Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI KERIPIK BELEDAG DI DESA AWILUAR KECAMATAN LUMBUNG KABUPATEN CIAMIS Luqi Heistuwino; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7122

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan agroindustri keripik beledag Dua Putra di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis. (2) Besarnya nilai tambah agroindustri keripik beledag Dua Putra di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada agroindustri keripik beledag “Dua Putra” di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Biaya yang dikeluarkan oleh agroindustri keripik beledag “Dua Putra” di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi adalah Rp 1.585.679,72 dan penerimaan Rp 3.240.000.00, sehingga memperoleh pendapatan Rp 1.654.320,28. (2) Nilai tambah yang diperoleh pengusaha agroindustri keripik beledag “Dua Putra” di Desa Awiluar Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis yaitu Rp 8.745 per kilogram.
FAKTOR PENDUKUNG KINERAJA PENYULUH PERTANIAN SWADAYA DALAM MENDORONG REGENERASI PETANI DI KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT Nofri Amin; Iwan Setiawan; Dini Rochdiani
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 14 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.579 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v14i1.410

Abstract

Self-supporting agriculture extension can be an example and a good motivator for young farmers and young people to work in the agricultural sector. The existence of adequate work facilities can also ensure high work motivation. In the instructor, performance has not shown significant benefits in increasing farmers' income and welfare. This study aims to determine the characteristics and supporting factors of the performance of effective independent agriculture instructors. The analysis used is descriptive statistics with a number of respondents 106 self-help counselors using survey methods and structured interviews conducted by census. The results showed that the characteristics of independent agriculture instructors have a high level of contribution because it is reflected in its position in society, age, organizational experience and high altruism (empathy, care). While the supporting factors of the performance of independent agriculture instructors also have a high contribution to the regeneration of agricultural actors. The supporting factors of the performance of independent agriculture instructors can be improved if the extension materials are well prepared, modified with conformity to the current target conditions can be improved.Penyuluh pertanian swadaya dapat menjadi contoh dan pemberi motivasi yang baik kepada petani muda dan pemuda untuk bekerja di sektor pertanian. Adanya fasilitas kerja yang memadai juga dapat menjamin adanya motivasi kerja yang tinggi Pada penyuluh, kinerjanya belum menunjukkan manfaat yang signifikan dalam peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan faktor pendukung kinerja penyuluh pertanian swadaya yang efektif. Analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan jumlah responden 106 orang penyuluh swadaya dengan menggunakan metode survey dan wawancara terstruktur yang dilakukan secara sensus. Hasil penelitian menujukkan bahwa Karakteristik penyuluh pertanian swadaya memiliki tingkat kontribusi yang tinggi karena tergambarkan dari posisinya di masyarakat, usia, pengalaman organisasi dan altruisme (empati, peduli) yang tinggi. Sedangkan faktor-faktor pendukung kinerja penyuluh pertanian swadaya juga memiliki kontribusi tinggi terhadap regenerasi pelaku pertanian. Faktor-faktor pendukung kinerja penyuluh pertanian swadaya dapat ditingkatkan apabila materi penyuluhan dipersiapk
ANALISIS TITIK IMPAS AGROINDUSTRI KERIPIK PAKSENG DI DESA WERASARI KECAMATAN SADANANYA KABUPATEN CIAMIS Andi Nurhidayat; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8421

Abstract

Desa Werasari merupakan desa yang memproduksi keripik pakseng terbanyak di Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Agroindustri keripik pakseng merupakan industri pengolahan pangan yang menggunakan bahan utama ubi kayu. Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini meliputi : 1) Berapa besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik pakseng di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi. 2) Berapa besarnya titik impas agroindustri keripik pakseng di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis : 1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri keripik pakseng di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi. 2) Besarnya titik impas agroindustri keripik pakseng di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus merupakan suatu penelitian yang bersifat mendalam mengenai suatu karakteristik tertentu dari objek penelitian, penelitian ini yaitu di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Teknik Penarikan sampel dilakukan secara sampling jenuh atau sensus terhadap 14 agroindustri keripik pakseng. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : 1) Dalam satu kali proses produksi, biaya total yang dikeluarkan pada agroindustri keripik pakseng di Desa Werasari sebesar Rp. 730.357,75 dengan penerimaan sebesar Rp. 916.795,92 dan pendapatan sebesar Rp. 186.438,17. 2) Dalam satu kali proses produksi, besarnya titik impas pada agroindustri keripik pakseng di Desa Werasari rata-rata sebagai berikut : a) Titik impas penerimaan adalah Rp.46.388,14. b) Titik impas volume produksi adalah 2,4 Kg. c) Titik impas harga adalah Rp.15.308,27 / Kg.
ANALISIS PENDAPATAN USAHA SEKAM BAKAR DI DESA PAWINDAN KECAMATAN CIAMIS KABUPATEN CIAMIS Yaya Sunarya; Dini Rochdiani; Benidzar M Andrie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8024

