p-Index From 2021 - 2026
10.606
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) WAPFI (Wahana Pendidikan Fisika) Jurnal Pengajaran MIPA Journal of Education and Learning (EduLearn) Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Prima Edukasia Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Usia Dini Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI AWLADY Jurnal Pendidikan Anak JURNAL IQRA´ Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Pendidikan UNIGA MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JPI Proceedings of the 1st UR International Conference on Educational Sciences Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal of Dedicators Community Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Aulad : Journal on Early Childhood Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) PrimaryEdu - Journal of Primary Education Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Socius (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial) (Edisi Elektronik) Jurnal Educatio FKIP UNMA Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Basicedu Journal of Innovation and Research in Primary Education Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research Jurnal Elementaria Edukasia PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan Progresif Exploration In Early Childhood Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of The English Learning Process in Islamic Elementary Boarding Schools Dariyanto Dariyanto; Husna Farhana; Yosi Gumala; Ernawulan Syaodih
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2053

Abstract

This study objectives to designate the English learning of elementary school (SD) students in the Al-Multazam boarding school. English as a foreign language is taught to teach the basics of English. Curriculum design to formulate students who have Rudimentary English skills. The type of research used in this investigation is qualitative research. Data collection methods used are: observation, interviews and documentation. From observations and interviews, it is decided that students' English learning in boarding schools is still very unpretentious. The teachers have not encountered the educational levels and qualifications, especially English. Learning English is not only carried out formally (face to face) but language programs: vocabulary delivery, morning conversation, and performances in student activities are a form of intensive language learning at the Al-Multazam boarding school. Evaluation of learning for English is carried out with an oral and written examination model every semester as a form of mentality and academic assessment of Al-Multazam students' language skills
Model Pengembangan Kompetensi Sikap Sosial Pada Siswa Sekolah Dasar Ani Siti Anisah; Sapriya Sapriya; Kama Abdul Hakam; Ernawulan Syaodih
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2022): Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/naturalistic.v7i1.1836

Abstract

This study aims to analyze and describe the factual conditions of the social attitude development model of students in elementary schools. The research method used is a descriptive qualitative approach. This research was conducted through several activities (1) Observation, distributing questionnaires and interviews to principals and teachers with the main objective of obtaining factual information about the attitude development model in elementary schools, (2) Studying documents, analyzing school identity documents, and learning tools with The goal is to get an overview of the learning objectives to be achieved. (3) Literature review to find a theoretical basis on the development of an attitude development model that fits the needs of students. The results of the study describe that the model of developing students' social attitudes is carried out through school policies in internalizing character values ??through supporting activity programs; (1) routine activities are carried out regularly with the aim of forming students' habits of doing things well, (2) spontaneous activities, (3) exemplary activities, (4) annual program activities, (5) nationalism activities, (6) outdoor learning activities and training. The teacher's role as implementer and evaluator in the development of students' social attitudes is realized in the learning process in the classroom starting from the preparation of lesson plans in character-based designs. Attitude development is carried out through a scientific learning approach through the stages of observing, asking questions, gathering information, associating information, and communicating learning outcomes. This approach is able to bring students to learn to think critically about moral and social issues so that good social attitudes are formed which are shown in the process of social interaction in the community. The model for developing students' social attitudes by teachers and schools in internalizing and disseminating character values through modeling, conditioning, and habituation approaches.
Profil Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar dalam Menyelesaikan Soal Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ika Fitri Apriani; Turmudi Turmudi; Al Jupri; Ernawulan Syaodih
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4493

