p-Index From 2021 - 2026
5.485
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publikasi Pendidikan Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Profesi Pendidikan Dasar Jurnal Gantang Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal SOLMA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JARES (Journal of Academic Research and Sciences) PrimaryEdu - Journal of Primary Education JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Journal Coaching Education Sports JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Indonesian Journal of Primary Science Education (IJPSE) SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Participative Journal (PJ) : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Innovation and Research in Primary Education Indonesian Journal of Mathematics Education Cybersecurity and Innovative Technology Journal EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Profil Berpikir Number Sense Siswa Rufiana, Intan Sari; Arifin, Slamet; Ekawati, Ratna; Wahyudi, Wahyudi; Ode Naana, Tesya Mahdaniya; Wanti, Astika Berliana; Dewi, Elsa Haruna
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i1.8491

Abstract

Di era pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti sekarang ini, semua aspek kehidupan membutuhkan proses yang cepat dan akurat, sehingga penguasaan kemampuan algoritma dipandang tidak lagi cukup, oleh karenanya kemampuan number sense penting dipelajari dan dikuasai. Kebermanfaatan number sense dalam kehidupan sehari-hari ini tidak diimbangi dengan kompetensi siswa dalam number sense. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Adapun tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil berpikir number sense siswa pada materi nilai tempat. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 yang mengikuti program AKM. Hasil menunjukkan bahwa profil number sense siswa pada materi nilai tempat adalah memahami konsep bilangan yang dikarakterkan dengan bagaimana subjek memahami nilai yang mewakili oleh angka tersebut, menggunakan berbagai bentuk representasi yang ditunjukkan siswa dengan bagaimana siswa menunjukkan representasi yang berbeda dari angka/ nilai yang diwakili angka tersebut, menggunakan ekspresi setara yang ditunjukkan siswa dengan bagaimana hasil akan berubah jika nilai angka berubah saat perhitungan serta menggunakan strategi yang ditunjukkan dengan siswa yang menemukan nilai setara dari hasil operasi.
Diferensiasi dalam Pembelajaran: Strategi dan Praktik di Kelas Fauziyah, Fauziyah; Rofiqi, Ainur; Arifin, Slamet; Ekawati, Ratna
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4114

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi menjadi pendekatan pedagogis yang esensial dalam menghadapi keberagaman peserta didik di kelas dasar. Studi bertujuan menelaah secara sistematis strategi dan praktik pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar berdasarkan hasil studi literatur dalam lima tahun terakhir (2019–2025). Kajian ini menggunakan metode systematic literature review terhadap 30 artikel ilmiah terindeks nasional dan internasional, termasuk publikasi di jurnal terakreditasi SINTA dan Scopus. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berakar pada teori konstruktivisme, humanisme, dan Universal Design for Learning (UDL), yang menekankan pentingnya menyesuaikan proses belajar dengan kesiapan, minat, dan profil belajar peserta didik. Praktik di lapangan meliputi diferensiasi konten, proses, dan produk melalui berbagai strategi seperti penilaian diagnostik, pembelajaran berbasis proyek, kelompok fleksibel, dan penggunaan teknologi digital adaptif. Temuan penelitian juga menyoroti bahwa keberhasilan implementasi diferensiasi sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru dalam perencanaan, manajemen kelas, serta dukungan kebijakan kurikulum. Studi ini menegaskan bahwa pembelajaran berdiferensiasi bukan sekadar strategi teknis, melainkan paradigma pedagogis yang berorientasi pada keadilan belajar (equity in education) dan pengembangan potensi individu peserta didik. Rekomendasi penelitian ini mengarah pada perlunya penguatan kapasitas guru, desain kebijakan yang inklusif, dan penelitian empiris lanjutan terkait efektivitas model diferensiasi di berbagai konteks pendidikan dasar di Indonesia.
ETIKA KEILMUAN DAN TANGGUNG JAWAB INTELEKTUAL GURU: ANALISIS KRITIS TERHADAP KODE ETIK PENDIDIK Setianingsih, Setianingsih; Mas’ula, Siti; Arifin, Slamet
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i4.7840

