p-Index From 2021 - 2026
11.556
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Humano: Research Journal Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Abdimas Universal Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Health Sciences Research and Development (IJHSRD) PENGABDI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL ETNIK : Jurnal Ekonomi dan Teknik Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Online Learning in Educational Research Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Internet of Things and Artificial Intelligence Journal Indonesian Journal of Fundamental Sciences Teknovokasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Terapan Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Information Technology Education Journal International Journal of Environment, Engineering, and Education Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Journal of Security, Computer, Information, Embedded, Network and Intelligence System Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Jurnal Sipakatau Journal of Progressive Information, Security, Computer and Embedded System Jurnal MediaTIK Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Jurnal MEKOM: Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Media Elektrik UNM Journal of Technology and Vocational Jurnal MediLab Mandala Waluya Variable Research Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN JUMLAH SEL DARAH (LEUKOSIT,TROMBOSIT DAN ERITROSIT PADA PENDERITA DIABETES MILETUS TIPE 2 DENGAN ULKUS DIABETIKUM DAN YANG TIDAK MENGALAMI ULKUS DIABETIKUM DI RSUD KAB.BOMBANA Sanatang; Titi Purnama; Nur Safitri
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal MediLab Mandala Waluya
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.6.2.4

Abstract

DM Tipe 2 adalah penyakit yang ditandai dengan kenaikan kadar glukosa darah yang disebapkan oleh resistensi insulin. Dm Tipe 2 dapat menyebapkan komplikasi seperti ulkus diabetikum. ulkus dapat mempengaruhi jumlah sel darah pada manusia. Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui perbandingan jumlah eritrosit, leukosit dan trombosit pada penderita DM Tipe 2 dengan ulkus diabetikum dan yang tidak mengalami ulkus diabetikum di RSUD Kabupaten Bombana. Jenis penelitian megunakan compreative study dengan rancangan ekperimen laboratory jumlah sampel sebanyak 22 responden 11 responden yang mengalami ulkus dan 11 responden yang tidak mengalami ulkus. hasil penelitian menunjukan bahwa pada penderita diabetes miletus Tipe 2 yang mengalami ulkus dan yang tidak mengalami ulkus diabetik di peroleh hasil pemeriksaan sel darah eritrosit dapat dilihat bedasarkan nilai signifikan 0,170 bahwa tidak terdapat perbedaan jumlah eritrosit, dan pada hasil pemeriksaan sel darah trombosit nilai signifikan 0,743 tidak terdapat perbedaan jumlah trombosit Sedangkan pada hasil pemeriksaan jumlah sel leukosit nilai signifikan 2,361 terdapat perbedaa pada responden yang mengalami ulkus diabetik dan yang tidak mengalami ulkus diabetik Kesimpulan pada hasil pemeriksaan jumlah sel darah eritrosit,trombosit, tidak terdapat perbedaan pada penderita DM tipe 2 yang ulkus dan yang tidak ulkus sedangkan jumlah leukosit terdapat perbedaan pada penderita DM tipe 2 yang ulkus dan yang tidak ulkus,
ANALISIS KADAR HEMOGLOBIN DAN KADAR LEUKOSIT PADA BALITA PENDERITA STUNTING DI PUSKESMAS LEPO-LEPO Sanatang; Irmayni Saripa Yustia
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal MediLab Mandala Waluya
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.6.2.5

