p-Index From 2021 - 2026
30.987
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Kurios Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Jurnal Teologi Berita Hidup Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Jurnal Gamaliel Teologi Praktika The Way: Jurnal Teologi dan Kependidikan Manna Rafflesia PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Diegesis: Jurnal Teologi KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Jurnal Shanan JURNAL TERUNA BHAKTI JURNAL TEOLOGI GRACIA DEO EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Jurnal Teologi Praktika Didache: Journal of Christian Education Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi LOGIA : Jurnal Teologi Pentakosta Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi dan Pendidikan SHAMAYIM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Jurnal Teologi (JUTEOLOG) CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK) Transformasi Fondasi Iman Kristen dalam Pelayanan Pastoral di Era Society 5.0 Jurnal DIDASKO Jurnal Teologi Amreta Matheteuo TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Sabda : Jurnal Teologi Kristen ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial, dan Budaya KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen Dunamos: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika Illuminate: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen THRONOS: Jurnal Teologi Kristen Real Coster ALUCIO DEI Metanoia : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Jurnal Salvation Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Shalom: Jurnal Teologi Kristen PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi/Kependetaan DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Voice of HAMI REAL DIDACHE: Journal of Christian Education MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Widyadewata: Jurnal Balai Diklat Keagamaan Denpasar Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Jurnal Missio Cristo Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Theologia Insani: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Lentera Nusantara TEMISIEN: Jurnal Teologi, Misi, dan Entrepreneurship Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Redominate : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani Jurnal Efata: Jurnal Teologi dan Pelayanan HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen EUANGGELION: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Discreet: Journal Didache of Christian Education Apostolos: Journal of Theology and Christian Education Jurnal Pendidikan Kristen dan Gereja Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen Jurnal Teologi Rahmat EULOGIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani KARDIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Jurnal Ap-Kain SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Khamisyim : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan GRAFTA: Journal of Christian Religion Education and Biblical Studies AMBASSADORS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Redominate : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani Hymnos : Jurnal Teologi Dan Keagamaan Kristen Khazanah Theologia GLOSSAIS: Jurnal Teologi & Pendidikan Kristiani
Claim Missing Document
Check
Articles

Pentingnya Pendidikan Kristen dalam Membangun Kerohanian Keluarga di Masa Pandemi Covid-19 Arifianto, Yonatan Alex
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 5, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v5i2.52

Abstract

The covid-19 pandemic brought disaster in all aspects of the world including formal and Christian education carried out by the church. So that the church and all believers must obey government regulations. The corona virus epidemic also affects the psychology and spirituality of believers. Therefore, families based on the importance of PAK in building family spirituality during the Covid-19 pandemic can be understood and carried out to build trust and knowledge of God and can be an answer for those who are discouraged in the midst of the Covid-19 pandemic. The author conducted a study using the literature method with a qualitative descriptive approach in order to be able to find benefits for Christian families, at this time in the 19th and post-epidemics. The importance of building spirituality in the family can be done first, understanding the basis and purpose of Christian religious education and family in building spirituality. Then it is grounded that the Bible as a spiritual foundation in the family and family must work together to become servants who equip family life in spirituality that is increasingly pleasing before God and a blessing to others because there is value and fruit that is produced through the important role of PAK in building family spirituality in the future. the Covid-19 pandemic. Abstrak Pandemi Covid-19 membawa bencana dalam segala aspek di dunia termasuk bagi pendidikan formal maupun pendidikan Kristen yang dilakukan oleh gereja. Sehingga gereja dan seluruh orang percaya wajib mentaati peraturan pemerintah. Wabah penyakit virus corona juga mempengaruhi psikologi dan kerohanian orang percaya. Maka itu keluarga berdasarkan Pentingnya PAK dalam membangun kerohanian keluarga di masa pandemi Covid-19 dapat dipahami dan dilakukan untuk membangun iman percaya dan pengenalan akan Tuhan serta dapat menjadi jawaban bagi mereka yang putus asa ditengah pandemic Covid-19. Penulis melakukan kajian menggunakan metode pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif supaya dapat menemukan manfaat bagi keluarga Kristen, saat ini dimasa Covid-19 maupun pasca wabah ini. Pentingnya membangun kerohanian dalam keluarga dapat dilakukan dengan pertama, memahami landasan dan tujuan pendidikan agama Kristen dan keluarga dalam membangun kerohanian. Lalu mendasari bahwa Alkitab sebagai Dasar fondasi kerohanian dalam Keluarga dan keluarga harus bekerja sama menjadi pelayan yang memperlengkapi kehidupan keluarga dalam kerohanian yang semakin berkenan dihadapan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama karena ada nilai dan buah yang dihasilkan lewat peran pentingnya PAK dalam membangun kerohanian keluarga di masa pandemi Covid-19.
Memaksimalkan Pemanfaatan Tiktok Sebagai Media Pembelajaran dalam Membangun Kreativitas Siswa Pujiono, Andrias; Kanafi, Kanafi; Arifianto, Yonatan Alex
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 7, No 1: Maret 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v7i1.129