Abstract

This study aims to critically analyze the Indonesian Teacher's Code of Ethics in relation to scientific ethics and the intellectual responsibility of teachers. As central figures in the nation's intellectual development, teachers are required not only to possess pedagogical competence but also high moral and intellectual integrity. This research uses a literature study method with a qualitative analysis approach. The results indicate that the Indonesian Teacher's Code of Ethics has covered the basic principles of professional ethics, yet several aspects related to scientific ethics and intellectual responsibility have not been explicitly and thoroughly articulated. Some identified weaknesses include a lack of emphasis on a research culture, scientific publications, and the moral courage to convey scientific truths that may be unpopular. This study recommends the strengthening and continuous socialization of the importance of scientific ethics and intellectual responsibility for teachers, as well as the need to review the Indonesian Teacher's Code of Ethics to be more adaptive to the challenges of the times and the development of science. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis Kode Etik Guru Indonesia dalam kaitannya dengan etika keilmuan dan tanggung jawab intelektual guru. Sebagai pemegang peran sentral dalam pencerdasan bangsa, guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi pedagogik, tetapi juga integritas moral dan intelektual yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kode Etik Guru Indonesia telah mencakup prinsip-prinsip dasar etika profesi, namun beberapa aspek terkait etika keilmuan dan tanggung jawab intelektual belum terartikulasi secara eksplisit dan mendalam. Beberapa kelemahan yang teridentifikasi antara lain kurangnya penekanan pada budaya meneliti, publikasi ilmiah, dan keberanian moral dalam menyampaikan kebenaran ilmiah yang mungkin tidak populer. Penelitian ini merekomendasikan adanya penguatan dan sosialisasi berkelanjutan mengenai pentingnya etika keilmuan dan tanggung jawab intelektual bagi guru, serta perlunya peninjauan kembali Kode Etik Guru Indonesia agar lebih adaptif dengan tantangan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Inovasi Sistem Pendukung Belajar Digital Berbasis Kecakapan Abad 21 Bagi Guru Sekolah Dasar Mashfufah, Aynin; Faizah, Siti; Rufiana, Intan Sari; Arifin, Slamet; Izzati, Aulia Al Tsani; Wicaksono, Adyatma Nugrahsanto
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20541

Abstract

Pendahuluan: Pada era pembelajaran digital saat ini, pendidikan harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Sebagai pengajar, peran guru sangat penting dalam membuat lingkungan belajar yang inovatif dan efektif namun juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang teknologi digital yang relevan untuk pendidikan, mengembangkan keterampilan guru dalam merancang sistem pendukung belajar yang inovatif dan memfasilitasi guru dalam mengintegrasikan kecakapan abad 21 ke dalam proses pembelajaran. Metode: Workshop, pendampingan, dan evaluasi. Hasil: Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan peserta pengabdian telah mampu mengembangkan bahan ajar yang mayoritas berupa buku elektronik dengan materi beragam untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan dan Kewarganegaraan, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Matematika. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian ini dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan mitra dan perlu dikembangkan sebuah panduan praktis untuk memudahkan pendidik mengembangkan bahan ajar digital.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA YANG TERKANDUNG PADA BUDAYA BERTANI MASYARAKAT JOMBANG Fatmawati, Risdiana Andika; Supriyono, Supriyono; Arifin, Slamet
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.8931

