p-Index From 2021 - 2026
10.166
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam Ta´dib Conciencia Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Jurnal Pendidikan Islam Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal SOLMA Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Literasiologi Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal PAI Raden Fatah GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Al-Fatih: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam Al-Musannif Studia Manageria: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Darma Agung Muaddib: Islamic Education Journal IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia An-Nuha : Jurnal Pendidikan Islam INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Journal of Educational Sciences FENOMENA: Jurnal Penelitian YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Cendekia : Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Journal of Social Work and Science Education Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Suhuf: International Journal of Islamic Studies FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah Aliayah Ibnu Taimiyah Bogor Muyasaroh Muyasaroh; Herlina Herlina; Ermis Suryana; Zulhijra Zulhijra
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.548 KB) | DOI: 10.30868/ei.v3i05.47

Abstract

Perkembangan Motorik Bayi dan Implikasinya pada Konsep Pendidikan Islam Meriyanti Meriyanti; Kasinyo Harto; Ermis Suryana
Al-Musannif Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Madrasah Tsanawiyah DDI Cilellang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56324/al-musannif.v5i2.99

Abstract

Motoric development in babies is very important; unfortunately, sometimes parents, as the closest family, do not provide enough stimulation to educate them. This study aims to analyze the infant's motoric development and its implications for Islamic education. Baby's motoric development consists of gross and fine motors; these two motors must develop normally according to their age. So the implications start with parental education, family roles, and the environment, which is very important for a baby's motoric development. This research uses library research with a qualitative approach, which comes from journals, articles, and books. The results of the analysis discuss that motor development is the most important thing for infants because infancy is a golden period that passes quickly and will not be repeated. In addition, this study explains the implications of infant motor development on the Islamic education concept, which affects mothers, families, and the environment, in addition to the urgency of infant motor stimulation.
Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah Aliayah Ibnu Taimiyah Bogor Muyasaroh Muyasaroh; Herlina Herlina; Ermis Suryana; Zulhijra Zulhijra
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 05 (2014): Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam - Januari 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v3i05.47

Abstract

Kurikulum pertama yang lahir pada masa kemerdekaan memakai istilah leer plan. Dalam bahasa Belanda, artinya rencana pelajaran, lebih popular ketimbang curriculum (bahasa Inggris). Perubahan kisi-kisi pendidikan lebih bersifat politis: dari orientasi pendidikan Belanda ke kepentingan nasional. Asas pendidikan ditetapkan Pancasila.Peran kurikulum dalam pendidikan formal di sekolah atau madrasah adalah sangat penting dan menentukan dalam pencapaian tujuan pendidikan sehingga kurikulum memiliki peran yang strategis. Ada tiga peranan kurikulum yang sangat penting, yaitu peranan konservatif, peran kreatif dan peran kritis/evaluative.Perkembangan yang terjadi pada masa sekarang dan masa mendatang belum tentu sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Oleh karena itu, peranan kurikulum tidak hanya mewariskan nilai dan budaya, melainkan juga memiliki peranan untuk menilai dan memilih nilai dan budaya serta pengetahuan baru yang akan diwariskan tersebut. Dalam hal ini, kurikulum harus turut aktif berpartisipasi dalam control atau filter social. Nilai-nilai social yang tidak sesuai lagi dengan keadaan dan tuntutan masa kin dihilangkan dan diadakan modifikasi atau penyempurnaan-penyempurnaan.
Penerapan Teori Kognitivistik dalam Pembelajaran PAI di SMA Wiyanda Vera Nurfajriani; Khaf Shah; Ermis Suryana; Asri Karolina
MISTER: Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 1 No. 3 (2024): MEI-JULI
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v1i3.1596

