Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Tugas dan Fungsi Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Dana Desa Iswatul Haerad; Heri Tahir; Andi Kasmawati
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 4 (Desember 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v12i4.75888

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) menganalisis proses perencanaan dalam pengelolaan dana desa, (2) menganalisis proses pelaksanaan program dana desa, (3) menganalisis pertanggungjawaban pemerintah desa atas pengelolaan dana desa yang telah dilaksanakan, (4) menganalisis evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah desa terhadap pengelolaan dana desa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Penelitian ini melibatkan kepala desa, sekretaris, bendahara, dan anggota masyarakat sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses perencanaan dimulai dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) yang melibatkan semua elemen masyarakat, dan hasilnya dirumuskan menjadi Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). (2) Pelaksanaan program dana desa dilakukan melalui tim swakelola masyarakat yang bekerja sama dengan pemerintah desa, dengan pengawasan ketat dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat. (3) Pertanggungjawaban atas pengelolaan dana desa dilakukan melalui laporan keuangan yang disampaikan kepada masyarakat dan rapat keterangan publik yang diadakan setiap tahun. (4) Evaluasi terhadap pengelolaan dana desa dilakukan secara berkala, dengan melibatkan masyarakat dalam proses penilaian untuk memastikan bahwa program yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.Kata Kunci: Pengelolaan Dana Desa, Pemerintah Desa.
Penyuluhan Hukum dan Dialog Interaktif sebagai Upaya Pencegahan Perundungan di Kota Makassar Ririn Nurfaathirany Heri; Heri Tahir; Muhammad Aswan; St. Junaeda
PENGABDI PENGABDI: VOL. 7, NO.1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v7i1.86621

Abstract

Abstrak. Kekerasan Bullying (perundungan) merupakan salah satu bentuk kekerasan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan masyarakat dan pendidikan serta berdampak terhadap kondisi psikologis, sosial, dan perkembangan karakter korban. Fenomena bullying tidak hanya terjadi dalam bentuk kekerasan fisik, tetapi juga verbal, sosial, dan cyberbullying yang semakin berkembang seiring penggunaan media sosial. Permasalahan utama yang ditemukan di masyarakat adalah masih rendahnya pemahaman mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak hukum yang ditimbulkan, serta lemahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan terhadap tindakan perundungan. Selain itu, sebagian masyarakat masih menganggap bullying sebagai candaan biasa sehingga penanganannya belum dilakukan secara serius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui Penyuluhan dan Dialog Interaktif Luar Studio bekerja sama dengan Radio Republik Indonesia Pro 1 Makassar di Jl. Banta-bantaeng Lorong 2 Makassar pada 13 Juli 2025. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan hukum, ceramah edukasi, dan dialog interaktif bersama masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat mengenai bahaya bullying serta pentingnya membangun lingkungan sosial yang aman dan bebas kekerasan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak psikologis korban, serta langkah pencegahan dan penanganannya. Dialog interaktif juga mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun budaya anti kekerasan melalui penguatan pendidikan karakter, pengawasan media sosial, dan keterlibatan keluarga serta lingkungan sosial dalam pencegahan bullying. Kata Kunci: bullying, anti kekerasan, penyuluhan hukum, pengabdian masyarakat, perlindungan anak.
Eksplorasi Metodologi Penelitian Hukum Normatif dan Empiris: Perbedaan Paradigmatik, Objek Kajian, dan Implementasinya dalam Penulisan Hukum Muhammad Aswan; Heri Tahir; Ririn Nurfaathirany Heri; St. Junaeda; Nasihin Nasihin
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2026): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i3.86624

