Claim Missing Document
Check
Articles

Program Edukasi Asuhan Kebidanan Untuk Mencegah Komplikasi Kehamilan Pada Ibu Dengan Pernikahan Dini Ula, Zumrotul; Tobing, Hendri Parluhutan L.; Rahmat, Rezqiqah Aulia; Hasnia, Hasnia
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pernikahan dini merupakan salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya komplikasi kehamilan pada ibu. Kurangnya pengetahuan mengenai asuhan kebidanan dan tanda bahaya kehamilan menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh ibu dengan usia muda. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil dengan riwayat pernikahan dini melalui program edukasi asuhan kebidanan. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Sasaran kegiatan adalah 25 ibu hamil dengan pernikahan dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 58,4 menjadi 84,2. Selain itu, pengetahuan baik meningkat dari 20% menjadi 76%. Terjadi pula perubahan perilaku, dimana 80% peserta rutin melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC). Kesimpulan menunjukkan bahwa program edukasi asuhan kebidanan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil sehingga dapat mencegah komplikasi kehamilan. Kata Kunci: Pernikahan Dini, Kehamilan Risiko Tinggi, Edukasi Kebidanan, Antenatal Care, Pengabdian Masyarakat ABSTRACT Early marriage is one of the risk factors that can increase pregnancy complications among mothers. Lack of knowledge regarding midwifery care and pregnancy danger signs is a major issue faced by young mothers. This community service program aims to improve knowledge and awareness of pregnant women with early marriage through midwifery care education. The method used was participatory education through counseling, interactive discussions, and mentoring. Evaluation was conducted using pre-test and post-test involving 25 pregnant women. The results showed an increase in the average score from 58.4 to 84.2. The proportion of good knowledge increased from 20% to 76%. Behavioral changes were also observed, with 80% of participants regularly attending antenatal care (ANC). In conclusion, the program is effective in improving knowledge and awareness, contributing to the prevention of pregnancy complications. Keywords: Early Marriage, High-Risk Pregnancy, Midwifery Education, Antenatal Care, Community Service
Sosialisasi Perawatan Luka Diabetes pada Masyarakat Berisiko Tinggi di Daerah Perkotaan Mustarin, Yanti; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Diabetic wounds are a serious complication in people with diabetes mellitus, which can lead to infection and even amputation if not properly managed. Lack of public knowledge regarding diabetic wound care is a major factor in the increased risk of complications. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of high-risk communities in diabetic wound care. Implementation methods included health education, wound care demonstrations, and community mentoring. Results showed an increase in participants' knowledge and skills in independently caring for diabetic wounds. This program is effective in supporting the prevention of diabetic wound complications in the community. Keywords: Diabetic Wounds, Wound Care, Health Promotion, Community Abstrak Luka diabetes merupakan salah satu komplikasi serius pada penderita diabetes mellitus yang dapat menyebabkan infeksi hingga amputasi jika tidak ditangani dengan baik. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai perawatan luka diabetes menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko komplikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat berisiko tinggi dalam perawatan luka diabetes. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi perawatan luka, serta pendampingan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan perawatan luka diabetes secara mandiri. Program ini efektif dalam mendukung pencegahan komplikasi luka diabetes di masyarakat. Kata Kunci: Luka Diabetes, Perawatan Luka, Promosi Kesehatan, Masyarakat
Simulasi Pertolongan Pertama Luka Bakar Sebagai Upaya Pencegahan Keparahan Cedera Rahmat, Rezqiqah Aulia; Noviar, Rizki Andita
