p-Index From 2021 - 2026
9.534
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Jurnal Riset Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika NUMERICAL (Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika) KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika) Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Jurnal Pendidikan Islam IndoMath: Indonesia Mathematics Education JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Jurnal Purifikasi Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Journal of Educational Research and Evaluation JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya El Midad : Jurnal Jurusan PGMI MEJ (Mathematics Education Journal) Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Tawshiyah: Jurnal Sosial Keagamaan dan Pendidikan Islam Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan International Journal of Progressive Mathematics Education Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Tamansiswa International Journal in Education and Science (TIJES) Jurnal Pendidikan Transformatif Jurnal Pendidikan Islam Aqwal: Journal of Quran and Hadies Studies Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Tadibia Islamika: Journal of Holistic Islamic Education Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Asghar: Journal of Children Studies JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) El-Fakhru : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Delta-Phi Jurnal Pendidikan Matematika Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Assyfa Journal of Islamic Studies La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Pendidikan Islam Inovasi Gagasan Abdimas & Kuliah Kerja Nyata TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan GURUPEDIA: Journal of Teacher and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Modul Matematika Bilingual: Urgensi Pengembangan Media Matematika Bilingual dengan konten Islami Laila, Alfi Rachma Nisfi; Cholily, Yus Mochamad; Syaifuddin, Mohammad; Darmayanti, Rani; Sugianto, Rahmad; Muhammad, Ilham
Assyfa Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Assyfa Journal of Islamic Studies (June)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajis.v2i1.133

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi di abad 21 menuntut kita untuk lebih mahir menggunakan bahasa inggris sebagai salah satu bahasa yang harus kita kuasai guna meningkatkan kualitas diri dengan menanamkan nilai-nilai keislaman melalui penekanan konten nilai Al-Qur’an yang ada dalam materi mengajaran matematika. Fakta ini memberikan tanggung jawab guru untuk menciptakan dan mengembangkan media pembelajaran yang efektif untuk mempromosikan bahasa inggris, Bahasa Indonesia, dan menguatkan keimanan, komunikatif dan mengembangkan ide matematika yang dieksploitasi kedalam berbagai prepektif, sejarah matematika dan mampu memecahkan permasalahan kontekstual matematis terintegrasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis kebutuhan guru madrasah aliyah terkait pengembangan pembelajaran modul bilingual yang mengedepankan pembentukan karakter islami. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Pesertanya adalah 98 guru madrasah aliyah kelas sepuluh hingga kelas dua belas. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis dengan model interaktif. Hasil analisis tersebut menunjukkan hasil ketertarikan guru dengan media modul bilingual sebagai sarana pendidikan yang memiliki nilai islami pondok pesantren untuk pembelajaran. Dari segi komposisi, dibutuhkan modul bilingual yang sesuai dengan jangkauan dan ukuran modul yang ideal. Dari segi konten, diharapkan tidak hanya mengungkapkan materi dengan ilustrasi islam dan animasi sosial, tetapi juga memiliki materi modul yang memasukkan nilai islami yang ada didalam alqur’an berlatar pondok pesantren. Dari segi desain dan tampilan, diperlukan karakterisasi modul yang mencakup berbagai warna dan ukuran font yang proporsional dengan bahasa bilingual. Secara keseluruhan dapat diambil kesimpulan dari penelitian ini bahwa perlu untuk mengembangkan modul bilingual sebagai media pembelajaran yang memadukan nilai islami yang ada didalam alqur’an berlatar pondok pesantren untuk memenuhi kebutuhan guru madrasah aliyah dan merencanakan pengembangan karakter islami.
OPTIMALISASI TAHFIDZUL QUR'AN UNTUK PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS DAN KEMANDIRIAN ANAK DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH AJIBARANG Firdaus; Muntohar; Havidz Cahya Pratama; Mohammad Syaifuddin
Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 5 No. 1 (2025): TARBIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAI Al Muhammad Cepu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Quran adalah firman Allah SWT yang keasliannya selalu terjaga. Salah satu kewajiban utama umat Islam terhadap Al Quran adalah membacanya dan menghafalnya dengan baik. Menghafal Al Quran dapat membentuk karakter religius seseorang. Oleh karena itu, religiusitas menjadi modal utama untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul di masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembinaan Tahfidzul Qur'an, menganalisis pembentukan karakter religius melalui Tahfidzul Qur'an dan menemukan faktor pendukung dan penghambat pembentukan karakter religius kader melalui program Tahfidzul Qur'an di Panti Asuhan Muhammadiyah Ajibarang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah pengasuh, 3 musyrif dan 4 kader Panti Asuhan Muhammadiyah Ajibarang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, model pembinaan Tahfidzul Qur'an di Panti Asuhan Muhammadiyah Ajibarang menggunakan model pembinaan pembiasaan, pemberian reward dan pendekatan individual. Kedua, faktor pendorongnya, pengurus memberikan dukungan yang besar dan memberikan tanggung jawab penuh kepada pengasuh dan jajaran asatidz. Sedangkan faktor penghambat, kurangnya tenaga musyrif, masalah waktu antara musyrif dengan kader dan faktor kelelahan kader setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
A Pembentukan Nilai Karakter Melalui Sinergi Hidden Curriculum Di Ma Pembangunan Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta Naufal; Mohammad Syaifuddin; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 3 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i3.1886

