p-Index From 2021 - 2026
9.066
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Unversitas Muhammadiyah Aceh JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE KOLEGIAL : Jurnal Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi Jurnal Ilmiah Peuradeun JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area GIZI INDONESIA Journal of Mathematics and Mathematics Education (JMME) JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA JURNAL MANAJEMEN Jurnal Pembelajaran Prospektif Jurnal Basicedu Jurnal Literasiologi Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Ilmu Manajemen Jurnal Sosial Humaniora Sigli JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Jurnal Ilmiah Ekonomika MAHESA : Malahayati Health Student Journal Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Proceedings of International Conference on Multidiciplinary Research Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Manajemen Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) Jurnal Basicedu International Journal of Applied Educational Research (IJAER) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Jurnal Busana dan Budaya Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Ekonomika (JIE)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MOTIF MUSEUM TSUNAMI ACEH PADA BUSANA DENGAN TEKNIK HAPAZOME Mulyani, Nanda; Dewi, Rosmala; Novita, Novita; Fadhilah, Fadhilah; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31215

Abstract

ABSTRAKPewarnaan tekstil dengan teknik hapazome menghasilkan produk yang tidak pasaran dan termasuk mudah dalam proses pembuatannya. Motif dihasilkan dari teknik hapazome kebiasaannya hanya dari bentuk daun, penelitian ini melakukan kreativitas lain yaitu pengaplikasian teknik hapazome menggunakan motif yang terinpirasi dari ornamen museum tsunami yang memiliki keunikan dikarenakan representasi dari tari saman, kemudian menghasilkan dua produk busana casual. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi motif dinding bagian luar bangunan yang ada pada museum tsunami Aceh, menghasilkan desain produk busana casual motif Museum Tsunami Aceh dengan teknik hapazome, mengapalikasikan motif Museum Tsunami Aceh pada busana casual dengan teknik hapazome, mengetahui daya tarik remaja terhadap busana casual motif museum tsunami Aceh dengan pengaplikasian teknik hapazome. Penelitian menggunakan metode ekperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif, Sampel dalam penelitian ini merupakan remaja wanita dengan rentang usia 15-25 tahun berjumlah 85 orang, teknik pengumpulan data pada penelitian melalui dokumentasi, angket, studi kepustakaaan dan eksperimen terapan. Pada hasil penelitian telah mendesain 2 produk busana casual (model produk I street wear pencetakan motif museum dengan daun jati, model produk II ready to wear pencetakan motif museum dengan daun lanang) dan telah merealisasikan busana casual dengan motif museum tsunami Aceh menggunakan teknik hapazome. Hasil uji tanggapan responden lebih dari setengah responden sangat suka produk model I dengan persentase 55% sedangkan 42% sangat suka dengan produk model II. Ketajaman warna motif produk model I lebih pekat dari pada produk model II serta hasil produk model I, satu setelan sehingga lebih menarik dilihat secara keseluruhan, hal ini membuat ketertarikan responden lebih besar dari pada produk model II. Pengaplikasian motif museum tsunami dengan teknik hapazome menghasilkan visual motif museum tsunami Aceh, selain motif terciplak dengan baik, visual motif pada kain menghasilkan garis-garis tulang daun yang semakin menambah keindahan pada busana tersebut.Kata Kunci: Teknik Hapazome, Museum Tsunami Aceh, Pewarna Alami, Produk FashionABSTRACTTextile dyeing using the hapazome technique produces unmarketable products that are relatively easy to manufacture. The motifs produced from hapazome are unique and varied according to the plants used in the hapazome manufacturing process, but the application according to the shape of the leaves only produces leaf prints. has uniqueness due to the representation of the saman dance, then produces casual clothing products that have high aesthetic value, are unique, innovative and environmentally friendly. The purpose of this study was to explore the outer wall motifs of the buildings in the Aceh tsunami museum, produce casual clothing product designs with the Aceh Tsunami Museum motif using the hapazome technique, why link the Aceh Tsunami Museum motif to casual clothing with the hapazome technique, find out the appeal of casual clothing with museum motifs Aceh tsunami with the application of the hapazome technique. This study uses applied experimental research methods with a quantitative approach, data collection techniques in this study are documentation, questionnaires, literature studies and applied experiments. The research results have designed 2 casual clothing products and have designed casual clothing with the Aceh tsunami museum motif using the hapazome technique. The results of the respondent response test showed that more