p-Index From 2021 - 2026
9.654
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE KOLEGIAL : Jurnal Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi Jurnal Ilmiah Peuradeun JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area GIZI INDONESIA JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA JURNAL MANAJEMEN Jurnal Pembelajaran Prospektif Jurnal Basicedu Jurnal Literasiologi Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmu Manajemen Jurnal Sosial Humaniora Sigli JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Terapan Ilmu Ekonomi Manajemen dan Bisnis (JTIEMB) Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Jurnal Ilmiah Ekonomika MAHESA : Malahayati Health Student Journal Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Proceedings of International Conference on Multidiciplinary Research Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Manajemen Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) Journal of the Community Development in Asia Asia Pacific Journal of Management and Education Jurnal Basicedu ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan IJOEM: Indonesian Journal of Elearning and Multimedia Riwayat: Educational Journal of History and Humanities International Journal of Applied Educational Research (IJAER) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Jurnal Busana dan Budaya Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Jurnal Pendidikan Progresif Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

TEKNIK SULAMAN PAYET PADA PRODUK SANDAL HEELS UNTUK PENGANTIN MT, Mutia Salima; Dewi, Rosmala; Fadhilah, Fadhilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i1.30436

Abstract

ABSTRAKPerkembangan fashion dunia turut meningkatkan selera fashion masyarakat di Indonesia juga dunia fashion ini mendorong terciptanya hiasan payet yang sangat bervariasi, demikian juga daya tarik kepada produk sandal dengan menggunakan bahan dan hiasan maupun permainan warna dari payet yang digunakan. Peneliti mengaplikasikan hiasan sulaman payet pada sandal heels untuk pengantin. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain motif sandal heels dengan aplikasi payet, mengaplikasikan sulaman payet pada sandal heels dan dapat mengetahui daya tarik perias pengantin terhadap pengaplikasian sandal heels dengan teknik hiasan payet. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perias pengantin yang menyediakan perlengkapan busana pengantin salah satunya sandal heels dengan jumlah populasi 10 orang dijadikan total sampel. Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik kajian pustaka, dokumentasi, eksperimen terapan dan angket. Analisis data diolah menggunakan teknik analisis secara deskriptif yang dilakukan pada penelitian teknik sulaman payet pada sandal heels untuk pengantin. Dari hasil analisis data responden memberikan jawaban yang positif terhadap produk sandal heels dengan teknik sulaman payet untuk pengantin. Beberapa poin yang menjadi pertanyaan yaitu mengenai desain produk, perpaduan kombinasi warna payet dan ketertarikan konsumen terhadap produk. Dari hasil penelitian menghasilkan dua produk sandal heels dengan teknik sulaman payet. Tahap tahap pembuatan produk sandal heels dengan teknik sulaman payet yaitu 1) Mendesain motif payet; 2) Menentukan jenis payet; 3) Menyiapkan alat dan bahan 4) Pembuatan hiasan sulaman payet pada produk sandal heels untuk pengantin; 5) Penyelesain dan evaluasi produk. Setiap desain produk dengan teknik hiasan sulaman yang telah dieksperimenkan ini memiliki nilai tersendiri bagi yang melihatnya Dari kedua produk yang dieksperimenkan bahwa pada umumnya dari konsumen (80%) memilih sangat suka pada produk sandal heels I, sebagian kecil (20%) konsumen memilih suka. Sedangkan pada sandal heels II Sebagian besar konsumen (60%) memilih sangat suka pada produk sandal heels II dan hampir setengah (40%) dari konsumen yang memilih suka.Kata Kunci : Teknik Sulaman Payet, Sandal Heels, Pengantin
