Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN DAN R/C PADA AGROINDUSTRI TAHU (Studi Kasus pada Agroindustri Tahu Bapak Ateng di Desa Mekarjaya Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis) Resa Riski Yuniati; Dini Rochdiani; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.457 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya biaya yang dikeluarkan agroindustri tahu dalam satu kali proses produksi, (2) Besarnya penerimaan dan pendapatan pada agroindustri tahu dalam satu kali proses produksi, dan 3) Besarnya R/C pada agroindustri tahu dalam satu kali proses produksi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mekarjaya Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis menggunakan sampel penelitian adalah agroindustri tahu bapak ateng di Desa Mekarjaya Kecamtan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Besarnya biaya Rp 1.828.770,28 dalam satu kali proses produksi, (2) Besarnya pendapatan Rp 1.081.229,72 dan penerimaan Rp 2.910.000 dalam satu kali proses produksi, dan (3) Besarnya R/C 1,59 artinya setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan diperoleh penerimaan Rp 1,59 dan pendapatan Rp 0,59 sehingga agroindustri tahu tersebut layak diusahakan.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KELAPA (Suatu Kasus di Desa Karangkamiri Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran) Isep Enda Nurhidayat; Dini Rochdiani; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.719 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2557

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) hanya satu saluran pemasaran kelapa di Desa Karangkamiri Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran yaitu, Petani – Pedagang Pengumpul – Pedagang Besar – Konsumen Industri. 2) Marjin pemasaran kelapa di pedagang pengumpul 1.000,00 Rp/butir, biaya 475,00 Rp/butir dan keuntungan 525,00, Rp/butir sedangkan marjin pemasaran kelapa di pedagang besar 500,00 Rp/butir, biaya 200,00 Rp/butir dan keuntungan 300,00 Rp/butir. 3) Farmer’s share adalah 62,50 persen dari harga yang dibayarkan konsumen.
PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI PETANI DAN PARTISIPASI PETANI DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI POLA TANAM PADI (Oryza sativa L) JAJAR LEGOWO 4 : 1 Sri Mulyati; Dini Rochdiani; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 3, No 1 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v3i1.228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Tingkat partisipasi petani dalam penerapan teknologi pola tanam padi jajar legowo 4 : 1. 2) Karakteristik sosial ekonomi petani yang menerapkan teknologi pola tanam padi jajar legowo 4 : 1. 3) Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penerapan teknologi pola tanam padi jajar legowo 4 : 1. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus (case study) di Kelompoktani Gunung Harja Desa Kalijaya Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Sampel yang diambil adalah semua anggota Kelompoktani Gunung Harja sebanyak 24 orang. Hasil penelitiannya adalah : 1)Tingkat partisipasi petani dalam Kelompoktani Gunung Harja termasuk dalam kategori tinggi dengan jumlah 13 orang atau 54,16 persen, dan yang berada pada kategori rendah sebanyak 11 orang atau 45,83 persen. 2) Karakteristik sosial ekonomi petani berada pada kategori sedang yaitu sebanyak 11 orang atau 45,83 persen, kategori tinggi sebanyak 7 orang atau 29,17 persen, dan yang terakhir berada pada kategori rendah sebanyak 6 orang atau 25 persen. 3)Faktor sosial ekonomi petani yang meliputi, umur responden, tingkat pendidikan formal dan non formal, jumlah tanggungan keluarga, luas lahan, frekuensi mengikuti penyuluhan dan pengalaman bertani secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap penerapan teknologi pola tanam padi jajar legowo 4 : 1.Kata Kunci : Kelompoktani, Jajar Legowo 4 :1.