Abstract

Abstrak. Perkembangan penelitian hukum di Indonesia menunjukkan adanya kebutuhan yang semakin besar terhadap pemahaman metodologi penelitian hukum yang tepat, khususnya penelitian hukum normatif dan empiris. Namun dalam praktik akademik, masih banyak mahasiswa hukum mengalami kesulitan membedakan paradigma, objek kajian, pendekatan, sumber data, dan orientasi analisis dari kedua metode tersebut. Kondisi ini menyebabkan ketidaksesuaian antara rumusan masalah, metode penelitian, dan argumentasi hukum dalam penulisan karya ilmiah hukum. Oleh sebab itu, penguatan pemahaman metodologi penelitian hukum menjadi penting untuk membangun karya ilmiah yang sistematis, logis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode edukatif dan partisipatif dalam bentuk “Kelas Kepenulisan Hukum” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Hukum Universitas Hasanuddin Cabang Makassar Timur di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui ceramah akademik dan diskusi interaktif yang disampaikan oleh Dr. Muhammad Aswan mengenai perbandingan penelitian hukum normatif dan empiris serta implementasinya dalam penulisan hukum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai karakteristik penelitian hukum normatif dan empiris, termasuk pendekatan penelitian, penggunaan sumber data, serta relevansi metodologi dalam membangun argumentasi hukum. Kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan peserta dalam menentukan metode penelitian yang tepat sesuai karakteristik permasalahan hukum yang dikaji. Kata Kunci: penelitian hukum normatif, penelitian hukum empiris, metodologi penelitian hukum, penulisan hukum, argumentasi hukum.
Forensik Digital dan Pembuktian Siber: Menakar Keabsahan Bukti Elektronik dalam Sistem Peradilan Pidana Heri Tahir; Ririn Nurfaathirany Heri
INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities Vol 6, No 1 (2026): INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities
Publisher : INSIGHT: Indonesian Journal Social Studies and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/.v6i1.86200

Abstract

Abstrak. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi kejahatan dari bentuk konvensional menuju tindak pidana berbasis digital yang bersifat virtual, lintas yurisdiksi, dan sulit dibuktikan. Secara normatif (das sollen), sistem hukum pidana di Indonesia menghendaki adanya kepastian hukum dan efektivitas pembuktian terhadap setiap tindak pidana, termasuk kejahatan siber, melalui pengakuan alat bukti elektronik sebagaimana diatur dalam Pasal 5 dan Pasal 6 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Namun dalam praktiknya (das sein), proses pembuktian tindak pidana siber menghadapi berbagai tantangan, seperti karakter bukti digital yang mudah dimodifikasi, bersifat volatil, tersebar lintas negara, serta sulitnya mengidentifikasi pelaku anonim dalam ruang siber. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum diperoleh melalui studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, jurnal ilmiah, dan literatur terkait cybercrime serta digital forensics, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat bukti elektronik memiliki kedudukan yang sah dan mandiri dalam sistem pembuktian pidana di Indonesia, yang diperkuat oleh Putusan Mahkamah Konstitusi. Keabsahan bukti digital sangat ditentukan oleh penerapan Chain of Custody, proses akuisisi forensik, penggunaan write-blocker, serta verifikasi integritas melalui nilai hash. Selain itu, ahli forensik digital memegang peran penting dalam menjelaskan validitas dan reliabilitas alat bukti elektronik di persidangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembuktian tindak pidana siber memerlukan adaptasi hukum acara pidana, penguatan kapasitas digital forensics, serta harmonisasi regulasi guna menjamin kepastian hukum dan efektivitas penegakan hukum di era digital. Kata Kunci : Cybercrime; Bukti Elektronik; Digital Forensics; Chain of Custody; Pembuktian Digital; UU ITE.
Strengthening Digital Marketing of Ajakkang Local Products through the LESTARI System to Support Community Empowerment: Penguatan Pemasaran Digital Produk Lokal Ajakkang Berbasis Sistem LESTARI untuk Mendukung Pemberdayaan Masyarakat Nurwati Djam'an; Suradi Tahmir; Andi Ihsan; Heri Tahir; Fitriwati Djam'an
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang4839

