p-Index From 2021 - 2026
9.165
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE KOLEGIAL : Jurnal Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi Jurnal Ilmiah Peuradeun JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area GIZI INDONESIA JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA JURNAL MANAJEMEN Jurnal Pembelajaran Prospektif Jurnal Basicedu Jurnal Literasiologi Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmu Manajemen Jurnal Sosial Humaniora Sigli JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Terapan Ilmu Ekonomi Manajemen dan Bisnis (JTIEMB) Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Jurnal Ilmiah Ekonomika MAHESA : Malahayati Health Student Journal Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Proceedings of International Conference on Multidiciplinary Research Jurnal Manajemen Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) Journal of the Community Development in Asia Asia Pacific Journal of Management and Education Jurnal Basicedu IJOEM: Indonesian Journal of Elearning and Multimedia Riwayat: Educational Journal of History and Humanities International Journal of Applied Educational Research (IJAER) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Jurnal Busana dan Budaya Jurnal Pendidikan Progresif Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PERSEPSI MAHASISWA PRODI PKK FKIP USK TERHADAP PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA IR, Ikrama; Fadhilah, Fadhilah; Akmal, Rifqi; Nurbaiti, Nurbaiti; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i3.31816

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan salah satu kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang memberikan kebijakan Perguruan Tinggi untuk memberikan hak belajar di luar program studi. penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis persepsi mahasiswa PRODI PKK FKIP USK terhadap program MBKM yang terdiri dari Kampus Mengajar, Pertukaran Mahasiswa Merdeka dan MBKM USK Unggul. Mengidentifikasi pengaruh keberhasilan dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi program. Menganalisis keberhasilan Implementasi MBKM terhadap kompetensi Mahasiswa PRODI PKK FKIP. Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendikaan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Responden pada penelitian ini terdiri dari 38 orang mahasiswa PKK FKIP USK yang sudah mengikuti Program MBKM. Terdiri dari program MKBM- Kampus Mengajar (MBKM-KM), MBKM-Pertukaran Mahasiswa Merdeka (MBKM-PMM) dan MBKM-USK Unggul. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi, Kepustakaan Wawancara dan angket. Analisis data dari hasil wawancara dan angket diolah mengunakan analisis secara reduksi dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden sangat setuju dengan adanya program MBKM terlihat dari ketertarikan mahasiswa PKK FKIP USK terhadap program MBKM, setelah mengikuti program MBKM mahasiswa mereka bisa berfikir kritis dalam mengambil suatu keputusan, MBKM meberikan jaringan komunikasi lebih luas. mahasiswa PKK FKIP USK merasa berutung mengikuti program MBKM.Kata kunci : MBKM, MBKM-KM, MBKM-PMM, dan MBKM USK Unggul
PENERAPAN PENGETAHUAN BUSANA PADA PENAMPILAN DIRI MAHASISWA TATA BUSANA YANG TIDAK SESUAI DENGAN ATURAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Aisyah, Siti; Fitriana, Fitriana; Rahmi, Rahmi; Dewi, Rosmala; Nurbaiti, Nurbaiti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i3.31512

