Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI INOVASI TEKNOLOGI AIR BERSIH: STUDI KASUS PENERAPAN REVERSE OSMOSIS DAN PERINTISAN BISNIS Danial, Mochammad Meddy; Imansyah, Fitri; Sujana, Ivan
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1520

Abstract

Ketidakberdayaan masyarakat pesisir terhadap pengolahan air asin dan payau menjadi air minum adalah ironi besar masyarakat modern, di tengah-tengah kemajuan teknologi dan era industri 4.0. Permasalahan daerah pesisir Kecamatan Sungai Kakap, kabupaten Kubu Raya, adalah kurangnya ketersedian air bersih dan tidak adanya infrastruktur air bersih. Air tanah gambut di delta pesisir tidak bisa mendukung penggunaan sumber air tanah karena tingkat asam dan zat organik tinggi. Hal ini dapat memicu permasalahan sanitasi masyarakat yang buruk dan menyebabkan ketidakmampuan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi desa yang memiliki sumber daya alam berlimpah. Kegiatan ini bertujuan untuk pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam perancangan dan pembuatan pengolahan air payau/asin menjadi air minum menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO) untuk memenuhi kebutuhan air siap minum yang higienis. Rancangan sistem pengolahan air skala kecil menggunakan membran ultrafiltrasi (UF) dan reverse osmosis (RO). Air baku yang digunakan berasal dari air permukaan sungai di daerah pesisir. Desain pengolahan air skala kecil terdiri dari dua tabung FRP berisi media filter, tiga cartridge filter, dan membran UF dan RO. Dua pompa dorong, dengan spesifikasi minimal bertekanan 40 m, digunakan untuk memberikan tekanan yang melebihi tekanan osmosis agar air baku dapat disaring melewati membran RO. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem RO berhasil meningkatkan ketersediaan air bersih di Desa Sungai Itik yang sebelumnya mengalami tantangan dalam pasokan air yang layak. Selain itu, integrasi perintisan bisnis lokal dengan teknologi RO membuka peluang baru bagi penduduk setempat untuk berpartisipasi dalam ekonomi lokal dan meningkatkan pendapatan keluarga. Faktor-faktor kunci yang mendukung keberhasilan strategi pemberdayaan ekonomi ini diidentifikasi, termasuk keterlibatan aktif komunitas dalam perencanaan dan implementasi, kerjasama antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lokal, serta adopsi teknologi dan keterampilan baru oleh masyarakat setempat. Kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami peran inovasi teknologi air bersih sebagai katalisator untuk transformasi ekonomi lokal di wilayah pesisir. Implikasi praktis dari temuan ini dapat membantu para pengambil keputusan dalam merancang kebijakan yang berkelanjutan dan efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Penggunaan teknologi ini dapat membantu meningkatkan ketersediaan air bersih di daerah-daerah yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam hal ini.
PENGEMBANGAN INOVASI PRODUK KOMPOSIT MODUL SEKAT KANAL BERBAHAN BAKU SERAT SABUT KELAPA UNTUK PENERAPAN PENYEKATAN KANAL PADA LAHAN GAMBUT Hardiansyah, Gusti; Sujana , Ivan; Imansyah, Fitri
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1532

Abstract

Lahan gambut di Kalimantan Barat, Indonesia, merupakan ekosistem yang penting namun rentan terhadap degradasi yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, kegiatan ini memperkenalkan inovasi produk berupa modul sekat kanal berbahan komposit serat sabut kelapa untuk penerapan penyekatan kanal yang berkelanjutan. Studi ini melibatkan serangkaian langkah metodologis yang mencakup studi literatur, pengembangan prototipe, pengujian laboratorium, dan studi kasus lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa modul sekat kanal komposit memiliki potensi yang signifikan dalam mengurangi penurunan permukaan tanah, meningkatkan produktivitas lahan, dan memperbaiki keseimbangan hidrologi di lahan gambut. Selain manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal, implementasi modul ini juga memiliki dampak positif terhadap lingkungan, termasuk perlindungan habitat dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam pembuatan kebijakan dan perencanaan pengelolaan lahan gambut di Kalimantan Barat, dengan menekankan pentingnya solusi berkelanjutan dan partisipasi masyarakat dalam mengatasi tantangan yang dihadapi oleh ekosistem ini. Kegiatan ini menyoroti potensi inovasi produk komposit modul sekat kanal berbahan baku serat sabut kelapa sebagai langkah penting dalam upaya untuk memperkuat pengelolaan lahan gambut di Kalimantan Barat. Langkah selanjutnya adalah mendorong adopsi dan implementasi solusi ini secara lebih luas, sambil melanjutkan kegiatan lanjutan untuk memperdalam pemahaman kita tentang pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan.
MENDORONG PEREKONOMIAN DESA: MEDIA PROMOSI DIGITAL SEBAGAI PENDORONG PENJUALAN PRODUK STICK UDANG KELOMPOK MENTARI DESA SUNGAI KUPAH Imansyah, Fitri; Sujana, Ivan; Arsyad, M Iqbal; Gianto, Rudy; Pontia, Trias; Kurnianto, Rudi; Pragestu, Steven
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1647