than half of the respondents really liked the product model I with a proportion of 55%, while 42% really liked the product model II. The sharpness of the color of the model I product is denser than that of the model II product and the design of the model I product is one setting so that it is more attractive to look at as a whole causing the interest of the respondents to be higher than that of the model II product. The application of the tsunami museum motif using the hapazome technique produces unique visual motifs, in addition to the well-printed motifs according to the leaves used, the visual motifs on the fabric produce stripes of leaf bones which further add to the beauty of the clothing. It is hoped that readers can see the potential of using the hapazome technique by using regional motifs to be applied in the learning process and the business world.Keywords: Hapazome Technique, Aceh Tsunami Museum, Natural Dyes, Fashion Products
DESAIN BUSANA WANITA PADA SAAT PANEN KOPI Desky, Desy Maharani; Dewi, Rosmala; Rahmi, Rahmi; Fitriana, Fitriana; Nurbaiti, Nurbaiti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.31210

Abstract

AbstrakBusana panen kopi yang biasanya digunakan wanita di Kabupaten Aceh Tengah menggunakan busana yang sudah tidak layak pakai untuk keseharian di rumah dan digunakan saat panen kopi atau kegiatan berkebun lainnya. Banyaknya wanita yang menggunakan busana memanen kopi tidak sesuai dengan anjurkan agama Islam melainkan wanita tersebut menggunakan busana yang sedikit memperlihatkan aurat dan busana yang digunakan juga kurang nyaman sehingga mengganggu pekerjaan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain busana wanita yang telah digunakan pada saat panen kopi, mendesain busana wanita yang akan ditampilkan pada saat panen kopi dan mengetahui tanggapan responden terhadap desain busana yang ditampilkan. Menghasilkan desain yang multi fungsi agar memberikan rasa nyaman sehingga memudahkan pekerjaan penggunanya, dan mengetahui daya tarik penggunanya terhadap desain busana wanita pada saat panen kopi. Penelitian ini menggunakan metode deskripif kualitatif, dari hasil analisis penelitian menunjukan responden merasa tidak nyaman menggunakan busana yang biasa digunakan sehingga menghambat pekerjaan memanen kopi dan responden menyetujui desain yang ditampilkan peneliti, dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa wanita tersebut menggunakan busana yang sudah tidak layak pakai untuk kehidupan sehari-hari tanpa berfikir kenyamanan dan keamanan memakai busan tersebut, karena menurut pandangan wanita tersebut busana bukan hal yang wajib untuk diperhatikan ketika hendak kekebun kopi. Penelitian ini menampilkan dua desain busana wanita pada saat panen kopi namun yang dipilih hanya satu desain yang sesuai, desain tersebut memiliki banyak keunggulan yang efesien untuk mengurangi dan mengatasi masalah yang terjadi pada saat panen kopi khususnya bagi wanita agar dapat memanen kopi dengan aman dan nyaman dari busana yang sebelumnya sering digunakan namun tetap bisa menutup aurat sebagai wanita muslim walaupun dalam keadaan memanen kopi.Abstract:The coffee harvesting clothes that are usually worn by women in Central Aceh District use clothes that are no longer suitable for everyday use at home and are used when harvesting coffee or other gardening activities. The large number of women who use clothing to harvest coffee is not in accordance with the recommendations of the Islamic religion, instead these women wear clothes that reveal little of their genitals and the clothes used are also uncomfortable so that it interferes with work. Based on these problems, this study aims to analyze women's clothing designs that have been used during the coffee harvest, design women's clothing that will be displayed during the coffee harvest and find out the respondents' responses to the clothing designs displayed. Producing a multi-functional design to provide a sense of comfort so as to facilitate the work of its users, and to find out the user's attractiveness to women's fashion designs during coffee harvesting. This study used a qualitative descriptive method, from the results of the research analysis, it was shown that the respondents felt uncomfortable wearing the clothes they usually used, which hindered the work of harvesting coffee and the respondents agreed with the designs shown by the researchers. everyday life without thinking about the comfort and safety of wearing these clothes, because according to the woman's view, clothing is not something that must be considered when going to coffee plantations. This study presents two designs of women's clothing during the coffee harvest but only one design is selected that is appropriate, this design has many efficient advantages to reduce and overcome problems that occur during the coffee harvest, especially for women so they can harvest coffee safely and comfortably from clothing that was previously often used but can still cover the nakedness as a Muslim woman even when harvesting coffee.
