p-Index From 2021 - 2026
10.725
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Jurnal Riset Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JINOP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika NUMERICAL (Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika) KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika) Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Jurnal Pendidikan Islam IndoMath: Indonesia Mathematics Education JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Jurnal Purifikasi Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal Journal of Educational Research and Evaluation Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya MEJ (Mathematics Education Journal) Jurnal Eduscience (JES) El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Tawshiyah: Jurnal Sosial Keagamaan dan Pendidikan Islam Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Progressive Mathematics Education Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan Transformatif Jurnal Pendidikan Islam Aqwal: Journal of Quran and Hadies Studies Jurnal Simki Postgraduate Jurnal Pendidikan Terapan Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Tadibia Islamika: Journal of Holistic Islamic Education Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Asghar: Journal of Children Studies JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) El-Fakhru : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Abdimas Mandalika Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research Delta-Phi Jurnal Pendidikan Matematika Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Assyfa Journal of Islamic Studies La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Pendidikan Islam Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Women, Education, and Social Welfare GURUPEDIA: Journal of Teacher and Education Jurnal Didaktik Matematika El Midad: Jurnal Jurusan PGMI EDUKASIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Internalisasi Karakter Moderat di Pondok Pesantren Al-Utsmani Kabupaten Pekalongan Syaifuddin, Mohammad
El-FAKHRU Vol. 4 No. 1 (2024): el Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v4i1.1185

Abstract

Moderasi beragama berbasis pesantren merupakan salah satu upaya pesantren dalam menanamkan nilai-nilai Islam moderat pada santri dan masyarakat melalui cara berfikir yang realistik, serta merujuk pada berbagai sumber yang kompherensif dan konsisten. Peneliti melakukan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif melalui kegiatan observasi, wawancara dan dokumentasi dalam menggali data penelitian. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali strategi yang dilakukan pondok pesantren al-Utsmani dalam menanamkan karakter moderat bagi santrinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman karakter moderat dilakukan melalui kegiatan harian di pondok pesantren berupa kegiatan Madin yang didalamnya terdapat penanaman nilai moderat seperti pembelajaran kitab kuning dan bayyin melalui metode diskusi, kegiatan bahtsul masail, syawir/ musyawaroh, dan kegiatan rutinan (berzanji, dibaiyya, manaqib dan simtu duror). Karakter moderat santri yang terbentuk meliputi karakter toleran, saling menghargai, dan harmonis
Aktualisasi Adab Pembelajar di Era Digital Dalam Kajian Surat Al-Kahfi Ayat 66 Firyala Meitsa Mona; Nurul Awwaliyatus Sa’adah; Vina Oktavia Arriza; Mohammad Syaifuddin
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.462

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai permasalahan adab pembelajar di era digital, dengan fokus pada aktualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam Surat Al-Kahfi ayat 66. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep adab dalam menuntut ilmu dan merumuskan strategi pembelajaran yang dapat menjaga etika dalam interaksi antara peserta didik dan pendidik. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang melibatkan analisis berbagai sumber literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan adab, seperti sikap rendah hati, kesabaran, dan penghormatan kepada guru, sangat penting dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan kompetensi teknologi bagi pendidik dan pemberdayaan peserta didik dalam pembelajaran mandiri. Dengan demikian, penerapan nilai-nilai adab dalam pendidikan di era digital dapat menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana.
Minimum Competency Assessment to Measure Mathematical Literacy of Junior High School Students Syaifuddin, Mohammad
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 6 No 2 (2022): May
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.396 KB) | DOI: 10.23887/jere.v6i2.46263

Abstract

Referring to the results of international tests, both PISA and TIMSS, Indonesia continues to strive to improve students' mathematical literacy skills through various policies. However, most students performed better in terms of literacy than on the arithmetic test. This study aims to develop a valid and reliable minimum competency assessment instrument to measure and describe the mathematical literacy competence of junior high school students in carrying out the minimum competency assessment (MCA). This type of Research & Development (R&D) research uses the development stages of the modified Oriondo and Antonio models. This study involved 60 students. The subjects used for the trial were 15 junior high school students. The methods used to collect data are observation and questionnaires. The instrument used to collect data is a questionnaire. The data analysis technique is descriptive qualitative and quantitative analysis. The results showed that 17 questions were valid and reliable, with Alpha reliability of 0.853, and suitable for measuring the numeracy literacy competence of junior high school students. The average numeracy literacy competence of junior high school students is 53.3, categorized as 'less.' The research findings suggest that teachers can utilize the MCA test to assess students' mathematical literacy and identify areas where students need to improve classroom learning.
Evaluation of Polysynchronous Learning of Statistical Materials in High School Syaifuddin, Mohammad; Zaqiya, Fadhila Nur; Jamil , Anis Farida
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 7 No 2 (2023): May
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v7i2.55562