Abstract

Village economic development is a crucial aspect in improving the welfare of rural communities. In Sungai Kupah Village, the Mentari Group has long produced a local product in the form of shrimp sticks which has great potential for development. However, the main challenges faced are the lack of broad market access and lack of knowledge about digital promotional media to increase sales. This community service aims to encourage the economy of Sungai Kupah Village through digital marketing strategies, especially creating a website and online promotion of local products, namely Shrimp Sticks produced by the Mentari Group. Implementation of this strategy is carried out to increase product visibility, increase sales, and empower village communities in the digital economy. The results of this activity recorded a significant increase in sales of Shrimp Stick products, providing a positive impact on the business group's income and the welfare of group members. Empowering village communities in digital skills is one of the important achievements, enabling them to actively participate in the online market. Digital promotional media, including websites and the use of social media, have succeeded in increasing product visibility locally and regionally. By involving the community in the marketing process, strong cooperation and understanding of the importance of the digital economy in the modern era are created. This activity emphasizes the importance of integrating information and communications technology in rural economic development and inspires similar efforts in other communities. The practical implication is that the use of digital promotional media can be a strong driver in strengthening the local economy and improving the welfare of rural communities sustainably.
INOVASI TEKNOLOGI LORA DALAM SISTEM PEMANTAUAN KUALITAS AIR SUNGAI UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN BUDIDAYA TAMBAK IKAN YANG BERKELANJUTAN Danial, Mochammad Meddy; Imansyah, Fitri; Sujana, Ivan
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1675

Abstract

Sungai Itik Village, as a rural community that relies on fish farming as its main livelihood, is faced with significant challenges related to monitoring river water quality, which is the main water source for fish farming activities. This activity aims to investigate the application of LoRa technology innovation in a river water quality monitoring system to support the sustainable growth of fish pond cultivation in Sungai Itik Village. Through the development of a LoRa-based information system, we have succeeded in integrating water quality sensors that are sensitive to important parameters such as pH, temperature, dissolved oxygen and water turbidity levels. Data obtained in real-time from these sensors is uploaded to a cloud platform, enabling continuous and accurate monitoring of river water quality. The implementation of this system has provided significant benefits for the people of Sungai Itik Village. This tool can quickly respond to changes in water quality that can affect fish health and pond productivity. Apart from that, this system also helps in making the right decisions regarding sustainable management of fish pond cultivation. The results of this activity show that LoRa technological innovation in monitoring river water quality has great potential to increase the sustainability of fish pond cultivation in rural communities such as Sungai Itik Village. The implications of this activity can also be widely applied in the context of fisheries farming in areas with similar challenges.
IMPLEMENTASI MESIN PRESS MEDIA TANAM UNTUK PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DUSUN KARYA TANI MELALUI PEMANFAATAN COCOPET DAN LIMBAH SEKAM PADI Imansyah, Fitri; Wahyudi, Tri; Wijayanto, Dedi
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1676

