p-Index From 2021 - 2026
7.497
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences JURNAL AGROTEKNOLOGI Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Majalah Obat Tradisional Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Enthalpy : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Mesin Jurnal Bina Praja Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal SOLMA Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan Dan Konseling Jurnal Agrotech JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Kartika Kimia Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Devotion: Journal of Research and Community Service Waniambey: Journal of Islamic Education Jurnal Pajak dan Bisnis (Journal of Tax and Business) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Journal of Educational Sciences JURNAL ILMU PENDIDIKAN SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah International Journal of Community Service (IJCS) Journal of Religion and Film Lansau: Jurnal Ilmu Kefarmasian Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran JAWAMIUL KALIM: Jurnal Kajian Hadis Jurnal Abdi dan Dedikasi kepada Masyarakat Indonesia PARADUTA : Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial Cendikia Pendidikan Tolis Mengabdi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Journal of Pharmacy Jurnal Intelek Insan Cendikia International Journal of Technology and Education Research Jurnal Sains dan Kesehatan Jurnal Farmasi Galenika Jurnal Kopendik
Claim Missing Document
Check
Articles

Metodologi Ibn Abi Ḥātim dalam Kitab ‘Ilal al-Ḥadīṡ: Methodology of Compiling the Book of 'Ilal al-Ḥadīṡ by Ibn Abi Ḥātim Arfan, Arfan; Alwi, Zulfahmi; Andi Darussalam; A., Nur Afni
JAWAMI'UL KALIM: Jurnal Kajian Hadis Vol. 2 No. 1 (2024): JAWAMI'UL KALIM: Jurnal Kajian Hadis
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian masyarakat (P3M), Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/jawamiulkalim.v2i1.1298

Abstract

The Book of ‘Ilal al-Ḥadīṡ by Ibn Abi Ḥātim is one of the reference books that is widely discussed by hadith scholars. This research focuses on examining and analyzing the methodology used by Ibn Abi Ḥātim in the book. This research is descriptive qualitative research. Data was obtained and compiled from various sources, especially The Book of ‘Ilal al-Ḥadīṡ itself as well as other relevant scientific books and articles. All data obtained was reviewed and analyzed using a content analysis approach for further conclusions to be drawn. The results of this research found that Ibn Abi Ḥātim was one of the great scholars of the 4th century who had significant contributions in many fields of Islamic science. The Book of ‘Ilal al-Ḥadīṡ is one of Ibn Abi Ḥātim's monumental works which has become an important reference for hadith scholars. This research also found that the number of hadiths that were the object of study in the book was 2840 hadiths. Ibn Abi Ḥātim not only adhered to personal opinions in analyzing illat hadith but also referred to the opinions of his father Abu Hatim al-Razi and other teachers, such as Abu Zur'ah al-Razi. It is important that studies on ‘ilal al-ḥadīṡ continue to be developed because discussions on this topic are still rare. Kitab ‘Ilal al-Ḥadīṡ karya Ibn Abi Ḥatim adalah salah satu kitab rujukan yang banyak diperbincangkan oleh para pengkaji hadis. Penelitian ini fokus untuk menelaah dan menganalisis metodologi yang digunakan oleh Ibn Abi Ḥatim dalam kitab tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh dan dihimpun dari berbagai sumber, terutama Kitab ‘Ilal al-Ḥadīṡ sendiri serta buku dan artikel ilmiah lainnya yang relevan. Seluruh data yang diperoleh ditelaah dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis konten untuk selanjutnya diambil kesimpulan. Hasil penelitian ini mendapati bahwa Ibn Abi Ḥatim termasuk ulama besar abad ke-4 yang memiliki kontribusi signifikan dalam banyak bidang ilmu keislaman. Kitab ‘Ilal al-Ḥadīṡ adalah salah satu karya monumental Ibn Abi Ḥatim yang menjadi rujukan penting para pengkaji hadis. Penelitian ini juga mendapati bahwa jumlah hadis yang menjadi objek kajian dalam kitab tersebut adalah sebanyak 2840 hadis. Ibn Abi Ḥatim tidak hanya berpegang kepada pendapat pribadi dalam menganalisis illat hadis tetapi juga merujuk kepada pendapat ayahnya Abu Ḥatim al-Razi dan guru-gurunya yang lain, seperti Abu Zur'ah al-Razi. Kajian terhadap ‘ilal al-ḥadīṡ penting terus dikembangkan karena pembahasan tentang topik tersebut masih termasuk langka.
Tinjauan Kontekstual Atas Hadis-hadis Cadar: Argumentasi Pensyariatan Cadar dalam Islam: A Contextual Study of Hadiths on Veiling: Arguments on the Legislation of Veiling in Islam Nur Afni A.; Arfan, Arfan
JAWAMI'UL KALIM: Jurnal Kajian Hadis Vol. 2 No. 1 (2024): JAWAMI'UL KALIM: Jurnal Kajian Hadis
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian masyarakat (P3M), Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/jawamiulkalim.v2i1.1332