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Burn injuries are among the most common types of injuries in the community and can lead to tissue damage and serious complications if not managed properly. Appropriate first aid is essential to prevent the severity of injury and to accelerate the healing process. However, public knowledge regarding first aid for burns remains limited. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in providing first aid for burn injuries. The methods included health education, demonstrations, and hands-on simulation. Evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills after the intervention. This program proved effective in enhancing community preparedness in managing burn injuries appropriately, thereby preventing further complications. Keywords: Burn Injury, First Aid, Simulation, Health Education ABSTRAK Luka bakar merupakan salah satu cedera yang sering terjadi di masyarakat dan dapat menyebabkan kerusakan jaringan serta komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Penanganan awal yang benar sangat penting untuk mencegah keparahan cedera dan mempercepat proses penyembuhan. Namun, pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama luka bakar masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus luka bakar. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan simulasi praktik langsung. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah diberikan edukasi dan simulasi. Program ini efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menangani luka bakar secara tepat sehingga dapat mencegah keparahan cedera. Kata Kunci: Luka Bakar, Pertolongan Pertama, Simulasi, Edukasi Kesehatan
Transformasi Pengetahuan Perawatan Melalui Program Pengabdian Berbasis Komunitas Rizki, Zuriani; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Transforming knowledge in the field of nursing is a crucial strategy for improving the quality of public health. Community-based service programs are an effective approach for directly transferring knowledge and skills to the community. However, gaps in health knowledge and practices persist in the community, which can impact the quality of self-care. This activity aims to improve community knowledge through community-based health education. The methods used include counseling, interactive discussions, and pre- and post-test evaluations. The results showed a significant increase in community knowledge after the educational intervention. This program has proven effective in transforming care knowledge and increasing public awareness of proper health practices. Keywords: Knowledge transformation, Nursing, Community service, Health education ABSTRAK Transformasi pengetahuan dalam bidang perawatan merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Program pengabdian berbasis komunitas menjadi pendekatan efektif dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat secara langsung. Namun, masih terdapat kesenjangan pengetahuan dan praktik kesehatan di masyarakat yang dapat berdampak pada rendahnya kualitas perawatan mandiri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan evaluasi pre-test serta post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan masyarakat setelah intervensi edukasi. Program ini terbukti efektif dalam mentransformasikan pengetahuan perawatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap praktik kesehatan yang benar. Kata kunci: Transformasi pengetahuan, Perawatan, Pengabdian masyarakat, Edukasi kesehatan
Edukasi Dan Pendampingan Pengelolaan Sampah Berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Di Lingkungan Masyarakat Rahmat, Rezqiqah Aulia; Jamin, Fitriah Suryani
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Improper waste management remains a major issue in communities and contributes to environmental pollution and health problems. The 3R approach (Reduce, Reuse, Recycle) is an effective strategy to reduce waste volume and promote environmental awareness. This community service program aimed to improve community knowledge and skills in 3R-based waste management through education and assistance. The methods included health education, demonstrations, hands-on practice, and evaluation using pre-test and post-test. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and skills in waste sorting and management. This program proved effective in encouraging behavioral change toward environmentally friendly waste management practices. Keywords: 3R, Waste management, Education, Community service ABSTRAK Pengelolaan sampah yang tidak tepat masih menjadi permasalahan utama di masyarakat dan berdampak pada pencemaran lingkungan serta gangguan kesehatan. Pendekatan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) merupakan strategi yang efektif dalam mengurangi volume sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis 3R melalui edukasi dan pendampingan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah. Program ini efektif dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. Kata kunci: 3R, Pengelolaan sampah, Edukasi, Pengabdian masyarakat