Abstract

Many learning theories exist in the realm of education, with cognitive learning theory being one of the most commonly used, especially in Indonesia. This particular theory is considered quite effective in its practical application. The main aim of this research is to explore the implementation of cognitive learning theory in the context of PAI (Islamic Education) subjects at SMA N. Using descriptive qualitative methodology, this research explores the analysis of various resources such as books and scientific articles. The findings of this investigation demonstrate the efficacy of cognitive learning theory when used in the educational environment of t State Middle School, especially in the PAI subject area. This efficacy underscores the importance of educators' creativity in utilizing a variety of learning strategies, methodologies, and resources to ensure successful implementation of cognitive learning theory. In addition, it is very important for educators to recognize and overcome the limitations of cognitive theory to optimize the learning process.
THE CONCEPT OF PRENATAL EDUCATION IN THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC EDUCATION Fatimah, Fatimah; M. Farhan Arib; Suryana, Ermis; Karolina, Asri
Conciencia Vol 24 No 1 (2024): Conciencia
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/p9n2pf79

Abstract

This study discusses the concept of prenatal education from the perspective of Islamic education. Prenatal education is an early stage of education that begins during pregnancy, which has an important role in shaping the character and personality of children. From the perspective of Islamic education, prenatal education is considered an important foundation for the spiritual, moral, and intellectual development of children. Islam teaches that attention to children's education begins in the womb, through the behaviour, prayers, and practices of parents, especially mothers. The research method used is a literature review by analysing various literature related to prenatal education and Islamic education. The results of the study show that prenatal education in Islam involves various aspects such as the physical and mental health of the mother, reading the Qur'an, prayers, and an environment that supports positive fetal development. Good prenatal education is expected to produce a generation that is noble, intelligent, and faithful.
TEORI NEUROSCIENSE DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Damayanti, Wiwik; Sutarto, Sutarto; Suryana, Ermis
Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v10i1.615

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tranformasi Metode pendidikan baru yang dikenal sebagai teori neurosains berfokus pada kinerja saraf otak siswa. Pendidik seringkali hanya mengikuti keinginan siswa dan tidak memperhatikan potensi otak siswa untuk membantu mereka belajar. Neurologi pertama adalah Cajal, seorang ilmuwan Spanyol yang dianugerahi Penghargaan Nobel 1906, yang menemukan empat doktrin neurosain. Salah satu dari doktrin ini adalah Teori Emosi, yang menyatakan bahwa korteks dan sistem saraf simpatik menyebabkan perasaan; Amigdala, yang berfungsi untuk ingatan emosional, terdiri dari nukleus atau kluster badan sel dan belahan otak kiri dan kanan. Kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana otak manusia belajar dan menanggapi ajaran agama dengan menggunakan teori neurosains dalam pendidikan agama Islam.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Religius Melalui Kegiatan Keagamaan Syahrudin, Syahrudin; Suryana, Ermis; Maryamah, Maryamah
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 7 No 1 (2024): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v7i1.24477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi yang diterapkan oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 144 Kota Palembang dalam membentuk karakter religius siswa melalui program keagamaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan naturalistik. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 144 Kota Palembang dan melibatkan kepala sekolah, guru PAI, siswa, wali kelas V dan VI, serta orang tua siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan strategi komprehensif yang mencakup kegiatan ekstrakurikuler keislaman, perayaan Hari Besar Islam, pembiasaan rutinitas keagamaan, dan kolaborasi dengan orang tua serta lembaga keagamaan lokal. Strategi ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan praktik agama siswa serta penanaman nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari mereka. Siswa menunjukkan perkembangan positif dalam pelaksanaan ibadah, pemahaman Al-Qur’an, dan keterlibatan dalam kegiatan keagamaan. Perubahan ini juga tercermin dalam perilaku sosial siswa yang lebih baik, konsisten dengan nilai-nilai agama, dan peningkatan keterlibatan siswa dalam aktivitas keagamaan baik di sekolah maupun di luar sekolah.
SOCIAL AND RELIGIOUS DEVELOPMENT IN EARLY CHILDHOOD; IMPORTANT IMPLICATIONS IN EDUCATION Sari, Mutia; Aisyah, Siti Ayu; Suryana, Ermis; Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v7i1.11848