Abstract

Evaluation of learning implementation is critical. The emphasis is mostly on polysynchronous learning. The purpose of this study is to assess polysynchronous learning of statistical material in high school. The type and approache  of this study is descriptive-quantitative. The subjects of the study were 29 high school students. Observation, tests, and questionnaires were used to collect data on the implementation of polysynchronous learning, problem-solving ability, and student learning independence. Data analysis is performed in three stages: scoring, computing percentages, and generating conclusions based on the provided categories. The results demonstrated that polysynchronous learning can be implemented properly utilizing Whatsapp for asynchronous and Google Meet for synchronous. Pupils with very high, high, medium, and low problem-solving talents are represented by 11, 7, 5, and 6 students, respectively. The number of pupils with learning independence ranges from very high to high to medium, with as many as 6, 19, and 4 students in each category. Students have the ability to solve mathematical problems and the independence to learn high-level categories, which makes it possible for the implementation of polysynchronous learning of statistical material to be carried out in an appropriate manner. The findings of this study suggest that educators can make use of polysynchronous learning to enhance the problem-solving abilities and independent learning capabilities of their pupils, regardless of whether they are living in a pandemic or new-normal environment.
Peran Pendidikan Aqidah Akhlak dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama Muhammad Ridho Ardi Saputra; Mohammad Syaifuddin
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 4 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v4i2.2106

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa menjadi salah satu tantangan utama dalam dunia pendidikan, khususnya di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kurangnya dorongan dari dalam diri siswa akhirnya berdampak pada prestasi belajar yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendidikan Aqidah Akhlak dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa di salah satu SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Aqidah Akhlak mempunyai pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. Nilai-nilai spiritual seperti keimanan, disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran akan pentingnya ilmu sebagai bentuk ibadah memberikan dorongan internal yang kuat bagi siswa untuk belajar lebih tekun. Dengan demikian, pendidikan Aqidah Akhlak berperan signifikan dalam membentuk karakter serta semangat belajar siswa secara menyeluruh.
THE DEVELOPMENT OF DIGITAL FLIPBOOK MEDIA IN ENHANCING STUDENTS RELIGIOUS CHARACTER Kusumaningsih, Mita; Anggriawan Nugroho, Dicky; Syaifuddin, Mohammad; Tarifin, Ahmad
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 01 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i01.8107

Abstract

Background: In the context of rapid technological advancements and the transition from Industry 4.0 to 5.0, character education faces new challenges. Purpose: To address these, this study develops and tests the effectiveness of digital flipbook media in enhancing the religious character of 10th-grade students at SMK Negeri 1 Warungasem. Method: Using the Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), the study assesses the feasibility and impact of the flipbook media. Result: Results from expert evaluations show high feasibility, with media experts rating it at 88%, material experts at 94.29%, and small-scale trials at 97.14%. Large-scale trials also yielded a strong feasibility rating of 90.58%. Pretest and posttest scores revealed significant improvement in students' religious character, with average scores increasing from 51.85 to 78.89. Statistical analysis, including a paired samples t-test (t = 9.113, p = 0.000), confirmed the media’s effectiveness. Conclusion: This study demonstrates that digital flipbook media is a highly effective tool for enhancing students’ religious character, offering an engaging and interactive approach to character education.
Peran Guru dalam Membina Karakter Siswa di Sekolah Menengah Pertama Uswatun Khasanah, Nurul; Mufidatuzzulfa, Nisa; Syaifuddin, Mohammad
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Mei: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v3i2.3828

Abstract

The teacher is an important figure for students in school. The s uccess of education is determined by the human element, one of which is the teacher. As an educator the teacher has a great responsibility for the character of his students so that they are accustomed to doing good The formulation of the research problem is what efforts do teachers make in building character at SMPN 2 Talun ? What is the condition of the student’s character with the character fostered by the teacher at SMPN 03 Karangdadap? The purpose of this study was to reveal what efforts the teacher made in fostering student character at SMPN 2 Talun . Based on the results of the research, it shows that: the role of a teacher in fostering the character of students at SMPN 2 Talun is that the teacher acts as a motivator, this can be seen from the efforts of educators to do the right thing. This is indicated by the emergence of awareness in a child of what is being done and the enthusiasm of a student in activities at the madrasah.
Desain Modul Matematika Bilingual: Urgensi Pengembangan Media Matematika Bilingual dengan konten Islami Laila, Alfi Rachma Nisfi; Cholily, Yus Mochamad; Syaifuddin, Mohammad; Darmayanti, Rani; Sugianto, Rahmad; Muhammad, Ilham
Assyfa Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Assyfa Journal of Islamic Studies (June)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajis.v2i1.133