Abstract

Farming culture is a social practice rich in local knowledge and ethnomathematical elements contained in each stage of rice cultivation, as well as analysing its relevance to contextual mathematics learning. The research used qualitative methods with an ethnographic approach through field observations, in-depth interviews, and documentation of farmers who were directly involved in all aspects of rice cultivation, including the forms of mathematical reasoning that arose naturally from the community's experience in cultivating rice fields. However, the potential of mathematics in the agricultural culture of Bareng Subdistrict, Jombang Regency, has not been widely explored as a source of learning in primary schools. This study aims to identify and describe the agricultural process. Data analysis was carried out through the stages of reduction, presentation, and interactive conclusion drawing. The results of the study show that every agricultural activity, from ngluku, nggebyok, nandur, ngopeni, to harvesting, contains mathematical concepts such as measurement, estimation, comparison, row-column patterns, symmetry, proportionality, division of space, work rhythm, and frequency calculation. These concepts are applied intuitively and are not expressed in formal mathematical language, but are reflected through the actions and work strategies of farmers. This study concludes that the farming culture of the Bareng community has strong potential as a learning resource for developing numeracy. ABSTRAK Budaya bercocok tanam merupakan salah satu praktik sosial yang kaya akan pengetahuan lokal, unsur-unsur etnomatematika yang terkandung dalam setiap tahapan bercocok tanam padi, serta menganalisis relevansinya bagi pembelajaran matematika kontekstual. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap petani yang terlibat langsung dalam seluruh termasuk bentuk-bentuk penalaran matematis yang muncul secara alami dari pengalaman masyarakat dalam mengolah sawah. Namun, potensi matematika dalam budaya pertanian di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, belum banyak dieksplorasi sebagai sumber pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan proses pertanian. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap aktivitas pertanian mulai dari ngluku, nggebyok, nandur, ngopeni, hingga panen mengandung konsep matematika seperti pengukuran, estimasi, perbandingan, pola baris kolom, simetri, proporsionalitas, pembagian ruang, ritme kerja, dan perhitungan frekuensi. Konsep-konsep ini diterapkan secara intuitif dan tidak dinyatakan dalam bahasa matematika formal, tetapi tercermin melalui tindakan dan strategi kerja petani. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya bertani masyarakat Bareng memiliki potensi kuat sebagai sumber belajar untuk mengembangkan  numerasi siswa melalui pembelajaran berbasis konteks yang dekat dengan kehidupan mereka.  
Human Resource Optimization in School Health and Physical Education Programs in Islamic Education Arifin, Slamet; Pranitasari, Diah
Journal Coaching Education Sports Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/4a6w3971

Abstract

Islamic education institutions are increasingly expected to realize their educational vision while simultaneously strengthening students' health, physical fitness, and holistic well-being. This study examines how human resource (HR) optimization supports the realization of the Islamic education vision through School Health (UKS) and Physical Education (PE) programs at the Daarul Arifin Indonesia Foundation. Employing a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews with foundation leaders, principals, teachers, and school health personnel; direct observation of UKS and PE implementation; and document analysis of strategic plans, program reports, and standard operating procedures. The data were analyzed using thematic analysis to identify patterns of HR planning, development, coordination, and performance management related to health and PE initiatives. Findings indicate that HR optimization is reflected in: (1) alignment of HR policies with the institution's Islamic educational vision and student well-being goals; (2) capacity building for teachers and staff in health literacy, safe physical activity practices, and value-based character formation; (3) cross-unit collaboration between academic staff, UKS teams, and external health partners; and (4) monitoring and evaluation mechanisms that integrate spiritual, behavioral, and health-related outcomes. Key challenges include uneven staff competencies, limited facilities, and inconsistent program documentation. The study proposes an integrative HR governance approach that connects faith-based educational objectives with sustainable school health and PE management, offering practical implications for Islamic foundations seeking to strengthen educational quality through student well-being.
PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS TINGGI PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SD N 44 PADANG MARDANI nita, Oknita; Arifin, Slamet; Fatimah, Fatia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42487

Abstract

This critical thinking ability is very useful in the learning process of students in each lesson, including in mathematics. This study aims to determine how much influence motivation and discipline have on the critical thinking ability of high-class students in mathematics at SD N 44 Padang Mardani. The results of data analysis show that; (1) motivation has a positive and significant effect on students' critical thinking ability, this is indicated by a coefficient value of 0.379 with a t count of 3.975 and a significance of (0.000) < α (0.05); (2) discipline has a positive and significant effect on students' critical thinking skills, this is indicated by a coefficient value of 0.330 with a t count of 2.505 and a significance of (0.000) < α (0.05). (3) motivation and discipline together have a positive and significant effect on students' critical thinking skills. F count of 10.618 and Sig of 0.000. Sig (0.000) < Alpha (0.05). Based on the results of the study, it can be concluded that there is an influence of motivation and discipline on the critical thinking skills of high-class students in mathematics at SD N 44 Padang Mardani.
Peran Guru dalam Mengembangkan Higher Order Thingking Skills Siswa Sekolah Dasar: Pendekatan Epistemologi Fauziah, Nanda Nissa; Suciptaningsih, Oktaviani Adhi; Anggraini, Ade Eka; Rufiana, Intan Sari; Mardhatillah; Mashfufah, Aynin; Arifin, Slamet; Suyitno, Imam; Kusumaningrum, Shirly Rizki
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11 No 2 (2025): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/49fx4r78

