Claim Missing Document
Check
Articles

Diseminasi Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan Heri, Ririn Nurfaathirany; Tahir, Heri; Gani, Andika Wahyudi; Satrul, Hairul Saleh
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Peraturan menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2023 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan menjadi payung hukum dalam pencegahan dan penanganagan di tingkat SD/sederajat, SMP/sederajat, SMA/sederajat sehingga dilakukan diseminasi pencegahan kekerasan di satuan pendidikan. Metode yang digunakan dalam penerapan pengabdian ini adalah observasi, dan penyuluhan dan diskusi. Bentuk Kekerasan terdiri atas kekerasan fisik, kekerasan psikis, perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi dan intoleransi, kebijakan yang mengandung Kekerasan dan bentuk Kekerasan lainnya.  Peraturan menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2023 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan. Kekerasan yang melibatkan anak atau lingkungan satuan pendidikan secara umum akan terkait dengan instrumen hukum positif yang berlaku di Indonesia baik UU Perlindungan Anak, UU Peradilan Anak, UU terkait lainnya. Kegiatan ini mendapatkan antusias yang luar Biasa dari peserta kegiatan yang dihadiri oleh 134 Peserta.Kata kunci: Kekerasan, Perlindungan Anak, Satuan pendidikan.
OPTIMALISASI TUGAS DAN FUNGSI PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN DANA DESA: STUDI DI DESA BONTO SALLUANG, KECAMATAN BISSAPPU, KABUPATEN BANTAENG Haerad, Iswatul; Tahir, Heri; Kasmawati, Andi
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) menganalisis proses perencanaan dalam pengelolaan dana desa, (2) menganalisis proses pelaksanaan program dana desa, (3) menganalisis pertanggungjawaban pemerintah desa atas pengelolaan dana desa yang telah dilaksanakan, (4) menganalisis evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah desa terhadap pengelolaan dana desa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Penelitian ini melibatkan kepala desa, sekretaris, bendahara, dan anggota masyarakat sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses perencanaan dimulai dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) yang melibatkan semua elemen masyarakat, dan hasilnya dirumuskan menjadi Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). (2) Pelaksanaan program dana desa dilakukan melalui tim swakelola masyarakat yang bekerja sama dengan pemerintah desa, dengan pengawasan ketat dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat. (3) Pertanggungjawaban atas pengelolaan dana desa dilakukan melalui laporan keuangan yang disampaikan kepada masyarakat dan rapat keterangan publik yang diadakan setiap tahun. (4) Evaluasi terhadap pengelolaan dana desa dilakukan secara berkala, dengan melibatkan masyarakat dalam proses penilaian untuk memastikan bahwa program yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.Kata Kunci: Pengelolaan Dana Desa, Pemerintah Desa.
Penyuluhan Bantuan Hukum Berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 Sari, Erlika; Rusdi, Puspitasari; Tahir, Heri; Satrul, Hairul Saleh; Riskawati, Riskawati
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Pemenuhan hak atas bantuan hukum merupakan hak konstitusional setiap warga negara, termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Namun, dalam realitanya, WBP di Rutan sering kali menghadapi ketimpangan akses terhadap keadilan (access to justice) akibat rendahnya pemahaman mengenai hak dan prosedur memperoleh bantuan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang sebagai intervensi strategis untuk mengatasi kesenjangan informasi tersebut di Rutan Klas I Makassar. Kegiatan ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum (legal awareness) WBP mengenai substansi UU No. 16 Tahun 2011; (2) Memberikan panduan praktis tentang tata cara mengajukan permohonan bantuan hukum OBH serta (3) Mendorong pemenuhan hak konstitusional WBP dalam memperoleh akses terhadap keadilan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan hukum partisipatoris dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Sebanyak 50 orang WBP dipilih sebagai partisipan menggunakan teknik purposive random sampling. Efektivitas intervensi diukur menggunakan desain kuasi-eksperimental one-group pretest-posttest, dengan instrument evaluasi berupa kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 10 pertanyaan pilihan ganda. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan diuji dengan Paired Samples T-Test. Analisis data menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan secara statistik. Nilai rata-rata pre-test adalah 45,6 (kategori rendah), sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat drastis menjadi 78,4 (kategori tinggi), dengan selisih peningkatan sebesar 32,8 poin. Hasil uji-t berpasangan menolak hipotesis nol (t-hitungan = 15,84 > t-tabel = 2,01; p-value = 0,000 < 0,05). Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusiasme tinggi yang tercermin dari banyaknya pertanyaan kritis dan mendalam selama sesi diskusi mengenai prosedur dan hak mereka. Penyuluhan hukum terbukti efektif sebagai katalisator dalam meningkatkan pemahaman hukum dan memberdayakan WBP. Untuk keberlanjutan, disarankan agar pihak Rutan menginstitusionalisasi program penyuluhan hukum secara rutin, OBH melakukan outreach yang lebih proaktif, dan pemerintah mengalokasikan anggaran yang memadai untuk memastikan akses keadilan bagi WBP dapat terwujud secara nyata dan berkelanjutan.
Sosialisasi Penguatan Nilai-Nilai Karakter dalam Pencegahan Perilaku Korupsi Siswa SMA Telkom Makassar Tahir, Heri; Satrul, Hairul Saleh; Syafar, Irfan; Jamalong, Ahmad; Siti Syarifah Wafiqah Wardah
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i3.10140