Abstract

This community service program aims to strengthen the digital marketing of local products through the implementation of the LESTARI System as a community-based digital marketing platform. The program was conducted during the odd semester of the 2025/2026 Academic Year through a collaborative initiative involving lecturers and students from Universitas Negeri Makassar and Universitas Hasanuddin. The program was implemented in Ajakkang Village, Soppeng Riaja District, Barru Regency, involving the Fish Processing Group (POKLAHSAR) Berkah, local MSME actors, and the village government. The implementation method employed a Participatory Action Research (PAR) approach through stages of problem identification, needs analysis, system development, community training and mentoring, system implementation, and program evaluation. The results demonstrated an improvement in community capacity in digital marketing, business management, product branding, and the utilization of social media and marketplaces as promotional media. The implementation of the LESTARI System also encouraged increased community participation, the emergence of local leaders, and greater public awareness regarding the importance of digital transformation and mangrove environmental conservation as part of sustainable economic development. Therefore, the LESTARI System has proven effective as a medium for strengthening the digital marketing of local products while supporting technology-based empowerment of coastal communities. Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemasaran digital produk lokal melalui implementasi Sistem LESTARI sebagai platform pemasaran digital berbasis komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026 dengan melibatkan kolaborasi dosen dan mahasiswa dari Universitas Negeri Makassar dan Universitas Hasanuddin. Program dilaksanakan di Desa Ajakkang, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, dengan melibatkan Kelompok Pengolah Hasil Perikanan (POKLAHSAR) Berkah, pelaku UMKM lokal, dan pemerintah desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi masalah, analisis kebutuhan, pengembangan sistem, pelatihan dan pendampingan masyarakat, implementasi sistem, serta evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas masyarakat dalam pemasaran digital, pengelolaan usaha, branding produk, serta pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai sarana promosi. Implementasi Sistem LESTARI juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat, tumbuhnya penggerak lokal (local leader), serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya transformasi digital dan pelestarian lingkungan mangrove sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dengan demikian, Sistem LESTARI terbukti efektif sebagai media penguatan pemasaran digital produk lokal sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis teknologi.
Kekerasan Berbahasa sebagai Kejahatan Sosial: Sebuah Kajian Kriminologi Hairul Saleh Satrul; Heri Tahir; Ririn Nurfaathirany Heri
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v13i2.35457

Abstract

Bahasa telah mengalami pergeseran makna dari sekadar sarana komunikasi menjadi instrumen agresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonseptualisasikan kekersan berbahasa sebagai suatu bentuk kejahatan sosial melalui pendekatan kriminologi. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis fenomena tersebut melalui sintesis tiga teori kunci dalam kriminologi, yakni Teori Labeling, Teori Konflik, dan Teori Kontrol Sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan berbahasa bukanlah sekadar pelanggaran etika semata, tapi merupakan kejahatan simbolik yang menimbulkan kerugian sosial yang kompleks. Dampak ditimbulkan bersifat multidimensional, mulai dari erosi kepercayaan sosial, normalisasi kekerasan verbal, trauma psikologis pada korban, hingga fragmentasi dan polarisasi masyarakat. Dalam konteks ruang digital, kekerasan ini semakin masif dan problematis akibat karakteristik medium yang memungkinkan difusi ruang tanpa batas, potensi viralitas yang tinggi, dan fenomena pseudonimitas yang mengurangi tanggung jawab individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perspektif kriminologi memberikan lensa teoretis yang komprehensif dan relevan untuk memahami akar permasalahan, mekanisme, serta dampak sistematis dari kekerasan berbahasa, sekaligus menegaskan urgensi untuk menanganinya secara serius setara dengan bentuk-bentuk kejahatan konvensional lainnya, tidak hanya melalui pendekatan hukum yang represif semata, tetapi juga melalui berbagai upaya preventif-edukatif yang berkelanjutan.Language has undergone a shift in meaning from merely a means of communication to an instrument of aggression. This study aims to conceptualize verbal violence as a form of social crime through a criminological approach. Using a literature study method, this research analyzes the phenomenon through a synthesis of three key theories in criminology: Labeling Theory, Conflict Theory, and Social Control Theory. The results indicate that verbal violence is not merely an ethical violation but constitutes a symbolic crime that inflicts complex social harm. Its impacts are multidimensional, ranging from the erosion of social trust, normalization of verbal aggression, psychological trauma to victims, to societal fragmentation and polarization. Within the digital sphere, this violence becomes increasingly massive and problematic due to the characteristics of the medium that enable boundless spatial diffusion, high virality potential, and pseudonymity that diminishes individual accountability. This study concludes that the criminological perspective provides a comprehensive and relevant theoretical lens to understand the root causes, mechanisms, and systematic impacts of verbal violence, while emphasizing the urgency to address it as seriously as conventional crimes, not only through repressive legal approaches but also through various sustainable preventive-educational measures.
Analisis Terhadap Faktor Penyebab Tingkat Perceraian Di Pengadilan Agama Heri Tahir; Andi Aco Agus; Ni’matul Aliyah Fajri Utari
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2024): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v10i1.1039