Abstract

social media can be used as a learning medium. Tiktok is a social media that is specifically researched in building the creativity of students. In this article the method used is descriptive-analytical. Which analyzes various credible sources. Tiktok as a social networking application that is widely used by young people has creativity in it. This can be seen in the abundant variety of creative results that can be witnessed by its users, which ultimately encourages them to be creative. This spirit to be creative is supported by the ease of using features in the Tiktok application to produce content. In the end, students can easily produce a variety of content. From this study, it was concluded that Tiktok is a social media that is able to encourage the creativity of students. AbstrakMedia sosial dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Tiktok sebagai media sosial yang diteliti secara khusus dalam hubungannya membangun daya kreativitas peserta didik. Dalam artikel ini metode yang digunakan adalah deskriptif analitis. Yang menganalisis berbagai sumber kredibel. Tiktok sebagai aplikasi jejaring sosial yang banyak digunakan kaum  muda ini telah membawa nilai kreativitas di dalamnya. Hal ini tampak pada ragam hasil kreativitas melimpah yang dapat disaksikan oleh penggunanya, yang pada akhirnya mendorong mereka untuk berkreasi. Spirit untuk berkreasi ini ditopang oleh kemudahan dalam menggunakan fitur di aplikasi Tiktok untuk menghasilkan sebuah konten. Yang pada akhirnya, dengan mudah para peserta didik dapat menghasilkan beragam konten. Dari penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa Tiktok adalah media sosial yang mampu mendorong daya kreativitas peserta didik. 
Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Teori Kecerdasan Majemuk J, Valentina Dwi Kuntari; Arifianto, Yonatan Alex; Elisa, Saturnina
Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 7, No 2: September 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/rfidei.v7i2.117

Abstract

In the use of communication and formation technology in Christian Religious Education subjects based on the theory of multiple intelligences, it is an educational process that can make it easier to find out every intelligence possessed by students. Through this theory, the use of technology can further help student to develop the intelligence possessed by student. The author uses the literature review method in this study. The description in this article concludes that the use of imformation and communication technology based on multiple intelligences can be implemented in Christian religious education learning. This is done to identify and develop the theory of multiple intelligences by using information and communication technology in religious education. The use of information and communication technology on multiple intelligences through Christian religious education including the role of media in learning in the concept of multiple intelligences, the ability to utilize learning resources and be able to master and be creative with the chousen method. Therefore, the use of methods to develop the abilities possessed at different levels of development.AbstrakDalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi pada mata pelajaran PAK berbasis teori kecerdasan majemuk merupakan suatu proses pendidikan yang dapat lebih memudahkan untuk mengetahui setiap kecerdasan yang dimiliki peserta didik. Melalui teori tersebut dengan penggunaan teknologi dapat lebih membantu peserta didik untuk mengembangkan kecerdasan yang dimiliki oleh peserta didik. Penulis menggunakan metode pustaka dalam kajian ini. Uraian dalam artikel ini memberi simpulan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi berbasis kecerdasan majemuk dapat diimplementasikan dalam pembelajaran pendidikan agama Kristen. Hal ini dilakukan bertujuan untuk dapat mengetahui serta dapat mengembangkan teori kecerdasan majemuk dengan penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan agama Kristen. Penggunaan teknologi tersebut yang digunakan terhadap kecerdasan majemuk melalui pendidikan agama Kristen diantaranya perananan media dalam pembelajaran dalam konsep kecerdasan majemuk, kemampuan memanfaatkan sumber belajar dan mampu menguasai dan kreatif terhadap metode yang dipilih. Karena itu penggunaan metode untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki terhadap tingkat perkembangan yang berbeda.
Penghinaan terhadap Presiden dan Pemerintahan: Tinjauan Teologis Etis Iman Kristen Arifianto, Yonatan Alex; Kuntari , Valentina Dwi; Sembiring, Lena Anjarsari
KARDIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 1 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Parakletos Tomohon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69932/kardia.v1i2.14

