p-Index From 2021 - 2026
11.97
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Ta´dib Conciencia Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Jurnal Pendidikan Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal SOLMA Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Literasiologi Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal PAI Raden Fatah GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam Studia Manageria: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Jurnal Darma Agung Muaddib: Islamic Education Journal IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Didaktika: Jurnal Kependidikan Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia An-Nuha : Jurnal Pendidikan Islam INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Journal International Inspire Education Technology (JIIET) Journal of Educational Sciences FENOMENA: Jurnal Penelitian Jurnal Cendekia : Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Jurnal Konseling Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Journal of Social Work and Science Education Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Suhuf: International Journal of Islamic Studies FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam GAJIE; Global Journal of Islamic Education Jurnal Pendidikan dan Humaniora Rumbio Al-Musannif At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Pembentukan dan Pengembangan Karakter Ulama Berbasis Teknokrat dan Intelektual Melalui Program Mabit Muyasaroh, Muyasaroh; Herlina, Herlina; Suryana, Ermis; Zulhijra, Zulhijra
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4442

Abstract

Pemerintah dan masyarakat Indonesia sangat membutuhkan karakter ulama berbasis teknokrat dan berintelektual, namun dalam realitanya pembentukan kader tersebut sulit dilakukan. Alasan ini menjadikan tolok ukur pesantren berupaya mencari, membuat rumusan dan metode yang dapat membentuk  kader mahasantri berkarakter tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Mabit sehingga  menemukan metode yang tepat dalam proses pengkaderan ulama yang berbasis teknokrat. Penelitian ini menggunakan mixed method yaitu  pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan penyebaran angket. Data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, display data dan kesimpulan. Responden dalam penelitian ini berjumlah 31 orang mahasantri. Program Mabit mampu memberikan bantuan  untuk mewujudkan kader ulama melalui sajian mata pelajaran keislaman yang komprehensif. Program Mabit juga mampu   membantu mahasantri  memahami kelimuan yang berbasis teknologi. Dengan adanya program Mabit ini, mahasantri dapat menentukan pilihan perguruan tinggi dan jurusan sesuai kemampuan intelektualitasnya. Temuan dalam penelitian ini membantu pondok pesantren untuk mendeteksi program Mabit yang lebih terarah dalam membentuk kader ulama  dan lebih di fokuskan dalam sosialisasi. Program pembelajaran antara pendalaman Alquran, Hadits dan Sains, Teknologi harus seimbang serta terarah. Pembagian waktu adalah hal terpenting dalam pembelajaran dengan cara mengukur kapabilitas mahasantri. Penambahan aplikasi dari setiap teori yang dipelajari sangat mendukung mahasantri menciptakan dan mengembangkan daya kreatifitas berpikir.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai Strategi Penguatan Karakter Religius dan Profil Pelajar Pancasila Fadhilah, Fadhilah; Marzuki, Darlina Nuralisyarifah; Fadriati, Fadriati; Suryana, Ermis
An-Nuha Vol 5 No 4 (2025): Islamic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Keagamaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/annuha.v5i4.753

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum in Islamic Religious Education (PAI) is an important effort to strengthen students’ religious character and internalize the values of the Pancasila Student Profile in schools. This study aims to analyze the conceptual foundation and relevance of the Merdeka Curriculum to Islamic education as a means of achieving holistic character development. Using a library research method, data were collected from books, accredited journal articles, and official government documents related to curriculum policy. The findings show that the Merdeka Curriculum emphasizes independent, contextual, and value-based learning that aligns with Islamic educational principles and supports the six dimensions of the Pancasila Student Profile. The study concludes that integrating the Merdeka Curriculum into Islamic Religious Education effectively enhances students’ religious understanding, moral reasoning, and civic values, contributing to the realization of national education goals.
Implementation of Humanistic Theory in Islamic Education Learning through Active Learning at SMP Negeri 52 Palembang Chan, Rahul; Ali, Marwan; Harto, Kasinyo; Suryana, Ermis
Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/25124