Abstract

Ungkapan “hidden curriculum” kurang dipahami di banyak kalangan pendidikan. Kekhawatiran terhadap permasalahan siswa, seperti perilaku menyimpang, yang sering disebut dengan kenakalan remaja, juga ditambah dengan hal ini. Pendidikan karakter merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dan lembaga pendidikan untuk menghindari kriminalitas remaja. dengan mencoba mengubah cara pandang siswa tentang cara mengatasi kenakalan remaja melalui pendidikan karakter. Tujuan artikel ini adalah untuk mengkaji dan mendemonstrasikan lebih jauh bagaimana hidden curriculum membentuk kepribadian siswa Madrasah. Metodologi penelitian memadukan teknik analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis temuan peneliti mengungkapkan bahwa beberapa aspek hidden curriculum dapat diungkapkan melalui kebiasaan membaca, menabung untuk amal shaleh, kegiatan ibadah (seperti sholat Jumat, sholat berjamaah, Tadarrus Al-Qur'an, sholat Dhuha), ekstrakurikuler kegiatan olah raga dan seni, fasilitas sekolah, dan kegiatan rutin yang membantu membentuk karakter. Madrasah menciptakan hidden curriculum untuk membantu siswa mengembangkan serat moralnya. Tujuh karakter siswa—jujur, tanggung jawab, toleransi, disiplin, religius, mandiri, dan empati—berhasil dibentuk melalui praktik hidden curriculum di madrasah.
Urgensi Iman Kepada Allah dalam Membentuk Akidah Akhlak Peserta Didik di Era Disrupsi Muamalah Attaqwa; Lutfi Nofianto; Mohammad Syaifuddin
Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/moral.v2i2.989

Abstract

The era of disruption marked by the rapid development of technology and information brings serious challenges to the world of education, especially in shaping the faith and morals of students. Islamic Religious Education (PAI) has a strategic role in protecting students from the negative influences of this era, through strengthening faith in Allah SWT as the main foundation for character formation. This study aims to analyze the urgency of faith in shaping the faith and morals of students in the midst of the flow of disruption. The approach used is qualitative with a literature study method, reviewing various scientific literature, journals, and relevant documents. The results of the study show that strong faith is the main driver in the commendable behavior of students and a shield against moral relativism and social deviation. Religious education must be integrated comprehensively into the curriculum, teacher training, and learning environments that support the internalization of divine values. In conclusion, strengthening faith in Allah is very urgent as a basis for forming strong faith and morals in facing the challenges of the era of disruption.
Matematika Berbasis Alam: Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu dan Cinta Lingkungan Januardi, Ega; Cholily, Yus Mochamad; Syaifuddin, Mohammad
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v5i1.18998