Abstract

Beberapa riset menunjukan bahwasannya banyak pebelajar di Indonesia masih mengalami kesulitan dalam kemampuan pemecahan masalah. Riset ini memiliki tujuan dalam menganalisis serta menggambarkan keahlian pemecahan masalah dari mahasiswa calon guru dasar ditinjau dari kemampuan mahasiswa. Dalam riset ini, sampel penelitian yaitu tiga orang mahasiswa dengan terkualifikasi memiliki tingkat kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Pendekatan yang dilakukan peneliti yakni pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara dengan tiga subjek yang terdiri dari kategori tinggi, sedang, rendah yang diberi soal kemampuan pemecahan masalah yang diisi dalam waktu maksimal 60 menit.  Hasil riset menghasilkan gambaran mengenai profil mahasiswa dengan kategori kemampuan yang tinggi ia mampu menyelesaikan soal melalui tahapan pemecahan masalah yang sistematis dan mampu memformulasikan situasi soal ke dalam kalimat matematika. Dengan demikian, profil mahasiswa yang memiliki kualifikasi pada kategori kemampuan sedang mampu menafsirkan masalah dengan menuliskan informasi yang diperoleh dan sedikit keliru dalam membuat formula dan profil mahasiswa pada kategori kemampuan rendah ia hanya dapat mengenali informasi penting pada soal dan kesulitan mengubah pemodelan soal ke dalam kalimat matematika. 
Profil Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar dalam Menyelesaikan Soal Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ika Fitri Apriani; Turmudi Turmudi; Al Jupri; Ernawulan Syaodih
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4493

Abstract

Beberapa riset menunjukan bahwasannya banyak pebelajar di Indonesia masih mengalami kesulitan dalam kemampuan pemecahan masalah. Riset ini memiliki tujuan dalam menganalisis serta menggambarkan keahlian pemecahan masalah dari mahasiswa calon guru dasar ditinjau dari kemampuan mahasiswa. Dalam riset ini, sampel penelitian yaitu tiga orang mahasiswa dengan terkualifikasi memiliki tingkat kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Pendekatan yang dilakukan peneliti yakni pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara dengan tiga subjek yang terdiri dari kategori tinggi, sedang, rendah yang diberi soal kemampuan pemecahan masalah yang diisi dalam waktu maksimal 60 menit.  Hasil riset menghasilkan gambaran mengenai profil mahasiswa dengan kategori kemampuan yang tinggi ia mampu menyelesaikan soal melalui tahapan pemecahan masalah yang sistematis dan mampu memformulasikan situasi soal ke dalam kalimat matematika. Dengan demikian, profil mahasiswa yang memiliki kualifikasi pada kategori kemampuan sedang mampu menafsirkan masalah dengan menuliskan informasi yang diperoleh dan sedikit keliru dalam membuat formula dan profil mahasiswa pada kategori kemampuan rendah ia hanya dapat mengenali informasi penting pada soal dan kesulitan mengubah pemodelan soal ke dalam kalimat matematika. 
LEVEL CONCEPTUAL CHANGE MAHASISWA CALON GURU SD TERKAIT KONSEP BENDA NETRAL SEBAGAI EFEK IMPLEMENTASI VMMSCCTEXT Neni Hermita; Andi Suhandi; Ernawulan Syaodih; Achmad Samsudin
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 2, No 2 (2017): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.816 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v2i2.8270

