Claim Missing Document
Check
Articles

Validasi Metode Penentuan Tablet Allopurinol Menggunakan Spektrofotometri Ultraviolet dalam Larutan Asam Suprianto Suprianto; Ihsanul Hafiz; Hendri Faisal; Hasrat Masa Harefa
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 22, No 2 (2019): Volume 22 Issue 2 Year 2019
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3683.204 KB) | DOI: 10.14710/jksa.22.2.29-37

Abstract

Allopurinol sebagai obat tablet banyak beredar di pasaran, sehingga kadar allopurinol haruslah memenuhi persyaratan agar kualitas obat dijamin. Pada penelitian ini, validasi metode penentuan obat tablet allopurinol dalam tiga konsentrasi HCl, yaitu 0,05 N; 0,10 N; dan 0,15 N menggunakan spektrofotometri ultraviolet telah dilakukan. Parameter validasi meliputi uji linieritas, akurasi, presisi berulang, dan presisi menengah dan spesifik. Penentuan konten yang dilakukan dalam larutan HCl 0,10 N menghasilkan akurasi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang gelombang maksimum adalah pada 251 nm di mana linearitas, akurasi, presisi ulang, presisi pada pelarut HCl 0,10 N masing-masing adalah 0,9995; 100.1% - 100.6%; 0,076%; 0,057% - 0,127%. Tes spesifisitas menunjukkan hasil yang baik. Kandungan rata-rata allopurinol dalam tablet adalah 100,7% -102,3%. Sehingga kandungan rata-rata allopurinol dalam tablet memenuhi standart yang mengacu Indonesian Pharmacopoeia V Edition.
EDUCATION AND DETECTION OF URIC ACID OF BANDAR KLIPPA COMMUNITY IN PERCUT SEI TUAN DISTRICT, 2022: EDUCATION AND DETECTION OF URIC ACID OF BANDAR KLIPPA COMMUNITY IN PERCUT SEI TUAN DISTRICT, 2022 Suprianto, Suprianto; Samran, Samran; Meilani, Debi
JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengmas Kestra (JPK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.644 KB) | DOI: 10.35451/jpk.v2i2.1255

Abstract

Asam urat sebagai hasil metabolisme senyawa purin atau xanthin, peningkatan konsumsi senyawa purin atau xanthin menyebabkan akumulasi kristal dari senyawa asam urat dengan notabene sukar larut dalam air. Asam urat darah dipengaruhi oleh beberapa faktor, misalnya makanan kaya purin dan xanthin, suku, physic activity, supply alkohol, dan usia. Darah hanya mampu menampung sampai tingkat tertentu, kadar melebihi daya larut, di atas 6,8 mg/dl disebut hiperurisemia, Hiperurisemia bisa berlangsung lama dan sebagian bias menjadi artritis gout. Gout dikenal sebagai penyakit yang dapat menyebabkan penderita mengalami nyeri yang hebat pada sendi. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode penyuluhan dan pemeriksaan kadar asam urat darah peserta. Masyarakat diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang kadar asam urat darah sehingga mengurangi resiko Gout. Serta mengetahui kadar asam urat darah peserta pada saat pengecekan.
Passion-Oranges Syrup Production Gung Pinto Village Tanah Karo Suprianto, Suprianto; Sumardi, Sumardi; Samran, Samran; Meilani, Debi; Kartika, Dewi
JURNAL PENGMAS KESTRA (JPK) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengmas Kestra (JPK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jpk.v3i1.1697