Abstract

This study aims to analyze the application of humanistic theory in learning Islamic Religious Education (PAI) through the Active Learning method at SMP Negeri 52 Palembang. Humanistic theory emphasizes the optimal development of individual potential by considering emotional, social, and affective aspects in the learning process. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results showed that the integration of humanistic theory into the Active Learning method was able to increase students' motivation, independence, and active participation in PAI learning. Students become more involved in understanding religious concepts, develop critical thinking, and show more positive responses to learning materials. In addition, the data shows a significant increase in students' learning outcomes, with the completion rate reaching 87.50%. The findings show that the humanistic theory-based learning approach is effective in creating a conducive learning environment and empowering learners as a whole, especially in strengthening religious values. The implication of this research contributes to the development of PAI curriculum and learning strategies that are more humanistic and participatory.
HAKIKAT ILMU SEBAGAI DASAR METODE PEMBELAJARAN 'MARI MENGAJI' Bilal, Bilal Abdullah; Fadriati, Fadriati; Suryana, Ermis
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 24 No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v24i1.6177

Abstract

Ilmu dalam perspektif Islam tidak dipahami sekadar sebagai akumulasi pengetahuan, tetapi sebagai cahaya yang menuntun manusia menuju kebenaran, pembentukan akhlak, dan kedekatan kepada Allah. Hakikat ilmu yang bersumber dari wahyu, akal, dan pengalaman menuntut adanya metode pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembinaan adab dan pengamalan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hakikat ilmu dalam Islam sebagai dasar filosofis dan pedagogis Metode Pembelajaran Al-Qur’an Mari Mengaji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada proses pembelajaran Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metode Mari Mengaji selaras dengan konsep hakikat ilmu dalam Islam, khususnya dalam prinsip pembelajaran bertahap (tadarruj), pembiasaan (ta‘wīd), keteladanan guru, serta integrasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Metode ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara teknis, tetapi juga menumbuhkan sikap religius dan adab peserta didik terhadap Al-Qur’an. Dengan demikian, hakikat ilmu dalam Islam dapat dijadikan landasan konseptual yang kuat dalam pengembangan dan penerapan Metode Mari Mengaji sebagai metode pembelajaran Al-Qur’an yang holistik dan bernilai edukatif.
Optimalisasi Pembelajaran Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam Yang Bekerja: Studi Tentang Motivasi Dan Strategi Belajar dalam Mendukung Kesuksesan Akademik Bonita, Eva; Suryana, Ermis; Elhefni, Elhefni
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 7 No 2 (2024): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v7i2.29090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar mahasiswa magister Pendidikan Agama Islam yang bekerja, mengidentifikasi strategi belajar yang mereka gunakan, serta mengeksplorasi kontribusi keduanya terhadap kesuksesan akademik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan sepuluh mahasiswa aktif Program Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang yang juga bekerja. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis secara naratif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa terbentuk dari kombinasi antara motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik mencakup dorongan spiritual, komitmen religius, dan keinginan memperbaiki kualitas diri sebagai bentuk ibadah dan tanggung jawab moral. Sementara itu, motivasi ekstrinsik mencakup dorongan untuk peningkatan karier, tuntutan profesional, serta pencapaian pengakuan sosial. Dalam hal strategi belajar, mahasiswa menunjukkan kedisiplinan tinggi dalam merancang jadwal belajar yang realistis, menggunakan teknik belajar aktif seperti membaca kritis, mencatat poin penting, mengulang materi secara teratur, serta melakukan manajemen konsentrasi dan waktu yang efektif. Mereka juga mengembangkan mekanisme adaptasi untuk mengatasi tekanan pekerjaan tanpa mengorbankan komitmen akademik. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa keberhasilan akademik mahasiswa magister yang bekerja tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kognitif semata, tetapi juga sangat ditentukan oleh kekuatan motivasional dan strategi belajar yang terstruktur. Kombinasi keduanya terbukti mampu meningkatkan efektivitas belajar, ketahanan dalam menghadapi tantangan, dan pencapaian hasil studi yang optimal.
Early and Middle Adulthood Development in the Perspective of Islamic Education and Its Implications for Character Formation Sari, Khovifah Puspita; Sya'adah, Fatihatus; Suryana, Ermis; Zulhijra, Zulhijra
Jurnal Pendidikan Islam Vol 16 No 1 (2026): March
Publisher : Research Departement of Darullughah Wadda'wah International Islamic University Bangil, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/jpi.3644

