencampuran, pencetakan, hingga proses penggorengan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami teknik pembuatan nugget sawi dan menimbulkan minat untuk mengembangkan produk ini, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun sebagai usaha skala kecil. Dengan pendekatan berbasis riset dan aksi, inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Ponoragan
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Deteksi Dini Resiko Preeklamsiaa menggunakan Aplikasi Digital Kartu Skore Dhiana Setyorini dan Promosi Kesehatan sebagai Upaya Pencapaian SDG'S Muaningsih, Muaningsih; Suriyani, Suriyani; Serli, Serli; Rahayu, Annisa Aulia; Mutmainnah, Aulia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23847

Abstract

ABSTRAK Salah satu komplikasi yang paling berbahaya yang dapat terjadi selama kehamilan adalah preeklamsia, yang merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan janin, terutama di negara-negara berkembang. Setelah usia kehamilan dua puluh minggu, kondisi ini ditandai dengan hipertensi (tekanan darah tinggi) dan proteinuria (protein dalam urin). Salah satu alat inovatif, Kartu Dhiana Styorini Skore (KSDS), dibuat untuk membantu petugas kesehatan mengevaluasi risiko preeklamsia secara sistematis dan akurat. Dengan menggunakan Aplikasi Kartu Dhiana Styorini Skore, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang preeklamsia dan pendampingan deteksi dini. Metode yang digunakan meliputi penggunaan Aplikasi Kartu Dhiana Styorini Skore (KSDS) dan pemberian pelatihan dan pendampingan kepada kader mengenai kondisi preeklamsia ibu hamil. Ada sepuluh kader yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kader lebih memahami preeklamsia. Dengan demikian, 70% kader tidak memiliki pengetahuan yang cukup sebelum pelatihan, tetapi setelah pelatihan sepenuhnya, kader memiliki pengetahuan yang cukup. Selain itu, kemampuan kader untuk menggunakan aplikasi KSDS juga meningkat. Sebelum pelatihan, tidak ada peserta yang bisa menggunakan 0%, tetapi setelah pelatihan, semua peserta sudah bisa menggunakan 100%. Tenaga kesehatan dapat mendeteksi ibu hamil secara dini, terutama preeklamsia, dengan adanya edukasi dan pendampingan kepada kader. Kata Kunci: Preeklamsia, Kader, KSDS.  ABSTRACT One of the most dangerous complications that can occur during pregnancy is preeclampsia, which is a leading cause of maternal and fetal morbidity and mortality, especially in developing countries. After twenty weeks of gestation, this condition is characterized by hypertension (high blood pressure) and proteinuria (protein in the urine). One innovative tool, the Dhiana Styorini Skore Card (KSDS), was created to help healthcare workers systematically and accurately evaluate the risk of preeclampsia. By using the Dhiana Styorini Skore Card Application, this service aims to increase knowledge about pre-eclampsia and early detection support. The methods used include using the Dhiana Styorini Skore Card Application (KSDS) and providing training and support to cadres regarding pre-eclampsia in pregnant women. There were ten cadres who participated in the activity. The results of the service show that the cadres understand preeclampsia better. Thus, 70% of the cadres did not have sufficient knowledge before the training, but after the training was complete, the cadres had sufficient knowledge. Additionally, the ability of the cadres to use the KSDS application has also increased. Before the training, no participants could use 0%, but after the training, all participants could use 100%. Healthcare workers can detect pregnant women early, especially for preeclampsia, with education and support provided to community health volunteers.Keywords: Preeclampsia, Cadres, KSDS.
Faktor–faktor penghambat pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit (SMK3RS) pada perawat Linda, Herna; Serli, Serli
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 3 (2026): March Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i3.2595