Abstract

Syrup is a beverage product resulting from the production of a mixture of water and sugar at a content of not less than 65%, whether or not ingredients are in the form of food with or without food additives, which have received permission to use according to the regulations of the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia. Fruit syrup is made from fresh fruit juice with sugar and the taste and aroma of the fruit. Fruits used in syrup production must have an attractive color, aroma and distinctive taste. Example the taste and aroma of passion fruit (Passiflora edulis S) and sweet orange (Citrus sinensis L). Sweet orange and passion fruit are used as a source of fruit syrup juice. Sweet oranges are widely grown in Indonesia, including North Sumatra, especially in Gung Pinto Village, Tanah Karo. During the main harvest, there is usually a decrease in the price of oranges so that farmers are reluctant to pick the fruit which has been the foundation of their lives. This problem triggers farmers to look for solutions so that their crops do not rot on the trees. Community Service is here to provide a solution by increasing the skills of the community to make Passion Fruit Syrup for the people in the village of Gung Pinto Tanah Karo. The service is carried out by training how to make Passion-Orange syrup by doing direct practice and evaluating the resulting product with a hedonic test. The results showed that the Passion-Orange syrup product showed very good color, taste, aroma and texture, and the public was very happy with the results of the Passion-Orange syrup product. The conclusion of the service shows that the syrup product produced is very good and the community is very happy with the results of the syrup product.
QUALITATIVE ANALYSIS OF WET AND DRY FISH FORMALIN FROM PANCUR BATU MARKET TRADERS Suprianto, Suprianto; Chan, Adek; Samran, Samran; Meilani, Debi; Nasution, Lely Fitri Handayani
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jfm.v5i1.1337

Abstract

Ikan salah satu dari sekian banyak kekayaan alam bahari Indonesia. Lauk pauk ikan banyak dikonsumsi masyarakat, mudah diperoleh di pasar dengan harga terjangkau. Namun ikan basah dan ikan kering mudah dan cepat mengalami pembusukan. Mikroba ada sejak ikan masih hidup. Aktivitas mikroba menyebabkan perubahan biokimia dan fisik ikan sehingga bau busuk. Kondisi busuk diketahui setelah bau busuk tersebar dan timbul lendir, warna suram, mata keruh dan sebagainya. Pengawetan ikan basah dan ikan kering dilakukan dengan mengurangi kadar air. Pengawetan merupakan daya upaya peyelamatan hasil tangkapan ikan oleh nelayan. Pembusukan ikan dihambat dengan penambahan garam, sehingga penyimpanan ikan lebih lama tanpa aktivitas bakteri dan enzim. Pesatnya teknik pengolahan pangan, penambahan bahan-bahan aditif pada bahan pangan sulit untuk dihindari, akibatnya keamanan pangan telah menjadi dasar pemilihan suatu produk pangan yang akan dikonsumsi. Bahan aditif berbahaya sulit dihindari, selalu ditemukan dalam pangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui keberadaan formalin sebagai pengawet dalam ikan basah dan ikan kering dari pedagang pasar Pancur Batu secara kualitatif dengan pereaksi tertentu. Penelitian deskriptif menggunakan masing-masing lima sampel ikan basah dan kering yang dijual di pasar Pancur Batu. Hasil penelitian memberikan informasi satu sampel ikan dari pedagang pasar Pancur Batu mengalami perubahan warna ungu pada Kit Tes. Satu dari kelima sampel ikan basah dan kering positif ada formalin.
EVALUATION OF THE USE OF ANTIHYPERTENSION DRUG IN HYPERTENSION PATIENTS AT THE GRANDMED LUBUK PAKAM HOSPITAL INSTALLATION IN 2022 Kartika, Dewi; ., Suprianto; Atika, Nur
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jfm.v5i2.1613