ANALISIS MINAT ALUMNI FKIP USK MENJADI GURU MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) Rizki, Siti Rahmadani; Fadhilah, Fadhilah; Nurbaiti, Nurbaiti; Dewi, Rosmala; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i2.30989

Abstract

ABSTRAKMinat alumni berlatar belakang pendidikan untuk menjadi guru profesional sangat penting, karena rendahnya minat terhadap profesi guru dapat berdampak negatif pada kemampuan alumni sebagai calon guru dan dapat mempengaruhi kompetensi guru yang tidak optimal. Kebijakan pemerintah terhadap profesi guru juga mempengaruhi minat untuk menjadi guru profesional karena persyaratan sertifikasi guru membutuhkan proses persiapan yang memadai dan memiliki keterampilan atau bakat untuk menjadi guru. Peneilitian iini bertujiuan untuik miengetahui miniat aliumni FKIP USK meinjadi guiru melalui Program Pendidikan Profesi Guru. Penelitian menggunakan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan penentuan sampel mengunakan teknik Random Sampling dengan jumlah sampel 288 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan kuesioner dengan menggunakan angket tertutup dengan analisis. Hasil analisis deskriptif dari minat untuk menjadi guru pada Alumni FKIP USK tergolong kategori tinggi (79%) dan pengetahuan responden dalam Program Pendidikan Profesi Guru tergolong kategori sangat tinggi (83%). Hasil pengukuran kedua variabel (X) dan variabel (Y) berada pada kategori sangat tinggi (81%) artinya terdapat minat pada Alumni FKIP USK menjadi guru melalui Program Pendidikan Profesi Guru. Berdasarkan uji validitas dan uji reliabilitas kedua instrument penelitian dapat dinyatakan valid dan reliable. Hasil uji regresi linier sederhana diperoleh bahwa variabel bebas (X) memiliki pengaruh terhadap variabel terikat (Y) dengan nilai korelasi (R) sebesar 0,684 dengan diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 46,8%. Selanjutnya diperoleh nilai t hitung 10.096 dan 15.850 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 0,05. Berdasarkan hasil uji tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh minat Alumni FKIP USK menjadi guru terhadap program Pendidikan Profesi Guru.Kata Kunci: Minat, Alumni, Pendidikan Profesi Guru.
PERAN INDUSTRI BORDIR KHAS ACEH TERHADAP PENINGKATAN PEREKONOMIAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN MONTASIK Shafira, Jihan Putri; Dewi, Rosmala; Fitriana, Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i1.30441

Abstract

ABSTRAKPeran industri harus menciptakan sebuah peluang usaha yang dapat menampung tenaga kerja dan juga dapat mendorong perekonomian masyarakat sehingga terciptanya kesejahteraan dan peningkatan taraf hidup. Salah satu jenis ekonomi yang telah dikembangkan yaitu usaha bordir yang terdapat di Desa Dayah Daboh Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar, merupakan desa sentra kerajinan bordir khas Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan usaha kerajinan bordir dan kondisi ekonomi ibu rumah tangga pengrajin bordir. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dijelaskan secara deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang, yang terdiri atas 4 ketua kelompok dan 2 pengrajin bordir khas Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan usaha bordir sudah sangat berkembang dilihat dari banyaknya peminat, kerajinan yang sangat diminati dompet, tas pesta, dompet notebook, tas ransel, tas selempang, gelang, serta tas seminar. Melalui keterampilan ini sudah mampu memperbaiki perekonomian keluarga dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar. Kondisi ekonomi rumah tangga pengrajin bordir khas Aceh kini sudah mampu memperbaiki perekonomian keluarga, memiliki penghasilan tetap pendapatan sebagai pengrajin senilai kurang lebih Rp.5.000.000,-/bulan sementara pemilik industri mencapai RP.22.000.00,-/bulan. Beberapa pengrajin yang menyatakan bahwa tingkat kesejahteraan hidup mereka kini lebih meningkat dibandingkan dengan pekerjaan mereka sebelumya yang bekerja sebagai petani, peternak, dan lain sebagainya. Dengan demikian usaha yang dikelola oleh rata-rata kaum perempuan sangat membantu dalam perekonomian rumah tangga.Kata Kunci : Peran, Industri Bordir, Peningkatan Ekonomi
