p-Index From 2021 - 2026
9.453
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) SMARTek Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Warta Rimba Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi The 2nd Proceeding Indonesia Clean of Corruption in 2020" Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering) Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam Malang AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research MUWAZAH: Jurnal Kajian Gender Lembaran Sejarah EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi dan Mikrobiologi Jurnal Hukum Sasana JURNAL DE JURE MUHAMMADIYAH CIREBON Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat An-natiq Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Dinamika re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Islamic Studies Review Jurnal Studi Ilmu Politik Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan JDARISCOMB JPLED Information Technology Education Journal Journal of Contemporary Islamic Primary Education Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa International Journal of Business English and Communication (IJoBEC) Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Satmata: Journal or Historical Education Studies NETIZEN: JOURNAL OF SOCIETY AND BUSSINESS RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Riset Teknik Komputer Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Tadulako Science and Technology Journal Al-Insaf - Jurnal Ahwal Al Syakhshiyyah Gahwa Jurnal MediaTIK Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI PENYIMPANGAN TATA RUANG WILAYAH PROPINSI SULAWESI SELATAN Abdul Wahid
SMARTek Vol 7, No 2 (2009)
Publisher : SMARTek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.195 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian (1) apakah dinamikapembangunan telah menyebabkan penyimpangan tataruang, (2) bila terjadi penyimpangan,faktor apa yang menjadi penyebab, dan (3) kebijakan apa yang disarankan agar dimasadatang tidak terjadi penyimpangan ketataruangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi penyimpangan terhadap RTRWP.Penyimpangan disebabkan karena (1) Pemekaran wilayah dengan terbitnya UU No. 56/2004tentang Pembentukan Propinsi Sulawesi Barat, UU No.7/2003 tentang Pembentukan KabupatenLuwu Utara, dan UU No.11/2002 tentang Pembentukan Kabupaten Mamasa dan Kota Palopo.Penyebab lain adalah (2) Pertambahan dan distribusi penduduk, (3) Lingkup dan muatan RTRWPyang tidak implementatif, (4) Otonomi daerah yang membuat kekurang patuhan pada Perda,(5) Munculnya berbagai pembangunan sektoral, (6) Kurangnya koordinasi perencanaan, (7)Lemahnya monitoring, dan (8) Kurangnya sosialisasi RTRWP.Penelitian ini menyarankan agar (1) Melakukan revisi RTRWP, (2) Mempertajam muatan RTRWP,(3) Revitalisasi kelembagaan, (4) Pelibatan stakoholders, dan (5) Sosialisasi RTRWP baru kepadasemua pihak
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEBIT SUNGAI MAMASA Abdul Wahid
SMARTek Vol 7, No 3 (2009)
Publisher : SMARTek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.837 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar faktor topografi, tanah, penutupanhutan, penutupan non hutan, dan curah hujan mempengaruhi debit Sungai Mamasa, danmerumuskan modelnya.Penelitian ini dilaksanakan di DAS Mamasa, berlangsung selama 12 bulan, Desember 2006sampai dengan Desember 2007.Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survey yaitu pengukuran debit sungaipada 12 cabang sungai sebagai sampel pengamatan dan analisis Peta Rupa Bumi Indonesiauntuk mengetahui luas topografi (luas per tingkat lereng), luas tanah (luas per jenis tanah), luashutan dan non hutan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor topografi (luas per tingkat kelerengan), luas per jenistanah, luas penutupan hutan, luas penutupan non hutan dan curah hujan berpengaruh sangatsignifikan terhadap debit sungai. Memilki model Q=f(TP,TH, HT, NH, CH) masing-masing dengannilai R2 =0,7041, R2 =0,5713, R2 =0,7395, R2 =0,7363, dan R2 =0,8031.
EVALUASI PERTUMBUHAN POHON Di LOKASI REVEGETASI LAHAN PASCA TAMBANG PT. GENBA MULTIMINERAL DESA MOLINO KECAMATAN PETASIA TIMUR KABUPATEN MOROWALI UTARA Oktavian S; Adam Malik; Abdul Wahid
Jurnal Warta Rimba Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.133 KB)