Abstract

Hypertension is a condition where there is an increase in blood pressure that exceeds the normal limit, namely systolic blood pressure of more than 140 mmHg and diastolic blood pressure of more than 90 mmHg. Most women suffer from hypertension because of the hormone estrogen. Patients with hypertension who are not given proper therapy will cause complications that can worsen the condition of hypertension. The higher the prevalence of hypertension sufferers, the use of antihypertensive drugs will increase. This will increase the risk of irrational use of antihypertensive drugs. The purpose of this study was to evaluate the rationality of the use of antihypertensive drugs in the Inpatient Installation of Grandmed Lubuk Pakam Hospital based on the right patient, the right indication, the right drug and the right dose. This research is a type of descriptive research. Data collection was carried out retrospectively by using past data in the form of medical records of hypertension patients for the period January 2021 – February 2022 which met the exclusion and inclusion criteria. The sampling technique used was the purposive sampling technique. The results of this study indicate that the most widely used antihypertensive drugs are combination therapy with Calcium Channel Blokers (CCB) + Angiotensin Converting Enzyme Inhibitors (ACEI) (30,6%); Calcium Channel Blokers (CCB) sebanyak (11%); Calcium Channel Blokers (CCB) + Angiotensin Converting Enzyme Inhibitors (ACEI) + Diuretik sebanyak (11,1%); while the low class of drugs is Calcium Channel Blokers (CCB) + Angiotensin Converting Enzyme Inhibitors (ARB) + Angiotensin Converting Enzyme Inhibitors (ACEI); and diuretics + Angiotensin Converting Enzyme Inhibitors (ACEI) were used (2,8%). The results showed that the rationality of the use of antihypertensive drugs obtained was that the patient was correct 100%, the indication was 100%, the drug was 97,2%, and the dose was 97,2%.
The Determination of Ascorbic in Ethanol Extract of Young and Old Kari Leaf (Murraya koenigii L. Spreng) by Spectrophotometry UV Suprianto, Suprianto; Samran, Samran; Sumardi, Sumardi; Meilani, Debi; Febriady, Andy; Andraini, Galuh
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jfm.v6i2.1920

Abstract

Kari (Murraya koenigii L. Spreng) merupakan flora dari famili Rutaceae. Kari merupakan tumbuhan khas Srilangka, India, dan beberapa wilayah Asia Tenggara, termasuk Nusantara, Provinsi Aceh kaya akan tanaman Kari yang dikenal dengan daun Temurui. Nusantara merupakan daerah dengan beragam kekayaan alam, misalnya flora berkhasiat obat. Nusantara memiliki 30.000 jenis flora dari 40.000 jenis flora di dunia dengan 940 jenis flora berkhasiat obat. Kari merupakan salah satu flora berkhasiat obat.Daun Kari dimanfaatkan masyarakat di Nusantara sebagai rempah-rempah dan penyedap makanan, penyembuh sakit perut, pemerah kepala, obat luka, influenza, reumatik, diare, maupun diabetes, penyembuhan wasir, penurun demam dan radang serta gatal-gatal, bahkan untuk parfum maupun sabun karena beraroma khas dengan kehadiran senyawa atsirinya. Daun Kari kaya akan senyawa berkhasiat obat, diantaranya askorbat. Askorbat mudah larut dalam air namun mudah rusak, teroksidasi karena panas, atau tidak stabil oleh panas. Penentuan kandungan askorbat pada daun telah dilakukan oleh peneliti terdahulu. Kandungan askorbat dapat dilakukan secara volumetris atau dengan instrumen.Penelitian bertujuan untuk menganalisis kadungan askorbat pada ekstrak daun Kari tua dan muda dengan spektrofotometri UV. Penentuan kandungan askorbat dengan metode ini relatif murah dan baik. Kandungan askorbat ekstrak daun Kari muda dan tua masing-masing sebesar 69,97 dan 45,58 mg/g. Kandungan askorbat ekstrak daun Kari muda lebih besar dibandingkan yang tua. Penentuan kandungan askorbat pada daun telah dilakukan oleh peneliti terdahulu. Kandungan askorbat dapat dilakukan secara volumetris atau dengan instrumen. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kadungan askorbat pada ekstrak daun Kari tua dan muda dengan spektrofotometri UV. Penentuan kandungan askorbat dengan metode ini relatif murah dan baik.Kandungan askorbat ekstrak daun Kari muda dan tua masing-masing sebesar 69,97 dan 45,58 mg/g. Kandungan askorbat ekstrak daun Kari muda lebih besar dibandingkan yang tua. Penentuan kandungan askorbat pada daun telah dilakukan oleh peneliti terdahulu. Kandungan askorbat dapat dilakukan secara volumetris atau dengan instrumen. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kadungan askorbat pada ekstrak daun Kari tua dan muda dengan spektrofotometri UV. Penentuan kandungan askorbat dengan metode ini relatif murah dan baik. Kandungan askorbat ekstrak daun Kari muda dan tua masing-masing sebesar 69,97 dan 45,58 mg/g. Kandungan askorbat ekstrak daun Kari muda lebih besar dibandingkan yang tua. Kandungan askorbat ekstrak daun Kari muda dan tua masing-masing sebesar 69,97 dan 45,58 mg/g. Kandungan askorbat ekstrak daun Kari muda lebih besar dibandingkan yang tua. Kandungan askorbat ekstrak daun Kari muda dan tua masing-masing sebesar 69,97 dan 45,58 mg/g. Kandungan askorbat ekstrak daun Kari muda lebih besar dibandingkan yang tua.
PENYULUHAN TAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI PEKARANGAN UPT PUSKESMAS PADANG LAWAS UTARA sumardi, Sumardi; Samran, Samran; Suprianto, Suprianto; Pranata, Chandra; Siregar, Riwandi
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i3.113

