p-Index From 2021 - 2026
9.165
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE KOLEGIAL : Jurnal Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi Jurnal Ilmiah Peuradeun JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area GIZI INDONESIA JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA JURNAL MANAJEMEN Jurnal Pembelajaran Prospektif Jurnal Basicedu Jurnal Literasiologi Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmu Manajemen Jurnal Sosial Humaniora Sigli JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Terapan Ilmu Ekonomi Manajemen dan Bisnis (JTIEMB) Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Jurnal Ilmiah Ekonomika MAHESA : Malahayati Health Student Journal Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Proceedings of International Conference on Multidiciplinary Research Jurnal Manajemen Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) Journal of the Community Development in Asia Asia Pacific Journal of Management and Education Jurnal Basicedu IJOEM: Indonesian Journal of Elearning and Multimedia Riwayat: Educational Journal of History and Humanities International Journal of Applied Educational Research (IJAER) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Jurnal Busana dan Budaya Jurnal Pendidikan Progresif Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pengetahuan Mahasiswa Tata Busana Terhadap Pakaian Tradisional Aceh Dan Pelestariannya Nahrisyah, Putri Ratu; Fadhilah, Fadhilah; Fitriana, Fitriana; Dewi, Rosmala; Prayudha, Agung Rorhi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i3.34889

Abstract

ABSTRAKPutri Ratu Nahrisyah (2025) Hubungan Pengetahuan Mahasiswa Tata Busana Terhadap Pakaian Tradisional Aceh Dan Pelestariannya. [Skripsi.Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Fadhilah, M.Pd dan Dra. Fitriana, M.SiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian pakaian tradisional Aceh sebagai bagian dari warisan budaya yang mencerminkan identitas, nilai historis, dan simbolis masyarakat. Dalam era globalisasi, minat generasi muda terhadap pakaian tradisional semakin menurun, tergantikan oleh preferensi terhadap busana modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan mahasiswa Tata Busana FKIP Universitas Syiah Kuala terhadap pakaian tradisional Aceh dan kesadaran mereka dalam upaya pelestariannya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 63 responden dari mahasiswa angkatan 2020 dan 2021. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara statistik untuk melihat hubungan antara variabel pengetahuan dan pelestarian. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara pengetahuan mahasiswa tentang pakaian tradisional Aceh dengan kesadaran mereka dalam melestarikannya.Mahasiswa yang memiliki pemahaman yang baik tentang pakaian tradisional lebih cenderung berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian melalui karya desain, kampanye budaya, serta keterlibatan dalam kegiatan budaya lokal. Pengetahuan yang diperoleh dari pembelajaran di kelas, media, dan pengalaman langsung menjadi landasan penting dalam mengembangkan inovasi pelestarian yang tetap mempertahankan nilai budaya meskipun dikemas secara modern. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan dapat mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya.Kata kunci: Pakaian tradisional Aceh, pelestarian budaya, pengetahuan mahasiswa, tata busana, budaya lokal
THE RELATIONSHIP BETWEEN SELF-EFFICACY AND INTEREST OF ENTREPRENEURS AMONG FAMILY WELFARE EDUCATION STUDENTS, SYIAH KUALA UNIVERSITY Maryam, Siti; Nurbaiti, Nurbaiti; Fitriana, Fitriana; dewi, rosmala; jannah, izzatul
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 7 No. 2 (2022): PSIKOISLAMEDIA: JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v7i2.14858