TEKNIK SULAMAN PAYET PADA PRODUK SANDAL HEELS UNTUK PENGANTIN MT, Mutia Salima; Dewi, Rosmala; Fadhilah, Fadhilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v9i1.30436

Abstract

ABSTRAKPerkembangan fashion dunia turut meningkatkan selera fashion masyarakat di Indonesia juga dunia fashion ini mendorong terciptanya hiasan payet yang sangat bervariasi, demikian juga daya tarik kepada produk sandal dengan menggunakan bahan dan hiasan maupun permainan warna dari payet yang digunakan. Peneliti mengaplikasikan hiasan sulaman payet pada sandal heels untuk pengantin. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain motif sandal heels dengan aplikasi payet, mengaplikasikan sulaman payet pada sandal heels dan dapat mengetahui daya tarik perias pengantin terhadap pengaplikasian sandal heels dengan teknik hiasan payet. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perias pengantin yang menyediakan perlengkapan busana pengantin salah satunya sandal heels dengan jumlah populasi 10 orang dijadikan total sampel. Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik kajian pustaka, dokumentasi, eksperimen terapan dan angket. Analisis data diolah menggunakan teknik analisis secara deskriptif yang dilakukan pada penelitian teknik sulaman payet pada sandal heels untuk pengantin. Dari hasil analisis data responden memberikan jawaban yang positif terhadap produk sandal heels dengan teknik sulaman payet untuk pengantin. Beberapa poin yang menjadi pertanyaan yaitu mengenai desain produk, perpaduan kombinasi warna payet dan ketertarikan konsumen terhadap produk. Dari hasil penelitian menghasilkan dua produk sandal heels dengan teknik sulaman payet. Tahap tahap pembuatan produk sandal heels dengan teknik sulaman payet yaitu 1) Mendesain motif payet; 2) Menentukan jenis payet; 3) Menyiapkan alat dan bahan 4) Pembuatan hiasan sulaman payet pada produk sandal heels untuk pengantin; 5) Penyelesain dan evaluasi produk. Setiap desain produk dengan teknik hiasan sulaman yang telah dieksperimenkan ini memiliki nilai tersendiri bagi yang melihatnya Dari kedua produk yang dieksperimenkan bahwa pada umumnya dari konsumen (80%) memilih sangat suka pada produk sandal heels I, sebagian kecil (20%) konsumen memilih suka. Sedangkan pada sandal heels II Sebagian besar konsumen (60%) memilih sangat suka pada produk sandal heels II dan hampir setengah (40%) dari konsumen yang memilih suka.Kata Kunci : Teknik Sulaman Payet, Sandal Heels, Pengantin
PENGOLAHAN KULIT KAYU KERETENG (TRIUMFETTA PILOSA) MENJADI SERAT ALAM Zuhra, Bintang; ., Novita; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 8, No 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v8i2.25135

Abstract

Penggunaan serat alam sebagai pengganti serat sintetis merupakan salah satu langkah dalam meningkatkan kualitas nilai serat yang unggul. Salah satu sumber serat alam yang dapat dimanfaatkan menjadi serat adalah Kereteng (Triumfetta Pilosa) yang diperoleh dari alam dataran tinggi tanoh Gayo. Kereteng (Triumfetta Pilosa) adalah jenis tumbuhan liar yang hidup pada semak semak belukar. Kereteng Triumfetta Pilosa dapat menghasilkan serat dari kulit batangnya. Serat dimanfaatkan sebagai tali-talian, kain, kanvas, dan kalin layar, karena memiliki daya tahan yang baik dalam kondisi lembab. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan Kualitatif, subjek penelitian ini adalah 2 orang narasumber dengan objek kulit kayu Kereteng (Triumfetta Pilosa, Proses pengumpulan data untuk melengkapi penelitian ini dengan menggunakan 3 teknik pengumpulan data yaitu: teknik wawancara, dokumentasi dan eksperimen. Hasil ekplorasi menunjukan bahwa proses pengolahan kulit kayu Kereteng (Triumfetta Pilosa) dapat diolah menjadi serat tekstil dengan cara memisahkan kulit dari batang dan dibusukkan, lalu direndam, dibersihkan dan dipisahkan antara kulit dan serat, selanjutnya dijemur. Hasil penelitian menunjukkan pengujian kekuatan Tarik dan Mulur kulit kayu Kereteng (Triumfetta Pilosa) memiliki kekuatan tarik rata rata 125.00g. Hal ini menjelaskan bahwa serat kulit kayu Kereteng (Triumfetta Pilosa) memenuhi standar kekuatan serat yaitu minimal sebesar 1,2 g/denier. Serat tekstil diharapkan memiliki mulur yang baik dengan nilai mulur serat putus minimum 10%. Sedangkan dari hasil pengujian mulur dari serat kulit kayu Kereteng (Triumfetta Pilosa) dinilai kurang baik karena hanya memiliki mulur rata-rata sebesar 0.220%. Akan tetapi, serat Kereteng (Triumfetta Pilosa) dapat dimanfaatkkan menjadi tali karena serat yang sangat kuat. Pada penelitian ini, pengolahan serat Kereteng (Triumfetta Pilosa) dimanfaatkan dengan cara membuat produk yaitu tas kreasi sebanyak tiga model yang memadu-madankan serat Kereteng dengan bahan kayu, rotan, dan kerawang Gayo. Hal ini dilakukan untuk menciptakan suatu produk yang berbeda dengan tetap menjaga nilai estetika dan nilai prestige dari produk yang dihasilkan.Kata kunci: Pengolahan Kereteng (Triumfetta Pilosa), Serat Alam
EFEKTIVITAS PELATIHAN MENJAHIT BORDIR PADA DEKRANASDA KOTA BANDA ACEH UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA DI MASA PANDEMI Fadhillah, Nurul; ., Fitriana; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Kondisi awal ekonomi keluarga peserta pelatihan sebelum mengikuti pelatihan (2) Kondisi ekonomi keluarga peserta setelah pelatihan (3) Efektivitas pelatihan menjahit bordir pada Dekranasda Kota Banda Aceh untuk meningkatkan ekonomi keluarga di masa pandemi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini bersumber pada 5 orang responden yang telah mengikuti pelatihan menjahit bordir pada Dekranasda Kota Banda Aceh dan sudah membuka usaha bordir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kondisi ekonomi pengrajin sebelum mengikuti pelatihan menjahit bordir kurang mencukupi kebutuhan keluarga. Setelah dilakukan pelatihan menjahit bordir terjadi peningkatan ekonomi keluarga dari yang sebelumnya kurang menjadi cukup, dan peserta mendapatkan keterampilan bordir dari yang belum terampil menjadi terampil. Pendapatan dari usaha tersebut rata-rata berkisar dari Rp. 800.000,- sampai dengan Rp. 2.500.000,- yang digunakan untuk keperluan sehari- hari, kebutuhan anak, kebutuhan pribadi maupun untuk tabungan masa depan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan menjahit bordir pada Dekranasda Kota Banda Aceh efektif membantu peserta pelatihan dalam meningkatkan ekonomi keluarga responden pada masa pandemi.Kata kunci: Efektifitas, Pelatihan, Bordir, Ekonomi Keluarga
PENERAPAN DESAIN MOTIF KERAWANG GAYO PADA HIJAB PRINT Wiranty, Dilla; ., Fadhilah; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemudahan yang diberikan teknologi membuat para pelaku fashion semakin banyak menciptakan berbagai inovasi dalam perkembangan dunia Fashion dengan menggunakan mesin printing digital untuk membuat hijab printing. Pembuatan hijab printing didukung dengan semakin banyaknya wanita yang menggunakan hijab. Berbagai motif yang sering digunakan namun tidak dengan motif daerah. Tujuan penelitian ini adalah membuat desain motif daerah yaitu Kerawang Gayo yang menarik untuk mengetahui seberapa minat para remaja wanita untuk menggunakan hijab motif menggunakan motif kearifan