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Epidemiologi Untuk Deteksi Dini Penyakit Menular Claartje, Masrikat Maya Diana; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Communicable diseases remain a major public health concern, particularly in terms of prevention and early detection. Limited community knowledge regarding basic epidemiology is one of the factors that hinders early detection efforts. This community service program aimed to improve community knowledge and awareness of epidemiological concepts and the importance of early detection of communicable diseases. The methods included health education, interactive discussions, and evaluation through pre-test and post-test. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge after the educational intervention. This program proved effective in enhancing community preparedness to recognize early symptoms of communicable diseases and take appropriate preventive measures. Keywords: Epidemiology, Communicable Diseases, Education, Community Service ABSTRAK Penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius, terutama dalam upaya pencegahan dan deteksi dini. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai epidemiologi dasar menjadi salah satu faktor yang menghambat deteksi dini penyakit menular. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang konsep epidemiologi serta pentingnya deteksi dini penyakit menular. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat secara signifikan setelah diberikan edukasi. Program ini efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam mengenali gejala awal penyakit menular serta mengambil langkah pencegahan yang Tepat. Kata Kunci: Epidemiologi, Penyakit Menular, Edukasi, Pengabdian Masyarakat
Pengaruh Metode Kangaroo Mother Care (KMC) Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Asikin, Siti Badria; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Juli)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Low Birth Weight (LBW) is one of the leading causes of neonatal morbidity and mortality. Kangaroo Mother Care (KMC) is a non-pharmacological intervention that is effective in improving the physiological condition of infants, including weight gain. This study aims to analyze the effect of the KMC method on weight gain in LBW infants. This study employed a quantitative design with a quasi-experimental approach (pretest-posttest with control group). A total of 60 LBW infants were divided into two groups: the intervention group (KMC) and the control group. Data were analyzed using a t-test. The results showed a significant increase in body weight in the KMC group compared to the control group (p < 0.001). In conclusion, the KMC method is effective in increasing the weight of LBW infants and is recommended as part of neonatal care. Keywords: Kangaroo Mother Care, Low Birth Weight, Infant Weight, Neonatal ABSTRAK Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal. Metode Kangaroo Mother Care (KMC) merupakan intervensi non-farmakologis yang efektif dalam meningkatkan kondisi fisiologis bayi, termasuk peningkatan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode KMC terhadap peningkatan berat badan bayi BBLR. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi-experimental (pretest-posttest with control group). Sampel sebanyak 60 bayi BBLR dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi (KMC) dan kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji t. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan berat badan yang signifikan pada kelompok KMC dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,001). Kesimpulannya, metode KMC efektif dalam meningkatkan berat badan bayi BBLR dan direkomendasikan sebagai bagian dari perawatan neonatal. Kata Kunci: KMC, BBLR, Berat Badan Bayi, Neonatal