EFISIENSI PEMASARAN PEPAYA (Carica papaya L.) VARIETAS CALINA IPB-9 (Suatu Kasus di Kecamatan Langensari Kota Banjar) Abik Fatoni; Dini Rochdiani; Sudradjat Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 4, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.776 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v4i1.1589

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Saluran pemasaran pepaya (Carica papaya L.) Varietas Calina IPB-9 di Kecamatan Langensari Kota Banjar, 2) Besarnya marjin pemasaran di tiap lembaga pemasaran pada pemasaran buah pepaya (Carica papaya L.) Varietas Calina IPB-9 di Kecamatan Langensari Kota Banjar, 3) Besarnya bagian harga (farmer’s share) yang diterima petani pepaya (Carica papaya L.) Varietas Calina IPB-9 dari harga yang dibayar konsumen di Kecamatan Langensari Kota Banjar, dan 4) Efisiensi pemasaran buah pepaya (Carica papaya L.) Varietas Calina IPB-9 di Kecamatan Langensari Kota Banjar. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Langensari Kota Banjar dengan menggunakan metode survai. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel yang digunakan untuk lokasi/daerah penelitian adalah teknik purposive sampling, untuk petani adalah teknik Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden, dan lembaga pemasaran dilakukan dengan cara snowballs sampling. Untuk menjawab permasalahan pertama yaitu untuk mengetahui saluran pemasaran pepaya dilakukan anaisis secara deskriptif. Untuk menjawab permasalahan kedua, ketiga dan keempat yaitu menggunakan perhitungan dari Alhusniduki (2007). Hasil penelitian menunjukkan: 1) Saluran pemasaran pepaya (Carica papaya L.) Varietas Calina- IPB9 di Kecamatan Langensari, terbagi menjadi empat saluran yaitu : a) Saluran I: dari petani kepedagang besar, ke pedagang pengecer, lalu ke konsumen. b) Saluran II: dari petani ke pedagang pengumpul, lalu ke pedagang besar kemudian ke pedagang pengecer, lalu ke konsumen. c) Saluran III: dari petani ke pedagang pengumpul ke pedagang pengecer, lalu ke konsumen. d) Saluran IV: dari petani ke pedagang pengecer, lalu ke konsumen. 2) Marjin pemasaran pada saluran I untuk pedagang besar sebesar Rp 750/kg dan untuk pedagang pengecerRp 1.000/kg, saluran II untuk pedagang pengumpul sebesar Rp 500/kg, pedagang besar sebesar Rp 500/kg, dan untuk pedagang pengecer Rp 1.000/kg saluran III untuk pedagang pengumpul sebesar Rp 750/kg dan untuk pedagang pengecer Rp 1.250/kg, dan saluran IV untuk pedagang pengecer Rp 1.250/kg, 3) Besarnya bagian harga (farmer’s share) yang diterima petani pepaya(Carica papaya L.) Varietas Calina IPB-9 dari harga yang dibayar konsumen di Kecamatan Langensari Kota Banjar pada saluran I sebesar 50,00%, saluran II sebesar 42,86%, saluran III sebesar 42,86%, dan saluran IVsebesar 64,29%. 4) Efisiensi pemasaran pada Saluran I sebesar 18,57 persen, Saluran II sebesar 25,71 persen, Saluran III sebesar 21,39 persen, dan Saluran IV sebesar 12,29 persen. Keempat saluran pemasaran tersebut sudah efisien, karena nilai efisiensipemasarannya kurang dari 34% (0-33%).Kata kunci : Efisiensi pemasaran, pepaya (Carica papaya L.) Varietas Calina IPB-9
STRATEGI PEMASARAN SEBLAK KICIMPRING BERBASIS OFFLINE DAN ONLINE (Studi Kasus pada UKM Raja Rasa di Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya) Gita Novia Nugraha; Dini Rochdiani; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.986 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Kekuatan dan kelemahan produk “Seblak Kicimpring” UKM Raja Rasa dalam pemasaran produknya berbasis offline dan online, 2) Peluang dan ancaman yang dihadapi oleh UKM Raja Rasa dalam pemasaran produk “Seblak Kicimpring” berbasis offline dan online. 3) Strategi yang harus dilakukan oleh UKM Raja Rasa dalam pemasaran produk “Seblak Kicimpring” berbasis offline dan online. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya pada UKM Raja Rasa. Data yang diperoleh secara deskriptif kualitatif dan analisis lingkungan perusahaan yang terdiri dari matriks IFAS (faktor strategi internal) dan analisis matriks EFAS (faktor strategis eksternal), dan matriks SWOT. Hasil penelitian yang mendapatkan Skor Total Kekuatan = 3,47, Skor Total Kelemahan = -3,42, Skor Total Peluang = 3,30, Skor Total Ancaman = -3,35 menunjukkan bahwa kekuatannya lebih besar daripada faktor kelemahannya, serta pengaruh dari faktor peluang yang tidak lebih besar daripada faktor ancaman. Hal ini menunjukkan bahwa UKM Raja Rasa menghadapi ancaman yang besar namun masih memiliki kekuataan dari segi internal. Maka perlu dilakukan strategi S-T, W-O, dan W-T untuk meningkatkan kekuatan dan meminimalisir kelemahan UKM Raja Rasa. Salahsatunya adalah meningkatkan kualitas dan varian produk, menjaga kerjasama baik dengan konsumen, pemasok bahan baku, atau jaringan pemasaran, serta meningkatkan promosi dan branding baik secara offline maupun online untuk menjangkau konsumen yang seluas-luasnya. 