Abstract

Stunting merupakan salah satu indikator malnutrisi kronik yang terjadi akibat defisiensi asupan zat gizi atau penyakit infeksi yang terjadi dalam jangka waktu yang lama.Stunting menjadi masalah kesehatan global dan diderita sekitar 165 juta anak di seluruh dunia. Data prevalensi anak balita stunting yang dihimpun World Health Organization (WHO) tahun 2018 menyebutkan Indonesia termasuk negara ketiga dengan prevalens tertinggi di South-East Asian Region setelah Timor Leste (50,5%) dan India (38,4%) yaitu sebesar 36,4% Provinsi Sulawesi Tenggara sendiri mengalami stunting dengan prevalensi sebesar 31,4%. Kota Kendari adalah daerah dengan masalah gizi dan kesehatan masyarakat yang masih perlu mendapat perhatian, faktanya bahwa prevalensi balita stunting sebesar 28,6%.Puskesmas Lepo-Lepo Memiliki 15 kasus penderita stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kadar hemoglobin dan kadar leukosit pada balita penderita stunting di Puskesmas Lepo-Lepo . Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan rancangan observasi. Populasi pada penelitian ini Balita penderita stunting yang berjumlah 15 orang, Sampel diperoleh dengan metode slovin sehingga di peroleh 13 orang.Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis menggunakan uji deskriptif diperoleh jumlah hemoglobin normal sebanyak 5 responden (40%) dan rendah sebanyak 8 responden (60%) yang berarti dari 13 sampel balita penderita stunting, lebih banyak yang mengalami penurunan kadar hemoglobin. Sedangkan kadar leukosit tinggi sebanyak 8 responden (60%) dan jumlah leukosit normal 5 responden (40%). Yang berarti bahwa dalam 13 sampel balita penderita stunting lebih banyak diperoleh kadar leukost abnormal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa balita penderita stunting rentan terkena anemia berdasarkan kadar hemoglobin, sedangkan penderita leukosit juga mengalami leukositosis berdasarkan kadar leukosit. Disarankan bagi instansi untuk orang tua dapat meningkatkan kebutuhan gizi pada anak semasa kecil agar gizi terpenuhi secara baik.
Identifikasi Protein Toxoplasma Pada Serum Peternak Unggas Di Kota Kendari Dengan Menggunakan Metode sodium Dodesil Sulfat- Poly Akrilamide Gel Elektroforesis (SDS-PAGE) Sanatang; Wa Ode Hartati
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal MediLab Mandala Waluya
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.5.1.1

Abstract

Kasus Toxoplasmosis pada manusia masih menjadi masalah kesehatan yang perlu penanganan serius di Indonesia. Toxoplasmosis merupakan penyakit infeksi disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii.Tujuanya yaitu Untuk Mengidentifikasi jenis Protein Toxoplasma Pada serum peternak unggas di Kota Kendari dengan menggunakan metode SDS-PAGE, Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Kuantitatif dengan desain Deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah serum peternak unggas yang ada di baruga, kambuh dan abeli sejumlah 13 sampel. Dari hasil penelitian sampel identifikasi 3 protein Hasil yang didapatkan yaitu pada protein surface antige 1 dengan berat molekul yang didapatkan 33,16 kDa, pada protein sialid acid binding pro dengan berat molekul 50,65 kDa, sedangkan pada protein chaptesin Protein L tidak diperoleh berat molekul yang diinginkan. Berdasarkan kesimpulan peneltian diatas penelitian ini bisa dijadikan sebagai reverensi peneliti selanjutnya , dan bisa dilakukan penelitian dengan prtorein yang sama dengan penderita Toxoplasma.
IDENTIFIKASI BAKTERI VIBRIO SP PADA KOREAN FOOD YANG BELUM DIOLAH MENGGUNAKAN METODE KULTUR DAN PCR (POLYMERASE CHAIN REACTION ) Sanatang; Toto Surianto; Ummy Sri Mulyani
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal MediLab Mandala Waluya
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.7.1.3

Abstract

Korean food merupakan jenis makanan yang telah banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia. Umumnya bahan dasar yang terdapat pada Korean food adalah seafood (Makanan hasil laut). Proses pengolahan Korean food yang kurang higenis dapat menyebabkan kontaminasi bakteri salah satunya adalah bakteri vibrio sp.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi adanya bakteri Vibrio sp pada Korean food. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriftif. Populasi pada penelitian ini makanan Korea yang belum diolah yang di ambil dari 3 toko di Kota Kendari. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah daging (beef), baso udang, kerang, salmon dan tuna. Metode yang digunakan yaitu dilakukan proses pengenceran, penanaman pada media NA dan TCBS, uji biokimia, isolasi DNA, pengukuran konsentrasi DNA dan Amplifikasi DNA 16S rDNA. Hasil penelitian didapatkan 5 sampel ditemukan ciri bakteri genus Vibrio sp pada media TCBS dan TSIA, pada uji katalase 5 isolat positif, sedangkan pada uji biokimia MR-VP diperoleh 4 isolat positif dan VP 5 Isolat negatif, serta uji SIM pada 5 Isolat negatif dan untuk uji Molekuler dengan gen 16S rDNA pada 5 isolat didapatkan pita DNA dengan panjang 1500 bp. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa dengan metode kultur diperoleh semua sampel Korean food yang belum diolah terkontaminasi bakteri Vibrio sp serta dengan menggunakan metode molekuler diperoleh pita DNA berukuran 1500 bp. Saran untuk penelitian selanjutnya dilakukan sekuensing pada isolat bakteri yang diperoleh pada penelitian ini.
ANALISIS MOLEKULER BAKTERI ASAM LAKTAT PADA ISOLAT MEKONIUM BAYI BARU LAHIR MENGGUNAKAN PRIMER 16sRNA METODE PCR (POLYMERASE CHAIN REACTION) Sri Anggarini Rasyid; Sanatang; Nasti
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal MediLab Mandala Waluya
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.7.1.5