Abstract

Coconut fiber waste processed into cocopeat can be an excellent growing medium. The management of scattered coconut fiber waste, which can only spoil the surrounding environment, requires innovation and technological renewal capable of compacting cocopeat into a highly useful and economically valuable growing medium. The production of growing media involves adding rice husk charcoal, husk, and burnt soil in an environmentally friendly manner. The cocopeat pressing machine can be used to facilitate farmers' work, making it more effective and efficient, thus addressing the problem of cocopeat waste and turning it into a growing medium that can increase the income of coconut farmers. The aim of this program is to improve the economy of the Dusun Karya Tani community through the implementation of a growing media press machine by utilizing cocopeat and rice husk waste. This program involves several key stages: needs identification and planning, procurement and installation of the press machine, technical and business management training, production and marketing, and monitoring and evaluation. The results of this program show a significant increase in community knowledge and skills related to the operation of the press machine and business management. Production of growing media increased from 50 kg to 300 kg per week, with better and more consistent product quality. This production increase directly impacts community income, rising from IDR 500,000 to IDR 2,500,000 per month. Besides the economic impact, the program also provides social and environmental benefits. The utilization of agricultural waste reduces the amount of unmanaged waste, while increased community involvement in productive economic activities helps reduce unemployment rates. Program evaluation indicates the need for further training and periodic assistance to ensure program sustainability.
PENGEMBANGAN ALAT PENGUPAS ROTAN SEMI OTOMATIS UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN KESEJAHTERAAN PENGRAJIN ROTAN Imansyah, Fitri; Djanggu, Noveicalistus H.; Prima, Febri; Sujana, Ivan
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1677

Abstract

Crafts made from rattan plants have very high economic value. To produce high-quality rattan products, several lengthy stages are required before they can be sold to buyers. One of the time-consuming stages for craftsmen is the raw material preparation stage. In this stage, the outer skin of the rattan is removed or scraped off using a blade to obtain a smooth rattan surface and ensure a uniform diameter. This factor causes many community members who are also craftsmen to be reluctant to produce rattan crafts; instead, they prefer to sell the raw rattan material directly to neighboring countries, which is illegal. The development of a semi-automatic rattan peeler aims to improve production efficiency and the welfare of rattan craftsmen in Indonesia. The manual rattan peeling process that craftsmen have been using often takes a long time, requires significant physical effort, and carries a high risk of work-related injuries. This research developed a semi-automatic rattan peeler designed to address these issues. The test results showed that this tool could increase the peeling speed up to twice compared to manual methods, produce more consistent peeling, and reduce the risk of injury. This efficiency improvement directly contributes to increased productivity and income for craftsmen, ultimately enhancing their welfare. Furthermore, the quality of the rattan produced also improves, adding value to Indonesian rattan products in domestic and international markets. The use of this tool also supports more environmentally friendly production practices by reducing waste. In conclusion, the development of this semi-automatic rattan peeler has a significant positive impact on various aspects of production and the welfare of craftsmen, as well as strengthening the competitiveness of Indonesian rattan products in the global market.
INOVASI ATMOSFER TERKENDALI: PEMELIHARAAN KESEGARAN BUAH PISANG UNTUK PENINGKATAN KETERSEDIAAN DAN KUALITAS KONSUMSI Imansyah, Fitri
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1678

Abstract

Bananas are a climacteric fruit, where the banana will continue the ripening process even though it has been harvested and is followed by a damage process because the fruit continues to carry out respiration and metabolism processes. The respiration process in the fruit will cause the fruit to ripen quickly and become overripe. This is one of the obstacles in maintaining the shelf life of bananas. The rotting time of fruit can be controlled by adding or subtracting gas so that O2 and CO2 can be adjusted to obtain various gas compositions. Food preservation technology such as Modified Atmosphere Storage (MAS) is a system for controlling air flow rates to reduce O2 levels by injecting CO2 to prevent the rate of rotting in fruit. Innovations in controlled atmosphere storage technology (IAT) have become the main focus in efforts to increase the availability and quality of banana consumption. This activity aims to evaluate the implementation of IAT in banana cultivation and its impact on supply availability and consumer preferences. The activity method involves controlling the temperature, humidity, and gas composition around the banana fruit during the storage and distribution process. The results of the activity show that the application of IAT is effective in maintaining the freshness of bananas by inhibiting the ripening process and reducing the level of post-harvest damage. Increasing the shelf life of bananas provides significant flexibility in the supply chain, optimizing distribution and reducing waste. In addition, consumer surveys show that bananas stored using this technology are preferred because of their better quality. In the context of agricultural sustainability, this activity also illustrates IAT's contribution in creating a more sustainable agricultural model through waste reduction and distribution efficiency. Although there are several challenges such as implementation costs and understanding of the technology by farmers, the long-term positive potential of implementing IAT in banana cultivation is clear.
OPTIMALISASI PRODUKSI UMKM RUMAH BOULU MELALUI RE-DESAIN ALAT CETAKAN KUE ULAT SUTERA Imansyah, Fitri; Batubara, Hafzoh; Djanggu, Noveicalistus H; Sujana, Ivan
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1716