Abstract

Fenomena perilaku koruptif di Indonesia tidak hanya terjadi pada tingkat struktural, tetapi juga mulai tampak dalam bentuk perilaku kecil di lingkungan pendidikan, seperti kebiasaan mencontek, manipulasi data, dan ketidaktjujuran akademik. Kondisi ini menunjukkan lemahnya internalisasi nilai-nilai karakter di kalangan pelajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya nilai-nilai karakter sebagai upaya pencegahan perilaku korupsi sejak dini. Mitra kegiatan adalah SMA Telkom Makassar, yang diidentifikasi menghadapi kendala dalam penerapan pendidikan karakter antikorupsi secara sistematis. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) persiapan berupa penyusunan modul dan koordinasi dengan pihak sekolah. (2) pelaksanaan sosialisasi interaktif, studi kasus, dan pembentukan Duta Karakter Antikorupsi, serta (3) evaluasi melalui pre-test, post-test, dan wawancara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas, disertai terbentuknya komunitas duta karakter yang aktif dalam kampanye antikorupsi di sekolah. Selain itu, guru memperoleh modul pembalajaran karakter yang dapat diintegrasikan ke dalam kegiatan intrakulikuler dan ekstrakurikuler. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya integritas di lingkungan pendidikan serta menjadi model edukatif-partisipatif dalam membangun generasi muda berkarakter dan berintegritas.
Diseminasi Pencegahan Kekerasan Seksual Berbasis Digital H, Ririn Nurfaathirany; Tahir, Heri; G, Andika Wahyudi; S, Hairul Saleh; Aswan, Muhammad
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.81063

Abstract

Abstrak. Kekerasan seksual berbasis digital (KSBD) menjadi salah satu bentuk kejahatan kontemporer yang semakin mengancam generasi muda seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi informasi, media sosial, dan perangkat elektronik. Karakter ruang digital yang anonim, cepat, dan tidak berbatas membuat bentuk-bentuk kekerasan seperti non-consensual intimate images, sextortion, cyberstalking, deepfake pornography, dan pelecehan seksual daring semakin mudah terjadi dan berdampak luas. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya literasi digital, minimnya pemahaman mengenai consent, serta belum optimalnya mekanisme perlindungan di lingkungan pendidikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai risiko KSBD, dasar hukum yang mengaturnya, serta cara pencegahan dan penanganan yang tepat. Metode yang digunakan meliputi observasi, testing, penyuluhan, dan evaluasi. Observasi dilakukan untuk mengenali karakteristik peserta dan menentukan strategi penyuluhan. Tahap testing mengukur pemahaman awal peserta terkait isu kekerasan seksual digital. Penyuluhan diberikan melalui sesi teori dan praktikum dengan materi mengenai perkembangan regulasi (UU ITE, UU TPKS, UU Pornografi, Permendikbudristek 30/2021 serta bentuk-bentuk KSBD beserta dampaknya. Evaluasi dilakukan melalui tes pemahaman dan diskusi partisipatif untuk menilai efektivitas penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai konsep KSBD, kerangka hukum yang relevan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara individu maupun institusional. Kegiatan ini memberikan kontribusi strategis dalam membangun budaya digital yang aman, beretika, dan berpihak pada korban, khususnya di lingkungan generasi muda. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan komunitas dalam menciptakan ruang digital yang sehat, inklusif, dan bebas dari kekerasan seksual.Kata Kunci: Kekerasan Seksual, KSBD, Cyberporn, Kekrasan.
Diseminasi Penyelesaian Sengketa Keperdataan (Litigasi dan Non-Litigasi) Terhadap Masyarakat Ekonomi Produktif di Kabupaten Barru Aswan, Muhammad; Marwah, Marwah; Amaliyah, Amaliyah; Tahir, Heri
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i2.81066