PENGOLAHAN KULIT KAYU KERETENG (TRIUMFETTA PILOSA) MENJADI SERAT ALAM Zuhra, Bintang; ., Novita; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v8i2.25135

Abstract

Penggunaan serat alam sebagai pengganti serat sintetis merupakan salah satu langkah dalam meningkatkan kualitas nilai serat yang unggul. Salah satu sumber serat alam yang dapat dimanfaatkan menjadi serat adalah Kereteng (Triumfetta Pilosa) yang diperoleh dari alam dataran tinggi tanoh Gayo. Kereteng (Triumfetta Pilosa) adalah jenis tumbuhan liar yang hidup pada semak semak belukar. Kereteng Triumfetta Pilosa dapat menghasilkan serat dari kulit batangnya. Serat dimanfaatkan sebagai tali-talian, kain, kanvas, dan kalin layar, karena memiliki daya tahan yang baik dalam kondisi lembab. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan Kualitatif, subjek penelitian ini adalah 2 orang narasumber dengan objek kulit kayu Kereteng (Triumfetta Pilosa, Proses pengumpulan data untuk melengkapi penelitian ini dengan menggunakan 3 teknik pengumpulan data yaitu: teknik wawancara, dokumentasi dan eksperimen. Hasil ekplorasi menunjukan bahwa proses pengolahan kulit kayu Kereteng (Triumfetta Pilosa) dapat diolah menjadi serat tekstil dengan cara memisahkan kulit dari batang dan dibusukkan, lalu direndam, dibersihkan dan dipisahkan antara kulit dan serat, selanjutnya dijemur. Hasil penelitian menunjukkan pengujian kekuatan Tarik dan Mulur kulit kayu Kereteng (Triumfetta Pilosa) memiliki kekuatan tarik rata rata 125.00g. Hal ini menjelaskan bahwa serat kulit kayu Kereteng (Triumfetta Pilosa) memenuhi standar kekuatan serat yaitu minimal sebesar 1,2 g/denier. Serat tekstil diharapkan memiliki mulur yang baik dengan nilai mulur serat putus minimum 10%. Sedangkan dari hasil pengujian mulur dari serat kulit kayu Kereteng (Triumfetta Pilosa) dinilai kurang baik karena hanya memiliki mulur rata-rata sebesar 0.220%. Akan tetapi, serat Kereteng (Triumfetta Pilosa) dapat dimanfaatkkan menjadi tali karena serat yang sangat kuat. Pada penelitian ini, pengolahan serat Kereteng (Triumfetta Pilosa) dimanfaatkan dengan cara membuat produk yaitu tas kreasi sebanyak tiga model yang memadu-madankan serat Kereteng dengan bahan kayu, rotan, dan kerawang Gayo. Hal ini dilakukan untuk menciptakan suatu produk yang berbeda dengan tetap menjaga nilai estetika dan nilai prestige dari produk yang dihasilkan.Kata kunci: Pengolahan Kereteng (Triumfetta Pilosa), Serat Alam
EFEKTIVITAS PELATIHAN MENJAHIT BORDIR PADA DEKRANASDA KOTA BANDA ACEH UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA DI MASA PANDEMI Fadhillah, Nurul; ., Fitriana; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kondisi awal ekonomi keluarga peserta pelatihan sebelum mengikuti pelatihan (2) Kondisi ekonomi keluarga peserta setelah pelatihan (3) Efektivitas pelatihan menjahit bordir pada Dekranasda Kota Banda Aceh untuk meningkatkan ekonomi keluarga di masa pandemi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini bersumber pada 5 orang responden yang telah mengikuti pelatihan menjahit bordir pada Dekranasda Kota Banda Aceh dan sudah membuka usaha bordir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kondisi ekonomi pengrajin sebelum mengikuti pelatihan menjahit bordir kurang mencukupi kebutuhan keluarga. Setelah dilakukan pelatihan menjahit bordir terjadi peningkatan ekonomi keluarga dari yang sebelumnya kurang menjadi cukup, dan peserta mendapatkan keterampilan bordir dari yang belum terampil menjadi terampil. Pendapatan dari usaha tersebut rata-rata berkisar dari Rp. 800.000,- sampai dengan Rp. 2.500.000,- yang digunakan untuk keperluan sehari- hari, kebutuhan anak, kebutuhan pribadi maupun untuk tabungan masa depan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan menjahit bordir pada Dekranasda Kota Banda Aceh efektif membantu peserta pelatihan dalam meningkatkan ekonomi keluarga responden pada masa pandemi.Kata kunci: Efektifitas, Pelatihan, Bordir, Ekonomi Keluarga