Abstract

Mining is one of the activities of management and utilization of natural resources as an effort to fulfill human needs and is the largest contributor to foreign exchange, mining business activities in forest areas used to support development have caused environmental damage and must be reclaimed immediately. This study aims to describe the status of tree growth in post-mining land and evaluate the causes of health problems in tree growth in post-mining land. The method used in this study uses two blocks of objects carried out at one location, namely in block 7. The parameters measured in identifying the status of this growth are plant diameter, plant height, percent plant growth, percent health of plants and soil samples. The types of plants observed in this study were sengon (Paraserianthes Falcateria), lamtoro (Leucaena Leucocephala). The results showed that based on two observation blocks, namely block a with lamtoro and block b with sengon plants, the percent growth and the best percent health were in block a where percent grew by 83% and percent health of the plant by 100%. On the other hand, in blocks of b percent, plant growth is only 37% and percent of plant health is 00.0%. Based on the lab results on soil sampling from each block, block B has a very low nutrient content compared to block a. The results of soil analysis on the observed blocks showed that there was a low nutrient value in nitrogen (N), potassium (K), and phosphorus (P).Keywords: post-mining land, nutrient deficiency, plant growth.
ANALISIS YURIDIS TRANSAKSI PEMBAYARAN MENGGUNAKAN BITCOIN Abdul Wahid
Dinamika Vol 28, No 16 (2022): Dinamika
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.011 KB)

Abstract

ANALISIS YURIDIS TRANSAKSI PEMBAYARANMENGGUNAKAN BITCOINOlehAbdul Wahid[1], Suratman[2], Benny Krestian Heriawanto[3]Fakultas Hukum Universitas Islam MalangJl. Mayjen Haryono 193 Malang 65144 Telp. (0341) 551932, 551822 Fax.Email: abdulwhd666@gmail.com ABSTRACT In this thesis, the author raises the title Juridical Analysis of Payment Transactions Using Bitcoin, the background of the appointment of this writing is because it is increasing and more and more people are using bitcoin as a means of payment transactions with the formulation of the problem 1. What is the background for the emergence of payment transactions using bitcoin, 2. How is the mechanism of payment transactions using bitcoin, 3. What is the form of protection for the aggrieved party in payment transactions using bitcoin.The research method used is normative juridical by taking a statutory approach and a conceptual approach. The sources of legal materials used are primary, secondary and tertiary sources of legal materials. The technique of collecting legal materials is done by studying existing legal materials. Meanwhile, the analysis of the legal material is carried out using qualitative analysis techniques.The results of the study, very rapid technological developments have brought changes in the era of human life, bitcoin is currently used by many people around the world for transactions on the internet, the bitcoin transaction mechanism of its users can directly send to other users without a third party, the form of legal protection is still weak because according to the law Law and Bank Indonesia are considered invalid as a means of payment. Keywords: Payment Transaction, Bitcoin ABSTRAK Pada skripsi ini, Penulis mengangkat judul Analisis Yuridis Transaksi Pembayaran Menggunakan Bitcoin, latar belakang diangkatnya penulisan tersebut karena semakin meningkat dan semakin ramai beberapa masyarakat yang menggunakan bitcoin sebagai alat transaksi pembayaran dengan rumusan masalah 1. Apa yang menjadi latar belakang timbulnya transaksi pembayaran menggunakan bitcoin, 2. Bagaimana mekanisme transaksi pembayaran menggunakan bitcoin, 3. Bagaimana bentuk perlindungan bagi pihak yang dirugikan dalam transaksi pembayaran menggunakan bitcoin.Metode Penelitian yang digunakan yuridis normatif dengan melakukan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum yang digunakan ialah sumber bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Terknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan mempelajari bahan hukum yang ada. Sedangkan analisis bahan hukumnya dilakukan dengan teknik analisis kualitatif.Hasil penelitian tersebut perkembangan teknologi yang sangat pesat membawa perubahan di era kehidupan manusia, bitcoin saat ini digunakan banyak orang diseluruh dunia untuk transaksi di internet, mekanisme transaksi bitcoin para penggunanya dapat langsung mengirim ke pengguna lainnya tanpa adanya pihak ketiga, bentuk perlindungan hukumnya masih lemah karena menurut Undang-Undang dan Bank Indonesia di anggap tidak sah sebagai alat pembayaran. Kata Kunci: Transaksi pembayaran, Bitcoin 
TINJAUAN YURIDIS SAKSI YANG DIJADIKAN JUSTICE COLLABORATOR DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA KORUPSI Putri Idayatul Amalia; Abdul Wahid; Sunardi Sunardi
Dinamika Vol 28, No 5 (2022): Dinamika
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.325 KB)