Abstract

Abstract: Insulting the president and officials in today's digital freedom era is truly ironic, therefore the purpose of writing this article is so that God's people can understand and be mature in acting regarding insults to the president and government officials. Using descriptive qualitative methods with a literature study approach, it can be concluded that God's true people must understand the definition and essence of insult in terminology. So that Christianity can provide a paradigm for freedom of expression in the digital era. So that God's people see and understand everything to use their mouths and fingers in comments, it is very embarrassing to insult the leadership of this nation. Because contempt in the theological study of the Christian Faith is very clear against all things against that humiliation. Of course, this basis carries the role of God's people in actualizing a wise opinion regarding insulting the President and the Government. Abstrak: Tujuan penulisan artikel ini supaya umat Tuhan dapat memahami dan dewasa dalam bertindak terkait penghinaan terhadap presiden dan jajaran pemerintahan. Menggunakan metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi literature, maka dapat disimpulkan bahwa sejatinya umat Tuhan harus memahami definisi dan hakikat dari penghinaan dalam terminologi. Supaya kekristenan dapat memberikan paradigma tentang kebebasan berpendapat di era digital dari sudut pandang Teologis etis. Sehingga umat Tuhan melihat dan memahami segala hal untuk mempergunakan mulut maupun jari dalam berkomentar Agar berhati-hati agar tidak menghina pemimpin bangsa, dan lebih kepada mengkritisi kebijakannya dalam konteks pejabat publik. Sebab hal itu sangat memalukan bila menghina pimpinan bangsa ini. Sebab penghinaan dalam kajian Teologis Iman Kristen sangat jelas menenatang segala hal terhadap penghinaan itu. Tentunya dasar ini membawa peran umat Tuhan dalam mengaktualisasi sikap berpendapat yang bijak terkait penghinaan kepada Presiden dan Pemerintahan.
Reflektif Penderitaan Ayub Sebagai Resiliensi Iman Kristen: Membangun Pondasi Kekristenan Arifianto, Yonatan Alex
ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kalvari Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53814/eleos.v3i1.63

Abstract

Abstract: The story of Job in the Bible depicts a person who has a life of good character and fears God but experiences physical and spiritual suffering and distress, despite experiencing Job's suffering he is found to remain faithful to follow God. Even though he didn't understand all the things he was going through, he was still willing to be patient and persevere, Amidst his illness, losing all his possessions and being abandoned by his family and friends. But Job still expressed his faith that God was his helper. The purpose of this writing is to be able to inspire faith and belief in Job's suffering as a reflection of the resilience of the Christian Faith in building the foundations of present-day Christianity. Using descriptive qualitative research methods with a literature study approach, it can be concluded that the existence of suffering as part of the life of true believers is a reflection of what Job experienced, namely suffering as the resilience of Christian faith: efforts to build Christian foundations are: First, Christianity is able to provide a definition and is able to understand as the correct paradigm of Job and his suffering. Furthermore, believers can face the challenges of Christian faith and suffering in the present era where they see and emulate Job's suffering, both perseverance and faith as a reflection of Job's example for the resilience of today's Christian faith. Abstrak: Kisah Ayub di dalam Alkitab yang menggambarkan seorang pribadi yang memiliki kehidupan yang berkarakter baik dan takut akan Allah namun mengalami penderitaan dan kesusahan jasmani maupun rohani, walaupun mengalami penderitaan Ayub didapati tetap setia mengikut Tuhan. Sekalipun ia tidak mengerti semua hal yang ia alami, tetapi dia masih mau sabar dan bertekun, Di tengah kondisinya yang sakit, kehilangan semua harta benda dan ditinggal oleh keluarga dan teman-temannya. Namun Ayub tetapi menyatakan imanya Bahwa Tuhan adalah penolongnya. Tujuan penulisan ini untuk dapat menggugah iman dan kepercayaan orang percaya dari penderitaan Ayub. Sehingga sebagai reflektif akan resiliensi Iman Kristen dalam membangun pondasi kekristenan masa kini.Mengunakan metode penelitian kualitatif deskritif dengan pendekatan studi literature. Maka Hasil temuan penelitian pada artikel adalah adanya penderitaan sebagai bagian dari kehidupan orang percaya sejatinya menjadi reflektif atas apa yang dialami oleh Ayub yaitu penderitaan sebagai resiliensi iman kristen: upaya membangun pondasi kekristenan adalah: Pertama kekristenan mampu memberikan definisi dan mampu memahami sebagai paradigma yang benar tentang Ayub dan penderitaannya. Selanjutnya orang percaya dapat menghadapi tantangan iman Kristen dan penderitaan di era masa kini dimana melihat dan meneladani penderitaan Ayub baik ketekunan dan Iman sebagai refleksi keteladanan Ayub bagi resiliensi iman kristen masa kini.
Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar Nikolaos, Nikolaos; Arifianto, Yonatan Alex; Triposa, Reni
ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 2 (2024): Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kalvari Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53814/eleos.v3i2.73