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan busana terhadap penampilan diri di lingkungan kampus. Studi ini difokuskan pada bagaimana mahasiswa jurusan Tata Busana FKIP Universitas Syiah Kuala dalam memilih, memadukan, dan menginterpretasikan busana sehari-hari ke kampus. Analisis persepsi mahasiswa tentang pentingnya penampilan dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mereka dalam memilih busana dalam konteks akademis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 5 responden yang memenuhi kriteria topik penelitian. Dari hasil survei, diketahui bahwa meskipun kelima responden sudah mengetahui peratuan berpenampilan ke Kampus, namun kesadaran mereka untuk mematuhinya masih kurang. Faktor yang memengaruhi cara kelima responden dalam memilih busana ke kampus dipengaruhi oleh faktor internal yaitu kepribadiannya sendiri. Namun, salah satu diantara mereka merasa faktor eksternal seperti media sosial juga dapat memengaruhi cara ia dalam memilih busana yang ingin dikenakan. Kemudian, mengenai penggunaan pelengkap busana bagi kelima responden lebih memilih menggunakan pelengkap yang lebih sederhana. Disimpulkan bahwa mayoritas dari mereka lebih memilih busana yang nyaman dikenakan daripada mengikuti sesuai dengan aturan etika tertentu. Namun, responden juga menyadari pentingnya berbusana sesuai dengan norma sosial dan nilai-nilai yang berlaku. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan busana mahasiswa tidak hanya dipengaruhi oleh kenyaman fisik tetapi juga pertimbangan etika yang berlaku pada lingkungan kampus.Kata kunci: pengetahuan busana, penampilan diri, mahasiswa Tata Busana FKIP Univeristas Syiah Kuala
PENERAPAN SULAMAN BENANG BERNUANSA MOTIF ACEH PADA HIJAB SYARI Emawati, Emawati; Dewi, Rosmala; Fadhilah, Fadhilah; Rahmi, Rahmi; Novita, Novita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 3 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i3.31941

Abstract

Sulaman benang merupakan keterampilan kerajinan menyulam yang sudah ada sejak lama yang di aplikasikan pada pakaian, jilbab, tas, dan lenan rumah tangga. Sulaman benang dengan motif Aceh sangat jarang dijumpai dimasyarakat terutama dikalangan remaja karena kerajinan sulaman tangan berdampak kepada nilai jual yang menyebabkan tidak banyak dijumpai sulaman benang dipasaran kecuali dipesan, sehingga kerajinan sulaman benang dengan motif Aceh perlu dilestarikan. Adapun tujuannya untuk mendesain motif pada hijab syari dengan penerapan sulaman benang bernuansa motif Aceh. Mengaplikasikan teknik sulaman benang pada hijab syari. Mengetahui daya tarik dikalangan remaja terhadap penerapan sulaman benang bernuansa motif Aceh pada hijab syari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen terapan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini merupakan remaja yang berusia 18-23 tahun dengan kriteria mengerti sulaman, mengenal motif Aceh dan yang sering memakai hijab syari. Hasil dari penelitian ini telah mendesain produk hijab syari dengan penerapan sulaman benang bernuansa motif Aceh serta mengkontruksikannya dalam hijab syari kurung motif Aceh dan hijab persegi oval motif Aceh dengan teknik sulaman benang. Pada eksperimen pertama yaitu hijab syari kurung motif Aceh menggunakan bahan sifon yang memakai paduan warna pink soft dan warna hijau dengan penerapan motif bungong seulanga, awan sioen dan oen reudeup. Penepatan motif Aceh diterapkan pada bagian depan hijab, sedangkan eksperimen kedua model hijab persegi oval motif Aceh menggunakan bahan sifon berwarna hitam dengan penerapan motif bungong mata uroe, oen paku dan oen reudeup pada bagian belakang hijab. Tanggapan dari subjek terhadap daya tarik remaja menunjukkan ketertarikan terhadap penerapan sulaman benang menggunakan motif Aceh pada hijab syari, karena motif yang digunakan tidak sering dijumpai. Dengan mengangkat motif Aceh yang tidak sering dijumpai dan telah dimodifikasikan tanpa merubah bentuk dari bentuk aslinya, maka dengan adanya penerapan sulaman benang bernuansa motif Aceh pada hijab syari ini dapat menambah wawasan para remaja serta dapat melestarikan kebudayaan Aceh.Kata Kunci: Sulaman Benang, Motif Aceh, Hijab Syari
MANAJEMEN WAKTU MAHASISWA DAYAH DARUL AMAN TERHADAP PENYELESAIAN STUDI Putri, Nadia; Fitriana, Fitriana; Dewi, Rosmala; Maryam, Siti; Mahyiddin, Zuraini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31510

