p-Index From 2021 - 2026
10.565
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Media Komunikasi FPIPS DE JURE Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Jurnal Komunikasi Hukum Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Jurnal Civicus E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ARISTO Jurnal Moral Kemasyarakatan JWP (Jurnal Wacana Politik) Etika Demokrasi Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AL-IDARAH Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik JPGMI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Multazam) Jurnal Educatio FKIP UNMA JURNAL PUBLISITAS The Innovation of Social Studies Journal BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Law and Economics Review CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Manajeman Pendidikan Al Multazam (JMPA) Jurnal Pendidikan PKn VARIA HUKUM: Jurnal Forum Studi Hukum dan Kemasyarakatan IJORER : International Journal of Recent Educational Research Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma JLCEdu (Journal Of Learning And Character Education) TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Jurnal Ekonomi Trisakti Journal of General Education and Humanities CIVIC SOCIETY RESEARCH and EDUCATION: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Innovative: Journal Of Social Science Research PANCASILA AND CIVICS EDUCATION JOURNAL Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Proceeding of International Conference on Special Education in South East Asia Region Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Jurnal SUTASOMA Integralistik Sahur Journal Indonesian Journal of Conservation Edueksos: Journal Pendidikan Sosial dan Ekonomi Jurnal Abmas
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan kompetensi penyusunan dan penerapan model pemberdayaan masyarakat bagi tenaga widyaiswara di lingkungan PP PAUD dan Dikmas Jawa Barat Sumarto Sumarto; Leni Anggraeni; Sandey Tantra Paramitha; Sri Wahyuni Tanshzil
Jurnal Abmas Vol. 18 No. 1 (2018): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v18i1.36578

Abstract

Peningkatan sumber daya manusia merupakan cara yang strategis dalam meningkatkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan negara menuju kearah yang lebih baik, salah satu sumber daya manusia yang menunjang dalam peningkatan pendidikan yaitu widyaiswara. Peran dan fungsi widyaiswara sangat penting karena akan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada pegawai negeri sipil yang dalam penelitian ini berfokus pada Widyaiswara di lingkungan PP PAUD dan DIKMAS Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah metode kaji tindak partisipatif. Hasil yang diperoleh dari program pelatihan peningkatan kompetensi, di antaranya: 1) pengembangan model pemberdayaan masyarakat sebagai tugas inti dari PP PAUD dan DIKMAS Jabar, terdapat dua fungsi utama secara general, yaitu pengembangan model dan mutu bagi masyarakat. 2) Model yang sedang digarap oleh tim PP PAUD dan DIKMAS adalah model Paket C dalam Jaringan, dengan 4 model yaitu model kurikulum, model modul, model media, dan model evaluasi. 3) langkah-langkah pengembangan model pemberdayaan masyarakat yaitu studi pendahuluan, merancang model tentatif, uji coba model tentatif dan revisi model. 4) adanya ketertarikan dari widyaiswara dalam menerapkan model pemberdayaan masyarakat. .
Pengembangan model percontohan kader siap bela negara berbasis identitas dan integritas pada organisasi kemahasiswaan Leni Anggraeni; Sandey Tantra Paramitha; Abdul Azis; Edah Jubaedah; Taj Cyrila Aprila Syahda Difa
Jurnal Abmas Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v23i2.67120