ANALISIS KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI TAHU PUTRA LAKSANA (Studi Kasus di Kelurahan Mangkubumi Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya) Sintia Sintia; Dini Rochdiani; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.577 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2464

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui rasio B/C, rasio R/C dan BEP produksi serta BEP harga usaha pembuatan tahu pada industri Rumah Tangga Putra Laksana (PLS) 2) menganalisa kelayakan usaha pembuatan tahu pada Industri Rumah Tangga Putra Laksana (PLS). Metode penelitian ini adalah Studi Kasus sehingga pemilik usaha pembuatan tahu pada Industri Rumah Tangga Putra Laksana (PLS) dijadikan sebagai sumber untuk memperoleh informasi sesuai yang dibutuhkan oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya biaya produksi rata-rata yang diperlukan oleh perajin tahu Putra Laksana (PLS) yang berada di Kelurahan Mangkubumi Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya sebesar Rp 3.599.359,87 dalam satu kali proses produksi. Penerimaan rata-rata yang diperoleh perajin tahu Putra Laksana (PLS) sebesar Rp 6.300.000 dengan diperoleh pendapatan Rp 2.700.640,13 untuk satu kali proses produksi. Berdasarkan Perhitungan kelayakan usaha R/C sebesar 1,75 artinya setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan akan menerima keuntungan sebesar Rp 0,75, sementara itu perhitungan B/C, yaitu perbandingan keuntungan dengan total biaya adalah 0,75 atau 0,75 > 0. Demikian juga perhitungan BEP produksi sebesar 1.599,71 dan BEP harga jual sebesar Rp. 1.333,09. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa usaha agroindustri tahu Putra Laksana (PLS) menguntungkan dan layak untuk diusahakan.
RENTABILITAS DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA AGROINDUSTRI SALE PISANG GULUNG (Studi Kasus pada Perusahaan “UD Rizki Barokah” di Desa Sukahurip Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis) Wika Restika; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 3 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v7i3.3985

Abstract

ABSTRAKAgroindustri sale pisang gulung di Desa Sukahurip sudah bejalan cukup lama yaitu 10 tahun dan memiliki produk dengan kualitas tinggi dan diharapkan dengan adanya industri pengolahan akan membuat hasil pertanian menjadi suatu produk yang mempunyai nilai tambah dan bernilai ekonomi yang tinggi, sehingga mampu meningkatkan keuntungan. Besarnya keuntungan yang diterima dapat digunakan sebagai tolok ukur dalam melihat perkembangan agroindustri Sale Pisang gulung tersebut dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Biaya, penerimaan dan pendapatan, 2) Rentabilitas, 3) Penyerapan tenaga kerja agroindustri sale pisang gulung “UD Rizki Barokah” di Desa Sukahurip Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Responden dalam penelitian ini adalah pemilik agroindustri “UD Rizki Barokah”. Jenis penelitan  yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan metode penelitian yang digunakan berupa data primer dan data skunder. Teknik penarikan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan dalam satu kali proses produksi menghasilkan sale pisang gulung sebanyak 112 kg dengan harga Rp 30.000,00. Berdasarkan hasil perhitungan biaya total Rp 3.158.845,87 , penerimaan Rp 3.360.000,00, pendapatan Rp 201.154,13 , Rentabilitas 0,06 % dari total biaya yang dikeluarkan, Banyaknya tenaga kerja yang terserap dalam satu kali proses produksi agroindustri sale pisang gulung sebanyak 13 orang dengan penyerapan tenaga kerja 0,32%.
