Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS USAHA AGROINDUSTRI TAHU (Studi Kasus di Kelurahan Indihiang Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya) Cep Hari Purnama; Dini Rochdiani; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 2 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.211 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i2.716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya yang dikeluarkan pada agroindustri tahu dalam satu kali proses produksi, 2) Besarnya pendapatan dan penerimaan dari agroindustri tahu dalam satu kali proses produksi, 3) Besarnya R/C pada agroindustri tahu dalam satu kali proses produksi.Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Indihiang Kecamatan Indihiang KotaTasikmalaya dengan menggunakan Metode Studi Kasus. Populasi perajin tahu yang ada di Kelurahan Indihiang Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya sebanyak 13 orang, dan seluruh perajin secara sensus dijadikan responden. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriftip kuantitatif. Analisis dilakukan dalam satu kali proses produksi selama satu hari.Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Besarnya biaya produksi rata-rata yang diperlukan oleh perajin tahu yang ada di Kelurahan Indihiang Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya sebesar Rp. 1.979,841 pada satu kali proses produksi.2) Pendapatan rata-rata yang diperoleh perajin adalah sebesar Rp. 337,338 pada satu kali proses produksi, dan penerimaan rata-rata yang diperoleh perajin adalah sebesar Rp. 2.265,938 pada satu kali proses produksi.3) Besarnya nilai R/C adalah sebesar 1.15 artinya setiap Rp. 1,0 biaya yang dikeluarkan diperoleh penerimaan sebesar 1.15 dan memperoleh pendapatan atau keuntungan sebesar 0.15.Kata Kunci : Agroindustri, Produksi, Tahu,
Analisis Rentabilitas Dan Penyerapan Tenaga Kerja Pada Usahatani Lebah Madu Apis Cerana Di Desa Banjaranyar Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis Sudarman Sudarman; Dini Rochdiani; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5096

Abstract

Usaha budidaya lebah madu merupakan salah satu usaha yang memiliki prospek usaha yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan, pendapatan usahatani lebah madu dalam satu kali musim panen, 2) Besarnya nilai Rentabilitas Usahatani lebah madu dalam  satu  kali  musim panen, dan  3)  Banyaknya penyerapan tenaga kerja pada usahatani lebah madu dalam satu kali musim panen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan menggunakan alat bantu kuisioner. Teknik penarikan sampel dilakukan secara sensus terhadap 60 orang anggota kelompok tani. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Besarnya rata-rata biaya total yang dikeluarkan pada usahatani lebah madu di Desa Banjaranyar Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis per satu kali musim panen adalah Rp 1.287.607,19,- dan rata-rata penerimaan Rp 1.670.575,-. Sedangkan rata-rata pendapatan Rp 383.967,81,-. 2) Nilai rentabilitas yang diperoleh pada usahatani lebah madu di Desa Banjaranyar Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis per satu kali produksi adalah 29,74 persen dari modal yang dikeluarkan. 3) Penyerapan tenaga kerja yang di serap oleh usahatani lebah madu di Desa Banjaranyar Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis adalah 8,35 persen dari tolal angkatan kerja.
Analisis Biaya, Pendapatan Dan R/C Agroindustri Tahu Di Desa Cidadap Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis Agna Wahyu Maulana; Dini Rochdiani; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.198 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i2.2599

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Besarnya rata-rata biaya dan penerimaan pada agroindustri tahu di Desa Cisadap. 2) Rata-rata pendapatan pada agroindustri tahu di Desa Cisadap. 3) Rata-rata R/C pada agroindustri tahu di Desa Cisadap. Jenis penelitian yang digunakan metode penelitian survai, dengan mengambil studi kasus Desa Cisadap. Teknik penarikan sampel penelitian untuk usaha agroindustri tahu adalah secara non random sampling, artinya tidak semua usaha agroindustri tahu dijadikan responden. Hasil penelitian 1) Besarnya biaya produksi rata-rata yang dikeluarkan oleh perajin agroindustri tahu yang ada adalah sebesar Rp. 735.030,60dan penerimaan rata-rata yang diperoleh perajin sebesar Rp. 1.225.000. 2) Pendapatan rata-rata yang diperoleh perajin agroindustri tahu sebesar Rp. 489.969,40. 3) Para perajin usaha agroindustri tahu, apabila dilihat dari segi ekonomis cukup menguntungkan. Nilai R/C sebesar 1,67 artinya setiap Rp. 1biaya yang dikeluarkan diperoleh penerimaan sebesar 1,67 dan memperoleh pendapatan atau keuntungan sebesar 0,67.Kata kunci: Agroindustri, Metode Survai, Desa Cisadap.