Abstract

An entrepreneur needs to be emphasized courage and confidence to start. That is one of the factors that influence the interest in entrepreneurship, namely self-efficacy. In everyday life, self-efficacy is very influential in increasing interest in entrepreneurship among students, which will affect individuals in determining actions to achieve the expected goals. This study aims to identify the level of self-efficacy and the level of interest in entrepreneurship and to determine the relationship between self-efficacy and interest in entrepreneurship of students majoring in family welfare education (PKK) FKIP Syiah Kuala University. This study used a sample of 36 students who were already entrepreneurs from the PKK FKIP Study Program, Syiah Kuala University and the research was conducted in May 2022 - June 2022. The results showed that, in general, the level of self-efficacy of students majoring in PKK FKIP Syiah Kuala University was included in the high category, namely 64%. However, in detail the level of self-efficacy is more dominant in the magnitude indicator (difficulty level) with a high category of 86.1%. The level of entrepreneurial interest of students majoring in PKK FKIP is also generally included in the high category, namely 73%, if in more detail the level of interest in entrepreneurship is more dominant in intrinsic factors with a high category of 70%. Based on the results of the correlation test between self-efficacy and entrepreneurial interest, it shows that there is a positive relationship between the two variables, the value of r_xy = 0.55, meaning that between the two variables has a moderate relationship, with a significant value of 0.001 <0.05, it means that there is a significant positive relationship between the two variables, self-efficacy and entrepreneurial interest in PKK FKIP students at Syiah Kuala University.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Rumah Tangga dalam Rangka Pencegahan Stunting di Desa Alue Tho Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya Seni, Wildan; Wulandari, Novi; Dewi, Rosmala; Monalisa; Sakdiah; Erwanita
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v3i2.45

Abstract

Masih banyak warga Desa Alue Tho Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya yang belum menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya pemberian ASI Ekslusif, MP-ASI yang tidak sesuai, pemeriksaan kesehatan tidak maksimal, kurangnya ketersediaan jamban sehat dan rendahnya kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu dan Masyarakat di Desa Alue Tho Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya tentang perilaki hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah tangga dan diterapkannya PHBS di rumah tangga. Ibu-ibu tersebut diharapkan dapat meneruskan pengetahuannnya kepada anggota rumah tangga untuk tahu, mau dan mampu menjalankan perilaku kehidupan yang bersih dan sehat serta memiliki peran yang aktif pada gerakan di tingkat masyarakat. Tujuan utama dari tatanan PHBS di tingkat rumah tangga adalah tercapainya rumah tangga yang sehat.  Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal (pre-test), evaluasi proses dan evaluasi akhir (posttest). Dari nilai pretest dan posttest yang telah dilakukan didapatkan hasil ratarata nilai pretest sebesar 46 dan nilai posttest 88. Nilai tersebut menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan bagi ibu-ibu peserta edukasi tentang PHBS pada rumah tangga. Dengan demikian diharapkan dapat menularkan pengetahuannya pada keluarga dan masyarakat sekitar sehingga penerapan PHBS dimasyarakat bisa meningkat
PENGALAMAN ORANGTUA DALAM MENGASUH ANAK AUTIS DI KOTA BANDA ACEH Dewi, Rosmala; Inayatillah, Inayatillah; Yullyana, Rischa
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 2 (2018): PSIKOISLAMEDIA : JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v3i2.5625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman orang tua dalam mengasuh anak autis. Bagaimana sikap ayah dan ibu ketika mengetahui anaknya autis? Apa saja upaya yang dilakukan ayah dan ibu dalam mengasuh anak autis? Apa saja kendala yang dihadapi ayah dan ibu dalam mengasuh anak autis? Permasalahan ini berangkat dari fenomena meningkatnya jumlah anak penderita autis di Indonesia khususnya Aceh sementara pengetahuan masyarakat Aceh tentang autis masih sangat minim apalagi ketrampilan dalam mengasuh anak autis. Oleh karena itu penelitian ini diharapkan dapat dijadikan lesson learned bagi orangtua yang mempunyai anak autis. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data dan informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam pada orangtua yang mempunyai anak autis di Kota Banda Aceh. Analisa data dilakukan dari sejak awal penelitian sampai dengan pelaporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua orangtua mengetahui anaknya menderita autis sejak lahir. Demikian juga dengan sikap dan penerimaan orangtua beragam bentuknya ketika mengetahui anaknya menderita autis. Konsekuensi dari sikap dan penerimaan orangtua ini akan sangat mempengaruhi pola asuh orangtua terhadap anak penderita autis. Pola asuh anak autis memiliki bentuk dan cara yang spesifik karena mereka memiliki keterbatasan dalam kontak mata, pendengaran dan komunikasi sehingga orangtua dituntut untuk mampu melatih kemandirian anak dalam melakukan aktivitas kesehariannya dengan pendisiplinan dan kepatuhan serta juga dengan memperhatikan nutrisi yang boleh dikonsumsi. Untuk mengatasi beragam permasalahan terkait pola asuh anak autis maka orangtua anak autis perlu mendapat dukungan dari keluarga besar, masyarakat, dan pemerintah terkait kebutuhan informasi dan fasilitas dalam mengasuh anak autis.
Development of Learning Media Based on Electrical Control Techniques Simulator to Improve Learning Achievement (Studies on Electrical Power Installation Engineering Subjects for Class XI Students at Rejang Lebong Vocational School) Dewi, Rosmala; Sahono, Bambang; Risdianto, Eko; Muhaimin, Ahmad
IJOEM Indonesian Journal of E-learning and Multimedia Vol. 3 No. 2 (2024): Indonesian Journal of E-learning and Multimedia (May 2024)
Publisher : CV. Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/ijoem.v3i2.265