Abstract

Telah dilakukan identifikasi untuk mendapatkan gambaran tentang profil learning progression mahasiswa calon guru SD sebagai efek implementasi Visual Multimedia Supported Conceptual Change Text (VMMSCCText). Sebelumnya, VMMSCCText dikembangkan untuk mencapai level conceptual change konstruksi dan rekonstruksi mahasiswa calon guru SD hanya dengan membaca text. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level conceptual change mahasiswa calon guru SD terkait konsep benda netral setelah mengikuti aktivitas VMMSCCText. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif yang diimplementasikan pada 30 orang mahasiswa PGSD FKIP Universitas Riau pada mata kuliah Konsep Dasar IPA.  Level conceptual change pada mahasiswa diidentifikasi dengan uji diagnostik dalam format four tier test (FTT) dan penilaian pada LKM, kemudian dianalisis berdasarkan pedoman penentuan level conceptual change. Level conceptual change terdiri dari 1) konsepsi ilmiah sejak awal (KISA); 2) Statis (S); 3) Rekonstruksi (K); 4) Konstruksi (R); dan 5) Disorientasi (D). Hasil penelitian dengan VMMSCCText menunjukkan  level 1) konsepsi ilmiah sejak awal (KISA) sekitar 13,33%; 2) Statis (S) sekitar 6,67%; 3) Rekonstruksi (R) sekitar 76,67%; 4) Konstruksi (K)sekitar 3,33; dan Disorientasi (D) adalah 0%.  Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa VMMSCCText mampu meremediasi miskonsepsi dan mencapai  level conceptual change konstruksi dan rekonstruksi mahasiswa calon guru SD.Kata Kunci: VMMSCCTEXT, Level Conceptual Change dan Remediasi Miskonsepsi. Identification has been done to get a representation of progression learning profile of prospective elementary school teachers as the effect of Visual Multimedia Supported Conceptual Change Text (VMMSCCText) implementation. Previously, VMMSCCText was developed to reach the conceptual change level of construction and reconstruction of prospective elementary school teachers by reading text only. This study aims to determine the level of conceptual change of prospective elementary school teachers related to the concept of a neutral object after following the VMMSCCText activity. The method used is quantitative descriptive method implemented on 30 students of PGSD FKIP University of Riau in Basic Science Basic Course. The conceptual change level of the students is identified by the diagnostic test in the four-tier test (FTT) format and the assessment on the MFI, then analyzed based on the guidance of conceptual change level determination. The conceptual change level consists of 1) early scientific conception (KISA); 2) Static (S); 3) Reconstruction (K); 4) Construction (R); and 5) Disorientation (D). The results of the study with VMMSCCText indicate the level of 1) early scientific conception (KISA) about 13.33%; 2) Static (S) about 6.67%; 3) Reconstruction (R) around 76.67%; 4) Construction (K) about 3.33; and Disorientation (D) is 0%. Based on the result of the research, it can be concluded that VMMSCCText is able to remediate misconception and achieve conceptual change level of construction and reconstruction of elementary school teacher candidate.Keywords: VMMSCCText, Level of Conceptual Change and Remedy Misconception
IMPROVING NUMERACY LITERACY SKILLS OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS THROUGH THE KAMPUS MENGAJAR (KAMPUS MENGAJAR) PROGRAM POLICY Nurul Fatonah; Johar Permana; Ernawulan Syaodih
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4597

Abstract

Literacy and numeracy abilities are determining factors for individual success in learning. Currently, literacy and numeracy skills are the main subjects in the independent curriculum. As one of the programs of the independent curriculum in tertiary institutions, the kampus mengajar is intended to serve the purpose of increasing students' literacy and numeracy skills. This study aims to describe the results of research on improving literacy and numeracy skills in elementary schools. This research uses a qualitative approach. Data was collected through interviews and questionnaires. The object of this research is schools that run kampus mengajar programs in Garut Regency. The data were then analyzed using qualitative methods. The results of this study indicate that the kampus mengajar program has contribution in increasing students' literacy and numeracy in elementary schools, especially 3T schools. The kampus mengajar program contributes a lot to activities both in learning and activities outside the classroom. This is very possible for students to have good literacy skills. This is due to the existence of learning innovations offered by students in the target schools. Kemampuan literasi dan numerasi menjadi faktor penentu keberhasilan individu dalam belajar. Saat ini kemampuan literasi dan numerasi menjadi pembelajaran pokok di kurikulum merdeka. Sebagai salah satu program dari kurikulum merdeka di perguruan tinggi, kampus mengajar dimaksudkan untuk melakukan pengabdian pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penelitian tentang peningkatan kemampuan literasi dan numerasi di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi. Data diambil melalui wawancara dan angket. Objek penelitian ini yaitu sekolah-sekolah yang menjalankan program kampus mengajar di Kabupaten Garut. Data kemudian dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program kampus mengajar memiliki kontribusi dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa di sekolah dasar terutama sekolah 3T. Program kampus mengajar memberikan banyak kontribusi kegiatan baik dalam pembelajaran ataupun kegiatan di luar kelas. Hal ini sangat memungkin siswa memiliki kemampuan literasi yang baik. Ini dikarenakan adanya inovasi pembelajaran yang ditawarkan oleh mahasiswa di sekolah sasaran.
BETWEEN FORMAL AND INFORMAL THINKING: THE USE OF ALGEBRA FOR SOLVING GEOMETRY PROBLEMS FROM THE PERSPECTIVE OF VAN HIELE THEORY Al Jupri; Ernawulan Syaodih
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 21, No 2 (2016): JPMIPA: Volume 21, Issue 2, 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v21i2.44254