Abstract

Abstrak. Masyarakat ekonomi produktif di Indonesia terdiri dari pelaku usaha, pekerja, dan konsumen yang terlibat dalam proses produksi barang dan jasa. Dalam konteks ini, sengketa keperdataan dapat muncul akibat berbagai alasan, seperti pelanggaran kontrak, perselisihan mengenai hak kepemilikan, atau ketidaksepahaman dalam transaksi bisnis. Risiko bisnis adalah bagian yang tidak terpisahkan dari dunia usaha, terutama bagi masyarakat ekonomi produktif kategori pemula. Berbagai jenis risiko, mulai dari risiko keuangan, pemasaran, operasional, teknologi, hingga risiko hukum, dapat mengancam kelangsungan bisnis pengusaha pemula di Indonesia. Pemahaman yang baik tentang risiko dan langkah mitigasi yang tepat sangat diperlukan. Pemerintah, lembaga pendidikan, serta sektor swasta harus bersinergi untuk memberikan pelatihan, pembiayaan, dan akses informasi yang memadai agar pengusaha pemula dapat mengelola risiko dengan lebih baik dan membangun usaha yang berkelanjutan. Diseminasi dilakukan pada Kelompok Pengusaha Pemula, dalam pendampingan ini menggunakan community based development. Tahap 1 Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. analisis kebutuhan mitra dan pengurusan administrasi kegiatan dan persiapan pelaksanaan. Tahap ke-2 Kegiatan PKM dengan dua sesi, yakni pemaparan materi dan diskusi. Metode diskusi dengan pendekatan critical isu strategies, peserta diberikan kesempatan untuk mendiskusikan permasalahan terkini yang berkaitan dengan pemahaman yang mumpuni  sehingga bisa memenuhi standar administrasi pengelolaan usaha dan terhindar dari resiko bisnis dimasa mendatang. Kegiatan ini dilakukan dengan edukatif, komunikatif, dan akomodatif dalam memberikan pencerahan dan solusi terkait syarat administratif dalam menjalankan usaha serta hak-hak konsumen yang dilindungi oleh undang-undang, dan negara. Metode ini untuk melihat dan menilai isu-isu jangka pendek dalam konteks Hukum Bisnis.Kata Kunci: Resiko Bisnis, Hukum Bisnis, Ekonomi Pemula, UMKM Pemula.
Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Berdasarkan UU TPKS dan Permendikbud di Universitas Negeri Makassar H., Ririn Nurfaathirany; Tahir, Heri; G, Andika Wahyudi; S, Hairul Saleh; Salwa, Aulia Raihana
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 5, No 2 (2025): INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/.v5i2.81050