Abstract

Pertanian merupakan salah satu sektor yang memegang peranan penting dalam bidang perekonomian di Indonesia. Pembangunan pertanian diarahkan untuk meningkatkan produksi pertanian guna memenuhi kebutuhan pangan dan kebutuhan industri dalam negeri, meningkatkan ekspor, meningkatkan pendapatan petani, memperluas kesempatan kerja dan mendorong pemerataan kesempatan berusaha. Meningkatnya jumlah produksi padi di Kabupaten Ciamis berbanding lurus dengan limbah yang dihasilkan berupa Sekam. Hal tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Pawindan untuk memanfaatkan limbah hasil pengolahan padi menjadi sekam bakar yang memberikan pendapatan. Responden yang diambil adalah pemilik usaha sekam bakar di perusahaan Raos Barokah di Dusun Pasirpeuteuy Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa biaya produksi usaha sekam bakar adalah Rp.206.883, penerimaan Rp.335.000 dan pendapatan Rp.128.117,-. Nilai R/C yaitu 1,6 dapat diartikan bahwa usaha sekam bakar menguntungkan, karena dengan biaya Rp. 1 akan menghasilkan penerimaan Rp. 1,6 dan keuntungan Rp. 0,6.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI MENTIMUN DI DESA BEBER KECAMATAN CIMARAGAS KABUPATEN CIAMIS Dani Saputra; Dini Rochdiani; Tiktiek Kurniawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8290

Abstract

Besar kecilnya pendapatan petani mempengaruhi petani dalam mejalankan usahataninya. Semakin besar pendapatan yang diperoleh semakin giat pula petani melakukan kegiatan usahatani. Penelitian ini bertujuan mengetahui: 1) Besarnya biaya produksi usahatani mentimun di Desa Beber Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis, 2) Besarnya penerimaan dan pendapatan usahatani mentimun di Desa Beber Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis, 3) Layak atau tidaknya usahatani mentimun di Desa Beber Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis. Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap 3 orang petani yang diambil secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Banyaknya biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani mentimun di Desa Beber rata-rata sebesar Rp. 3.887.918, 2) Penerimaan rata-rata yang diperoleh petani mentimun sebesar Rp. 4.800.000 dalam satu kali produksi dengan pendapatan rata-rata sebesar Rp. 912.082. 3) Apabila dilihat dari segi ekonomis usahatani mentimun cukup menguntungkan sehingga layak diusahakan. Hal ini dibuktikan dengan nilai R/C sebesar 1,23.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA AGROINDUSTRI OPAK KETAN DI KABUPATEN TASIKMALAYA (STUDI KASUS DI DUSUN CIPERTANI DESA KARANGMEKAR KECAMATAN KARANGNUNGGAL) Ferdiansyah Ferdi Dwi Permana; Dini Rochdiani; Benidzar M Andrie
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8727