Analisis Saluran Pemasaran Rengginang Alit Kharisma Chairunnisa; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i1.4649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Saluran Pemasaran Rengginang Alit di Desa Manonjaya Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya (2) Besarnya Biaya Marjin dan Keuntungan Pemasaran Reningganang Alit di Desa Manonjaya Kecamatan Manonjaya Kabpuaten Tasikmalaya (3) Besarnya Bagian Harga yang diterima pengusaha (share) dari harga yang dibayarkan konsumen.Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survai, dengan mengambil kasus di Desa Manonjaya Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Teknik pengamnilan sample dilakukan dengan metode acak sederhana (purposive sampling). Responden yang diambil sebanyak 1 orang yang ada di daerah penelitian, sedmngkan saple untuk lembaga pemasaran diambil dengan cara (Snowball Sampling) terhadap 1 orang pedagang pengecer. Hasil penelitian meunjukan bahwa : Terdapat dua saluran pemasaran rengginang alit sampai ke konsumen akhir yaitu:Saluran I : Produsen > Pedagang Pengecer > Konsumen AkhirSaluran II pemasaran rengginang Alit melibatkan satu lembaga pemasaran yaitu pedagang pengecer. Besarnya total margin pada saluran pemasaran II adalah Rp. 3.000,00 per kg dengan biaya total biaya pemasaran Rp. 47.58,- per kg sehingga total keuntungan pemasaran Rp.2.953 per kg. Besarnya harga yang diterima perajinBesarnya bagian harga yang diterima saluran I (share) adalah 95 persen
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KERIPIK PISANG (Studi Kasus pada Seorang Pengusaha Keripik Pisang di Desa Hegarmanah Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis) Irma Setiawati; Dini Rochdiani; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 2 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.124 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i2.721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan, faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap pengembangan agroindustri keripik pisang, alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan agroindustri keripik pisang di Desa Hegarmanah Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Data yangdikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Penarikan responden dalam penelitian ini dilakukan purposive sampling yaitu penetuan sampel dengan pertimbangan tertentu yang dipandang dapat memberikan data secara maksimal, maka responden yang diambil satu orang pengusaha keripik pisang dan sebagai responden pendukung yaitu satu orang Pemerintah Desa Hegarmanah dan satu orang dari Dinas Pertanian.Hasil penelitian menunjukan bahwa:1) Besarnya biaya total yang dikeluarkan oleh pengusaha keripik pisang dalam satu kali proses produksi sebesar Rp 1.369.385,67, penerimaannya sebesar Rp 2.500.000,00 dan pendapatannya sebesar Rp 1.130.614,33.2) Faktor internal dan eksternal yang berpengaruh pada pengembangan agroindustri keripik pisang di Desa Hegarmanah Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis terdiri dari kekuatan, kelemahan dan peluang, ancaman. Faktor-faktor yang menjadi kekuatan yaitu tersedianya cukup jumlah tenaga kerja, produksi mudah dilakukan, produk keripik pisang yang tahan lama, harga produkyang terjangkau. Sedangkan faktor-faktor yang menjadi kelemahan yaitu keterbatasan permodalan, kualitas SDM yang masih kurang, pengemasan produk masih sederhana, dan promosi masih kurang. Faktor-faktor yang menjadi peluang yaitu tidak ada pesaing produk sejenis disatu daerah, pangsa pasar yang masih luas, permintaan semakin meningkat, cuaca tidak mempengaruhi produksi. Faktor-faktor yang menjadi ancaman yaitu kelangkaan bahanbaku, fluktuasi harga bahan baku, kurang adanya peran dari pemerintah, dan kenaikan harga sarana produksi.3) Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan agroindustri keripik pisang di Desa Hegarmanah Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis yaitu mempertahankan kualitas produksi dan pengembangan pasar, mempertahankan kontinyuitas produksi untuk memenuhi permintaan, optimalisasi kualitas SDM untuk memenuhi permintaan produk, diversifikasi produk untuk memenuhi pangsa pasar, pengelolaan tenaga kerja dan ketersediaan bahan baku,keseragaman harga jual dengan peran serta pengawasan pemerintah, penganekaragaman pengemasan untuk memaksimalkan produksi dan menjalin kerja sama dengan pihak terkait dalam menyikapi permodalan.Kata Kunci : Strategi, Agroindustri, Kripik Pisang
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS GALUH Vina Fandini; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.39 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Agrbisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh. Sampel diambil dengan metode simple random sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Spearman Rank’s dan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa : Terdapat hubungan dengan tingkat kekuatan hubungan yang cukup, signifikan dan angka koefisien korelasinya bernilai positif antara ekspektasi pendapatan, pengetahuan kewirausahaan, dan lingkungan sosial dengan minat berwirausaha. 