Abstract

The social and religious development in early childhood is influenced by interactions with the environment and the role of education. Young children experience an increase in social skills and develop an understanding of religion influenced by fantasy and emotions. Religious education strengthens their faith foundation, shapes good character, and teaches values aligned with their religious beliefs. Factors such as family, educational environment, gender roles, peer influence, and religion impact the social and religious development of children. Parents and teachers play a crucial role in supporting this development through gradual learning strategies and integrated programs. Formal and non-formal education are instrumental in shaping children's mindset and behavior, while the environment helps filter positive influences. In conclusion, formal and non-formal education, parents, and teachers are essential in supporting the social and religious development of young children. This article employs a literature review methodology with secondary data collection and critical analysis of relevant sources such as books and journals. The descriptive presentation of the analysis provides an overview of the social and religious development in early childhood and its implications in education.
Pembinaan Karakter Disiplin dan Relegius Melalui Kegiatan Keagamaan di Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Raudhatul Ulum Sakatiga Indralaya Ogan Ilir Gamal, Kiagus Abdul; Suryana, Ermis; Handayani, Tutut
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 2 (2022): (Oktober 2022)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v9i2.509

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendiskrispsikan bagaimana pembinaan karakter disiplin dan karakter relegius melalui kegiatan keagaman, dan faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan karakter disiplin dan karakter relegius di Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMA IT) Raudahtul Ulum Sakatiga Indralya Ogaan Ilir. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumennya adalah peneliti sendiri dan beberapa guru, wali siswa dan siswa. Data penelitian didapat dari; wawancara, dokumnetasi, dan observasi. Pembinaan karakter disiplin dan karakter relegius adalah bagian penting dalam pendidikan karakter bagi peserta didik. Proses pembinaan karakter tersebut harus melalui media-media yang sesuai dengan objek pembinaan yaitu peserta didik, dan yang menjadi salah satu medianya adalah kegiatan keagamaan di sekolah. Perlu perencanaan yang matang yang harus dilakukan oleh pengurus sekolah dan para guru dalam menentukan kegaiatan keagamaan yang harus diikuti oleh para peserta didik, agar proses pembinaan berjalan dengan baik sesuai dengan harapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pembinaan karakter disiplin dilakukan berjalan dengan baik, dengan indikator; disiplin mentaati peraturan sekolah,, disiplin dalam ibadah, dan disiplin dalam mengikuti kegiatan di asrama. Pembinaan karakter relegius juga berjalan dengan baik, dengan indikator; ketaatan dalam beribadah kepada Allah swt, mandiri dan bertanggung jawab, jujur dan amanah, sopan santun, dermawan, suka bekerja sama, percaya diri, kreatif, kerja keras, rendah hati tidak sombong, serta toleransi dan persaudaraan.Faktor yang mendukung pembinaan karakter tersebut adalah; perencanaan, pendanaan, sumber daya guru dan staf, kerjasama orangtua, motivasi, serta sarana dan prasarana. Sedangkan yang menjadi faktor penghambatnya; padatnya kegiatan, cuaca, lemah motivasi dalam diri santri, kurangnya kerja sama antara sekolah dan orangtua, dan faktor keluarga.
Learning Disorders in Neuroscience and Islamic Education Perspectives Amin, Khoirul; Sari, Ana Kurnia; Suryana, Ermis; Sutarto, Sutarto; Suhono, Suhono
JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Vol. 9 No. 1 (2024): JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan)
Publisher : Graduate Program Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jmksp.v9i1.13774