Abstract

Opak ketan adalah sejenis makanan kecil yang terbuat dari bahan yang mengandung pati cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) mengetahui faktor kekuatan dan kelemahan apa saja yang ada didalam pengembangan usaha agroindustri opak ketan di Dusun Cipertani, Desa Karangmekar, Kecamatan Karangnunggal, (2) mengetahui faktor peluang dan ancaman apa saja yang ada didalam pengembangan usaha agroindustri opak ketan di Dusun Cipertani, Desa Karangmekar, Kecamatan Karangnunggal, (3) menentukan strategi yang tepat dalam upaya pengembangan usaha agroindustri opak ketan di Dusun Cipertani, Desa Karangmekar, Kecamatan Karangnunggal. Metode penelitian yang digunakam dalam penelitian ini adalah studi kasus. Data yang diperoleh terdiri dari data primer dan data sekunder. Sampel pada penelitian ini yaitu pemilik usaha agroindustri opak ketan dipilih dengan cara purposive sampling dengan pertimbangan bahwa pemilik agroindustri opak ketan sudah lama berdiri sejak tahun 2004 dan pelopor usaha opak ketan di Dusun Cipertani. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi pengembangan usaha agroindusti opak ketan yang dapat dilakukan adalah strategi SO yang mana agroindustri dapat meningkatkan pangsa pasar hingga keluar daerah Mempertahankan kualitas produk dan menjaga produk pangan lokal , yang sesuai dengan posisi kuadran I agresif
ANALISIS PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI KERIPIK SINGKONG (Studi Kasus pada Agroindustri Keripik Singkong “Sindang Rasa” di Desa Padaringan Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis) Anggun Nugraha; Dini Rochdiani; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya : 1). Biaya, penerimaan, pendapatan dan R/C agroindustri keripik singkong “Sindang Rasa” di Desa Padaringan Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis dalam satu kali proses produksi. 2). Dalam salah satu nilai tambah proses produksi agroindustri keripik singkong “Sindang Rasa” di Desa Padaringan Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Agroindustri keripik singkong “Sindang Rasa” di Desa Padaringan Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis mengeluarkan biaya sebesar Rp2.389.895,86 dalam sekali produksi, pendapatan Rp15.000.000,00, pendapatan Rp. 6,28 2) Nilai tambah keripik singkong yang diperoleh pada agroindustri keripik singkong “Sindang Rasa” di Desa Padaringan Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis adalah sebesar Rp. 508,67 per kilogram, sebanyak 450 kilogram keripik tapioka diproduksi dalam satu proses produksi.
ANALISIS PENDAPATAN AGROIDUSTRI GULA AREN DI DESA HEGARWANGI KECAMATAN BANTARKALONG KABUPATEN TASIKMALAYA Trian Abdul Gofur; Dini Rochdiani; Rian Kurnia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8431

Abstract

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan agroindustri gula aren semangka dalam satu kali proses produksi di Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, (2) Besarnya R/C agroindustri gula aren yang dilakukan oleh pengrajin gula aren selama satu kali produksi di Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan studi kasus pada pengrajin gulan aren. Seluruh anggota pengrajin diambil sebagai sampel penelitian atau dilaksanakan sensus. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Biaya total pada agroindustri gula aren di Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten  Tasikmalaya Rp2,120.261,41, penerimaan Rp.4.374.000, dan pendapatan Rp.2.253.738,59,(2) Nilai R/C Ratio pada agroindustri gula aren di Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya sebesar 2,06 menunjukkan bahwa agroindustri tersebut menguntungkan dan layak untuk diusahakan, produksi agroindustri gula aren menghasilkan 243 kg dengan harga jual Rp 18.000./kg.
IMPLEMENTATION OF ORGANIC VEGETABLE PRODUCTION SYSTEM USING GOOD AGRICULTURE PRACTICES (GAP) AT PT. TANIKOTA Anita Arga Putri Sitio; Dini Rochdiani
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 6, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v6i2.13391

Abstract

Good Agricultural Practice (GAP) has its own importance when applied in agribusiness with vegetable commodities because it is included in the requirements for supply to modern markets and maintains competition with global markets. The implementation of this GAP comprehensively certainly has its own difficulties in the implementation process in an agricultural area or area. The approach of the GAP is implemented intensively, although not entirely from each agricultural area. The implementation of this study is intended to further enhance the principles of agriculture and gain understanding related to the extent to which workers or business actors in the agricultural sector gain an understanding of the implementation of GAP and the extent to which business entities implement GAP implementation, the reference of which is included in the regulation of the ministry of agriculture number 48/Permentan. /OT.140/4/2009 and the obstacles experienced by business entities in implementing GAP. The research method used in this research is a case study with descriptive analysis. The results of the research show that there are things that are not in harmony and problems in the process of implementing this GAP, where the average percentage that has been able to be done is only 81.84%. The constraints experienced by business entities include: 1) Lack of understanding related to the concept of GAP 2) Logo Prima as a guarantee of food quality does not yet exist, 3) Product results are oriented to domestic needs. The implementation of organic vegetable production using GAP at PT Tanikota still has to be maximized, especially in seeding, planting.
DINAMIKA PERILAKU KONSUMEN MINUMAN KOPI DI MASA PANDEMI PADA KALANGAN MAHASISWA (Suatu Kasus Pada Mahasiswa Angkatan 2018 Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran) Briani Fahriah Ramadhani Purnomo; Dini Rochdiani; Elly Rasmikayati; Dhany Esperanza
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i1.8736