Abstract

This study investigated primary education master program students’ problem solving strategies and their for-mal and informal thinking ability when dealing with geometry problems that require the use of algebra in its solution processes. In order to do so, an explorative study through individual written test, observation, and field notes, involving 47 primary education master program students was carried out. The perspective of Van Hiele theory on the development of geometric thought was used to interpret student formal and informal thinking strategy when dealing with geometry problems. The results showed that more than half of the stu-dents used informal rather than formal algebraic strategies in solving geometry problems; when students used algebraic strategies, their work were imperfect as they still made mistakes in applying the strategies. In the light of Van Hiele theory, it can be concluded that students’ level of thinking are still in between formal and informal thinking when dealing with geometry problems.ABSTRAKPenelitian ini menyelidiki strategi pemecahan masalah mahasiswa program magister pendidikan dasar serta ke-mampuan berpikir formal dan informal mereka ketika menyelesaikan soal geometri yang memerlukan peng-gunaan aljabar dalam proses penyelesaiannya. Untuk mencapai tujuan ini, studi eksploratif melalui tes indi-vidu tertulis, observasi dan catatan lapangan dilakukan dengan melibatkan 47 mahasiswa program magister pendidikan dasar. Teori Van Hiele digunakan untuk menginterpretasi kemampuan berpikir formal dan infor-mal mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal geometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari sepa-ruh mahasiswa menggunakan strategi-strategi informal ketimbang strategi-strategi aljabar formal dalam proses penyelesaian soal-soal geometri; ketika mahasiswa menggunakan strategi-strategi aljabar, proses penyelesaian yang mereka lakukan tidak sempurna dan masih melakukan kekeliruan-kekeliruan dalam menerapkan strategi tersebut. Berdasarkan tinjauan teori Van Hiele, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir mahasiswa ma-sih berada pada kemampuan antara formal dan informal ketika menyelesaikan soal-soal geometri.How to cite: Jupri, A., Syaodih, E. (2016). Between Formal and Informal Thinking: The Use of Algebra for Solving Geometry Problems from the Perspective of Van Hiele Theory, Jurnal Pengajaran MIPA, 21(2), 108-113.
Sustainable Awareness About Climate Change on Elementary School Pupils’ Perspective: What Wonderful Finding! Cucun Sutinah; Ari Widodo; Muslim Muslim; Ernawulan Syaodih
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 10, No 1 (2023): June 2023
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v10i1.13037