Abstract

Kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada siswa sekolah dasar menjadi kompetensi krusial pada lingkup pendidikan. Hal ini dikarenakan sejumlah kegiatan pembelajaran pada tingkat sekolah dasar belum menyediakan wadah untuk siswa berpikir kritis, analitis, dan kreatif siswa. Kondisi tersebut membuktikan bahwa perkembangan HOTS tidak sebatas dipengaruhi oleh materi dan metode pembelajaran, namun turut didorong oleh kompetensi guru dalam memahami wawasan yang akan diajarkannya pada siswa di kelas. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji peran guru dalam membangun HOTS siswa sekolah dasar, implementasi pendekatan epistemologi dalam pendidikan dasar, dan integrasi epistemologi dalam pengembangan HOTS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) yang merujuk pada kerangka Preferred Reporting Items for Systematic Reviewers and Meta Analyses (PRISMA). Terpilih sebanyak 8 artikel yang revelan dengan topik peran guru, epistemologi pembelajaran, dan HOTS. Kedelapan artikel tersebut dianalisis dengan mengidentifikasi tema berdasarkan pada indikator posisi siswa dalam proses belajar, orientasi guru terhadap sifat pengetahuan, serta bentuk interaksi pembelajaran yang menekankan dialog, refleksi, dan penalaran kritis.  Hasilnya, menunjukkan tiga tema utama yaitu: (1) guru berperan dalam membangun HOTS melalui strategi pembelajaran yang menekankan proses berpikir siswa; (2) implementasi pendekatan epistemologi sebagai dasar pengembangan HOTS di sekolah dasar melalui interpretasi  guru dalam memberikan pandangan terhadap pengetahuan sebagai sesuatu yang berhasil dibentuk dengan akal budi dan pengalaman belajar siswa; dan (3) integrasi epistemologi dalam variasi pendekatan pembelajaran melalui penerapan model inkuiri, diskusi pembelajaran yang dibantu oleh teknologi, serta interaksi belajar yang mendukung siswa untuk mempertanyakan, menilai, dan membentuk pengetahuan secara giat.
Mapping Internal and External Barriers to Elementary Numeracy Policy Implementation: A PRISMA-Based Systematic Review Alfaris, Renaldy; Sa’dijah, Cholis; Nusantara, Toto; Arifin, Slamet
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v3i2.648

Abstract

This study systematically reviews 27 journals addressing autogenic obstacles in numeracy learning among elementary school students. Autogenic obstacles can be analyzed philosophically in terms of internal and external factors, which will inform more effective policy-making. Internal autogenic obstacles encompass math anxiety, cognitive limitations, and language comprehension, all of which significantly impact students' numeracy skills. Additionally, cognitive abilities such as number understanding, arithmetic operations, and symbolic representation are crucial to numeracy learning. External autogenic obstacles include unsupportive learning environments and limited resources, as well as theoretical teaching methods lacking contextualization and insufficient teacher competence in adopting student-centered approaches, which further impede numeracy development. This study also examines policies aimed at overcoming autogenic obstacles through teacher professional development, multisectoral collaboration, enhanced learning resources, and the implementation of periodic evaluations and constructive feedback, all of which are essential for ensuring the consistency and sustainability of numeracy improvement programs in elementary schools. This will enable readers to identify the challenges and their corresponding solutions.
A Dual-Construct Assessment Model of Creative Mathematical Reasoning and Critical Thinking in Primary Education: Development and Psychometric Validation Alfaris, Renaldy; Sa’dijah, Cholis; Nusantara, Toto; Pratiwi, Nike; Arifin, Slamet
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v4i1.782