Abstract

This research aims to describe the development of Electrical Control Techniques Simulator-based learning media which can improve student learning achievement in the Electrical Power Installation Engineering subject and describe the effectiveness of developing Electrical Control Techniques Simulator-based learning media in improving student learning achievement in the Electrical Power Installation Engineering subject. In this research, R&D (Research and Development) design was used with the ADDIE model. The research subjects were class XI students majoring in Electrical Power Installation Engineering at Rejang Lebong State Vocational School. The data collection technique used is qualitative, namely collecting data by conducting observations, questionnaires and quantitatively by collecting pretest data before learning takes place and post-test after learning using learning media. Data analysis used average values and t-test. The validation instrument for material and media experts in research is the Likert scale. The results of the scale trial carried out on 60 students, consisting of 30 students (XI TITL2) in the control class and 30 students (XI TITL1) in the experimental class at SMKN 1 Rejang Lebong with the results of the post-test t test analysis showing sig (2-tailed) is 0.000, meaning the sig (2-tailed) is smaller than <0.05, meaning there is a significant difference between the experimental class and the control class. The conclusions of this research are: (1) The Electrical Control Techniques Simulator-based learning media developed is suitable for improving student learning achievement in the class XI Electrical Power Installation Engineering subject. (2) Development of Electrical Control Techniques Simulator-based learning media is effective in improving student learning achievement.
Transformasi Desainer Fashion Pada Asosiasi Indonesia Fashion Chamber (IFC) Chapter Aceh Terhadap Pemanfaatan Desain Digital Natasyarah, Fatia Bilqis; Dewi, Rosmala; Nurbaiti, Nurbaiti; Novita, Novita; Fadhilah, Fadhilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i1.32745