lokal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen dan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja wanita yang ada di Banda Aceh. Sampel dalam penelitian ini merupakan remaja wanita yang ada di Banda Aceh dimulai dari umur 15 tahun sampai 25 tahun yang menggunakan hijab dan memiliki selera fashion yang baik sebanyak 30 orang. Pada hasil penelitian telah mendesain dua model Hijab Print dan telah merealisasikan hijab motif menggunakan printing digital. Pada desain hijab model I digunakan warna dasar pada Kerawang Gayo yaitu hitam pada warna dasar hijab dan warna gold digunakan pada warna motif. Penempatan motif pada desain I di letakkan pada pinggiran hijab atau disebut juga motif pinggiran, dan diletakkan juga motif sudut pada hijab. Pada Desain hijab II digunakan digunakan warna salem untuk warrna dasar dan satu tone warna yang lebih tua untuk bagian motifnya. Digunakan motif pinggiran pada dua sisi dan motif sudut yang menggunakan berbagai variasi motif Gayo.Kata Kunci : Desain Motif, Kerawang Gayo, Hijab Print
APLIKASI SULAMAN BENANG PADA BUSANA CASUAL WANITA Irda, Afra Nabila; ., Fitriana; Dewi, Rosmala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sulaman merupakan suatu kerajinan yang berbentuk gambar atau pola di atas kain yang dilakukan dengan tangan dan jarum. Sulam benang dapat diaplikasikan pada berbagai macam benda, selain busana. Namun, pada era modern ini keterampilan menyulam sudah jarang diaplikasikan pada busana wanita khususnya di Aceh. Tujuan penelitian adalah Mendesain, menentukan motif dan jenis sulaman yang sesuai pada busana casual wanita, Mengaplikasikan dan mengembangkan sulaman benang pada busana casual wanita, dan Mengetahui daya tarik kalangan wanita muda terhadap pengaplikasian teknik sulaman pada busana casual wanita. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen terapan dan metode kuantitatif. Untuk mengetahui tentang ketertarikan konsumen terhadap busana casual wanita dibutuhkan mahasiswi PKK Tata Busana Angkatan 2017, 2018, dan 2019 sebagai sampel sebanyak 76 orang. Hasil penelitian telah mendesain dua model busana casual wanita, pada eksperimen model pertama memiliki model baju tunik, mengaplikasikan tusuk hias rantai, tusuk ikatan perancis, tusuk buhul, tusuk flanel tertutup dengan penerapan sulaman terdapat pada bagian bawah baju dan ban lengan, dan daya tarik konsumen menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen sangat menyukai, sebagian kecil menyukai dan sebagian kecil lainnya kurang menyukai. Pada eksperimen model kedua memiliki model blus belahan kancing depan, mengaplikasikan tusuk hias tulang daun, tusuk tangkai, tusuk rantai berganda, tusuk ikatan perancis, tusuk tikam jejak, tusuk buhul, tusuk flanel tertutup dengan penerapan sulaman terdapat pada bagian pinggang dan siku lengan dan daya tarik konsumen menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen menyukai, hamper setengahnya kurang menyukai dan sebagian kecil sangat menyukai.Kata kunci: Aplikasi, Sulaman Benang, Busana Casual
PENERAPAN MOTIF BUSANA ETNIK ACEH PADA BUTIK VINNEL GALLERY Safitri, Ivonna; Dewi, Rosmala; ., Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber ide dan inspirasi penerapan motif etnik Aceh pada busana Butik Vinnel Gallery, mengidentifikasi keunikan motifnya serta mengemukakan proses yang dilakukan dalam menyelesaikan busana bernuansa motif etnik Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses analisis data dengan mereduksi data, penyajian data, ferifikasi untuk penarikan kesimpulan. Subjek berjumlah 9 (sembilan) orang yang terdiri dari pengelola butik, 2 orang pengrajin, 1 orang penjahit dan 5 orang pelanggan Vinnel Gallery. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah busana yang diproduksi pada Butik Vinnel Gallery. Hasil penelitian menunjukkan sumber ide dan inspirasi penerapan motif etnik Aceh terinspirasi dari keindahan ragam hias motif etnik Aceh. Warna yang bervariasi dan perpaduan motif rempelis yang unik menjadi daya tarik busana dengan penerapan motif etnik Aceh dan proses yang berbeda menggunakan teknik cap dan canting tulis merupakan inovasi dan kreatifitas pengelola dalam menciptakan produk yang dapat diterima dan disukai masyarakat terutama pecinta fashion. Desainer sebagai trendsetter industri busana agar dapat mengkreasikan, mengembangkan dan menciptakan busana bernuansa motif etnik Aceh dengan gaya yang lebih modern sehingga masyarakat luas lebih mencintai produk lokalKata Kunci : Motif, Busana etnik Aceh, Butik Vinnel Gallery
Co-Authors . Fitriana, . . Iskandarsyah . Mukhirah, . . Novita ., Mukhirah ., Nurfaradisa Abduh Ridha Afifah Rahmah, Afifah Akmal, Rifqi Akmaluddin Akmaluddin Ali Akbar Aminuyati Anara, Jihan Andri Irawan Anisa, Mutiara Ashila, Khansa Asih Menanti, Asih Asrul Karim, Asrul Assyaidah, Sonda Nur Aufrilika, Sinvi Baehaqi Basuki Budiman Damilaini, Putri Darman Syafe’i Desky, Desy Maharani Devi Octarina, Devi Dwi Syukriady Dyah Ayu Putriani Effionora Anwar Eka Daryanto, Eka Eliawati, Titim Emawati emawati Erwanita Fachrurazi Fadhilah Fadhilah ., Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah, . Fadhilla, Dian cut Fadhillah, Nurul Fadila Fadila, Fadila Fajarina, Nabila Dwi Fardiana, Fardiana Fathiaturrahmah, Fathiaturrahmah Fatmita, Sherly Faudiah, Nurul Febrian Hevike Filosane, Febrian Hevike Fikriah Noer, Fikriah Firli, Akhmad Ridwan Fitri Rosdiana Fitri Yani Panggabean Fitriana Fitriana . Fitriana Fitriana Fusvika, Fitri Harahap, Afri Azwar Hasan Harmi, Hendra Haryati Lubis, Vebry Hasanta, Izzania Hayati, Rahmi Herawati Arief S Hilma Harmen Humaira, Zakia Hutabarat, Silvy Margaret Inayatillah Inayatillah Indani Indani, Indani Indradewa, Rhian IR, Ikrama Irawati Irawati Irda, Afra Nabila Ismael Saleh Jannah, Cut Miftahul Jannah, Izzatul jelita, jelita Jumriati, Jumriati Kanti, Murti Khairul Anwar Khasanah, Nor KS, Yunita Laili Suhairi, Laili Lilly Montarcih Limantara, Lilly Montarcih Maghdalena, Emma Juwita Mahdi Jufri Mahyiddin, Zuraini Mardalena, Ervin Mardalena, Tika Mardhani, Lies Eka Marzuki Marzuki Maulidiana, . Meliana, Rina Meliska, Dea Misnaiyah, Misnaiyah Monalisa MT, Mutia Salima Muhamdar, Natasya Muhammad Bukhori Dalimunthe Muhammad Zamzami, Muhammad Muhsin Muhsin Mujiburrahmi, Mujiburrahmi Mulyani, Nanda Muna, Nailul Munawwarah, Hidayatul Nadhilla, Nadhilla Nadia Putri Nahrisyah, Putri Ratu Natasyarah, Fatia Bilqis Nitura, Nida Novi Wulandari Novia, Asri Novita . Novita Novita Nugraha, M. Auriel Nurbaiti Nurfadila, Nova Nurkaidah, Nurkaidah Nurwijayanti Paramida, Satri Prayudha, Agung Rorhi Prihandika, Yusuf Arkham Priharti, Rr. Dimas Veronica Putri, Elly Diana Putriani, Dyah Ayu Rahmat Fajri Rahmat Hidayat Rahmi Rahmi Raihan, Husnun Raihanum, Putri Raudah Zaimah Dalimunthe, Raudah Zaimah Revanza, Regger Rizki, Mochamad Faizal Rizki, Siti Rahmadani Rosnelli, Rosnelli Rosnidar, . S Siswanto Safitri, Ivonna Sakdiah Sari, Cut Nanda Sari, Kartini Mayang Sari, Nova Julia SAUT PURBA Shafira, Jihan Putri Siti Aisyah Siti Habsari Pratiwi, Siti SITI MARYAM Sri Milfayetty, Sri Sri Muljati Sugiyono Sugiyono Sukarman Purba Sukmawati, Anggun Suroso Suroso Surung Malem, Surung Suswani, Sela Sutriyo Sutriyo, Sutriyo Syarifah Syarifah, Syarifah Tati Herlina Titie Syahnaz Natalia Umaiya, Anisa Utami Nurhafsari Putri Vebyolin, Jesika Wenny Veronika, Rr Dimas Wahida, Anisa Widandi Soetopo Wildan Seni, Wildan Wira Yusniawati Sarumaha, Wira Yusniawati Wiranty, Dilla Wulanda, Nourma Yanti, Yeni Irma Yoga Yuniadi Yuli Heirina Hamid, Yuli Heirina Yullyana, Rischa Yunita, Devi Sinta Yurial Arif Lubis, Yurial Arif Zuhra, Bintang Zuhra, Nurliza