Abstract

ABSTRACT                                                                      Someone who becomes a Justice Collaborator is very important in finding and dismantling criminal acts of corruption. Of course, becoming a Justice Collaborator witness is not that easy, one of the conditions is that the Justice Collaborator witness must not be the main actor in the act of corruption itself, and the state also takes part in providing security and protection to the Justice Collaborator witness. Criminal acts of corruption can be found quickly, if the perpetrators of the crime are found sooner, of course, it can immediately save state assets, if the longer it takes, the state will suffer enormous losses.               The formulation of the problem in this study is how to regulate corruption according to positive law in Indonesia? and what is the basis for juridical regulation of the existence of justice collaborator testimony in law enforcement of criminal acts of corruption in Indonesia?. in this study using normative juridical research methods.Key words: Witness, Justice Collaborator, Corruption Crime ABSTRAKSeseorang yang menjadi Justice Collaborator sangat penting dalam menemukan dan membongkar tindak pidana korupsi. tentunya untuk menjadi seorang saksi Justice Collaborator tidak semudah itu, salah satu syaratnya saksi Justice Collaborator tidak boleh menjadi pelaku utama dalam perbuatan tindak pidana korupsi itu sendiri, dan negara juga ikut andil dalam memberikan pengamana dan perlindungan kepada saksi Justice Collaborator, dengan adanya hal ini perbuatan tindak pidana korupsi dapat dengan cepat ditemukan, jika semakin cepat ditemukan pelaku kejahatannya, tentunya dapat segera menyelamatkan pula aset negara, jika semakin lama tentupula negara akan semakin mengalami kerugian yang amat besar.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pengaturan Tindak Pidana Korupsi Menurut Hukum Positif di Indonesia ? serta Apa Dasar Pengaturan Yuridis Keberadaan Kesaksian Justice Collaborator Dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi di Indonesia ?. dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif.Kata Kunci: Saksi, Justice Collaborator, Tindak Pidana Korupsi
PELAKSANAAN TUGAS POLRI MENDUKUNG PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DALAM RANGKA TERWUJUDNYA SITUASI KAMTIBMAS YANG KONDUSIF Phami Tomas; Abdul Wahid; Rohadi Rohadi
Jurnal De Jure Muhammadiyah Cirebon Vol 5 No 2 (2021): De Jure Muhammadiyah Cirebon (DJMC)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/djmc.v5i2.3061

Abstract

During this pandemic, the role of the National Police in the framework of security, creating a very large conducive situation, as a front line in creating a situation of the security and public order (Kamtibmas), especially when assisting local governments in the application of some policies during the Covid-19 pandemic, such as the implementation of Large-Scale Social Restrictions (PSBB), security of health protocols, preventive measures of swarming communities and preventing crime has become an inherent part of human life history since ancient times until now. Crime has a damaging effect on the social order, creates insecurity and fear, and adds a huge economic burden to society. The research problems are the police's steps in implementing Kamtibmas during the Covid-19 pandemic and the Police's steps in supporting the compliance of health protocols in the community during the Covid-19 pandemic to realize a conducive kamtibmas situation. This research uses a non-doctrinal method with the normative juridical approach, using a conceptual approach. Keywords: Implementation of Duties, Police, Health Protocols, Pandemic Covid-19.
PELAKSANAAN FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DI DESA BUNTET KECAMATAN ASTANAJAPURA KABUPATEN CIREBON Edi Suhaedi; Abdul Wahid; Rohadi Rohadi
Jurnal De Jure Muhammadiyah Cirebon Vol 4 No 2 (2020): De Jure Muhammadiyah Cirebon (DJMC)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/djmc.v4i2.3062