Abstract

Tumbuhan obat tradisional memiliki peran penting dalam penyembuhan penyakit dan pencegahan di masyarakat Indonesia termasuk Kabupaten Padang lawas Utara. Upaya peningkatan peran UPT Puskesmas menjadi kebutuhan dalam suksesi program kesehatan dari pemerintah. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman petugas puskesmas tentang jenis, fungsi dan penggunaan tumbuhan obat di pekarangan puskesmas. Metode pengabdian yang digunakan dengan menggali pengetahuan dan informasi dari peserta sebelum dan setelah kegiatan. Respon dan pengetahuan peserta meningkat baik jenis dan jumlah tumbuhan obat untuk pengobatan ringan dan komplementer. Sejalan dengan program Pemerintah Daerah dalam peningkatan derajad kesehatan masyarakat. Diharapkan kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan ketrampilan petugas kesehatan di masing-masing Puskesmas sehingga menjadi kader yang handal dalam penyuluhan kepada masyarakat.
Correlation of Education Level with Mother's Knowledge About the Nutritional Status of Stunted Toddlers Sitorus, Rotua Sumihar; Suprianto, Suprianto
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i1.4472

Abstract

Chronic malnutrition due to prolonged malnutrition resulting in stunted growth and development. Educated and knowledgeable mothers have a big influence on the pattern of regulating balanced food needs for the growth and development of toddlers. The research was directed at determining the correlation between educated and knowledgeable mothers on the nutritional status of stunted toddlers in the Namorambe Community Health Center work area. Quantitative descriptive research was conducted cross-sectionally. The population was 32 mothers who had stunted toddlers (0-59 months) and the total was the sample. Univariate and bivariate analyzes were carried out to describe the frequency distribution of respondents' characteristics and determine the correlation between educated and knowledgeable mothers regarding the nutritional status of stunted toddlers. The results showed that mothers ranged from 20-30 years old and had upper secondary education as many as 25 (78.1%) and 21 (65.6%); toddler age 37-60 months, male gender, stunted toddler, and poor maternal knowledge were 16 (50%), 17 (53.1%), 22 (68.8%) and 23 (71.9%); and as many as 21 (65.6%) and 12 (37.5%) respondents had high school education and poor knowledge; as well as the Chi-square analysis results of p-value = 0.038, respectively. In the research, there was a correlation between educated and knowledgeable mothers on the nutritional status of stunted toddlers in the Namorambe Community Health Center work area.
Factors That Increase The Risk of A Mother Giving Birth to A Stunting Toddler Sitorus, Rotua Sumihar; Suprianto, Suprianto; Herlina, Herlina
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i2.5302