Abstract

Abstract: This study aims to determine (1) The factors causing the divorce rate in the jurisdiction of the Watansoppeng Religious Court. (2) The strategy adopted to overcome the divorce rate in the jurisdiction of the Watansoppeng Religious Court. In this research, the research approach used is qualitative research with a qualitative descriptive research type. The data sources used are primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques include interviews and documentation. Triangulation and member checking are used as procedures to check the validity of the data, as well as using data reduction, data presentation, and drawing conclusions as data analysis techniques. The results of the research show; (1) The factors causing the divorce rate in the jurisdiction of the Watansoppeng Religious Court are based on 13 factors or reasons for divorce which are grouped, namely; the factors of moral decadence are classified as: drunkenness, madness and gambling. Factors of household neglect are classified as: leaving one of the parties, domestic violence, and economics. Factors being sentenced to prison, polygamy, physical disability, constant disputes and quarrels, and forced marriage. (2) The strategy adopted to overcome the divorce rate in the jurisdiction of the Watansoppeng Religious Court is; First, providing outreach to the public about the importance of knowledge of legal and religious observance regarding marriage and divorce. Second, mediation in the Religious Court is the final strategy carried out with the aim of reconciling husband and wife who want a divorce.
Sustainable Improvement of Sanitation Access for The Community of Pangkep Regency: Challenges and Solutions Nanang Rahmadani; Heri Tahir; Mustaring; Suarlin
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 5 No. 2 (2025): JISSR
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59065/jissr.v5i2.255

Abstract

Proper environmental sanitation is a crucial element in improving the quality of life and public health. In Pangkep Regency, although various efforts have been made to improve sanitation access, there are still significant challenges in terms of infrastructure, policy, and public awareness. This article aims to explore the challenges faced in enhancing sustainable sanitation access in Pangkep Regency and the solutions that can be applied to address these issues. This study employs a qualitative approach, gathering data through interviews with relevant stakeholders, field surveys, and literature review. The findings reveal that the main challenges in improving sanitation access in Pangkep Regency include limited regional budget, low public awareness of the importance of sanitation, and poor coordination between related institutions. Therefore, more robust and integrated policies, increased community participation, and the use of environmentally friendly technologies are needed to support sanitation sustainability. The proposed solutions include strengthening sanitation education programs, developing community-based sanitation infrastructure, and implementing efficient and eco-friendly waste management systems. It is expected that these solutions will accelerate the achievement of sustainable sanitation access in Pangkep Regency, which will ultimately have a positive impact on improving public health and community welfare.
REHABILITASI SOSIAL TERHADAP PECANDU NARKOBA ANAK DIBAWAH UMUR DI YAYASAN KELOMPOK PEDULI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DAN OBAT-OBATAN TERLARANG MAKASSAR ERNAWATI .; HERI TAHIR
Jurnal Tomalebbi Volume IV, Nomor 2, Juni 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.054 KB) | DOI: 10.56680/jt.v0i2.3732