Abstract

BPD Desa Buntet in realizing better village governance is to make Village Regulations needed. Village regulations that are made must be based on existing problems and the community wants a Village Regulation to be made as an effort to solve problems. Initiatives can also come from the Village Head, the proposals are examined to cover all the needs of the villagers or the problem comes only from one particular group to fulfill their interests. The problem in this study is the implementation of the BPD function in Buntet Village, Astanajapura District, Cirebon Regency, and the factors that hinder the implementation of the BPD function in Buntet Village, Astanajapura District, Cirebon Regency. This research uses sociological juridical research. The data collection technique uses the literacy method. It also uses interview and documentation techniques. The method of data management and analysis used by researchers is qualitative. The results of the research and discussion show that the implementation of the supervisory function by the BPD in Buntet Village has been carried out well, this is driven by coordination and cooperation between institutions. Therefore, to carry out this supervisory function, the BPD management in Buntet Village can consider several aspects that surround and relate to this function, including coordination with their partners, the Buntet Village Government as the object of supervision. 2. That the obstacles in carrying out its functions. There are 2 (two) inhibiting factors, namely: First, the internal inhibiting factor is the lack of communication; do not understand the function of BPD comprehensively; lack of experience in community organizations; lack of ability in terms of scientific legal drafting concepts. Second, the external inhibiting factor is that the Buntet Village Community does not fully understand the functions carried out by the BPD and there is no socialization. Keywords: Implementation, Function, Village Consultative Body.
ANALISIS HUKUM PENYELESAIAN KETERLAMBATAN PEMBAYARAN PEMBIAYAAN AKAD MURABAHAH PADA BANK SYARIAH INDONESIA AREA PURWOKERTO Muhamad Fathan Mahendra; Astika Nurul Hidayah; Abdul Wahid
Jurnal De Jure Muhammadiyah Cirebon Vol 6 No 2 (2022): De Jure Muhammadiyah Cirebon (DJMC)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/djmc.v6i2.3598

Abstract

Bank Syariah lahir melengkapi kebutuhan perbankan bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Salah satu produk dari bank Syariah yaitu murabahah atau jual beli yang dilakukan antara nasabah dengan pihak bank. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana analisis hukum dan kebijakan dalam penyelesaian keterlambatan pembayaran pembiayaan akad murabahah pada Bank Syariah Indonesia area Purwokerto. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode yuridis normatif. Metode yuridis normatif dilakukan melalui studi pustaka yang menelaah terutama data sekunder yang berupa Peraturan Perundang-undangan, putusan pengadilan, perjanjian, kontrak, atau dokumen hukum lainnya, serta hasil penelitian, hasil pengkajian, dan referensi lainnya. Metode yuridis normatif dapat dilengkapi dengan identifikasi dan klarifikasi fakta hukum, Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu memberikan gambaran terkait penyelesaian keterlambatan pembayaran pada Bank Syariah Indonesia area Purwokerto menurut hukum yang berlaku di Indonesia. Dalam menjalankan kegiatan pembiayaan kepada masyarakat, Bank Syariah Indonesia sudah mengikuti atau selalu mengacu pada fatwa MUI yang sudah di keluarkan untuk mengatur jalannya kegiatan perbankan Syariah. Bank Syariah Indonesia telah melakukan penyelesaian keterlambatan pembayaran akad murabahah sesuai dengan hukum yang berlaku. Kata Kunci : keterlambatan pembayaran, pembiayaan, akad murabahah , bank syariah
MEMBUMIKAN KONSTITUSI INDONESIA SEBAGAI UPAYA MENJAGA HAK KEBHINEKAAN Abdul Wahid; Sunardi Sunardi; Dwi Ari Kurniawati
Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam Malang Vol 2 No 2 (2019): Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam Malang
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/yur.v2i2.2787