Abstract

Product design is a series of activities that begins with the analysis of perceptions and market opportunities, and ends with the stages of production, sales, and product delivery. Designing can involve creating completely new products or developing existing ones to achieve improved performance. This activity aims to optimize production at UMKM Rumah Boulu through the redesign of silk worm cake molds. Currently, the production process of silk worm cakes uses manual molds that require significant effort and have limited production capacity. This causes difficulties in meeting increased demand, especially during peak seasons. The redesign of the molds uses the Quality Function Deployment (QFD) method and an anthropometric approach to increase production capacity and reduce fatigue and pain in the workers' wrists and shoulders. The redesign results show that the new molds can increase production capacity from 200 grams per mold to 500 grams per mold due to the inclusion of two tubes. Additionally, the molds are designed to be more ergonomic, allowing workers to use them comfortably in a seated position, thus reducing excessive fatigue. A business feasibility analysis using the methods of Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period, Profitability Index, and Return on Investment (ROI) indicates that this business is very feasible. Thus, the redesign of the silk worm cake molds not only improves production efficiency but also enhances the well-being of workers at UMKM Rumah Boulu.
PENGEMBANGAN ALAT PANJAT DAN SISTEM PANEN KELAPA BERBASIS K3 DAN ANTROPOMETRI: ANALISIS EKONOMI Imansyah, Fitri; Wijayanto, Dedi; Djanggu, Noveicalistus H; Sujana, Ivan
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1717

Abstract

Pertanian kelapa di Indonesia seringkali dihadapkan pada tantangan keselamatan kerja dan efisiensi operasional dalam proses pemanenan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan alat bantu panjat dan sistem panen kelapa yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta pendekatan antropometri untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi. Alat bantu panjat pohon kelapa ini dirancang untuk memudahkan petani yang tidak terbiasa memanjat pohon kelapa secara manual. Menggunakan prinsip angkat yang memanfaatkan kekuatan kaki, alat ini dirancang dengan pendekatan antropometri melalui analisis kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Pendekatan antropometri dilakukan dengan mengukur tinggi tubuh petani kelapa untuk mendapatkan acuan dalam mendesain alat yang nyaman dan aman digunakan. Dengan adanya sabuk pengaman, alat ini memastikan keamanan pengguna, yang biasanya adalah para petani atau individu yang tidak ahli dalam memanjat. Alat panjat kelapa ini terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu Foot Rest, Tree Climbing Spikes, Tree Straps, Hook, Adjustable Strap, dan Safety Harness. Alat ini bekerja dengan cara mencengkeram batang pohon kelapa menggunakan kekuatan kaki. Ketika kaki menginjak Foot Rest, beban tubuh akan menguatkan cengkeraman Tree Climbing Spikes pada batang pohon, sementara Safety Belt memberikan tambahan dukungan dan keselamatan, menjaga tubuh tetap aman selama proses pemanjatan. Spesifikasi alat panjat ini memiliki panjang 55 cm, lebar 34 cm, berat 6 kg dengan luas pijakan 25 cm x 13 cm. Metode kegiatan meliputi survei lapangan untuk identifikasi masalah, pengumpulan data antropometri, desain prototipe, uji coba efektivitas, analisis risiko K3 menggunakan FMEA, dan analisis ekonomi untuk mengevaluasi kelayakan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat bantu panjat ini efektif dalam meningkatkan kecepatan pemanjatan dan pemetikan kelapa, dengan biaya operasional yang lebih efisien dibandingkan metode tradisional. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa alat ini dapat mencapai titik impas dalam waktu yang relatif singkat, memberikan potensi keuntungan jangka panjang bagi petani. Implikasi sosial dan ekonomi dari pengembangan ini juga dibahas, menyoroti kontribusi positif terhadap kesejahteraan petani dan keberlanjutan pertanian.
KAJI TERAP ALAT MULTIFUNGSI PENGERINGAN DAN PENGASAPAN IKAN BEBAS POLUSI UDARA Imansyah, Fitri; Sujana, Ivan; Arsyad, M Iqbal
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1718