PENERAPAN DESAIN MOTIF KERAWANG GAYO PADA HIJAB PRINT Wiranty, Dilla; ., Fadhilah; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemudahan yang diberikan teknologi membuat para pelaku fashion semakin banyak menciptakan berbagai inovasi dalam perkembangan dunia Fashion dengan menggunakan mesin printing digital untuk membuat hijab printing. Pembuatan hijab printing didukung dengan semakin banyaknya wanita yang menggunakan hijab. Berbagai motif yang sering digunakan namun tidak dengan motif daerah. Tujuan penelitian ini adalah membuat desain motif daerah yaitu Kerawang Gayo yang menarik untuk mengetahui seberapa minat para remaja wanita untuk menggunakan hijab motif menggunakan motif kearifan lokal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen dan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja wanita yang ada di Banda Aceh. Sampel dalam penelitian ini merupakan remaja wanita yang ada di Banda Aceh dimulai dari umur 15 tahun sampai 25 tahun yang menggunakan hijab dan memiliki selera fashion yang baik sebanyak 30 orang. Pada hasil penelitian telah mendesain dua model Hijab Print dan telah merealisasikan hijab motif menggunakan printing digital. Pada desain hijab model I digunakan warna dasar pada Kerawang Gayo yaitu hitam pada warna dasar hijab dan warna gold digunakan pada warna motif. Penempatan motif pada desain I di letakkan pada pinggiran hijab atau disebut juga motif pinggiran, dan diletakkan juga motif sudut pada hijab. Pada Desain hijab II digunakan digunakan warna salem untuk warrna dasar dan satu tone warna yang lebih tua untuk bagian motifnya. Digunakan motif pinggiran pada dua sisi dan motif sudut yang menggunakan berbagai variasi motif Gayo.Kata Kunci : Desain Motif, Kerawang Gayo, Hijab Print
APLIKASI SULAMAN BENANG PADA BUSANA CASUAL WANITA Irda, Afra Nabila; ., Fitriana; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulaman merupakan suatu kerajinan yang berbentuk gambar atau pola di atas kain yang dilakukan dengan tangan dan jarum. Sulam benang dapat diaplikasikan pada berbagai macam benda, selain busana. Namun, pada era modern ini keterampilan menyulam sudah jarang diaplikasikan pada busana wanita khususnya di Aceh. Tujuan penelitian adalah Mendesain, menentukan motif dan jenis sulaman yang sesuai pada busana casual wanita, Mengaplikasikan dan mengembangkan sulaman benang pada busana casual wanita, dan Mengetahui daya tarik kalangan wanita muda terhadap pengaplikasian teknik sulaman pada busana casual wanita. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen terapan dan metode kuantitatif. Untuk mengetahui tentang ketertarikan konsumen terhadap busana casual wanita dibutuhkan mahasiswi PKK Tata Busana Angkatan 2017, 2018, dan 2019 sebagai sampel sebanyak 76 orang. Hasil penelitian telah mendesain dua model busana casual wanita, pada eksperimen model pertama memiliki model baju tunik, mengaplikasikan tusuk hias rantai, tusuk ikatan perancis, tusuk buhul, tusuk flanel tertutup dengan penerapan sulaman terdapat pada bagian bawah baju dan ban lengan, dan daya tarik konsumen menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen sangat menyukai, sebagian kecil menyukai dan sebagian kecil lainnya kurang menyukai. Pada eksperimen model kedua memiliki model blus belahan kancing depan, mengaplikasikan tusuk hias tulang daun, tusuk tangkai, tusuk rantai berganda, tusuk ikatan perancis, tusuk tikam jejak, tusuk buhul, tusuk flanel tertutup dengan penerapan sulaman terdapat pada bagian pinggang dan siku lengan dan daya tarik konsumen menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen menyukai, hamper setengahnya kurang menyukai dan sebagian kecil sangat menyukai.Kata kunci: Aplikasi, Sulaman Benang, Busana Casual