Abstract

Purpose: This study aims to address the perception of mathematics as an abstract and tedious subject by examining the effectiveness of nature-based learning in fostering cognitive curiosity and environmental stewardship. Design/methodology/approach: A qualitative case study was conducted at SDN Bunga Bangsa, Bekasi (July-August 2025), involving 2 teachers and 10 fifth-grade students. Data were gathered through participant observation, semi-structured interviews, and documentation focusing on measurement, natural element calculation, and geometry. Findings: Results indicate that direct exploration of symmetry patterns and natural object measurement significantly enhances intrinsic curiosity. The approach effectively bridges abstract concepts with concrete reality while instilling sustainability ethics using stones, twigs, and leaves as media. Students demonstrated active engagement and sustained learning motivation. Practical implications: Educators can adopt this model as a practical guide for designing adaptive contextual curricula independent of formal classroom settings. Originality/value: This research offers a holistic pedagogical model integrating numerical intelligence with ecological character education, filling a literature gap regarding the psychological mechanisms of fostering environmental love in primary mathematics education.   Purpose: Penelitian ini bertujuan mengatasi persepsi matematika sebagai subjek abstrak dan membosankan dengan menguji efektivitas pembelajaran berbasis alam dalam menumbuhkan rasa ingin tahu kognitif serta karakter cinta lingkungan siswa. Design/methodology/approach: Menggunakan desain studi kasus kualitatif di SDN Bunga Bangsa, Bekasi (Juli-Agustus 2025). Subjek meliputi 2 guru dan 10 siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap materi pengukuran, perhitungan elemen alam, dan geometri. Findings: Hasil menunjukkan bahwa eksplorasi langsung terhadap pola simetri dan pengukuran objek alami secara signifikan meningkatkan rasa ingin tahu intrinsik. Pembelajaran ini efektif menjembatani konsep abstrak dengan realitas konkret, sekaligus menanamkan etika keberlanjutan melalui penggunaan media batu, ranting, dan daun. Siswa menunjukkan keterlibatan aktif dan motivasi belajar yang berkelanjutan. Practical implications: Guru dapat mengadopsi model ini sebagai panduan praktis untuk merancang kurikulum kontekstual yang adaptif tanpa bergantung pada ruang kelas formal. Originality/value: Studi ini menawarkan model pedagogis holistik yang mengintegrasikan kecerdasan numerik dengan pendidikan karakter ekologis, mengisi kesenjangan literatur mengenai mekanisme psikologis penumbuhan environmental love dalam pendidikan matematika dasar.  
Implementasi Pembelajaran Akidah dan Akhlak dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik Kelas VIII di SMP NU Kajen Solahur Rizqi; Ubed Badrudin Kamal; Mohammad Syaifuddin
Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/akhlak.v2i3.901

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Akidah Akhlak learning in developing religious character among 8th-grade students at SMP NU Kajen. Religious character serves as the foundation of Islamic education in facing moral degradation challenges in the globalization era. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation study. The results show that Akidah Akhlak learning is implemented through: (1) planning (integrated curriculum development and character-based lesson plans), (2) implementation (experiential learning, teacher modeling, and habituation), and (3) evaluation (authentic assessment). The formation of religious character is manifested in five dimensions: faith, worship, morals, knowledge, and practice. Supporting factors include pesantren-based school environment, parental support, and extracurricular religious programs, while inhibiting factors include social media influence, limited learning time, and diverse student backgrounds.
Strategi Pembelajaran PAI dalam Pembentukan Karakter dan Akhlak Generasi Alpha di MTs Ma’arif NU Sragi Pekalongan Faris Azzam Husain; Nur Kamaluddin akhmad; Mohammad Syaifuddin
Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/akhlak.v2i3.902

Abstract

The learning strategy of Islamic Religious Education (PAI) plays a crucial role in shaping students' character and morality, especially in addressing educational challenges in the era of Generation Alpha. This generation, born amid rapid technological advancement, tends to be fast-thinking, visual, and practical, yet is also vulnerable to moral crises and ethical degradation. This study aims to describe and analyze the PAI learning strategies implemented at MTs Ma’arif NU Sragi in shaping the noble character and morals of students. The research employs a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal that the applied learning strategies include project-based religious learning, internalization of values through teacher role modeling, utilization of Islamic digital media, and contextual learning relevant to students' daily lives. These strategies have proven effective in instilling values of religiosity, discipline, responsibility, and honesty. The success of these strategies is supported by a religious school environment, active teacher involvement, and parental support. Challenges encountered include limited technological facilities and the pervasive negative influence of social media. This study recommends the reinforcement of collaboration among teachers, parents, and educational institutions to optimize the role of PAI in developing the character of future generations.
Peran Guru Akidah Akhlak dalam Menanamkan Nilai-Nilai Etika Digital Muchamad Fardan; Muhammad Hamzah; Mohammad Syaifuddin
Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat Vol. 2 No. 3 (2025): Juli : Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/akhlak.v2i3.931