Abstract

ABSTRAKManajemen waktu merupakan suatu tindakan dimana manusia belajar untuk membangun sebuah kepribadian yang disiplin dan lebih menghargai waktu sehingga dapat melakukan penggunaan paling baik atas waktu yang dimiliki. Kesulitan dalam manajemen waktu merupakan permasalahan yang sering ditemukan dan dihadapi mahasiswa yang sedang berada pada semester akhir, terlebih bagi mahasiswa yang tinggal di Dayah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen waktu yang dilakukan mahasiswa Darul Aman saat menyelesaian tugas akhir dengan tanggung jawab yang ada pada Dayah, mengetahui hambatan atau kendala yang dialami mahasiswa saat menyelesaikan tugas akhir serta strategi yang dilakukan oleh mahasiswa untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang mahasiswa aktif dengan kriteria angkatan 2019 dan saat proses mengerjakan skripsi sudah tinggal di Dayah Darul Aman minimal satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen waktu yang dilakukan oleh mahasiswa dengan cara memanfaatkan waktu sesuai dengan jadwal masing-masing. Mahasiswa dapat membagi waktu antara kegiatan kuliah dan kegiatan Dayah sehingga masing-masing kegiatan terstruktur. Salah satu hambatan yang dialami oleh mahasiswa Darul Aman yaitu terbaginya konsentrasi antara kegiatan Dayah dengan kegiatan perkuliahan. Strategi yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut dengan membuat jadwal apa saja yang harus dilakukan setiap hari agar aktivitas yang dilakukan dapat teratur dan waktu yang digunakan akan lebih terarah dan bermanfaat. Kelima responden dalam penelitian ini dapat mencapai target dengan menyelesaikan kuliah selama 4 tahun.Kata Kunci : Manajemen Waktu, Penyelesaian Studi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DI SMP NEGERI 1 BAKONGAN, KABUPATEN ACEH SELATAN Nadhilla, Nadhilla; Hamid, Yuli Heirina; Nurbaiti, Nurbaiti; Dewi, Rosmala; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.29661

Abstract

Hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa setelah terjadinya proses pembelajaran, hasil belajar bertujuan untuk menunjukkan bahwa siswa telah melakukan proses belajar yang meliputi pengetahuan dan keterampilan yang baik secara umum maupun khusus. Untuk itu diperlukan adanya usaha yang dilakukan oleh guru untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa. Salah satunya adalah dengan cara menerapkan model pembelajaran cooperative laerning tipe jigsaw. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group jigsaw terhadap hasil belajar siswa. Desain penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang datanya diolah dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data penelitian bersumber dari Guru Mata Pelajarandan 20 siswa kelas VIII/1 SMP Negeri 1 Bakongan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kepada siswa dan lembar observasi aktivitas siswa. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus Isiswa memperoleh nilai rata-rata 4,72 (89,4%)termasuk dalam kategori baik sekali, untuk hasil belajar siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata 90% sudah mencapai target yang ditetapkan yaitu 80%. Kemudian untuk tes akhir post test siklus I dengan ketuntasan individu (86,5%) sudah mencapai kriteria ketuntasan yaitu 80%. Hasil penelitian memperlihatkan terjadi peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan pembelajaran konfensional. Dapat disimpulkan pembelajaran dengan menggunakan model koopearif tipe jigsaw memberikan efek yang positif terhadap hasil belajar siswa. Oleh karena itu disarankan kepada guru mata pelajaran sebaiknya menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw pada materi lainnya.Kata Kunci: Cooperative Learning Tipe Jigsaw, Hasil Belajar
INOVASI PRODUK KERAJINAN GERABAH DI DESA ATEUK JAWO KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH Raihan, Husnun; Dewi, Rosmala; Faudiah, Nurul; Nurbaiti, Nurbaiti; Fadhilah, Fadhilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31216