Abstract

Abstrak. Analisis Kriminologi Kekerasan Seksual Di Perguruan Tinggi. Kekerasan seksual di Indonesia merupakan kasus yang semakin darurat dan terus meningkat setiap tahunnya.  mempengaruhi dan berdampak pada kerusakan tatanan sosial bangsa Indonesia yang  mengancam masa depan generasi muda bangsa kita karena mereka adalah generasi muda yang akan meneruskan cita–cita luhur bangsa.    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui latarbelakang terjadinya kekerasan seksual, mengidentifikasi upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual dikaitkan dengan UU TPKS dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pencegahan dan penanganan di perguruan tinggi dikaitkan dengan UU TPKS. Penelitian ini mengunakan Mix methodes. Data primer, bersumber padapenelitian di lapangan yang berupa wawancara dan juga menyebarkan koesioner untuk mengetahui berapa jumlah kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi. Data sekunder, bersumber pada studi kepustakaan yakni literatur – literatur dan buku – buku yang berhubungan dengan penelitian. Latar belakangi terjadinya kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi adalah adanya Relasi kuasa, Budaya Patriarki, dan kurangnya Edukasi kepada Civitas Akademika dan Warga Kampus di Lingkungan Universitas Negeri Makassar. Upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi dikaitkan dengan UU TPKS dan Permenristekdikti. Adapun faktor pendukung dalam proses Pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual di UNM adalah Dukungan yang sangat baik dari Pimpinan Universitas. Adapun penghambat dalam kinerja Satgas PPKS adalah penyesuaian waktu antara Tim Satgas PPKS untuk pemeriksaan kasus karena tugas pokok yang padat sehingga sering kali pemeriksaan dilakukan diluar jam operasional kampus, terbatasnya sarana dan prasarana juga menjadi penghambat dalam kinerja satgas PPKS UNM. Kata Kunci : Kriminologi, Kekerasan seksual, relasi kuasa, budaya patriarki
Co-Authors . MUSTARING . NURDALIA . RISALDI .B, UMYATUL UMRAH A. FATIR LUKMAN A. Rizal A. Rizal AA Sudharmawan, AA Abdul Rahman Abdul Rahman Sakka Abdul Sakban Ahmad Jamalong, Ahmad Amaliyah, Amaliyah ANA ANNISA, ANA Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Dewi Riang Tati Andi Fachruddin Andi Kasmawati ANDI SUYUTI, ANDI Ardani, Aulia Raihanah Salwa Ashari Ismail Asmunandar, Asmunandar Asnawi Ojen Asri Ainun Bakhtiar Asri Ismail Aulia Raihanah Salwa Ardani Azhari, Yudhistira Bahri bahri Bakhtiar, Bakhtiar. Darman Manda Manda DENNI DAHLAN DEWI ANGRAENI DIAN EKA SAFITRI Dian Novita Sari, Dian Novita EDRIN . Ernawati . Ernawati S.K Fadhilah, Arwina Fajri Utari, Ni’matul Aliyah Fediyatun Muntazarah Firman Muin FIRMAN MUIN FIRMAN MUIN, FIRMAN FIRMAN UMAR Firman Umar FIRMAN UMAR, FIRMAN Firmansyah . Firmansyah Firmansyah Fitriani Fitriani G, Andika Wahyudi H, Rahma H, Ririn Nurfaathirany H., Ririn Nurfaathirany Haedar Akib Haerad, Iswatul Hairul Saleh Satrul HASNAWI HARIS, HASNAWI HERI, RIRIN NURFAATHIRANY Heri, Ririn Nurfaathirany Herman Herman HIDAYATULLAH, AINUN Husain, Raja I Gusti Bagus Wiksuana Ihsan, Rifkah Auliah Imam Suyitno Imam Suyitno Irsyad Dhahri Samad Jumadi Sahabuddin, Jumadi Junaeda, Siti Junaeda, St Junaeda, St. KARMILA . Manan Sailan Manan Sailan Manan Sailan MANTASIA . Marwah Marwah Maya Kasmita MISKAWATI . Muh. Rizal Muh. Rizal Muhammad Akbal MUHAMMAD AKBAL Muhammad Amri Muhammad Aswan Muhammad Jihad Firman Muhammad Rusdi MUHAMMAD SAYADI Muhammad Syukur Muntazarah, Fediyatun Mustari Mustari NOVIA ASMITA Nur Ayuni Nur Nashri Rahman Nurfaathirani Heri, Ririn Nurfaathirany, Ririn Nurfajri Nurfajri Nurharsyah Khaer Hanafie NURUL LATIFAH KURNIA PUTRI Pabali, Adeni Muhan Daeng PATMAWATI, SUSI ANITA putri nurfadilla nurfadilla Rahmi, Muthiah Realizhar Adillah Kharisma RESKI AMELIAH KASBA Rifdan . Ririn Nuraathirany Heri Ririn Nurfaathirany Ririn Nurfaathirany Heri RIRIN NURFAATHIRANY HERI Ririn Nurfaathirany Heri Ririn Nurfaatirany Heri Riskawati ., Riskawati Riskawati Riskawati, Riskawati Rohmah Rifani ROSNAH RIDWAN Rusdi, Puspitasari S, Hairul Saleh Sahrul Sahrul Sahrul Sahrul Salim, Nurlela Salmiah Salmiah Salwa, Aulia Raihana Sari, Erlika Satrul, Hairul Saleh Siti Syarifah Wafiqah Wardah St Junaeda St. Junaeda St. Junaeda St. Junaeda St. Junaeda SUDIRMANTO . Suliana, Andi Syafar, Irfan Syarif, Kurnia Ali Syarifuddin H M Syarifuddin Syarifuddin Tati, Andi Dewi Riang Wahid, Abdhika Salafi Wahyuddin Wahyuddin Wahyudi Gani, Andika Wiwik Handayani