Abstract

Mekonium adalah suatu materi berwarna hijau gelap yang terdapat dalam saluran cerna janin dalam kandungan. Mekonium tersebut terdiri dari sekresi gastrointestinal fetus, sel debris, mucus, darah, lanugo, dan verniks. Tujuan penelitian ini untuk mendeteksi potensi Bakteri Asam Laktat pada mekonium bayi baru lahir dengan menggunakan metode PCR (polymerase Chain Reaction).Hasil pembiakkan pada media MRSA menunjukkan pertumbuhan koloni mekonium bayi yang mengkonsumsi susu formula (F13A, F23A,F34A, F12B, dan F11D) mekonium bayi yang lahir secara Caesar ( C23A) dan mekonium bayi yang mengkonsumsi ASI (A11A dan A14A) , sedangkan pada mekonium bayi yang lahir Normal tidak ada pertumbuhan koloni. Hasil karakterisasi morfologi ini menunjukkan bahwa pada sampel mekonium bayi yang baru lahir dengan 4 kategori yaitu mekonium bayi yang mengkonsumsi ASI, mekonium bayi yang mengkonsumsi susu formula, mekonium bayi yang lahir secara normal dan mekonium bayi yang lahir secara caesar menunjukkan hasil morfologi koloni yang sama yaitu berbentuk bulat, berukuran besar, berwarna putih atau krem dengan tepi utuh. Selanjutnya pada uji pewarnaan gram semua sampel teridentifikasi sebagai bakteri gram postif dengan bentuk coccus, pada uji katalase semua sampel merupakan bakteri dengan katalase negatif. Hasil identifikasi menggunakan PCR ditemukan pita DNA pada semua sampel. Pita DNA yang terbentuk di perkirakan berada pada target 1300 bp. Berdasarkan hasil tersebut dapat diasumsikan bahwa sampel tersebut merupakan Bakteri asam laktat. Diperlukan pengujian selanjutnya dengan menggunakan metode PCR yang berbeda dan menggunakan primer spesifik Bakteri Asam Laktat untuk memperoleh keseragaman hasil isolat dalam menentukan jenis Bakteri asam Laktat. Untuk menentukan jenis bakteri dapat dilanjutkan ke tahap Sequencing.
DETEKSI BERAT MOLEKUL PROTEIN LITHOSTHATINE-1 β (REG-1B) PENANDA CEDERA USUS PADA ANAK PENDERITA STUNTING DI WILAYAH KERJA BLUD UPTD PUSKESMAS BENU-BENUA KOTA KENDARI Sanatang; Ulfah Khairul Nissa; Leniarti Ali
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 7 No. 2 (2023): JURNALMEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.7.2.11