Abstract

TRANSFORMASI DESAINER FASHION PADA ASOSIASI INDONESIA FASHION CHAMBER (IFC) CHAPTER ACEH TERHADAP PEMANFAATAN DESAIN DIGITALABSTRAKPerkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap desainer fashion. Transformasi yang dialami oleh desainer fashion dari metode desain konvensional ke penggunaan teknologi desain digital menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong peralihan tersebut, serta mengevaluasi pemanfaatan dan efisiensi aplikasi digital dalam proses desain fashion. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan desainer fashion yang tergabung dalam aosiasi IFC (Indonesia Fashion Chamber) chapter Aceh yang telah beralih ke penggunaan aplikasi digital, observasi langsung proses desain, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desainer fashion memilih untuk beralih ke aplikasi digital karena beberapa alasan utama, antara lain: kemudahan dalam modifikasi desain, efisiensi waktu, dan berbagai fitur yang dapat mempersingkat proses pengerjaan. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa aplikasi digital memungkinkan desainer untuk menghasilkan prototipe virtual yang akurat dan realistis, sehingga mengurangi biaya produksi sampel fisik. Efisiensi penggunaan aplikasi digital juga tercermin dari peningkatan produktivitas dan kualitas desain yang dihasilkan. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi kurva belajar untuk menguasai teknologi baru serta biaya lisensi perangkat lunak yang cukup tinggi. Secara keseluruhan, transformasi desainer fashion dari metode konvensional ke digital memberikan manfaat yang signifikan, meskipun juga menghadirkan tantangan tersendiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan pelatihan yang tepat dan investasi dalam teknologi, desainer fashion dapat mengoptimalkan potensi aplikasi digital untuk menciptakan karya-karya yang inovatif dan berkualitas tinggi.Kata kunci : Transformasi Desainer Fashion, Desain Digital, Efisiensi1Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Universitas Syiah Kuala2Dosen Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Universitas Syiah KualaTHE TRANSFORMATION OF FASHION DESIGNERS IN THE ASSOCIATION OF INDONESIAN FASHION CHAMBER (IFC) CHAPTER ACEH TOWARDS THE UTILIZATION OF DIGITAL DESIGNFatia Bilqis Natasyarah1, Rosmala Dewi2, Nurbaiti2, Novita2,Fadhilah2Family Welfare Education Study ProgramFaculty of Teacher Training and EducationSyiah Kuala University, Banda Aceh, IndonesiaABSTRACTThe development of digital technology has brought significant changes to fashion designers. The transformation experienced by fashion designers from conventional design methods to the use of digital design technology is the main focus of this research. This study aims to identify the factors driving this transition and to evaluate the utilization and efficiency of digital applications in the fashion design process. The research method used is qualitative with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with fashion designers who are members of the IFC (Indonesia Fashion Chamber) Aceh chapter who have transitioned to using digital applications, direct observation of the design process, and analysis of related documents. The research results show that fashion designers choose to switch to digital applications for several main reasons, including: ease of design modification, time efficiency, and various features that can shorten the work process. Additionally, this study found that digital applications enable designers to produce accurate and realistic virtual prototypes, thereby reducing the cost of physical sample production. The efficiency of using digital applications is also reflected in the increased productivity and quality of the designs produced. However, challenges faced include the learning curve to master new technology and the relatively high software licensing costs. Overall, the transformation of fashion designers from conventional to digital methods provides significant benefits, though it also presents its own challenges. This study concludes that with proper training and investment in technology, fashion designers can optimize the potential of digital applications to create innovative and high-quality works.Keywords: Transformation Of Fashion Designers, Digital Design, Efficiency1Student of the Family Welfare Education Study Program FKIP Syiah Kuala University2Lecturer of the Family Welfare Education Study Program FKIP Syiah Kuala University
Peran Industri Kreatif Terhadap Pengembangan Kerajinan Batok Kelapa Pada Era Modern Di Desa Blang Baro Nagan Raya Fathiaturrahmah, Fathiaturrahmah; Dewi, Rosmala; Nurbaiti, Nurbaiti; Fitriana, Fitriana; Fadhilah, Fadhilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i4.32706