Abstract

ABSTRAKProduk kerajinan gerabah telah banyak diganti oleh produk-produk lain berbahan plastik atau aluminium yang lebih kuat dan tidak mudah pecah. Inovasi pada produk kerajinan gerabah sangat mempengaruhi peningkatan penjualan, semakin maju teknologi maka produk juga harus diupgrade untuk menyesuaikan zaman dan selera calon pembeli. Penelitian itu bertujuan untuk mengetahui bentuk atau bagian-bagian yang menjadi pengembangan produk kerajinan gerabah dan mengetahui inovasi pada teknik pembuatan produk kerajinan gerabah di Desa Ateuk Jawo, Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 4 (empat ) orang yang terdiri dari ketua kelompok dan 3 (tiga) orang anggota kelompok pengrajin kerajinan gerabah. Penentuan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan produk kerajinan gerabah berinovasi pada desain produknya mengikuti perkembangan pasar, dan untuk ukuran juga lebih beragam. Dahulu produk kerajinan gerabah terbatas untuk keperluan rumah tangga saja, namun seiring perkembangan zaman produk kerajinan gerabah semakin bervariasi. Produk kerajinan gerabah yang diinovasi adalah beulangong (belanga), sudu (tembikar), pot bungong (pot bunga), yang dibuat dengan beberapa variasi dengan model yang menarik. Peunee berinovasi pada ukurannya yang dibuat lebih beragam. Peunee yang berukuran kecil dijadikan sebagai souvenir pernikahan. Dan untuk produk yang diminati setahun terakhir ini adalah variasi dari beulangong. Teknik pembuatan gerabah masih bertahan secara tradisional yang telah diturunkan secara turun-menurun kepada pengrajin gerabah di Desa Ateuk Jawo Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Proses pembuatan gerabah terdiri dari 5 (lima) tahap yaitu pengambilan jenis tanah, pengadukan tanah liat dengan pasir, pembentukan gerabah, pengeringan, dan pembakaran.Kata kunci : Inovasi Produk, Kerajinan Gerabah, Kota Banda AcehABSTRACT Pottery handicraft products have been replaced by other products made of plastic or aluminum which are stronger and not easily broken. Innovations in pottery products greatly affect the increase in sales, the more advanced the technology, the product must also be upgraded to suit the times and tastes of prospective buyers. The aim of this study was to find out the shape or parts that became the development of pottery handicraft products and to find out innovations in the technique of making pottery handicrafts in Ateuk Jawo Village, Baiturrahman District, Banda Aceh City. This study uses a descriptive qualitative approach. Subjects in this study amounted to 4 (four) people consisting of the group leader and 3 (three) members of the pottery craftsman group. Determination of subjects in this study using purposive sampling technique. The results of this study indicate that the development of pottery handicraft products innovates in product design following market developments, and for sizes that are also more diverse. In the past, pottery handicraft products were limited to household needs, but as time went on, pottery handicraft products became increasingly varied. The innovated pottery products are beulangong (pot), spoon (pottery), pot bungong (flower pot), which are made in several variations with interesting models. Peunee innovates in sizes that are made more diverse. The small peunee is used as a wedding souvenir. And for products that have been in demand in the past year, this is a variation of beulangong. The technique of making pottery still survives traditionally which has been handed down from generation to generation to pottery craftsmen in Ateuk Jawo Village, Baiturrahman District, Banda Aceh City. The process of making pottery consists of 5 (five) stages, namely taking the type of soil, mixing the clay with sand, forming the pottery, drying, and burning.Keywords: Product Innovation, Pottery Crafts, Banda Aceh
PENERAPAN MOTIF MUSEUM TSUNAMI ACEH PADA BUSANA DENGAN TEKNIK HAPAZOME Mulyani, Nanda; Dewi, Rosmala; Novita, Novita; Fadhilah, Fadhilah; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31215