Abstract

Abstract: The aim of this research is to analyze the application of the project-based learning model to increase the creativity of elementary school students. This research uses a descriptive qualitative method with a literature and narrative study approach. So it can be concluded that the project-based learning model in increasing the creativity of students in elementary schools found that teachers must understand and have an understanding of learning strategies because project-based learning is a student-centered approach where students actively develop their knowledge through practice and application of ideas. new. Students engage in problem-solving projects that are important for future employment through research, hypothesis, discussion and testing of new ideas. And of course what is expected is that teachers must also prepare various forms and ways of delivering material even though in general teachers have ways and patterns of teaching in the classroom and outside the classroom. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan model pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi pustaka dan naratif.  Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kreativitas nara didik pada Sekolah Dasar ditemukan guru harus memahami dan memiliki Pengertian tentang strategi pembelajaran sebab Pembelajaran berbasis proyek merupakan pendekatan yang berpusat pada siswa di mana siswa secara aktif mengembangkan pengetahuannya melalui praktik dan penerapan ide-ide baru. Siswa terlibat dalam proyek pemecahan masalah yang penting untuk pekerjaan masa depan melalui penelitian, hipotesis, diskusi dan pengujian ide-ide baru. Dan tentunya yang diharapkan bahwa guru juga harus menyiapkan berbagai bentuk dan cara menyampaikan materi meskipun pada umunya guru memiliki cara dan pola mengajar didalam kelas maupun diluar kelas. 
Mengaktualisasikan Pendidikan Agama Kristen Anak dalam Pelayanan Misi Poluan, Deice Miske; Arifianto, Yonatan Alex
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 4, No 2: Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v4i2.197

Abstract

The Great Commission as stated in Matthew 28:18-20 gives the mandate and command to every believer to go and make disciples of all ethnic groups of Christ. The phrase all nations certainly includes children, who must be made disciples of Christ. However, children are often forgotten, the focus of evangelism is only on adults. In the context of Christian education, there is Christian religious education for children which specifically educates and serves children. The research explains how to actualize children's Christian religious education in mission service to reach and serve children to be brought to Christ to become His disciples. This research uses qualitative research methods with a literature review approach. The results of this research explain that children's Christian Religious Education is the spearhead in mission services to reach children, children's Christian Religious Education presents the concept of an approach to children, children's Christian Religious Education has a concept of how to disciple children. After this research, the author found that children's Christian religious education can be actualized in mission service to reach and make disciples of every ethnic group of Christ, especially children.  AbstrakAmanat Agung yang tertuang dalam Matius 28:18-20 memberikan amanah dan perintah kepada setiap orang percaya untuk pergi menjadikan semua suku bangsa murid Kristus. Frasa semua bangsa tentunya termasuk anak-anak, yang harus dijadikan murid Kristus. Namun demikian, anak-anak seringkali dilupakan, fokus penginjilan hanya pada orang dewasa. Dalam konteks pendidikan Kristen ada Pendidikan Agama Kristen anak yang secara spesisfik mendidik dan melayani anak. Penelitian menjelaskan bagaimana mengaktualisasikan Pendidikan Agama Kristen anak dalam pelayanan misi untuk menjangkau dan melayani anak-anak untuk dibawa kepada Kristus menjadi murid-Nya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Pendidikan Agama Kristen anak merupakan ujung tombak dalam pelayanan misi untuk menjangkau anak-anak, Pendidikan Agama Kristen anak menyuguhkan konsep pendekatan kepada anak-anak, Pendidikan Agama Kristen anak memiliki konsep bagaimana memuridkan anak-anak. Pada kesimpulan penelitian ini, penulis menemukan bahwa Pendidikan Agama Kristen anak dapat diaktualisasikan dalam pelayanan misi untuk menjangkau dan menjadikan setiap suku bangsa murid Kristus secara khusus anak-anak.  
Penguatan Karakter Siswa Melalui Penggunaan Metode Bercerita: Sebuah Studi pada Charis Institute, Surakarta Viani, Neni; Triposa, Reni; Arifianto, Yonatan Alex
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 5, No 1: Pebruari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v5i1.218