Abstract

AbstractClimate change is a serious issue that has become a global problem, so it needs to be responded to and handled immediately. This study aims to obtain an overview of elementary school students' ongoing awareness of climate change. Sustainable awareness is the basis for someone to change their behavior in controlling climate change. This type of research is ex post facto with descriptive quantitative methods used in this study. The instrument for exploring sustainable awareness data is a questionnaire containing 27 statement items that integrate aspects of knowledge, attitudes, and behavior, with environmental, social, and economic dimensions. The questionnaire uses a Likert scale of 1-4, with the choices of strongly agree, agree, disagree and strongly disagree. Respondents were 467 grade 4 elementary school students in the city of Bandung, Indonesia. The questionnaire was filled out online via the Google form within one week. The data obtained was processed and analyzed descriptively quantitatively by calculating the average and percentage of each item, dimensions and aspects of sustainable awareness. The study results revealed that students have a high awareness of sustainability, especially regarding knowledge and environmental dimensions. The findings have implications for introducing students to other aspects and dimensions of sustainable awareness regarding climate change at the elementary school level.Keywords: sustainable awareness, climate change, elementary school students.AbstrakPerubahan iklim merupakan isu serius yang menjadi permasalahan global sehingga perlu direspon untuk segera ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kesadaran berkelanjutan siswa sekolah dasar akan perubahan iklim. Kesadaran berkelanjutan menjadi dasar untuk seseorang mengubah perilakunya dalam mengendalikan perubahan iklim. Jenis penelitian ex post facto dengan metode kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Instrumen untuk menggali data kesadaran berkelanjutan berupa angket yang berisi 27 item pernyataan yang merupakan integrasi aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku, dengan dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi. Angket menggunakan skala Likert 1-4, dengan pilihan sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Responden adalah 467 siswa kelas 4 sekolah dasar di Kota Bandung, Indonesia. Pengisian angket dilaksanakan secara daring melalui google form dalam kurun waktu satu minggu. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis secara kuantitatif deskritptif dengan menghitung rata-rata dan persentase setiap item, dimensi, dan aspek kesadaran berkelanjutan. Hasil penelitian mengungkap bahwa siswa memiliki kesadaran berkelanjutan yang tinggi, terutama pada aspek pengetahuan dan dimensi lingkungan. Temuan berimplikasi pada pentingnya mengenalkan siswa pada aspek dan dimensi lainnya dalam konsep kesadaran berkelanjutan terkait perubahan iklim pada jenjang sekolah dasar.Kata kunci: kesadaran berkelanjutan, perubahan iklim, siswa sekolah dasar.
Toleransi dalam Perbedaan Pendapat melalui Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis Nilai Roni Rodiyana; Bunyamin Maftuh; Sapriya Sapriya; Ernawulan Syaodih; Ari Yanto; Davi Sofyan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.4945

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan kurangnya sikap toleransi di kelas IVB SDN Tonjong I Majalengka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan sikap toleransi dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri nilai. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas Kemmis & Taggart. Instrumen yang digunakan meliputi penilaian LKPD, penilaian kegiatan presentasi dan observasi, serta penilaian penanda pencapaian peningkatan sikap toleransi. Berdasarkan hasil temuan, telah terjadi peningkatan sikap toleransi siswa yang terlihat dengan tumbuhnya kemampuan explainable, interpretable, mampu memberikan contoh (examples), mampu mengklasifikasikan, mampu membandingkan, dan mampu berempati. Dari siklus I yang memperoleh predikat “memadai”, siklus II memperoleh predikat “baik”, dan siklus III yang memperoleh predikat “baik”. Tantangan terbesar dalam penelitian ini adalah mengatur alokasi waktu dengan berbagai langkah pembelajaran dan mengatur perilaku siswa selama kegiatan observasi lapangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa menggunakan paradigma pembelajaran inkuiri nilai dapat memberikan peningkatan kapasitas sikap toleransi mereka.
Misapprehension of mathematics among teachers, parents, and elementary school students Khabibur Rohman; Turmudi Turmudi; Dasim Budimansyah; Ernawulan Syaodih
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 17, No 4: November 2023
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v17i4.20632