Abstract

This study aims to analyze the hadiths on veiling in contextual examination to comprehend whether veiling represents an adopted Arabian custom or an Islamic injunction. Through library research utilizing normative and historical approaches, primary data was obtained from books of hadith and their commentaries. Secondary data was derived from classical tafseer and jurisprudential literature, as well as Arabic dictionaries. All data was compiled and analyzed to draw conclusions. The findings reveal that the scanty dressing of pre-Islamic Arabian women contravened the Islamic concept of hijab, hence veiling was not an Arabian cultural element. Quranic verses regarding hijab contain injunctions or recommendations for veiling. This was further corroborated by Prophetic narrations which contextually imply the legislation of veiling for Muslim women. Thus, a comprehensive study of scriptural evidence concludes that veiling constitutes part of the Islamic Shariah.
EDUKASI BIJAK ANTIBIOTIK: STRATEGI PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN PENCEGAHAN RESISTENSI PADA MASYARAKAT KELURAHAN GUNUNG JATI SULAWESI TENGGARA Arfan, Arfan; Sahidin, Sahidin; Fristiohady, Adryan; Hastiar, Arfiani; Nazira, Arni; Puspita, Dewi; Izzati, Emy; Haera, Evi Hadrawati; Atasya, Fretiniar; Handayani, Lili Sri; Mawaddah, Nur Ainul
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, November 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i11.1980

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Namun, di masyarakat masih sering terjadi penyalahgunaan antibiotik seperti pemakaian tanpa indikasi medis yang sesuai, sehingga berpotensi meningkatkan kasus resistensi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan antibiotik secara rasional. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Gunung Jati, Provinsi Sulawesi Tenggara, melalui metode sosialisasi disertai pretest dan posttest. Data dianalisis berdasarkan nilai jawaban benar (skor 1) dan salah (skor 0). Hasil pretest menunjukkan tingkat pemahaman masyarakat tergolong rendah, yaitu sebesar 72,7% dengan 15 responden (68,2%) berada pada kategori kurang. Setelah dilakukan sosialisasi, terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan, ditunjukkan oleh hasil posttest sebesar 95,5%, dengan 14 responden (63,7%) berada pada kategori baik. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas metode sosialisasi yang diterapkan kepada masyarakat. Hasil ini juga mengindikasikan bahwa edukasi langsung kepada masyarakat mampu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan terkait penggunaan antibiotik yang tepat.
Aspek Hukum Islam Terhadap Keabsahan Pernikahan Pasangan Mualaf Yang Tidak Melakukan Isbath Nikah Djafar, Fadlun Nur Fadilah; Susilawati, Susi; Ansar, Ansar; Arfan, Arfan
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4938

Abstract

Marriage is a legal and social institution that forms the foundation of a civilized society. In Indonesia, marriage is not only seen as a relationship between two individuals based on love and responsibility but also as a legal event that creates juridical consequences. The inconsistency between Islamic law and Indonesian positive law often creates legal challenges, particularly for mualaf (converts to Islam) couples who perform religious marriages without state registration (isbat nikah). This issue becomes complex because, under Islamic law, a marriage is considered valid if it fulfills the pillars and requirements of nikah, while under Indonesian positive law, registration is an essential condition for the marriage to have legal force. As a result, significant implications arise regarding legal status, civil rights, and the protection of women and children resulting from such marriages. This article employs a normative juridical approach by analyzing statutory regulations, the Compilation of Islamic Law (KHI), court decisions, and field interviews with officials from the Office of Religious Affairs (KUA) in Sigi Biromaru District. The findings reveal that unregistered marriages among mualaf couples cause legal vulnerability for women and children, as their status is not recognized administratively. Furthermore, the implementation of isbat nikah has not been fully effective due to a lack of public understanding of legal procedures. This study recommends the harmonization of Islamic and positive law through the integration of substantive justice values to achieve the ultimate purposes of law justice, certainty, and benefit.
Pemberdayaan Komoditas Kelapa melalui Pelatihan Produksi dan Uji Mutu Virgin Coconut Oil (VCO) di SMAN 1 Kota Jambi Faadila, Ayu; Utami, Wiji; Fitria, Dori; Santini, Syarifa Aini Surnita; Aisyah, Aisyah; Siregar, Fadly Shalsabil; Primarani, Nabila Risa; Setyawati, Ria; Susanti, Try; Arfan, Arfan
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20963