PENERAPAN MOTIF BUSANA ETNIK ACEH PADA BUTIK VINNEL GALLERY Safitri, Ivonna; Dewi, Rosmala; ., Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber ide dan inspirasi penerapan motif etnik Aceh pada busana Butik Vinnel Gallery, mengidentifikasi keunikan motifnya serta mengemukakan proses yang dilakukan dalam menyelesaikan busana bernuansa motif etnik Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses analisis data dengan mereduksi data, penyajian data, ferifikasi untuk penarikan kesimpulan. Subjek berjumlah 9 (sembilan) orang yang terdiri dari pengelola butik, 2 orang pengrajin, 1 orang penjahit dan 5 orang pelanggan Vinnel Gallery. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah busana yang diproduksi pada Butik Vinnel Gallery. Hasil penelitian menunjukkan sumber ide dan inspirasi penerapan motif etnik Aceh terinspirasi dari keindahan ragam hias motif etnik Aceh. Warna yang bervariasi dan perpaduan motif rempelis yang unik menjadi daya tarik busana dengan penerapan motif etnik Aceh dan proses yang berbeda menggunakan teknik cap dan canting tulis merupakan inovasi dan kreatifitas pengelola dalam menciptakan produk yang dapat diterima dan disukai masyarakat terutama pecinta fashion. Desainer sebagai trendsetter industri busana agar dapat mengkreasikan, mengembangkan dan menciptakan busana bernuansa motif etnik Aceh dengan gaya yang lebih modern sehingga masyarakat luas lebih mencintai produk lokalKata Kunci : Motif, Busana etnik Aceh, Butik Vinnel Gallery
KREASI KERAJINAN DAUR ULANG LIMBAH PLASTIK Kanti, Murti; ., Mukhirah; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan limbah plastik dengan menciptakan benda kerajinan yang bernilai ekonomis dan tanggapan mahasiswa terhadap daya terima produk kerajinan limbah plastik. Penelitian menggunakan metode eksperimen terapan pada limbah plastik dengan teknik makrame. Data daya terima responden diperoleh melalui dokumentasi, kepustakaan, dan penyebaran angket kepada 40 Mahasiswa Tata Busana FKIP Unsyiah secara total sampling. Hasil penelitian menunjukan limbah plastik dapat diatasi dan dimanfaatkan menjadi benda kerajinan daur ulang yang bernilai ekonomis dengan teknik makrame. Menciptakan makrame dengan tiga desain yaitu: desain I letak makrame digantung tidak menempel pada dinding, desain II memiliki satu tempat untuk meletakkan vas bunga, tata letak dari kerajinan makrame menempel pada dinding dan desain III lebih besar, memiliki tiga tempat untuk menggantung vas bunga. Tanggapan mahasiswa pada desain I dan II lebih mendominasi memiliki bobot persentasi yang sama sehingga keduanya disukai. Tanggapan terhadap bentuk kreasi mahasiswa lebih menyukai desain III, sedangkan pada motif mahasiswa lebih menyukai desain I, untuk warna banyak mahasiswa yang menyukai pada makrame desain II dengan paduan warna yaitu merah muda dan biru. Mahasiswa dan masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan limbah plastik sebagai karya kerajinan daur ulang, tidak hanya kerajinan makrame, namun dapat dijadikan sebagai bentuk kerajinan lain yang bernilai ekonomis.Kata Kunci: Daur Ulang, Kreasi, Limbah Plastik
PENERAPAN MOTIF KUPIAH MEUKEUTOP SEBAGAI HIASAN PADA BUSANA DAN PELENGKAPNYA Maulidiana, .; Mukhirah, .; Dewi, Rosmala; Fitriana, .; Novita, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 3 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan motif kupiah meukeutop sebagai hiasan busana dan pelengkapnya merupakan upaya pelestarian budaya lokal, motif kupiah meukeutop sebagai lambang kebudayaan perlu dilestarikan dan dikenalkan pada masyarakat terutama kaum muda yang mulai melupakan khazanah daerahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan dalam penerapan motif kupiah meukeutop, penempatan motif kupiah meukeutop dan kendala yang dihadapi dalam upaya penerapan motif kupiah meukeutop sebagai hiasan pada busana dan pelengkapnya. Metode yang digunakan metode deskriptif kualitatif, subjek terdiri dari 2 responden sebagai pengrajin, 2 pengguna busana/pelengkapnya dan 1 tokoh adat MAA kabupaten Pidie. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan penyajian data secara deskriptif dan penjelasan secara sistematis mengenai data-data yang diperoleh dalam penelitian, data dianalisa dengan menggunakan analisis komponensial. Berdasarkan temuan dilokasi penelitian, penerapan motif kupiah meukeutop mengalami perubahan dari segi warna dan motif, perubahan tersebut sebagai wujud untuk meningkatkan kualitas motif kupiah meukeutop sehingga dapat digunakan dalam berbagai aktivitas yang positif dan pengguna lebih berani menampilkan busana etnik kupiah meukeutop. Penempatan motif umumnya diterapkan pada bagian depan, disesuaikan dengan bentuk tubuh pengguna busana dan ukuran besar kecilnya jenis pelengkap busana. kendala yang dihadapi diantaranya kurangnya modal, alat penunjang, penggunaan waktu relatif lama serta keahlian para pengrajin tidak merata sehingga dapat menghambat proses produksi.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI JAHIT APLIKASI MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL (Penelitian Tindakan Kelas di SMK Negeri 1 Mesjid Raya) Raihanum, Putri; Dewi, Rosmala; Fitriana, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya teknologi saat ini membuat guru semakin banyak cara dalam mewujudkan kemauan dan menciptakan kesuksesan belajar. Salah satu dilakukan dengan menerapkan media audiovisual dalam pembelajaran sehingga membuat siswa tertarik, terhindar dari kebosanan dalam mengikuti pembelajaran, yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan Media Audiovisual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Data penelitian bersumber dari guru Pelajaran Jahit Aplikasi dan 28 orang siswa kelas XI Tektil di SMK Negeri 1 Mesjid Raya. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pretes sebelum memulai materi, melalui tes kepada siswa, melalui respon siswa terhadap media audiovisual, serta lembar observasi. Pengolahan data dengan menggunakan rumus persentase. Simpulan penelitian menunjukkan dengan menggunakan media audiovisual dapat menyederhanakan kesulitan guru dalam menyampaikan materi kepada siswa, supaya lebih mudah dipahami sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa lebih maksimal. Megingat menggunakan media audiovisual dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa, disarankan kepada guru Menjahit Aplikasi untuk menggunakan Media Audiovisual dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: Peningkatan Proses, Hasil Belajar, Media AudiovisualThe development of technology today makes teachers more and more ways in realizing the will and create success learn one of them by applying audiovisual media in learning so that makes students interested, avoid the boredom in following the learning, which aims to improve student learning outcomes. This study aims to determine the activity of teachers and student activities in following the learning and to know the improvement of student learning outcomes by using Audiovisual Media. The method used in this research is quantitative descriptive method. This research data is sourced from the teacher of application sewing lesson and 28 students of class XI Tektil in SMK Negeri 1 Mesjid Raya. Data collection in this study by giving prites before the start of the material, through student tests, through student responses to audiovisual media, observation sheet. Data processing in this research is by using formula percentage. The conclusion of this research is to use audiovisual media can simplify the difficulties that are conveyed to the students to more easily understand what is delivered by the teacher so as to improve student learning outcomes maximum. Megingat using audiovisual media in learning can improve student learning outcomes, it is advisable to teachers sewing applications to use Audiovisual Media in the delivery of material.