Abstract

ABSTRACTIndonesian constitution is the foundation of law which regulates the society, nation, and state of people in this country. One thing to highlight in the constitution is in relation with the life concession towards diversity (kebhinekaan) and non-diversity. Every citizen has the right to diversity so that this right demands everyone and anyone for respect. However, there are still several people who do not respect this right to diversity in the society. It could be proven by many people imposing their opinion, attitude, and behavior to others even though it is evident that this shows the practice of unconstitutionality. Based on these problems, it is necessary to have a discussion regarding how to ground the Indonesian constitution as an effort to safeguard the right to diversity. Constitutionality means that there is recognition, that every Indonesian citizen has the right to diversity, so that this right requires every person or party to respect him, and not harass or play with him.Key words: Diversity, Rights, Constitution, Citizen ABSTRAKKonsitusi Indonesia merupakan hukum dasar yang mengatur kehidupan bermsyarakat, berbangsa, dan bernegara bagi rakyat di negara ini. Salah satu yang digariskan dalam konstitusi adalah mengenai pengakuan hidup atas keragaman (kebhinekaan), dan bukan keragaman. Setiap warga negara mempunyai hak kebhinekaan, sehingga hak ini menuntut setiap siapapun atau pihak manapun untuk menghormatinya. Sayangnya, di tengah masyarakat, masih banyak pihak yang tidak menghormati hak kebhinekaan ini. Terbukti tidak sedikit pihak yang memaksakan pendapat, sikap, dan perilakunya pada orang lain untuk mengikutinya, meskipun jelas-jelas ini merupakan wujud praktik inkonstitusionalitas. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu adanya pembahasan terkait bagaimana cara untuk membumikan konstitusi indonesia sebagai upaya menjaga hak kebhinekaan. Secara konstitusionalitas berarti ada pengakuan, bahwa setiap warga negara Indonesia mempunyai hak kebhinekaan, sehingga hak ini menuntut setiap siapapun atau pihak manapun untuk menghormatinya, dan bukan melecehkan atau mempermainkannya.Kata kunci: Kebhinekaan, Hak, Konstitusi, Warga Negara
MASIFIKASI PENDIDIKAN KONSTITUSI SEBAGAI PROTEKSI HAK KEBINEKAAN DI ERA PANDEMI COVID-19 Abdul Wahid; Sunardi Sunardi; Dwi Ari Kurniawati
Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam Malang Vol 3 No 2 (2020): Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam Malang
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/yur.v3i2.6737