ANALISIS TITIK IMPAS USAHATANI KEDELAI (Glycine max L.) VARIETAS ORBA Apang Haris; Dini Rochdiani; Cecep Pardani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 1, No 3 (2015): Mei 2015
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v1i3.210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan pada usahatani kedelai per hektar per satu kali musim tanam (2) titik impas nilai penjualan, titik impas volume produksi, titik impas harga dan titik impas luas lahan pada usahatani kedelai per hektar per satu kali musim tanam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan mengambil kasus pada Kelompoktani Cikalong di Desa Langkapsari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Jumlah responden yang diambil sebanyak 30 orang (20 persen) dari populasi 151 orang petani dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling). HasilPenelitian menunjukkan bahwa : Besarnya biaya usahatani kedelai Rp 4.181.266,55 per hektar, terdiri dari biaya tetap sebesar Rp 657.572,57 per hektar dan biaya variabel sebesar Rp 3.523.693,98 per hektar. Diperoleh produksi sebanyak 1.413,83 kilogram dengan harga jual Rp 8.000,00 jadipenerimaan yang diperoleh petani sebesar Rp 11.310.629,27 sehingga pendapatan yang diperoleh petani sebesar Rp 7.129.362,72 per hektar. BEP Nilai Penjualan pada usahatani kedelai sebesar Rp 953.003,72 per hektar, BEP Volume Produksi sebesar 119,13 kilogram per hektar, BEP Harga sebesar Rp 2.957,40 per kilogram dan BEP Luas Lahan sebesar 0,08 hektar. Kata kunci : kedelai, titik impas
ANALISIS SALURAN PEMASARAN BIJI KOPI ROBUSTA (Suatu Kasus di Desa Kalijaya Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis) Candra Desiana; Dini Rochdiani; Cecep Pardani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 2 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.57 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v3i2.710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Saluran pemasaran kopi robusta di Desa Kalijaya Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis; (2) Besarnya biaya dan keuntungan pemasaran kopi robusta di Desa Kalijaya Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis; (3) Besarnya marjin pemasaran kopi robusta untuk setiap tingkatan lembaganya; (4) Besarnya bagian harga (farmer’s share) yang diterima petani keseluruhan harga yang di bayar oleh konsumen; Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Dimana penelitian dilakukan dalam ruang alamiah atau bukan buatan dan penelitian melakukan perlakuan dalam pengumpulan data. Sampel yang sebagian diambil dari keseluruhan objek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi. Sampel pada penelitian ini yaitu seluruh petani kopi robusta di Desa Kalijaya sebanyak 17 orang, pedagang pengumpul 2 orang, pedagang besar 1 orang dankonsumen industri 2 orang.1. Saluran pemasaranSaluran Pemasaran I :PETANI --- PEDAGANG PENGUMPUL ---KONSUMEN INDUSTRISaluran Pemasaran II:PETANI--- PEDAGANG PENGUMPUL---PEDAGANG BESAR---KONSUMENINDUSTRIBiaya pemasaran pada saluran pemasaran I sebesar Rp 75,002. per kilogram dan saluran pemasaran II sebesar Rp 324,53 per kilogram. Keuntungan pemasaran pada saluran pemasaran I sebesar Rp 235,00 per kilogram dan saluran pemasaran II sebesar Rp 645,47 per kilogram.3. Marjin pemasaran pada saluran pemasaran I sebesar Rp 310,00 per kilogram dan saluran pemasaran II sebesar Rp 970,00 per kilogram.4. Farmers share atau bagian harga yang diterima petani pada saluran pemasaran I adalah 98,14 persen dan saluran pemasaran II adalah 94,35 persen dari harga yang dibayarkan konsumen.Kata Kunci : Pemasaran, Biji, Kopi, Robusta
ANALISIS TITIK IMPAS AGROINDUSTRI PENGOLAHAN KOPI ROBUSTA (Studi Kasus pada Agroindustri Panawangan Coffee di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis) Arip Solihin; Dini Rochdiani; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.655 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan, R/C dan besarnya titik impas penerimaan, titik impas volume produksi dan titik impas harga pada agroindustri Panawangan Coffee di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis per satu kali proses produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan mengambil kasus pada agroindustri Panawangan Coffee di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Responden dalam peneitian ini diambil secara sengaja (purposive sampling) dengan alas an merupakan satu satunya agroindustri pengolahan kopi robusta di Desa Sagalaherang. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa besarnya biaya yang dikeluarkan untuk satu kali proses produksi sebesar Rp 9.453.555,3, penerimaan yang diperoleh sebesar Rp 13.800.000. Dengan demikian, pendapatan yang diperoleh dari agroindustri Panawangan Coffee tersebut sebesar Rp 4.346.444,7. dengan R/C sebesar 1,46. Maka titik impas penerimaan agroindustri Panawangan Coffee adalah Rp 656.613,52, titik impas volume produksi sebanyak 28,55 bungkus dan titik impas harga penjualan produk adalah Rp 15.755.93 dalam satu kali proses produksi.