PROSES PEMBELAJARAN OLEH GURU MATA PELAJARAN PRAKARYA DI SMP NEGERI 11 BANDA ACEH Jannah, Cut Miftahul; Mukhirah, .; DEWI, ROSMALA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimana proses pembelajaran oleh guru yang bukan dari latar belakang pendidikan keahliannya di kelas VIII dan IX SMP Negeri 11 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembelajaran oleh guru mata pelajaran prakarya, langkah-langkah pembelajaran pada keterampilan guru mengajar dan tanggapan siswa terhadap keterampilan guru mengajar. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian berjumlah 6 orang, 2 guru dan 4 siswa yang mewakili tiap-tiap kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles and Huberman, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisa data, temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Proses pembelajaran oleh guru mata pelajaran prakarya yang bukan dari latar belakang pendidikan keahliannya. Guru tidak dapat menguasai materi ajar secara optimal, media, model, dan sumber pembelajaran tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Langkah-langkah pembelajaran oleh kedua guru mata pelajaran prakarya belum optimal, kedua guru tidak melakukan langkah-langkah pembelajaran yang meliputi, kegiatan membuka, kegiatan inti, dan menutup pelajaran seperti yang diharapkan. Tanggapan siswa terhadap guru menyatakan bahwa, ketertarikan mereka belajar mata pelajaran prakarya sangatlah baik, Namun, keadaan guru yang kurang memadai membuat mereka menjadi kurang tertarik belajar mata pelajaran prakarya. Simpulan penelitian ini adalah proses pembelajaran prakarya dikelas VIII dan IX di SMP Negeri 11 Banda Aceh meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi. Proses pembelajaran oleh guru mata pelajaran prakarya dari penguasaan guru terhadap materi ajar yang diberikan belum memadai, media/model, dan sumber pembelajaran tidak diterapkan sebagaimana layaknya seorang guru profesional, sehingga proses belajar mengajar kurang optimal.
Co-Authors . Fitriana, . . Iskandarsyah . Mukhirah, . . Novita ., Mukhirah ., Nurfaradisa Abduh Ridha Afifah Rahmah, Afifah Akmal, Rifqi Akmaluddin Akmaluddin Ali Akbar Aminuyati Anara, Jihan Andri Irawan Anisa, Mutiara Arif Rahman Ashila, Khansa Asih Handayanti Asih Menanti, Asih Asrul Karim, Asrul Assyaidah, Sonda Nur Aufrilika, Sinvi Baehaqi Baijuri, Eno Octavia Basuki Budiman Dahlia Damilaini, Putri Darman Syafe’i Desky, Desy Maharani Devi Octarina, Devi Dwi Syukriady Dyah Ayu Putriani Effionora Anwar Eka Daryanto, Eka Eko Risdianto Eliawati, Titim Emawati emawati Erwanita Fachrurazi Fadhilah Fadhilah ., Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah, . Fadhilla, Dian cut Fadhillah, Nurul Fadila Fadila, Fadila Fajarina, Nabila