Faktor Risiko Diabetes Melitus Pada Lansia Wijayanti, Lumastari Ajeng; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus is a non-communicable disease with an increasing prevalence, especially among the elderly population. This study aims to analyze risk factors associated with diabetes mellitus among older adults. A quantitative approach with a cross-sectional design was used. Data were collected from 150 elderly respondents using purposive sampling. Variables included age, body mass index (BMI), physical activity, dietary patterns, family history, and blood pressure. Data were analyzed using chi-square tests and logistic regression. The results showed that obesity (OR=3.2), family history (OR=2.8), and physical inactivity (OR=2.5) were the most significant risk factors. It can be concluded that lifestyle and genetic factors play a crucial role in the occurrence of diabetes mellitus among the elderly. Keywords: Diabetes Mellitus, Elderly, Risk Factors, Obesity, Physical Activity ABSTRAK Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, khususnya pada kelompok lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus pada lansia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui survei terhadap 150 responden lansia dengan teknik purposive sampling. Variabel yang dianalisis meliputi usia, indeks massa tubuh (IMT), aktivitas fisik, pola makan, riwayat keluarga, dan tekanan darah. Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh adalah obesitas (OR=3,2), riwayat keluarga (OR=2,8), dan kurangnya aktivitas fisik (OR=2,5). Disimpulkan bahwa faktor gaya hidup dan genetik memiliki kontribusi signifikan terhadap kejadian diabetes melitus pada lansia. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Lansia, Faktor Risiko, Obesitas, Aktivitas Fisik
Hubungan Pengetahuan Pasangan Usia Subur DenganPemilihan Metode KB Rahmat, Rezqiqah Aulia; Sari, Wulan Citra
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Juli)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The selection of contraceptive methods is an essential component of family planning programs to control population growth and improve reproductive health. Knowledge level of couples of reproductive age plays an important role in determining contraceptive choices. This study aims to analyze the relationship between knowledge and contraceptive method selection among couples of reproductive age. A quantitative cross-sectional design was used involving 130 respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using chi-square and t-tests. The results showed that respondents with good knowledge were more likely to choose modern contraceptive methods (p<0.05). It is concluded that there is a significant relationship between knowledge and contraceptive choice. Keywords: Knowledge, Reproductive Age Couples, Contraception ABSTRAK Pemilihan metode kontrasepsi merupakan bagian penting dalam program keluarga berencana (KB) untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kesehatan reproduksi. Tingkat pengetahuan pasangan usia subur (PUS) menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan dalam memilih metode KB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan pasangan usia subur dengan pemilihan metode KB. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional terhadap 130 responden PUS. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PUS dengan pengetahuan baik cenderung memilih metode KB modern dibandingkan tradisional (p<0,05). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan PUS dan pemilihan metode KB. Kata Kunci: Pengetahuan, Pasangan Usia Subur, KB, Kontrasepsi
Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Pada Ibu Hamil Terhadap Status Gizi Ibu Utama, Risma Putri; Rahmat, Rezqiqah Aulia
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Juli)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Maternal nutritional status is an important factor affecting maternal and fetal health. One strategy to improve maternal nutrition is supplementary feeding. This study aimed to determine the effect of supplementary feeding on the nutritional status of pregnant women. This study used a quantitative method with a pre-experimental (one group pretest-posttest design). The sample consisted of 40 pregnant women selected using purposive sampling. Data were collected through weight and MUAC measurements before and after intervention. Data were analyzed using paired t-test. The results showed a significant improvement in nutritional status after supplementary feeding with a p-value of 0.001. The conclusion of this study is that providing additional food has a significant effect on improving the nutritional status of pregnant women. Keywords: Supplementary Food, Pregnant Women, Nutritional Status ABSTRAK Status gizi ibu hamil merupakan faktor penting yang menentukan kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi ibu hamil adalah melalui pemberian makanan tambahan (PMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan terhadap status gizi ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental (one group pretest-posttest). Sampel penelitian sebanyak 40 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan dan lingkar lengan atas (LILA) sebelum dan sesudah intervensi PMT. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan status gizi ibu hamil setelah pemberian PMT dengan nilai p-value = 0,001 (<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian makanan tambahan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan status gizi ibu hamil. Kata Kunci: Makanan Tambahan, Ibu Hamil, Status Gizi