Abstract

Abstrak Konstitusi merupakan pijakan dasar atau norma yuridis fundamental yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara dalam kondisi apapun, termasuk saat menghadapi pandemi Covid-19. Urgensinya konstitusi ini akan bisa dirasakan oleh setiap warga negara melalui proses pendidikan (pembelajaran).  Mengingat kondisi masyarakat yang terkena pandemi Covid-19 ini sangat pluralistik, sementara setiap warga negara secara konstitusionalitas mempunyai hak atas kebinekaan, maka setiap pihak, khususnya kalangan penyelenggara pendidikan untuk melakukan masifikasi pendidikan konstitusi, yang model ini diidealisasikan dapat menegakkan keadilan sosial dan mencegah disparitas dan radikalitas  di tengah  masyarakat.Kata kunci: masifikasi, pendidikan, konstitusi, proteksi, hak, kebinekaan Abstract The constitution is the basic foundation or fundamental juridical norms governing the life of the nation and state in any condition, including when facing the Covid-19 pandemic. The urgency of this constitution will be felt by every citizen through the process of Education (learning). Considering that the condition of the people affected by the Covid-19 pandemic is very pluralistic, while every citizen constitutionality has the right to diversity, then each party, especially the education providers to carry out the constitutional education masification, which this model is idealized can uphold social justice and prevent disparity and radicality in the community. Keywords: masification, education, constitution, protection, rights, diversity
Co-Authors A Hufron AA Sudharmawan, AA Abd. Hannan Abd. Rahman Patta Abdul Aziz Abdul Kamal Neno Achmad Chumaedi Achmad Syafa’at Achmad Zainal Arifin, Achmad Zainal Adam Malik Afrizal Arif agam zuama agam Ahlun Ansar Ahmad Ahmad Amir Aziz Ahmad Suryadi, Ahmad Ahmad Swandi Ahmad Wiranto Aji, Wawan Kurniawan Purnomo Akhbar Akhbar Alfina Mutya Alfreds Patodo Ali Akbar Ali Nurhadi Alvan Fathony Aminuddin Bakry Amirullah -, Amirullah Andi Nurafni Andi Sahri Alam Andri Rustandi Ariani Ariani Arief Sudhartono Arief Tyastam Arief Tyastama Aries Saifudin Arisanty Wardhana, Juli Army Mujiani Arnadi Arnadi Arnadi, Arnadi arthur rachman Asep Ali Asfah, Indrawaty Ashar Reskiawan Askar Nur Astika Nurul Hidayah Atun Wardatun Aulia Febriyanti Badawi, Badawi Bambang Sukmadi Bedah Rupaedah Bedah Rupaedah Bella Chairun Nupus Bernandus Budi Setiawan Christine Mbiliyora Citra Faathir Damayanti, Alda Daniel Oktavianus Lapuno Debby Viola Amanda Diana Fitriana Dinda Hummayra Dwi Ari Kurniawati Edi Suhaedi Edward Lukas Apriyanto Hutagalung Elhayat Labiro Emillia Rahayu Fachry Abda El Rahman Fahmi, Ach. Syafiq Fahmi Fahrul Amiruddin Fahrurrozi Fathor Rosid Fathurrahman Fatimah Hidayahni Amin Hadi I. Sutaji Hajar, Andi Harifuddin Hariri Hendra Pribadi Herman Harijanto Herman, Mustafa Hery Leo Sianturi Hesti Asriwandari Ifa Safira Ilham Panji Akbar Indra, Yasmin Afifah Indrawaty Asfah Indri Handayani Ismael Urzaiz Aranda Istiyati Mahmudah Jamila Tun Nabila Hasanuddin Janu Annas Wijanarko Jayawarsa, A.A. Ketut Jeklin Sampe Jonius Simanungkalit Jumadi Mabe Parenreng Jusnina Jusnina Kabira Khairunnisa, Ridha Kiky Arista Lely Novia Lizaqudit Diana Mahmud Sugianto Mappalotteng, Abd. Muis Martins, Manuela Mayelsa, Mika Misbahul Hasan Misbahul Munir Misroji Moh. Ihsan Moh. Rizal Mohammad Alfian Mohammad Fahmi Rahman Mohammad Nizar MUHAJIR Muhamad Fathan Mahendra Muhammad Dahlan Mulawakkan, Andi Muliadi Muliadi Mustari S Lamada Mustari S. Lamada Naharuddin Naharuddin Nasrun Nasrun Natasya Aura Wijaya Nenik, Yohana Nia Asiani Ninda Lutfianti Nirina Firwana NUR ALAMSYAH NUR FADILLAH Nur Inayah Nurfadilah Hambali Nurharsya Khaer Hanafie Nurhayati Nurhayati Nurul Hanifa Nurul Hasanah Bur Nurul Hikmah Nurul Mawaddah Oktavian S Parni Phami Tomas Philips B. Mudamakin Putri Idayatul Amalia Rahmadhanningsih, Sri Rahman, Muh Suryadi Triputra Rahmawati Reni Indrayanti Retantyo Wardoyo Rizky Abdul Haq Rohadi Rohadi Rosmawati Rosmini Madeami Rupa, Darius Sami Amruallah Sanatang Saputra Sarif, Mulsaida Rhamadani Satria Gunawan Zain Seny Luhriyani Sunusi Setialaksana, Wirawan - SITI AMINAH Siti Monalisa Sofi Prayoga Sri, Sri Rahmadani Syarif Stefanus Soy, Wihelmus Sukri Syamsuri, Andi Sulistyowati Sulistyowati Sulistyowati sunardi sunardi Sutaji, Hadi Imam Syamsul Syamsul Bahri Takka, Muhammad Azwan Tanesib, Jehunias Leonidas Tanti, Sitti Rahmayanti D. Taufik Firmansyah Tohiruddin Tresna Niswati Wahidmat Alif Wenny Yulistina Widya Winda Silfiyani Wuryanto Wuryanto Zalwa Magfirah. M Zhafira Amila Haqqa Zulfadli Zulfadli Zulhijaya, Zulhijaya