Abstract

Based on Article 27 paragraph (3), it mandates that "Every citizen has the right and obligation to participate in efforts to defend the country". So based on this mandate, the existence of student organizations is an important part of implementing state defense, especially in the campus environment which can of course be at the forefront in building state defense, especially during the COVID-19 pandemic, state defense has a vital role in being able to become a medium for building awareness. to maintain national identity and integrity. Therefore, this PkM aims to be able to develop a pilot model of cadres ready to defend the country based on identity and integrity in student organizations. The PkM program, using the participatory action study method, with 21 students as part of student organization representation within the Indonesian University of Education, with data collection techniques using questionnaires. The results of the implementation of this service program show that cadres are ready to defend the country in the climate of UPI student organizations showing a percentage of 61.9% stating that they Strongly Agree that students must have the awareness to be active and contribute to Student Organizations on campus as cadres ready to defend the country using a culturally appropriate approach respective organizations such as accustoming members to be disciplined and honest, prioritizing collective interests besides individual interests, every activity must be based on internalizing the values of Pancasila and defending the country as well as maintaining local cultures as a form of nationalism, identity and student integrity.   Abstrak Berdasarkan Pasal 27 ayat (3) mengamanatkan bahwa “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. Maka berdasarkan amanat tersebut, keberadaan organisasi kemahasiswaan menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan bela negara, terkhusus di lingkungan kampus yang tentunya bisa menjadi garda terdepan dalam membangun bela negara terkhusus di masa pandemi COVID-19 bela negara sangat memiliki peran vital untuk bisa menjadi media pembangunan kesadaran untuk tetap mempertahankan identitas dan integritas bangsa. Oleh karena itu PkM ini bertujuan untuk bisa mengembangkan model percontohan kader siap bela negara berbasis identitas dan integritas pada organisasi kemahasiswaan. Program PkM dengan metode kaji tindak partisipatif ini bersama 21 mahasiswa sebagai bagian dari keterwakilan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil pelaksanaan program pengabdian ini menunjukkan bahwa kader siap bela negara pada iklim organisasi kemahasiswaan UPI menunjukkan persentase 61,9 % menyatakan Sangat Setuju jika mahasiswa harus memiliki kesadaran untuk aktif dan berkontribusi dalam organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus sebagai kader siap bela negara dengan menggunakan pendekatan sesuai budaya organisasinya masing-masing seperti membiasakan anggota untuk disiplin dan jujur, mendahulukan kepentingan bersama di samping kepentingan individu, setiap kegiatan harus berlandaskan pada internalisasi nilai- nilai Pancasila dan bela negara serta menjaga kebudayaan-kebudayaan lokal sebagai wujud nasionalisme identitas dan integritas mahasiswa. Kata Kunci: kader; bela negara; identitas; organisasi kemahasiswaan
Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di masyarakat kawasan DAS Citarum melalui mahasiswa KKN sebagai media edukasi kesehatan Sandey Tantra Paramitha; Leni Anggraeni; Muhammad Gilang Ramadhan; Agung Wahyudi; Taj Cyrila Aprila Syahda Difa
Jurnal Abmas Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v23i2.67121

Abstract

Health problems are still a serious challenge, especially in the Citarum watershed. Changes in people's increasingly modern lifestyles are one of the foundations of Gerakan Masyarakat Hidup Sehat( GERMAS). A movement that aims to promote a culture of healthy living and abandon unhealthy habits and behavior in society. This GERMAS action was also followed by promoting clean and healthy living behavior and support for community-based infrastructure programs, which were synergized with the implementation of KKN by students at the Indonesian University of Education. This program has several focuses, including building access to meet drinking water needs and public health installations. Both are basic infrastructures that are the foundation of the healthy living community movement, especially for people living in the Citarum watershed area. The method used in implementing this empowerment program is a participatory action research method because this empowerment program is carried out as a medium for health education and socialization of the Healthy Living Community Movement (GERMAS). This service is in Ketapang District, Bandung Regency, by empowering KKN students, the community, and the government. The results of this program found that increased access to drinking water needs increased understanding of healthy living. This program implies that people's behavior that ignores the importance of healthy and clean living can be overcome.   Abstrak Masalah kesehatan masih menjadi sebuah tantangan serius khususnya di kawasan DAS Citarum. Perubahan pola hidup masyarakat yang makin modern menjadi salah satu dasar GERMAS. Sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat, yang disinergikan dengan pelaksanaan KKN yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Program ini memiliki beberapa fokus seperti membangun akses untuk memenuhi kebutuhan air minum, instalasi kesehatan masyarakat. Keduanya merupakan infrastruktur dasar yang menjadi pondasi dari gerakan masyarakat hidup sehat khususnya bagi masyarakat yang tinggal di kawasan DAS Citarum. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program pemberdayaan ini adalah metode kajitindak partisipatif karena program pemberdayaan ini dilakukan sebagai media edukasi kesehatan dan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Pengabdian ini berada di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Bandung dengan memberdayakan mahasiswa KKN, masyarakat dan pemerintah. Hasil dari program ini ditemukan bahwa terbangunnya akses untuk memenuhi kebutuhan air minum, meningkatnya pemahaman mengenai hidup sehat. Implikasi dari program ini adalah perilaku masyarakat yang abai terhadap pentingnya hidup sehat dan bersih bisa teratasi. Kata Kunci: DAS Citarum; edukasi kesehatan; Kuliah Kerja Nyata
Pencapaian tujuan SDG’s kapasitas hidup sehat dan sejahtera melalui pola hidup rendah karbon Pekerja Migran Indonesia di Johor Bahru, Malaysia Ida Hamidah; Leni Anggraeni
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.75855