Dwi Fardiana, Fardiana Fathiaturrahmah, Fathiaturrahmah Fatmita, Sherly Faudiah, Nurul Febrian Hevike Filosane, Febrian Hevike Fikriah Noer, Fikriah Firli, Akhmad Ridwan Fitri Rosdiana Fitri Yani Panggabean Fitriana Fitriana . Fitriana Fitriana Fusvika, Fitri Gaffar Hafiz Sagala Ginggar, Benediktus Sipandi Harahap, Afri Azwar Hasan Harmi, Hendra Haryati Lubis, Vebry Hasanta, Izzania Hayati, Rahmi Hilma Harmen Humaira, Zakia Husnah, Nurul Hutabarat, Silvy Margaret Inayatillah Inayatillah Indani Indani, Indani Indradewa, Rhian IR, Ikrama Irawati Irawati Irda, Afra Nabila Iriani Indiah Pane, Isli Ismael Saleh Jannah, Cut Miftahul Jannah, Izzatul jelita, jelita Jumriati, Jumriati Kanti, Murti Khairul Anwar KS, Yunita Laili Suhairi, Laili Lilly Montarcih Limantara, Lilly Montarcih Maghdalena, Emma Juwita Mahdi Jufri Mahyiddin, Zuraini Mardalena, Ervin Mardalena, Tika Mardhani, Lies Eka Marzuki Marzuki Maulidiana, . Maulidya, Ukhti Meliana, Rina Meliska, Dea Misnaiyah, Misnaiyah Monalisa MT, Mutia Salima mudjisusatyo, yuniarto Muhaimin, Ahmad Muhamdar, Natasya Muhammad Bukhori Dalimunthe Muhammad Zamzami, Muhammad Muhsin Muhsin Mujiburrahmi, Mujiburrahmi Mulyani, Nanda Muna, Nailul Munawwarah, Hidayatul Nadhilla, Nadhilla Nadia Putri Nahrisyah, Putri Ratu Natasyarah, Fatia Bilqis Nitura, Nida Novi Wulandari Novia, Asri Novita . Novita Novita Nugraha, M. Auriel Nur Zasiah, Dhea Anisa Nurbaiti Nurfadila, Nova Nurwijayanti Paramida, Satri Pawestri, Chintya Awaliyah Prayudha, Agung Rorhi Priharti, Rr. Dimas Veronica Putri, Elly Diana Putriani, Dyah Ayu Rahima, Tiara Putri Rahmat Fajri Rahmat Hidayat Rahmi Rahmi Raihan, Husnun Raihanum, Putri Ramdhansyah Ramdhansyah Raudah Zaimah Dalimunthe, Raudah Zaimah Revanza, Regger Rizki, Mochamad Faizal Rizki, Siti Rahmadani Roose, Sabriyanti Rosnelli, Rosnelli Rosnidar, . S Siswanto S, Herawati Arief Safitri, Ivonna Sahono, Bambang Sakdiah Sari, Cut Nanda Sari, Dela Nogita Sari, Nova Julia SAUT PURBA Septa Dinusastra , Vina Alvinia Shafira, Jihan Putri Sihombing, Dionisius Simamare-mare, Aman Sinaga, Orbert Siti Aisyah Siti Habsari Pratiwi, Siti SITI MARYAM Sri Milfayetty, Sri Sri Muljati Sugiyono Sugiyono Sukarman Purba Sukmawati, Anggun Suroso Suroso Surung Malem, Surung Suswani, Sela Sutriyo Sutriyo, Sutriyo Syarifah Syarifah, Syarifah Tati Herlina Umaiya, Anisa Utami Nurhafsari Putri Vebyolin, Jesika Wenny Veronika, Rr Dimas Widandi Soetopo Widia, Irda Wildan Seni, Wildan Wildansyah lubis, Wildansyah Wira Yusniawati Sarumaha, Wira Yusniawati Wiranty, Dilla Yanti, Yeni Irma Yoga Yuniadi Yuli Heirina Hamid, Yuli Heirina Yullyana, Rischa Yunita, Devi Sinta Yurial Arif Lubis, Yurial Arif Zainuddin, Zainuddin Zuhra, Bintang Zuhra, Nurliza Zuraida Lubis