Abstract

Background: Sebanyak 14,8% masyarakat Indonesia mengalami kulit kering dan rasa gatal yang dapat memicu peradangan. Virgin Coconut Oil (VCO) berpotensi menjadi solusi alternatif karena memiliki kandungan asam laurat, tokoferol, dan fenolik yang bermanfaat untuk kesehatan. Potensi kelapa sebagai bahan baku VCO di Provinsi Jambi mencapai 116 ton, namun pemanfaatannya di bidang pendidikan masih terbatas. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan sebagai bentuk pemberdayaan komoditas kelapa serta meningkatkan keterampilan siswa SMAN 1 Kota Jambi melalui pelatihan produksi dan uji mutu VCO. Metode: Kegiatan dilakukan mulai dari persiapan, implementasi, dan evaluasi. Hasil: Terlaksanakanya pengabdian ini membuat siswa, siswi dan guru SMAN 1 Kota Jambi sangat antusias. Mereka jadi lebih memahami potensi dari buah kelapa, cara mengolah buah kelapa menjadi produk VCO, serta memahami cara menganalisis mutu produk VCO yang sesuai dengan SNI 7381:2008. Kedua jenis VCO memiliki nilai pH 5 yang memenuhi standar, sedangkan densitas VCO murni 0,963 g/mL dan VCO ekstrak nanas 0,967 g/m. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam aspek produksi serta analisis mutu produk, sekaligus memberikan keuntungan bagi sekolah karena produk yang dihasilkan memiliki daya jual di pasaran.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM BIJAK TANGANI DIARE SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DAN EDUKATIF DI KELURAHAN WUA-WUA, SULAWESI TENGGARA Yamin, Yamin; Arfan, Arfan; Aspadiah, Vica; Halik, Halik; Longgi, Anggun S.; Salam, Audi’ah Putri Amaliah; Gamoro, Ayu Riski; Novani, Bestari; Aprillia, Dilla; Sari, Dini Putri; Nabilah, Kezia Azzahra; Asrianti, Wa Ode
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i12.2091

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia dan sering menimbulkan komplikasi serius, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Data Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022 menunjukkan bahwa diare termasuk penyebab terbanyak kunjungan balita ke fasilitas kesehatan, sementara lansia tetap berisiko tinggi akibat penurunan fungsi fisiologis dan imunitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kelurahan Wua-Wua mengenai pencegahan dan penanganan awal diare yang tepat. Metode pelaksanaan meliputi edukasi melalui ceramah, pembagian leaflet, serta diskusi interaktif, disertai penilaian pemahaman melalui post-test lisan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengenali gejala diare, faktor risiko, serta langkah penanganan mandiri yang benar di tingkat rumah tangga. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan diare di masyarakat melalui peningkatan literasi kesehatan.
Indigenous Fungi as Controllers of Fruit Rot Disease in Organic and Inorganic Cocoa Plants Ratnawati, Ratnawati; Arfan, Arfan; Hayati, Nahdhatul; Jaya, Kasman
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Devotion: Journal of Community Research
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v7i1.25608