Abstract

Drinking coffee has now become a lifestyle among college students. There are various types of coffee drink products that can be consumed, such as coffee shop-processed drinks and instant coffee. Since December 2019, there has been an outbreak of the Covid 19 disease and the issuance of a Large-Scale Social Restriction, leading to changes in consumer behavior in buying coffee drink products. The purpose of this study was to find out how the consumer behavior of coffee drink products before and during the pandemic among college students, and whether there were changes in consumer behavior of coffee drink products before and during the pandemic among college students. This research uses descriptive analysis with a survey method. The study was conducted on students of the Agribusiness Major, Faculty of Agriculture, Universitas Padjadjaran, with a sample of 100 people. The data analysis technique used is descriptive analysis. The results showed: (1) Prior to the pandemic, the majority of students received information from social media, received funds from their parents, consumed coffee shop-processed drinks, consumed it at the coffee shops, made purchases using the offline method, paid by cash, consuming it at a coffee shop at night, evaluating the product, and evaluate the product directly (2) During the pandemic period, the majority of students get information sources from social media, get funds from their parents, consume coffee shop-processed drinks, consume it at the coffee shops, make purchases using the offline method, make payments using e-wallet, consuming it at home in the afternoon, and not evaluating the product. (3) There are changes in some consumer behavior of coffee drink products among students.
Co-Authors Aan Mahaerani Abik Fatoni Ade Fitri A'syaroh Ade Sapaat Aditya Permana Rahman Agif Agriansyah Gunadhi Agna Wahyu Maulana Agna Wahyu Maulana Agus Kurniawan Agus Yuniawan Isyanto Ahmad Fauzan Ahmad Fauzi Ahmad Muklisin Ahmad Nurul Qomar Aji Ruzhan Bachtiar Alek Hermawan Alharitsza, Elshafira Andi Maulana Andi Nugroho Andi Nurhidayat Ane Novianty Anggun Nugraha Anita Arga Putri Sitio Anjalita, Rahma Maulida Anne Charina Apang Haris Arfah, Dika Ari Nurhidayat Arie Surtiadi Arif Budiman Arip Solihin Ashillah, Regita Cahyani Putri Ayu Atikah Putri Azis, Saepul Bachtiar, Reza Kurnia Adhya Badrudin, Iban Bagaskara, Fadil Bambang Yudi Ariadi Bangbang Subangkit Bayu Rohmatulloh Benidzar M. Andrie Bobby Rachmat Saefudin Briani Fahriah Ramadhani Purnomo Budi Setia budi setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Candra Desiana Candra Ramdhona Carkini Carkini Cecep Pardani Cecep Pardani Cep Hari Purnama Cepi Hendiana Nugraha Dani Saputra Dede Abdul Rozak Dede Yeni Maryani Dedi Fitriadi Delia Nada Suryana Denda Zainul Arifin dendi ruswendi Desi Sulistianengsih Dewi Yuliana Dhany Esperanza Dharmawan, Bangkit Prasetya Diani Heryanti Dika Arfah Djafar Shiddiq, Djafar Dudin Aliyudin Ega Sanjaya Eka Purna Yudha Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Elsa Tiani Nuryana Devis Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah, Ernah Erwin Bunyamin Eti Suminartika Fadhilah, Miftahul Fadilla Deviani Fanky Soehyono Fara Listyora Farulian Purba Fauziah Arda Humaira Febriani, Alifia Febrica Handryani Ferdiansyah Ferdi Dwi Permana Fitri Yuroh Fitria