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Keefektifan Rehabilitasi Sosial terhadap Pecandu Narkoba Anak dibawah Umur di YKP2N Makassar (2) Kendala yang dihadapi YKP2N Makassar dalam melaksanakan rehabilitasi Sosial. 3) Upaya yang dilakukan YKP2N Makassar dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Rehabilitasi Sosial yang dilaksanakan oleh YKP2N Makassar belum terlaksana secara efektif hal tersebut tampak pada pelaksanaan indikator efektivitas yang tidak terpenuhi secara keseluruhan dalam hal ini indikator ketepatan sasaran, ketepatan waktu serta perubahan nyata. 2) Kendala yang dihadapi YKP2N dalam melaksanakan rehabilitasi sosial antara lain kurangnya dukungan dari orang tua klien, belum adanya penerimaan diri yang dimiliki klien dan terbatasnya sumber daya manusia yang ada. 3) upaya yang dilakukan YKP2N Makassar dalam mengatasi kendala tersebut yaitu, melakukan pertemuan dengan keluarga klien, melakukan pendekatan dengan klien, mengikutsertakan staf dalam berbagai pelatihan, dan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Kata Kunci: Rehabilitasi Sosial, Pecandu  Narkoba, Anak Dibawah Umur  ABSTRACT: This study aims to determine 1) The Effectiveness of Social Rehabilitation of Underage Narcotics Drugs in Age at YKP2N Makassar (2) Constraints faced by YKP2N Makassar in implementing social rehabilitation. 3) Efforts made by YKP2N Makassar in overcoming these obstacles. This research is a qualitative descriptive research. Technique of collecting data obtained through observation, interview, and documentation. Data obtained from the research results obtained by using descriptive qualitative analysis. The results of the research indicate that: 1) Social Rehabilitation implemented by YKP2N Makassar has not been implemented effectively as seen in the implementation of the overall unfulfilled effectiveness indicator in this indicator of target accuracy, timeliness and real change. 2) Constraints faced by YKP2N in implementing social rehabilitation include lack of support from client's parents, lack of client's self-acceptance and limited human resources available. 3) efforts by YKP2N Makassar to overcome these obstacles are to meet with client's family, approach with clients, engage staff in various training, and cooperate with various parties. Keywords: Social Rehabilitation, Drug Addicts, Underage Children
TINJAUAN TENTANG PUTUSAN PIDANA BERSYARAT OLEH HAKIM PADA PENGADILAN NEGERI BARRU (STUDI DI PENGADILAN NEGERI KABUPATEN BARRU) UMYATUL UMRAH .B; HERI TAHIR; FIRMAN MUIN
Jurnal Tomalebbi Vol 5, No 2 (2018): Volume V, Nomor 2, Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.111 KB) | DOI: 10.56680/jt.v5i2.6796