Abstract

This study examines the learning problems of neuroscience perspectives and Islamic education. To find out what are the factors of learning disorders with a view of neuroscience and Islamic education itself.  Neuroscience as a field of science that studies the nervous system in the brain, while Islamic education has great urgency for life. The research uses qualitative methods of literature study by analysing and understanding related to the phenomenon of learning disorders, views of neuroscience and Islamic education. Research with relevant literature sources, this research technique includes summarizing data, and making conclusions. The findings in this study that symptoms of learning disorders in students can be diagnosed from learning outcomes that are not in accordance with the efforts made, slow in completing tasks and then behaviours such as lying, opposing, and lack of confidence. Disorders in neuroscience perspective learning such as Learning Disability, Dyslexia, dyscalculia, ADHD. While in the perspective of Islamic education there are internal factors with intelligence, enthusiasm and patience. While external factors such as cost, guidance, teachers, and quantity of learning.
Co-Authors ., Fadriati Abdullah Idi Abdurahmansyah Abdurahmansyah Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah, Abdurrahmansyah Ade Raini Afriantoni Afriantoni Agung Mandala Putra Ahmad Zainuri Aisyah, Siti Ayu Ali, Marwan Alimron, Alimron Amanda, Nadya Rizki Amilda Ana Kurnia Sari Angge Sapto Mubharokh Aprina, Marni Prasyur Apriyanti, Ariesi Ari Mawarni Ari Mawarni Ari Sandi Arvin Efriani Aryanti Feriyenci Asri Karolina Asri Karolina, Asri AYU LESTARI Azzahra, Anisah Bagus Hidayattullah Baldi Anggara Bawadi, Ahmad Jihad Bonita, Eva Chan, Rahul Datuzuhriah, Ifa Derri Adi Fernando Desti Nurholis Destrianjasari, Sherin Dewa Ikhram Dimas Assyakurrohim Dwi Wahyu Edi Harapan Elhefni Elhefni Erlina, Dian Fadhilah Fadhilah Fadli, Rahmat Fadriati Fadriati Farhan Alfikri fatimah Fatimah Febrianto, Andre Feni Yunita Fikri, Miftahul Gamal, Kiagus Abdul Gusri, Fauziah Hamdani, M. Imron Harmayanti, Ayu Alawiya Hasby, M. Hasdikurniati, Amrina Ika Hazli, Muhammad Khairul Helmiyah, Helmiyah Hendi Hendi Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Ilhami, Muhammad Wahyu Ira Yuniarti Jannati Aliyah Kasinyo Harto Kgs. Abdul Gamal Khaf Shah Khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa, Fadhillah Izzah Kurnia Oktaria Kurniawan, M. Riski Langputeh, Sukree Lara Arum Sari Lestari, Rizky Nurfitri Lestari, Septia Sri Ludiman M. Farhan Arib Mandala Putra, Fahmi Mardeli Mardeli Maryamah Maryamah Maryamah Maryamah Marzuki, Darlina Nuralisyarifah Maudy Talia Mawarni, Ari Meisy Permata Sari Meriyanti Meriyanti Meriyanti, Meriyanti Merry Yanto Miftahul Cholifah Milda, Jefpi Mochammad Imron Awalludin Mubharokh, Angge Sapto Muhamad Fauzi Muhamad Uyun Muhammad Abduh Muhammad Fakhri Ramadhan Muhammad Halim Munandar Muhammad Ilham Fahmi Muhammad Rifqi Mukmin Mukmin Mustakim, Iqbal Muthmainna, Aqila Muthmainnah Muthmainnah Muyasaroh Muyasaroh Muyasaroh Muyasaroh Muyasaroh Muzaki Fathurrahman, M Nurhayati Nurul Qomariyah Nurwijayanti Nyayu Khodijah Nyimas Yunierti Prihatin Oskar, Ruani Praja Nugraha Pratama, Irja Putra Prihatin, Nyimas Yunierti Putra, Heru Yama Putra, Rudi Yongki Nanda Putri, Umi Amelia Rahadian, Alip Rahmat Fadli Rahmatullah Akbar Rahmi, Laila Kamilatu Relly Maulita Rendi Pratama Romadhon, Muhammad Qomari Rosa Diana, Miska Rusmawati Rusmawati Sagita, Eci Sanjaya, Cencen Rexsy Sari, Ana Kurnia sari, Mutia Sinta Irawati Sirozi, Muhammad Siska Wulandari, Siska Soraya, Nyayu Suci Hidayati Suhono Suhono, Suhono Supriyadi Supriyadi Sutarto Sutarto Syafira Masnuah Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Syarnubi Syifaurrahmah, Sabrina Tanzila Mawaddah Tri Alawiyah Tri Mulya Budi Ongkai Tutut Handayani Udin Supriadi Wahyu, Dwi Watawalaini, Ayu Weriana Weriana Weriana, Weriana Wiwik Damayanti, Wiwik Wiyanda Vera Nurfajriani Yadi, M. Riandry Yulia Yulia Zulhijra Zulhijra, Zulhijra Zulhijrah, Zulhijrah Zulhijrah, Zulhijrah