Abstract

Stunting is a condition where linear growth is disturbed so that the body height is not normal, also known as being short or dwarf in comparison to the standard age. This matter is caused by nutrition and health in the poor pre- and post-natal period. An educated and knowledgeable mother has a significant role in overcoming, managing, and organizing family resources to meet nutritional needs. The study was directed at analyzing factors that increase the risk of mothers giving birth to stunted toddlers in work areas at the Public Health Center Namorambe. The study uses a descriptive-analytical approach using a cross-sectional model, where data collection is conducted in a single instance.Thirty mothers were studied as study subjects with toddlers ages 0–60 months with stunting conditions and living in the work area of the Public Health Center Namorambe. The study results show that the possibility of mothers giving birth to stunted toddlers is affected by their knowledge, attitudes, and actions.
Controlled release kinetics of furosemide from chitosan matrix tablets with hydroxypropyl methylcellulose phthalate coated Samran, Samran; Suprianto, Suprianto; Sumardi, Sumardi; Ritonga, Ahmad Hafizullah; Kusumastuti, Melati Yulia
Pharmaciana Vol. 14 No. 2 (2024): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v14i2.28097

Abstract

Sustained-release dosage forms were critical in drug delivery, ensuring controlled and prolonged release for optimal therapeutic outcomes. Chitosan (CH) has become pivotal in sustained-release tablet formulation due to its biocompatibility and mucoadhesive properties. This study aims to explore the release kinetics of furosemide (FS) from CH matrix tablets in a concurrent medium. The formulation involves a core tablet and coated tablet, with CH matrix as a binder and Hydroxypropyl Methyl Cellulose Phthalate (HPMCP) as a film-coated for the core tablet, and both are made using the wet granulation method. Assessment parameters include tablet hardness, disintegration, and FS release profiles across various media, analyzed using spectrophotometric methods to comprehend drug release kinetics with multiple models such as zero-order, first-order, Higuchi, and Korsmeyer-Peppas employed. In the press-coated tablet comprising core tablet CH as matrix uncoated with 20 mg CH per tablet core, a zero-order release pattern emerged in the pH 1.2 medium within 0-2 h, which displayed first-order release kinetics within 2-6 h and 6-16 h in concurrent media of pH 5.8 and 7.4. Notably, a zero-order release pattern emerged in the pH 1.2 medium within 0-2 h. Press-coated tablets incorporating CH matrix with HPCMP coated (CH-HPCMP), also containing 20 mg CH per tablet, exhibited diverse drug release kinetics. These tablets showed Korsmeyer-Peppas, zero-order, and first-order kinetics in pH 1.2, 5.8, and 7.4, respectively. The study suggests that a Press-coated tablet incorporating CH-HPMCP is suitable as the candidate for sustained-release formulations. The observed versatility in release kinetics across varying pH environments underscores the potential adaptability of these formulations in addressing diverse therapeutic needs.