Abstract

Migrant workers often face a variety of health challenges, including exposure to unhealthy work environments, stress, and lack of access to adequate health services. This article discusses community service aimed at improving the capacity of Indonesian migrant workers in Johor Bahru, Malaysia, to adopt a low-carbon lifestyle to achieve the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly in health, clean energy, and climate action. The methods used in this service include identifying and analyzing the needs of migrant workers through surveys and interviews, followed by education through seminars and workshops focused on health, healthy eating, and stress management techniques. The program also includes practical activities such as exercise and implementing environmentally friendly practices, including recycling and reducing plastic usage. Evaluation was conducted to measure the impact of the program on the health and carbon footprint of migrant workers. The results show that the program raised awareness among migrant workers about the importance of a low-carbon lifestyle and positively impacted their health and the environment. Furthermore, the program provides opportunities for replication and expansion to other migrant worker communities, thereby improving quality of life and contributing to environmental sustainability.   Abstrak Pekerja migran sering menghadapi berbagai tantangan kesehatan, termasuk paparan lingkungan kerja yang tidak sehat, stres, dan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Artikel ini membahas pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pekerja migran Indonesia di Johor Bahru, Malaysia, dalam menerapkan pola hidup rendah karbon untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan, energi bersih, dan aksi iklim. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup identifikasi dan analisis kebutuhan pekerja migran melalui survei dan wawancara, diikuti dengan edukasi melalui seminar dan workshop yang berfokus pada kesehatan, pola makan sehat, serta teknik manajemen stres. Program juga mencakup kegiatan praktis seperti olahraga dan penerapan praktik ramah lingkungan, termasuk daur ulang dan pengurangan penggunaan plastik. Evaluasi dilakukan untuk mengukur dampak program terhadap kesehatan dan jejak karbon pekerja migran. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan pengetahuan pekerja migran mengenai pentingnya pola hidup rendah karbon dan memberikan dampak positif terhadap kesehatan serta lingkungan mereka. Selain itu, program ini membuka peluang untuk replikasi dan perluasan di komunitas pekerja migran lainnya, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Kata Kunci: aksi iklim; energi bersih; pekerja migran Indonesia; pola hidup sehat karbon