Abstract

Higher-order mathematical thinking encompasses both intuitive and creative cognitive processes, yet existing assessment frameworks collapse these into undifferentiated composites, limiting diagnostic precision and theoretical clarity. This study developed and validated a dual-construct assessment instrument measuring Mathematical Intuition (MI) and Creative Mathematical Reasoning (CMR) within the Number domain. Ten open-ended tasks were administered to 140 Grade 5 students selected through cluster sampling. Instrument validation involved expert review, Exploratory Factor Analysis (EFA), and Confirmatory Factor Analysis (CFA). Reliability was assessed using Cronbach's Alpha and Composite Reliability, while construct validity was evaluated through Average Variance Extracted and the Fornell–Larcker criterion. EFA identified two distinct factors explaining 71.2% of cumulative variance (CMR: 39.8%; MI: 31.4%), with factor loadings ranging from 0.68 to 0.86. CFA confirmed the two-factor model's superiority over a unidimensional alternative (ΔCFI = 0.08; ΔRMSEA = 0.03). Both constructs demonstrated strong reliability (α > 0.85; CR > 0.90), convergent validity (AVE > 0.50), and discriminant validity, with a moderate latent correlation (r = 0.62). The findings establish that MI and CMR are structurally separable yet functionally interdependent dimensions of mathematical cognition, consistent with dual-process theory. The validated instrument enables educators to diagnose reasoning difficulties at both the generative and elaborative phases, advancing both measurement precision and instructional targeting in primary mathematics education.
Co-Authors Achmad Noerkhaerin Putra Ade Eka Anggraini Adi, Yogi Kuncoro Adip Wahyudi Alfan, Muhammad ALFARIS, RENALDY Alif Mudiono Amaliya, Fierda Nursitasari Annisa, Annisa Qadri Tanjung Atna Tiningrum Aurelia, Davina Aynin Mashfufah Cahyadi, Firman Cholis Sa’dijah Damopolii, Insar Dewi , Elsa Haruna Dewi, Elsa Haruna Dian Ratna Sari Eka Wahyudi Eldiana, Novia Frisda Fadani, Hikmah Al Faizah, Siti Farizza, Rifqi Al Fatia Fatimah Fatmawati, Risdiana Andika Fauziah, Nanda Nissa Fauziyah Fauziyah Hasanah, Annisa Hasporo, Cahyo Aji Imam Suyitno Imroatul Mufidah, Imroatul Intan Sari Rufiana Isnaini Wulandari Izzati, Aulia Al Tsani Leba, Imanuel Herlimus M. Zainuddin Madzkiyah, Azizah Fathanatul Mardhatillah Maryanah, Maryanah Mauidah, Siti Maulana, Feri Fahrian Mirayanti Mirayanti, Mirayanti Mohammad Yusuf Randy Muhammad Zainuddin Mustofa, Ma'ruf Naana, Tesya Mahdaniya Ode Naidasari, Ulfi Nasir, Nur Indah Ririn Fitriani nita, Oknita Nursitasari Amaliya, Fierda Nurul Murtadho Ode Naana, Tesya Mahdaniya Oktaviani Adhi Suciptaningsih Perdana Putra, Dimas Bayu Pranitasari, Diah Pratiwi, Nike Putra, Halil Haqizul Radeni Sukma Indra Dewi Ratna Ekawati Ratna Ekawati, Ratna Ekawati Riska Pristiani Rofiqi, Ainur Salam, Haerul Saputri, Kiki Niken Sentot Kusairi Setianingsih Setianingsih, Setianingsih Shirly Rizki Kusumaningrum Siti Mas’ula Situmorang, Raja Uruk Sri Rahayuningsih Subanji Supriyono Supriyono SURAYANAH . Tanjung, Annisa Qadri Toto Nusantara Tuti Mutia WAHYUDI Wahyudi Wahyudi Waliah, Diyah Rutin Wanti, Astika Berliana Wicaksono, Adyatma Nugrahsanto Widyawati, Nur