Claim Missing Document
Check
Articles

RENTABILITAS DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA AGROINDUSTRI TEH CELUP DAUN KELOR (Studi Kasus di Desa Ciheras Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya) Ismatul Alawiah; Dini Rochdiani; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.058 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2485

Abstract

Teh merupakan minuman yang dikonsumsi secara umum di masyarakat khususnya masyarakat indonesia. Dalam pembuatan teh daun kelor bermanfaat untuk kesehatan karena mengandung  flavonoid sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, Penerimaan,pendapatan,rentabilitas dan penyerapan tenaga kerja.  Metode yang digunakan yaitu studi kasus dan penarikan responden dilakukan dengan sengaja atau porposive sampling. Hasil dan pembahasan  menunjukan bahwa 1) besarnya biaya yang dikeluarkan PT. Lentra Bumi Nusantara pada agroindustri teh celup daun kelor dalam satu kali proses produksi adalah sebesar Rp 3.048.816.- besarnya penerimaan yang diperoleh sebesar Rp 5.500,000 , besarnya pendapatan pada agroindustri teh celup daun kelor adalah sebsesar Rp 2.451.183,95.-  2) besarnya niai rentabilitas agroindustri teh celup daun kelor di Desa Ciheras Kecamatan cipatujah adalah 80,40%, 3) jumlah tenaga kerja yang diserap pada agroindustri teh celup daun kelor dari lingkungan Desa Ciheras dalam satu kali proses produksi adalah sebanyak 6 orang dengan penyerapan tenag kerja sebesar 0,18%. 
Analisis Keberlanjutan Usahatani Cabai Merah Nasruloh Jamaludin; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani dan keberlanjutan usahatani cabai merah di Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan sampel penelitian terdiri dari 10 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani “Tani Subur”. Pengambilan data dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2020. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ; 1) Pendapatan yang diterima petani yaitu sebesar Rp 558.408.410,00. Pendapatan ini didapat dari penerimaan usahatani cabai merah yaitu sebesar Rp 961.000.000,00 yang dikurangi dengan biaya produksi sebesar Rp 402.591.590,00. ; 2) Keberlanjutan usahatani cabai merah memiliki nilai indeks keberlanjutan sebesar 76,80 (keberlanjutan baik). Untuk dimensi ekonomi nilai indeks keberlanjutan nya sebesar 82,86 (berkelanjutan baik), sedangkan untuk dimensi sosial nilai indeks yang diperoleh sebesar 74,76(cukup berkelanjutan) dan untuk dimensi lingkungan sebesar 74,00 (cukup berkelanjutan).
ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN DAN R/C PADA AGROINDUSTRI SALE PISANG AMBON (Studi Kasus pada Perusahaan Sale Pisang Ambon di Desa Pakemitan I Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya) Yesi Susanti; Dini Rochdiani; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.465 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya biaya yang dikeluarkan pada agroindustri sale pisang Ambon pada satu kali proses produksi, 2) Besarnya penerimaan dan pendapatan pada agroindustri sale pisang Ambon pada satu kali proses produksi, dan 3) Besarnya R/C pada agroindustri sale pisang Ambon pada satu kali proses produksi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pakemitan 1 Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya dengan menggunakan studi kasus. Perajin sale pisang Ambon di Desa Pakemitan 1 Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 2 orang dan semuanya diambil sebagai responden (sensus). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriftip kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 1.291.197,20 dalam satu kali proses produksi, (2) Penerimaan Rp 3.600.000 dan pendapatan Rp 2.308.803 dalam satu kali proses produksi, dan (3) R/C sebesar 2,79 yang menunjukkan bahwa dari setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan akan diperoleh penerimaan Rp 2,79 dan pendapatan Rp 1,29.