Abstract

Exploration of endophytic fungi originating from the rhizosphere of organic and inorganic cocoa plants has the potential to be used as a control for fruit rot caused by Phytopthora palmivora. The use of these fungi can reduce the negative impact caused by the use of certain chemicals in maintaining yields affected by plant pests. This study aims to identify endophytic fungi in the rhizosphere of organic cocoa plantations in Palolo Village and inorganic plantations in Sidondo Village and to test the inhibitory power of the endophytic fungi obtained as a control for cocoa fruit rot disease. This research consists of two stages: Stage I, exploration of endophytic fungi, and Stage II, selection of endophytic fungi from the cocoa rhizosphere (in vitro test). The research results identified several endophytic fungi originating from the rhizosphere of inorganic cocoa, namely isolates SAO1; Gliocladium sp., SAO2; Aspergillus niger mf-1, SAO3; Aspergillus niger mf-2, and SAO4; Trichoderma sp. From organic cocoa fields, the following isolates were found: NO1 (Gliocladium sp. mf-1); NO2 (Aspergillus niger mf-1); NO3 (Gliocladium sp. mf-2); NO4 (Aspergillus terreus); NO5 (Trichoderma sp); NO6 (Aspergillus niger mf-2). Isolates from both organic cocoa fields, namely isolate NO5, and inorganic fields, namely isolate SAO4, were able to inhibit the growth of the pathogen P. palmivora with an inhibition rate of up to 70% through a type of mechanism involving competition for space and the release of volatile exudates that were able to inhibit the pathogen.
Salat Isyraq dan Duduk Setelah Salat Subuh:Analisis Hadis tentang Kesahihan dan Praktiknya: The Ishraq Prayer and Post-Fajr Sitting: A Hadith-Based Analysis of Authenticity and Practice Arfan, Arfan; Nur Afni A.
JAWAMI'UL KALIM: Jurnal Kajian Hadis Vol. 3 No. 2 (2025): JAWAMI'UL KALIM: Jurnal Kajian Hadis
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian masyarakat (P3M), Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/jvzjx641

Abstract

This study examines the hadiths concerning remaining seated after the Fajr prayer until sunrise and performing two units of prayer afterward, commonly known as the Ishraq prayer. It focuses on two main issues: the authenticity of the related hadiths and whether the Ishraq prayer constitutes an independent act of worship or is part of the Duha prayer. Employing a qualitative library research method, the study utilizes takhrij and isnad-matan analysis on hadiths collected from the Kutub al-Tis‘ah and other major hadith sources. The findings indicate that the hadiths regarding remaining seated after Fajr and performing two units of prayer after sunrise are thabit and authentic when considered separately. However, the narrations linking both acts with the specific virtue of earning a reward equivalent to Hajj and ‘Umrah remain disputed due to weaknesses in their chains of transmission. Thus, the Ishraq prayer should not be viewed as a distinct form of worship but rather as an early-time Duha prayer. Both practices are authentically established when performed independently, while claims of special merit require cautious scholarly consideration in hadith evaluation.
Mainstreaming Ecotheology: Empowering Women Activists in Jambi City Br Surbakti, Junita; Lahmuddin, Lahmuddin; Fridiyanto, Fridiyanto; Arfan, Arfan; Berliana Difa, Annisa; Juwita, Nova
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23218