Co-Authors Abdillah Abdillah Abidin, Armawati Achmad, Viyan Septiyana Adhyatma A Aditia, Donny Afritayeni, Afritayeni Agnes Batmomolin Agung Nur Cahyanta, Agung Nur Ahmad, Marwan Ahmad, Muhammad Iqbal Ainun Jariyah Akib, Asridawati Albertus Ata Maran Alfah, St Almujahidiani, Titik Andi Alim, Andi Andi Kamal M. Sallo Ansar Ansar Anshar Rante Appulembang, Imelda Apriani, Baiq Nurainun Aprilia, Rizky Arianto, Steven Arini, Larasuci Aripa, Lusyana Arnes Yuli Vandika Asikin, Siti Badria Asmi, Syamsinar Asmin, Risna Yunita Asrianto, Asrianto Astin Nur Hanifah Azizah, Fara Khanza Bahrun, Suriani Baiq Nurainun Apriani Idris Bamatraf, Anis Baru, Nell Mana Betan, Abu Bakar Cahya, M. Robby Fajar Cakrawati R, Cakrawati R Cakrawati, Cakrawati Cici Yusnayanti Claartje, Masrikat Maya Diana Dahlan Abdullah Desi Eka Pratiwi Devin, Devin Dewi Parwati Dito Anurogo, Dito Djunaedi Djunaedi Dunggio, Abdul Rivai Saleh Edi Pramono Eka Setiawati Eko Prastyo Eny Retna Ambarwati Ernawati Ernawati Ervan, Ervan Fachry Abda El Rahman Fara, Guntur Roryngosan Fauziah, Ayu Bella Fitriah S. Jamin Fitriani.K, Fitriani.K Fransina Tubalawony Ganoko, Marwan Ahmad Halisah, Halisah Halitopo, Yoel Halmar, Halbina Famung Hardianti Hardianti, Hardianti Harfika, Meiana Hariati, Andi Harlina Harlina Hartati, Andi Hartaty, Hartaty hasnia, Hasnia Herlina Herlina Hilal, Achmad Hilmiah, Hilmiah Hondor Saragih Idris Idris Iqbal, Chaedyr Iskandar Zulkarnaen Isrofah Jukarnain, Jukarnain K, Hairuddin Kadir, Erni Karnelly, Karnelly Kasmara, Dwi Pratiwi Kurniawati Kurniawati Kusumawati, Indra Lain, Bachrudin Latif, Sarifudin Andi Lonik, Lorensius Lubis, Halimatussakdiyah M Adnan Lira M, Warda Mahendika, Devin Mahoklory, Serly Sani Malaha, Naomi Manuntungi, Andi Ernawati Marpaung, Sastrika Handayani Marwasariaty Masdarwati, Masdarwati MAURITZ PANDAPOTAN MARPAUNG Meillisa Carlen Mainassy Mildaratu, Mildaratu Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis Mohammad Arifin Noor Muhamad Risal Tawil Muhtari, Arlina Mukriani, Mukriani Mulat, Trimaya Cahya Mulia, Madepan Musaidah, Musaidah Musiana, Musiana Muslimin B, Muslimin Mustamin, Rini Muthoharoh, Binti Lulu Nasution, Ahmad Faisal Noyumala, Noyumala Nur Aida Kubangun * Nur, Armiyati Nurhaedah Nurhaedah Nurhayati Nurhayati Nurhedah, Nurhedah Nurhidaya Nurhidaya Nursiah, Andi Nurul Aisyiyah Puspitarini Oksfriani Jufri Sumampouw Oruh, Shermina P, Nur Triningtias Pannyiwi, Rahmat pariati, pariati Pratiwi, Cici Pudyastuti, Rita Retna Puspitarini, Nurul Aisyiyah Putri, Maidina Qamarya, Nurul Qudratullah, Fyzria R, Cakrawati R. Rusli Rabuana, Susi RACHMAT RAMLI Radiah Ilham Rahmawati, Agustini Liviana Dwi Rais, Muh. Kardi Raissa Patrisia, Raissa Ramli, Rachmad Ramli, Rahmat Restiyanti, Yuli Rizki Andita Noviar Rohmi, Rohmi Rosdiana Rosdiana Rosida Rosida Ruben, Sethiana Dewi Rukinah, Rukinah Saad, Rahmiyani Sabriana, Riska Safidni, Elvira Safitri, Norma Safridha Kemala Putri Sahalia, Sahalia Saputra, M. Khalid Fredy Saputra, M.Khalid Fredy Sari Arie Lestari Sari, Dwi Ardyna Octa Sari, Erma Puspita Sari, Wulan Citra Savidni, Elvira Sembiring, Rinawati Serli, Serli Sima, Yenni Sima, Yenny Simanjuntak, Glory Gelarich Sofiana Sofiana, Sofiana Solehudin, Solehudin Srifitayani, Nur Rahma Suabey, Suningsih SUBANI, NATALIA DEBI SULFIANA, SULFIANA Sulfiani, Sulfiani Sunanto Sunanto Surya, Sara Susanti Susanti Susanti, Fajar Susilawati, Susilawati Syaiful Bachri Syamsinar, A. Syarief, Syarifah Wahyuni Al Tarnoto, Tenny Taslim Taslim Thalib, Kiki Uniatri Tinta, Yulis Tobing, Hendri Parluhutan L. Tondok, Santalia Banne Treasa, Adisty Dwi tri wahyuni Tuhumena, Femi Serly Ula, Zumrotul Utama, Risma Putri Veny Usviany Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas Wahyudianti, Ni Luh Gede Sri Wahyuni, Ria Wati, Isra Wijaya, Ayu Wijayanti, Lumastari Ajeng Wulandari, Bayu Larasati Yakob, Asmirati Yanti Mustarin Yarnita, Yarnita Yunitasari, Veronika Yuri Pratiwi Utami Yusraa, Yusraa Yusrianto, Yusrianto Zaenal Zaenal, Zaenal Zulham Zulham Zuriani Rizki