ANALISIS MARJIN PEMASARAN UBI KAYU (Manihot Utilissima) (Suatau Kasus di Desa Margajaya Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis) Neni Nirwana; Dini Rochdiani; Sudradjat Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.902 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran ubi kayu mulai dari produsen sampai ke konsumen, besarnya marjin, biaya dan keuntungan pemasaran ubi kayu antar lembaga perantara dan persentase harga yang diterima petani (farmer’s share) dalam pendistribusian ubi kayu di DesaMargajaya Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Sampel petani diambil dengan menggunakan metode acak sederhana. Dari anggota populasi petaniubi kayu sebanyak 274 yang diambil 15 persen yaitu 41 orang responden. Sedangkan sampel lembaga pemasaran menggunakan snowballs sampling method.Hasil penelitian menunjukkan:1. Terdapat satu saluran pemasaran ubi kayu dari petani produsen yang ada di Desa Margajaya sampai ke konsumen yaitu: Petani - Pedagang Pengumpul - Konsumen Industri.2. Besarnya marjin pemasaran pada pedagang pengumpul adalah sebesar Rp. 300,- per kilogram. Biaya pemasaran pada pedagang pengumpul sebesar Rp. 174,99 per kilogram. Keuntungan yang diperoleh pedagang pengumpul sebesar Rp. 125,01 per kilogram.3. Bagian harga yang diterima petani atau farmer’s share adalah sebesar 75 persen dari harga jual ubi kayu yang dijual petani sebesar Rp. 900,- per kilogram dan harga jual pedagang Pengumpul Rp. 1.200,- per kilogram.Kata Kunci : Marjin Pemasaran, Ubi Kayu
Analisis Saluran Pemasaran Sale Pisang Goreng Rinda Rinda; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4648

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran sale pisang goreng dari perajin sampai ke tangan konsumen akhir, yaitu : Saluran 2 pemasaran sale pisang goreng melibatkan satu lembaga pemasaran yaitu pedagang pengecer. Besarnya total marjin pada saluran pemasaran adalah Rp. 3.500,00 per bungkus dengan total biaya Rp. 297,00 per bungkus sehingga total keuntungan pemasaran Rp. 3.203,00 per bungkus. Besarnya bagian harga yang diterima perajin pada saluran 1 adalah 100 persen, sedangkan pada saluran 2 adalah 82,05 persen
Analisis Profitabilitas Agroindustri Serundeng (Studi Kasus pada PT. Dinaya Sambiana Loemintoe di Dusun Cikoranji Desa Cimindi Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran) Meti Supriatin; Dini Rochdiani; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.658 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C yang diperoleh agroindustri serundeng. (2) Menghitung besarnya profitabilitas usaha agroindustri serundeng. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan studi kasus pada agroindustri serundeng Dusun Cikoranji Desa Cimindi Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran. Data yang diperoleh terdiri dari data primer dan sekunder. Purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel yang digunakan. Jumlah responden hanya 1 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Total biaya produksi yang dikeluarkan oleh perajin dalam satu kali proses produksi adalah Rp 7.504.763,- dengan penggunaan kelapa 3000 butir. (2) Penerimaan yang diperoleh perajin dalam satu kali proses produksi adalah Rp 14.000.000,-. (3) Pendapatan yang diperoleh perajin dalam satu kali proses produksi adalah Rp 6.495.237,-. (4) Usaha agroindustri serundeng apabila dilihat dari segi ekonomis cukup menguntungkan. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai R/C 1,86 artinya setiap Rp 1,0 biaya yang dikeluarkan diperoleh penerimaan 1,86 dan memperoleh pendapatan atau keuntungan 0,86. (5) Usaha agroindustri serundeng diketahui nilai Gross Profit Margin 54%  dan Net Profit Margin 46,39% menunjukkan bahwa perusahaan sudah mengeluarkan biaya-biaya yang efisien sehubungan dengan kegiatan operasinya, maka semakin baik kemampuan perusahaan memperoleh laba yang tinggi.