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana bersyarat di Pengadilan Negeri Barru.(2) Untuk mengetahui pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat di Pengadilan Negeri Barru. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi: Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pertimbangan hakim dalam memutuskan pidana bersyarat di Pengadilan Negeri Barru sebagai berikut : pertimbangan dari segi hukum (yuridis) seperti dakwaan jaksa penuntut umum yang berupa dakwaan atau tuduhan yang memuat rumusan tindak pidana terhadap terdakwa, keterangan terdakwa yang berupa apa yang dinyatakan oleh terdakwa sesuai dengan apa yang ia lakukan atau ia ketahui sendiri atau ia alami sendiri, keterangan saksi berupa apa yang saksi nyatakan di depan pengadilan dan dapat menjadi salah satu alat bukti dan pasal-pasal dalam unndang-undang tindak pidana. Pertimbangan dari segi non hukum (non yuridis) berupa pertimbangan yang bersifat sosiologis dan psikologis, serta hakim menelaah terlebih dahulu mengenai adanya unsur-unsur yang memberatkan maupun yang meringankan. (2) Pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat belum terlaksana secara efektif dengan tidak adanya aturan khusus yang mengatur sanksi pengawasan pidana bersyarat baik itu pengawasan secara yuridis maupun pengawasan secara administrasinya serta pelaksanaannya kurang disiplin. Selain itu, pengawasan hanyalah berupa laporan dan pemberitahuan dari jaksa tentang adanya penjatuhan pidana bersyarat. Kata Kunci: Putusan, Pidana Bersyarat, Hakim  ABSTRACT: This study aims (1) to find out the judge's consideration in imposing conditional crimes in the Barru District Court. (2) To find out the supervision of the implementation of a conditional criminal decision at the Barru District Court. This type of research is descriptive and uses a qualitative approach. The types of data used are primary data and secondary data. Data collection techniques include: Observation, Interview and Documentation. Data analysis used is descriptive qualitative. The results of the study show (1) consideration of the judge in deciding conditional crimes in the Barru District Court as follows: legal considerations (juridical) such as the indictment of the public prosecutor in the form of an indictment or charge containing the formulation of a criminal act against the defendant, the defendant's statement in the form of what stated by the defendant in accordance with what he did or knew himself or experienced by himself, witness testimony is in the form of what the witness stated before the court and could be one of the evidence and articles in the criminal act laws. Consideration in terms of non-legal (non-juridical) in the form of sociological and psychological considerations, and the judge examines in advance the existence of aggravating and mitigating elements. (2) Supervision of the implementation of conditional criminal decisions has not been carried out effectively in the absence of specific rules governing sanctions for conditional criminal supervision, both juridical and administrative supervision and lack of discipline. In addition, the supervision is only in the form of reports and notifications from prosecutors regarding the imposition of conditional crimes. Keywords: Decision, Conditional Criminal, Judge
Co-Authors . MUSTARING . NURDALIA . RISALDI A. FATIR LUKMAN A. Rizal A. Rizal AA Sudharmawan, AA Abdul Rahman Abdul Sakban Ahmad Jamalong, Ahmad AINUN HIDAYATULLAH Amaliyah, Amaliyah Ana Annisa Andi Aco Agus Andi Aco Agus, Andi Aco Andi Dewi Riang Tati Andi Fachruddin Andi Ihsan Andi Kasmawati Andi Kasmawati ANDI SUYUTI, ANDI Aprisal, Wahyu Ardani, Aulia Raihanah Salwa Ashari Ismail Asmunandar, Asmunandar Asnawi Ojen Asri Ainun Bakhtiar Asri Ismail Aulia Raihanah Salwa Ardani Azhari, Yudhistira Bahri bahri Bakhtiar, Bakhtiar. Darman Manda Manda DENNI DAHLAN DEWI ANGRAENI DIAN EKA SAFITRI Dian Novita Sari, Dian Novita EDRIN . Ernawati . Ernawati S.K Fadhilah, Arwina Fediyatun Muntazarah Firman Muin FIRMAN MUIN FIRMAN UMAR Firman Umar FIRMAN UMAR, FIRMAN Firmansyah . Firmansyah Firmansyah Fitriani Fitriani Fitriwati Djam'an G, Andika Wahyudi H, Rahma H, Ririn Nurfaathirany H., Ririn Nurfaathirany Haedar Akib Hairul Saleh Satrul HASNAWI HARIS, HASNAWI HERI, RIRIN NURFAATHIRANY Heri, Ririn Nurfaathirany Heri, Ririn Nurfaathyrani Herman Herman Husain, Raja I Gusti Bagus Wiksuana Ihsan, Rifkah Auliah Imam Suyitno Imam Suyitno Imam Suyitno Irsyad Dhahri Samad Iswatul Haerad Jumadi Sahabuddin, Jumadi Junaeda, Siti Junaeda, St Junaeda, St. KARMILA . Manan Sailan Manan Sailan Manan Sailan MANTASIA . Marwah Marwah Maya Kasmita MISKAWATI . Muh. Rizal Muh. Rizal MUHAMMAD AKBAL Muhammad Akbal Muhammad Amri Muhammad Aswan Muhammad Aswan Muhammad Jihad Firman Muhammad Rusdi MUHAMMAD SAYADI Muhammad Syukur Muntazarah, Fediyatun Mustari Mustari Mustaring Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Nanang Rahmadani Nasihin Nasihin Nasihin Ni’matul Aliyah Fajri Utari NOVIA ASMITA Nur Ayuni Nur Nashri Rahman Nurfaathirani Heri, Ririn Nurfaathirany, Ririn Nurfajri Nurfajri Nurharsyah Khaer Hanafie NURUL LATIFAH KURNIA PUTRI Nurwati Djam'an Pabali, Adeni Muhan Daeng PATMAWATI, SUSI ANITA putri nurfadilla nurfadilla Rahmi, Muthiah Realizhar Adillah Kharisma RESKI AMELIAH KASBA Rifdan . Ririn Nuraathirany Heri Ririn Nurfaathirany Ririn Nurfaathirany Heri RIRIN NURFAATHIRANY HERI Ririn Nurfaathirany Heri Ririn Nurfaatirany Heri Ririn Nutfaathirany Heri Riskawati ., Riskawati Riskawati Riskawati, Riskawati Rohmah Rifani Romansyah Sahabuddin ROSNAH RIDWAN Rusdi, Puspitasari S, Hairul Saleh Sahrul Sahrul Sahrul Sahrul Sakka, Abdul Rahman Salim, Nurlela Salmiah Salmiah Salwa, Aulia Raihana Sari, Erlika Siti Syarifah Wafiqah Wardah Sitti Junaeda St Junaeda St. Junaeda St. Junaeda St. Junaeda St. Junaeda Suarlin, Suarlin SUDIRMANTO . Suliana, Andi Syafar, Irfan Syarif, Kurnia Ali Syarifuddin H M Syarifuddin Syarifuddin Tahmir, Suradi Tati, Andi Dewi Riang UMYATUL UMRAH .B Wahid, Abdhika Salafi Wahyudi Gani, Andika Wiwik Handayani