Abstract

ABSTRAKPewarnaan tekstil dengan teknik hapazome menghasilkan produk yang tidak pasaran dan termasuk mudah dalam proses pembuatannya. Motif dihasilkan dari teknik hapazome kebiasaannya hanya dari bentuk daun, penelitian ini melakukan kreativitas lain yaitu pengaplikasian teknik hapazome menggunakan motif yang terinpirasi dari ornamen museum tsunami yang memiliki keunikan dikarenakan representasi dari tari saman, kemudian menghasilkan dua produk busana casual. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi motif dinding bagian luar bangunan yang ada pada museum tsunami Aceh, menghasilkan desain produk busana casual motif Museum Tsunami Aceh dengan teknik hapazome, mengapalikasikan motif Museum Tsunami Aceh pada busana casual dengan teknik hapazome, mengetahui daya tarik remaja terhadap busana casual motif museum tsunami Aceh dengan pengaplikasian teknik hapazome. Penelitian menggunakan metode ekperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif, Sampel dalam penelitian ini merupakan remaja wanita dengan rentang usia 15-25 tahun berjumlah 85 orang, teknik pengumpulan data pada penelitian melalui dokumentasi, angket, studi kepustakaaan dan eksperimen terapan. Pada hasil penelitian telah mendesain 2 produk busana casual (model produk I street wear pencetakan motif museum dengan daun jati, model produk II ready to wear pencetakan motif museum dengan daun lanang) dan telah merealisasikan busana casual dengan motif museum tsunami Aceh menggunakan teknik hapazome. Hasil uji tanggapan responden lebih dari setengah responden sangat suka produk model I dengan persentase 55% sedangkan 42% sangat suka dengan produk model II. Ketajaman warna motif produk model I lebih pekat dari pada produk model II serta hasil produk model I, satu setelan sehingga lebih menarik dilihat secara keseluruhan, hal ini membuat ketertarikan responden lebih besar dari pada produk model II. Pengaplikasian motif museum tsunami dengan teknik hapazome menghasilkan visual motif museum tsunami Aceh, selain motif terciplak dengan baik, visual motif pada kain menghasilkan garis-garis tulang daun yang semakin menambah keindahan pada busana tersebut.Kata Kunci: Teknik Hapazome, Museum Tsunami Aceh, Pewarna Alami, Produk FashionABSTRACTTextile dyeing using the hapazome technique produces unmarketable products that are relatively easy to manufacture. The motifs produced from hapazome are unique and varied according to the plants used in the hapazome manufacturing process, but the application according to the shape of the leaves only produces leaf prints. has uniqueness due to the representation of the saman dance, then produces casual clothing products that have high aesthetic value, are unique, innovative and environmentally friendly. The purpose of this study was to explore the outer wall motifs of the buildings in the Aceh tsunami museum, produce casual clothing product designs with the Aceh Tsunami Museum motif using the hapazome technique, why link the Aceh Tsunami Museum motif to casual clothing with the hapazome technique, find out the appeal of casual clothing with museum motifs Aceh tsunami with the application of the hapazome technique. This study uses applied experimental research methods with a quantitative approach, data collection techniques in this study are documentation, questionnaires, literature studies and applied experiments. The research results have designed 2 casual clothing products and have designed casual clothing with the Aceh tsunami museum motif using the hapazome technique. The results of the respondent response test showed that more than half of the respondents really liked the product model I with a proportion of 55%, while 42% really liked the product model II. The sharpness of the color of the model I product is denser than that of the model II product and the design of the model I product is one setting so that it is more attractive to look at as a whole causing the interest of the respondents to be higher than that of the model II product. The application of the tsunami museum motif using the hapazome technique produces unique visual motifs, in addition to the well-printed motifs according to the leaves used, the visual motifs on the fabric produce stripes of leaf bones which further add to the beauty of the clothing. It is hoped that readers can see the potential of using the hapazome technique by using regional motifs to be applied in the learning process and the business world.Keywords: Hapazome Technique, Aceh Tsunami Museum, Natural Dyes, Fashion Products
DESAIN BUSANA WANITA PADA SAAT PANEN KOPI Desky, Desy Maharani; Dewi, Rosmala; Rahmi, Rahmi; Fitriana, Fitriana; Nurbaiti, Nurbaiti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31210