Abstract

Kerajinan batok kelapa memiliki potensi untuk dikembangkan secara kompleks menjadi sebuah industri kreatif yang bernilai tinggi. Produk batok kelapa yang awalnya diperjualbelikan kurang menarik minat pembeli karena unsur estetika dan pemasaran yang kurang menarik, karena itu pada era modern ini diperlukan kreativitas dan inovasi. Pengembangan kerajinan batok kelapa dan peran industri kreatif terhadap kerajinan ini perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran industri kreatif terhadap pengembangan kerajinan batok kelapa pada era modern di desa Blang Baro Nagan Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 pihak yaitu pengrajin, pemerintah, dan anggota komunitas UMKM di desa Blang Baro Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran pengrajin dalam mengembangkan kerajinannya yaitu dengan meningkatkan kualitas produk, serta menciptakan inovasi baru terhadap produk yang dihasilkan. Para pengrajin berpartisipasi terhadap program-program yang dibuat oleh pemerintah agar berjalan dengan semestinya. Komunitas yang dibentuk oleh para pengrajin juga memiliki peran dalam meningkatkan produk- produk mereka menjadi industri kreatif dengan tujuan saling bertukar informasi, melakukan kolaborasi, dan membuat program khusus yang bisa mengembangkan usaha pengrajin satu sama lain. Peran industri kreatif terhadap perkembangan kerajinan batok kelap dijalankan oleh pemerintah sebagai katalisator dan fasilitator, dengan membuat program-program pemberdayaan yang diperuntukkan kepada para pengrajin. Peran industri kreatif dalam mengembangkan kerajinan batok kelapa adalah dengan membuat program-program penyuluhan bagi para pengrajin, membuat acara festival dan bazar yang diikuti oleh pengrajin untuk memajang kerajinannya kepada konsumen. Peran pemerintah dalam hal ini sangat bagus, dapat membuat aplikasi khusus SIDUMNARA, Brosur, dan kartu nama untuk para pengrajin.Kata Kunci: Peran industri kreatif, Kerajinan, Batok Kelapa.
Proses Pembuatan Busana Wanita pada Butik Sararizqa.id Rahmah, Afifah; Fitriana, Fitriana; Fadhilah, Fadhilah; Dewi, Rosmala; Nurbaiti, Nurbaiti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i4.33066

Abstract

Busana wanita adalah sesuatu yang dipakai oleh wanita mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki yang di lengkapi aksesoris dan milineris. Seiring berkembangnya dunia fashion yang sangat pesat serta banyaknya pesaing dalam usaha busana seperti rumah mode dan butik juga di harapkan memenuhi tuntutan kerapian dan kesesuaian serta kenyamanan pemakainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan busana menyangkut mengambil ukuran busana wanita, teknik pembuatan pola busana wanita dan teknik menjahit busana wanita pada Butik Sararizqa.id. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 1 pemilik butik dan 2 karyawan Butik Sararizqa.id. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta eksperimen terapan. Data yang didapatkan diolah berdasarkan proses pembuatan busana wanita. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, terdapat beberapa proses pembuatan busana wanita pada Butik Sararizqa.id, pembuatan pola menggunakan pola Soen dengan modifikasi, proses menggunting kain berdasarkan pola pada kertas ubi, dan proses menjahit busana wanita dengan teknik kampuh balik. Dapat disimpulkan bahwa proses pembuatan busana wanita pada Butik Sararizqa.id melalui penggunaan pola Soen yang dimodifikasi dan proses menjahit dengan teknik kampuh balik.Kata kunci: Pembuatan busana wanita, Sararizqa.id
KREASI BANTAL KARAKTER YANG BERNILAI FUNGSIONAL DARI BAHAN KATUN Mujiburrahmi, Mujiburrahmi; Novita, Novita; Fitriana, Fitriana; Fadhilah, Fadhilah; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 4 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i4.31209