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang. Protein Lithostathine 1β (REG 1B) terbentuk jika terjadi cedera usus pada anak yang dapat disebabkan oleh adanya gangguan mikroorganisme yang merugikan. Tujuan diproduksinya protein Lithostathine 1β (REG 1B) adalah untuk memperbaiki sel-sel yang telah rusak pada usus. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui adanya cedera usus pada anak stunting. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif untuk mengetahui berat molekul protein Lithostathine 1β (REG 1B) pada sampel serum anak penderita. Populasi dalam penelitian ini adalah 18 anak penderita stunting di BLUD UPTD Puskesmas Benu-Benua. Jumlah sampel yang digunakan adalah 8 anak. Metode penelitian berupa ekstraksi protein, pemurnian protein dan pengukuran kadar protein menggunakan metode SDS-PAGE. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh karakteristik umur 12-23 bulan berjumlah 2 (25%) anak dan umur 24-59 bulan berjumlah 6 (75%) anak. Untuk karakteristik berdasarkan jenis kelamin laki-laki berjumlah 5 (62,5%) anak dan perempuan berjumlah 3 (37,5%) anak. Berdasarkan status stunting terdapat 2 (25%) anak dengan status sangat pendek dan 6 (75%) anak dengan status pendek. Pada 8 anak penderita stunting yang dilakukan terdapat 1 (12,5%) anak penderita stunting yang kemungkinan positif mengalami cedera usus dan 7 (87,5%) anak yang tidak mengalami cedera usus. Keadaan ini dibuktikan dengan terbentuknya pita protein lithostathine 1β (REG 1B) dengan berat molekul 16 kDa pada sampel ketiga. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian adalah pada anak penderita stunting bahwa dari 8 responden anak penderita stunting 1(12,5%) responden diperoleh kemungkinan mengalami cedera usus. Hal tersebut ditandai dengan ditemukannya Protein Lithostathine 1β (REG 1B) dengan berat molekul 16 kDa. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk mendeteksi Protein Lithostathine 1β (REG 1B) pada pasien dengan kasus kanker kolon, diharapkan pula untuk membahas protein lain yang dapat berkaitan dengan kejadian stunting.
UJI POTENSI EFEKTIVITAS SUPERNATAN BAKTERI ENDOFIT KULIT PISANG (Musa paradisiaca) SEBAGAI ANTIHIPERURISEMIA DENGAN MENGGUNAKAN MENCIT YANG DIINDUKSI KALIUM OKSONAT Sanatang; Satriani Syarif; Nurhidayah Azis
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 8 No. 1 (2024): JURNALMEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.08.01.06...

Abstract

Hiperurisemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh penumpukan kristal monosodium urat di jaringan sendi. Menurut WHO menyatakan bahwa angka kejadian hiperurisemia sekitar 1-4% dari pipulasi umum. Salah satu pengobatan dari penyakit hiperurisemia adalah allopurinol. Efek pengobatan jangka panjang dari allopurinol adalah kerusakan pada ginjal, sehingga membutuhkan pengobatan alternatif yang lebih aman bagi kesehatan. Bakteri endofit dari kulit pisang dapat menghasilkan senyawa yang mengandung flavonoid yang dapat menjadi alternatif pengobatan hiperurisemia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan penurunan kadar hiperurisemia dengan menggunakan supernatan dari bakteri endofit kulit pisang terhadap mencit yang telah diinduksi kalium oksonat. Jenis Penelitian ini bersifat eksperimen. Adapun tahapan penelitian meliputi peremajaan isolat bakteri endofit kulit pisang yang terdapat dilaboratorium mikrobiologi Universitas mandala waluya, ekstraksi free cell isolat bakteri dan yang digunakan adalah supernatan dari isolat bakteri KPM2. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 9 ekor mencit, masing-masing mencit dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok I kontrol positif (allopurinol) 10 mg/kg bb sebanyak 1 ml, kelompok II kontrol negatif (Na CMC 0.5 %) sebanyak 1 ml dan kelompok uji (supernatan isolat bakteri KPM2) sebanyak 0.1 ml secara peroral setelah 1 jam diinduksi kalium oksonat. Setelah 90 menit perlakuan kemudian diukur kadar asam urat akhir dan dibandingkan dengan kadar asam urat awal. Berdasarkan hasil pengukuran asam urat mencit, pada kelompok I kontrol positif (allopurinol) terjadi penurunan rata-rata kadar asam urat sebesar 3.2 mg/dl, kelompok II (Na CMC 0.5 %) penurunan dengan rata-rata 0.1 mg/dl, dan kelompok supernatan isolat bakteri KPM2 dengan penurunan 2.3 mg/dl. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa supernatan yang dihasilkan oleh isolat bakteri KPM2 memiliki kemampuan dalam penurunan kadar hiperurisemia dengan menggunakan supernatan dari bakteri endofit kulit pisang terhadap mencit yang telah diinduksi kalium oksonat.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KADAR HEMOGLOBIN DAN KADAR BESI (SI) TERHADAP KETIDAKTERATURAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS UNIVERSITAS MANDALA WALUYA Asfani Yuhadi; Sanatang; Sitti Masriwati; Suci Regisca Aulia Rahmadani
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 8 No. 1 (2024): JURNALMEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.5.1.4.ll.