Abstract

AbstrakBusana panen kopi yang biasanya digunakan wanita di Kabupaten Aceh Tengah menggunakan busana yang sudah tidak layak pakai untuk keseharian di rumah dan digunakan saat panen kopi atau kegiatan berkebun lainnya. Banyaknya wanita yang menggunakan busana memanen kopi tidak sesuai dengan anjurkan agama Islam melainkan wanita tersebut menggunakan busana yang sedikit memperlihatkan aurat dan busana yang digunakan juga kurang nyaman sehingga mengganggu pekerjaan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain busana wanita yang telah digunakan pada saat panen kopi, mendesain busana wanita yang akan ditampilkan pada saat panen kopi dan mengetahui tanggapan responden terhadap desain busana yang ditampilkan. Menghasilkan desain yang multi fungsi agar memberikan rasa nyaman sehingga memudahkan pekerjaan penggunanya, dan mengetahui daya tarik penggunanya terhadap desain busana wanita pada saat panen kopi. Penelitian ini menggunakan metode deskripif kualitatif, dari hasil analisis penelitian menunjukan responden merasa tidak nyaman menggunakan busana yang biasa digunakan sehingga menghambat pekerjaan memanen kopi dan responden menyetujui desain yang ditampilkan peneliti, dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa wanita tersebut menggunakan busana yang sudah tidak layak pakai untuk kehidupan sehari-hari tanpa berfikir kenyamanan dan keamanan memakai busan tersebut, karena menurut pandangan wanita tersebut busana bukan hal yang wajib untuk diperhatikan ketika hendak kekebun kopi. Penelitian ini menampilkan dua desain busana wanita pada saat panen kopi namun yang dipilih hanya satu desain yang sesuai, desain tersebut memiliki banyak keunggulan yang efesien untuk mengurangi dan mengatasi masalah yang terjadi pada saat panen kopi khususnya bagi wanita agar dapat memanen kopi dengan aman dan nyaman dari busana yang sebelumnya sering digunakan namun tetap bisa menutup aurat sebagai wanita muslim walaupun dalam keadaan memanen kopi.Abstract:The coffee harvesting clothes that are usually worn by women in Central Aceh District use clothes that are no longer suitable for everyday use at home and are used when harvesting coffee or other gardening activities. The large number of women who use clothing to harvest coffee is not in accordance with the recommendations of the Islamic religion, instead these women wear clothes that reveal little of their genitals and the clothes used are also uncomfortable so that it interferes with work. Based on these problems, this study aims to analyze women's clothing designs that have been used during the coffee harvest, design women's clothing that will be displayed during the coffee harvest and find out the respondents' responses to the clothing designs displayed. Producing a multi-functional design to provide a sense of comfort so as to facilitate the work of its users, and to find out the user's attractiveness to women's fashion designs during coffee harvesting. This study used a qualitative descriptive method, from the results of the research analysis, it was shown that the respondents felt uncomfortable wearing the clothes they usually used, which hindered the work of harvesting coffee and the respondents agreed with the designs shown by the researchers. everyday life without thinking about the comfort and safety of wearing these clothes, because according to the woman's view, clothing is not something that must be considered when going to coffee plantations. This study presents two designs of women's clothing during the coffee harvest but only one design is selected that is appropriate, this design has many efficient advantages to reduce and overcome problems that occur during the coffee harvest, especially for women so they can harvest coffee safely and comfortably from clothing that was previously often used but can still cover the nakedness as a Muslim woman even when harvesting coffee.
ANALISIS MINAT ALUMNI FKIP USK MENJADI GURU MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) Rizki, Siti Rahmadani; Fadhilah, Fadhilah; Nurbaiti, Nurbaiti; Dewi, Rosmala; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.30989

