p-Index From 2021 - 2026
7.619
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humanika : Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum Jurnal Bahasa dan Sastra Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Intiqad: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan Jurnal Pendidikan Islam KONTEMPLASI: JURNAL ILMU-ILMU USHULUDDIN KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Studi Al-Qur'an Jurnal Pendidikan Islam Iqra' NALAR: Jurnal Peradaban dan Pemikiran Islam At-Ta'dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Al-Qalam LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran dan Kebudayaan SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Jurnal Mu'allim Ulumuna Waraqat : Jurnal Ilmu_Ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Al-Qur'an Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Jurnal Iman dan Spiritualitas Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Arfannur: Journal of Islamic Education Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal El-Thawalib Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Murabby: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir International Journal of Islamic Studies Higher Education International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Civilization Research: Journal of Islamic Studies Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Kontemplasi : Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Jurnal Pendidikan Islam Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE) EDUKASI Al-battar: Jurnal Pamungkas Hukum Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Jurnal El-Thawalib
Claim Missing Document
Check
Articles

Tauhid Sebagai Fondasi Epistemologis: Tafsir Tarbawi Atas Q.S. Al-Baqarah [2]:163 Bagi Paradigma Pendidikan Islam Helmy, Helmy Abdullah; Surahman, Cucu; Sumarna, Elan
NALAR Vol 9 No 2 (2025): Living Islam
Publisher : Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, State Islamic University of Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/njppi.v9i2.10924

Abstract

Contemporary Islamic education faces an epistemological crisis marked by the dichotomy between religious and non-religious sciences due to the adoption of a secular paradigm that separates the value of tawhid from the learning process, resulting in fragmented knowledge and the loss of balance in the hierarchy of knowledge (loss of adab). This study aims to analyze Q.S. al-Baqarah [2]:163 using a tafsir tarbawi approach to identify the core principles of tawhid and their implications for the epistemological foundations of Islamic education, as well as to construct a tawhid-based conceptual framework as an alternative paradigm to overcome the knowledge–religion dichotomy. Using a library research design and a tafsir tarbawi methodology that integrates linguistic-grammatical, contextual (munasabah al-ayat), and comparative-critical analysis of classical and contemporary commentaries, the study identifies five central principles of tawhid: (1) tawhid al-ma‘rifah (unity of the source of truth), (2) kulliyyat al-rahmah (universality of divine mercy), (3) nafy al-shirk (negation of partners to God), (4) takamul al-‘ubudiyyah wa al-khilafah (integration of vertical and horizontal dimensions), and (5) ta‘yin al-huwiyah al-ma‘rifiyyah (formation of epistemic identity). These principles generate ontological implications (a theocentric-anthropocentric conception of the human and fitrah), epistemological implications (integration of revelation, reason, and empirical inquiry, alongside a methodology resistant to secularization), and axiological implications (mercy, justice, integrity, and social-ecological responsibility). Q.S. al-Baqarah [2]:163 thus provides a theological-epistemological foundation for an Islamic education paradigm that integrates spiritual, intellectual, and moral dimensions, whose implementation requires curriculum reconstruction that harmonizes diverse disciplines within a tawhidic framework and the development of holistic assessment systems that measure cognitive, moral, and spiritual domains in an integrated manner.
Analisis Perspektif Mahasiswa Muslim Gen-Z terhadap Isu Marriage Is Scary Riyan Riswandi; Cucu Surahman; Risris Hari Nugraha
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.893