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI PADI SAWAH Carkini Carkini; Dini Rochdiani; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 1, No 1 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v1i1.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi luas lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja secara simultan dan parsial terhadap produksi pada usahatani padi sawah di Kelompoktani Bumi Luhur Desa Indrajaya Kecamatan Salem KabupatenBrebes. 2) Efisiensi ekonomis penggunaan faktor-faktor produksi luas lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja pada usahatani padi sawah di Kelompoktani Bumi Luhur Desa Indrajaya Kecamatan Salem Kabupaten Brebes. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus di Kelompoktani Bumi Luhur Desa Indrajaya Kecamatan Salem KabupatenBrebes. Pengambilan sampel ditentukan dengan total sampling pada seluruh anggota Kelompoktani Bumi Luhur Desa Indrajaya Kecamatan Salem Kabupaten Brebes yang berjumlah 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Besarnya koefisien korelasi (R) adalah 0,957 atau 95,7 persen artinya hasil produki usahatani sawah sebesar 95,7 persen dipengaruhi oleh lahan, benih,pupuk, pestisida, dan tenaga kerja. Sisanya sebesar 4,3 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model. Secara parsial faktor produksi benih berpengaruh signifikan terhadap produksi, sedangkan luas lahan, pupuk, pestisida dan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi. 2) Penggunaan faktor-faktor produksi luas lahan, benih, pupuk, dan pestisida pada usahatani padi sawah di Kelompoktani Bumi Luhur Desa Indrajaya Kecamatan Salem Kabupaten Brebes belum efisien, sedangkan faktor produksi tenaga kerja tidak efesien. Kata kunci : Efisiensi, Faktor Produksi, Padi Sawah
ANALISIS PENDAPATAN AGROINDUSTRI VCO (Virgin Coconut Oil) (Studi Kasus pada Perusahaan VOC Saung Galendo di Kelurahan Ciamis Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis) Ahmad Nurul Qomar; Dini Rochdiani; Muhamad Nurdin Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.868 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2502

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya biaya dan pendapatan pada agroindustri VCO Saung Galendo yang diusahakan oleh seorang pengusaha di Kelurahan Ciamis Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis; (2) Besarnya R/C pada agroindustri VCO Saung Galendo yang diusahakan di Kelurahan Ciamis Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Besarnya biaya yang dikeluarkan pada agroindustri VCO Saung Galendo per satu kali proses produksi Rp 1.438.440,51, penerimaan Rp 2.100.000,00, dan pendapatan Rp 661.559,49; (2) Besarnya R/C Agroindustri VCO Saung Galendo 1,46 artinya layak untuk dilanjutkan.