Ulfah Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Ghifari, Faris Gilang Permana Gita Gustiani Gita Novia Nugraha Gumelar, Anjar Gunardi Judawinata Haq, Annas Rahmatul Hasbi Assidiki Heri Mulyadi Hesty Nurul Utami Iis Mulyati Ilyas Ilyas Ima Siti Amalia Imana, Salsabila Iftikhar Indri Puspa Dewi Irfan Hendriawan Irma Setiawati Isep Enda Nurhidayat Ismatul Alawiah Itmam Jauharul Huda Iwan Setiawan Iyan Maulana, Iyan Izzuddin, Fahmi Akbar Jenal Adam Darmawan Jenal Mustopa Jeni Jeni Juliana, Nana K, Maman Haeruman Kamila Nurhayati Kartika Mutiara Dewi Kenal Junius Suranta Kharisma Chairunnisa Kicki Helmy Kurnia Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Laksono Trisnantoro Latifa, Nadya Hasna Laurensia Sri Yubilanti Lies Sulistyowati Lucyana Trimo, Lucyana Luqi Heistuwino Lutfi Zulfikar Luthfi U Setyawati M Gunardi Judawinata M. Andrie, Benidzar M.Andrie, Benidzar Mahendra, Fauzan Maisa, Tina Maulana, Krisna Maya Puspita Sari Mayang Santi Mulyani Melani Angger Dyasturi Meti Supriatin Miftahul Fadhilah Mila Karmila Millah, Rio Fauzi Saeful Mimbar, Jihad Mochamad Ramdan, Mochamad Mochammad Ramdan Muchtaridi Muchtaridi Muhamad Fiqri Muharam Muhamad Iqbal Rifaldi Muhamad Nurdin Yusuf Muhammad Ilham Muhammad Indra Pratama Ariin Muhroil Muhroil Nadya Hasna Latifa Nadya Hasna Latifa Nadyla Rizka Nur Amelia Nasruloh Jamaludin Nendi Nugraha Nendi Setiawan Nengsih, Pian Ratna Neni Nirwana Nofri Amin Noor Rahman, Muhammad Faisal Novianty, Ane Nurhasanah, Atih Nurjanah, Enok Nurlina Nurlina Nursalis Nursalis Nurul Rozaki Oktaviandi, Sandi Pahlupi, Lutfi Pandi Pardian Parama, Robby Permadi, Nida Fathi Pinandhito, Aryo Pirman Ramdan Gifari Purba, Farulian Purba, Farulian Putri, Maura Zhafira Qanti, Sara Ratna Qianti, Sara Ratna Rachman, Muhammad Alfi Rahayu, Tika Rai Rainurhikmah, Lala Rajab Subagja Randhani, Adi Wahyu Rani Andriani Budi Kusumo Rapika Pamela Ray Samwal Alfariqi Resa Hairun Nisa Resa Riski Yuniati Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rifai, Yulida Avan Rinda Rinda Rini Pitriani Risda R Islamiyati Rizka Aulia Putri Rizki Darmawan Karmana Rizki Ramdani Rizky Fitria Hartuti Rizqi Primaputra Rohendi Rohendi Ronnie Susman Natawidjaja Rosida Susanti Rustandi, Imam Saepuloh Saepuloh Salapudin, Asep Sahlan Samudra, Agung Imam Sari, Tina Sayid Nurahman, Ivan Septiawan Septiawan Setia, Budi Sidiq, Wahyu Silpi Nurpajar Sintia Dewi Santika Sintia Sintia Sintya Zahra Aulya Siti Aminah Sodiah Siti Nurdasanti Siva Faujiah Sri Fatimah Sri Fatimah Sri Mulyati Sri Rahmawati Sudarman Sudarman Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat, Sudrajat Sudrajat - Sudrajat Sudrajat sudrajat Sudrajat Sudrajat Sulistyodewi Nur Wiyono Suparman, Silvany Afriliani Haryana SUPYANDI, DIKA Syam Sutarman Syamsul Arifin Tiktiek Kurniawati Tito Hardiyanto Tito Hardiyanto Tomy Perdana Trian Abdul Gofur Tuhpawana P. Sendjaja Tuhpawana Priatna Sendjaja Tuti Karyani Tuti Karyani Ugih Sugiarto Ugih Sugiarto Vina Fandini Wahidayana, Wanda WARID ALI QOSIM Wibawa Mukti, Gema Widia Kintan Sabila Firdaus Widiyanto, Chandra Wika Restika Wini Siti Wahyuni Wiwit Nurhidayah Yaya Sunarya Yayan Rismayanti Yesi Susanti Yopanda Aditya Pradina Yosini Deliana Yosini Deliana Yuli Nurmayanti Yulita, Rena Yunda Pratiwi, Riska Yunus Kurniawan Yusuf, Ghina Amelia Zakiya, Ikhwan Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zumi Saidah