Abstract

This study examines the role of Akidah Akhlak subject teachers in internalizing digital ethical values ​​amidst the rapid development of information technology. Along with the increasing intensity of social media and digital devices use by students, the need for an understanding of digital ethics is becoming increasingly urgent. This study uses a qualitative approach with a library research method to analyze various relevant literature regarding the contribution of Akidah Akhlak teachers in the formation of students' digital character. The research findings reveal that Akidah Akhlak teachers play an important role in integrating Islamic teachings with the principles of digital ethics. This role includes strengthening the value of honesty in the digital world, responsibility in the use of social media, and the development of digital literacy based on religious values. In addition, this study also identifies a number of strategies that can be implemented by teachers in instilling digital ethics in students, including the use of learning methods that are in accordance with technological advances. The conclusion of this study confirms that the synergy between Akidah Akhlak values ​​and digital ethics has the potential to form a generation that is not only competent in the field of technology, but also has high moral integrity in interacting in the digital space.
Implementasi Pembelajaran Tematik di Kelas 2 SD Negeri Demangan Yogyakarta Syaifuddin, Mohammad
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 2 No 2 (2017): Tadris : Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v2i2.2142

Abstract

This research aims to describe the planning, implementing, and assessing integrated thematic learning in SD Negeri Demangan Yogyakarta. The research is descriptive qualitative research. The subjects were the teacher, students of class 2A, and the headmaster. The data collection techniques which are used are observation, interviews, and documentation. The data were analyzed by using steps of data reduction, data display, and conclusion. Examination techniques of the validity of the data using triangulation techniques and sources. The results showed that an integrated thematic planning that teachers do already have the minimum criteria lesson planning. The implementation of integrated thematic learning has led to integrated thematic learning characteristics, including the integration of subjects using the Basic Competency (KD) subjects; each Basic Competency has its own material. On the learning activity which is implemented by the teacher, the scientific approach was implemented by the teacher with modern supporting media such as the use of LCD projector, CCTV camera, and learning aids.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran tematik terpadu di SD Negeri Demangan Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas, siswa kelas 2A, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan tematik terpadu yang dilakukan guru sudah memuat kriteria minimal perencanaan pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran tematik terpadu sudah memunculkan karakteristik pembelajaran tematik terpadu, diantaranya menggunakan pemaduan mata pelajaran Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran, setiap KD memiliki materi tersendiri. Pada kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan guru, pendekatan saintifik sudah dilaksanakan dengan media pendukung yang sudah modern seperti penggunaan LCD proyector, Kamera CCTV dan alat peraga pembelajaran.
Development of E-LKPD oriented minimum competency assessment (MCA) on 6C’s ability of high school students Sugianto, Rahmad; Syaifuddin, Mohammad; Cholily, Yus Mochamad
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13 No 2 (2022): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v13i2.15559