ANALISIS TITIK IMPAS AGROINDUSTRI SALE PISANG GORENG (Studi Kasus pada Agroindustri Rizki Mulya di Desa Utama Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis) Rini Pitriani; Dini Rochdiani; Zulfikar Noormansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 2 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.91 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i2.1632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C Agroindustri Sale Pisang Goreng pada Agroindustri Rizki Mulya dalam satu kali pembelian bahan baku. 2) Titik impas agroindustri sale pisang goreng pada Agroindustri Rizki Mulya dalam satu kali pembelian bahan baku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan mengambil kasus pada agroindustri Rizki Mulya di Desa Utama Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan secara purposive (sengaja).Hasil penelitian pada agroindustri Rizki mulya dalam satu kali pembelian bahan baku menunjukkan bahwa : 1) Besarnya biaya yang dikeluarkan agroindustri Rizki Mulya dalam satu kali pembelian bahan baku adalah Rp. 3.376.751,09, besarnya penerimaan adalah Rp. 5.280.000, besarnya pendapatan yang diterima sebesar Rp. 1.903.248,91 dan besarnya R/C sebesar 1,56. 2) Titik impas agroindustri Rizki Mulya dalam satu kali pembelian bahan baku yaitu titik impas penerimaan Rp. 70.485,09, besarnya titik impas produksi yaitu 1,60 kg dan besarnya titik impas harga sebesar Rp. 28.139,59 per kilogram.Kata Kunci : Titik impas, sale pisang goreng
Co-Authors Aan Mahaerani Abik Fatoni Ade Fitri A'syaroh Ade Sapaat Aditya Permana Rahman Agif Agriansyah Gunadhi Agna Wahyu Maulana Agna Wahyu Maulana Agus Kurniawan Agus Yuniawan Isyanto Ahmad Fauzan Ahmad Fauzi Ahmad Muklisin Ahmad Nurul Qomar Aji Ruzhan Bachtiar Alek Hermawan Alharitsza, Elshafira Andi Maulana Andi Nugroho Andi Nurhidayat Ane Novianty Anggun Nugraha Anita Arga Putri Sitio Anjalita, Rahma Maulida Anne Charina Apang Haris Arfah, Dika Ari Nurhidayat Arie Surtiadi Arif Budiman Arip Solihin Ashillah, Regita Cahyani Putri Ayu Atikah Putri Azis, Saepul Bachtiar, Reza Kurnia Adhya Badrudin, Iban Bagaskara, Fadil Bambang Yudi Ariadi Bangbang Subangkit Bayu Rohmatulloh Benidzar M. Andrie Bobby Rachmat Saefudin Briani Fahriah Ramadhani Purnomo Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia budi setia Candra Desiana Candra Ramdhona Carkini Carkini Cecep Pardani Cecep Pardani Cep Hari Purnama Cepi Hendiana Nugraha Dani Saputra Dede Abdul Rozak Dede Yeni Maryani Dedi Fitriadi Delia Nada Suryana Denda Zainul Arifin dendi ruswendi Desi Sulistianengsih Dewi Yuliana Dhany Esperanza Dharmawan, Bangkit Prasetya Diani Heryanti Dika Arfah Djafar Shiddiq, Djafar Dudin Aliyudin Ega Sanjaya Eka Purna Yudha Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Elsa Tiani Nuryana Devis Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah, Ernah Erwin Bunyamin Eti Suminartika Fadhilah, Miftahul Fadilla Deviani Fanky Soehyono Fara Listyora Farulian Purba Fauziah Arda Humaira Febriani, Alifia Febrica Handryani Ferdiansyah Ferdi Dwi Permana Fitri Yuroh Fitria Ulfah Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Ghifari, Faris Gilang Permana Gita Gustiani Gita Novia Nugraha Gumelar, Anjar Gunardi Judawinata