Co-Authors A., Ade Ayu Fitriana Abdul Rahim Adek Chan Adinda Seftia Afriadi Afriadi Agung Ardiansyah, Agung Agus Kristina Ahmad Hafizullah Ritonga Ahmad Sumantri - Alam Suhada Alam Suhada Alizha Aisyah Amal Said Ananda Sri Devy Ancel Mus Silaban Andilala Andraini, Galuh Andy Febriadi Anita Anita Anjur Falden Lingga Annas Reza Annas Reza Ardina Ardina Ardina Pakpahan Arinri Misnangin Sritala Ramadani Arinri Misnangin Sritala Ramadani Atika, Nur Atmaja, Hengki Atmanegara, Akhmad Prasetya Azzahra, Innayah Bagus Bagus, Bagus BENNI ISKANDAR Bimantoro, Zurdan Budi Harianto, Budi Bunda, Yola Permata Chan, Adek Chandra Pranata Cut Fatimah Cut Fatimah Cyndi Veronica Darmawati Darmawati De Lux Putra, Effendy Debi Meilani Debi Melani Derlina . Devi Purnama Sari Dewi Kartika Dewi Sartika Munthe Dian Zulkarnain Lubis Didi Darmadi, Didi Dikari Harita Dwi Setio Purnomo Effendy De Lux Putra Elvy Oktima Elvy Oktima Endang Subekti Endang Subekti Enny Fitriani Fadilasyah, Dimas Afrizal Fahmi, Muhammad Ikhwan Febriady, Andy Fesri Damai Riang Laia Fesri Damai Riang Laia Fina Dheny Lantika Fitri Mayang Sari Fitriani Nasution Fitriani, Enny Fridelly Mairani Apt Hafiz Luthfi Hasrat Masa Harefa Helda Ibramin Hendri Faisal Henry Toruan - Herliana Herlina H Herlina Herlina Herman Jufri Andi, Herman Jufri Hermansyah . Hermawan, Love Retno Herri Trisna Frianto, Herri Trisna Herwin Herwin, Herwin Hery Novpriansyah Hetty Wahyuni Hidayani, Mesalina Tri Ihsanul Hafiz Indra Ginting Jakub Tarigan Jakub Tarigan Jelly Syahfitri Johannes Johannes Joko Wibowo Kresna Shifa Usodri Kurniawansyah, Kurniawansyah Kusumastuti, Melati Yulia Leny, Leny Lestari, Wita Lidiya Sasmaita Sihotang Lili Nurmaliza Lisa Syafrida Lukmanul Hakim Luluk Widarti Maelani, Mia Manalu, Joko C.H Mandike Ginting Mandike Ginting Marbun, Intan Coni Caroline Maya Annisa Lubis Maya Sartika Maya Sartika Meidi Wani Lestari, Meidi Wani Melati Yulia Kusumastuti Melati Yulia Kusumastuti Muhammad Deddy Harfiansyah Muhammad Deddy Harfiansyah Muhammad Fadlan Siregar Muhammad Gunawan Muhammad Gunawan Nadiya Arifa Rahma Nainggolan, Angel M. Nasution, Lely Fitri Handayani Nilsya Febrika Zebua, Nilsya Febrika Nindha Ayu Berlianti Nur Afni Afrianti Nur Afni Afrianti Nur Aisyah Pitri Nur Asni Arti Nur Asni Arti Nurasyah Nurasyah Nurlela Petra Saragih Nur’Adina Nur’Adina Nur’Adina Peranginangin, Siwan Edi A. Peri Aisyah Zubaidi Permata, Yade Metri Pranata, Chandra Prasetiyo, Bagus Prayoga, Mirza Kirma Putri Addina Rachel Anastasia R Hutabarat Rahmawati, Eka Fauziah Ramly, Amisbah Rante, Neli Riany, Meutia Risma Yeni Roby Fernandi Rotua Sumihar Sitorus Rusdi Evizal Ruseni Ruth Mayana Rumanti Ruth Mayana Rumanti S. Ida Kholida Sadewa, Wahyu Digda Sahrita Sahrita Salim, Helmi Agus Samran, Samran Saragih, Safitri Sefryantonius Lase Sertin Prilda Sari Sandoro Sertin Prilda Sari Sandoro Shofian Syarifuddin simanjuntak, benrad edwin Simarmata, Aditya D Sindy Andriani Siregar, Riwandi Siregar, Suci Rahmadani Siringoringo, Michael R.S. Siti Fatimah Hanum Siti Maemonah Siti Nurbaya Siti Nurbaya Sitorus, Irfan Sri Handayani SRI RAHAYU Sri Rahayu Sri Wulandari Sri Yusnaini Sucihati, Roos Nana Sudiyarti, Nining Suhendra Tawarnate Sumardi Sumardi Sumardi . Syahputra, Syofyan Anwar Syamsul, Darwin Tambubolon, Regina Elianda Tandaditya Ariefandra Airlangga Tinambunan, Lukas A. Vivi Eulis Diana Vivi Eulis Diana Wandani, Elliza Rizki Wenehenubu, Fitalis Ekhy Wilda Rizwani Winata, Hanafis Sastra Zaenuddin Hudi Prasojo Zai, Arifin Putra Zaqyah, Irene Zebua, Nilsya Febrika Zebua