Abstract

ABSTRAKMinat alumni berlatar belakang pendidikan untuk menjadi guru profesional sangat penting, karena rendahnya minat terhadap profesi guru dapat berdampak negatif pada kemampuan alumni sebagai calon guru dan dapat mempengaruhi kompetensi guru yang tidak optimal. Kebijakan pemerintah terhadap profesi guru juga mempengaruhi minat untuk menjadi guru profesional karena persyaratan sertifikasi guru membutuhkan proses persiapan yang memadai dan memiliki keterampilan atau bakat untuk menjadi guru. Peneilitian iini bertujiuan untuik miengetahui miniat aliumni FKIP USK meinjadi guiru melalui Program Pendidikan Profesi Guru. Penelitian menggunakan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan penentuan sampel mengunakan teknik Random Sampling dengan jumlah sampel 288 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan kuesioner dengan menggunakan angket tertutup dengan analisis. Hasil analisis deskriptif dari minat untuk menjadi guru pada Alumni FKIP USK tergolong kategori tinggi (79%) dan pengetahuan responden dalam Program Pendidikan Profesi Guru tergolong kategori sangat tinggi (83%). Hasil pengukuran kedua variabel (X) dan variabel (Y) berada pada kategori sangat tinggi (81%) artinya terdapat minat pada Alumni FKIP USK menjadi guru melalui Program Pendidikan Profesi Guru. Berdasarkan uji validitas dan uji reliabilitas kedua instrument penelitian dapat dinyatakan valid dan reliable. Hasil uji regresi linier sederhana diperoleh bahwa variabel bebas (X) memiliki pengaruh terhadap variabel terikat (Y) dengan nilai korelasi (R) sebesar 0,684 dengan diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 46,8%. Selanjutnya diperoleh nilai t hitung 10.096 dan 15.850 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 0,05. Berdasarkan hasil uji tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh minat Alumni FKIP USK menjadi guru terhadap program Pendidikan Profesi Guru.Kata Kunci: Minat, Alumni, Pendidikan Profesi Guru.
PERAN INDUSTRI BORDIR KHAS ACEH TERHADAP PENINGKATAN PEREKONOMIAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN MONTASIK Shafira, Jihan Putri; Dewi, Rosmala; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i1.30441