Abstract

Early mathematicians viewed mathematics as a beautiful and ethereal art form. However, the pupils in school appear to have no idea of this beauty. Misconceptions about mathematics among students, parents, and instructors are thought to be one of the root causes of the problem. Mathematical misconceptions and myths among instructors, parents, and students were examined in this study. These findings were obtained using a descriptive qualitative method of investigation. Research participants included elementary school pupils and their parents from East Java, Indonesia as well as 10 instructors, 10 students, and 10 parents. Random selection was used to pick the respondents. The results of this study showed that teachers, parents, and students have a wide range of misconceptions about mathematics. Among the misconceptions that occur among students, teachers and parents are: i) The conception of mathematics; ii) The aim of learning mathematics is only to train students to count and memorize formulas; iii) Mathematical ability is a genetic talent and only people who have talent will be proficient in mathematics; and iv) Mathematics is a non-applicable. The consequences of widespread misconceptions about mathematics among teachers, parents, and students are detrimental to the learning process and hinder the development of strong mathematical skills.
Co-Authors - Sapriya A. Suhandi Aan Listiana Abdul Hakam Abdul Jabbar Abdullah, Khairul Hafezad Achmad Samsudin Ade Setiawan Agus Muharam Agustin, Mitha Kirana Ahmad Wahid Fudhaily Ai Tita Puspitasari Ali, Ghaisania Amanda Andi Suhandi Ani Siti Anisah Ani Siti Anisah Ani Siti Anisah, Ani Ani Siti Anisah, Ani Siti Anisah, Ani Siti Ari Widodo Ari Widodo Ari Widodo Ari Yanto Arie Dharmawan Arie Dharmawan Ariesta, Freddy Widya Armelia Prakasa Aryanto, Sani Asih, Bimbi Lastri Prima Atep Sujana Awiria, Awiria Ayu Amalia AYU LESTARI Aziza, Ismi Babang Robandi Bin Mamat, Nordin Budi Iskandar Bunyamin Maftuh Bunyamin Maftuh Cahya Karisma Pertiwi Cahya Karisma Pertiwi casini, Casini Chandra Chandra Chandra Chandra Citra, Aliva Cucun Sutinah Dadan Rusdiana Saputra Dadan Rusdiana Saputra Dadan Setiawan Dadan Setiawan Dariyanto, Dariyanto Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Davi Sofyan Desyanti Kemalasari Nurisman Dianasari Dinawati, Yuli Dinawati Erna Yuliana Evi Juliyani Esa Putri F Febriyanti Fadillah, Nida Nur Farhana, Husna Gumala, Yosi Gustiana, Asep Deni Handayani, Hany Hanfyah, Lisna Hany Handayani Hany Handayani Hany Handayani Hayati Dahlan, Tina Heny Djoehaeni Herwina Herwina Idat Muqodas Ika Fitri Apriani Indra Suhendra Iskandar, Budi Jaenudin, Irfan Jaya, Aris Johar Permana Juwita, Resti Kama Abdulhakam Khabibur Rohman Khabibur Rohman Khabibur Rohman, Khabibur Kusmara, Eka Fitrianurddini Laili, Ilmi Nur LELI KURNIAWATI Lumbantobing, Panca Ma Arsenia Gomez Maftuh , Bunyamin Mahardika, Karla Mahshulah, Zulma Aimmatul Mamat, Nordin bin Maulinasari, Fani Mayumi N, Ema Morrison, Richard Mubiar Agustin Mubiar Mubiar Mubiar, Mubiar Muslim Muslim Muslim Mutiarasari, Airin Nana Supriatna Nana Supriatna Neni Hermita Ningtyas, Rani Kusuma Nordin Bin Mamat Nunuy Nurkaeti Nur Faizah Romadona Nuraly Masum Aprily Nurkholisoh, Diah Nurnaningsih A Nurul Fatonah Nurul Fatonah, Nurul Nury Yuniasih Nury Yuniasih, Nury Ocih Setiasih Pitriadi, Adi Pauji Prana Dwija Iswara Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Pujianti, Tiara Puspitasari, Wina Dwi Rahayu, Alni Fitri Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Rahman Ratu Yustika Rini Risma Nuriyanti Rita Mariyana Rizki Hazazi Ali Rizkyani, Fatimah Rodiyana, Roni Rodiyana, Roni Roni Rodiyana Rudiyanto Rudiyanto, Rudiyanto Sapriya Sapriya Sapriya Sapriya Sapriya Katmajaya Siti Nadia Herdianti siti rahmah Sofyan, Davi Solahudin, M. Nizan Sulastri, Tati Sutinah, Cucun Syahrial, Ghina Saniyah Turmudi Turmudi Turmudi Vina Adriany Vismania S. Damaianti, Vismania S. Wahyu Sopandi Wihana, Hari Wishfa Laeli Zakiyyah Wiwi Pratiwi Yanto, Ari Yeni Rachmawati yohamintin, yohamintin Yosi Gumala Yulianto, Ade Zakir, Nordiana