Haq, Annas Rahmatul Hasbi Assidiki Heri Mulyadi Hesty Nurul Utami Iis Mulyati Ilyas Ilyas Ima Siti Amalia Imana, Salsabila Iftikhar Indri Puspa Dewi Irfan Hendriawan Irma Setiawati Isep Enda Nurhidayat Ismatul Alawiah Itmam Jauharul Huda Iwan Setiawan Iyan Maulana, Iyan Izzuddin, Fahmi Akbar Jenal Adam Darmawan Jenal Mustopa Jeni Jeni Juliana, Nana K, Maman Haeruman Kamila Nurhayati Kartika Mutiara Dewi Kenal Junius Suranta Kharisma Chairunnisa Kicki Helmy Kurnia Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Laksono Trisnantoro Latifa, Nadya Hasna Laurensia Sri Yubilanti Lies Sulistyowati Lucyana Trimo, Lucyana Luqi Heistuwino Lutfi Zulfikar Luthfi U Setyawati M Gunardi Judawinata M. Andrie, Benidzar M.Andrie, Benidzar Mahendra, Fauzan Maisa, Tina Maulana, Krisna Maya Puspita Sari Mayang Santi Mulyani Melani Angger Dyasturi Meti Supriatin Miftahul Fadhilah Mila Karmila Millah, Rio Fauzi Saeful Mimbar, Jihad Mochamad Ramdan, Mochamad Mochammad Ramdan Muchtaridi Muchtaridi Muhamad Fiqri Muharam Muhamad Iqbal Rifaldi Muhamad Nurdin Yusuf Muhammad Ilham Muhammad Indra Pratama Ariin Muhroil Muhroil Nadya Hasna Latifa Nadya Hasna Latifa Nadyla Rizka Nur Amelia Nasruloh Jamaludin Nendi Nugraha Nendi Setiawan Nengsih, Pian Ratna Neni Nirwana Nofri Amin Noor Rahman, Muhammad Faisal Novianty, Ane Nurhasanah, Atih Nurjanah, Enok Nurlina Nurlina Nursalis Nursalis Nurul Rozaki Oktaviandi, Sandi Pahlupi, Lutfi Pandi Pardian Parama, Robby Permadi, Nida Fathi Pinandhito, Aryo Pirman Ramdan Gifari Purba, Farulian Purba, Farulian Putri, Maura Zhafira Qanti, Sara Ratna Qianti, Sara Ratna Rachman, Muhammad Alfi Rahayu, Tika Rai Rainurhikmah, Lala Rajab Subagja Randhani, Adi Wahyu Rani Andriani Budi Kusumo Rapika Pamela Ray Samwal Alfariqi Resa Hairun Nisa Resa Riski Yuniati Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rifai, Yulida Avan Rinda Rinda Rini Pitriani Risda R Islamiyati Rizka Aulia Putri Rizki Darmawan Karmana Rizki Ramdani Rizky Fitria Hartuti Rizqi Primaputra Rohendi Rohendi Ronnie Susman Natawidjaja Rosida Susanti Rustandi, Imam Saepuloh Saepuloh Salapudin, Asep Sahlan Samudra, Agung Imam Sari, Tina Sayid Nurahman, Ivan Septiawan Septiawan Setia, Budi Sidiq, Wahyu Silpi Nurpajar Sintia Dewi Santika Sintia Sintia Sintya Zahra Aulya Siti Aminah Sodiah Siti Nurdasanti Siva Faujiah Sri Fatimah Sri Fatimah Sri Mulyati Sri Rahmawati Sudarman Sudarman Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat, Sudrajat Sudrajat - Sudrajat Sudrajat sudrajat Sudrajat Sudrajat Sulistyodewi Nur Wiyono Suparman, Silvany Afriliani Haryana SUPYANDI, DIKA Syam Sutarman Syamsul Arifin Tiktiek Kurniawati Tito Hardiyanto Tito Hardiyanto Tomy Perdana Trian Abdul Gofur Tuhpawana P. Sendjaja Tuhpawana Priatna Sendjaja Tuti Karyani Tuti Karyani Ugih Sugiarto Ugih Sugiarto Vina Fandini Wahidayana, Wanda WARID ALI QOSIM Wibawa Mukti, Gema Widia Kintan Sabila Firdaus Widiyanto, Chandra Wika Restika Wini Siti Wahyuni Wiwit Nurhidayah Yaya Sunarya Yayan Rismayanti Yesi Susanti Yopanda Aditya Pradina Yosini Deliana Yosini Deliana Yuli Nurmayanti Yulita, Rena Yunda Pratiwi, Riska Yunus Kurniawan Yusuf, Ghina Amelia Zakiya, Ikhwan Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zumi Saidah