Abstract

It is essential to strengthen character as early as possible by instilling positive things in children, such as good manners, independence, responsibility, etc. Each individual has their character, some positive and some negative. However, children sometimes cannot differentiate between good and evil, so they tend to have negative characteristics, such as stealing, fighting, lying, etc. Therefore, schools must implement character education in every lesson for students' future. This research was conducted to increase educators' insight into the importance of character strengthening, which is implemented early; schools, families, and communities play an essential role in strengthening children's character. The author uses a qualitative research approach using descriptive analysis methods and collects data. Charis Institute Surakarta Kindergarten School works with parents to enhance the character of their students by using the storytelling method in daily devotional learning.  AbstrakPenguatan karakter sangat penting dilakukan sedini mungkin dengan menanamkan hal-hal yang positif kepada anak-anak misalnya sopan santun, mandiri, bertanggung jawab dan lain sebagainya. Setiap individu memiliki karakternya masing-masing ada yang positif dan ada yang negatif. Tetapi anak-anak terkadang tidak dapat membedakan mana yang baik dan mana yang jahat sehingga cenderung memiliki karakter yang negatif misalnya, mencuri, berkelahi, berbohong dan lain sebagainya. Maka dari itu sekolah harus menerapkan Pendidikan karakter dalam setiap pembelajarannya bagi masa depan anak didik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menambah wawasan para pendidik akan pentingnya penguatan karakter yang diterapkan sejak dini, bukan hanya sekolah tetapi keluarga dan Masyarakat juga turut berperan penting dalam menguatkan karakter anak-anak. Penulis menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dengan memakai metode deskriptif analisis serta melakukan pengumpulan data. Sekolah TK Charis Institute Surakarta bekerja sama dengan orang tua untuk memperkuat karakter anak didiknya dengan menggunakan metode bercerita dalam pembelajaran yang dilakukan didevosi setiap hari.  
Kode Etik dan Fungsi Pendidikan Kristiani dalam Menanamkan Nilai-nilai Iman Kristen di Sekolah Nikolaos, Nikolaos; Boni, Boni; Arifianto, Yonatan Alex
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 4, No 1: Pebruari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v4i1.153

Abstract

Every individual teacher and the role and educational activist who carries out their profession are always related to attitudes and behavior; this is a characteristic that education requires to instill correct values. This role is one of them in Christian religious education, where Christian religious education is required to provide good values to students. Still, few Christian educators only teach about Christian values. Still, they are only exemplary examples for some students. Therefore, a code of ethics is critical in equipping an educator with good morals, ethics, and character pleasing to everyone. So everything given to students is not just ordinary material but can be an example in everyday life. The purpose of this article is so that students can apply what Christian religious education teachers receive so that they can have good morals and character. Using qualitative methods with a literature study approach, the researcher describes the research object descriptively using inductive research data to conclude that the code of ethics in instilling Christian values in elementary schools is essential for teachers, predominantly Christian religious education teachers. where you have to be a role model and a good example.  AbstrakSetiap pribadi guru maupun peran dan aktivis pendidikan yang menjalankan profesinya selalu berkaitan dengan sikap dan tingkah laku, hal itu menjadi ciri khas bahwa pendidikan menuntut untuk menanamkan nilai yang benar. Dimana peran itu salah satunya dalam Pendidikan agama Kristen di mana Pendidikan agama Kristen dituntut untuk bisa memberikan nilai yang baik kepada naradidik, namun tidak banyak juga pendidik agama krsiten yang hanya mengajarkan saja tentang nilai-nilai kekristenan tetapi mereka sendiri tidak menjadi contoh yang baik, bagi setiap naradidik. Maka dari pada itu kode etik sangat penting dalam memperlengkapi seorang pendidik dengan memiliki moral, etika yang baik serta karakter yang berkenan bagi semua orang. Sehingga setiap apa yang diberikan kepada naradidik tidak hanya menjadi materi biasa namun bisa menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan artikel ini supaya  naradidik dapat mengaplikasikan apa yang diterima oleh guru pendidikan agama Kristen agar bisa memiliki moral dan karakter yang baik. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, peneliti menggambarkan bahwa objek penelitian secara deskriptif dengan menggunakan data hasil penelitian yang bersifat induktif memberikan kesimpulan bahwa  kode etik dalam penanaman nilai-nilai kersiten disekolah dasar merupakan hal yang sangat penting bagi para pengajar secara khusus guru Pendidikan agama Kristen di mana harus menjadi teladan, dan contoh yang baik.  
Pendidikan Kristiani Membangun Nilai Spiritualitas Remaja Kristen Agata, Bulanda; Barus, Mariani; Arifianto, Yonatan Alex
SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Vol 3, No 2: Agustus 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52220/sikip.v3i2.150