Abstract

The development of early and middle adulthood is a crucial phase in the course of human life. This stage is marked by physical, psychological, social, and spiritual changes. In the context of the modern era, individuals in this phase often face challenges such as economic pressure, career demands, and shifting values that influence their character. This study aims to describe the characteristics of early and middle adulthood development from an educational perspective, focusing on character formation. Using a qualitative approach with a library research method, data were obtained from Islamic literature relevant to education and moral development, as well as secondary sources such as developmental psychology books, academic articles, and Islamic education journals. The findings show that, from the perspective of Islamic education, early adulthood is a period when individuals learn to take responsibility, seek the meaning of life, and achieve personal stability. Meanwhile, middle adulthood is a phase of reflection, where individuals strive for spiritual and moral balance. Islamic values serve as a guiding foundation, helping individuals develop a strong and balanced character. The contribution of this study is to provide a clear description of how the developmental stages of adulthood can be understood through Islamic education, as well as how Islamic values can be used as an important foundation for shaping good character during this phase of development.
Perkembangan Motorik Bayi dan Implikasinya pada Konsep Pendidikan Islam: Baby’s Motoric Development and its Implications for Islamic Education Concept Meriyanti Meriyanti; Ermis Suryana; Kasinyo Harto
Al-Musannif Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Madrasah Tsanawiyah DDI Cilellang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65046/msn.v5i2.42

Abstract

Motoric development in babies is very important; unfortunately, sometimes parents, as the closest family, do not provide enough stimulation to educate them. This study aims to analyze the infant's motoric development and its implications for Islamic education. Baby's motoric development consists of gross and fine motors; these two motors must develop normally according to their age. So the implications start with parental education, family roles, and the environment, which is very important for a baby's motoric development. This research uses library research with a qualitative approach, which comes from journals, articles, and books. The results of the analysis discuss that motor development is the most important thing for infants because infancy is a golden period that passes quickly and will not be repeated. In addition, this study explains the implications of infant motor development on the Islamic education concept, which affects mothers, families, and the environment, in addition to the urgency of infant motor stimulation.
The Effect of Kokami Learning Media (Mysterious Card Boxes) on the Learning Motivation of Junior High School Students Meiliza Amelia Andariska; Ermis Suryana; Emilia Fitri
Global Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2026): Global Journal of Islamic Education (GAJIE)
Publisher : Magister Programme Of Islamic Education Departement at Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/gajie.v2i2.4961

Abstract

The background of this study is the low level of students’ learning motivation, which is indicated by students’ limited willingness to participate in learning activities, low motivation to achieve good academic results, lack of seriousness in completing assignments on time, as well as low enthusiasm and focus during the learning process. To address this problem, the Kokami (Mystery Card Box) learning media was implemented. This study aims to examine the effect of the Kokami (Mystery Card Box) learning media on students’ learning motivation.This study employed a quantitative research method with an experimental method using a Pre-Experimental Design, specifically the One Group Pretest–Posttest design. The sample consisted of 33 students. Data were obtained through observation guidelines, questionnaires, and documentation, and then analyzed using validity, reliability, and normality tests, along with hypothesis testing using the Paired Sample t-test.The research findings indicate that the average student learning motivation before the application of the Kokami (Mystery Card Box) learning media was 58.24, which was categorized as moderateand after the media was implemented, the average learning motivation increased to 63.85. The hypothesis testing the results indicated that the Sig. (2-tailed) value was < 0.001 < 0.05, and the comparison results indicated that t-count = 3.638 > t-table = 2.04; therefore, H₀ was rejected and Hₐ was accepted. Therefore, it can be concluded that the use of the Kokami (Mystery Card Box) learning media on students’ motivation to learn. This study contributes by offering an alternative learning media that is effective in increasing students’ learning motivation and can be used as a reference for teachers in developing innovative instructional practices.
INFANT DEVELOPMENTAL STAGES AS A FOUNDATION FOR THE FORMATION OF ISLAMIC EDUCATIONAL VALUES Nur 'azizah Kallabe; Ermis Suryana; Zulhijra Zulhijra
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i3.1353