Abstract

Berdasarkan survey pendahuluan yang telah dilakukan pada mahasiswi D-IV TLM didapatkan informasi secara acak dari angkatan 2019 sampai angkatan 2022 yang berjumlah 435 orang perempuan, terdapat 10 mahasiswi wanita yang mengeluh bahwa siklus menstruasinya tidak teratur seperti lamanya waktu menstruasi berbeda-beda tiap bulannya, darah yang keluar sangat banyak tapi kadang sangat sedikit dan singkat, jumlah jeda hari (siklus) antara waktu menstruasi tidak teratur. Setiap siklus menstruasi kurang lebih sebanyak 42 mg zat besi yang keluar, diperkirakan saat siklus menstruasi wanita akan kehilangan rata-rata kurang dari 60 ml darah. Sehingga wanita yang kehilangan darah lebih dari 60 ml akan mengalami penurunan dalam jumlah simpanan zat besi yang membuat kadar hemoglobin menjadi menurun. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kadar hemoglobin dan kadar besi (SI) terhadap ketidakteraturan siklus menstruasi. Jenis penelitian ini adalah deskripstif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 10 responden sedangkan sampel dengan menggunakan total sampling sebanyak 10 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kuantitatif dengan pengukuran hemoglobin menggunakan metode POCT (Point of Care Testing) dan pengukuran kadar serum iron dengan menggunakan metode enzymatik (TMS 1024i). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dari 10 responden yang mengalami siklus menstruasi tidak normal sebanyak 5 responden memiliki kadar hemoglobin tidak normal (<12 g/dl) dan sebanyak 5 responden memiliki kadar hemoglobin normal (12-15 g/dl). Dari 10 responden yang mengalami siklus menstruasi tidak normal sebanyak 4 responden memiliki kadar besi (SI) tidak normal (<37 µg/dL) dan sebanyak 6 responden memiliki kadar besi (SI) normal (37-160 µg/dL). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara signifikan antara kadar hemoglobin dan serum iron terhadap ketidakteraturan siklus menstruasi pada mahasiswi D-IV Teknologi Laboratorium Medis. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti dapat menggunakan jumlah sampel yang berbeda dan meneliti lebih banyak lagi variabel yang tidak diteliti oleh peneliti.
GENOTYPING GEN ICAM-1 PADA IBU PREEKLAMPSIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE POLYMERASE CHAIN REACTION RESTRICTION FRAGMENT LENGTH POLYMORPHISM (PCR-RFLP) Satriani Syarif; Dian sasmita; Sanatang
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 8 No. 1 (2024): JURNALMEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883.999i