Abstract

Bantal karakter adalah bantal yang memiliki bentuk, warna atau motif yang menyerupai karakter tertentu seperti tokoh kartun, bintang, buah-buahan atau benda-benda yang lucu. Bahan kain yang berbulu bagi sebagian pengguna yang memiliki kulit sensitif dan alergi terhadap debu menjadi suatu masalah tersendiri karena bahan tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan, hal ini disebabkan karena bahan tersebut mudah menempel debu. Oleh karena itu penulis berinisiatif untuk membuat bantal karakter menggunakan bahan katun. Penelitian ini ingin mengkreasikan bantal karakter dengan bahan katun. Tujuan penelitian untuk mendesain bentuk bantal karakter tema laut, membuat kreasi bantal karakter yang bernilai fungsional dari bahan katun teknik aplikasi dengan tema laut dan mengetahui tanggapan ibu rumah tangga terhadap bantal karakter menggunakan teknik aplikasi dengan tema laut. Teknik pengumpulan data melalui eksperimen terapan, dokumentasi, studi pustaka dan wawancara. Pengolahan data dari hasil eksperimen dilakukan secara deskriptif, sedangkan pengolahan hasil data dijelaskan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Bantal karakter dengan teknik tema laut sangat disukai oleh masyarakat karena karakter tersebut jarang dijumpai di pasaran dan juga memiliki nilai edukasi untuk anak-anak. Perpaduan katun polos dan bahan katun motif merupakan hal yang mempunyai daya tarik tersendiri untuk digunakan orang banyak. Pengembangan desain dengan tema laut memberi daya tarik tersendiri bagi penggunanya. Bantal karakter yang sudah berkembang saat ini memiki nilai fungsional dari fungsi memberi rasa nyaman juga meningkatkan daya tarik dan keindahan ruangan/kamar. Tanggapan terhadap kreasi bantal karakter tema laut yang berbahan katun sangat bagus, terbukti hasil wawancara yang mengatakan bahwa desain tersebut sangan bagus dan layak untuk diproduksikan dilihat dari segi warna dan bentuk yang sesuai dengan selera pasar.Kata Kunci: Bantal Karakter, Nilai Fungsional, Bahan Katun.
PENATAAN PELAMINAN MODERN DENGAN PAKAIAN PENGANTIN ADAT ACEH Ashila, Khansa; ., Fitriana; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v7i2.20382