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) DENGAN SISTEM HIDROPONIK NFT (Nutrient Film Technique) (Studi Kasus Pada Seorang Petani Sayuran Hidroponik di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis) Denda Zainul Arifin; Dini Rochdiani; Zulfikar Noormansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.445 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kelayakan finansial usahatani sawi hijau sistem hidroponik pada seorang petani sayuran di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis (2) Payback Periode usahatani sawi hijau sistem hidroponik pada seorang petani sayuran hidroponik di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Penelitian ini berlangsung pada bulan April 2017 yang berlokasi di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada seorang petani sayuran di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Sampel yang diambil dengan cara purposive sampling pada seorang petani sayuran hidroponik dengan pertimbangan satu-satunya petani sawi hijau hidroponik di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani sawi hijau dengan sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Tecnique) Seorang Petani Sayuran Hidroponik di Desa Neglasari Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis dinyatakan layak diusahakan dengan nilai NPV yang diperoleh adalah sebesar Rp. 1.982.444, Net B/C 1,20, Gross B/C 1,09, IRR 15,96%. Payback periode (PP)dari investasi yang telah dikeluarkan dalam usahatani sawi hijau (Brasicca juncea L.) Dengan Sistem Hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) adalah 3 tahun 2 bulan 2 hari.Kata Kunci : Usahatani, Sawi Hijau, Hidroponik, NFT
Analisis Pendapatan Usaha Roti Pada Industri Rumah Tangga Farida Bakery Di Desa Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Itmam Jauharul Huda; Dini Rochdiani; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5261

Abstract

Farida Bakery merupakan salah satu industri roti yang tergolong dalam industri rumah tangga. Tujuan keseluruhan aktifitas Farida Bakery adalah untuk memperoleh pendapatan yang tinggi. Besarnya biaya bahan baku pembuatan roti mempengaruhi pendapatan yang diperoleh Farida Bakery dan saat ini dari usaha roti ini belum memberikan pendapatan sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan serta Imbangan antara penerimaan (revenue) dan biaya (cost) pada usaha roti pada industri rumah tangga Farida Bakery. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, lokasi ditentukan secara purposive sampling dengan pertimbangan bahwa bisnis ini berada di Desa Cikunir Tasikmalaya yang merupakan home industri. Konsep biaya produksi yang digunakan adalah konsep biaya produksi yang terdiri dari biaya bahan baku langsung (BBL), biaya tenaga kerja langsung (BTKL) dan biaya overhead pabrik (BOP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi sebesar Rp. 1.977.285,39. Penerimaan yang diperoleh usaha roti sebesar Rp. 2.850.000,00. Pendapatan yang diperoleh usaha roti Rp. 872.714,61. Imbangan antara penerimaan (revenue) dan biaya (cost) pada usaha roti dengan RC : 1.44
ANALISIS RENTABILITAS AGROINDUSTRI COMRING (Suatu Kasus pada Perajin Comring di Desa Linggapura Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis) Nendi Nugraha; Dini Rochdiani; Fitri Yuroh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 2 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.87 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i2.1631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya : 1. Biaya, pendapatan, dan penerimaan pada agroindustri comring di Desa Linggapura Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi. 2. Besarnya rentabilitas pada Agroindustri Comring di Desa Linggapura Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan mengambil suatu kasus pada perajin comring di Desa Linggapura Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Penarikan responden dalam penelitian ini menggunakan sensus terhadap 3 perajin comring.Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Besarnya biaya, yang dikeluarkan seluruh perajin comring dalam satu kali proses produksi adalah sebesar Rp. 1.948.402,40 besarnya penerimaan yang diperoleh perajin comring adalah Rp. 2.600.000 dan pendapatan agroindustri comring di Desa Linggapura adalah sebesar Rp. 651.597,602) Besarnya rentabilitas usaha agroindustri comring di Desa Linggapura kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi adalah 33,44 persen.Kata Kunci : Rentabilitas, Agroindustri comring
STRATEGI PENGEMBAGAN BISNIS KEDAI KOPI“AI COFFEE” DI DESA PAKEMITAN KECAMATAN CIAWI KABUPATEN TASIKMALAYA Dede Yeni Maryani; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.4007

Abstract

Kedai kopi merupakan tempat berkumpul dan bersantai sambil minum kopi. Salah satu kedai kopi yang berada  di Desa Pakemitan Kecamatan Ciawi yaitu Kedai “AI COFFEE”. Penelitian ini dilakukan pada Kedai Kopi “AI COFFEE”. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui faktor internal dan eksterna dalam pengembangan Kedai Kopi AI setra menentukan strategi yang terdapat dalam pengembangan kedai kopi AI dengan menggunakan matriks faktor strategi internal/ IFAS, matriks faktor strategi eksternal/ EFAS dan matriks SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Treats). Jenis penelitian yang digunakan yaitu studikasus.Jenis data yang digunakan data primer dan data sekunder.Teknik penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purvosive sampling.Hasil penelitian menunjukan faktor internal yang menjadi  kekuatan dan kelemahan dalam pengembangan bisnis kedai kopi “AI COFFEE” masing-masing terdapat tujuh tujuh faktor. Adapun faktor-faktor internal yang menjadi kekuatan yang dominan kedai “AI COFFEE” yaitu modal sendiri dan produk mempunyai atribut kemasan dengan skor 0,41. Sedangkam kelemahan yang dominan yaitu masih menggunakan sistem informasi manajemen manual, jenis produk yang dihasilkan masih kurang dan kurangnya promosi dengan skor 0,28. Sedangkan faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman masing-masing mempunyai lima faktor. Adapun Faktor-faktor eksternal yang menjadi peluang dominan dari kedai “AI COFFE” yaitu pangsa pasar olahan kopi masih luas, berkembangnya tren minum kopi di kalangan masyarakat dan masih banyak jenis produk kopi yang bisa diproduksi dengan skor 0,57. Sedangkan yang menjadi ancaman dominan kedai kopi “AI COFFEE” yaitu persaingan usaha sejenis dengan skor 0,57. Straegi pengembangan yang tepat untuk pengembangan bisnis “AI COFFE” yaitu Strategi S-O yang diperoleh dari matriks SWOT.
Co-Authors Aan Mahaerani Abik Fatoni Ade Fitri A'syaroh Ade Sapaat Aditya Permana Rahman Agif Agriansyah Gunadhi Agna Wahyu Maulana Agna Wahyu Maulana Agus Kurniawan Agus Yuniawan Isyanto Ahmad Fauzan Ahmad Fauzi Ahmad Muklisin Ahmad Nurul Qomar Aji Ruzhan Bachtiar Alek Hermawan Alharitsza, Elshafira Andi Maulana Andi Nugroho Andi Nurhidayat Ane Novianty Anggun Nugraha Anita Arga Putri Sitio Anjalita, Rahma Maulida Anne Charina Apang Haris Arfah, Dika Ari Nurhidayat Arie Surtiadi Arif Budiman Arip Solihin Ashillah, Regita Cahyani Putri Ayu Atikah Putri Azis, Saepul Bachtiar, Reza Kurnia Adhya Badrudin, Iban Bagaskara, Fadil Bambang Yudi Ariadi Bangbang Subangkit Bayu Rohmatulloh Benidzar M. Andrie Bobby Rachmat Saefudin Briani Fahriah Ramadhani Purnomo Budi Setia budi setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Candra Desiana Candra Ramdhona Carkini Carkini Cecep Pardani Cecep Pardani Cep Hari Purnama Cepi Hendiana Nugraha Dani Saputra Dede Abdul Rozak Dede Yeni Maryani Dedi Fitriadi Delia Nada Suryana Denda Zainul Arifin dendi ruswendi Desi Sulistianengsih Dewi Yuliana Dhany Esperanza