Abstract

Preeklampsia adalah komplikasi kehamilan pada trimester 2 dan trimester 3 yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria yang terjadi setelah minggu ke-20 kehamilan. Invasi trofoblas pada arteri spiralis uterus dengan gejala klinis hipertensi, proteinuria dan edema, yang berasal dari perubahan patologis dalam vaskularisasi endotelium ibu atau mengakibatkan disfungsi endotel pada plasenta. Preeklampsia meningkatkan ekspresi molekul adhesi ICAM-1 pada permukaan sel endotel yang berinteraksi dengan ligannya pada permukaan leukosit. Munculnya sitokin inflamasi mengakibatkan peningkatan aktifitas makrofag dan netrofil pada pembuluh darah arteri spiralis sehingga akan mengakibatkan disfungsi endotel. Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya genotip gen ICAM-1 pada ibu preeklampsia dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction-Restriction Fragment Length Polymorphism (PCR-RFLP). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif laboratorium. Populasi dalam penelitian ini yaitu pada ibu preeklampsia yang berumur 26-40 tahun dengan usia kehamilan ≥ 20 minggu (Trimester 2 dan trimester 3) sebanyak 6 responden. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Polymerase Chain Reaction-Restriction Fragment Length Polymorphism (PCR-RFLP) dengan menggunakan enzim retriksi BstU1 (Bsh1236I). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa hasil visualisasi tersebut dari 6 sampel pasien preeklampsia diperoleh hasil 4 positif (66%) yang menjadi gen ICAM-1. Hasil PCR dengan menggunakan serum pasien ibu preeklampsia adalah genotipe KK (100 %) ditandai dengan adanya hasil positif gen ICAM-1 pada 4 sampel dengan terbentuk pita DNA berukuran 223 bp dan setelah dilakukan digesti DNA dengan enzim retriksi BstU1 (Bsh1236I) ditemukan hasil membawa genotipe KK terbentuk pita DNA berukuran 223 bp (50%) dan genotipe EK terbentuk pita DNA berukuran 223 bp, 136 bp dan 87 bp (50%) yang menandakan adanya mutasi gen ICAM-1, sedangkan pada genotipe EE (0%). Kesimpulannya Polimorfisme gen ICAM-1 exon 6 pada serum pasien ibu preeklampsia dengan menggunakan enzim retriksi BstU1 (Bsh1236I) diperoleh hasil pita DNA yang berukuran 223 bp (KK) dan 223 bp, 136 bp dan 87 bp (EK) yang menandakan adanya mutasi gen ICAM-1.
DETEKSI PROTEIN AEG-1 PADA PEKERJA INDUSTRI PENGOLAHAN NIKEL DI KECAMATAN MOROSI MENGGUNAKAN METODE SODIUM DODESILSULFAT POLIAKRILAMIDA GEL ELEKTROFORESIS (SDS-PAGE) Sanatang; Erwin Azizi Jayadipraja; Fardila Santi
Jurnal MediLab Mandala Waluya Vol. 8 No. 2 (2024): JURNAL MEDILAB MANDALA WALUYA
Publisher : Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Pengolahan nikel menghasilkan unsur kimia berbahaya yang dapat mempengaruhi kualitas udara, sehingga apabila nikel masuk kedalam tubuh manusia melalui inhalasi, oral dan dermal maka nikel diserap dalam darah dan terakumulasi didalam tubuh pekerja industri pengolahan nikel sehingga dapat menyebabkan kanker. Salah satu protein penanda kanker yaitu AEG-1 yang diekspresikan secara berlebihan pada semua kanker dan secara bertahap meningkat seiring dengan proses perkembangan kanker, dan tingkat ekspresi AEG-1 jelas berkorelasi dengan prognosis pasien yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi protein AEG-1 dalam sampel darah pekerja industri pengolahan nikel di kecamatan Morosi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja industri pengolahan nikel divisi smelter berjumlah 36 orang, dengan teknik penarikan sampel secara Accidental Sampling., dengan jumlah sampel 14 orang. Metode pemeriksaan menggunakan metode Sodium Dodesilsulfat Poliakrilamida Gel Elektroforesis (SDS-PAGE). Hasil penelitian ini menunjukkan dari 14 sampel terdapat 65 pita-pita protein dengan berat molekul yang berbeda. Terdapat 7 sampel (S1, S3, S4, S8, S9, S11, dan S12) menunjukan berat molekul protein AEG-1 berkisar antara 70-80 kDa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat protein AEG-1 pada 7 sampel serum pekerja industri pengolahan nikel. Sebaiknya pekerja industri pengolahan nikel lebih memperhatikan dan mentaati peraturan keselamatan kerja tentang penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja dilingkungan industri  pengolahan nikel dan  untuk penelitian yang lebih lanjut agar lebih spesifik melakukan pemeriksaan terhadap pekerja industri pengolahan nikel tentang jenis kanker yang diakibatkan oleh paparan nikel.
Co-Authors Abdul Muis Mappalotteng Abdul Wahid Abdul Wahid Abdul Wahid Achmad Chaerul Rosiqin. Z Adiba, Fhatiah Adilah Eka Putri Agusnaya, Nurrahmah Agustiah Agustiah Agustiah Ahmad Nurfauzan Ajul Manabi Tinulu Akbar, Muh. Akhyar Muchtar Al Imran Alimuddin Sa'ban Miru Alimuddin Sa’ban Miru Amukune, Stephen Anas Arfandi Andi Baso Kaswar Andi Baso Kaswar Arifiyanti, Fitria Armayani Asdaqul Khair Asfani Yuhadi Ashari, Hilda Aulyah Zakilah Ifani BAKHRANI RAUF Charles Luis Yaas Della Fadhilatunisa Dewi, Shabrina Syntha Dhetryansah, Andi Dian Sasmita Dinda Hummayra Dinda Hummayra Dirawan, Gufran Darma Dwi Hastuti Hidayat Dyah Vitalocca Erwin Azizi Jayadipraja, Erwin Azizi Fardan, Muhammad Fardila Santi Fatahillah, Fatahillah Fathahillah Fathahillah Fathahillah Fathahillah Fauziah Lana, Nur Firdaus Firdaus Firdayanti Firmansyah Firmansyah S Fitri Rachmilah Fadmi Gerung, Jumartin Gowa, Srijadi Harifuddin Haripuddin . Hasrul Bakri Hasrul Hasrul Helni Hidayat, Almisri Idhul Sawitra Lajambu Indra Restu Irmayni Saripa Yustia Irvanshah Irvanshah Irwandi Irwansyah Suwahyu Ismail, Muhammad Aqmal Iwan Suhardi Jamila Jamila Jamila Jumadi Mabe Parenreng Karim, Sugeng A. Kartini, Sapril Kaseng, Ernawati S. Kholik Prasojo Kurnia Prima Putra Lavicza, Zsolt Leniarti Ali Lisnawati Lisnawati Lu'mu M Zulfikar Ilham M, Trisman M, Wahyu Hidayat M. Miftach Fakhri M. Zulfiqar Ilham Mangesa, Riana T Marseylah Marwan Ramdhany Edy Massikki, Massikki Matius Rimbe Matius Rimbe Muh. Ihsan Zulfikar Muhammad Fajar B Muhammad Hasan Z Muhammad Idris Arif Muhammad Nurfauzi Muhammad Syafaat Ilsyah Muhammad Yahya Mustari S. Lamada Nadiah Nadiah Nadiah Nasti Nazaruddin Nazaruddin Ninik Rahayu Ashadi Nur Safitri Nurfuadiah, Hasni Nurhidayah Azis Nurjannah, Elma Nurul izzati inayah Nurul Mukhlisah Abdal nurul mutmainnah Octavia, Suci Anita Oktavia, Elin Pattiroi, Muhammad Nauval Purnama, Titi Purnamasari, Wa Ode Gustiani Purnamawati Purnamawati Qadratillah, Dyah Rasyid, Sri Anggarini Rezky Wulandari Balulu Riana T. Mangesa Riana T. Mangesa Ridwan Daud Mahande Riska, Muhammad Ruslan Satria Gunawan Zain Satriani Syarif Serly Setialaksana, Wirawan - Shabrina Syntha Dewi Sherina Indah Sintia Wulandari Sitti Masriwati Soeharto Soeharto St. Diva Az-zahra Suci Regisca Aulia Rahmadani Sugeng A. Karim Sugeng A. Karim Suhartono Sulaiman, Dwi Rezky Anandari Sunarsih Syafaa, Sitti Nur Syahrul Syahrul Syamsidah Syamsidah, Syamsidah Syawal Abdurrahman Teguh, Ririn Titi Purnama Tjandi, Yunus Toto Surianto Trisnawarti Ode Udin Sidik Sidin Udin Sidiq Sidin Ulfah Khairul Nissa Ummy Sri Mulyani Vicha Nur Fathanah Vinni Melfionita Vinni Melfionita Wa Ode Hartati Wahyu Djuddah Wahyu Hidayat M WAHYUDI Waino Wiwik Sutami Wiwik Sutami Yayu Sri Rahayu Yuhadi, Asfani Yuliastri, Wa Ode Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zulfikar, Muh. Ihsan Zulhajji Zulhajji, Zulhajji Zulvita