Abstract

Background: The Hospital Occupational Safety and Health Management System (SMK3RS) is a system designed to manage, monitor, and improve occupational safety and health in the hospital environment. Optimal implementation of SMK3RS is crucial for reducing the risk of workplace accidents and occupational diseases and improving the quality of healthcare services. Purpose: To determine the relationship between inhibiting factors including knowledge, attitudes, and K3RS training on the implementation of SMK3RS among nurses. Method: This study employed an analytical design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 89 respondents selected using accidental sampling. The independent variables included knowledge, attitudes, and K3RS training, while the dependent variable was the implementation of SMK3RS. Data were analyzed univariately and bivariately using the Chi-Square test. Results: Most respondents had a good SMK3RS implementation category, namely 84 respondents (100%). There was a significant relationship between knowledge and SMK3RS implementation (p-value = 0.000), attitude and SMK3RS implementation (p-value = 0.000), and K3RS training and SMK3RS implementation (p-value = 0.000). Conclusion: Knowledge, attitudes, and training in occupational safety and health (K3RS) are significantly related to the implementation of SMK3RS. Continuous education and training are needed to increase nurse awareness and participation in implementing occupational safety and health in hospitals.   Keywords: Attitude;  K3RS Training; Knowledge; SMK3RS.   Pendahuluan: Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (SMK3RS) merupakan sistem yang dirancang untuk mengelola, mengawasi, dan meningkatkan keselamatan serta kesehatan kerja di lingkungan rumah sakit. Penerapan SMK3RS yang optimal sangat penting untuk menurunkan risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan faktor penghambat yang meliputi pengetahuan, sikap, dan pelatihan K3RS terhadap pelaksanaan SMK3RS pada perawat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 89 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan, sikap, dan pelatihan K3RS, sedangkan variabel dependen adalah pelaksanaan SMK3RS. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki kategori pelaksanaan SMK3RS yang baik yaitu sebanyak 84 responden (100%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan pelaksanaan SMK3RS (p-value = 0.000), sikap dengan pelaksanaan SMK3RS (p-value = 0.000), serta pelatihan K3RS dengan pelaksanaan SMK3RS (p-value = 0.000). Simpulan: Pengetahuan, sikap, dan pelatihan K3RS berhubungan signifikan dengan pelaksanaan SMK3RS. Peningkatan edukasi dan pelatihan berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi perawat dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit.   Kata Kunci: Pengetahuan; Pelatihan K3RS; Sikap; SMK3RS.
Analisis Kemampuan Membaca Kelas III SD Negeri 31 Mataram Aulia, Rizka; Rasma, Rizkia; Kandias, Saidul; Serli, Serli; Astiana, Windi; Witono, Hari; Ibrahim, Ibrahim
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In life, reading has an important role because reading is one of the ways used to increase knowledge. The goal of reading skills is so that students can understand texts and become better communicators. This research was conducted with the aim of analyzing the reading abilities of grade 3 students at SDN 31 Mataram. The research methodology used is descriptive qualitative with data collection techniques through tests, observations and interviews. This research resulted in eight students having good reading abilities, three students having fairly good reading abilities, and one student having very poor reading abilities. Based on the findings from tests, observations, and interviews conducted for this research, three conclusions can be drawn about the reading abilities of grade 3 students at SDN 31 Mataram: some of them are proficient readers. Other students' reading abilities ranged from very poor to sufficient.
Co-Authors A. Khairinisa, Miski Adam Adam Aditya, Yolenta Afriansa, Muh. Aghliyah, Suci Putri Agus Pramono Ahmad Ramadhan Ahmad, Muhammad Iqbal Albert Rufinus Almaliya, Alya Amaliah, Resky amelia rumi, amelia Andi Fitrah Ramadhanty Anisya Dwi Oktaviani Annisa Annisa Anshar Rante Arda, Darmi Arham, Muh. Aslam Aslam, Aslam Asriana, Zul Astiana, Windi Atika, Zummatul Attoriq, Ridho Aulia R, Rezqiqah Aulia, Rezqiqah AULIA, RIZKA Auliya Citra Banne Tondok, Santalia Dahniar Darmawati Darmawati Darmi Arda Dayanti, Dayanti Demianus Tafor Dita, Ni Nyoman Djau, Nurmila Sari Ekawati, Nur Fachry Abda El Rahman Fadillah, Mauliya Fa’uzobihi, Fa’uzobihi Haida Fitri Hairuddin K., Hairuddin K. Hasanah, Uhwah Hidayat, Muhammad Hazrul Husaipah, Syafitra Ibrahim Ibrahim Inayah A.M, Muh. Intan, Pebilia Iqbal Ahmad, Muhammad Jadil, Indra Jamaluddin, Indra Prastiwi Jelita, Dian Junaidin Junaidin K, Hairuddin Kadir, Erni Kaffah Imanuddin M R Santosa Kandias, Saidul Kristian, Kristian Kunaryanti, Kunaryanti Kurniawati Kurniawati Laga, Tuezma Lala, Nursyamsi Norma Latif, Sarifudin Andi Lharasati Dewi Linda, Herna M, Irmawati Malaha, Naomi Marsela Puji Lestari Marzuki, Maryam Masdarwati, Masdarwati Maulida, Farah Mei Mayasari, Eka Miranda, Miranda Muaningsih, Muaningsih Muhammad Faisal Muhammad Syafri, Muhammad Mustari, Sahdan Mutmainna, Wahda Mutmainnah, Aulia Nasaruddin Nasaruddin Natasya, Putri Nazruddin Safaat H Ninda Nur Hikma Nurhidayat Nurhidayat Nursinah, Andi Nurul Fajri Oktanti, Revalina Aurelia Oxtapianus Tawarik Pannyiwi, Rahmat Parawansa, Dirgah Agum Purwanti, Rani Putra, Trischa Relanda Putri Rindiyani Rahayu, Annisa Aulia Rahma, Rika Rahmapatta, Rahmawati Patta Rahmat, Rezqiqah Aulia Raid Azhar Romadhan Rasma, Rizkia Rasyid, Djusmadi Ratna Ratna Resa, Asmirindah Rika, Rika Risnawita Risnawita, Risnawita Riyanto Riyanto Rosida Rosida Royanti, Royanti Ruben, Sethiana Dewi Rujianto Eko Saputro Sagira, Adella Satria Satria, Satria Septi, Widya Setiawan, Ito Setyaningsih, Gustin Sima, Yenny Solihin Solihin St. Harpiani Sukmawati Sukmawati Supriatin Supriatin, Supriatin Suriyani Suriyani, Suriyani Surmiya Wati, Hermika Syam, Rosida Syaputri, Fatjrina Syarifuddin Yusuf Syarifuddin, Nuryani Tasnim Rahmat, Tasnim Tuminah Tuminah Viandrayanti, Asri WAHYUNI, CITRA Wanda Giovani Werdyaningsih, Endang Winda Istiandini Witono, Hari Yermi, Yermi Yeyen Damanik Yuli, Dian Meiliani Yulis, Dian Meiliani Yunita, Ika Romadoni Yusni Khairul Amri Yusriadi Yusriadi Yusrianto, Yusrianto Yusuf, Aril