Abstract

Dalam konteks sosial yang terus berkembang, pernikahan sering dianggap menakutkan oleh generasi muda, terutama di kalangan mahasiswa yang berada di usia produktif untuk menikah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis persepsi mahasiswa muslim generasi z di kampus perguruan tinggi di kota Bandung terkait isu "marriage is scary". Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis. Indikator yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup persepsi mahasiswa terhadap pernikahan, dinamika peran gender, risiko konflik dan kekerasan dalam rumah tangga, stigma sosial, kesulitan mencari pasangan yang sesuai, dan kebutuhan akan pendidikan pra-nikah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tematik untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan tema-tema utama dari data wawancara, serta analisis naratif untuk memahami bagaimana pengalaman pribadi mahasiswa terkait dengan pernikahan membentuk persepsi mereka. Temuan dari penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan program pendidikan pra-nikah yang lebih relevan dan aplikatif dalam konteks kehidupan mahasiswa muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai faktor berkontribusi pada ketakutan akan pernikahan, seperti dinamika peran gender, risiko konflik dan kekerasan dalam rumah tangga, serta pengaruh lingkungan sosial. Selain itu, faktor berkontribusi pada ketakutan akan pernikahan adalah adanya stigma sosial dan sulitnya mencari pasangan yang sesuai. Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan pra-nikah dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kesiapan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan pernikahan.
Co-Authors Aam Abdussalam Aam Abdussalam Aam Abdussalam, Aam Aceng Kosasih, Aceng Achmad Faqihuddin Ade Taufik Solihin Adnin, Gina Fauzia Afifah Rufianti Sri Agus Fakhruddin Alawiyah, Risa Alhafidza, Naylazyani Siti Amanda, Restu Rizki Aprilia, Nindy Putri Asmuki, Asmuki Aufa Assa Syahada Aulia, Muhammad Hizba Aulia, Selena Buchori Buchori, Buchori Choirin, Besta Alby Damayanti, Desy Dimyathi, Mohammad Syairozi Elan Sumarna Elitaliya, Muthia Fitri Fadhila, Almira Rahma Fadlan, Aufa Faiz Aswa Nazhan Faruqi Ali, Muhamad Mauris Fatihunnada, Fatihunnada Fauziah, Wafiq Nur Fazar, Fahmi Hakam, Ahmad Hanifah, Alya Nurul Hasibuan, Ulfah Salwa Helmy, Helmy Abdullah Hendra Sudrajat Hermawan , Najwa Nabila Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Hizba Aulia, Muhammad Husniah, Lu'Lu' Ilyasa, Faisal Fauzan Imani, Insani Nurul Indi , Susan Irfan Rizkiana Raja Nugraha Irfandi Islam, Rindu Fajar Khairunnisa Khairunnisa M. Nur, Tya Shofarina Mardan Umar Mohd Shafiee bin Hamzah Mokh. Iman Firmansyah Mopoliu, Abdul Ziqron Mubarok, Muhammad Ramdan Muflih, Abdillah Muhamad Parhan Muhamad Ridwan Sudaryat Muhammad Hizba Aulia Muhammad Hizba Aulia Munawar Rahmat Muzakki , Rifqi Fathan Saepudin Nabhila, Dhiana Ratu Nasrudin, Ega Naufal, Muhammad Naufal Salamuddiin Nazhan, Faiz Aswa Naziha, Rahma Hasna Novia, Shinta Nunuy Nurjanah Nurfadilah, Utami Nurmani, Balqis Nuroniyah, Thoyibatun Nurti Budiyanti O’gli, Sodiqov Ulug’bek G’ulomjon Paradisa, Walada Permana, Rizal Rafilah, Nabila Hasna Ragamustari, Safendrri Komara Rahardja, Muhammad Nurfaizi Arya Rahayu, Risma Putri Ratna Wulandari Ratna Wulandari Restu Rizki Amanda Rifqi Fathan Saepudin Muzakki Risris Hari Nugraha Riyan Riswandi Rokhim, Muhammad Maulana Rokhim, Muhammad Maulana Rosyada, Noer Amrina Saepudin Muzakki, Rifqi Fathan Salwa Rihadatul Aisy Shinta Novia Silmi Septiani Siti Maesaroh Sri, Afifah Rufianti Sunarya, Bayu Sya'ban, Bildan Muhammad Syahidin Syahidin, Syahidin Tanjung, Fadhilah Sukmawati Teni Asmarani Tsaqib, Fathanah Hamidah Udin Supriadi Ulfa, Hilma Fauzia Ulfa, Hilma Fauzia Umar, Muhammad Faiz Ardafi Utami Qonita Rahmi Utami, Putri Intan Wahidi, Rosid Wawan Hermawan Widia Lestari Yulistriany, Tyka Yuniartin, Titin Yusranti, Muthia