Abstract

Ikan sebagai komoditi unggulan tidak akan menghasilkan manfaat serta nilai ekonomis yang tinggi, apabila tidak diikuti dengan kegiatan usaha pengolahan dan pemasaran yang baik, karena ikan cepat mengalami proses pembusukan dibandingkan dengan bahan makanan lain. Desa Tanjung Saleh merupakan satu di antara daerah pesisir sebagai penghasil ikan yang potensial di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, dengan total produksi sebanyak 1.400,20ton atau 35,6% dari total produksi ikan yang ada di Kecamatan Sungai Kakap. Besarnya potensi perikanan laut di Desa Tanjung Saleh, Kecamatan Sungai Kakap belum diikuti dengan meningkatknya taraf hidup dan kesejahteraan nelayan setempat. Hal ini disebabkan salah satunya karena karakteristik masyarakat pesisir yang pada umumnya memiliki tingkat pendidikan rendah, sebagian besar masih tergolong sebagai keluarga prasejahtera serta belum tersentuh oleh teknologi. Pengolahan ikan hasil tangkapan masih menggunakan cara-cara tradisional, belum adanya sentuhan teknologi baik untuk peningkatan kapasitas produksi maupun dalam perbaikan proses produksi pengolahan hasil ikan tangkapan. Sehingga mengakibatkan ikan hasil olahan menjadi cepat busuk, menyebabkan nilai jualnya jatuh dan menurunkan kondisi perekonomian para nelayan, khususnya yang ada di Desa Tanjung Saleh, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Melalui tim PKM bersama mahasiswa dan juga mitra nelayan Kelompok UMKM Pesisir telah berhasil membuat sebuah alat pengeringan dan pengasapan ikan bebas polusi udara agar mitra UMKM Pesisir dapat menghasilkan produk ikan asap. Sehingga diharapkan masyarakat nelayan yang ada di Desa Tanjung Saleh, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya dapat memperbaiki dan meningkatkan taraf perekonomiannya serta secara tidak langsung tim PKM dan mahasiswa bersama mitra nelayan Kelompok UMKM Pesisir dapat mendukung program kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, khususnya program pembelajaran pembangunan desa.
Co-Authors - Jalaludin - Jekki - Kamaludin - Martripagelardo - Masdi - Padlillah - Salimun -, Syaifurrahman A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmadi Achmadi Ade Elbani Ade Irawan Ade Mirza Ade Putra, Leonardus Aditya Rizky Wildani Adytia Warman Afrizal - Agung Budianto Agustina Listiawati Ahmad Supriyogo Ajeng Triana Agus Legitawati Aktris Nuryanti, Aktris Al Muflihin, Amru Hisyam Alfarizi, Pandu Alhadiansyah Alpianto Noti Lante Amanda Setia Wani Aminuyati Andi Ihwan Andi, Supratman Angga Kusuma Yuda Anggela, Pepy Apriza, Uray Dini Ari Pardani Arpiandi, Muhammad Rizky Arsyad, M Iqbal Arsyad, Muhammad Iqbal Asep Nursangaji Aswandi - Aulia, Nizza Ayong Hiendro Azhar, Muhammad Reynaldi Azis, Rahman B Arnold Simangunsong Badriansyah, M. Billie Limnan Bistari Bomo Wibowo Sanjaya Bonar Sirait Christian Handoko Damanik, Aufar Martanggi Damayanti, Elok Danial - Darmadi, Dedy Dedi Suryadi Dedy Darmadi Dedy Suryadi Dedy Suryadi Delima Saptun Susilawati Sinaga Delsy Zarnavannie Sagita Dewi Sinta Djanggu, Noveicalistus H. Djuachiriaty, Yuni Doddy Cahyadi Saputra Dul Fitri Dwi Zulfita Edwardus Roby Edy Suasono Eka Priadi Eko Julianto Eko Sarwono Elang Derdian Marindani Elki Dwi Yanto Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa F. Trias Pontia W Fahmi, M. Agil Faisal, Muhammad Fahmi Fajar Ramadhani