Analisis Efisiensi Pemasaran Benih Ikan Lele Di Desa Situmandala Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Ahmad Muklisin; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 8, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v8i2.5285

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui : (1) Saluran pemasaran benih ikan lele dari petani sampai konsumen, (2) Besarnya marjin pemasaran benih ikan lele. (3) Besarnya bagian harga yang diterima petani benih ikan lele, dan (4) Efisien tidaknya pemasaran benih ikan lele di Desa Situmandala Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis.             Penelitian ini dilaksanakan di Desa Situmandala Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis dengan menggunakan metode survey dengan jumlah responden  14 orang petani benih ikan lele yang ditentukan secara disengaja berdasarkan pertimbangan tertentu ( purposive sampling ) dan pedagang perantara diambil dengan menggunakan metode penelusuran (snowball sampling). Pedagang perantara  yang diambil  dalam penelitian ini yaitu 6 orang yang terdiri dari 2 orang pedagang pengepul, 1 orang pedagang besar dan 3 orang pedagang pengecer. Data yang di peroleh dianalisis secara deskriptif. Hasil  penelitian menjelaskan, bahwa terdapat dua saluran pemasaran benih ikan lele di Desa Situmandala yaitu,Besarnya marjin pemasaran benih ikan lele pada saluran pemasaran I adalah pada pedagang pengepul yaitu Rp. 80 per ekor dan pedagang pengecer Rp. 55 per ekor. Sedangkan pada saluran pemasaran II pedagang pengepul yaitu Rp. 20 per ekor, pedagang besar Rp. 70 per ekor, dan pada pedagang pengecer  Rp. 50 per ekor. Persentase bagian harga yang diterima petani pada saluran pemasaran I adalah 52,631 persen dan pada saluran pemasaran II  adalah 51,724 persen dari bagian harga yang di bayarkan oleh konsumen.Berdasarkan hasil penelitian, seluruh saluran pemasaran benih ikan lele yang ada di Desa Situmandala sudah efisien, namun saluran pemasaran I merupakan saluran pemasaran yang lebih efisien dibandingkan dengan saluran pemasaran II. Namun saluran pemasaran II ini yang menjadi pilihan utama pembudidaya.
Co-Authors Aan Mahaerani Abik Fatoni Ade Fitri A'syaroh Ade Sapaat Aditya Permana Rahman Agif Agriansyah Gunadhi Agna Wahyu Maulana Agna Wahyu Maulana Agus Kurniawan Agus Yuniawan Isyanto Ahmad Fauzan Ahmad Fauzi Ahmad Muklisin Ahmad Nurul Qomar Aji Ruzhan Bachtiar Alek Hermawan Alharitsza, Elshafira Andi Maulana Andi Nugroho Andi Nurhidayat Ane Novianty Anggun Nugraha Anita Arga Putri Sitio Anjalita, Rahma Maulida Anne Charina Apang Haris Arfah, Dika Ari Nurhidayat Arie Surtiadi Arif Budiman Arip Solihin Ashillah, Regita Cahyani Putri Ayu Atikah Putri Azis, Saepul Bachtiar, Reza Kurnia Adhya Badrudin, Iban Bagaskara, Fadil Bambang Yudi Ariadi Bangbang Subangkit Bayu Rohmatulloh Benidzar M. Andrie Bobby Rachmat Saefudin Briani Fahriah Ramadhani Purnomo budi setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Candra Desiana Candra Ramdhona Carkini Carkini Cecep Pardani Cecep Pardani Cep Hari Purnama Cepi Hendiana Nugraha Dani Saputra Dede Abdul Rozak Dede Yeni Maryani Dedi Fitriadi Delia Nada Suryana Denda Zainul Arifin dendi ruswendi Desi Sulistianengsih Dewi Yuliana Dhany Esperanza Dharmawan, Bangkit Prasetya Diani Heryanti Dika Arfah Djafar Shiddiq, Djafar Dudin Aliyudin Ega Sanjaya Eka Purna Yudha Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Elsa Tiani Nuryana Devis Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah, Ernah Erwin Bunyamin Eti Suminartika Fadhilah, Miftahul