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi di abad 21 menuntut kita untuk lebih mahir menggunakan bahasa inggris sebagai salah satu bahasa yang harus kita kuasai guna meningkatkan kualitas diri dengan menanamkan nilai-nilai keislaman melalui penekanan konten nilai Al-Qur’an yang ada dalam materi mengajaran matematika. Fakta ini memberikan tanggung jawab guru untuk menciptakan dan mengembangkan media pembelajaran yang efektif untuk mempromosikan bahasa inggris, Bahasa Indonesia, dan menguatkan keimanan, komunikatif dan mengembangkan ide matematika yang dieksploitasi kedalam berbagai prepektif, sejarah matematika dan mampu memecahkan permasalahan kontekstual matematis terintegrasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis kebutuhan guru madrasah aliyah terkait pengembangan pembelajaran modul bilingual yang mengedepankan pembentukan karakter islami. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Pesertanya adalah 98 guru madrasah aliyah kelas sepuluh hingga kelas dua belas. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis dengan model interaktif. Hasil analisis tersebut menunjukkan hasil ketertarikan guru dengan media modul bilingual sebagai sarana pendidikan yang memiliki nilai islami pondok pesantren untuk pembelajaran. Dari segi komposisi, dibutuhkan modul bilingual yang sesuai dengan jangkauan dan ukuran modul yang ideal. Dari segi konten, diharapkan tidak hanya mengungkapkan materi dengan ilustrasi islam dan animasi sosial, tetapi juga memiliki materi modul yang memasukkan nilai islami yang ada didalam alqur’an berlatar pondok pesantren. Dari segi desain dan tampilan, diperlukan karakterisasi modul yang mencakup berbagai warna dan ukuran font yang proporsional dengan bahasa bilingual. Secara keseluruhan dapat diambil kesimpulan dari penelitian ini bahwa perlu untuk mengembangkan modul bilingual sebagai media pembelajaran yang memadukan nilai islami yang ada didalam alqur’an berlatar pondok pesantren untuk memenuhi kebutuhan guru madrasah aliyah dan merencanakan pengembangan karakter islami.
A Pembentukan Nilai Karakter Melalui Sinergi Hidden Curriculum Di Ma Pembangunan Yayasan Syarif Hidayatullah Jakarta Naufal; Mohammad Syaifuddin; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 3 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v3i3.1886

Abstract

Ungkapan “hidden curriculum” kurang dipahami di banyak kalangan pendidikan. Kekhawatiran terhadap permasalahan siswa, seperti perilaku menyimpang, yang sering disebut dengan kenakalan remaja, juga ditambah dengan hal ini. Pendidikan karakter merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dan lembaga pendidikan untuk menghindari kriminalitas remaja. dengan mencoba mengubah cara pandang siswa tentang cara mengatasi kenakalan remaja melalui pendidikan karakter. Tujuan artikel ini adalah untuk mengkaji dan mendemonstrasikan lebih jauh bagaimana hidden curriculum membentuk kepribadian siswa Madrasah. Metodologi penelitian memadukan teknik analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis temuan peneliti mengungkapkan bahwa beberapa aspek hidden curriculum dapat diungkapkan melalui kebiasaan membaca, menabung untuk amal shaleh, kegiatan ibadah (seperti sholat Jumat, sholat berjamaah, Tadarrus Al-Qur'an, sholat Dhuha), ekstrakurikuler kegiatan olah raga dan seni, fasilitas sekolah, dan kegiatan rutin yang membantu membentuk karakter. Madrasah menciptakan hidden curriculum untuk membantu siswa mengembangkan serat moralnya. Tujuh karakter siswa—jujur, tanggung jawab, toleransi, disiplin, religius, mandiri, dan empati—berhasil dibentuk melalui praktik hidden curriculum di madrasah.
Urgensi Iman Kepada Allah dalam Membentuk Akidah Akhlak Peserta Didik di Era Disrupsi Muamalah Attaqwa; Lutfi Nofianto; Mohammad Syaifuddin
Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/moral.v2i2.989