Abstract

Christian education is education that teaches about God's divinity in the form of teaching that is given systematically and continuously in order to teach everyone by instilling good attitudes, positive values which can build the right character through teaching from the Bible can also form skills. even good and right conduct through Christian faith. This research was conducted using a qualitative method with a library study approach, by collecting data from journal articles that were in accordance with the topic of the problem raised. Then it was concluded that: Christian education has a very positive influence on young people, namely, from Christian education young people will get a sense of comfort and calm, they will be taught many things so they can be closer to God. Christian education is very useful in educating the character of young people to be better  AbstrakPendidikan Kristen adalah pendidikan yang mengajarkan tentang keilahian Tuhan dengan bentuk pengajaran yang di berikan secara sistematis serta berkelanjutan guna memberikan pengajaran kepada semua orang dengan menanamkan sikap yang baik, nilai-nilai yang positif dimana dapat membangun karakter yang benar melalui pengajaran dari Alkitab juga dapat membentuk keterampilan bahkan tingkah laku yang baik dan benar melalui iman kekeristenan. Penelitian ini dilakukan dengan memakai metode kualititaif dengan pendekatan studi Pustaka, dengan pengumpulan data-data dari artikel jurnal yang sesuai dengan topik permasalahan yang diangkat. Maka disimpulkan bahwa: Pendidikan Kristen ini sangat memberi pengaruh yang positif kepada anak-anak muda yaitu, dari pendidikan Kristen anak muda akan mendapat rasa nyaman dan tenang, mereka akan di ajarkan banyak hal supaya bisa lebih dekat dengan Tuhan. Pendidikan Kristen sangat bermanfaat mendidik karakter anak-anak muda menjadi lebih baik
Co-Authors Abel, Angela Adi Sujaka Adithia, Wahyu Prima Adu, Esterina Yunita Agata, Bulanda Agus Arda Setiawan Telaumbanua Aji Suseno Aji Suseno Aji Suseno Alfons Renaldo Tampenawas Andreas Danang Rusmiyanto Andreas Fernando Andreas Fernando Andreas Joswanto Andreas Joswanto Andreas Sese Sunarko Andrias Kemal Bulo Andrias Pujiono Andrias Pujiono Anjaya, Carolina Etnasari Anton Santoso Ari Suksmono Hertanto Ate, Norbertus Mawo Barus, Mariani Bawamenewi, Yunida Berliana Ourisa Febrian Boiliu, Esti Regina Boni Boni Boni Boni Boni, Boni Brian Rivan Assa Budiana, Benniardi Andreas Budiyana, Hardi Bulanda Agata Carolina Etnasari Anjaya Carolina Etnasari Anjaya Carolina Etnasari Anjaya Carolina Etnasari Anjaya Christian Bayu Prakoso Dandel, Fredrik Daniel Supriyadi Daniel Supriyadi Darius Darius Deice Miske Poluan Desi Ratnasari Desi Wasari Desi Wisari Dewi, Ester Yunita Dicky Dominggus Dominius, Fransiskus Dwikoryanto, Matius I Totok Edwin Edwin Elisa Nimbo Sumual Elisa, Saturnina Ester Berlian Haan Ester Putri Setiyowati Etni Grace Andi Yusuf Eunike Anggraeni Susilo Eunike Anggraeni Susilo Fati Aro Zega Felia Limbong Fereddy Siagian Fernando, Andreas Gideon Rusli Gloria Tupamahu Hadi, Sukarno Hana Hana Hanny Setiawan