Abstract

Learning in the 21st century is currently required to be able to improve 6C’s skills (collaboration, communication, creative thinking, critical thinking, computing, and affection). This study aims to produce MCA-oriented E-LKPD products on 6C’s's abilities of high school students that are valid, practical and effective. The Research and Development research development method follows the four-D Model which consists of 4 stages of development, namely: define, design, develop, and disseminate. The research subjects were ten students of class XII at SMA Wachid Hasyim 2 Taman. Data collection techniques using questionnaires and post-tests. The data analysis used in this research is descriptive quantitative and qualitative analysis. The results of this study obtained the validity of the MCA-oriented E-LKPD on 6C’s abilities from validation data filled in by material experts, media experts and practitioner experts with a score of 3.3; 3.5; and 3.5. In addition, the practicality of the MCA-oriented E-LKPD on 6C’s abilities from the assessment of expert practitioners, namely teachers as users, gives a score of 3.5. While the effectiveness of the MCA-oriented E-LKPD on 6C’s abilities from the results of trials on small groups of ten students obtained an average of 81.13% with a very effective interpretation. Based on the results of this study, the developed E-LKPD media met the expected validity, practicality and effectiveness criteria. So that it can be said that the MCA-oriented E-LKPD products on the 6C’s abilities of high school students are valid, practical, and effective for use in learning
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aan Fadia Annur AAN SETIAWAN Abdul Khobir Achmad Mutaqin Adhelita Mai Zahra Afif Sulton Afifah, Silmi Afiyah, Nurul Agustin, Amelya Ahmad Aufal Marom Ahmad Faridh Ricky Fahmy Ahmad Ta'rifin Ahmad Taufiq Ahmad Taufiq Ahmad Ta’rifin Ahmad, Rohmanuddin Ainur Rofieq Akhmad Syahwanul Karim Amrullah, Arfan Anggriawan Nugroho, Dicky Anisatul Haniah Aprilia Kartika Muhtar Arliyani, Isni Asih, Ria Arista Assidiq, Jimi Priyo Bagastyo, Arseto Yekti Bambang Kholiq Mutaqin Bhaskoro Prasetyo Adi Maryanto Bunga Salwa Cemara, alia_shofiana12 Daromi, Maulana Hudan Dewi Aliya Dewi Istiqomah Dewi Khoirun Nisa Dewi Khoirun Nisa' Dian Alviana Zahra Elfrida Rahmasari Elfrida Rahmasari Elia, Elia Nur Rohmah Farihatun Maulida, Salma Faris Azzam Husain Fella Sufah Qotrunnadya Fiqri, Cindy Indra Amirul Firdaus Firyala Meitsa Mona Gunawan Santoso Haki, Ubay Havidz Cahya Pratama Hidayah, Dwi Naili Hifdzi Haq, Muhammad Syafi' Ilham Muhammad Ilmi, Malika Kautsar Imam Prayogo Pujiono Imamiyah, Nuris Syarifatul Imas Saffanatul Aminah Imayati Kalean In’am, Akhsanul Irzaqi, M. Iftah Jamil , Anis Farida JANUARDI, Ega Kalean, Imayati Kamilia Rahmah Khabib Jamalullail Khaidar Zamzami, Abid Khilwatissalamah Khozin, Khozin Kurniawati, Wiwit Kustini, Yurid Ilyuna Kusumaningsih, Mita Laila, Alfi Rachma Nisfi Lailatul Maghfiroh Lilik Riandita Lutfi Nofianto M Ruskhan Fauza M. Adin Setyawan Maulana Hudan Daromi Ma’mun Hanif Misbah, Hanim Moh. Mahfud Effendi Muamalah Attaqwa Muchamad Fardan Mufidatuzzulfa, Nisa Muhammad Faisal Reza Muhammad Hamzah Muhammad Jembar Risky Muhammad Nurafni Junianto Muhammad Ridho Ardi Saputra Muhammad Rizki Cahyadi Muhammad Rizki Cahyadi Muhlisin Munif, Muchamad Muntohar Murdiyanto, Murdiyanto Nada, Farah Qotrun Naila Alya Naili Nadhifah Nanang Ilham Fatih Naufal Niswatun Hasanah Niswatun Hasanah Niswatun Hasanah Niswatun Hasanah Nur Hayati4 Nur Kamaluddin akhmad Nur Khasanah Nur Khosiah Nur Laily Nur Rohmah Nuris Syarifatul Imamiyah Nurul Awwaliyatus Sa’adah Pratama, M. Akmal Prayogi, Arditya Putri, Agnes Aprilia Qurrota A'yun Rahmad Sugianto Rahman, Anisur Rahmasari, Elfrida Rani Darmayanti Redika Cindra Reranta Reni Dwi Susanti Retno Wahyu Arian Sah Reva Dwi Ariendra Ria Arista Asih Riki Nasrullah Rizal Dian Azmi Rizki, Nopia Rr. Eko Susetyarini Saputra, Dewa Satria Silvi Risqiani Singgih Setiawan Siti Inganah Siti Khoiruli Ummah Solahur Rizqi Suciati Sulaeman Sulaeman Susi Sulistyoningsih Syaiful Yamin Sylva Fahri Nailannaja Tanti, Nursya Sekar Teguh Santoso Ubed Badrudin Kamal Uswatun Chasanah Uswatun Khasanah, Nurul Vidyastuti, Annisa Nurina Vina Oktavia Arriza Wahid, Zaki Abdul Wahyudi, Novianto Ade Widodo Hami Wurianto, Arif Yus Mochamad Cholily Zahra Mei Rahmawati Zahratusshiefa, Apriliana Nayla Zaqiya, Fadhila Nur