Abstract

The era of disruption marked by the rapid development of technology and information brings serious challenges to the world of education, especially in shaping the faith and morals of students. Islamic Religious Education (PAI) has a strategic role in protecting students from the negative influences of this era, through strengthening faith in Allah SWT as the main foundation for character formation. This study aims to analyze the urgency of faith in shaping the faith and morals of students in the midst of the flow of disruption. The approach used is qualitative with a literature study method, reviewing various scientific literature, journals, and relevant documents. The results of the study show that strong faith is the main driver in the commendable behavior of students and a shield against moral relativism and social deviation. Religious education must be integrated comprehensively into the curriculum, teacher training, and learning environments that support the internalization of divine values. In conclusion, strengthening faith in Allah is very urgent as a basis for forming strong faith and morals in facing the challenges of the era of disruption.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aan Fadia Annur AAN SETIAWAN Abdul Khobir Abdulkadir Rahardjanto Achmad Mutaqin Adhelita Mai Zahra Afifah, Silmi Agustin, Amelya Ahmad Faridh Ricky Fahmy Ahmad Ta'rifin Ahmad Taufiq Ahmad Taufiq Ahmad Ta’rifin Ainur Rofieq Akhmad Syahwanul Karim Akip Sugiharto Alfi Rachma Nisfi Laila Alfiani Athma Putri Rosyadi Alias, Norma Amrullah, Arfan Anggriawan Nugroho, Dicky Anisatul Haniah Anisur Rahman Annisah Nurul Dzulaekha Aprilia Kartika Muhtar Arditya Prayogi Arif Budi Wurianto Arif Wurianto Arliyani, Isni Assidiq, Jimi Priyo Bagastyo, Arseto Yekti Bambang Kholiq Mutaqin Bhaskoro Prasetyo Adi Maryanto Cindy Indra Amirul Fiqri Daromi, Maulana Hudan Dewi Khoirun Nisa Dewi Khoirun Nisa' Dwi Priyo Utomo Eka Ninda Febintatias Elfrida Rahmasari Elfrida Rahmasari Elia, Elia Nur Rohmah Erna Widiastutik Faridah Farihatun Maulida, Salma Faris Azzam Husain Fella Sufah Qotrunnadya Fiqri, Cindy Indra Amirul Firyala Meitsa Mona Gunawan Santoso Haki, Ubay Harfin Lanya, Harfin Hidayah, Dwi Naili Hifdzi Haq, Muhammad Syafi' Ilham Muhammad Ilmi, Malika Kautsar Imamiyah, Nuris Syarifatul Imas Saffanatul Aminah Imayati Kalean In’am, Akhsanul Irzaqi, M. Iftah Islamia, Urfah Jamil , Anis Farida JANUARDI, Ega Kalean, Imayati Kamilia Rahmah Khabib Jamalullail Khaidar Zamzami, Abid Khilwatissalamah Khozin Khozin, Khozin Kurniawati, Wiwit Kusnaini Kustini, Yurid Ilyuna Kusumaningsih, Mita Laila, Alfi Rachma Nisfi Lailatul Maghfiroh Lutfi Nofianto M Ruskhan Fauza M. Adin Setyawan Maulana Hudan Daromi Ma’mun Hanif Misbah, Hanim Moh. Mahfud Effendi Moh. Mahfud Effendi Mohamad Syahri Mohamad Syahri Mohammad Syahri Muamalah, Husnul Muchamad Fardan Mufidatuzzulfa, Nisa Muhammad Faisal Reza Muhammad Hamzah Muhammad Jembar Risky Muhammad Nurafni Junianto Muhammad Ridho Ardi Saputra Muhammad Rizki Cahyadi Muhammad Rizki Cahyadi Muhlisin Munif, Muchamad Murdiyanto, Murdiyanto Nada, Farah Qotrun Naili Nadhifah Nana Liesdiana Nanang Ilham Fatih Naufal Niswatun Hasanah Niswatun Hasanah Niswatun Hasanah Niswatun Hasanah Nopia Rizki Nur Kamaluddin akhmad Nur Khasanah Nur Khosiah Nur Laily Nur Rohmah Nuris Syarifatul Imamiyah Nurul Awwaliyatus Sa’adah Pratama, M. Akmal Putri Jhahrotul Fitriana Putri, Agnes Aprilia Putri, Octavina Rizky Utami Qurrota A'yun Rahmad Sugianto Rahman, Anisur Rahmasari, Elfrida Rani Darmayanti Redika Cindra Reranta Reni Dwi Susanti Retno Wahyu Arian Sah Reva Dwi Ariendra Ria A. Asih Ria Arista Asih Riki Nasrullah Rizal Dian Azmi Rizki, Nopia Rohmanuddin Ahmad Rr. Eko Susetyarini Saputra, Dewa Satria Singgih Setiawan Siti Inganah Siti Khoiruli Ummah Solahur Rizqi Sopiah, Sopiah Suciati Sulaeman Sulaeman Susi Sulistyoningsih Syaiful Yamin Sylva Fahri Nailannaja Tanti, Nursya Sekar Teguh Santoso Ubed Badrudin Kamal Uswatun Khasanah, Nurul Utami, Octavina Rizky Putri Vidyastuti, Annisa Nurina Vina Oktavia Arriza Wahyudi, Novianto Ade Widodo Hami Wiwit Kurniawati Yuhanita Ulzana Yus Mochamad Cholily Zahratusshiefa, Apriliana Nayla Zaki Abdul Wahid Zaqiya, Fadhila Nur Zukhrufurrohmah Zukhrufurrohmah, Zukhrufurrohmah