Abstract

Adat merupakan kebiasaan yang telah berlaku antar generasi dalam suatu masyarakat, di mana keberadaannya berfungsi sebagai pedoman dalam berpikir dan bertindak di masyarakat pemangku adat tersebut. Sedangkan kebudayaan adalah keseluruhan dari apa yang pernah dihasilkan oleh manusia karena pemikiran dan karyanya. Penelitian yang bertujuan untuk (1) mengetahui pendapat masyarakat umum terhadap paduan pelaminan modern dengan pakaian adat Aceh, (2) mengatahui tanggapan peutuha gampong pada paduan pelaminan modern dengan pakaian adat Aceh, (3) mengetahui faktor yang menyebabkan pengantin dan keluarga pengantin memadukan pelaminan modern dengan pakaian adat Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian delapan orang yang ditetapkan dengan purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengumpulan data diperoleh tanggapan masyarakat umum dan peutuha gampong tertarik pada paduan pelaminan modern dengan pakaian pengantin adat Aceh, hanya saja harus tetap mempertahankan adat Aceh sebagai bentuk rasa mempertahankan nilai kebudayaan dan sejarah adat Aceh. Responden mengatakan bahwa paduan adat Aceh sudah dikategorikan lebih berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Faktor yang menyebabkan adanya paduan adat ialah dari teknologi sebagai reverensi utama pengantin untuk memilih tema pesta perkawinan, paduan suku dari kedua pengantin, dan perkembangan zaman yang semakin modern.Kata Kunci: Paduan adat, persepsi, faktor.
Co-Authors . Fitriana, . . Iskandarsyah . Mukhirah, . . Novita ., Mukhirah ., Nurfaradisa Abduh Ridha Afifah Rahmah, Afifah Akmal, Rifqi Akmaluddin Akmaluddin Aminuyati Anara, Jihan Anisa, Mutiara Arif Rahman Ashila, Khansa Asih Handayanti Asih Menanti, Asih Asrul Karim, Asrul Assyaidah, Sonda Nur Baijuri, Eno Octavia Basuki Budiman Dahlia Damilaini, Putri Desky, Desy Maharani Devi Octarina, Devi Dwi Syukriady Effionora Anwar Eka Daryanto, Eka Eko Risdianto Eliawati, Titim Emawati emawati Erwanita Fachrurazi Fadhilah Fadhilah ., Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah, . Fadhilla, Dian cut Fadhillah, Nurul Fadila Fadila, Fadila Fardiana, Fardiana Fathiaturrahmah, Fathiaturrahmah Fatmita, Sherly Faudiah, Nurul Febrian Hevike Filosane, Febrian Hevike Fikriah Noer, Fikriah Firli, Akhmad Ridwan Fitri Rosdiana Fitri Yani Panggabean Fitriana Fitriana . Fitriana Fitriana Fusvika, Fitri Gaffar Hafiz Sagala Ginggar, Benediktus Sipandi Harahap, Afri Azwar Hasan Harmi, Hendra Haryati Lubis, Vebry Hasanta, Izzania Hayati, Rahmi Hilma Harmen Humaira, Zakia Husnah, Nurul Hutabarat, Silvy Margaret Inayatillah Inayatillah Indani Indani, Indani Indradewa, Rhian IR, Ikrama Irawati Irawati Irda, Afra Nabila Iriani Indiah Pane, Isli Ismael Saleh Jannah, Cut Miftahul Jannah, Izzatul jelita, jelita Jumriati, Jumriati Kanti, Murti Khairul Anwar KS, Yunita Laili Suhairi, Laili Lilly Montarcih Limantara, Lilly Montarcih Maghdalena, Emma Juwita Mahdi Jufri Mahyiddin, Zuraini Mardalena, Tika Mardhani, Lies Eka Marzuki Marzuki Maulidiana, . Maulidya, Ukhti Meliana, Rina Misnaiyah, Misnaiyah Monalisa MT, Mutia Salima mudjisusatyo, yuniarto Muhaimin, Ahmad Muhamdar, Natasya Muhammad Bukhori Dalimunthe Muhammad Zamzami, Muhammad Muhsin Muhsin Mujiburrahmi, Mujiburrahmi Mulyani, Nanda Muna, Nailul Munawwarah, Hidayatul Nadhilla, Nadhilla Nadia Putri Nahrisyah, Putri Ratu Natasyarah, Fatia Bilqis Nitura, Nida Novi Wulandari Novia, Asri Novita . Novita Novita Nur Zasiah, Dhea Anisa Nurbaiti Nurwijayanti Paramida, Satri Pawestri, Chintya Awaliyah Prayudha, Agung Rorhi Priharti, Rr. Dimas Veronica Putri, Elly Diana Putriani, Dyah Ayu Rahima, Tiara Putri Rahmat Fajri Rahmat Hidayat Rahmi Rahmi Raihan, Husnun Raihanum, Putri Raudah Zaimah Dalimunthe, Raudah Zaimah Rizki, Mochamad Faizal Rizki, Siti Rahmadani Roose, Sabriyanti Rosnelli, Rosnelli Rosnidar, . S Siswanto S, Herawati Arief Safitri, Ivonna Sahono, Bambang Sakdiah Sari, Cut Nanda Sari, Dela Nogita Sari, Nova Julia SAUT PURBA Septa Dinusastra , Vina Alvinia Shafira, Jihan Putri Sihombing, Dionisius Simamare-mare, Aman Sinaga, Orbert Siti Aisyah Siti Habsari Pratiwi, Siti SITI MARYAM Sri Milfayetty, Sri Sri Muljati Sugiyono Sugiyono Sukarman Purba Sukmawati, Anggun Suroso Suroso Surung Malem, Surung Suswani, Sela Sutriyo Sutriyo, Sutriyo Syarifah Syarifah, Syarifah Tati Herlina Umaiya, Anisa Utami Nurhafsari Putri Widandi Soetopo Widia, Irda Wildan Seni, Wildan Wildansyah lubis, Wildansyah Wira Yusniawati Sarumaha, Wira Yusniawati Wiranty, Dilla Yanti, Yeni Irma Yoga Yuniadi Yuli Heirina Hamid, Yuli Heirina Yullyana, Rischa Yunita, Devi Sinta Yurial Arif Lubis, Yurial Arif Zainuddin, Zainuddin Zuhra, Bintang Zuhra, Nurliza Zuraida Lubis