Abstract

ABSTRAKPeran industri harus menciptakan sebuah peluang usaha yang dapat menampung tenaga kerja dan juga dapat mendorong perekonomian masyarakat sehingga terciptanya kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup. Salah satu jenis ekonomi yang telah dikembangkan yaitu usaha bordir yang terdapat di Desa Dayah Daboh Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar, merupakan desa sentra kerajinan bordir khas Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan usaha kerajinan bordir dan kondisi ekonomi ibu rumah tangga pengrajin bordir. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dijelaskan secara deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang, yang terdiri atas 4 ketua kelompok dan 2 pengrajin bordir khas Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan usaha bordir sudah sangat berkembang dilihat dari banyaknya peminat, kerajinan yang sangat diminati dompet, tas pesta, dompet notebook, tas ransel, tas selempang, gelang, serta tas seminar. Melalui keterampilan ini sudah mampu memperbaiki perekonomian keluarga dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar. Kondisi ekonomi rumah tangga pengrajin bordir khas Aceh kini sudah mampu memperbaiki perekonomian keluarga, memiliki penghasilan tetap pendapatan sebagai pengrajin senilai kurang lebih Rp.5.000.000,-/bulan sementara pemilik industri mencapai RP.22.000.00,-/bulan. Beberapa pengrajin yang menyatakan bahwa tingkat kesejahteraan hidup mereka kini lebih meningkat dibandingkan dengan pekerjaan mereka sebelumya yang bekerja sebagai petani, peternak, dan lain sebagainya. Dengan demikian usaha yang dikelola oleh rata-rata kaum perempuan sangat membantu dalam perekonomian rumah tangga.Kata Kunci : Peran, Industri Bordir, Peningkatan Ekonomi
Co-Authors . Fitriana, . . Iskandarsyah . Mukhirah, . . Novita ., Mukhirah ., Nurfaradisa Abduh Ridha Afifah Rahmah, Afifah Akmal, Rifqi Akmaluddin Akmaluddin Aminuyati Anara, Jihan Anisa, Mutiara Arif Rahman Ashila, Khansa Asih Handayanti Asih Menanti, Asih Asrul Karim, Asrul Assyaidah, Sonda Nur Baijuri, Eno Octavia Basuki Budiman Dahlia Damilaini, Putri Desky, Desy Maharani Devi Octarina, Devi Dwi Syukriady Effionora Anwar Eka Daryanto, Eka Eko Risdianto Eliawati, Titim Emawati emawati Erwanita Fachrurazi Fadhilah Fadhilah ., Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah, . Fadhilla, Dian cut Fadhillah, Nurul Fadila Fadila, Fadila Fardiana, Fardiana Fathiaturrahmah, Fathiaturrahmah Fatmita, Sherly Faudiah, Nurul Febrian Hevike Filosane, Febrian Hevike Fikriah Noer, Fikriah Firli, Akhmad Ridwan Fitri Rosdiana Fitri Yani Panggabean Fitriana Fitriana . Fitriana Fitriana Fusvika, Fitri Gaffar Hafiz Sagala Ginggar, Benediktus Sipandi Harahap, Afri Azwar Hasan Harmi, Hendra Haryati Lubis, Vebry Hasanta, Izzania Hayati, Rahmi Hilma Harmen Humaira, Zakia Husnah, Nurul Hutabarat, Silvy Margaret Inayatillah Inayatillah Indani Indani, Indani Indradewa, Rhian IR, Ikrama Irawati Irawati Irda, Afra Nabila Iriani Indiah Pane, Isli Ismael Saleh Jannah, Cut Miftahul Jannah, Izzatul jelita, jelita Jumriati, Jumriati Kanti, Murti Khairul Anwar KS, Yunita Laili Suhairi, Laili Lilly Montarcih Limantara, Lilly Montarcih Maghdalena, Emma Juwita Mahdi Jufri Mahyiddin, Zuraini Mardalena, Tika Mardhani, Lies Eka Marzuki Marzuki Maulidiana, . Maulidya, Ukhti Meliana, Rina Misnaiyah, Misnaiyah Monalisa MT, Mutia Salima mudjisusatyo, yuniarto Muhaimin, Ahmad Muhamdar, Natasya Muhammad Bukhori Dalimunthe Muhammad Zamzami, Muhammad Muhsin Muhsin Mujiburrahmi, Mujiburrahmi Mulyani, Nanda Muna, Nailul Munawwarah, Hidayatul Nadhilla, Nadhilla Nadia Putri Nahrisyah, Putri Ratu Natasyarah, Fatia Bilqis Nitura, Nida Novi Wulandari Novia, Asri Novita . Novita Novita Nur Zasiah, Dhea Anisa Nurbaiti Nurwijayanti Paramida, Satri Pawestri, Chintya Awaliyah Prayudha, Agung Rorhi Priharti, Rr. Dimas Veronica Putri, Elly Diana Putriani, Dyah Ayu Rahima, Tiara Putri Rahmat Fajri Rahmat Hidayat Rahmi Rahmi Raihan, Husnun Raihanum, Putri Raudah Zaimah Dalimunthe, Raudah Zaimah Rizki, Mochamad Faizal Rizki, Siti Rahmadani Roose, Sabriyanti Rosnelli, Rosnelli Rosnidar, . S Siswanto S, Herawati Arief Safitri, Ivonna Sahono, Bambang Sakdiah Sari, Cut Nanda Sari, Dela Nogita Sari, Nova Julia SAUT PURBA Septa Dinusastra , Vina Alvinia Shafira, Jihan Putri Sihombing, Dionisius Simamare-mare, Aman Sinaga, Orbert Siti Aisyah Siti Habsari Pratiwi, Siti SITI MARYAM Sri Milfayetty, Sri Sri Muljati Sugiyono Sugiyono Sukarman Purba Sukmawati, Anggun Suroso Suroso Surung Malem, Surung Suswani, Sela Sutriyo Sutriyo, Sutriyo Syarifah Syarifah, Syarifah Tati Herlina Umaiya, Anisa Utami Nurhafsari Putri Widandi Soetopo Widia, Irda Wildan Seni, Wildan Wildansyah lubis, Wildansyah Wira Yusniawati Sarumaha, Wira Yusniawati Wiranty, Dilla Yanti, Yeni Irma Yoga Yuniadi Yuli Heirina Hamid, Yuli Heirina Yullyana, Rischa Yunita, Devi Sinta Yurial Arif Lubis, Yurial Arif Zainuddin, Zainuddin Zuhra, Bintang Zuhra, Nurliza Zuraida Lubis