Fadilla Deviani Fanky Soehyono Fara Listyora Farulian Purba Fauziah Arda Humaira Febriani, Alifia Febrica Handryani Ferdiansyah Ferdi Dwi Permana Fitri Yuroh Fitria Ulfah Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Ghifari, Faris Gilang Permana Gita Gustiani Gita Novia Nugraha Gumelar, Anjar Gunardi Judawinata Haq, Annas Rahmatul Hasbi Assidiki Heri Mulyadi Hesty Nurul Utami Iis Mulyati Ilyas Ilyas Ima Siti Amalia Imana, Salsabila Iftikhar Indri Puspa Dewi Irfan Hendriawan Irma Setiawati Isep Enda Nurhidayat Ismatul Alawiah Itmam Jauharul Huda Iwan Setiawan Iyan Maulana, Iyan Izzuddin, Fahmi Akbar Jenal Adam Darmawan Jenal Mustopa Jeni Jeni Juliana, Nana K, Maman Haeruman Kamila Nurhayati Kartika Mutiara Dewi Kenal Junius Suranta Kharisma Chairunnisa Kicki Helmy Kurnia Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Laksono Trisnantoro Latifa, Nadya Hasna Laurensia Sri Yubilanti Lies Sulistyowati Lucyana Trimo, Lucyana Luqi Heistuwino Lutfi Zulfikar Luthfi U Setyawati M Gunardi Judawinata M. Andrie, Benidzar M.Andrie, Benidzar Mahendra, Fauzan Maisa, Tina Maulana, Krisna Maya Puspita Sari Mayang Santi Mulyani Melani Angger Dyasturi Meti Supriatin Miftahul Fadhilah Mila Karmila Millah, Rio Fauzi Saeful Mimbar, Jihad Mochamad Ramdan, Mochamad Mochammad Ramdan Muchtaridi Muchtaridi Muhamad Fiqri Muharam Muhamad Iqbal Rifaldi Muhamad Nurdin Yusuf Muhammad Ilham Muhammad Indra Pratama Ariin Muhroil Muhroil Nadya Hasna Latifa Nadya Hasna Latifa Nadyla Rizka Nur Amelia Nasruloh Jamaludin Nendi Nugraha Nendi Setiawan Nengsih, Pian Ratna Neni Nirwana Nofri Amin Noor Rahman, Muhammad Faisal Novianty, Ane Nurhasanah, Atih Nurjanah, Enok Nurlina Nurlina Nursalis Nursalis Nurul Rozaki Oktaviandi, Sandi Pahlupi, Lutfi Pandi Pardian Parama, Robby Permadi, Nida Fathi Pinandhito, Aryo Pirman Ramdan Gifari Purba, Farulian Purba, Farulian Putri, Maura Zhafira Qanti, Sara Ratna Qianti, Sara Ratna Rachman, Muhammad Alfi Rahayu, Tika Rai Rainurhikmah, Lala Rajab Subagja Randhani, Adi Wahyu Rani Andriani Budi Kusumo Rapika Pamela Ray Samwal Alfariqi Resa Hairun Nisa Resa Riski Yuniati Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rifai, Yulida Avan Rinda Rinda Rini Pitriani Risda R Islamiyati Rizka Aulia Putri Rizki Darmawan Karmana Rizki Ramdani Rizky Fitria Hartuti Rizqi Primaputra Rohendi Rohendi Ronnie Susman Natawidjaja Rosida Susanti Rustandi, Imam Saepuloh Saepuloh Salapudin, Asep Sahlan Samudra, Agung Imam Sari, Tina Sayid Nurahman, Ivan Septiawan Septiawan Setia, Budi Sidiq, Wahyu Silpi Nurpajar Sintia Dewi Santika Sintia Sintia Sintya Zahra Aulya Siti Aminah Sodiah Siti Nurdasanti Siva Faujiah Sri Fatimah Sri Fatimah Sri Mulyati Sri Rahmawati Sudarman Sudarman Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat, Sudrajat Sudrajat - Sudrajat Sudrajat sudrajat Sudrajat Sudrajat Sulistyodewi Nur Wiyono Suparman, Silvany Afriliani Haryana SUPYANDI, DIKA Syam Sutarman Syamsul Arifin Tiktiek Kurniawati Tito Hardiyanto Tito Hardiyanto Tomy Perdana Trian Abdul Gofur Tuhpawana P. Sendjaja Tuhpawana Priatna Sendjaja Tuti Karyani Tuti Karyani Ugih Sugiarto Ugih Sugiarto Vina Fandini Wahidayana, Wanda WARID ALI QOSIM Wibawa Mukti, Gema Widia Kintan Sabila Firdaus Widiyanto, Chandra Wika Restika Wini Siti Wahyuni Wiwit Nurhidayah Yaya Sunarya Yayan Rismayanti Yesi Susanti Yopanda Aditya Pradina Yosini Deliana Yosini Deliana Yuli Nurmayanti Yulita, Rena Yunda Pratiwi, Riska Yunus Kurniawan Yusuf, Ghina Amelia Zakiya, Ikhwan Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zumi Saidah