Abstract

Infancy is a golden as well as critical period in human life that significantly determines physical, intellectual, social, emotional, moral, and religious development. This developmental process begins during the prenatal period and progresses rapidly within the first two years of life, marked by the maturation of the nervous system, brain, and essential bodily functions. At this stage, infants are highly responsive to environmental stimulation, particularly parental interaction, caregiving patterns, and role modeling as the first form of education. From an Islamic educational perspective, infancy serves as a crucial foundation for instilling values of faith, morality, and spirituality through habituation, a religious atmosphere, and exemplary behavior. Early Islamic education is not limited to cognitive development but also emphasizes affective and psychomotor dimensions to shape a child’s character holistically. This study employs a literature review method with a descriptive-analytical approach to relevant scholarly sources on infant development and Islamic education. The findings indicate that optimal infant development requires an integrated approach encompassing physical, intellectual, socio-emotional, moral, and religious aspects. Therefore, Islamic education during infancy plays a strategic role in forming a strong foundation for a child’s personality, moral character, and spiritual growth, preparing them for subsequent stages of development.
Morning Talk Program: Innovation in Instilling Qur'anic Character in Elementary School Students in the Era of Globalization Nyimas Fakhriah; Ermis Suryana
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 17, No 3 (2026): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v17i3.39125