Dharmawan, Bangkit Prasetya Diani Heryanti Dika Arfah Djafar Shiddiq, Djafar Dudin Aliyudin Ega Sanjaya Eka Purna Yudha Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Elsa Tiani Nuryana Devis Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah, Ernah Erwin Bunyamin Eti Suminartika Fadhilah, Miftahul Fadilla Deviani Fanky Soehyono Fara Listyora Farulian Purba Fauziah Arda Humaira Febriani, Alifia Febrica Handryani Ferdiansyah Ferdi Dwi Permana Fitri Yuroh Fitria Ulfah Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Ghifari, Faris Gilang Permana Gita Gustiani Gita Novia Nugraha Gumelar, Anjar Gunardi Judawinata Haq, Annas Rahmatul Hasbi Assidiki Heri Mulyadi Hesty Nurul Utami Iis Mulyati Ilyas Ilyas Ima Siti Amalia Imana, Salsabila Iftikhar Indri Puspa Dewi Irfan Hendriawan Irma Setiawati Isep Enda Nurhidayat Ismatul Alawiah Itmam Jauharul Huda Iwan Setiawan Iyan Maulana, Iyan Izzuddin, Fahmi Akbar Jenal Adam Darmawan Jenal Mustopa Jeni Jeni Juliana, Nana K, Maman Haeruman Kamila Nurhayati Kartika Mutiara Dewi Kenal Junius Suranta Kharisma Chairunnisa Kicki Helmy Kurnia Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Laksono Trisnantoro Latifa, Nadya Hasna Laurensia Sri Yubilanti Lies Sulistyowati Lucyana Trimo, Lucyana Luqi Heistuwino Lutfi Zulfikar Luthfi U Setyawati M Gunardi Judawinata M. Andrie, Benidzar M.Andrie, Benidzar Mahendra, Fauzan Maisa, Tina Maulana, Krisna Maya Puspita Sari Mayang Santi Mulyani Melani Angger Dyasturi Meti Supriatin Miftahul Fadhilah Mila Karmila Millah, Rio Fauzi Saeful Mimbar, Jihad Mochamad Ramdan, Mochamad Mochammad Ramdan Muchtaridi Muchtaridi Muhamad Fiqri Muharam Muhamad Iqbal Rifaldi Muhamad Nurdin Yusuf Muhammad Ilham Muhammad Indra Pratama Ariin Muhroil Muhroil Nadya Hasna Latifa Nadya Hasna Latifa Nadyla Rizka Nur Amelia Nasruloh Jamaludin Nendi Nugraha Nendi Setiawan Nengsih, Pian Ratna Neni Nirwana Nofri Amin Noor Rahman, Muhammad Faisal Novianty, Ane Nurhasanah, Atih Nurjanah, Enok Nurlina Nurlina Nursalis Nursalis Nurul Rozaki Oktaviandi, Sandi Pahlupi, Lutfi Pandi Pardian Parama, Robby Permadi, Nida Fathi Pinandhito, Aryo Pirman Ramdan Gifari Purba, Farulian Purba, Farulian Putri, Maura Zhafira Qanti, Sara Ratna Qianti, Sara Ratna Rachman, Muhammad Alfi Rahayu, Tika Rai Rainurhikmah, Lala Rajab Subagja Randhani, Adi Wahyu Rani Andriani Budi Kusumo Rapika Pamela Ray Samwal Alfariqi Resa Hairun Nisa Resa Riski Yuniati Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rifai, Yulida Avan Rinda Rinda Rini Pitriani Risda R Islamiyati Rizka Aulia Putri Rizki Darmawan Karmana Rizki Ramdani Rizky Fitria Hartuti Rizqi Primaputra Rohendi Rohendi Ronnie Susman Natawidjaja Rosida Susanti Rustandi, Imam Saepuloh Saepuloh Salapudin, Asep Sahlan Samudra, Agung Imam Sari, Tina Sayid Nurahman, Ivan Septiawan Septiawan Setia, Budi Sidiq, Wahyu Silpi Nurpajar Sintia Dewi Santika Sintia Sintia Sintya Zahra Aulya Siti Aminah Sodiah Siti Nurdasanti Siva Faujiah Sri Fatimah Sri Fatimah Sri Mulyati Sri Rahmawati Sudarman Sudarman Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat, Sudrajat Sudrajat - Sudrajat Sudrajat sudrajat Sudrajat Sudrajat Sulistyodewi Nur Wiyono Suparman, Silvany Afriliani Haryana SUPYANDI, DIKA Syam Sutarman Syamsul Arifin Tiktiek Kurniawati Tito Hardiyanto Tito Hardiyanto Tomy Perdana Trian Abdul Gofur Tuhpawana P. Sendjaja Tuhpawana Priatna Sendjaja Tuti Karyani Tuti Karyani Ugih Sugiarto Ugih Sugiarto Vina Fandini Wahidayana, Wanda WARID ALI QOSIM Wibawa Mukti, Gema Widia Kintan Sabila Firdaus Widiyanto, Chandra Wika Restika Wini Siti Wahyuni Wiwit Nurhidayah Yaya Sunarya Yayan Rismayanti Yesi Susanti Yopanda Aditya Pradina Yosini Deliana Yosini Deliana Yuli Nurmayanti Yulita, Rena Yunda Pratiwi, Riska Yunus Kurniawan Yusuf, Ghina Amelia Zakiya, Ikhwan Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zumi Saidah