Hardi Budiyana Hardi Budiyana Harianto, GP Hasudungan Sidabutar Heppy Yohanes Imanuel Nuban Indarsih, Titi Indriana, Nining Indrianto Indrianto Inge Gunawan Irwan Revianto Rares Ita Lintarwati J, Valentina Dwi Kuntari Jeffry Cartouche Laseduw Jepina Jepina Jepina, Jepina Jerrymia Heaven Johanes Paryono Joseph Christ Santo Joswanto, Andreas Jutela Jutela, Jutela Kalensang, Priscilla Cantia Kalis Stevanus Kanafi, Kanafi Kharisda Mueleni Waruwu Korina Sanosa Kowal, Roike R. Kristien Oktavia Kristina, Ariana Kuntari , Valentina Dwi Langi, Elsjani A Lende, Stefani Natalia Limbong, Felia Listari Listari Loveano, Noel Yosan Lumingas, Gloria Gabriel Mangetek, Adriano Markuat Marvian Pali Hinggi Ranja Mega Mega Meliani Konda Betu Mesirawati Waruwu Mooy, Venida Jeliati Mulus, Mulus Nainggolan, Richardo Neni Viani Neni Viani Ngesthi, Yonathan Salmon Efrayim Nikolaos Nikolaos Nikolaos, Nikolaos Nining Indriana Novianti, Rizka Nugroho, Widhi Arief Okris Pitay Oktavia, Kristien Oktavianus Oktavianus Pantow, Frangky Paoki, Suzan Grace Paulus Karaeng Lembongan Paulus Kunto Baskoro Paulus Purwoto Perangin Angin, Yakub Hendrawan Poerti Poerti Poluan, Deice Miske Pongoh, Fanli Feydi Priyantori Widodo Pujiono, Andrias Purnama, Ferry Purnamasari, Citaning Rahayu, Meliska Putri Rahayu, Yohana Fajar Raymond Hessel Stephen Raymond Hessel Stephen Reinhard Yehezkiel Rejoice Leny Simatupang Richardo Nainggolan Rini, Wahju Astjarjo Ririn Utari Ruhut Parningotan Tambunan Ruhut Parningotan Tambunan Rusmiati Rusmiati Rutdiana, Eldea Happy S Siswanto Sabuna, Jelita Lauren Cuning Samuel Purdaryanto Saptorini, Sari Sarah Andrianti Sari Saptorini Sari Saptorini Saturnina Elisa Saturnina Elisa Sembiring, Lena Anjarsari Setiyowati, Ester Putri Shintia Christina Sibuea, Ezra Yani Sihite, Franseda Simatupang, Rejoice Leny Simon Simon Simon Simon Siswanto Siswanto Soinbala, Nusriwan Chrismanto Sonya, Margaretha Sri Lina Betty Lamsihar Simorangkir Sri Wahyuni Sri Wahyuni Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suhadi Suharijono, Jirmia Dofi Sujaka, Adi Sumiwi, Asih Rachmani Endang Sumiyati Sumiyati Sumual, Elisa Nimbo Suryadi Nicolaas Napoleon Tatura Suryadi, Devina Herfiantika Suryati, Dewi Susanto, Lasarus Ari Suseno, Aji Sutono, Yohanes Taloim, Merianus Tambunan, Ruhut Parningotan Tamtomo, Setya Budi Tamu Ama, Ferdinandus Tan Lie Lie Tanhadi, Billy Pebrio Taogan, Frischo Ridhoi Telaumbanua, Agus Arda Setiawan Tenny Tenny Theresa Dian Christi Thomas Prajnamitra Tilaar, Bonny Bruce Tiwa, Jerry F. Tiwa, Jerry Fanny Toisuta, Jakson Sespa Tri Astuti Yeniretnowati Triposa, Reni Tupamahu, Gloria Un Seran, Soviana Dominggas Utomo, Karyo Vena Melinda Tiladuru Viani, Neni Wahju Astarjo Rini Wakkary, Adriaan M. F. Wasari, Desi Wicaksono, Aditya Putra Pangestu Widodo, Priyantoro Worek, Natalia Yevonne Wulan Agung Wulan Agung Wulan Agung Yahya yahya Yakub Hendrawan Perangin Angin Yakub Hendrawan Perangin Angin Yedija, Yedija Yeniretnowati, Tri Astuti Yohana Fajar Rahayu Yohana Fajar Rahayu Yohanes Hadi Wibowo Yonathan Salmon Efrayim Ngesthi Yudi Hendrilia Yudi Santoso Yunida Bawamenewi