Abstract

This study aims to examine the Morning Talk program as a learning innovation in instilling Qur’anic character in elementary school students in the era of globalization. This research employs a qualitative descriptive approach conducted at SD IT Insan Mandiri Cendikia Palembang, involving six Islamic Education and tahsin teachers as subjects. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that teachers have a comprehensive understanding of Qur’anic character, which encompasses not only the ability to read and memorize the Qur’an but also the application of its values in daily life. The implementation of the Morning Talk program is carried out routinely every morning through activities such as congregational Dhuha prayer, Qur’an recitation review, memorization, reflection on verses, and the delivery of advice and motivation. The program effectively instills values such as faith, discipline, honesty, responsibility, and social awareness. However, challenges include the influence of social media and the lack of parental support. The program has a positive impact on students’ behavior, making them more disciplined, polite, and enthusiastic in engaging with the Qur’an. Therefore, Morning Talk serves as a strategic learning innovation in developing students’ Qur’anic character, with the need for synergy between schools, families, and the community to ensure its sustainability.
Co-Authors ., Fadriati Abdelsalam Ibrahim Issa Al-Mashay Abdullah Idi Abdurahmansyah Abdurahmansyah Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah Ade Raini Adisty Ningtiyas Afriantoni Afriantoni Agung Mandala Putra Ahmad Rojali Ahmad Zainuri Aisyah, Siti Ayu Ali, Marwan Alimron, Alimron Amanda, Nadya Rizki Amilda Ana Kurnia Sari Angge Sapto Mubharokh Aprina, Marni Prasyur Apriyanti, Ariesi Ari Mawarni Ari Mawarni Ari Sandi Arvin Efriani Aryanti Feriyenci Asri Karolina Asri Karolina, Asri AYU LESTARI Ayu Watawalaini Azzahra, Anisah Bagus Hidayattullah Baldi Anggara Bawadi, Ahmad Jihad Bilal, Bilal Abdullah Bonita, Eva Chan, Rahul Datuzuhriah, Ifa Deri Hermawan Derri Adi Fernando Desti Nurholis Destrianjasari, Sherin Dewa Ikhram Dimas Assyakurrohim Dwi Wahyu Edi Harapan Elhefni Elhefni Emilia Fitri Erlina, Dian Fadhilah Fadhilah Fadli, Rahmat Fadriati Fadriati Fadriati Farhan Alfikri fatimah Fatimah Febrianto, Andre Feni Yunita Fikri, Miftahul Gamal, Kiagus Abdul Gusri, Fauziah Hamdani, M. Imron Harmayanti, Ayu Alawiya Hasby, M. Hasdikurniati, Amrina Ika Hazli, Muhammad Khairul Helmiyah, Helmiyah Hendi Hendi Herlina Herlina Herlina Herlina Ifa Datuzuhriah Ilhami, Muhammad Wahyu Ira Yuniarti Jannati Aliyah Kasinyo Harto Kasinyo Harto Kevin Ariful Fikri Kgs. Abdul Gamal Khaf Shah Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa, Fadhillah Izzah Kurnia Oktaria Kurniawan, M. Riski Kurratul aini Kurratul ‘Aini Lailan Najmi Langputeh, Sukree Lara Arum Sari Leni Marlina Lestari, Rizky Nurfitri Lestari, Septia Sri Ludiman M. Farhan Arib Mandala Putra, Fahmi Mardeli Mardeli Maryamah Maryamah Maryamah Maryamah Marzuki, Darlina Nuralisyarifah Maudy Talia Mawarni, Ari Meiliza Amelia Andariska Meisy Permata Sari Meriyanti Meriyanti Meriyanti Meriyanti Meriyanti, Meriyanti Merry Yanto Miftahul Cholifah Milda, Jefpi Mochammad Imron Awalludin Mubharokh, Angge Sapto Muhamad Fauzi Muhamad Uyun Muhammad Abduh Muhammad Fakhri Ramadhan Muhammad Halim Munandar Muhammad hasby Muhammad Ilham Fahmi Muhammad Rifqi Mukmin Mukmin Mustakim, Iqbal Muthmainna, Aqila Muthmainnah Muthmainnah Muyasaroh Muyasaroh Nur 'azizah Kallabe Nur Afni Oktavia Nurhayati Nurul Qomariyah Nurwijayanti Nyayu Khodijah Nyimas Fakhriah Nyimas Yunierti Prihatin Oskar, Ruani Praja Nugraha Pratama, Irja Putra Prihatin, Nyimas Yunierti Putra, Rudi Yongki Nanda Putri, Umi Amelia Rabeeah Farj Amhimmid Rafi Saifullah Rahadian, Alip Rahmat Fadli Rahmatullah Akbar Randi Purnama Relly Maulita Rendi Pratama Romadhon, Muhammad Qomari Rosa Diana, Miska Rusmawati Rusmawati Sagita, Eci Saipul Annur Sanjaya, Cencen Rexsy Sari, Ana Kurnia Sari, Khovifah Puspita sari, Mutia Sinta Irawati Sirozi, Muhammad Siska Wulandari, Siska Soraya, Nyayu Suci Hidayati Suhono Suhono, Suhono Supriyadi Supriyadi Sutarto Sutarto Sya'adah, Fatihatus Syafira Masnuah Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Syarnubi Syifaurrahmah, Sabrina Tanzila Mawaddah Tri Alawiyah Tri Mulya Budi Ongkai Tutut Handayani Udin Supriadi Wahyu, Dwi Watawalaini, Ayu Weriana Weriana Weriana, Weriana Wiwik Damayanti, Wiwik Wiyanda Vera Nurfajriani Yadi, M. Riandry Yoprisya Yoprisya Yulia Yulia Yulisa Dwi Astuti Zulhijra Zulhijra, Zulhijra Zulhijrah, Zulhijrah Zulhijrah, Zulhijrah