Abstract

Environmental degradation in Jambi City such as the pollution of the Batanghari River, increasing floods, and the decline of green open spaces demonstrates the urgent need to strengthen environmental conservation movements based on religious values. In this context, women activists occupy a strategic position as agents of change due to their close connection with community social dynamics. This community service program focuses on strengthening the capacity of women activists in mainstreaming ecotheology, utilizing local assets as internal community strengths, and developing cross-sector collaborative networks. The objectives include enhancing conceptual and practical competencies, optimizing local assets for ecological movements grounded in religious values, and expanding support through multisector partnerships. The program’s implementation shows that capacity building for women is a key factor in developing ecological awareness and encouraging environmental preservation at the community level. Conceptual and practical training strengthened skills in advocacy, leadership, and program management, enabling women to act as strategic drivers of change. The Asset-Based Community Development (ABCD) approach ensures program sustainability by utilizing individual, social, cultural, and physical community resources. Networking with government, religious institutions, educational organizations, media, environmental communities, and the business sector reinforced movement consolidation and opened broader collaboration. These efforts have the potential to foster an inclusive, participatory, and sustainable ecotheology movement.
Co-Authors A., Nur Afni Abd Kahar Abdul Kahar Abdul Khaliq Abdul Wahid Safar Afriansyah Afriansyah Ahmad Taufiq Arminudin Ahyar Ahyar Aisyah Aisyah Aiyi Asnawi Akhyar, Miftahul Alfian Alfian Aligita, Widhya Andi Darussalam Anida Anida, Anida Annisa, Finantha Ansar Ansar Anwar, Irvan Aprillia, Dilla Apriyanto, Apriyanto Arba, Muhammad Ardiyansyah Ardiyansyah Arifyanto, Alber Tigor Asasutjarit, Rathapon Asli Aspadiah, Vica Asrawaty, Asrawaty Asrianti, Wa Ode Atasya, Fretiniar Aulia Lukman AYU LESTARI Badia, Esti Bahari Bahari, Bahari Bantilan, Ma’ruf Bantilan, Moh. Ma'ruf Bantilan, Moh. Ma’ruf Bantilan, Moh. Maruf Baru Sadarun Basrin, Wa Ode Fitrawati Berliana Difa, Annisa Br Surbakti, Junita Chatarina Umbul Wahyuni Daniati Hi Arsyad Daniel Happy Putra Darmin, Wa Ode Yentri Putia Ningtiyas Daud, Nur Saadah Dewi Puspita Djafar, Fadlun Nur Fadilah Dori Fitria Eja Armaz Hardi Eka De Patmonsela Liow Ellin Febrina Elyani, Nur Elyanti Rosmanidar, Elyanti Faadila, Ayu Fadhliyah Malik Faigah A. Badjamal Febriyanti, Prety Firdayanti, Firdayanti Fridiyanto, Fridiyanto Fristiohady, Adryan Fusvita, Angriani Gafar, Masrin Gamoro, Ayu Riski Haera, Evi Hadrawati Halik, Halik Handayani, Lili Sri Haruna, Lidya Agriningsih Hasmari Noer Hasmi, Waode Indri Sasmita Hastiar, Arfiani Hayati, Nahdhatul Herdiawanto, Heri Hermansyah Hermansyah Hukmah, Nurul Idris Idrus, Loly Subhiaty If'all, If'all Ilma Sarimustaqiyma Rianse Ilyas Y., Muhammad - Imran, Al Ichlas Indrayanti, Wa Ode Dian Izzati, Emy Jabbar, Asriullah Jaya, Kasman Juhana Juhana Juhana Juhana Juhana Jumardin Juwita, Nova Kardin, Laode Karmila Soar Kasmawati, Henny Kirana, Rezky Marwah La Ode Aman La Ode Ismail Ahmad Lahmuddin Lahmuddin, Lahmuddin Lisa Indriani Lisa Indriani Bangkele Longgi, Anggun S. M.Pd, Hendri S.Pd. Makmur, Syarif Malaka, Muhammad Hajrul Malina, Rachma Mangara Sihaloho Marjun Mawaddah, Nur Ainul Mihwan Sataral Mohammad Sawir Mubarak Mubarak Muh Fakhri Hafiz Muhammadiyah Amin Mukhlis Mukhlis Multazam Mumfahida Mumfahida Musdalipah Musdalipah, Musdalipah Nabilah, Kezia Azzahra Nasrudin Nazira, Arni Ningsih, Mismawarni Srima Novani, Bestari Nur Afni A. Nuraini, Andi Nuralifah Nuralifah, Nuralifah Nurhikma, Nurhikma Nurramadhani A. Sida Nursam Nursam Nursifa Nursifa Ode Aman, La Parawansah Parawansah, Parawansah Pascayantri, Asniar Prayoga Prayoga Primarani, Nabila Risa Purnama, La Ode Muhammad Julian Putri, Nurayzanil Qomario Rafidah Rafidah Rafii, Muhammad Rahma, Sri RAHMAT MULIADI, RAHMAT Ramadhan, Argianov Randi, Randi Rasak, Adriatman Ratnawati Ratnawati Ratnawati Ratnawati Ratnawati Rayani, Nur Ridwan Ridwan Rusli, Nirwati Ruslin, Ruslin Rusman, Arman S. Sagap Sabarudin Sabarudin Sahidin . Sahidin, Idin Salam, Audi’ah Putri Amaliah Salimin Salimin, Salimin Santini, Syarifa Aini Surnita Sarah Suleman Sarfian, Siti Sari, Dini Putri Sari, Mega Musfita Sarmila, Sarmila Sayani Sayani Setyawati, Ria Sida, Nurramadhani A. Siregar, Fadly Shalsabil Siti Raudhatul Jannah Solo, Dian Munasari Soraya , Rahayu Sri Sudewi Sri Sudewi, Sri Sugeng Santoso Sulsiah, Sulsiah Sumarni Sumarni Sumarni Sunandar Ihsan, Sunandar SUSILAWATI, SUSI Syarifudin Syarifudin Tri Satyani Trinovitasari, Nita Try Susanti Usdeldi, Usdeldi Vevi Rosiani wahyuni wahyuni Widodo, Andeka Wiji Utami, Wiji Wu, Chun Yamin, Yamin Yodha, Agung Wibawa Mahatva Yuliantini, Anne Zakiah Zakiah Zubaydah, Wa Ode Sitti Zulfahmi Alwi Zulqarnin, Zulqarnin