Co-Authors - Sapriya A, Mona Yonatha AA Sudharmawan, AA Abdul Azis Abdul Azis Abdullah Hasibuan, Hamdi Adrian , Krisna Affandi, Ideus agung setiawan Agung Tesa Gumilar Agung Wahyudi Agustina, Marilin Aim Abdulkarim Akbar, Muhamad Saepul Akbar, Muhamad Saepul Al Rafni Aldiska Adelina Fitri Andriayani, Novita Anggraeni, Alvi Anugrah, Anugrah Aprianto, Rudi Apriya Maharani Rustandi Apriya Maharani Rustandi Arini Fauziah, Arini Fauziah Arpannudin, Iqbal Asep Mahpudz Badruzaman, Dudi Baeihaqi, Baeihaqi Bestari, Yoga Cahyani, Isyeu Nur Cecep Darmawan Cecep Darmawan, Cecep Chandra Lesmana, Chandra Dahlena, Alni Dasim Budimansyah Destra Linda Anggraeni Dian Puspita Dinn Wahyudin, Dinn Edah Jubaedah Elly Malihah Evi Gusliana Fadhillah, Julian Mauludi Fatimah, Anastasya Nurul Fauzi, Rifaldi Mukram Fauziah, Hani Febriana Putra, Tarekh Febrianto, Dani Firdaus, Pipin Gilang Ramadhan, Muhammad Gumilar, Agung Tesa Hariyanti Hariyanti Hasan Muhamad Hasan, Muhamad Fahmi Hendri Irawan Hikmat Kodrat Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Hamidah Ida Hamidah Idrus Affandi Iim Siti Masyitoh Ilham Hudi Aim Abdulkarim Kokom Komalasari, Ilham Hudi Aim Abdulkarim Ilsya, Marisa Noviyanti Fajrah Iwan Fajri Jalari, Rivi Ahmad Jubaedah, Edah Karim Suryadi Karim Suryadi Khatomi, Khatomi Kokom Komalasari Kokom Komalasari Kurniawan, Kukun Lilik Hasanah Lisa Umami Lusiana, Lisa M. Alfa Putu Iftihar, M. Alfa Putu Iftihar Marisa Noviyanti Fajrah Ilsya Masitoh, Iis Masrur, Muhammad Matang Matang Maulana, Arbi Mayaningsih, Dewi Mayta Enjang Kinanti, Mayta Enjang Kinanti Miswan Gumanti Muchtar, Suwarma Al Muhamad Gilang Ramadhan Muhamad Muslihudin Muhammad Gilang Ramadhan Muhammad Idris Muhammad Jafar Mukarromah Muthaqin, Dwi Iman Naovallia, Sheila Nassarudin, E Hasbi Nufus , Achmad Busrotun Nugraha, Dadi Mulyadi Nurlaila Nurlaila Nurlela Nurlela Nurul Yunita Oktavia, Anisa Paramitha, Sandey Tantra Pitria Sopianingsih Pradana, Yudha Pradanna, Satrio Alpen Prakarsa, Ega Pramudi, Agung Pramudi, Agung Priyono Priyono Putra, Tarekh Febriana Putri, Nabella Kusuma Maspa Radini, Radini Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Rahmat Ramdani, Mamur Ramdhani, Hilal Rina Puspitasari Risma Agustina Rukman, Zeed Hamdy Rukman, Zeed Hamdy Rusmayanti, Rusmayanti Rustandi, Apriya Maharani Sabila, Amalika Sabila, Amalika Sandey Tantra Paramitha Sandey Tantra Paramitha Santi Sekarwangi, Santi Sekarwangi Saputri, Retno Kurnia Sari, Mulia Sariyah Astuti Sartika, Euis Dwi Sehadun, Fransiskus Setiawan, Mursyid Siregar, Miranda Siti Nurbayani Sri Wahyuni Sumartik Sumarto . Sumarto Sumarto Suryanef Suryanef Syaifullah Syaifullah Syaifullah Syaura Binti Shariffuddin, Naya Taj Cyrila Aprila Syahda Difa Tampubolon, Agustinus Tanshzil, Sri Wahyuni Tarekh Febriana Putra Teresa Pakpahan, Teresa Pakpahan Tri Yuni Hendrowati Trisnawati Trisnawati Tutik Wijayanti, Tutik Wadu, Ludovikus Bomans Wadu, Ludovikus Bomas Winia Waziana Wiratama, Muhammad Rafsan Wulandari Wulandari Yadi Ruyadi Yan Mahdi Muhamad Yesicca Risma Shinta Simanjuntak, Yesicca Risma Shinta Simanjuntak Yuri Fitrian