Fakhry Hizballah fathi Raziq Ashari Fauziah, Hanifah Nur Febri Prima Febrianti, Putri Adhelia Ferry Hadary Fikri Shaumanadri Fransiskus, - Gusti Hardiansyah Hadary, Ferry Hafzoh Batubara Hajirin, - Hamdani - Handoko, Christian Hari Haryani Haryani, Hari Herawati, Tita Heri Priyanto Herry Sujaini Herry Sujaini I Gusti Bagus Wiksuana Igo Zepriyadi Ilham Tambuan Putra Imam Ghozali Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Irfan Mahdi Ismail Yusuf, Ismail Ismawartati - Ivan Sujana Ivan sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Jalaludin, - James Oloan Panggabean Jannus Marpaung Jannus Marpaung Jecksen Fresley Jekki, - Jemi Ristiawan Johan Johari Johari, Johan Juliani Okta Farida, Juliani Okta Kamaludin, - kamaruzaman, syarif KHARISMA ARIO SETIADI Kharisma Juda, Imam Firdaus Kristian Umbu Lakinau Kusumawardhani, Eka Lante, Alpianto Noti Lora Simir Lukmanul Hakim M. Agil Fahmi M. Iqbal Arsyad M. Iqbal Arsyad Mariyadi mariyadi Masdi, - Maulana, Fachri Maulana, Rigo Maulana, Sadikin Meiran Panggabean Meliani Benedikta Memet Agustiar Miftahul Huda Mochamad Setya Fajar Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Mubaarak, Mochammad Rifqi Muhammad Angga Muhammad Fahmi Muhammad Nugrah Kusumah Muhammad Saleh Muhammad Saleh Muhammad Syamsuddin Muhammad Taufiqurrahman Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Mulyana, Syarifuddin Muzammil, Ahmad Rabi’ul Nabila Dwi Laksono Nachwan Mufti Adriansyah Nadia Arista Neilcy Tjahja Mooniarsih Ningsih, Kurnia Noraldo, Advendri Nova Argita Damayanti Noveicalistus H Djanggu Noveicalistus H. Djanggu Nurmainah - Nurus Sabah Oktariani, Ade Padlillah, - Pakpahan, Kristin Karuniawaty Pangalayo, Jhoni David Pardani, Ari Pepy Anggela Pitri, Putra Aditya Pontia W, F. Trias Pontia, Trias Pradhesta, Lena Endriana Pratama, Aditya Cahya Pratama, Bayu Angga Pratomo, Muhammad Riski Prio Utomo Priyo Saptomo Pulungan, Annisa Kynamehule Purwaningsih - Purwoharjono Purwoharjono Putra, Leonardus Sandy Ade Putra, Ramadhan Thalib Putri, Venny Manca Rachmawati Rahmidiyani - Rajaguguk , Managam Ramadhani, Rizky Rangga Hari Utama Ratna Herawatiningsih Redi Ratiandi Yacoub Remianda, - Reza Yansah Ria Guswana Riduansyah - Rina Pudji Astuti Ristiawan, Jemi Rizki Hakiki, Alif Nur Islam Gemilang Rizki, Muhammad Nur Roby, Edwardus Rohmat Wiyono Rommy Patra Rudi Kurnianto Rudy Gianto, Rudy Sabah, Nurus Sagita, Delsy Zarnavannie Salimun, - Saputra, Aldi Rio Seda, Yudokus Frans Setia Budi SETIADI, KHARISMA ARIO Setyawan, Wondo Eki Sholva, Yus Silaban, Taripar David Silvia Uslianti Sinta, Dewi Siregar, Niko Siti Hadijah Siti Halidjah Stepanus Sahala Sitompul Steven Pragestu, Steven Suhardi . Sujana , Ivan Supratman Andi Supriadi, - Surachman - Susilawati Sinaga, Delima Saptun Sy. Hasyim Azizurrahman Syahlianti, Safitri Syaifurrahman Syaifurrahman Syamsul Anwar Syamsul Anwar, Syamsul Syamswisna , Syarifuddin Mulyana Tatama, Victor Theodorus Barahama, Alfodaniel Tomy Aswin Tri Wahyudi Usman A. Gani Utama, Rangga Hari Uti Asikin Vivi Bachtiar W, F. Trias Pontia Wahyudi, Tri Warman, Adytia Wendy Widi Agezi Wigyarianto, F.Trias Pontia Wijayanto, Dedi Windhu Putra Witarsa - Wiyono, Rohmat Wondo Eki Setyawan Wulandari, Nuria Yacoub, Redi Yacoub, Redi Retiandi Yohanes Gatot Sutapa Yosua Perdana Sianturi Yudhi Wiranto Yuline - Yulis Jamiah Yusuf, M. Ismail Zubaidah R